WHAT?? -Strange Namja- (Chapter 1)

Title                : WHAT?? (Strange Namja) Chapter 1

Author           : RainyChoi a.k.a Choi HanSeul

Genre              : Romance, Comedy

Length            : Multi Chapter

Words             : 2.439 words

Rated              : PG 15+

Main Cast       :- Choi Haneul (OC)
– EXO member
– Kang Hyunwoo (OC)

Other Cast    : disetiap chapter pasti ada ^o^

ff new 1

 

No Copas, No Plagiat, and No siders ^^ semoga suka sama ceritanya..

~Happy Reading~

Kring~~ Kring~~ Kringg~~

 

Sudah pukul 7 yah? Ahhh,, malasnya.. Untuk apa coba Kang Seonsaengnim memanggilku hari ini, padahal kan hari ini seharusnya aku libur karena tidak ada kelas.. Oh iya, sampai lupa namaku Choi Haneul, aku kuliah di Seoul Business University. Aku kuliah disana karena aku diminta untuk menjalankan perusahaan Appaku yang super besar, tapi sebenarnya aku tidak terlalu tertarik oleh itu. Dengan malas aku berjalan menuju kantor guru, ya walaupun Kang Seonsaengnim itu terkategori guru yang nyebelin tapi hanya dia guru yang dekat denganku dan jangan salah dia itu walaupun dosen, tapi dia masih muda lohh dan ganteng pula hehehe.. Ah, itu dia Kang Seonsaengnim . Aku pun menghampirinya.

“Ada apa seon memanggilku kesini?” Kataku dengan malas.

Seon ingin memberimu tugas tambahan, makanya seon memintamu kemari.” Ujar Kang Seonsaengnim.

“Tugas apa lagi seon?? Hufftt”

“Kenapa kau bilang tugas apa lagi eoh? Memangnya aku sering memberimu tugas? Kau itu kenapa malas sekali eoh??”

“Aishh, oke oke~ apa tugasnya?”

“Tugasnya, kau harus mempunyai pengalaman bagaimana rasanya menjadi orang kecil.”

Mwoya? Jadi orang kecil, maksudnya?”

“Ya, kau harus merasakan bagaimana rasanya jadi orang kecil atau dengan kata lain bukan hidup berfoya-foya seperti sekarang. Setelah kamu mendapatkan pengalamannya selama 2 bulan, kamu harus membuat skripsi untuk tugas yang akan 50% membantumu untuk bisa lulus.”

“Berarti aku berpura-pura jadi orang miskin begitu seon? Ahh~ andwae.. Aku tidak mau. Berarti aku harus bekerja jadi pembantu misalnya begitu? Ahh~~ andwaee~ tidak mungkin yeoja sepertiku melakukan itu semua.. Walaupun aku bisa melakukan pekerjaan rumah, tapi kan aku malas untuk melakukan itu semua.”

“Tidak ada yang tidak mungkin Haneul-ah, seon yakin kau bisa melakukannya.”

“Tapi seon–”

“Tidak ada tapi-tapian atau kau mau lulus dengan waktu yang lama eohh??”

“Aishh, ne ne ne~ tapi aku harus bekerja dimana???”

“Tenang saja Haneul-ah, seon sudah menyiapkan pekerjaan untukmu kok. Besok kau harus bersiap-siap tepat pukul 7 pagi supirmu akan mengantarku ke tempat barumu bekerja, ingat! Jangan terlambat. Arraci?”

Ne~ sudah aku ingin pulang. Annyeong seon.”

Annyeong

Apa-apaan coba Kang Seonsaengnim menyuruhku untuk menjadi orang miskin segala, bagaimana jika aku bekerja ditempat orang yang tidak-tidak. Bisa-bisa aku nanti dicaci maki, kalau aku dipukuli bagaimanaa? Berarti hari ini aku harus belanja baju-baju jelek dongg.. Ahh tapi tidak perlu lah, aku bekerja memakai pakaian rumahku yang dulu saja yang sudah usang. Hitung-hitung penghematan baju bekas, kekekeke~

Sesampainya dirumah aku segera mengemasi barang-barangku. Untung Appa dan Eomma sedang pergi keluar negri untuk 2bulan kedepan juga, jadi aku tidak perlu repot-repot untuk izin.

-SKIP TIME-

Kringgg Kringgg Kringgg~~

Aishh~ apa sih pagi-pagi sudah mengganggu saja. Akh, sudah pukul 6 yaa?? Aku harus bersiap-siap mandi berpakaian yang rapi dan tentunya harus tetap cantik.

Setelah selesai mandi, berpakaian dan berdandan aku segera turun ke bawah membawa koperku dengan headset yang terpasang cantik ditelingaku.

“Nona, apakah sudah siap?” Tanya supirku.

“Ne, sekarang ahjussi masukkan barang-barangku ke dalam mobil cepat.”

“Baik nona.”

Sekarang aku dan supir pribadiku segera menuju tempat yang Kang seonsaengnim tunjukkan pada supirku. Selama dalam perjalanan aku berpikir, aku tidak begitu yakin, apakah aku mau melakukan pekerjaan kotor? Ahh, molla. Aku baru saja perawatan seluruh tubuhku 4 hari lalu, masa hari ini aku harus membersihkan rumah atau apa pun itu yang kotor. Huaa.. Eomma, ottokhae? Aku saja terakhir melakukan itu semua waktu aku duduk di kelas 1 Senior High School. “Huaaa… ANDWAEEE!!!!” Teriakku dalam hati.

“Nona, kita sudah sampai ditempat tujuan. Dan itu tuan Kang sudah menunggumu.” Ucap supirku yang membawaku tersadar dari lamunanku tadi.

“Eoh, Ne. Ahjussi sekarang turunkan barang-barangku.” Suruhku pada supirku itu dan aku pun turun dari mobil, aku melihat Kang seon didepan pintu sebuah apartment yang menurutku lumayan lah, tidak terlalu buruk. Aku pun menghampiri Kang Seon.

“Hey, Haneul-ah. Kau sudah sampai rupanya. Sekarang kau ambil itu barang-barangmu dari supirmu, belajarlah mandiri mulai dari sekarang.” Huhh, lagi-lagi dia menyeramahiku. Aku dengan juteknya mengambil koperku dari tangan Im Ahjussi.

“Seon, sekarang kita kemana? Untuk apa seon membawaku kesini? Ahhh, kau pasti mau membuatku jadi cleaning service disini ya? Atau jadi tukang kebun? Atau jadi tukang sapu? Atau jadi tukang bersih-bersih kolam renang? Eoh?” Ujarku panjang x lebar x tinggi (?) *apaini?*

“Sudah jangan banyak bertanya, ikuti saja, yang jelas kau bukan menjadi apa yang kau katakan tadi.” ucapnya dengan muka datar dan tetap berjalan didepanku yang kemudian mendekati lift dan menekan tombol naik lift (?). Lift pun terbuka dan kami pun masuk menuju lantai 6 dari apartment ini.

Setelah sampai di lantai 6, Kang seon tetap berjalan mendahuluiku. Ya, aku dibelakang hanya berjalan dengan mukaku yang orang bilang dingin, jutek dan tentunya kurang senyum. Toh, tapi banyak yang menyukaiku dan bilang aku cantik. jadi aku santai-santai saja. Hahahaha~

Kang seon pun berhenti didepan pintu no. 312, mungkin ini kali yah tempat tujuannya.

“Hey, Haneul-ah. Ingat, kau harus bersikap baik pada siapapun nanti.” Kata Kang seon padaku.

“Ya, lihat nanti saja. Kalau memang mereka ramah padaku , aku tidak akan bersikap yang tidak-tidak” jelasku.

“Tidak bisa begitu, ingat! Kau harus jaga sikapmu itu, arrachi? Kalau kau gagal, siap-siap kau harus berjuang untuk wisudamu yang masih lama itu.” What? Seon mengancamku? Aishh, kalau sudah begini mana bisa aku berkutik.

Okay, aku akan menuruti perintahmu seon.” Kalahku.

Tok Tok Tok~~

Kang seon mengetuk pintu apartment no. 312 itu. Dan tak lama kemudian ada salah satu namja yang menurutku lumayan tampan, tapi tak setampan Kang seonsaengnim sih~ kekeke.

Annyeong, Seunghwan. Aku sudah bawakan apa pekerja baru yang akan mengurus dorm ini.” Kata Kang seon pada namja yang bernama Seunghwan itu.

 

(Fact: Lee Seunghwan adalah manager EXO yang dulu pernah jadi manager Super Junior.)

“Oh, dia yang akan bekerja di dorm ini. Yeoja ini memang siapamu Hyun?” Tanya namja yang bernama Seunghwan itu, ahh atau mungkin dia pemilik kamar ini?

“Ohh, dia salah satu muridku yang sedang mencari pekerjaan karna orangtua nya tidak sepenuhnya bisa membiayakan kuliahnya.” Kata Kang seon sambil melirik kearahku dengan arti tatapan ‘ikuti saja, jangan berbicara’.

“Baiklah, sekarang mari masuk.” Ujar namja itu. Sebelum aku masuk kedalam, aku mendengar keributan yang sangat amat berisik dari dalam seperti suara namja tapi banyak. Aku pun melangkahkan kakiku lagi ke dalam apartment itu.

Setelah didalam, suara itu benar-benar sangat keras. Dan terlihat jelas, banyak namja yang terlihat sedang bercanda, bermain, bernyanyi, menari, berteriak tidak jelas. Ahhh, apa aku harus bekerja dan tinggal di apartment yang seperti pasar malam seperti ini? Contohnya ada namja tinggi, cukup imut tapi bersuara seperti ahjussi-ahjussi itu, dia teriak-teriak dan membuat suaranya menggelegar cetar membahana memenuhi seisi rumah ini menjadi terdengar suara aneh.

“Heyy, anak-anak diam semua!” Teriak Seunghwan ahjussi atau apalah aku tidak tau panggilan yang tepat untuknya.

Ne, hyung!” Jawab mereka yang banyak itu dengan kompak dan seketika hening semua. Aku pun hanya berdiri dengan wajah yang tadi aku deskripsikan, dingin, jutek, datar dan sedikit senyum ada dibibirku.

“Hyung sudah membawakan orang yang akan membantu kalian dalam hal membersihkan rumah dan memasak tentunya. Ayo perkenalkan dirimu.” Ujar Seunghwan ahjussi dan memintaku memperkenalkan diriku.

Annyeonghaseyo, joneun Choi Haneul imnida. Bangapseumnida.” Kenalku pada banyak namja didepan mataku. Ya, aku memperkenalkan diri dengan senyum dan eyesmile dong tentunya. Biar terlihat seperti anak manis begitu kekekeke~~

“Waahh, cantik sekali. Kau terlihat seperti ulzzang sama seperti magnae kita.” Ujar namja yang terletak(?) Disamping namja tinggi yang berteriak tidak jelas tadi.

“Ne, kau benar Baekhyun-ah. Kau cantik sekali Haneul-ssi. Ehh, bukannya kebanyakan marga Choi itu adalah orang kaya semua ya?” Kata salah satu namja yang cute mempunyai pipi seperti bakpao. Nahh, sekarang aku hafal namja yang memakai eyeliner itu namanya Baekhyun ya..

“Sudah-sudah sekarang giliran kalian yang memperkenalkan diri, ayoo~” suruh Seunghwan ahjussi. Mereka pun memperkenalkan diri mereka satu persatu, sekarang aku tau mereka itu grup bernama EXO dan namja yang tinggi imut itu namanya Chanyeol, yang tadi seperti bakpao itu Xiumin. Woahh, aku sudah lumayan hafal nama-nama mereka. Tapi aku lihat ada salah satu dari mereka terlihat tidak suka denganku, ia menatapku dengan tatapan benci mungkin. Dan aku hanya menatap ke arah lain, karena jika aku melihatnya menatapku seperti itu mungkin amarahku akan memuncak.

Tiba-tiba Kang seonsaengnim memanggilku untuk menghampirinya. Ia pun memengang pundak kiriku, “Ya, Haneul-ah jangan nakal kau disini. Ingat jangan sampai identitasmu ketahuan, arrachi? Dan karna kamu sekarang sedang masa cuti kuliah, kau bisa memanggilku Hyunwoo oppa saja, agar terdengar lebih akrab. Lagi pula umur kita hanya berbeda 6 tahun cho?” Katanya sambil tersenyum padaku, baru pertama kali melihat senyumannya saja aku seperti mau pingsan bagai mana jika berkali-kali.. Ahhh..

“Ahh, ne arraseo se- ah maksudku Hyunwoo oppa ^^” balasku dengan senyum juga tentunya.

“Ehemm, kau cantik kalau tersenyum seperti itu. Baiklah, baik-baik ya kau disini. Nanti kapan-kapan kita janjian untuk sekedar bertemu hahahha. Aku pulang ya, annyeong” Apa? Dia bilang aku cantik jika tersenyum? Cantik? Ahh rasanya ingin meleleh aku saat ini juga. Dia pergi dengan melambaikan tangan ke arahku dan aku pun membalasnya.

“Hey, Chen-ah. Kau antarkan Haneul-ssi ke kamarnya, sekarang.” Perintah Seunghwan ahjussi pada namja yang bernama Chen itu.

Ne, hyung. Ayo Haneul-ssi, aku tunjukkan kamarmu. Kajja.” Aku pun mengikuti namja bernama Chen itu. Dan aku melewati namja yang masih menatap sinis padaku. Aku hanya menundukkan kepalaku agar tidak melihatnya, dasar namja aneh. Tiba-tiba langsung menatapku dengan tatapan benci seperti itu. Aku akan menyebutnya dengan Strange namja, itu lebih cocok untuknya.

Setelah aku menaruh barang-barangku dikamar yang ya lebarnya 1/2 kamar ku mungkin tapi lumayan bagus. Jadi aku tidak terlalu merasa menjadi pembantu hahahaha.. Aku berjalan-jalan melihat-lihat keadaan apartment yang lumayan bagus ini.

“Ya, neo. Ngapain disini bukannya kerja, malah jalan-jalan.” Aku pun menoleh kebelakang dan yang aku dapatkan adalah si Strange namja sedang membawa minuman.

“Oh, tapi tadi Seunghwan ahjussi menyuruhku untuk melihat-lihat dan memulai kerja besok.” Ucapku datar.

“Aish, apa-apaan coba? Mana ada pembantu seperti itu. Dasar Seunghwan hyung itu. Oh iya, dan kau besok harus bangun pagi untuk menyiapkan sarapan untuk kami semua. Jangan sampai terlambat, Mengerti?” Kata si Strange namja itu dan langsung pergi seenak jidat. Dasar emang ngeselin namja yang satu ini, bukannya bersikap baik pada orang baru malah bersikap buruk begitu -_-.

Masa bodoh lah, Strange namja yang aneh, dingin, sok cool, dan jutek banget sama orang. Eh tunggu dulu, itu kan juga hampir sama sepertiku ya? Dingin dan jutek. Emang dia kira aku tidak bisa sepertinya, liat saja nanti kau strange namja! Tunggu pembalasanku nanti! Lebih baik aku melihat yang katanya apartment ini punya taman belakang, apa mungkin? Nan molla~

 

 

~-SKIP TIME-~

 

 

“Haneul-ssi” panggil seseorang dengan menepuk bahuku pelan. Ah, ternyata aku tertidur disalah satu bangku taman belakang apartment.

 

“Haneul-ssi” panggil namja itu dengan lembut. Aku pun langsung membuka mataku, aku lihat namja yang berkulit hitam manis disampingku.

 

Mianhamnida tuan,  ada apa?” tanyaku sopan.

 

“Tidak perlu memanggil tuan seperti itu, aku yakin kau hampir seumur denganku. Panggil saja Kai atau Jongin Oppa, terserahmu. Oh iya, kau bisa masak kan? Kalau begitu tolong masakkan kami makanan yang menurutmu enak yah. Kami menunggu masakan terbaikmu, annyeong.” Ucapnya lembut sambil tersenyum padaku, oh namanya Jongin ternyata. Wahh betapa manisnya dia~ berbeda sekali dengan si strange namja, loh kenapa coba aku masih mikirin di strange namja itu. Lebih baik aku membuat makanan yang aku bisa masak, aku yakin kalau dibuat dengan cinta pasti enak hahaha~~ *apabangetdeh*

 

Aku pun segera beralih ke dapur. Saat didapur aku lihat dikulkas ternyata ada semua bahan masakan yang aku butuhkan dan aku pun langsung memasak makanan yang sudah lumayan lama terekam diotakku.

 

-SKIP TIME-

 

Cha~ sudah jadi deh masakanku, wahh harum sekali. Aku cobain makananku sedikit agar aku tau apa yang kurang, hmm enak ternyata jadi tidak perlu menambahkan garam ataupun itu.

 

“Makanannya sudah siap~” teriakku dan langsung membawa makanan untuk 12 orang itu ke meja makan.

 

“Wahh harumm~ pasti enak, ya kan Channie?” ujar namja bernama Baekhyun itu pada Chanyeol mungkin yang ia maksud.

 

Ne, benar. Mari kita makan~ sebelumnya gomawo makanannya.” Ucap Chanyeol dengan senyuman yang memperlihatkan sederetan giginya padaku.

 

Ne, sama-sama tuan. Kalau begitu aku ingin pergi ke dapur untuk mencuci peralatan masak tadi, permisi.” Kataku dan berbalik pergi ke dapur, tapi ada sebuah tangan yang menahanku. Aku pun berbalik melihat siapa yang menahan tanganku.

 

“lebih baik nanti saja mencucinya, lagipula kau juga belum makan siang bukan? Ayolah tak apa makan bersama kami disini. Dan satu lagi jangan memanggil kami tuan, aku rasa kurang begitu pantas didengar seperti yang aku bilang tadi panggil kami Oppa saja lagipula umur kita tidak berbeda jauh cho (kan)?” ujar namja yang menahan tanganku yaitu Jongin oppa dengan senyum yang merekah.

 

Ne, betul itu kami setuju denganmu Kai. Ayo duduk dan makan bersama kami disini. Lagipula kau kan seharusnya mulai bekerja besok jadi sebagai gantinya mari makan bersama kami.” Kata Chanyeol demgan dilanjutkan oleh anggukan para member EXO kecuali si strange namja itu. Aku bingung seberapa bencinya sih namja itu padaku?

 

“Tapi, aku rasa kurang pantas jika aku duduk satu meja makan dengan kalian.” Kataku sambil melepaskan genggaman Jongin oppa pada tanganku.

 

“Sudah lah, kalau yeoja itu tidak mau itu lebih baik untukku.” Ujar si strange namja dengan ketusnya sambil menatapku tajam.

 

“Benar apa katanya, lebih baik aku kebelakang saja. Permisi.” Kataku dan langsung pergi kedapur dengan amarah yang kutahan dalam hati. Kalau saja aku bukan sedang berpura-pura jadi pembantu, sudah ku remuk-remuk mukanya itu. Menyebalkan!

 

“Dasar seenaknya saja dia. Namja nyebelin, aneh, ketus, dingin, ga jelas pula. Ish.. terus aku harus cuci ini semua dengan tanganku yang habis di rawat 4 hari lalu ini? Ahh, aku kan punya sarung tangan plastic lebih baik aku menggunakannya agar tanganku yang halus ini tidak menjadi kasar.” Gumamku.

 

“Haneul-ssi, tidak baik bergerutu seperti itu. Ada apa eoh? Maafkan saja, aku yakin kau baik. Jangan masukkan kehati kata-kata adikku yang satu itu. Dia sebenarnya anak yang baik dan manis kok tenang saja.” Ucap namja dengan senyum yang tiba-tiba berjalan dibelakangku dan tentunya membuatku kaget.

 

“Ne, tuan.” Ujarku pada namja yang berwajah imut itu.

 

“hey, tadi Kai sudah bilang bukan, jangan memanggil kamu tuan tapi Oppa. Arasseo? Ah adikku yang tadi itu namanya—“

 

“Luhan Hyung, cepat bereskan piring makanmu!” teriak salah satu member yang aku belum begitu familiar dengan suaranya.

 

“tunggu yah, nanti kita lanjutkan lagi. Aku ingin membereskan piringku dulu.” Oh, jadi namanya Luhan. Sepertinya dari nama bukan orang Korea. Tapi tadi dia hampir member tau nama si strange namja. Apa perlu aku tau nama strange namja itu? Kurasa tidak, nama yang ku berikan sudah cocok untuk dirinya.

 

 

TeBeCe kekeke~~

 

Mau tau kelanjutannya kaya gimana? Tunggu chapter selanjutnya..

Nahh,, siapa pun yang bisa nebak siapa sih Strange Namja yang dimaksud disini? Yang bisa jawab bakalan author masukin kedalam Cast walaupun bukan Main Cast tentunya, tapi yang bisa jawab dengan benar akan secara bergilir masuk ke dalam Other Cast. Yang mau coba harus, wajib, kudu kasih tau:

 

Jawaban kalian                              :……

Nama                                                  :……

Karakter yang akan dipakai      :……

Sifat si karakter                               :……

 

Berminat? Langsung aja comment dibawah.. ^^

 

Iklan

16 pemikiran pada “WHAT?? -Strange Namja- (Chapter 1)

  1. Keren thor…
    Penasaran..
    Kalo menurut ku sehun/kris/tao
    Nama :atul
    Karakter :je byung (jeby)
    Sifat :pendiam,baik,tapi sadis (biasnya jeby jongin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s