My Stupid Writer (Chapter 1)

my-stupid-writer

Title: My Stupid Writer

Author: Minrie

Genre: Romance, Comedy, Friendship, Fantasy, Mystery

Cast:

Shakespeare – Kris

Kim ah young a.k.a yura

Oh Sehun

Bang Min ah

And other castnya cari sendiri -.-

[!!] Warning!! Plagiator!! Bashing!! Silent Reader!!

 

+++

Shakespeare,

Namja bodoh, yang sangat penting bagiku

-Yura-

Kim ah young,

Yeoja menyebalkan, yang membuatku gila

Dan dia… yang telah menyelesaikan ceritaku.

-shakespeare a.k.a kris-

+++

Kalian mau dengar ceritaku tentang seorang penulis dari masa lampau? Terdengar mustahil bukan? Tetapi memang itulah yang terjadi padaku 4 tahun yang lali…

+++

Seorang penulis itu memili seribu ide? Cih aku tidak percaya….

Inggris, Abad 16

Seorang namja menatap kosong kertas di depannya. “aish… sial, aku tidak punya ide” kata namja itu degan mengacak kasar rambut pirangnya. Tetapi kesibukaanya terhenti ketika dia mendegar suara ketokan pintu. “Shakespeare!” teriak seseorang di balik pintu Merah clasik “shakespeare! Kau sudah menyeselaikan karya barumu? Yang Romeo and Juliet” “AH…BERISIK!!” sela namja yang di panggil shakespeare tersebut. Namja itu berjalan sempoyongan ke arah jendela. Tetapi langkahnya berhenti ketika kakinya, tersandung oleh karpet merah yang ter urai(?) rapai di lantai.

“ahh, sial… aku tidak ada tenanga. aku harus minum obat penenang.” Katanya degan mengambil beberapa cairan warna warni yang terisi rapi di dalam botol2 kaca. Shakespeare-pun masih sibuk menuangkan berapa cairan warna-warni tersebut ke beberapa botol kecil dan meminum salahsatu dari botol tersebut. “Pikiranku kosong, aku tidak dapat menulis. Tidak dapat menulis apapun”

Namja itu mulai melihat pantulan dirinya di depan cermin kecil yang ber lapis perak di sekelilingnya. “Siapa saja! Ajarin aku cinta yang tidak menyakitkan!!” teriak shakespeare degan melempar cermin itu ke lantai. Dan semua kembali gelap.

+++

Korea, Tahun 2009

“Yura-ah, tolong sehun oppa” teriak minah degan berlari ke arahku. “sehun? Kenapa lagi dia?” kataku degan meninggalkan minah yang masih sibuk mengatur nafasnya. Langkahku berhenti ketika melihat seorang sunbae menarik kerahnya sehun. Biasanya sehun akan menghajar seseorang yang berani menggunga tetapi karena tangannya yang di gips. Dia tidak bisa melakukan apa2.

“cih… kau senbae kau hanya berani melawan degan fisik. Benar2 tidak spottif.” Kata sehun degan menatap dingin sunbae di depannya tersebut. ‘tidak dapat di biarkan’ kata-ku di dalam hati. Tampa ku sadari kakiku telah menendang daerah terlarangnya. Terdengar teriakan2 kagum dari teman2 sebayaku. “Ka…Kauu…”katanya degan merintih kesakitan, dan menjauh dariku. Oke satu masalah telah teratasi.

“Sehun!! Kau ini!” teriakku degan menatap tajam. Bukkanya takut, sehun hanya menatapku degan tatapan polos. Aish anak ini. “Yura-ssi jagan marah’in sehun. Dia menolongku dari sunbae2 tersebut” sela minah yang sudah berada di belakang sehun. Entahlah ini hanya perasaanku. Tetapi aku yakin tadi. Aku melihat wajah sehun yang merah merona. Bahkan aku belum pernah melihatnya. “jagan merasa bersalah minah-ah. Kau itu yeoja lemah jadi harus di lindungi. Coba kau seperti yura. Yeoja kuat jadi dia bisa menjaga dirinya sendiri.” Kata sehun degan mengacak pelan rambut minah. ‘aku juga yeoja…jadi aku tidak ingin dia berpikir kayak gitu’ kataku dalam hati dan mulai jalan menjauh dari dua manusia polos(?) ini. “ah… yura-ah, kau mau menemaniku ke suatu tempat?”

Ucapan sehun sukses menghentikan langkahku. Aku tidak salah dengarkan? Sehun mengajakku berkencan? “NG…” sial aku kehabisan kata2 “Mau tidak?” kata sehun menghentikan lamunanku. “ah… ne. Todak masalah”

Musim semi pertamaku saat aku berusia 16 tahun!! Musim semi yang akan di penuhi oleh cerita cin- NG?!

Museum shakespeare

“sehun-ah, tempat in-“

“ne! Tempat ini luar biasakan? Sudah lama aku ingin ke sini (Museum shakespeare)”

Mwo?! Ak… aku salah sangkah. Kucubit pipi sehun, aigoo anak ini. “Kenapa tidak bilang dari tadi?!” “lagian apa itu museum shakespeare?! Siapa itu shakespeare?!”

“aw…aw…aw. Yura-ah sakit. Jagan dingin donk. Kitakan sahabat!” kata sehun dengan merangkulku. Aigoo sehun dekat sekali denganku. Ahh aku baru tau kalo wajahnya sehun itu tampan. Tapi sahabat yaa… apakah tidak bisa lebih dari sahabat? “yura-ah kau baik2 saja?”

“ah ne.. sehun-ah beri tau aku siapa shakespeare..” “ohh kau penasaran dengan shakespeare yaa? Kkk.. baiklah. Shakespeare yang memiliki nama lengkap william shakespeare, seorang penulis sastra inggris yang lahir pada tahun 1564. Di mulai dari 4 kisah tragedi, hamlet, machbeth,othelo dan king lear  yang di tulis olehnya. Di meninggalkan banyak kisah hebat yang laku di pasaran lainnya. seperti Romeo and juliet dan midnight summer dream. Beliau bahkan bisa di katakan penulis sastra inggris terhebat…” ohh.. pantas sehun mengajakku ke sini diakan lagi suka2nya sama cerita Romeo and Juliet.

Lho?! Sehun dia kemana? Ahh sial aku terpisah olehnya. Kulangkahkan kakiku menuju jalan keluar. Tetapi mataku tertuju pada cermin berlapis perak. Kuno sekali, tapi terlihat indah. “kau suka cermin ini noona? Kalau kau suka kau dapat mengambilnya dengan harga murah” kata seseorang yang berkerudung hitam tersebut. “ahh biar kulihat2 dahulu” diapun hanya mengangguk kecil dan berjalan ke tempat yang lain. Kulihat pantulan diriku di cermin. Ku pegang puka di sudut bibirku. Ahh luka ini.

“yua-ah! Lihat sunbae itu. Menggangu adik kelas lagi.” kata sehun sambil menunjukkan seorang yeoja dan seorang namja yang mengerubungi seorang yeoja. Tunggu dulu dia minah? Anak darikelas sebelah? “hey, yura-ah dari pada kau melamun lebih baik kau menolongnya.” Kata sehun dengan menyenggolku pelan.

“hey couple bodoh! Kau hanya berani melawan adik kelasmu yaa?” kulihat mereka menatapku degan tatap kau-itu-hanya-adik-kelas-jadi-jangan-sok-jadi-pahlawan. “kau berani membentakku? Kau itu hanya adik kelas yang babo!” katanya dengan menatapku seakan2 dia akan memakanku

“ne, aku ini memang adik kelas yang babo. Tetapi kau ini sunbae yang lebih babo!” kulayangkan satu tinjuan ke pipi putihnya. Dan namja di sebelahnya-pun menatapku dengan geram. “kau! Berani sekali melukai yeojachiguku. Chagi… are you oke?” cih benar2 couple babo. “cih kau! Kim ah young. Yeoja dari B? Cih anak kelas B aja  udah belagu” katanya dengan menancapkan(?) kuku panjangnya di sudut bibirku. Aww aku yakin pasti bibirku berdarah

Bugh…

Eh? Sehun? Kulihat sehun memukul yeoja di depanku. “kau jangan berani menyentuk ah young-ku” kata2nya berhasim membutku tersenyum. Kulihat seorang namja memukul lengan sehun dengan sebatang kayu yang entah berasal dari mana. “sehun awas!!!”

Terlambat namja tersebut berhasil membuat tangan sehun retak. Dan sejak itu aku sehun dan minah menjadi akrap. Atau lebih tepatnya sehunlah yang lebih akrap dengan minah.

Ku sentuh pantulan diriku di cermin tersebut. “aku yakin, kalo sehun menyayagi minah. Jadi selama ini aku hanya berkhayal jika sehun menyayangi-ku?” tunggu dulu kenapa cermin ini bersinar

Cermin perak itu mengeluarkan sinar! Aw aku tidak dapat melihat.

Bruk Kurasa ada seseorang yang menimpaku..  tunggu dulu di- Dia?!

-TBC-

[!!] Warning jangan cari tau siapa itu shakespeare, soalnya wajahnya dia -,- kuno sekali (udah beda abat=..=) nanti kalian shock pas bandingin wajahnya kris sama shakespeare ><

Iklan

9 pemikiran pada “My Stupid Writer (Chapter 1)

  1. aku suka sm jln ceritanya hihi bikin pnsrn tp buat kata2ny tolong d rapikan lagi yah, klo lbh rapi pasti feelny bakal dapet. hwaiting ! d tunggu next chapnya 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s