Kiss & Hug (D.O ver)

Main cast : song hyu ra (OC)
Do Kyungso a.k.a D.O

Other Cast: Exo Member

Genre: School life, romance maybe

Leagh : long shoot (oneshoot)
author : JAYpopys
twitter (@yeoUnhyy)
FB (noni kartiikaa)

D.O_副本

Okey tanpa banyak berpikir dan menunda banyak waktu kini D.o ver, maaf kalau ceritanya agak gaje dan tak masuk akal tolong dimaklumi. Thekyu buat admin dan reders

Hati-hati typo bertebaran mohon dimaklumi karena authornya masih tingkat amatir hehe
tenkyu for all :* termasuk Fikaa,olaa,cica dan dian yang nemanin nulis saat malam minggu

Happy reading

Seoul kini di hujani angin musim gugur bagaimana tidak sekarang sudah memasuki awal bulan september, dedaunan yang tadinya hijau kini berganti menjadi kuning dan mulai gugur satu persatu.

Di sebuah rumah yang sangat mewah terdengar orang-orang sedang bersuka cita merayakan ulang tahun seorang gadis yang bermarga Song

“seangil cukhai hammida,seangil cukhai hammida sarangahanaeun Hyu ra seangil cukhai hammida” terdengar lantunan lagu khas jika seseorang sedang merayakan ulang tahun

Tampak seorang yeoja yang berparas cantik tersenyum bahagia ditengah-tengah orang-orang yang sedang bernyanyi untuknya

“gamsamida” ucapnya dan senyuman manis nan tulus itu masih saja terpampang jelas di wajah cantik yeoja bernama Song hyu ra ini

“cepat tiup lilinnya nak” kini terdengar suara yang agak berat yang berasal dari appa hyu ra

“jangan lupa make a wish nona” namja yang sangat imutpun ikut berucap untuk nonanya

“iya hyu joon” masih terseyum menatap adik lelakinya dan akhirnya diapun mengalihkan pandangannya kearah kue dan mulai menutup mata kemudian mulai memohon

Song Hyu Ra seorang gadis yang cantik, barasal dari keluarga kaya, pintar nan cerdas ini masih berusia 17 tahun ia bersekolah di SSHS ( Seoul Senior high school) berada di tingkat dua, memiliki kepribadian aneh seperti ceroboh namun dia masih hanya sekedar yeoja yang sangat ceria dan ramah terhadap orang-orang

Setelah berdoa dia kemudian membuka mata tiba-tiba ia melihat sebuah kotak yang telah dibungkus cantik berada di depannya, diapun menatap aneh omma,appa dan adik laki-lakinya itu

“nuna, itu hadiah dari appa, omma dan aku coba dibuka” hyu joon menatap lekat mata nunanya yang sangat ia sayang dan ia pun berhasil mendapat satu senyum tulus yang manis

“seharusnya kalian tak perlu memberiku hadiah” dia berkata seolah tak membutuhkan apa-apa lagi karena ia telah mempunyai sesuatu yang sangat berharga bukan uang atau rumah mewah melainkan kasih sayang yang selalu keluarga kecilnya ini berikan kepada hyu ra dengan ketulusan

Namun mata hyu ra tak habis pikir perkataannya membuatnya salah dimata ketiga orang yang kini sedang menatapnya tajam yang seolah berkata tak ada kata penolakan, akhirnya karena tak merasa enak ditatap seperti itu ia pun segerah membuka kotak yang lumayan besar namun BINGO isinya hanya ada secarik kertas dan rupanya adalah Tiket konser Exo, yah exo boy band dibawa naungan SM entertaiment yang akhir-akhir ini sangat naik daun.

Mata hyu ra seketika terbelalak melihatnya, dia merasakan sesuatu dalam hatinya meledak-ledak kemudian dia alihkan pandangannya kepada ketiga orang itu masih dengan raut wajah ang tak bisa ditafsirkan

ARRKKKHHH

Suara teriakan akhirnya terdengar dan Hyu ra hanya bisa melompat-lompat kegirangan seraya memeluk ketiga orang yang sekarang kini mulai terkekeh akibat kelakuan dari hyu ra.

-skip-

Kini hyura sedang berjalan melewati koridor sekolah sambil bersenandung kecil, dia masih tak mengira bahwa omma dan appanya membiarkannya untuk menonton konser ini padahal saat konser super junior hyura sama sekali tak mendapat izin, hyura sangat menyukai k-pop hampir semuah boy band korea ia mengetahuinya namun ia tak sepertilah fans-fans Fanatik karena appa dan ommanya melarangnya mengoleksi poster,album bahkan melarang hyura pergi menghadiri sesi tanda tangan bahkan konserpun tak dibolehkan namun entah mengapa orang tua hyura mengizinkan hyura menonton konser exo kali ini dan merupakan konser pertama yang akan dia hadiri.

Hyura masih bersenandung kecil

BRRUK

Tiba-tiba saja entah dari mana datangnya murid-murid yeoja sekolahnya yang sedang berlarian berlawanan arah dengannya dan sukses menabrak hyura hingga dia terjatuh

“aist, jinja” gerutunya seraya berdiri dan mencoba untuk membersihkan seragamnya

“yak, hyura apa yang sedang kau lakukan disana?” tiba-tiba terdengar suara seorang yeoja

Dan kini hyura telah sukses melihat dua orang yeoja, seorang bernama rira dia seorang yang sangat cerewet dan suara yang hyura dengar tadi itu berasal dari mulut cerewet si rira, sedangkan yang satunya bernama ji eun dia seorang pendiam dan memakai kacamata dia juga book princess

“eobseo, hanya lagi-lagi terjatuh dan penyebabnya karena mereka lagikan?” hyura berucap sambil melihat dan menunjuk kumpulan yeoja-yeoja bahkan namjapun ada di sana dan siapa yang mereka kerumuni Yupz EXO. Memang tidak semua member exo bersekolah hanya baekhyun,chanyeol,d.o,tao,kai dan sehun dan itu berhasil membuat setiap hari sekolah ini sangat bising akan teriakan

“memang susah kalau artis yang lagi naik daun satu sekolah dengan kita” kini jieun melontarkan kata-kata itu seraya memperbaiki letak kacamatanya

“aist sudalah, lebih baik kita ke kelas” rira atau Park rira kini menarik tangan kedua sahabatnya agar menjauh dari tempat sebelumnya dan berjalan menuju kelas

“hyura-ya kelihatannya kau sangat senang?” terlihat dari tatapan mata hyura yang berbinar akan senang hingga Rira tak bisa tak bertanya pada sahabanya itu

“ahh, kalian tau aku diizinkan untuk nonton konser EXO” nada bicara hyura seakan sedang menjerit menandakan betapa senangnya dia dan menatap kedua sahabatnya dengan mata yang seakan tersenyum kearahnya

“jinja?” ucap kedua temannya secara bersamaan seraya membelalakan mata dan mereka hanya mendapat anggukan yang begitu antusias dari hyura

“ini pasti akan sangat menyenangkan ini konser pertama yang aku nonton temani aku ya?” hyura memohon dengan menggunakan senyum khasnya yang biasanya tak bisa ditolak oleh kedua orang ini

“hyura-ya aku akan menemanimu tapi sepertinya jieun tidak bisa katanya hari minggu keluarganya akan berkunjung ke jeju karena neneknya disana sedang sakit”

“benarkah jieun?” hyura bertanya dengan nada lirih karena salah satu temannya tak bisa menemaninya melihat konser pertamanya, padahal ia ingin sekali mengajak jieun karena ia tau bahwa jieun adalah fans dari sehun Exo

“hmm” jieun hanya menunduk tak berani menataapo wajah hyura karena tak ingin sahabatnya kecewa

“tapi apa yang membuat orang tuamu akhirnya menyetujui kau nonton konser?” jieun melajutkan kata-katanya karena heran perubahan sikap dari orang tua hyura yang tadinya sangat tak suka hyura pergi ke acara seperti itu

“molla, aku juga heran tapi sudalah mungkin ini hadiah ulang tahun untukku” ucapnya dengan menggerakkan kedua bahunya keatas tanda bahwa ia sama sekali tak tau pemikiran orang tuanya

“geure, benar juga kemarin tanggal 1 september itu hari ulang tahunmu” ucap ji eun

“ehh hyura-ya sebenarnya kemarin aku dan jieun mau kerumahmu tapi sayangnya ommaku tak mengizinkan karena suhunya lumayan dingin” rira menatap hyura dengan tatapan kecewa

“sudalah aku mengerti ko” kini senyuman Hyura kembali menyambut kedua sahabatnya itu dan selalu sukses membuat rira dan jieun membalas senyuman hyura dengan tulus. Itulah mengapa mereka mudah saling memaafkan karena adanya saling pengertian dari masing-masing sehingga membuat mereka dapat mengerti perasaan satu sama lain.

….

Istirahatpun tiba seperti biasa hyura,rira dan jieun sedang duduk manis disalah satu bangku untuk menikmati makanan mereka tapi seperti biasa juga mereka tak bisa makan dengan tenang selalu saja ada suara teriakan yang mewarnai kantin

“kalau begini terus gendang telingaku bisa pecah” jieun berkata sambil menatap bangku tempat member Exo duduk

“yak jieun sejak kapan kau peduli dengan teriakan-teriakan mereka huh?” Hyurapun menatap jieun dengan jail diikuti dengan rira karena tak biasanya jieun mengomentari sesuatu namun kali ini berbeda akhirnya jiuen berhasil membuka mulut untuk mengkritik sesuatu. Jieun tak menjawab pertanyaan hyura malah memberikan tatapan tajam kearah dua sahabatnya itu

“tapi hyura-ya apa kau tau semua megenai member exo?” rira mengalihkan pembicaraan dan mulai menatap lekat hyura namun sayang hyura hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya

“Mwo? Kau mau menonton konser mereka tapi tak tau siapa saja membernya?” mata rira kini berbulat karena tingkah hyura, rira berikir karena hyura ingin menonton konser exo pasti hyura sudah tau betul seluk beluk EXO namun sayang ternyata TAK SAMA SEKALI

“cakkaman, aku kembali kekelas sebentar jagan kemana-nama eoh?” setelah rira mendapatkan anggukan dari kedua temannya itu,akhirnya diapun berlari dengan kecepatan yang tak menentu. Tidak cukup 15 menit rira pun kembali dengan membawa sesuatu di tangannya

“yak itu apa?” jien yang tadinya masih sibuk dengan buku dan makanannya kini penasaran dengan apa yang rira bawa

Dengan nafas yang masih memburu “ahh capek,eoh ini? ini poster big Exo, aku dapat dari majalah kemarin” jelas rira sedangkan kedua temannya itu hanya bisa menatap bingung seakan bertanya ‘untuk apa dia membawa poster exo’

“hyura-ah mari kukenalkan exo,mau secara detai atau secara singkat saja?” rira kini memandang Hyura dengan tatapan seakan meminta jawaban atas pertanyaannya

“SINGKAT” belum sempathyura menjawab,jieun kembali lah yang menjawab pertanyaan dari rira tanpa memalingkan wajahnya kearah buku yang dibacanya dan itu sukses membuat rira menatap tajam kearah jiuen

“jieun-ah , aku bertanya pada hyura bukan padamu. Tapi semenjak kapan kau berubah menjadi orang yang banyak bicara eoh?” tak ada jawaban yang diberikan oleh jieun,ia masih saja berkutat dengan bukunya

“aist sudalah, rira terserah kau saja mau detail atau singkat aku tak peduli” hyura kebingungan dengan sikap kedua sahabatnya ini dan kalau bukan dia yang melerai perkelahian antara rira dan jieun siapa lagi?.

Rira kini mulai membuka poster jumbo yang tadi dibawanya dan menujukkannya pada hyura “oke, EXO boyband dibawah naungan SM ENTERTAIMENT, suara bagus,jago dence,tampan dan cool itulah peson-“ belum sempat rira menyelesaikan perkataannya hyura mentap tajam rira seakan tatapannya berucap ‘rira yang aku mau tau hanya membernya’

“aist jangan mentap ku seperti itu, oke kita langsung pada intinya” rira pun menujuk satu persatu wajah yang ada pada posternya itu

“ini Suho dia leadernya kris juga leader mereka berdua biasa disebut sebagai omma dan appa untuk member lainnya, kemudian ini baekhyun vocalis utama, D.o dia juga vocalis utama,chen juga, xiumin juga,luhan juga, ini chanyeol reapernya tao juga, ini kai main dacernya lay juga dan sehun dia adalah magnenya” ujarnya panjang lebar seraya masih menujuk-nunjuk poster tersebut

“kira-kira bias kamu siapa?” rira kembali berucap dengan wajah penasaran

“Molla, tidak ada yang spesial diantara mereka tapi,,,” hyura menghentikan kata-katanya sehingga rira semakin penasaran

“tapi, apa?” bukana jawaban yang ia dapatkan melainkan wajah bodoh dari seorang song hyura yang masih menatap lekat poster rira

hening

hyura masih saja menatap lekat-lekat poster itu, menerka siapa yang menjadi biasnya. Jieun masih sibuk dengan bukunya sedangkan rira hampir kehabisan kesabaran karena seorang hyura yang terlalu lemot memilih bias

“hyura, kau tau baekhyun,chanyeol,d.o,tao,kai dan sehun lah yang sama sekolah dengan kita mereka angakatan 3 jadi mereka sunbae kita” rira kembali menujuk-nunjuk poster tersebut

“rira-ah nama namja ini siapa?” akhirnya sekian lama menunggu akhirnya hyura menunjuk wajah seseorang dan Bingo

“ohh itu akukan sudah bilang tadi dia itu adalah LUHAN, XI LUHAN dia orang cina” jelas Rira dan anggukanlah yang didapatkannya

“baiklah, Xi Luhan adalah bias ku dia cute seperti kyukhyun suju dan yoseob beast kalau kau dan jieun bias kalian di exo siapa?”

“oh oke, kalau aku ini, chanyeol. Park chanyeol sunbae kita” ucapnya seraya menunjuk wajah yangada diposter tersebut

“jieun-ahh bias mu siapa?” hyura kini merampas buku yang sedari tadi jieun baca dan menatapnya dengan tatapan memohon

“KAI”ucapnya cuek kemuadian merampas kembali bukunya dan itu sukses membuat hyura mempotkan bibirnya

“tapi dia juga imut rira,siapa namanya?” kini rira kembali jengkeldengan pertanyaan hyura

“hyura-ya kau ini pelupa atau pikun, aku sudah capek dari tadi mengoceh dan kau sama sekali tak mengingat apa yang kukatakan”

“mianhe” hyurapun tertunduk,sebenarnya hyura mendengar tapi sebuah wajah yang terpampang jelas di poster membuatnya terhenyak hingga tak bisa mendengar apa yang rira katakan dan wajah itu bukanlah wajah Xi luhan atau biasnya melainkan wajah dengan mata bulat dan bibir yang agak tebal.

“itu Do kyungso atau sering disebut D.o” gumam rira dan kini kembali anggukan yang didapatnya dari hyura.

Wajah seorang namja yang bernama D.o lah membuat hyura tak bisa memalingkan wajahnya dari poster itu, dia tak tau mengapa saat melihat wajah D.o dia merasa ada sesuatu yang aneh dari dalam dirinya.

Hyura, rira, dan jieun masih sibuk dengan apa yang mereka lakukan dan tanpa mereka sadari ada dua bola mata yang sedang menatap lekat ketiganya, bukan ketiganya juga si melainkan menatap lekat yeoja yang berparas cantik,manis dan imut yang bernama Song hyura, diasaat Hyura tersenyum kearah kedua sahabatnya dua bola mata itupun seakan tersenyum karena melihat betapa indahnya manik mata hyura saat sedang tersenyum.

“mata yang indah” ujarnya

…..

Akhirnya hari yang ditunggu hyura pun tiba, bersama dengan rira mereka berdua tampak berdiri manis untuk menunggu antrian masuk. Hyura telah siap dengan berbagai macam atributnya ada kamera, bando yang bertuliskan Xi Luhan, lighstiknya dll sedangkaan rira tak jauh beda dengan hyura namun tangannya dan lehernya kini sudah tergantung dengan cantik sebuah gelang dan kalung yang bertuliskan PARK CHANYEOL

Lama menunggu antrian mereka pun akhirnya masuk dan duduk di deret bangku penonton

Konserpun dimulai

Teriakan khas dari fan girl exo kini sudah terdengar nyaring di telinga hyura, rira pun begitu apa lagi yang dilakukannya kalau tidak meneriaki biasnya Park chanyeol. Hyura hanya duduk manis sambil memegang lighstiknya semudian dia ayunkan ke kanan dan ke kiri

Exo pun menyanyi dengan lagu pembukaan MAMA hampir semua penonton menyanyi sambil mengiringi exo, sedangkan hyura hanya masih duduk dengan tenang seraya mengayunkan lighstiknya, dia akhirnya tau bahwa menonton konser tak begitu menyenangkan

Lagu demi lagu mulai mereka nyanyikan tiba saat baekyun dan D.o mulai naik untuk menyanyikan lagu Angel, manik mata hyura yang tadinya merasa kejenuhan kini berbulat betul ia tak tau apa yang sebenarnya terjadi padanya, saat melihat namja bernama d.o itu bernyanyi entah setan apa yang membuatnya ikut bernyanyi tak mau menyia-nyiakan momen itu hyura akhirnya mempergunakan kamera yang tadinya tak tersentuh sedikitpun akhirnya kini telah terisi gambar D.o dengan berbagai ekspresi saat bernyanyi.

Konserpun selesai hyura dan rirapun segerah keluar menuju lobby

“Rira-ah tunggu aku sebentar, aku mau ke toilet” setelah mendapat anggukan dari rira akhirnya Hyurapun bergegas meninggalkan rira dan berjalan menuju toilet

Di toilet

Seusai hyura buang air kecil ia pun keluar dari toilet seraya melihat gambar-gambar hasil karyanya melalui kamera, hyura tampak tersenyum kecil dan tanpa hyura sadari

BBRRUUK

Ia menabrak dada bidang milik seorang namja yang ia tak tau siapa pemiliknya

“ahh appo, mianhe jeongmal mianhe” hyura tampak meringis kesakitan hingga memegangi keningnya dan takut melihat siapa orang yang mempunyai dada bidang akhirnya mencoba meminta maaf

“ohh, gwencana” ujar seorang dengan suara yang hyura kenal namun dengan nada yang datar, walaupun ia masih ragu akhirnya iapun mencoba untuk mengangkat kepala memberanikan dirinya untuk melihat siapa yang sebenarnya yang ia tabrak

DEG-

Hyura memasang wajah bodohnya didepan seorang namja yang baru tadi ia liat di kameranya, yah namja itu adalah DO kyungso atau D.o namja yang baru-baru ini dapat menyita perhatian dari seorang yeoja cantik SONG HYURA sedangkan D.o hanya menatap hyura dengan datar

Hyura tak tau saat melihat manik mata hitam bulat milik D.o jantungnya seakan sedang berlomba lari, wajahnya kini mulai memanas dan tak hyura dan D.o lama sekali bertatapan hingga akhirnya hyura memberanikan membuang wajahnya ke arah lain

“mianhe D.o-ssi aku tak sengaja” tak bisa menahan perasaannya yang campur aduk, akhirnya hyura berlari meninggalkan d.o

D.o berbalik menatap yeoja yang pergi meninggalkannya tanpa ekspresi, ia tak tau mengapa yeoja ceroboh seperti hyura harus menjadi takdir hidupnya kelak

D.o pun kembali berjalan namun saat ingin melanjutkan langkahnya, ia merasakan ada sesuatu yang menghalangi kakinya dan BINGO itu adalah kamera milik yeoja ceroboh itu

Tanpa banyak pikir akhirnya ia pun mengambil kamera itu dan memeriksa apa saja isi dari kamera itu dan secarik senyum berhasil terlihat jelas di wajah d.o yang tadinya datar tak berekspresi

“mengaku fans Luhan, tapi di kamera miliknya tak ada satupun foto Luhan Hyung kau sungguh menarik Hyura” yah d.o tau bahwa hyura suka luhan karena dari bando yang bertuliskan nama XI luhan. Dengan kamera yang masih berada di tangannya dan matanya masih tertuju pada kamera itu d.o pun kembali berjalan

……..

“hyura-ahh kau kemana saja hah?” ucap rira dengan nada yang agak tinggi karena sekarang sudah jam 09.00 PM KST rira merasa kecapean saat menunggu hyura

“ahh mianhe tadi ada masalah sedikit” kata-kata hyura berhasil membuat Rira membulatkan matanya khawatir

“apa yang menjadi masalah?apa kau baik-baik saja?apamu yang sakit?” tanya rira bertubi-tubi sedangkan hyura yang mendengarnya hanya bisa terkekeh karena sikap berlebihan dari rira

“gwencana, aku hanya tak sengaja menabrak seseorang”

“geure, ayo kita pulang”

“ne”

…………..

saat sampai di rumah, hyura tampak bingung banyak sekali orang yang sedang berada di rumahnya

“aku pulang” ujarnya dengan nada yang lirih menandahkan bahwa hyura tampak kelelahan

Semua mata tertuju pada hyura, hyura tampak kaget seorang yang baru saja dia tabrak kini sudah duduk manis bersama dua orang didekatnya dan juga appa, omma, serta hyun joon pun duduk dengan manis di kursi rung tamu

Manik mata hyura tak bisa berhenti menatap orang-orang yang ada didepannya, hyura tampak bingung dan memasang wajah bodoh ala hyura jika sedang bingung tanpa ada sama sekali penjelasan yang menjelaskan apa yang mereka lakukan.

“chagia bagaimana konsernya?” appa hyura berucap hingga berhasil membuyarkan lamunannya

“oeh?” hyura masih saja memasang wajah bodoh di depan orang-orang yang kini menatap  bertanda menginginkan jawaban hyura

“ohh, konsernya DAEBAK” ujarnya, sedangkan D.o hanya menatap datar kearah hyura

“dasar yeoja ceroboh”runtuk D.o dalam hatinya jika melihat tampang hyura yang bodoh dan saat mengingat peristiwa yang baru saja terjadi

“bagus kalau begitu” kini omma hyura berucap dan hyura hanya bisa terseyum canggung namun saat menatap D.o senyumnya seakan pudar karena tatapan tajam dan datar dari d.o

“nona ayo duduk di samping hyun joon” mendengar perkataan hyun joon akhirnya hyurapun segerah duduk di samping hyun joon

“wahh, hyura-ahh ternyata adalah seorang yeoja yang sangat sopan,manis dan cantik tidak salah kita menjadikannya menantu”  kata-kata itu sukses meluncur bebas dari mulut seorang ajumma dan sukses membuat hyura kini membulatkan mata

“WHAT? Menantu? Appa, omma sebenarnya apa yang terjadi?” runtuk hyura dalam benaknya.

“hyura-ah kenalkan ini ajussi Do kyung joon, ajumma Do sekyung dan anaknya DO kyungso kukira kau pasti mengenal kyungso karena diakan member Exo dan juga kalian satu sekolah” ujar appa hyura dan anggukan hyura melayang bebas di depan semua mata yang menatapnya

“kyungso akan dijodohkan dengan mu hyura” sambung ajumma sekyung,

BYYUURR

Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh umma D.o , hyura yang tadinya sedang minum langsung memuncratkan minuman yang tadinya sudah ada di dalam mulutnya itu dan sukses membuat D.o yang berada di depan hyura basah kuyub akibat ulah kecerobohan Hyura

“aistt jinjja, sudah kuduga akan seperti ini kenapa si appa dan umma harus menjodohkanku dengan yeoja ceroboh ini”pikir D.o dan melempar tatapan tajam

“mianhe d.o ssi aku tak sengaja” uajrku sedangkan yang lainnya hanya tertawa melihat kejadian itu

“aigo, hyura-ahh tak usah minta maaf , mala ajumma mau berteri kasih padamu karena dengan itu dia bisa merasakan hukumannya” ucap ajumma atau umma d.o, semua masih tertawa sedangkan d.o dan juga hyura tak berani saling bertatapan

“hyun joon-ahh antar D.o hyung untuk berganti baju” ucap appa hyura dan hyunjoon pun menarik D.o membawanya untuk berganti baju

……………

Sudah pukul 02.00 am KST hyura masih saja tetap terjaga, ia masih tak percaya bahwa seorang DO kyungso akan menjadi jodohnya, ia sebenarnya gampang saja unruk menolak namun karena tak ingin merusak tali persaudaraan antara keluarga Do dan keluarga Song mau tak mau hyura harus menyetujuinya. Hyura memang anak yang selalu patuh terhadap orang tua, ia tak pernah membantah orang tuanya sedangkan D.o? hyura tampak bingung mengapa D.o tak menolaknya itulah alasan mengapa ia sampai sekarang masih terjaga tak bisa terlelap. Ia juga akhirnya tau alasan mengapa orang tuanya mengizinkannya menonton konser Exo, karena gara-gara perjodohan yang hyura anggap sangat kekanakan ini

Matahari kini telah menunjukkan sinarnya, namun tak ada tanda-tanda bahwa hyura akan bangun ia masih saja sibuk dengan dunia mimpinya

“HYURA BANGUN APA KAU TIDAK MAU KESEKOLAH?” teriak umma hyura namun tak berhasil, hyura bukanlah tipe orang yang sering bangun telat namun karena situasi yang tak mendukung hyura bisa saja tak bangun hingga keesokan harinya jika sedaang betul-betul mengantuk *Wadau hyura kelewatan ni hahahe aits lupakan* umma hyura sudah tau akan jadi seperti ini jadi mau tidak mau ia harus memakai jurus andalan untuk bisa membangunkan hyura dari mimpi indahnya

BYYUURR

Tubuh hyura sukses basah kuyub dan juga sukses membuat hyura bangun dari tidur lelapnya

“Aistt umma, apa yang umma lakukan?” ucap hyura sambil mengosok-gosokan matanya

“cepat mandi, kyungso sedari tadi sedang menunggumu” ucapnya dan

O_O

Bukan karena ucapan ummanya sehingga hyura membulatkan matanya tadi seseorang yang kini sedang berdiri manis di pintu kamar hyura seraya melipat kedua lengannya di dada dilengkapi dengan gelengan dan tatapan merendah

“aist kenapa namja itu ada di sini”pikir hyura, dan hyura karena malu akhirnya melesat pergi menuju kamar mandi

Sedangkan d.o dan umma hyura kembali turun menuju ruang makan

“dasar gadis Ceroboh, berapa kali aku harus mengatakannya” ucap D.o dalam hatinya sehingga orang-orang tak ada yang bisa mendengarkannya

Setelah beberapa menit kemudian hyurapun turun dan menikmati sarapan bersama keluarganya plus D.o tentunya

“kyungso-ah makan yang banyak ya” perinta appa hyura

“ne ajussi, gumawo” D.o memamerkan senyum terindahnya di depan calon mertuanya itu

Hyura yang melihat itu hanya bingung, bingung karena sikap d.o, bingung kaena untuk apa d.o berapa dirumahnya sepagi ini

“d.o –ssi untuk apa kau berada di rumahku sepagi ini” ucap hyura dengan memasang wajah yang polos bertanda ak tau apa-apa

“kita akan pergi bersama di sekolah, pulangpun juga akan seperti itu” ujarnya tanpa melihat sedikitpun kearah hyura, hyura yang mengerti hanya bisa mengangguk ragu tak puas denga jawaban D.o

“ajumma, ajussi, hyunjoon kami pergi dulu” ucap d.o dengan santun dan aggukanlah yang mereka dapatkan

“kyungso hyung jaga nuna ku baik-baik ne?” hyun joon yang tadinya diam akhirnya menunjukkan cerewetnya seatero incheon dengan tatapan evil yang ia tujukan kepada hyura

“aist anak ini”runtuk benak Hyura seraya menatap adik laki-lakinya itu dengan tatapan yang sulit diartikan

“ne hyunjoon” ucap d.o ramah sambil mengacak-acak rambut hyun joon

………..

Di dalam mobil tak ada sama sekali pembicaraan, d.o sibuk menyetir sedangkan hyura sibuk menstabilkan detak jantungnya yang tak normal jika berada di sekitar d.o, hyura terus saja menatap keluar jendela

“d.o ssi nanti turunkan aku sebelum gerbang sekolah ne?” entah setan apa yang membuat hyura berani berbicara dengan d.o , namun tak ada pilihan lain karena jika ia ketahuan semobil dengan d.o sang selebritis mungkin hyura tak akan selamat dari fan girls d.o dan juga para paparazi yang jail

“hmm” d.o masih saja sibuk dengan kegiatan menyetirnya dan hyura kembali menatap keluar jendela

Tidak lama akhirnya mereka sampai di depan sekolah, sudah terlihat beberapa murid sedang berjalan dan saat yang bersamaan d.o akhirnya menghentikan mobil kemudian terlihat seorang yeoja yang berparas cantik turun dari mobil yang Mewah.

Sikap d.o sangat dingin pada hyura, saat hyura turun dari mobilpun ia tak pernah mengalihkan pandangannya dari depan sedangkan hyura akhirnya dapat bernafas lega karena dapat mengakhiri kecanggungan yang terjadi padanya dan d.o

Namun tanpa hyura sadari ternyata ada beberapa yeoja yang notabene adalah fan girlsnya d.o yang menatap hyura tajam seakan tatapan itu mengandung kata mati kau

Disisi lain sikap d.o yang dingin pada hyura sebenarnya karena ia tak mau ambil pusing ia telah memahami sikap yeoja, sikap selalu manja dan pada akhirnya mencampakkan namja disaat namja itu sudah terlalu mencintainya sama seperti yang seseorang lakukan padanya dulu, sejak saat itulah d.o ingin menutup hati pada seorang yeoja manapun dan memulai debutnya agar ia mudah melupakan seseorang itu namun sayang usaha yang d.o lakukan hasilnya nihil ia sama sekali tak bisa melupakan orang itu, itulah alasan mengapa d.o menyetujui perjodohan ini agar dia dapat cepat melupakan yeoja yang telah mencampakkannya dulu.

…..

Kini hyura terlihat berjalan gontai menyelusuri koridor sekolah menuju kelasnya, banyak sekali pertanyaan yang ada di benaknya, ia juga tak tau kesalahan apa yang membuatnya menjadi orang yang sangat bersalah dihadapan D.o namun di balik itu semua ia merasa menjadi orang bodoh jika berada di sekitar D.o

Di dalam kelas

Sudah terlihat dua sahabat hyura yang duduk manis di antara bangku-bangku milik murid-murid, sebenarnya hyura ingin sekali bercerita kepada sahabatnya tentang apa yang terjadi namun jika ia mengingat sikap d.o padanya ia akhirnya menghentikan niatnya

“rira-ah jieun-ahh kalian sedang ngobrol apa?” ujar hyura sambil menarik kursi dan mendudukinya

“eobseo, aku hanya menunjukkan hasil gambar-gambar hasil karyaku di konser semalam kepada jieun” jawab antusias rira sedangkan jieun hanya menatap rira tajam karena nada suaranya terlalu tinggi hingga membuat sebagian orang yang dikelas memandang aneh kearah keiga yeoja itu

“ahh kameraku? Di mana aku menyimpannya?” kini hyura teringat kameranya yang ia lupa dimana ia menyimpannya padahal isinya itu hanya ada gambar-gambar d.o bebrbagai ekspresi saat bernyanyi jika hilang kenangan akan konser pertamapun akan hilang

“kameramu, kau tidak atu meletakkannya dimana?” jieunpun kini ampak antusias saat mendengar kamera hyura yang hilang

“seingatku kau membawa kameramu bersama denganmu saat pergi ke toilet kemarin” rirapun mencoba untuk membantu hyura yang tampak kebingungan

“ahh ben-“ belum sempat hyura menyelesaikan kalimatnya ternyata ia mengingat kejadian saat d.o dan dirinya bertabrakan dan saat itulah kamera miliknya terjatuh dan saking tegangnya ia tak berani mengambil kamera itu kembali malah meninggalkannya

“jadi kau mengingatnya” ujar jieun

“apa kamera itu sudah hilang, atau d.o menemukannya tapi belum tentu d.o mengambilnya atau sekarang sudah ada yang mengambilnya ahh otokke?”runtuk hyura dalam benaknya ia tak sanggup membayangkan apa yang terjadi jika kamera hyura ada pada d.o jika dibandingkan lebih baik kamera itu dipungut orang saja namun terdesir rasa kecewa karena itu adalah kenangan berharga yang dia dapatkan saat menonton konser perdananya

Merasa diacuhkan rira dan jieun menatap bingung sahabatnya ini, hyura memang selalu lupa dimana ia meletakkan barang-barangnya namun yang lebih rira dan jieun herankan jika tentang pelajaran jangankan rumus yang dihafal hyura titik koma bacaan pun ia hafal

“YAK” teriak Rira dan jieun bersamaan dan sukses membuyarkan lamunan hyura

“eoh? Ahh biarkan saja kamera itu lagian tidak ada yang spesial di dalamnya” ujar hyura dengan nada yang agak lirih sedangkan kedua temannya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah hyura yang diambang batas normal

DDRRIINNGGG

Pelajaran pun dimulai namun hyura masih saja tenggelam dengan pertanyaan-pertanyaan yang masih terpampang jelas di pikirannya

“anak-anak sekarang kita akan mempelajari musik modern korea dan sebagai awal sumbae kalian baekhyun dan kyungso akan bernyanyi di depan kalian semua. Namja keren nan tampan ini akhirnya masuk kelas dan sukses lagi membuat kelas riuh akan teriakan khas dari yeoja

Hyura yang tadinya masih sibuk dengan pemikirannya sendiri kini tertegun saat melihat d.o memasuki kelasnya mata mereka saling beradu pandang, namun hanya sebentar d.o lansung mengalihkan pandangannya ke arah lain.

Seperti biasa hyura selalu terbawa suasana jika mendengar D.o bernyanyi, hyura tatap lekat ekspresi d.o saat sedang bernyanyi dan kini sesuatu dalam diri hyura kembali merasakan hal yang aneh, aneh karena stiap melihat lentingan mata d.o yang menatap kearahnya jantungnya seakan sedang berlomba lari, aneh karena kini ia merasakaan suhu badannya seakan memanas jika d.o lagi-lagi menatapnya dan semua itu sungguh membuat hyura tampak tersiksa

“gamsamida” ucap baekhyun dan D.o menunduk 90drajat ke arah siswa juga kepada yunho saem

Prak-prak-prok

Semua siswa bertepuk tangan yang menandakan betapa indahnya alunan lagu yang baekhyun dan d.o bawakan seakan murid-murid kelas sedang menonton konser perdana namun hanya ada satu murid yang tidak bertepuk tangan untuk baekhyun dan d.o yups benar itu adalah Hyura.

………

Akhirnya pelajaran terakhirpun selesai hyura kini tengah berjalan gontai menuju gerbang sekolah,sepi? memang sepi karena sebenarnya hyura pulang sejam setelah bel pulang sekolah terdengar nyaring ditelinga, kenapa? Karena hyura harus mengerjakan tugas dari saem di perpustakaan

Hyura kini telah menunggu bus di halte, namun tak ada tanda-tanda bahwa bus yang ia tumpangi akan lewat, rasa kantuknya pun mulai menyerang mau tak mau iapun terduduk tidur di halte bus

D.o yang mulai merasa kesal menunggu di parkiran tak melihat tanda-tanda akan kehadiran seorang yeoja ceroboh

“aist yeoja ceroboh itu, kemana dia pergi?” rasa frustasi d.o kini mulai menghantuinya karena kesal tak kunjung datang D.o akhirnya mulai  menyalakan mesin mobilnya dan mulai menjalankannya

Tidak lama d.o menyetir pandangan lucu menghadangnya, pandangan dimana seorang yeoja yang sedari tadi ia tunggu ternyata sedang tertidur pulas di halte bus

“dasar yeoja ceroboh, apa dia tidak takut jika ada yang mencelakainya” ujarnya seraya menghentikan laju mobilnya dan mulai turun

D.o tampak bingung, ia tak tau apa yang harus ia lakukan. Apakah ia harus membagunkan yeoja yang sedang tertidur pulas ini namun setega-teganya dia, ia tak ingin menganggu tidur pulas yeoja ini dan akhirnya pilihan yang hanya tertinggal yaitu menggendong yeoja membawanya masuk ke dalam mobil

Dengan sangat hati-hati D.o akhirnya menggendong hyura masuk kedalam mobil, ia sadari wajah hyura sangat dengan wajahnya hingga membuat D.o tampak gugup dan kini jantungnya berhasil berdetak diambang batas normal.

“kau yeoja ceroboh yang pernah ku kenal dan berhasil membuat jantungku kini berdetak tak normal sama yang seperti dia lakukan dulu” ucap d.o sambil memandang lekat wajah hyura seraya mendudukannya di jok bagian depan sambil memakaikannya sabuk pengaman

“biarpun mata mu tertutup tapi mangapa matamu selalu indah di mataku” ujarnya lagi, namun d.o cepat-cepat menepis prasangka-prasangkanya ia tak ingin lukanya yang dulu terbuka namun entah dengan alasan apa yang berhasil membuat D.o menjadi dirinya sebenarnya saat dekat dengaan Yeoja yang menurutnya SANGAT CEROBOH

Tanpa D.o sadari ternyata ada bebera yeoja yang mengetahui aksinya tadi dan berhasil membuat yeoja-yeoja tersebut geram

“apa yang yeoja itu lakukan pada D.o oppa hingga D.o oppa melakukan itu kepadanya?” ujar seorang yeoja yang memakai seragam serupa dengan D.o dan hyura

“kita tidak boleh tinggal diam kita harus mencari tau siapa sebenarnya yeoja itu” lanjutnya

Secara bersamaan yeoja yang sibuk memainkan iphone itu tiba-tiba sukses melebarkan matanya saat saat melihat sesuatu di akun sosial SSHS

“Ternyata dia yeoja yang Jenius itu, namanya Song hyura kelas 2-A” ucap salah satu yeoja yang berhasil menemukan identitas yeoja yang bersama-sama Bias mereka itu

“Song hyura kupastikan kau akan menyesal karena berani mendekati D.o oppa”

……..

d.o sekarang lagi-lagi menggendong hyura yang masih tertidur

TINNUNG TTIINNUNG

Seorang ajumma yang merupakan umma hyura kaget saat melihat D.o menggendong hyura yang sedang tertidur pulas

“Aigo apa yang terjdi kyungso-ahh?”

“ahhajumma bolehkah aku masuk?di berat sekali”

“ahh ne ne bawa saja dia di kamarnya”

Saat mulai memasuki kamar yeoja ceroboh ini D.o lansung disambut dengan aroma johnson’s baby , yah aroma anak-anak nan lembut ini memenuhi indra penciuman D.o

D.o pun merebahkan tubuh hyura dan menyelimutinya, saat sedang menyelimutinya D.o tak sadar setan apa yang membuat dirinya berani mencium dua mata hyura, mata yang selalu terlihat indah walau sedang tertutuppun D.o masih merasakan betapa indah mata hyura apalagi saat hyura sedang tersenyum sama seperti saat ia melihatnya dulu di kantin.

Sadar

d.o pun dengan cepat menarik diri “apa yang kulakukan, apa aku sudah gila?” ucaapnya lirih masih memandangi objel yang sedang tertidur namun d.o tak bisa berlama-lama ia tak tau jika berlama-lama disini ia akan melakukan sesuatu yang tak dapat ia bayangkan

“kyungso sebenarnya apa yang terjadi” umma hyura memberi segelas air pada d.o

“obseo ajumma mungkin dia kelelahan makanya tertidur di hallte” ucap D.o

“Mwo? Halte?” mata umma hyura berbulat penuh ia tak menyangka apa yang baru saja anaknya lakukan

“Nde, halte kukira dia meninggalkanku saat di sekolah namun ternyata saat tak sengaja lewat dia malah tertidur di halte”

“Aigo anak itu kalau tidur tak peduli di mana ia akan tertidur dengan pulas, gumawo kyungso sudah membawa hyura dengan selamat” senyum manis  sama seperti senyum hyura terpampang nyata di depan d.o dan sukses membuat d.o menganggung seraya membalas senyuman umma hyura

……………..

Sama seperti kemarin pagi hyura lagi-lagi diantar d.o ke sekolah, walau diperjalanan lagi-lagi keadaan canggung menerpa namun hyura berusaha berpikir bagaimana caranya untuk mengubur kecanggungan dalam keadaan seperti ini

“D.o-ssi terima kasih untuk kemarin, kata umma kau yang mengantarku pulang dengan selamat” ucap Hyura menatap D.o namun seperti biasa D.o hanya mengangguk tanpa memalingkan pandangannya melihat itu hyura tampak sedikit kecewa

DDRRTT

Ponser hyura bergetar bertanda bahwa ada sebuah panggilan masuk untuknya

“yeoboseo umma wae geure?”

“…….”

“ne, ara”

“….”

“ani, gwencana”

“…….”

“salam buat halbeoni”

“…..”

Hyura pun mematikan handphonenya, dan kembali menatap keluar jendela. Hari ini suhu mulai semakin dingin makanya hyura menggunakan mantel dan shal agar suhu dingin itu tak dapat menusuk-nusuk tubuhnya

“nanti kita akan pulang bersama, aku tak ingin kejadian seperti kemarin terjadi. Aku akan menunggumu di parkiran” ucap D.o dengan nada yang datar tanpa memalingkan pandangannya sedikitpun dari depan

“ahh, ne gumawo” hyuna nampak kaget dengan apa yang D.o katakan, jelas kaget karena baru kali ini D.o berucap panjang lebar kepadanya

…………

Hyura, rira, dan jieun mendapat jadwal piket hari ini dan mengharuskan mereka tinggal untuk membersihkan kelas

“rira, jieun aku ke toilet dulu mencuci tangan” rira yang sibuk membersihkan kaca sedangkan jieun yang sibuk menhapus papan tulis hanya bisa mengiyakan permintaan kedua temannya itu

Saat sedang berada di toilet hyura tampak kaget saat melihat ada seorang yeoja yang memegangi bahunya

“kau song hyura?” tanyanya

“ne”

“kau di tunggu D.o di kolam renang” ucapnya dan berlari entah kemana perginya

Hyura tampak bingung untuk apa d.o menungguhnya di kolam renang, namun pada dasarnya hyura adalah orang yang mudah percaya akhirnya ia pun berjalan menuju kolam renang sekolah

“D.o ssi neo oediga?” ucap hyura agak berteriak karena saat sampai di area kolam renag tak ada seorangpun yang ia lihat, ia terus saja mengelilingi area kolam renang hingga akhirnya tanpa hyura sadari ada seseorang yang mendorongnya dan

BYYUURRR

Hyura sukses mendarat di kolam dengan air yang cukup dingin dan sialnya lagi hyura tak tau berenang

…….

D.o tampak bingung lagi-lagi hyura tak terlihat batang hidungnya tanpa banyak basa-basi  akhirnya diapun bergegas memeriksa kelas hyura

Saat sampai dikelas hyura D.o hanya melihat dua orang yeoja yang sibuk membersihkan

“neo, apa kau melihat hyura?” ucapnya dengan wajah yang datar namun masih bisa terpancar jelas kekhawatiran D.o

Rira yang tampak kaget karena D.o mengajaknya berbicara namun yang lebih membuat rra dan jieun lebih terkejut adalah mengapa D.o mencari hyura

“dia sedang ke toilet sunbae, chakaman aku memanggilnya sebentar” ucap rira segerah berlari sembari diikuti oleh jieun dan D.o

Saat sampai di toilet hasil yang rira dapat adalah nihil tak ada sama sekali seseorang yang ada di toilet, ketiga orang tersebut sudah tertegun apalagi dengan D.o raut wajah yang tadinya tenang kini berganti menjdi raut wajah yang sungguh sangat khawatir

“sunbae kita harus mencarinya, kurasa ada sesuatu yang tak beres” kini jieun yang angkat bicara tanpa banyak bicara atau merespon perkataan jieun D.o yang telah dikuasai rasa khawatir tak bisa menahan diri untuk menarik diri dan mulai berlari mencari hyura

Rira dan jieun yang masih dihantui oleh berbagai macam pertanyaan hanya bisa memandang bingung D.o yang pergi meninggalkan mereka, tidak tinggal diam rira dan jieun juga mencari keberadaan hyura

Tanpa disengaja D.o melihat dan mendengar beberapa yeoja sedang tersenyum dan tertawa terbahak-bahak

“haha itulah pembalasan jika dia berani medekati D.o oppa” D.o yang mendengar itu hanya bisa membulatkan matanya kemudian menghampiri deretan yeoja-yeoja itu

Saat melihat kehadiran D.o yeoja-yeoja tersebut terkesiap mereka bingung harus berbuat apa saat bertemu dengan bias mereka

“DIMANA HYURA BERADA?” belum sempat yeoja itu menyapa idola mereka, mereka malah mendapatkan bentakan dengan raut wajah D.o yang sangat terlihat marah

“oppa kau ken-“

“KUKATAKAN SEKALI LAGI DIMANA HYURA?KALIAN APAKAN DIA?” bentak D.o

“dia di kolam renang” ucap salah satu yeoja itu dengan wajah yang ketakutan tanpa nerbasa-basi D.o akhirnya berlari menuju kolam renang

“sebenarnya siapa Song hyura bagi oppa?” teriakan yeoja itu lagi dan sukses membuat D.o diam seakan pertanyaan itu membuat seluruh badan D.o seketika keluh namun dia sadar bahwa akhirnya takdir harus memilih hyura untuk bersamanya dan D.o akan melindungi orang yang telah di peruntukkan olehnya.

“DIA YEOJACHINGUKU” teriak kembali D.o dan sukses membuat yeoja-yeoja itu menganga lebar namun D.o kembali berlari tak peduli seperti apa respon yeoja-yeoja itu

Saat sampai di area kolam renang D.o membulatkan betul saat melihat seseorang terapung ditengah-tengah air yang begitu dingin

BYUURR

D.o pun terjun walau air begitu dingin tak membuat niat D.o terhenti untuk menolong hyura, D.o pun membawa hyura di pinggiran kolam

“yak,,, yura Irona, irona, irona” d.o terus mengoyang-goyangkan tubuh hyura sesekali menekan dadanya namun sayang usaha yang diberikan D.o hasilnya NIHIL

D.o tampak bingung harus melakukan apa, dikepalanya kini hanya penuh dengan rasa kekhawatiran sesaat tak tau untuk melakukan apa Jieun dan rira sampai Di TKP

“sunbae, apa yang terjadi” ucap rira dengan nada panik

“aku tak tau bagaimana caranya menyadarkannya” ucap D.o tak kala panik

“NAFAS BUATAN” ucap rira dan Jieun

D.o tampak canggung namun hanya itu cara agar hyura dapat kembali bernafas, rira dan jieun membulatkan matanya lebar saat melihat D.o mulai mendekatkan wajahnya kepada wajah Hyura

“hyura kau sukses membuatku khawatir tinggat Menara Efel” runtuk D.o dalam hatinya

1

2

3

Chu—

d.o pun menyentuhkan bibirnya dengan bibir dingin hyura, D.o terus saja memberikan nafas buatannya sementara rira dan jieun tak habis pikir D.o sang idola hampir semua yeoja seantero SSHS akan memberikan nafas buatan pada seorang yeoja

Chu—

Masih lagi-lagi D.o memberikan nafas buatan hyura seraya menekan-nekan dadanya agar Air dapat keluar

Dan akhirnya SUKSES, kini hyura tampak sedang mengeluarkan air dari mulutnya sedangkan Rira dan jieun menepuk-nepuk punggung Hyura agar membantu air itu keluar

“hyura-ya Gwencana?” ujar jieun dengan nada yang khawatir sedangkan hyuraa sangat lemas hingga tak mampu menjawab pertanyaan hingga hanya anggukan yang bisa di layangkan kepada ketiga orang yang menatapnya khawatir

“KAU,,, DASAR GADIS CEROBOH, BAGAIMANA BISA KAU MENJADI SECEBOH INI HAH?” bentak D.o dan lagi-lagi berhasil membuat rira,jieun dan terlebih lagi hyura bungkam seribu bahasa

D.o lupa bahwa kini hyura dalam keadaan lemah tak berdaya di tambah dengan suhu yang begitu dingin seakan menusuk tubuh mungil hyura, tatapan manik D.o akhirnya mekembut ke arah hyura

“mianhe, aku tak bermaksud” ucap hyura dengan nada yang lirih dan tak berani membalas tatapan D.o

Tak ingin keadaan hyura semakin memburuk D.o pun membuka almamater dan memasangkannya pada hyura kemudian menggendong hyura, rira dan jieun lagi-lagi berhasil membulatkan matanya bukan hanya mereka berdua hyurapun tampak bingung dengan perlakuan D.o namun hyura tak mempunyai tenaga untuk memberontak dan dengan pasra harus menerima perlakuan aneh D.o

“Gumawo D.o-ahh” ucap lirih hyura kemudian mengalungkan kedua tangannya di leher D.o

…….

Hyura terbangun dari tidurnya saat mulai merasakan dingin yang kembali menusuknya, beningan air matanya kini mulai mengalir di pipi putih hyura. Sejujurnya dia sangat takut apa yang terjadi padanya, sangat takut

Dia mulai terisak dalam malam yang dingin

CLLEKK

Tanpa hyura sadari kini D.o tengah memandang lembut hyura. hyura yang bingung bagaimana caranya untuk menutupi ketakutannya didepan D.o hanya bisa terus terisak

D.o sungguh tak bisa melihat seorang gadis menangis karena ketakutan, apalagi saat ini seorang yeoja yang menangis adalah gadis yang sudah berhasil membuka hatinya pada yeoja yang lemah Di depannya ini. D.o sudah tak bisa menahan dirinya untuk memeluk Hyura

GRREEP

Hyura tampak kaget saat menyadari apa yang D.o lakukan namun pelukan D.o sungguh sangat hangat sangat sangat hangat hyura tak bisa memungkiri bahwa dirinya tak bisa menahan diri untuk bisa membalas pelukan hangat D.o . lama sekali mereka saling bertautan tubuh saling menyalurkan perasaan hangat dan akhirnya hyura merenggangkan pelukan dan mulai melepaskannya dan memandang lekat lentingan mata D.o

“apa kau masih dingin?” ucap D.o dengan nada lirih dan masih dengan tatapan yang lembut, hyurapun hanya menggeleng dan tersenyum manis kearah D.o dan sukses membuat jatung D.o kini berdetak diambang kewajaran

“sebenarnya apa yang terjadi?” ucap D.o sambil mengenggam tangan hyura

Sama halnya dengan keadaan D.o jantung hyurapun berdetak diambang batas kewajaran di tambah perlakuan D.o yang mengenggam erat tangannya, kini ia merasakan semburan merah mulai muncul di wajahnya seputih susu

“molla, tapi kata seorang yeoja kau mecariku di kolam renang makanya aku kesana dan terjadilah seperti itu” ucap hyura

“PABO, untuk apa aku menyuruhmu kekolam renang PABO, kemana otak cerdasmu itu huh?”d.o tak habis pikir bagaimana bisa hyura sangat cepat untuk percaya pada orang lain dan hyura? Ia juga tak tau mengapa ia bisa sangat percaya pada seseorang jika itu mengenai D.o

“mianhe” hyura berucap sambil menundukkan wajahnya tak sanggup beradu pandang dengan D.o, namun usahanya nihil D.o malah mengangkat dagu hyura agar wajah hyura sejajar dengan wajahnya

“lain kali kau tak boleh cepat percaya pada orang lain, yang boleh kau percaya hanya AKU, kau dengar AKU” ucap D.o seaaya menekan kata AKU, hyurapun hanya bisa mengangguk canggung di depan D.o

DEG—

D.o tersenyum kecil mendapati anggukan kecil dari hyura, dan sukses lagi membuat laju jantung hyura tak normal

“aku sangat lelah aku mau tidur tapi disini dingin” ujar hyura menatapi pemanas ruangan yang sedang rusak

“kau tidurlah” ujar D.o sambil membaringkan hyura kemudian diikuti dengan dirinya, hyura kini berhasil lagi bingung dengan kelakuan D.o , hyura bingung kemana perginya sikap dingin D.o

“kau bilang kau dingin makanya aku akan disini sampai kau tertidur” ucap d.o acuh seraya menarik selimut untuk menutupi tubuh D.o dan hyura

“hmm” hyura tak ingin terlihat gugup di depan d.o akhirnya diapun memebelakangi punggung D.o

Karena kelelahan  hyura akhirnya bisa terlelap tanpa tau bahwa D.o sangat-sangat gugup dan sibuk menata perasaannya bagimanapun D.o adalah namja pasti hasrat itu akan hadir jika berduaaan dengan yeoja, namun sebisa mungkin D.o menahan hasrat itu. Saat d.o menatap nanar punggung hyura diapun memberanikan diri untuk membawa hyura kepelukannya entah mengapa apa yang membuat D.o sangat suka dengan aroma tubuh hyura. Chu—kini ia mencium kedua kelopak mata hyura yang tertutup hingga akhirnya turun dan kini bibirnya kembali sukses bersentuhan dengan bibir manis hyura

…….

Pagi hari hyura dan D.o hanya sarapan berdua, jelas saja berdua karena umma,appa dan hyunjoon pergi ke busan untuk menjenguk halabeoninya yang sakit. Rasa canggung d.o dan hyura kembali menghadang mereka berdua hingga akhirnya handphone D.o berbunyi

“yeoboseo Kai-ahh wae?”

“…….”

“mianhe, aku harus menjaga seseorang”

“…..”

“anio, bukan Soora”

“….”

“bukan siapa-siapaku”

Mendengar jawaban D.o hyura tampak panas, walaupun ia tak tau apa yang mereka bicarakan tapi ia tau jelas bahwa yang D.o maksudkan bukan siapa-siapa itu adalah dirinya

“ne, ucapkan perminta maafku pada hyung”

“…..”

“annyeong”

Setelahmeng akhiri pembicaraan di telpon, D.o kembali sibuk dengan makanannya

“Siapa Soora?” tanya hyura tampak cuek dan ia juga berusaha agar membuat nada bicanya tampak begitu datar

“bukan urusanmu?” ujar D.o lebih datar dari pada hyura. Hyura yang mendengar jawaban D.o hanya bisa mempotkan mulutnya tanpa sadar ternyata sedari tadi D.o memperhatikannya dan hanya bisa terkekeh kecil

“sebenarnya siapa soora? Aist aku jadi penasaran, apa mungkin pacar D.o? dan benarkah d.o tak sama sekali mengangnggapku?” pertanyaana seperti itulaah yang kini mulai memenuhi otak hyura

Hyura sudah capek dengan keadaan ini, hyura berpikir memangnya siapa D.o? mengapa karena D.o dia bisa menjadi seaneh ini, ia bahkan tak tau perasaan seperti apa yang hyura rasakan jika bersama D.o, dan akhirnya ia mengambil kesimpulan untuk mulai menjauh dari D.o, iya tak ingin terjatuh sendiri, ia ingin melupakan D.o sebelum terlanjur cinta pada namja dingin itu namun hyura sadar karena perjodohan ikatan hyura dan d.o tidak akan bisa diputuskan dengan mudah

…………..

Beberapa minggu sudah terlewatkan sikap hyura berubah 180 drajat di depan D.o terlebih lagi saat rira dan jieun tau bahwa hyura dijodohkan dengan d.o, hyura tambah yakin bahwa ia harus bisa kebal dengan keadaan agar tak mudah jatuh cintah pada sosok namja itu

Di sisi lain D.o tampak begitu frustasi ia tak tau salah apa yang telah ia perbuat hingga membuat hyura tampak menghindar darinya. Jujur saja dia rindu dengan kecerobohan yang hyura lakukan, dia rindu dengan aroma wangi anak bayi dari tubuh hyura dan yang paling ia rindukan adalah eyesmile hyura yang berhasil membuat d.o melupakan soora yaitu yeoja yang telah mencampakkannya dan kini d.o sadar bahwa ia telah merasakan jatuh cinta

……

Sekolah kini mulai sepi namun seperti biasa hyura terlambat pulang hanya karena ia mengerjakan tugas yang diberikaan oleh Saem, ia terys saja berjalan gontai menelusuri koridor sekolah sampai saat ketika langkahnya terhenti saat menyadari kini tangannya telah digenggam erat oleh seseorang yang asing dimata hyura, yah siapa lagi kalau bukan tangan milik D.o

“ada yang perlu kubicarakan” ujarnya datar seraya menatap llekat lentingan mata hyura

“tak ada yang perlu kita bicarakan D.o-ssi” ujar hyura membalas tatapan D.onamun dengan tatapan tajam

d.o tak peduli seperti apa jawaban hyura ia kini tak bisa berpikir jerni karena sikap hyura yang sangat aneh, dan tanpa aba-aba

GRREB

D.o menarik hyura kedalam pelukannya, pelukan yang hangat nan erat ini kini lagi,lagi dan lagi berhasil membuat deg deg deg jantung hyura berdetak tak normal hingga membuat hyura takut D.o akan mendengar detakan jantung hyura, sedangkan D.o sendiri berasa nyaman dan dapat bernafas lega saat bisa mencium aroma tubuh hyura lagi, bukannya meRenggangkannya D.o malah mengeratkan pelukannya

“akhirnya aku bisa bernafas” ujar D.o disela-sela pelukan itu

“yak D.o ssi kau membuatku tak bisa bernafas” ucap hyura seraya memukul-mukul dada D.o, sadar akhirnya D.o melepaskan hyura dan kini mulai menatap Mata yang sedari dulu ia sukai dan akhir-akhir ini dia rindukan

“Neo,,, kau memebuatku Frustasi,sulit bernafas dan kau berhasil membuatku gila hyura” ucap D.o masih menatap hyura dengan tajam

“apa yang kulakukan?” hyura kini kembali menjadi hyura yang dikenal d.o karena kini telah berhasil memasang wajah bodoh nan polos didepan D.o

“kau menghindar dariku,tak sadarkah kau menyiksaku dan membunuhku secara perlahan-lahan jika sikapmu seperti itu” tatapan D.o menjadi melebut saat melihat wajah polos milik hyura

Hyura yang tadinya ingin cuek namun mendadak shock saat mendengar ucapan D.o

“aku tak menghindar, malah kau yang selalu pergi dan mengatakan bahwa urusanmu bukanlah urusanku lagian aku bukan siapa-siapa mu D.o-ssi” balas hyura, namun sebenranya memang hyura menghindar namun itu semua hyura lakukan karena slah D.o yang terlalu dingin dan selalu menganggap hyura bukan siapa-siapanya

“Aistt berhenti memanggilku dengan embel-embel ssi itu membuatku muak” ucap D.o tampak kesal saat mendengar penekanan ssi pada ucapan hyura. Hyura tampak bingung dengan sikap frontal D.o ia tak tau kemana sikap dingin D.o

“baiklah Do kyungso” ucap hyura pasra

“mianhe, sebenarnya aku bersikap dingin padamu karena aku tak percaya pada sikap yeoja, aku trouma, kau tau soora? Ia adalah mantan yeojachinguku, kami awalnya saling mencintai namun ternyata dibalik itu semua dia ternyata telah dijodohkan dan mencampakkanku tanpa megucapkan kata perpisahan sedikitpun”D.o mulai menunduk tak ingin menangis di depan yeoja jika mengenai hubungan masa lalunya yang kelam

Entak setan apa yang membuat hyura kini memeluk D.o dengan erat dan D.o pun membalas pelukan hyura

“mianhe, telah membuka luka lamamu. Aku tak tau ternyata kau seorang yang sangat rapuh” ucap hyura masih memeluk D.o

“Gwencana” ucap D.o dan mulai melepaskan pelukan hyura kemudian dia tatap hyura lalu mendekatkan wajah mereka tanpa sadar hyura menutup mata saat melihat perlakuan D.o

Chu –

Ciuman singkat namun berhasil membuat jantung d.o dan hyura seakan sedang berlomba lari, tak ada pergerakan apapun namun juga berhasil membuat wajah keduanya memerah

“Song Hyura SARANGE, neo?” ucap D.o saat melepas tautan bibir mereka

Sedangkan hyura yang mendengarnya merasakan kupu-kupu yang ada di perutnya kini mulai terbang dengan bebas, secari senyuman khas dari hyurapun terpampang nyata di wajah cantiknya

“kalau dipikir-pikir ini pertama kali kau memanggilku dengan namaku DO KYUNGSO” ucap hyura bukan jawaban yang hyura malah ia mendapat tatapan tajam D.o yang seakan mengatakan jawab pertanyaan ku song hyura

berhenti menatap ku seperti itu,,,,,,,,,,,,,,,,, Nado sarange kyungso oppa” ucap hyura lalu mencium singkat pipi D.o kemudian  lari namun belum sempat D.o mengejarnya hyura sudah meringis kesakitan karena jatuh

“itu pembalasan untukmu hyura, siapa suruh mencium tanpa meminta izin jika Fansku tau kau tak akan selamat, DASAR GADIA CEROBOH” D.o berucap sambil berjalan mendekati hyura sedangkan hyura hanya menatap tajam D.o yang kini telah duduk seraya memijat pelan kaki Hyura yang sepertinya keseleo

“ck, meminta izin? Memangnya saat kau menciumku kau pernah meminta izin, DO kyungso jangan pikir aku tertidur hingga aku tak bisa merasakan apa yang kau lakukan padaku malam itu padaku” ucap hyura dengan senyum evil sedangkan D.o shock,kaget dan malu ia ta menyangka bahwa hyura ternyata mengetahui apa yang ia lakukan namun D.o tak  kehabisan akal untuk membalas hyura dia kemudian mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan BINGO it adalah kamera hyura.

Hyura yang melihat itu hanya bisa membelalakkan matanya ia tak menyangka kamera itu ternyata ada pada D.o dan jika hyura tebak pasti D.o telah melihat isinya

“kameraku” ucap hyura

“Pabo, mengaku menyukai luhan hyung tapi isi kamera ini hanya berisikan gambar-gambarku saat konser tak ada sama sekali gambar hyung,seharusnya kau mengaku saja bahwa akau juga salah satu fan girls ku SONG HYURA” senyuman evil ala D.o kini telah memenuhi tatapan hyura

“ck, kau jangan terlalu percaya diri DO kyungso” ucap hyura membalas tatapan D.o dengan tatapan meremehkan

D.o yang tak tahan lagi akhirnya kembali memeluk hyura walau dalam keadaan terduduk, dia tak tau jika berada di sekitar hyura dia selalu ingin mencium dan memeluk dengan tulus tak ada sama sekali nafsu di pikiran kai jika mengenai hyura

“jangan pernah menatap luhan hyung atau melirik namja lain selain aku, jika sekali saja aku melihatmu, kau akan menerima pembalasannya” D.o seakan mengancam hyura namun masih keadaan memeluk hyura dengan sangat erat

“aku tak janji, memangnya siapa kau melarang-larangku melirik seorang namja?”

“kau milikku Song hyura,kau calon NY DO makanya kau tak boleh melirik namja lain,,,,, sarange jeongmal sarange” hyura tersenyum puas saat mendengar ucapan D.o

“nado sarange tuan DO” mereka akhirnya melepaskan pelukan dan mulai berjalan menuju mobil

“kyungso oppa kita mau kemana?”

“ke dorm ku, aku akan mengenalkanmu dengan member Exo lainnya”

“hah? Jeongmal? Ottokke? Aku tak yakin bisa menahan diriku, aku akan dikelilingi oleh namja-namja kerena apalagi ada luhan oppa AIISST otokke?” melihat kegelisahan hyura dia melempar tatapan tajam

“bersikap normallah jika kau berani mendekati salah satu dari mereka kau akan mati SONG HYURA” ucap D.o sedangkan hyura tersenyum puas mendengar jawaban D.o, dia masih tak percaya bahwa D.o ternyata mencintainya.

“gumawo do kyungso, SARANGE jeongmal sarange”

“gumawo Song HYURA telah hadir dalam kehidupanku Sarange Jeongmal sarange”

Disisi lain rira dan jieun tampak tersenyum evil saat memandang pemandangan yang sejak tadi mereka tonton

“tontonan menarikkan jieun hahaha?”

“kau, membuat kita mejadi setan rira”

“wae?”

“karena orang ketiga itu setan”

“aist lupakan yang jelas mereka bersatu”

“hmm kau benar, semoga meraka akan tetap begitu seterusnya hingga ajal menjelang mereka”

“tapi aku iri pada hyura, dengan gampang ia akan dekat dengan member Exo yang lainnya”

“jangan mulai rira”

“buk—“

Belum sempat rira menjelaskan maksudnya jieun telah berjalan lebih dulu tanpa mau mendegarkan perkataan rira

“awas kau jieun” teriak rira sedangkan jieun yang mendengar teriakan rira hanya bisa terkekeh karena ia baru menyadari ternyata sangat megasikkan jika rira sedang kesal

FIN

Chingu ingat RLC ya gumawo

17 pemikiran pada “Kiss & Hug (D.O ver)

  1. Ya ampuuun dibalik sikap dingin d.o dia pria yg rapuh. Tp juga iseng. Hahaha ternyata perjodohan tak selalu menyedihkan (?) :”)
    DAEBBAK , thor ❤

  2. d.o so sweet ><
    aigo beruntung banget ya jadi hyura^^/\
    pasti rira n jiyeon syok tuh
    chingu request lg dong bikini yg kris, kai, ama tao ya chingu jebal… bbuing..bbuing. mian klo requestny maruk -_- hehehe…
    keep writing and hwaiting jjang!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s