Moment in Anima | Beginning

Title : Moment in Anima | Beginning

Main Cast : BaekYeol

Category : Boys Love

Genre : Random

Length : Twoshot

Author : Dee (◕‿◕。)

Warning : OOC | Gaje

Other : Bukan epep absurd, terinspirasi dari sebuah dp bbm, hehehe

###

 

Don’t like, don’t read, don’t bash

Happy reading, enjoy ٩(̮͡͡๏)۶

###

 

Chanyeol mengantar Baekhyun ke rumahnya ketika hari mulai sore. Mereka berbincang seraya bercanda mesra. Chanyeol menghentikan mobilnya di depan rumah Baekhyun.
“Sudah sampai.” ucap Chanyeol. Baekhyun menatap rumahnya lalu mengangguk. Chanyeol membukakan pintu mobil untuk Baekhyun.
“Bee, apa yang kau lakukan setelah ini?” tanya Chanyeol.
“Menonton film. Kenapa?
Chanyeol menggeleng, “Film kartun lagi?” tebak Chanyeol.
Baekhyun menggeleng, “Aku mau menonton film action superhero, X-Men atau The Avengers mungkin.”

“Ah superhero. Aku juga ingin menjadi superhero.” celetuk Chanyeol.
Baekhyun menatap Chanyeol, “Memang kau ingin menjadi siapa bug? Superman? Batman? Spiderman? Ironman? Atau jangan-jangan Ultraman? Beeep beeep beeep, kekuatannya hanya bertahan 3 menit. Hihihi.”, Baekhyun tertawa seraya memperagakan gaya Ultraman, dia lalu menghentikan langkahnya ketika sampai di depan pintu.

Chanyeol menatap Baekhyun dengan lekat namun lembut membuat namja itu tertegun. Mata mereka saling beradu. Chanyeol mendekatkan wajahnya, “I wanna be yourman bee” bisik Chanyeol lembut di telinga Baekhyun.

Membuat Baekhyun sedikit geli karena deru nafas Chanyeol menerpa lehernya. Baekhyun menatap Chanyeol yang masih menatapnya lekat. Dapat Baekhyun lihat rasa sayang yang besar di mata Chanyeol untuknya. Baekhyun tersipu, rona merah terlihat jelas di wajahnya.
Chanyeol tersenyum lalu mencium lembut bibir tipis Baekhyun, sementara Baekhyun hanya terdiam menikmati ciuman Chanyeol.

“Masuklah. Nanti aku telfon.” ucap Chanyeol. Baekhyun mengangguk pelan, “Sampai jumpa bug.”
“Sampai jumpa bee. Have a good sleep and nice dream.” ucap Chanyeol seraya tersenyum.

Baekhyun mengangguk dan membuka knop pintu, “I love you.”
Chanyeol tersenyum lebar, “I love you more.”, namja itu memberi isyarat untuk masuk.
Baekhyun menutup pintu, dia meraba dadanya, dapat ia rasakan jantungnya berdegup kencang. Ucapan Chanyeol terngiang-ngiang di pikiran Baekhyun, “I wanna be yourman.”, Baekhyun tersenyum, lalu melangkah menuju kamarnya.

 

-skip time-

 

Malam itu, Baekhyun tengah menonton TV bersama orang tuanya, Kyuhyun dan Sungmin. Sesekali dia terlihat gelisah serata menatap layar ponselnya. Tingkah Baekhyun pun tak lepas dari tatapan kedua orang tuanya.

 

“Baekhyunnie, ada apa? Kenapa kau terlihat gelisah?” tanya Sungmin.

Baekhyun menatap ummanya, dia menggeleng pelan, “Tidak umma. Hanya sedang menunggu kabar.”

“Chanyeol kah?” tebak Sungmin.

Baekhyun mengangguk, “Sampai sekarang dia belum menghubungiku padahal tadi dia bilang akan menelfonku.” gerutu Baekhyun kesal seraya memainkan ponselnya.

 

“Mungkin dia sedang sibuk dengan pacarnya yang lain.” ceplos Kyuhyun bermaksud menggoda Baekhyun. Sungmin langsung memukul Kyuhyun pelan, “Kyu, kau ini apaan sih!”

Baekhyun hanya menatap appanya lalu kembali mengalihkan pandangan. Dia tidak menanggapi ucapan appanya, namun mau tidak mau itu mengusik pikirannya. Dia ingin menghubungi Chanyeol tapi dia takut Chanyeol sedang sibuk karena memang Chanyeol sedang banyak proyek. Dia kembali menatap ponselnya.

Kyuhyun dan Sungmin hanya menatap Baekhyun lalu saling pandang dan kembali menonton TV.

 

Ting tong! Ting tong!

 

Suara bel pintu terdengar berbunyi.

“Baekhyunnie, coba lihat siapa yang datang.” titah Sungmin.
“Ah umma, aku malas.” keluh Baekhyun. Sungmin memberi tatapan buka-pintunya-atau-kau-tidak- aku-beri-makan-seminggu?

 

Melihat tatapan ummanya, Baekhyun beranjak dari duduknya dengan malas.
“Siapa?” tanyanya seraya melangkah mendekati pintu.
“Marry.” jawab dari luar dengan suara seperti perempuan.
Baekhyun berkernyit, “Marry?” batinnya.

Tangan Baekhyun membuka knop pintu, “Marry siapa?” tanya Baekhyun.
“Marry me?” tanya Chanyeol seraya menunjukkan kotak cincin di hadapan Baekhyun.

“Bug, kau…”, Baekhyun menghentikan kalimatnya.

 

Chanyeol bersimpuh di depan Baekhyun seraya menyodorkan sebuah kotak dengan dua buah cincin. Yang satu berwarna silver dengan aksen emas matahari dan di bagian tengahnya ada sebuah batu berwarna kuning oranye berbentuk bulat, sementara yang satu berwarna agak hitam dengan bentuk sabit di bagian tengahnya dan bintang sekelilingnya, kedua cincin itu akan menyatu sempurna jika digabungkan.
Baekhyun terkejut, dia sama sekali tidak menyangka Chanyeol akan melamarnya dengan cara seperti ini.
“Bug.” ucap Baekhyun lirih.
“I wanna spend the rest of my life, with you by my side, forever and ever, that’s why i’m here right now to ask you. Baekhyun, will you marry me?” tanya Chanyeol.

Orang tua Baekhyun muncul dari belakang. Mereka menatap pemandangan indah di hadapan mereka.

Baekhyun menatap Chanyeol, bisa dia lihat kesungguhan di mata Chanyeol. Tapi sejurus kemudian raut wajah Baekhyun berubah. Pandangannya sendu, Baekhyun menundukkan wajahnya, tangannya mengepal seolah menahan sesuatu. Chanyeol menangkap perubahan di wajah Baekhyun.

“Bee.”

 

Baekhyun menunduk., “Maaf bug. Aku tidak bisa. Aku benar-benar tidak bisa.” ucap Baekhyun lirih. Chanyeol terkejut mendengar jawaban Baekhyun. Dia serasa dilempar dari atap gedung tertinggi, orang tua Baekhyun pun terkejut dengan jawaban Baekhyun, mereka saling menatap.

Baekhyun menatap Chanyeol, mata mereka saling beradu, Chanyeol masih menyodorkan cincin untuk Baekhyun karena dia tidak sanggup menggerakkan tubuhnya setelah mendengar jawaban Baekhyun.

 

“Aku benar-benar tidak bisa menemukan alasan untuk menolakmu, so it’s yes.” ucap Baekhyun kemudian seraya tersenyum. Chanyeol langsung berbinar dan menatap Baekhyun.

“Bee.”

“I do bug, i do to be yours.” tegas Baekhyun dengan tetap tersenyum.

Chanyeol tersenyum lebar, dia meraih tangan kanan Baekhyun dan memasangkan cincin yang berwarna silver dengan aksen matahari ke jari manis Baekhyun yang lentik. Baekhyun pun memasangkan cincin yang satunya ke jari manis Chanyeol. Namja itu berdiri. Dia menatap Baekhyun lekat.

 

“I love you bee, i really love you.” ucap Chanyeol seraya memeluk Baekhyun.

“I love you more bug.” balas Baekhyun dalam pelukan Chanyeol.

Orang tua Baekhyun memberi jempol tanda hebat untuk Chanyeol. Chanyeol tersenyum, dia mendekap erat namja yang berada dalam pelukannya, dalam hati dia berjanji bahwa dia tidak akan melepaskan Baekhyun, karena Baekhyun adalah matahari dalam hidupnya dan bagi Baekhyun, Chanyeol adalah bulan dalam hidupnya.

 

BONUS :

 

“Chanyeol romantis ya Kyu.” ucap Sungmin seraya menatap Baekhyun dan Chanyeol yang tengah berpelukan.

“Jadi menurutmu aku tidak romantis?” protes Kyuhyun.

“Kau? Biasa saja.” jawab Sungmin.

“Ya! Aku melamarmu di atap gedung baby, bisa-bisanya kau mengatakan aku tidak romantis.” gerutu Kyuhyun seraya melepaskan tangannya Sungmin. Sungmin menatap pasangannya itu. Dia mengelus pipi Kyuhyun lembut lalu membawa namja bertubuh tinggi itu menghadapanya, mata Kyuhyn dan Sungmin beradu.

 

“Whatever you are, i love you Kyuhyunnie.”, Sungmin mencium bibir Kyuhyun lembut lalu kembali menatapnya.

Kyuhyun tersenyum, “I love you more baby.”, bibir Kyuhyun mencium bibir pulm Sungmin lalu memeluknya erat, bersama mereka mendekati Chanyeol dan Baekhyun. Keempatnya pun terlibat dalam perbincangan yang seru. Malam itu pun bulan tersenyum diantara bintang menggambarkan kebahagiaan yang baru saja terjadi.

 

###

– END –

Dee (◕‿◕。)

###

Read and review \( ̄)

Don’t be silent reader

Thank you v(=∩_∩=)v

3 pemikiran pada “Moment in Anima | Beginning

  1. Uhuk uhuk..
    Moment-nya nyaris bikin daku keselek stick thor-nim XD
    aduh..
    Bisa aja chanchan plesetinnya..
    “siapa?”
    “Marry”
    “Marry??”
    “Marry me”
    .
    .
    Aw aw aw..
    Kerenlah ngelamarnya X3
    berharap ada sequel. :3
    keep writing and fighting :3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s