Don’t Leave Me Alone, Hyung! (Chapter 1)

Don't Leave Me Alone Hyung

Title : Don’t Leave Me Alone, Hyung! (Chapter 1)

Author : @CindySA_

Main Cast :

  • Huang Zi Tao (EXO-M)
  • Wu Fan (EXO-M)

Support Cast :

  • EXO Members

Genre : Friendship, Bromance, Angst(?)

Length : Chaptered

Rating : R

Disclaimer : Anyeong chingudeul~ ini ff yaoi pertama yang di bikin sama author._. jadi maaf kalo gaje, garame, gaseru, dan kurang nyess(?) FF ini MURNI NO COPAS NO PLAGIAT DLL. Castnya milik ibu masing-masing kecuali Kris ya #AuthorPunDibakar. Sebelumnya makasih buat admin tercinta yang udah nge-post ff ini ❤ no silent readers yaa~ like dan komentar sangatlah di butuhkan :3

Summary : I Love you more than a brother. Please, don’t leave me alone again – Huang Zi Tao

***

Pagi itu adalah hari pertamanya menjadi trainee di SM, dia berangkat dari kampung halamannya Qingdao menuju gedung SM pada pukul 5 pagi dan sampai pada pukul 7 pagi. Sesampainya disana dia bingung harus berbicara dengan siapa karena dia tidak tahu mana yang Korean dan mana yang Chinese. Lalu dia memutuskan untuk duduk di luar dekat pintu masuk, siapa tahu saja ada yang menanyakan “Apakah kau trainee SM? Masuklah lewat sini” atau ”Hai, kau Chinese ya? Namaku blablabla senang berkenalan denganmu”  atau bisa jadi ada tukang bala-bala lewat,lumayan kan buat ngemil dulu (nah, yang ini abaikan)

Benar saja, seorang pria jangkung yang tinggi(?) menghampirinya lalu bertanya “Hello, can you speak in Chinese?”

“Eum, sure. Kamu berasal dari mana?” (Ceritanya udah pake bahasa china ya)

“Aku berasal dari Guangzhou, kalo kamu?”

“Aku berasal dari Qingdao. Oh ya perkenalkan namaku Huang Zi Tao, kau bisa memanggilku Tao” Sambil mengulurkan tangan tanda perkenalan dimulai.

“Namaku Wu Fan, kau bisa memanggilku Kris. Eum, kau trainee SM baru ya?”

“Iya, kalo kau? Aku tadi bingung mau kemana karena aku takut meraka tidak mengerti bahasa china kekeke”

“Aku juga trainee baru disini, tapi aku sudah kenal beberapa orang. Kalau begitu ayo kita masuk ke dalam, akan ku perkenalkan kau kepada yang lainnya”

“Baiklah”

Mereka berduapun masuk kedalam gedung SM. Tao kira orang yang tadi menghampirinya alias Kris adalah orang yang dingin (mungkin karena tatapannya). Ternyata tidak. Setelah beberapa jam berada di dalam gedung SM dia mulai merasakan bahwa Kris itu ramah, baik, dan tampan. Selain itu dia pintar dalam bahasa Korea, China, Inggris, dan Kanton. Dia mulai menyukainya sejak saat itu, dan untungnya saat masa trainee dia di sekamarkan dengan Kris (mungkin agar Kris dapat mengajarkan bahasa korea padanya). Sampai pada waktu istirahat Tao diperkenalkan pada seseorang yang tinggi, tampan, tapi menurutnya orang itu agak aneh.

“Tao, perkenalkan ini Park Chanyeol, kau bisa memanggilnya Chanyeol.” Ujar Kris pada Tao.

“Hai, namaku Huang Zi Tao, kau bisa memanggilku Tao.” Ujar Tao sambil mengulurkan tangannya.

“Senang berkenalan dengamu Tao” Sambil berjabat tangan “Hey tao, kau bisa memanggilku Happy Virus juga okay, Hahaha.” Lanjutnya.

Melihat tingkah Chanyeol yang aneh Tao dan Kris hanya bisa tertawa. Setelah itu Tao, Kris, dan Chanyeol masuk ke ruang latihan untuk melanjutkan latihan mereka.

***

(Kris and Tao Room)

Kris baru saja selesai membersihkan tubuhnya, dia keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang hanya menutupi bagian bawah tubuhnya, sementara dadanya telanjang. Sekarang dia sedang berdiri di depan kaca sambil membersihkan mukanya lalu menggunakan berbagai macam krim. Bersamaan dengan kejadian itu Tao baru memasuki kamarnya lalu menatap Kris dengan tatapan yang tidak terdefinisikan. Andaikan jika mata sipit Tao dapat berbicara mungkin dia akan mengatakan “WOW, ada agung hercules nih depan gue, wah ototnya, dadanya…” (tolong yang ini abaikan-_-). Ulangi ya. Andaikan jika mata sipit Tao dapat berbicara mungkin dia akan mengatakan “Wah, ternyata selain luarnya yang tampan, dalamnya juga…”

“Hey Tao, sedang apa kau disitu?”

Tao terlonjak kaget ketika Kris memanggilnya, mukanya seketika berubah menjadi seperti habis di panggang oleh matahari (eh itu jadinya item ya._.) ganti deh. Mukanya seketika berubah warna menjadi semerah tomat, sampe warna hidung badut aja kalah sama warna muka Tao(?) #OkeAbaikan

“Eu.. eum.. hyung habis mandi ya? Maaf aku tadi main masuk aja.”

“Gapapa kok, tadi aku juga lupa mau kunci pintunya. Kekeke.”

Seketika hening…

“Oh iya Tao, bagaimana kalau nanti malam kita minum Starbucks Coffe di luar? Aku yang traktir deh”

“Tentu saja aku mau hyung.” Sahut Tao bersemangat

“Kalau begitu cepat mandi sana, kau ini bau sekali. Hahaha.” Ujar Kris

Tao pun masuk ke kamar mandi. Dari luar kamar mandi Kris mendengar Tao sedang nge-rap sambil bershower, ‘Ternyata dia suka nge-rap juga’ pikirnya.

***

“I wanna go back.. I wanna go back..” “Ayolah hyung lanjutkan rap-nya”

Di perjalanan mereka ngobrol-ngobrol nggak jelas sambil ketawa-ketawa. Tao merasa sangat nyaman ketika bersama Kris, sepertinya Kris juga merasakan hal yang sama.

“Ne, ne, tapi sebentar lagi kita sampai nih. Kira-kira kamu mau pesan apa Tao?”

“Eum.. Sepertinya Iced Vanilla Latte hyung, kalo hyung?”

“Kalo begitu sama deh, hehehe.”

Sesampainya di Starbucks mereka memesan dua Iced Vanilla Latte, lalu mencari tempat duduk. Mereka memilih tempat duduk di pojok dekat jendela agar bisa melihat pemandangan di luar. Merekapun duduk berhadapan disana, Tao tampaknya ingin memulai pembicaraan tapi ragu. Di luar tiba-tiba hujan, akhirnya Tao memberanikan diri untuk memulai pembicaraan.

Hyung, di luar hujan. Nanti kita pulangnya gimana?”

“Santai aja, lagian di bolehin ini kan kita pulang agak malem. Nanti hyung rencananya mau nunjukin sama kamu tempat yang bagus, cantik banget kalo di lihat malem-malem, dijamin kamu pasti suka.” Ujar Kris dengan tatapan lumernya(?)

“Ah hyung, aku takutnya kita dimarahin kalo pulang malam. Mending lain kali aja ya, aku takutnya hyung juga masuk angin nih.” Ujar Tao khawatir.

“Ciyus deh (kebayang Kris ngomong ciyus), kamu harus yakin sama aku, pasti ini bagus J”

“Iyadeh hyung, tapi jangan lama-lama ya”

“Iya”

Kris pun cepat menghabiskan minumannya, Tao pun mengejar karena penasaran tempat apa yang di maksud Kris tersebut. Setelah minuman keduanya habis oleh pemiliknya masing-masing Kris mengambil tangan Tao lalu mengajaknya keluar.

 

“Sebenarnya kita mau kemana hyung? Tempat ini sepi sekali, aku takut.”

Diperjalanan yang terlihat hanya jalan sepi, disisinya terdapat pohon-pohon besar layaknya hutan. Tapi itu bukan hutan, karena ada lampu-lampu tinggi nan tegak menyinari jalanan itu dengan sinarnya yang berwarna oranye. Di ujung sana terlihat sebuah jembatan yang memperlihatkan betapa indahnya tempat yang Kris maksud – Sungai Han.

Mata Tao terbelalak takjub, mungkin di Qingdao ada tempat seperti ini, tapi Tao tidak pernah berani keluar malam-malam karena takut.

“Hyung, tempat ini bagus sekali” Ujar Tao sambil menikmati pemandangan indah yang ada di depannya.

“Sudah ku bilang, kau pasti suka.” Ujar Kris tenang.

“Tapi hyung ada apa mengajakku malam-malam kemari?”

 

Hening seketika…

 

“Hyung?”

“Kau itu spesial Tao” Bisik Kris pada Tao.

Tao diam seketika. Dia berusaha mencerna kata-kata yang diucapkan Kris barusan.

“Maksudmu hyung?”

“Kau ini masih bertanya juga. Aku sudah menganggapmu seperti dongsaeng-ku sendiri Tao, apakah kau masih belum mengerti?” Ujar Kris dengan senyuman tulusnya.

“Ah.. Eu.. Iya, aku mengerti hyung

“Kalau begitu bagus, kita duduk disana yuk” Ajak Kris sambil menunjuk ke salah satu kursi taman yang kosong dengan lampu tegak di sisi kiri dan kanannya. Lampu itu memancarkan cahaya putih tetapi redup, memberikan ‘kesan tersendiri’ bagi siapapun yang duduk berdua disana.

Merekapun duduk disana, tepatnya duduk ‘berdua’ disana. Tao tampaknya kedinginan dan Kris menyadari itu, maka dari itu Kris membuka jaketnya lalu memberikannya pada Tao, agar dia tetap hangat.

Hyung, pakai saja lagi jaketnya,aku tidak kedinginan kok” Ujar Tao dengan tatapan cemas, dia takut hyung nya itu sakit karena kedinginan.

“Tidak apa-apa, kau mengantuk ya? Kalau begitu tidurlah disini” Sambil menunjuk ke pahanya (WAH AUTHOR MAU DONG TIDUR DI PAHA KRIS) #Abaikan

“Iya hyung aku ngantuk, tapi lebih baik kita pulang saja, aku takut.” Ujar Tao. Sebenarnya Tao senang dan nyaman karena semua ini, tapi dia takut kalau lama-lama diluar pada saat malam hari.

“Oke kalau maunya begitu, ayo kita pulang” Ujar Kris.

Merekapun beranjak dari kursi taman itu, lalu berjalan pulang menuju gedung SM.

***

Keeseokan paginya di Gedung SM…

“Kris hyung! Bangun!” Teriak Tao sambil mengguncangkan badannya. Sedaritadi Kris tidak bangun, mungkin karena kecapean, respon yang di berikan Kris hanya kata ‘Ne’ dan ‘Sebentar lagi’.

Tao gak tinggal diam, dia ngambil gelas yang di isi air untuk menyembur hyung nya itu.

“HYUNG! ADA TSUNAMI CEPAT BANGUN!” Teriak Tao sambil menyemburkan air yang ada di gelas tadi. Gimana gak kaget, Kris langsung bangun lalu lari-lari naik kasur lalu turun lagi lalu naik lagi lalu turun lagi (kebayang ya, wkwkwk). Tao tertawa terbahak-bahak melihat hyung nya itu panik. Setelah Kris sadar bahwa dia telah di kerjai, Kris langsung mengkilikitik Tao dengan semangat ‘To The Max’ sampai-sampai Tao jatuh ke kasur disusul dengan jatuhnya Kris sehingga badan mereka bertumpukan(?)

Tok.. Tok..Tok..

“Hey, sedang apa kalian di dalam?” Ujar Chanyeol dari balik pintu.

Setelah Tao dan Kris sadar apa yang telah mereka perbuat di atas kasur(?) mereka pun bangun lalu Tao yang membukakan pintu.

“Ada apa hyung datang kemari?” Ujar Tao kepada Chanyeol.

“Aku ingin mengajak Kris, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan.” Ujar Chanyeol.

“Ada apa Channie?” Ujar Kris kepada Chanyeol.

“Nanti malam kita keluar yuk, ada hal penting yang ingin aku bicarakan.”

“Okay, nanti aku menyusul ke kamarmu ya”

“Okay”

Chanyeol pun kembali kekamarnya. Tao diam sejenak. ‘Nanti malam Chanyeol  akan pergi dengan Kris? Tidak mengajakku? Sepenting itukah sampai tidak mengajakku?’ Batinnya.

–          To Be Continued –

Gimana? Gaje kan? Garing kan? Itulah author(?) Comentnya jangan lupa ya chagi ❤ Admin bakal ngelanjutin kalau kaliannya mau ._. makannya komen komen yap ^^)9

4 pemikiran pada “Don’t Leave Me Alone, Hyung! (Chapter 1)

  1. Kris ngomong ciyus ? Miapa ? *maaf.
    Kris panik naik kasur turun kasur aihh somvlak !! :3
    Lanjut lanjuuttttt !!!

    Keep writing kak author !!!
    fighting fighting fighting !!(^.^)9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s