This love (Chapter 1)

Title                 : This Love (Chapter 1)

Author             : Kim Lizzie

Genre              : Romance, Friendship

Length             : Multi-chapter

Main Cast        : Kim Hyerin (OC)

: Kim Jongin / Kai (EXO-K)

: Xi Luhan (EXO-M)

Other Cast       : Park Chanyeol & Oh Sehun (EXO-K)

                  : Kim Minseok / Xiumin (EXO-M)

                            : Choi Minri (OC)


Author POV

Seoul International School, sekolah yang terkenal dengan kualitas nya yang bagus dan mahal. Tidak mungkin bisa masuk ke sekolah itu dengan mudah kalau tidak punya uang dan otak yang berkualitas. Jika tidak punya cukup uang untuk masuk ke sana, bisa mengandalkan beasiswa. Salah satu murid yang mengandalkan beasiswa di Seoul International School adalah Kim Hyerin.

Kim Hyerin, anak yang cantik dengan rambut nya yang panjang, pintar, ramah, baik, tapi hidup di keluarga yang sederhana.

Di sekolah tersebut ada sekelompok namja yang tampan-tampan dan berasal dari keluarga yang kaya. Ada Kim Minseok yang biasa dipanggil Xiumin, muka nya imut dengan pipi nya yang chubby. Kadang mikir nya lama, makanan favorit nya itu bakpao. Oh Sehun, paling muda di antara yang lainnya, ngomong masih belum jelas alias cadel huruf S.

Park Chanyeol, paling somplak, genit sama yeoja, dia soulmate-an sama Kim Jongin biasa nya mereka sering nge-bully anak baru atau anak culun. Kim Jongin yang biasa dipanggil Kai, dia paling disebelin karena sifat nya yang suka seenak nya tapi disukai banyak yeoja juga, soulmate nya Chanyeol, dan paling cuek soal percintaan.

Yang terakhir Xi Luhan, dia beda dari teman-temannya yang lain, dia ganteng, imut juga, paling baik diantara yang lain, nggak sombong, suka menolong, dan paling banyak disukai dikalangan yeoja.

Sekian perkenalannya, langsung aja ke cerita yow

***

“Oy! Nyam nyam”, Kata Kai yang baru saja datang dan langsung menyambar bakpao milik Xiumin. “eh… bakpao gua…”, Kata Xiumin sambil mengunyah bakpao nya. “Enak juga ye, pantes lu suka hahaha”, Kata Kai. “Ya ya…”

“Woy!”, Kata Chanyeol tiba-tiba sambil memeluk Kai dan Xiumin. “Gua kangen lu bro!”, Kata Chanyeol. Memang ini hari pertama mereka masuk ke sekolah di tahun ajaran baru. “Ah elah apaan sih lu, bau ketek tau gak”, Kata Kai sambil pasang tampang muka kesal. “Hehehe yang penting ganteng”, Kata Chanyeol.

“Ganteng pala lu pe— aduh!”, Kata Kai terpotong. “Ini siapa sih yang dorong-dorong?!”, Kata Kai lagi lalu melihat ke belakang. “Ma… maaf. A… aku nggak sengaja”, Kata seorang yeoja. “Heh, lagian lu ngapain sih lari-lari, gua tau lu pasti sengaja kan mau nabrak gua? Nggak usah ganjen deh sama gua, karena lu bukan level gua”, kata Kai panjang-lebar.

“Eh! Siapa juga yang sengaja nabrak kamu! Sebentar lagi tuh masuk kelas, aku nggak biasa telat ke sekolah. Makannya jangan berdiri di tengah jalan kalau nggak mau ditabrak! Minggir!”, Kata yeoja itu. “Wah wah, dia belum kenal kita ya”, Kata Chanyeol. “Ck, lu anak baru ya? Belum kenal gua? Heran gua, masih ada aja yang berani sama gua. Mending lu yang minta maaf sama gua daripada gua bikin lu nyesel sekolah di sekolah ini”, Kata Kai sambil mengancam.

“Ih, tadi kan aku udah minta maaf, tapi kamu malah nyolot”, Kata yeoja itu. “Minta maaf? Kapan?”, Kata Xiumin sambil kebingungan. “Halah lu emang ye, dari dulu kalo mikir kelamaan”, Kata Kai. Krrriiinng, bunyi bel masuk kelas. “Nama lu siapa sih?”, Kata Kai. “Kim Hyerin. Aku tuh Cuma buang-buang waktu tau di sini. Misi”, Kata Hyerin sambil melewati Kai dan teman-temannya.

“Hyerin… awas lu”, Kata Kai dalam hati, sebelum nya ia tidak pernah diremehkan seperti ini, biasanya semua orang yang melihat dia akan tunduk kepala.

***

-Istirahat, di Perpustakaan-

“Permisi… aku boleh duduk di sebelah kamu nggak?”, Kata seseorang kepada Hyerin. “Ah boleh silakan… Eh? Kita sekelas kan?”, Kata Hyerin. “Iya hehe nama ku Choi Minri”, Kata Minri. “Aku Kim Hyerin ^^ kamu nggak makan? Kok malah ke sini?”, Kata Hyerin ramah.

“Iya, aku nggak ada temen makan, mau temani aku nggak?”

“Oh tentu saja ^^ yuk ke kantin”

-Kantin-

“Pepsi blue cepet nggak pake lama”, Kata Kai sambil memesan minuman di kantin. “Oh ya, anterin ke meja gua, pake es yang banyak”, Kata Kai lagi lalu pergi ke meja teman-temannya. Di meja itu ada Sehun, Xiumin, Chanyeol, Luhan, dan Kai. Di sebelah meja mereka ada Hyerin dan Minri sedang makan sambil berbincang.

“Hyerin, liat meja sebelah kita deh”, Kata Minri. Lalu Hyerin tengokkan kepala nya ke meja sebelah dia. “Eh… itu kan namja yang tadi. Ih bisa-bisa nya aku ketemu dia lagi”, Kata Hyerin dalam hati. “Kenapa emang?”, Tanya Hyerin. “Mereka itu geng terkenal di sekolah ini. Ada Kai, Xiumin, Luhan, Sehun, dan Chanyeol. Mereka semua ganteng-ganteng ya. Tapi mereka semua resek deh, kadang suka nyebelin, tapi aku seneng liatin mereka juga. Pokok nya yang paling baik dari mereka ber-lima itu ya si Luhan hihi”, Kata Minri.

“Oh… Luhan yang mana tuh?”, Kata Hyerin penasaran. “Itu yang paling putih, muka nya paling imut kayak anak-anak”, Kata Minri. “Oh iya ya… muka nya yang paling baik Cuma dia ya… Lainnya muka nya muka jahat”, Kata Hyerin dengan volume suara nya dibesarkan.

“Ssstt, jangan keras-keras nanti mereka dengar loh”

“Ah, nggak peduli”

“Aduh kamu nggak tau mere— Eh”, Kata Minri setelah melihat Kai sudah berdiri di dekat meja mereka. Minri langsung tersenyum dan menundukkan kepala nya.

“Heh, siapa nama lu? Hyerin?”, kata Kai.

“Ya”, Kata Hyerin jutek.

“Gua mau nagih utang lu. Gua belum denger lu minta maaf lagi”, Kata Kai.

“Eh!”, Kata Hyerin sambil berdiri. “Aku udah bilang minta maaf tadi, tapi karena kamu nyolot aku nggak mau minta maaf lagi”, Kata Hyerin.

“Apa? Lu nggak mau minta maaf hahaha”, Kata Kai.

Kai langsung mengambil pepsi milik nya. “Cepet bilang maaf”, Kata Kai. Chanyeol, Sehun, dan Xiumin sudah menyeringai di sana, mereka tau apa yang akan dilakukan Kai nanti jika Hyerin tidak mau minta maaf.

“Tidak akan pernah aku minta maaf sama kamu”, Kata Hyerin mempertegas. Minri sudah ketakutan, ia tidak dapat berkata apa-apa lagi.

“Hmm”, Kata Kai menggumam. Tanpa berpikir lagi, kai langsung menuangkan minumannya di atas kepala Hyerin. “Segar ya? Hahaha”, Kata Kai sambil menuangkan minumannya sampai habis.

“Aaaaaaaa!! Kamu apa-apaan sih! Baju ku jadi basah begini!”, Kata Hyerin. “Segar kan di udara yang panas ini kau bisa menikmati air yang segar? Hahaha”, Kata Kai. “Cabut  yuk, males gua di sini”, Kata Kai lagi sambil diikuti teman-temannya pergi. Luhan hanya menatap Hyerin kasihan.

***

“Jongin! Sudah berapa kali kamu membuat ulah seperti ini? Hukuman apa lagi yang harus saya berikan supaya kamu tidak membuat ulah?”, Kata Sooman seonsaengnim. “Sudahlah tidak usah hukum saya, semua hukuman itu ngga ada arti nya bagi saya”, Kata Kai. Hyerin menatap Kai penuh dengan rasa kesal.

Krrriiinng, suara bel berbunyi tanda istirahat sudah selesai. “Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi kan? Saya keluar ya”, Kata Kai dengan santai nya. “Terus gimana dengan baju saya seonsaengnim?”, Kata Hyerin. “Ya sudah kamu ambil saja baju di ruang tata usaha, bilang kamu ingin meminjam baju. Tapi ingat, lusa baju nya sudah harus dicuci dan dikembalikan”, Kata Sooman seonsaengnim. “Baik, gomawo”, Kata Hyerin sambil membungkuk.

-Pulang sekolah-

Hyerin POV

Sebelum pulang, aku dan Minri pergi ke sebuah café dekat sekolah. Aku ingin minum cappuccino latte, ingin menyegarkan pikiran dan perasaan ku. Aku memasuki café tersebut bersama Minri dan melihat…… segerombolan namja itu lagi -_- aku melihat mereka dan mata ku bertemu dengan Luhan. Dia tersenyum kepada ku dan aku membalas senyum nya.

Aku langsung membuang muka dan terus berjalan untuk memesan minuman. Setelah memesan aku langsung mencari meja kosong untuk dua orang. Aku duduk di sana sambil memikirkan senyuman Luhan tadi. Dia memang paling baik diantara teman-temannya yang lain, muka nya juga lumayan hehe.

“Hey, mikirin apa sih? Kok senyum-senyum gitu, cie”, Kata Minri mengagetkan ku. “Ah ani… hehe”, Kata ku. “Oh ya kita kerjain PR di sini yuk biar di rumah tinggal santai”, kata ku mengalihkan topic pembicaraan. “Betul juga tuh, yuk”, Kata Minri. Sambil mengeluarkan buku geografi, aku melihat meja di seberang sana tempat Luhan dan kawan-kawannya duduk. Aku menatap Luhan dengan senyuman.

Tanpa sengaja, mata ku mengarah ke Kai. Mata ku dan mata nya bertemu. Deg. Entah mengapa, mata kita bertemu membuat jantung ku berdetak kencang, perasaan ini berbeda saat mata ku bertemu dengan mata Luhan tadi. Kai melihat ku dengan tatapan sendu, mata ku tak mau terlepas dari nya. Tiba-tiba ia menatapku sambil mengeluarkan smirk nya lalu membuang muka. A… apa ini… mengapa aku deg-degan begini. Tidak! Tidak boleh! Masa aku suka sama dia?

Kai POV

Apa-apaan ini. Aku bertemu yeoja itu lagi, tatapan ku juga rasa nya nggak mau lepas dari mata nya. Untung tadi aku bisa buang muka. Hih, jangan sampai di ke-GR-an. Aku melihat nya lagi, dia sedang mengerjakan tugas sepertinya. Harus kah aku ke sana untuk sekedar berbincang?

“Oy, lu ngapain thih liat thewe-thewe itu?”, Kata si cadel, Sehun. “Siapa juga yang liatin. Gua lagi liatin lantai kok, ngapain juga gua liatin mereka”, Kata ku. “I’m so sorry but I love you dagajima”, Kata Xiumin tiba-tiba. Ia sedang mendengarkan lagu lewat iPod nya. Aku langsung menarik earphone nya. “Lu ngapain sih nyanyi-nyanyi?”, Kata Ku.

“Masalah buat lu emang? Orang gua Cuma nyanyi. Pengen banget disindir? Buahaha”, Ejek Xiumin. Chanyeol dan Sehun pun ikut tertawa. “Gua ngga ngerti dah kalian kenapa. Gua pulang dah”, Kata ku sambil meninggalkan mereka. Duh kenapa gua jadi freak gini dah.

-Rumah Kai-

“Jongin”, Kata seseorang memanggil ku, sepertinya appa. “hm?”, Kata ku sambil tengokkan kepala ke sumber suara. “Kamu buat ulah lagi tadi di sekolah?”, Tanya appa. “Ha? Ngga kok”, Kata ku lalu meninggalkan appa. “Jongin! Nilai mu sudah jelek di tahun kemarin dan selalu membuat ulah! Mau ditaruh dimana muka appa?”, Kata appa yang membuatku berhenti berjalan di tangga.

“Taruh lah muka mu di tempat yang seharus nya”, Kata ku. Annoying sekali. “Jongin! Appa tidak pernah mengajari mu berbicara kurang aja seperti itu”, Kata appa lagi. “Ck, terus aku harus bilang apa?”, Kata ku.

“Kamu harus les mulai besok! Appa sudah menemukan guru private untuk mu. Jadi besok sepulang sekolah jangan pergi kemana-mana, langsung pulang!”, Kata appa lalu meninggalkan ku.

Mwo?! Les?! Itu adalah kegiatan yang paling ku benci. Sudah di sekolah belajar, di rumah belajar. Lebih baik aku bantu bersih-bersih rumah ini daripada harus belajar terus menerus.

 

Hyerin POV

Hfft, melelahkan juga berjalan dari café ke rumah. Rasa nya ingin punya mobil biar nggak capek kayak gini, tapi mana mungkin… aku mengambil baju dan handuk untuk mandi, tapi tiba-tiba handphone ku berbunyi. 1 new message? Ini siapa ya? Nomor nya tak dikenal.

Malam… ini Kim Hyerin kelas 11 Business-1 bukan? Aku Xi Luhan, ada tugas apa aja ya?

Ha? Dapat dari mana dia nomor ku? Luhan… Luhan yang tadi di café kan? Temannya Kai? Entah mengapa aku senang mendapat pesan ini.

Ne… aku Hyerin. Besok hanya ada tugas geografi merangkum dari buku cetak yang BAB 1

Gomawo ne ^^ lagi apa?

Aihhh rasa nya senang sekali dia nanya seperti itu ><

Lagi mau mandi nih hehe, kamu? Sebentar ya mau mandi dulu.

Aku langsung berjalan ke kamar mandi dengan perasaan senang.  “Ada apa sih? Sepertinya anak umma lagi seneng nih”, kata umma tiba-tiba. “Ah ani hehe”, Kata ku canggung. “Gimana tadi sekolah baru nya?”, Tanya umma.

“Hmm, nyaman juga. Tapi ada sekelompok namja yang menyebalkan, namja yang gila hormat”, Muka Kai langsung terbayang di pikiran ku, rasa nya ingin menonjok muka nya. “Ya itu sudah biasa… haha ya kamu harus bisa adaptasi. Kalau namja-namja menyebalkan itu, kamu abaikan saja”, Kata umma. “Ne… aku selalu mengabaikan mereka. Kecuali… ada satu orang diantara mereka yang baik loh umma”

“Oh ya? Nah kalau dia baik sama kamu, kamu juga harus baik sama dia. Tapi tetap hati-hati ya, kalau teman-temannya resek takut nya dia tiba-tiba ketularan”, Kata umma. “Pasti umma! ^^ hehe. Aku mandi dulu ya”, kata ku lalu pergi ke kamar mandi.

“Oh ya umma, setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis aku selalu pulang telat ya”, Kata ku lagi. “Loh, kenapa? Ada pelajaran tambahan?”, Tanya umma. “Ani umma, aku ada pekerjaan baru. Semoga bisa membantu umma ya ^^”, kata ku.

“Ah, jangan nak… tugas kamu Cuma belajar! Jangan sampai kamu lupa belajar karena pekerjaan kamu”

“Ngga kok umma… pasti semua bisa ku handle, kalau akhir nya tugas ku keteteran aku akan berhenti bekerja. Percaya pada ku ya umma”

“Hmm, baik lah. Tapi kamu harus menunjukkan semua nilai-nilai mu ya. Kalau menurun, umma akan melarang mu bekerja”

“Baik umma! ^^”

***

-Keesokannya, di Sekolah-

Aku pergi ke sekolah sambil menghirup udara yang segar. Aku memutuskan pergi menggunakan sepeda lama ku sekarang, dari pada aku lelah apa lagi nanti aku harus bekerja. Oh ya kemarin aku SMS-an sama Luhan loh sampai aku tidur. Dia bilang “Good night” loh… ih senang rasa nya >< semoga hari ini aku bisa bertemu dan berbincang-bincang dengan nya.

Kai POV

Ya Tuhan… ngantuk banget ini. Nanti kalo ketiduran di kelas pasti bakal dilaporin ke appa, nanti lama-lama les ku ditambah sampai setiap hari lagi duh malas… Ciiiitt, suara rem mobil ku. Ah nabrak orang lagi, ck masih pagi saja aku sudah buat gara-gara. Aku langsung turun mobil.

Author POV

Hyerin terjatuh dari sepeda nya karena ditabrak mobil seseorang. “Hey, aduh mianhae. Tadi gua ngantuk jadi nggak konsen nyetir, maaf ya”, Kata si penabrak. “Ah, gwencha— kau?”, Kata Hyerin. Ia terkejut karena ternyata kai yang menabrak. “Aduh kau lagi… Makannya kalau jalan pakai mata. Kalo nyebrang tuh liat-liat”, kata dia.

“Kau tuh yang nyetir ngga pake mata! Lagian malah ngebut, harus nya liat-liat juga kalau ada yang menyebrang”, Kata Hyerin membela diri. “Kok jadi nyalahin gua? Lu yang salah juga”, Kata Kai. “Iya iya! Aku yang salah. Maaf. Ssshh”, kata Hyerin susah payah berdiri.

“haduh berdiri aja lu ngga bisa ya?”, Kata Kai lalu membantu Hyerin berdiri. Mereka berhasil berdiri lalu saling tatap-tatapan. Tatapan Kai berjalan ke bawah, ke bibir Hyerin. Bibir yang tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal juga, sangat menggoda bagi Kai. Hyerin langsung mendorong Kai.

“Kamu ngapain sih?”, Kata Hyerin sambil membersihkan baju dan rok nya yang kotor. “No…nolongin lu berdiri. Emang mau ngapain lagi?”, Tanya Kai. Hyerin diam lalu mengangkat sepeda nya dan pergi ke sekolah. Kai menatap punggung Hyerin sebentar lalu pergi ke mobil nya.

***

Hyerin pergi ke perpustakaan sambil menunggu Minri. Ia mencari majalah yang menarik, tapi tiba-tiba… “Eh… Luhan? Kamu ngapain di sini?”, Tanya Hyerin sambil menahan senyum. Ia senang sekali bertemu dengan Luhan. “Hmm, setiap pagi aku selalu ke sini membaca buku kesukaan ku hehe”, Kata Luhan.

“Ohh hehe. Kenapa ngga pinjem aja buku nya?”, Tanya Hyerin. “Ah, ngga seru. Kalau aku pinjam buku nya, aku jadi malas masuk pagi ke sekolah. Aku masuk ke sekolah pagi-pagi sekali kan karena ingin membaca buku ini hehe”, Kata Luhan. “Wah pemikiran bagus! Jangan seperti teman-teman kamu. Hmm, jadi setiap pagi kamu ngga ngumpul bareng mereka?”, Tanya Hyerin lagi.

“Hmm ya. Aku ngumpul sama mereka setelah bel masuk sekolah hehe”, Kata Luhan. “Hmm, ya sudah yuk duduk saja di meja itu”, Kata Hyerin sambil menunjuk meja yang kosong. “Baik”

Hyerin membaca majalah sambil melirik-lirik sedikit ke Luhan. Ia ingin sekali bisa dekat dengan Luhan, tapi dia tidak mau dekat dengan teman-temannya yang menjengkelkan itu apa lagi Kai.

Tiba-tiba bel berbunyi. “Ah ayuk masuk ke kelas”, Kata Luhan dengan senyum imut nya. “Ah, ayuk”, Kata Hyerin. Mereka berjalan menuju kelas bersama sambil berbincang-bincang. Hyerin bertanya-tanya tentang sekolah ini, untung saja ada topic yang bisa dibicarakan. “Luhan?!”, Kata Chanyeol tiba-tiba.

“Oy”, kata Luhan. “Ah Luhan aku ke kelas duluan ya”, kata Hyerin lalu pergi. Luhan hanya senyum kepada nya. “Lu ngapain jalan sama dia? Dia kan musuh nya Kai”, Kata Chanyeol yang berlari tiba-tiba ke Luhan diikutin Sehun dan Xiumin. “Dia kan musuh nya Kai, bukan musuh gua”, Kata Luhan.

“Tapi kan kalo itu muthuh nya thalah thatu diantara kita, berarti dia juga muthuh kita berthama”, Kata Sehun. “betul tuh”, Timpa Xiumin. “Ah sudah lah masuk kelas yuk”, Kata Luhan mengalihkan topic.

***

Pagi ini mereka pelajaran olah raga. Murid kelas 11 Business-1 sudah berbaris rapi, bersiap untuk senam. “Jongin, pimpin senam nya”, Kata Minho seonsaengnim.

Selesai senam, mereka berlari keliling lapangan sebanyak 3 putaran. Baru setengah lapangan, tali sepatu Hyerin lepas lalu tidak sengaja terinjak Hyerin. Hyerin pun terjatuh. “Aaaww”, Kata Hyerin meringis kesakitan. “Ah Hyerin kamu nggak apa-apa? Aduh, lutut mu luka… kita ke UKS aja yuk”, Kata Minri khawatir.

“Ah iya Minri ^^”, Kata Hyerin sambil mencoba berdiri lalu terjatuh lagi. Kaki nya terlalu lemas untuk menopang badannya. “Ah Hye… sini ku bantu”, Kata Minri. Tiba-tiba ada tangan putih yang menggendong nya ala bridal style. “Ah… Luhan…”, Kata Hyerin kaget. Luhan langsung bergegas ke UKS diikuti oleh Minri dan Minho seonsaengnim.

TBC

Hehe sekian dulu ya… maaf kalo kata-kata nya ngga formal >< soal nya cerita nya si Kai and the geng anak gaul gitu (?) hehe. Maaf kalo ga jelas ^^

Iklan

10 pemikiran pada “This love (Chapter 1)

  1. Crtanya udh bagus hnya sja Bhsnya yg kurang ehm bgs-_-
    hps kata lu gue lu gue
    dong thor
    ini udh spt lagi nntn sinetron sj.hahahaha
    Fighting thor jgn lama2 ya^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s