My Bad Boy (Chapter 2)

My Bad Boy Part 2

Genre : Romance,Shool life

Length : Twoshoot (tadinya) tapi karena banyak yang minta dijadiin chapter ya author jadiin chapter deh. Ga apa apa kan? Hehehe..,. piss ^_^v

Rating : General

Scriptwriter : OPI

Main cast : Kim Shin Yeong (OC), Baekhyun, Kris

Suport Cast : Member EXO-K

WARNING : TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA

PhotoGrid_1357304081013

Tadinya ini twoshoot, tapi pada minta chapter. Semoga ga bosen sama ff abal-abalanku ini ya chingudeul 😀 oh ia, menurut chingudeul akhirnya sama Kris apa Baaekyun? Mau tau? baca sampai akhir ne? dan jangan lupa tolong bgt komennya ya biar aku semangat ngebuat ffnya Hehehe xD. Selamat baca ff abal-abalan ini 😀

 

Ini link My Bad Boy Part 1:

http://www.facebook.com/notes/exo-fanfiction/titipan-member-my-bad-boy-chap-1-laely-shofia/314364512014273

Yang baca part 1 harus ninggalin jejak berupa like atau komen ne 😀

 

 

Author POV

 

Sesampainya Kris dan Shin Yeong di sekolah, semua mata tertuju pada mereka. Ada yang berbisik-bisik dan ada juga yang mencuri foto langka tersebut. Shin Yeong yang merasa risih dengan situasi tersebut bergegas turun dari motor Kris dan berlari menuju kelasnya. Sedangkan Kris hanya terdiam menatap punggung Shin Yeong yang semakin menjauh.

“YEONGI!!!” teriak Kai dan Chanyeol sambil berlari mengejar Shinyeong.

 

“SSHHH…..kalian ini bikin onar saja!” jawab Shin Yeong ketus. Chanyeol menaikkan sebelah alisnya melihat Shin Yeong yang “sedikit” berbeda hari ini.

 

“Yeongi~ah, apa kau memakai lipglos? Huwaaa….ada apa? Fenomenal sekali kau berdandan. Hahahahaha…” goda Chanyeol. Kai yang baru menyadari perubahan Shin Yeong langsung memperhatikannya dengan seksama.

 

“Huwaa kau benar-benar berdandan Yeongi? Apa demi guru tua itu huh?” Kai menyenggol tangan Shin Yeong hingga ia terdorong ke samping.

 

“Haisshhh kalian ini! berhentilah menggodaku!” teriak Shin Yeong hingga kini ia menjadi pusat perhatian semua murid disana.

 

Kai dan Chanyeol langsung membungkam mulut Shin Yeong.

 

“Ssssttt… kau ini kenapa tidak bisa tenang sedikit huh?” bisik Kai.

 

“Aisshhh sudahlah aku sedang bad mood hari ini. jadi jangan ganggu aku!” Shin Yeong langsung berjalan melewati Kai dan Chanyeol yang masih mematung.

 

Kai dan Chanyeol saling memandang satu sama lain. “Dia kenapa?” Tanya Kai.

 

Chanyeol menaikkan bahunya sambil berkata,”Hari pertama bulanan mungkin.”

 

Kai menaikkan sebelah alisnya sambil terus memikirkan apa maksud Chanyeol. Lama terdiam dalam fikiran masing-masing mereka bergegas masuk ke kelas sebelum bel masuk.

=Skip=

 

 

Sepulang sekolah Kris sudah menunggu Shin Yeong di parkiran motor. Tak lama kemudian seseorang yang ditunggu Kris mulai menampakan dirinya. Kris berpura-pura memainkan iphone sambil bersandar di motornya.

 

Shin Yeong baru menyadari keberadaan Kris langsung mengendap-endap pergi menjauh dari Kris menggunakan tasnya untuk menutupi wajahnya. Namun ia merasa handphonenya bergetar, dan Shin Yeong membuka pesan masuk di hpnya dengan wajah yang lesu

 

From   : Killer Wu

Sepertinya kau sangat hobi mengendap-endap ya? Tapi sayangnya penciumanku itu lebih tajam dari anjing. Cepat naik atau akan aku beri tugas yang banyak. Dalam hitungan ke 5 kau harus sudah di motorku. 5..4..”

 

 

“Hyaaa….. tunggu aku!!” teriak Shin Yeong sambil berlari menuju motor Kris. Kris tertawa melihat tingkah Shin Yeong yang sangat polos.

 

“Ige, cepatlah naik.” Kris memberikan helm pada Shin Yeong. Shin Yeong menerimanya sambil mempoutkan bibirnya. Ia sangat jengkel dengan sikap gurunya ini.

 

“Kau mau terus berdiri disitu seperti patung tukang parker huh?” goda Kris.

 

“Aisshhh guru macam apa kau ini?” Shin Yeong langsung menaiki motor Kris dengan tangan terlipat di depan dadanya.

 

“Kau tidak pernah dibonceng naik motor ya? Seharusnya kau memelukku jika tidak ingin terjatuh pabo!” Kris langsung menggas motornya dengan kecepatan tinggi hingga Shin Yeong memeluknya dengan erat. Kris kembai tersenyum dibalik helmnya.

 

“YAK! KAU BOSAN HIDUP HUH?” Shin Yeong mencubit pinggang Kris hingga Kris sedikit mengerang kesakitan.

 

“Kau yang bosan hidup! Bagaimana jika tadi aku hilang kendali huh?” bentak Kris.

 

“Kau menyalahkanku? Cih dasar guru yadong!”

 

“Mwo? Ishhh kau ini tidak punya sopan santun sekali!”

 

“WHATEVER!!!” Kris mempercepat laju kendaraannya, reflex Shin Yeong semakin mempererat pelukannya. Entah mengapa ia merasa nyaman ketika memeluk Kris, ia menempelkan kepalanya di pundak Kris dan menghirup aroma parfum Kris yang maskulin.

 

 

Ternyata Kris membawa Shin Yeong ke sebuah butik yang sangat mewah. Shin Yeong mematung di tempat saat melihat koleksi pakaian yang ada di butik tersebut.

 

“Pilihlah yang kau inginkan. Aku tidak ingin kau terlihat buruk malam ini.” ucap Kris yang terduduk di kursi.

 

“Mwo? Kau fikir selama ini aku terlihat buruk hah?” bentak Yeongi.

 

“Hahaha… bagus jika kau menyadarinya. Sekarang cepatlah ambil gaun yang kau inginkan. Aku tidak punya banyak waktu.”

 

“Aishh… bagaimana bisa ada manusia sepertimu?” Bentak Yeongi sambil mulai mencari dress yang akan ia gunakan untuk pergi bersama Kris malam minggu ini.

 

Kris terus memperhatikan Yeongi yang sedang memilih dress dengan semangat. Ia terus tersenyum memperhatikan yeoja yang sebenarnya sudah ia cintai sejak 3 tahun yang lalu. Yeongi berjalan menghampiri Kris yang terus menatapnya sambil tersenyum.

 

“Yak! Apa yang kau tertawakan huh?” Yeongi bergidig ngeri melihat sikap aneh gurunya tersebut.

 

“Aku sedang memperhatikan sosok bidadari. Kau sudah mendapatkan yang kau mau? Kajja!” Kris menggenggam lembut tangan Yeongi dan membayar belanjaan Yeongi.

 

Kris terus menggenggam tangan Yeongi selama perjalanan menuju parkiran motor. Yeongi benar-benar merasa ada yang tidak beres dengan sikap Kris yang semakin hari semakin aneh. Yeongi berhenti berjalan dan terus menatap Kris yang kini terdiam dan berbalik menghadapnya.

 

“Wae yo?” Tanya Kris.

 

“Seharusnya aku yang bertanya begitu padamu. Mr.Wu guru paling killer di sekolah yang suka menghukumku kini tiba-tiba menjadi baik padaku. Sebenarnya apa yang kau rencanakan?” bentak Yeongi. Kris terdiam sejenak lalu berjalan mendekati Yeongi.

 

Kris menarik dagu Yeongi hingga mata mereka saling bertemu,”Kau akan menemukan jawabannya nanti malam. Bisakah kau bersabar huh?”

 

“Mwo? A..ada apa ini sebenarnya? Aku benar-benar tidak mengerti saem.” Jawab Yeongi kelagapan.

 

“Sssttttt… mengapa tiba-tiba kau memanggilku dengan sebutan saem lagi huh?”

 

“Yak! Jangan mengalihkan pembicaraan!” Kris semakin mendekatkan wajahnya pada wajah Yeongi.

DEG

 

Wajah Yeongi menjadi merah tomat, entah apa yang ada di fikirannya hingga membuatnya memejamkan matanya. Nafas Kris yang hangat mulai menerpa wajahnya, hingga akhirnya..

 

“Apa yang kau harapkan huh?” bisik Kris di telinga Yeongi. Yeongi menjadi salah tingkah dan mendorong dada Kris menjauh darinya.

 

“YA! BERHENTI MENGGODAKU!” Yeongi berjalan menjauhi Kris. Sementara Kris masih terus tertawa melihat kelakuan Yeongi. Tak lama kemudian Kris mengejar Yeongi dan kembali menggenggam tangannya sambil tersenyum.

 

“Apa lagi yang kau lakukan?” Yeongi meronta-ronta melepaskan tangannya dari genggaman Kris, namun Kris malah semakin mengeratkan genggamannya.

 

“Diamlah, aku akan mengantarmu pulang. Kajja…”

 

Selama perjalanan Kris selalu tersenyum membayangkan apa yang akan terjadi nanti malam. Sedangkan Yeongi masih menggerutu tak jelas dan mencibir gurunya yang tampan itu dari belakang.

 

Sesampainya mereka di rumah, Shin Yeong bergegas turun dari motor Kris sebelum sesuatu yang menyebalkan kembali terjadi. Namun ternyata Kris lebih gesit dari Yeongi yang sudah hampir bergegas meninggalkan Kris. Ia menarik tangan Yeongi hingga ia terpental dan menabrak badan Kris. Orang yang melihatnya akan berfikir bahwa mereka sedang berpelukan, padahal sebenarnya itu adalah salah satu trik untuk menggoda Shin Yeong. Dan benar saja, hal tersebut langsung membuat wajah Yeongi memerah.

 

“Kau mau kemana huh? Tidak mau berterimakasih padaku yang sudah mengantar dan membelikanmu gaun huh?” bisik Kris di telinga Yeongi. Sementara Yeongi masih mematung di tempatnya karena detak jantungnya semakin tidak terkontrol. Kris yang merasa diabaikan langsung menghembuskan nafasnya di tengkuk Yeongi.

 

“YA! Apa yang kau lakukan?” teriak Yeongi sambil mendorong badan Kris menjauh darinya. Wajahnya memerah dan tengkuknya masih terasa geli karena perlkuan Kris. Kris tertawa simpul meliat kelakuan muridnya tercinta itu. Ia terlihat semakin cantik saat wajahnya dihiasi rona merah alami karena salah tingkah.

 

“Kau ini selalu saja melamun, aku hanya menggodamu saja. Kau tergoda huh?” ucap Kris sambil terkekeh melihat ekspresi Yeongi tersebut.

 

“Aaaisssshhh kau ini manusia macam apa sih? Mengapa bisa ada manusia yang aneh sepertimu huh?” bentak Yeongi sambil menghentak-hentakkan kakinya. Kris semakin terpancing untuk menjahili Yeonginya sekaligus mengulur waktu supaya dapat semakin lama melihatnya.

 

“Emmhhh macam-macam. Kau tinggal pilih ingin aku yang setampan boyband EXO yang bernama Wu Yi Fan atau kau ingin aku sekeren Kevin Li huh?”

 

“Aissshhh jinjja…. Sudahlah aku mau masuk dulu. Permisi.” Lagi-lagi Kris menarik pergelangan tangan Yeongi hingga kini mereka saling bertatapan. “SANGAT TAMPAN” itu yang Yeongi fikirkan saat berhadapan dengan Kris sedekat ini. lagi-lagi Kris terkekeh melihat Yeongi terpesona oleh ketampanannya.

 

“Hahaha…aku tahu aku tampan, tapi tidak usah menatapku hingga kau berubah menjadi patung juga nona Shin Yeong.” Mendengar kenarsisan Kris, Yeongi segera tersadar dari alam bawah sadarnya.

 

“YAK! BERHENTI MENGGODAKU!” teriaknya sebal di depan Kris. Kris langsung menutup kedua telinganya dengan helm (lebay thor).

 

“Aish…bisakah kau tidak berteriak huh? Aku hanya mengingatkanmu untuk berandan se rapih mungkin nanti malam. Dan aku akan menjemputmu jam 7 malam, ingat itu! jangan telat arraso!”

 

“Ne…ne… pergilah kau… hush hush…” jawab Yeongi sambil mengibas-ngibaskan tangannya mengusir Kris. Kris terkekeh geli melihat kelakuan “murid”nya yang satu itu.

 

“Baiklah aku pergi dulu. Jangan kangen sama aku ya, kalau kamu kangen kamu bisa liatin foto aku di internet ko. Bye bye Yeongi..” Kris menggerling sambil memberikan kiss bye pada Yeongi sebelum menjalankan motornya. Sementara itu Yeongi sedang sibuk mencari keresek untuk muntah.

 

“YAK! AHJUSI NARSIS AKUT MATI KAU!!!” teriaknya keras. Karena saking cetar membahananya teriakan Yeongi, sehingga membuat para tetangganya keluar karena mengira ada ahjusi pengganggu berkeliaran.

 

Yeongi yang memang dasarnya tidak tahu malu hanya menaikkan kepalanya sambil melipat tangan di dadanya dan berkata,”Apa liat-liat? Ga pernah liat artis lagi konser ya? Huh !” ia pun langsung berbalik badan dan masuk ke rumah. Sementara para tetangganya hanya mampu menggeleng-gelengkan kepala dan cengo bukan main.

 

AUTHOR POV END~

 

 

YEONGI POV

 

Aissshh sepertinya penyakit narsis guru gila itu telah menular padaku. Aahhh aku harus segera menemukan penawarnya huft… Baru saja aku masuk ke dalam rumah dan menghempaskan badanku di kasur, tiba-tiba aku merasa sapuan hangat di pipiku. Perlahan aku membuka mataku dan melirik ke arah samping. Namun sepertinya itu adalah kesalahan yang salah, bahkan mungkin sangat salah menurutku.

 

“KYYYYYYYAAAAA!!!” teriakku tepat di depan wajah “seseorang”

 

“HYA! Jangan berteriak di depan wajahku! Kau kira aku ini mik apa? Isshhh dasar yeoja anaeh! Cepat bangun dan belajar!” ucap guru lesku yang menyebalkan itu sambil menarik badanku untuk duduk. Tetapi tarikannya terlalu keras untuk membangunkanku, hingga akhirnya kami berdua terjatuh di lantai dengan posisi aku menindihnya.

 

BLUUSSHHH

 

Aku merasa udara di sekitarku sangat panas, dan aku berani jamin wajahku kini sudah sangat memerah. Huwaaa mata kami saling beradu pandang cukup lama, hingga ia mengeluarkan smirknya yang menyebalkan itu.

 

“Mau sampai kapan kau tidur diatasku Yeongi? Aku tau aku sangat tampan dan mempesona, tapi jika kau inigin menatapku lebih dari satu detik kau harus membayar terlebih dahulu.”

 

Apa katanya ? tampan? Mempesona? Oh ayolah, wajahnya itu seperti anak umur 5 tahun yang ingusan dan dia bilang itu tampan? Ahh aku kira dia sudah gila! Lagi pula untuk apa aku membayar untuk melihatnya? Peraturan dari mana itu? bahkan mentri pendidikanpun tidak pernah mengeluarkan peraturan seperi itu untuk melihat kunci jawaban UN #ciye author yang mau UN xP.

 

“MWO? Peraturan dari mana itu? lagi pula aku tidak melihatmu. Kau ini jangan suka keGRan !” teriakku, dia hanya tersenyum dan mendekatkan wajahnya padaku, dan tentu akupun memundurkan badanku hingga terhimpit oleh kursi.

 

“Kau harus membayarnya nona Kim.” Lagi – lagi dia mengeluarkan smirknya yang menyebalkan, dan entah mengapa aku jadi merasa gugup sendiri.

 

“Ma..mau apa kau hah?” tanyaku gugup. Aisshh ada apa denganmu Shin Yeong??

 

YEONGI POV END~

 

 

BAEKHYUN POV

“Ma..mau apa kau hah?” Tanya Yeongi dengan gugup. Lihatlah kini wajahnyapun memerah, dan itu membuatku semakin senang menjahilinya.

 

Aku semakin mendekatkan wajahku padanya hingga ia terhimpit oleh kursi.

 

“Aku mau mengambil bayaranku nona.” Jawabku sambil mengeluarkan smirkku. Dia terlihat semakin gugup. Hahaha…. Aku ingin terus menjahilinya, ia memejamkan matanya. Dia kira aku akan menciumnya huh? Ahhh ingin sekali aku tertawa terbahak-bahak saat ini. Namun saat aku melihat bibirnya yang pink menggoda entah mengapa aku jadi ingin mencicipinya. Aku semakin mendekatkan bibirku pada bibirnya, DEG… perasaan ini lagi? ayolah sadar Byun Baekhyun… ini adalah perbuatan yang salah.

 

Aku mencoba mencauh darinya, namun aku rasa setan-setan itu telah berani masuk ke dalam jiwa dan ragaku (?) hingga..

 

CHUUUU :*

 

Aku menciumnya, ahh rasa lollipop… aku tidak ingin menghentikan ini. awalnya bibir kami hanya menempel, namun aku semakin menuntut untuk menciumnya. Tak lama kemuian mata Yeongi terbuka lebar dan langsuk mendorongku.

 

PRRAANGGG…. #ceritanya ini suara guci pecah.

 

“APA YANG KAU LAKUKAN HAH?” teriak Yeongi tanpa mempedulikan guci indah yang ia pecahkan tadi.

 

BAEKHYUN POV END~

 

 

YEONGI POV

 

“APA YANG KAU LAKUKAN HAH?” teriakku tanpa mempedulikan hal disekitarku. Beraani-beraninya dia mencuri first kissku hah? Dasar namja menyebalkan!! Dia hanya terdiam menatapku lalu ia membungkukkan badannya. Apakah dia minta maaf padaku? Cih dia kira semudah itu minta maaf hah?

 

Aku merasakan aura menyeramkan disekitarku. Dan kini aku tahu apa alasan mengapa Baekhyun membungkuk.

 

“APA YANG TERJADI DENGAN GUCI KESAYANGANKU? HUWAA….. SIAPA YANG MEMECAHKANNYA HUH?” teriak umma sambil menangis meratapi nasib gucinya. Mati aku, bagaimana bisa aku seceroboh itu? aku tanpa sengaja menyenggol guci kesayangan umma. Jika umma sampai tahu pelakunya adalah aku, pasti aku akan mendapat hukuman yang sangat berat. Aku memandang Baekhyun sejenak. Ia menatapku seakan berkata “MATI KAU SHIN YEONG!”. Kyyaaa awas saja kau bedebah kecil!!

 

“CEPAT KATAKAN SIAPA YANG MEMECAHKAN GUCIKU? Jika dalam hitungan ketiga tidak ada yang mengaku, akan umma nikahkan kalian!” MWO? Dinikahkan ? huwaaaa umma gila!!! Jika aku mengaku aku akan mendapat bogeman mentah dari uma, uang jajanku akan dikurangi, dan aku juga akan dijadikan pembantu oleh umma. Namun jika aku tidak mengaku masalahnya akan lebih parah lagi. HUWAAA….eotteee????

 

Srekk….

 

Baekhyun maju selangkah, hah terimakasih Baekhyunah…. Aku tak menyangka kau rela mengorbankan dirimu demi menyelamatkanku. Aku kira dia adalah orang yang menyebalkan, namun ternyata kau sangat baik. Gomawo hyunah…

 

Umma nampaknya tidak percaya bahwa Baekhyun yang menjatuhkan gucinya. Lalu Baekhyun melihat kearahku dan mengeluarkan smirkny.

 

“Shin Yeong yang memecahkannya Ahjuma.”

 

“MWWOOOO????????” dia memberitahukannya pada umma? MATI KAU SHIN YEONG! Ah tidak, ralat YAK! MATI KAU BYUN BAEKHYUN!!! Teriakku dalam hati.

 

T B C

 

 

Ayoo jangan lupa yang baca pada ninggalin jejak dulu berupa like dank omen (komentar sangat diharapkan) XD pada mau lanjut cepat kah? Makannya komen yang banyak dong, hehehe #pemaksaan ^_^v

 

58 pemikiran pada “My Bad Boy (Chapter 2)

  1. Hahaha…
    Lucunya .. Udh nikahin aja tu shinyoung ama baekhyun nya…. Udah lngsng ke KUA aja..haha… Kris nya ntr di cariin jdoh lain..haha..
    Komen part 1 nya a bca di fb thor.. part 2 nya baru mampir kblog ini..
    Keren thor ff nya..
    Izin baca next part nya ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s