The Schattenjager (Chapter 1)

Author     :Thalia (kim ki yeon/takara miyuki/shiang chen)
Tittle       : The Schattenjager
Cast        : kim jongin(EXO), so kyungsoo (EXO)
Other cast  : find it by your self
Genre       : romance, yaoi!!!!!
Length      : chapter
Sejak kecil Kami, selalu bersama. Tapi aku tidak pernah mengerti, kenapa semua orang selalu mengatakan kalau kai tidak normal. Apa alasannya? Apa mungkin, karena kai memiliki ayah yang mengertikan dan kakak perempuan yang terlalu tangguh untuk ukuran normal? Apa mungkin karena ia tinggal di rumah yang penuh kejenuhan dan peraturan yang mencengkat, dengan begitu banyak kakak laki-laki yang sebenarnya bukanlah kakaknya? Ah.. sulit di cerna memang, tapi itulah keluarga besar kim.
Walaupun kai berasal dari keluarga mafia, kalian harus mengakui bahwa dia sebenarnya orang yang hangat.

_____
Humph.. sial. Persembunyian ku ketahuan. Aku lupa kalau mereka mafia! Semua rencana indahku hancur! Aish!! Seharusnya aku tidak menandatangani surat perjanjian sialan itu! Kalau bukan kai yang memohon padaku untuk menjadi tangan kanannya, aku tidak akan pernah menandatangani surat itu dan berakhir disini! Sial! Sial! Sial!
Liburan musim panasku harus di nodai dengan misi yang memjijikan itu? Huh.. kai! Aku tak akan memaafkanmu!
“dua bulan dari sekarang… aku akan menaruh perhatian lebih padamu. Do kyungsoo” orang kepercayaan keluarga kim yang memang sejak dulu telah menjadi kakak angkat kai, menekankan setiap kata katanya kepadaku. Aish! Sial! Ini tidak adil! Aku kan hanya tangan kanannya kai saja! kenapa harus aku? Kenapa? Menaruh perhatian lebih? Sial, apa maksudmu itu xiumin hyung?
“humph.. kenapa aku?”tanyaku acuh tak acuh! Jelas muak dengan ini semua! Kai! Sialan kau! Kemana kau saat aku melakukan semua ini! Lihat saja, aku akan lari dari sisimu KIM! JONG! IN!
_____
Dinama kau kai? Kau pikir apa yang kau lakukan dengan bolos dan tidak mengikuti pelajaran? Lihat saja sampai aku menangkapmu! Aku akan langsung mencekikmu!
BUG!
Samar-samar kudengan suara aneh dari  parkir sekolah. Sepertinya ada yang sedang bertarung. Kulangkahkan kaki ku menuju asal suara. Dan benar saja tempat itu sudah penuh dengan murid murid yang bersorak-sorai menyambut pertarungan yang kelihatannya semakin sengit.
Kerumungan itu seketika membuka sedikit saat beberapa murid dari kerumungan itu melihat ku dan mulai berbisik. Sial! Sekarang imej ku juga sudah…
“kenapa? Kau sudah menyerah?”
DEG! Kai? Sial! Ternyata kau disini. tanpa basa-basi kulangkahkan kakiku dengan cepat untuk dapat memastikan bahwa pendengaranku belum rusak. And well.. pendengaranku memang belum rusak. Nyatanya dihadapanku sekarang kai yang sedang menghajar kris. Huh, pasti karena kris mencoba untuk mengganggu chanyeol sahabat kami lagi. Ini sudah menjadi sarapan kai untuk menghajar kris. Tidak habis pikir, kenapa kris tidah pernah kapok? Padahal sudah jelas dan selalu diakhiri dengan kris yang lari terbirit-birit dengan luka sebam dimana-mana.
“kalau kalian masih mengganggunya! Maka aku tak akan segan-segan untuk mem..” “apa yang kau lakukan, kai!!” potongku dengan emosi yang memuncak. Akan ku cekik kau sekarang kai!
“soo!!!!!”girang kai dengan cepat melepas genggamannya pada kerah baju kris. “kyungsoo..” sapa chanyeol dengan senyun ala monyet sirkus handalannya. Kulirik kris kabur dengan pontang panting, di hiasi sorakan remeh dari murid-murid yang berkumpul tadi. Dasar! Lemah sekali kris! Padahal dia anak dari ketua mafia ‘di peuly rose’, salah satu musuh terbesar kami(?) ‘ the schattenjager’. Kurasa, kris harus berterima kasih kepadaku untuk yang kesekian kalinya.
Setelah kerumunan itu membubarkan diri, perlahan kudekati kai dengan tampang yang ku buat semuak mungkin. “jangan salah paham soo, mereka yang memulainya duluan”sial! Padahal ingin sekali kucekik dia! Tapi begitu melihatnya, seketika kuurungkan niatku. Sial! Sial! Sial!
“tapi, apa yang kau lakukan disini soo? Apa kau merindukanku? Atau untuk mengakui kalau kau juga munyukaiku?”lanjutanya. kelewatan! Kenapa dia masih bertanya? Tentusaja aku mencarinya! Dan tentu saja bukan karena aku merindukan atau untuk mengakui sesuatu yang memjijikan seperti itu!
Baiklah.. tenangkan dirimu kyungsoo.. kembali ke tujuan awal! “kai… aku mohon jadilah pewaris kelima the schattenjager seperti apa yang ayahmu mau” ucapku langsung kepada point utama. perubahan ekspresi kai terlihat kesal. Yah aku tahu.. dia pasti akan menolaknya. Jika dihitung ini sudah yang ke sejuta kalinya aku membujuknya.
____
The schattenjager, adalah group mafia terbesar dan terkuat di Korea. sebagai keturunan mafia tua, mereka telah mengasah pedang mereka, tanpa ampun untuk berjuang selama empat generasi.
Dengan kasar kai menarik tangan ku dengan mendobrak pintu, dimana pintu itu adalah kamar dari xiumin hyung, orang kepercayaan the schattenjager atau bisa disebut juga kim’s family.
“selamat datang, generasi kelima”sambut xiumin hyung saat kami sampai di hadapannya yang sedang bersantai. Sial tanganku terasa remuk!
Sebenarnya, ada perasaan takut kalau saja kai benar-benar mewarisi the schattenjager. Karena akan menambah begitu banyak bahaya yang akan menyerangnya. Aku takut kai akan kenapa-kenapa. Aku tidak ingin kai tersakiti. Kalau bisa, aku ingin membunuh semua pesaing yang berani hanya untuk meliriknya.
“KIM MIN SEOK!!! BERHENTI MENYEBUTKU DENGAN PANGGILAN ITU!!! Dan kenapa kau menyeret sooku kedalam semua ini!!! Dia memang tangan kananku, dan bukan berarti kau bisa melakukan semua ini”
“tung-tunggu.. kenapa kau tidak menjelaskan kepadanya?”gagap xiumin hyung kepada ku. “well.. aku sudah menjelaskannya, dan bukan berarti dia akan menerimanya.”jawabku acuh tak acuh.
____
Kim jong in, atau yang sering di sebut kai. Adalah anak laki satu-satunya dari ketua generasi ke-4 the schattenjager. untuk memastikan bahwa ia mengambil alih theome tersebut, kai telah terisolasi dari dunia luar. Walaupun.. “aku tidak akan menerima warisan itu” ia selalu menolak untuk menjadi ketua generasi ke-5 the schattenjager. Dan itu cukup membuat frustasi semua orang kecuali aku. Yah.. aku memang sangat senang saat ia menolahnya. Bukan karena apa! Itu semata untuk keselamatan hidupnya. Aku tak ingin ia terluka.
“hanya tinggal dua bulan dari sekarang, untuk menunggu kelulusanmu. Dan mewariskan group ini ke tanganmu. Kenapa tiba-tiba kau mengubah pikiranmu dan menolak semua ini? Hanya untuk menjadi penjual kue beras? Aku tidak mengerti”xiumin hyung terlihat sudah sangat putus asa dengan semua kelakuan kai. Yang memang kuakui kai itu sangat keras kepala. Sangat!
“memangnya apa yang salah bila menjadi penjual kue beras? Tidakkah penjual kue beras itu kedengarannya keren?”jawab kai polos dengan kedua tangan terlipat di atas dada. Huh… benar-benar….
“bukankah almarhun ayahku menyuruhku untuk melakukan apa yang aku suka?”
“apa kau berniat untuk membuang semua kerja keras yang telah kau miliki selama ini?”nada bicara xiumin hyung mulai meninggi. Dapat kuduga, ia… putus asa?
“cukup….”ujar kai dan berjalan kearah ku yang hanya duduk terdiam menyaksikan mereka berdua dengan kakak angkat kai yang lainnya. “aku hanya ingin mencari pekerjaan yang normal dan menciptakan keluarga yang bahagia bersama dengan sooku tersayang”ujarnya manja dan memeluk ku dari belakang.
“kyungsoo kan juga ingin kau untuk menerima tahta!”ujar xiumin hyung tertahan dengan emosi. Tunggu!! Kenapa bawa-bawa aku!! Sial! “benarkah itu? Soo?”tanya kai kepadaku dengan wajah yang… “well… itu lebih cocok padamu dari pada menjadi penjual kue beras” ucapku perlahan. Kai hanya bisa shock dengan jawabanku.
“ta-tapi! Aku tidak akan pernah melakukannya! Tidak akan!”keras kai masih pada pendiriannya. Lalu berjalan menjauh dan keluar dari ruangan. Xiumin hyung hanya dapat menghela hafas beratnya berkali-kali.
“tapi.. kau satu-satunya orang yang akan didengarnya”ucap xiumin hyung terlebih untukku. Well.. itu memang benar. Tapi kali ini tidak. Mungkin?…
____
ibuku sangat kenal dekat dengan keluarganya kai. Dan sebenarnya xiumin hyung itu adalah adik dari ibu ku. jadi aku harus selalu berada di rumah kai sepanjang waktu. dengan kata lain, kami sahabat sejak kecil. Semua orang tahu bahwa kai adalah anak dari pemimpin ketua mafia terbasar di Korea sejak ia masih kecil. Jadi,  itu menjadi sangat sulit untuknya mencari teman. Karena itu dia selalu dekat denganku. “aku hanya membutuhkan sooku!! Bukan para gadis!’itu yang selalu ia katakan padaku, saat aku berusaha untuk memperkenalkannya kepada gadis, untuk di pacarinya.
Aku pernah sekali menyuruhnya untuk bunuh diri saat kami masih duduk di bangku kelas satu SMP. And!!! You know what!! Dia benar-benar mencobanya!!
Flashback
Kai mencoba untuk loncat dari gedung lantai 15, hanya untuk melakukan apa yang aku katakan. Bodoh dan gila!.
“tuan muda kai.. kumohon tenanglah..”ucap xiumin hyung menenangkan kai agar tidak benar-benar loncat dari gudung itu.
Dengan air mata yang bercucuran kai berdiri tegak di ujung bersiap untuk meloncat “sooku membenciku, tidak ada lagi yang bisa kulakukan”ucap kai bergetar. Jujur saat itu kaki ku benar-baner bergetar hebat. Aku takut ia benar-benar melalukannya.
“jangan bodoh!! Hentikan sekarang, kai!!” teriakku!! Dan benar! Kai mendenganrkan ku.. ia turun dan langsung memelukku. “soo.. maafkan aku..” dasar bodoh  (-_-“)
Flashback off
“kemarin kau pasti menginap lagi di rumahnya kai, bukan?”tanya ibuku yang sedah menyiapkan hidangan makan malam. “hemm..”hanya itu jawabanku. Ya aku masih kesal dengannya! Karena kemarin ia tidak mendengarkan ku.
“apa dia baik-baik saja? rasanya ada yang kurang kalau tidak ada dia di sampingmu”tanya ibu ku lagi. Oh ayolah.. biarkan sehari saja aku tidak mendengar namanya atau mendengar hal tentangnya. “well, mungkin.. dia subuk”jawabku acuh tak acuh dengan malas. Dan melangkah keluar. Aku harus mencoba yang terbaik untuk menjada jarak darinya.
____
Tok Tok Tok
Sial! Ini sudah jam 10 malam!! Kenapa masih saja ada orang yang menyebalkan dengan bertamu kerumah orang!!! Sial!
Clekk
Ku buka pintu untuk melihat siapa orang gila yang bertamu. Dan benar saja memang orang gila yang mengganggu jam istirahatku! “yo!”sapa kai saat aku muncul dan membuka pintu. Walau pun aku sudah berusaha yang terbaik. Tetap saja tidak ada hasilnya. Kalau bukan aku yang mencarinya, sudah pasti dia yang akan datang mencariku bukan?
Lihat tampangnya itu!! Kelihatannya ia habis..
”siapa lagi kali ini yang kau hajar, kai? Kau kalah?”tanyaku kepadanya mendekat dengan kotak p3k ditangan. Untung lukanya tidak begitu parah. Jadi masih bisa ku tangani sendiri.
“tentu saja tidak!!! Aku menang melawan 20 orang bersenjata dengan tangan kosong dalam hitungan menit!”angkuhnya membanggakan diri..
“jadi… bukankah sudah jelas kalau kau lebih cocok menjadi ketua dari pada penjual kue beras?”
“tantu saja… penjual kuue beras itu lebih cocok untuk ku!!”
“kau, benar-benar…”
‘padahal kau memiliki jiwa kepemimpinan dalam darah mu.’batinku
“selesai..”ujarku saat luka kai selesai ku obati. Dia.. sangat kuat.. dia bahkan tidak mengeluh sakit sedikit pun.
“soo…”panggilnya manja.
DEG
Aku tidak tahu siapa yang memulainya. Yang aku tahu bibir kami sudah saling menyatu satu sama lain.
TOK!!! Tanpa pikir panjang pukul kepalanya. Menjauh dariku!! Sial!!!
“sudah kukatakan padamu!! Simpan ciumanmu untuk pacarmu!!”ujarku tajam, dan berjalan untuk meletakkan kembali kotak obat yang tadi kupakai untuk mengobati orang gila yang satu ini!!
“aku tidak mau…. Soo… soo… soo…soo…”rengeknya. dan menahan kakiku agar berhenti melangkah. Hasilnya? Berakhir dengan dirinya yang terseret-seret bagaikan kain lap.
“dio…”panggilnya lembut. Sial!! Dia memanggilku dengan nama itu! Kelemahan terbesarku!!
“apa kau ini!! Seekor kucing yang kepanasan atau apa hah!!!”kai mendekat dan berusahan menyentuh pipiku. Dengan kecepatan kilat. Kutahan tangannya dan kubawa ke belakang punggungnya.
“sa-sakit soo.. soo sakit!!”rintihnya kesakitan. Siapa suruh kau menciumku? Dan masih mau untuk yang kedua kalinya? Sial!! Mati saja kau!!
“soo.. sakit!! aku tidak akan melakukannya lagi!! Janji!!”rintihnya. ya mungkin aku juga sudah mulai berlebihan. Perlahan kulepaskan cengkramanku. Kulihat dia yang mulai mengulus lengannya yang tadi ku cengkram cukup kencang.
“kai.. apa yang bisa kau lakukan tanpa ku? Apa kau memberikan semua kasih sayangmu hanya karena aku yang dapat kau lihat saat ini?”tanyaku penasaran. Yah.. aku sangat penasaran!! Sejak dulu aku memang selalu pensaran.
“Tentu saja tidak! Karena aku mencintaimu. Aku pasti menangis jika kau pergi.”
“menangis?”
“tentu saja menangis. Tapi aku tidak yakin, apa yang akan terjadi setelahnya”
“sepertinya… tidak bagus”jawabku sekenanya
“makanya!! Jangan pernah pergi dariku!!”ujar kai lembut dan memelukku erat.
____
Hari ini, aku dan kai bermaksud berbelanja ke super market. Untuk keperluan ku-ah tidak, kuralat. Maksudku kami- sebulan kedepan. Akhir-akhir ini aku banyak melakukan kesalahan. Karena kesalahanku itu terjadi hal yang sangat fatal.
Satu minggu yang lalu, aku di tugaskan untuk menjalankan misi yang penting. Tapi aku lalai. Satu orang musuh kami dapat kabur, dan menyebarkan berita tentang kematian ayah kai. Tentu saja, karena hal itu semua musuh kami mengincar kai. Yang –mungkin- akan menjadi generasi ke-5 the schattenjager.
“maafkan aku ya? Karena kelalaianku nyawamu dalam bahaya.”ujarku saat keheningan berkuasa.
“hahaha, itu bukan masalah. Ah soo.. kalau begitu jadilah bodyguard ku”jawabnya tersenyum manis dan menggenggam tangan ku erat. Aku hanya bisa mengangguk sebagai balasan, ya benar… menjadi bodyguardnya adalah pilihan terakhir.
Senyumnya melebar, matanya berbinar, genggaman tangannya semakin kuat. “benarkah? Uwahh jadi kita bisa melakukan semuanya besama!!! Berangkan dan pulang sekolah, tidur, makan, dan melaku-“ mendengarnya langsung kulepas genggamannya dan menjauh.
‘ah just kidding.. aku akan menjadi anak yang baik dan berdiam diri di rumah hehehe” kai kembali mendekat dan merangkulku
Langkah kami terhenti, segerombolan orang mengepung kami. Tanpa segan kai menahanku agar tetap berada di belakangnya dan menghajar orang-orang itu. Tunggu… sebenarnya yang bodyguard itu siapa?
“kalian itu benar-benar keras kepala!! Kalian sudah siap untuk ronde ke dua?”
“tch!!! Kalau kau tidak melakukan apa yang kami minta. Keselamatan laki-laki ini dalam bahaya!”seseorang dari mereka menahanku dari belakang dan bersiap menikamku dileher.
Kai tertawa terbahak bahak, aku hanya memasang wajah datarku saja. kai apa lagi sekarang? “kau ini benar-benar tolol ya?”tanya kai meremehkan orang yang sedang menyandraku? Konyol. Samar samar kulihat ia terkujut dengan apa yang dikatakan kai. tanpa buang buang waktu kulangsung menyikut perut dan wajah sembari menginjak kakinya “beraninya kau menyentuhku!!”ucapku kesal. Kai kembali tertawa “soo ku itu lebih kuat, bodoh!”
Aku dan kai mengambil ancang ancang dan mulai menghajar orang orang itu. ‘huh… pada akhirnya semuanya akan berakhir seperti ini, tidak akan ada yang berubah’
Kulihat salah satu dari mereka mengeluarkan pistol dari saku mereka. Sial!! Kai!! dalam bahaya!
saat peluru di luncurkan aku bersyukur aku tepat waktu. Setidaknya bukan kai yang terkena tembakan itu. Aku hanya mengorbankan lengan kananku, dan itu belum seberapa. Darah mengalir dengan sangat deras. Kai terpaku lihatku terduduk menahan rasa sakit. matanya terlihat berapi api, tangannya kembali mengepal, dan rahangnya mengeras. Kai…
“mati kau!!!”gumam kai penuh penekanan, dengan cepat dia menuju orang yeng menembakku lalu meninjunya lagi, lagi, dan lagi. Aku tidak tahu berapa banyak tinju yang ia lontarkan, yang jelas kai meninjunya tanpa henti dan ampun.
Aku tidak bisa hanya berdiam diri dan melihat, orang itu bisa mati kalau ini terus begini. “kai!!” panggilku, tapi ia tak berhenti atau bahkan menolehku. Ia tetap malanjutkan aksinya. Aku berdiri dan mendekat “kai!! hentikan!! Kai!! hentikan sekarang juga!!! Ini hanya goresan kecil! Aku tidak apa apa! Kai! kumohon! Orang itu bisa mati!! Kai!!” sial! Jadi kau memilih untuk tedak mendengarkanku hah? Kutarik bahunya dan menendangnya sampai jatuh.
Tak ku indahkan kai yang merintih kesakitan. Kurauk saku celanaku dan mengambil ponselku lalu membidik orang orang itu dengan cepat. ”wajah kalian telahku kirim ke the schattenjager.dan biar kuingatkan kalian kalau generasi keempat masih hidup! Semua akan lebih parah jika kalian mencoba untuk mengentuh generasi kelima lagi.”orang orang itu kembali lari terbirit-birit. Kulihat kai masih saja terus merintih kesakitan. Huh ayolah kai… aku tidak akan tertipu oleh tipuan konyolmu.
Perlahan kuberjalan menujunya. Dan berjongkok menyamai tingginya yang sedang terduduk. “kau tahu, kau tadi hampir saja menjadi pembunuh” kai menatapku dengan seksama, lalu tangannya menjulur menyentuh lukaku “kau.. masih hidupkan?” tanyanya dengan tatapan polos. “bodoh, tentu saja! ini bukan hal yang serius”
“kau.. melakukannya demi aku?”
DEG
“kau tahu, ini adalah hal yang paling aku takutkan. Ibuku meninggal tertembak karena menyelamatkanku. Tepat di  depan mataku. Ia mati dengan memelukku, terus tersenyum sampai akhirnya ia kenilangan banyak darah dan tewas. Bukan hanya ibu. Satu persatu, orang orang kami terluka dan mati karena mereka. Maka dari itu, aku tidak pernah mau menerima tahta itu.” Ia berdiri. Aku pun mengikutinya. Ia mendekat dan memelukku.
“apakah harus? Aku melepasmu pergi?”ia melepaskan pelukannya dan berlalu. What the fuck is that kai!
ia berlalu dengan masih melihat kearahku. Itu bukan hal yang seharusnya kau ucapkan! Akulah satu satunya yang akan meninggalkanmu!
Kuberbalik dan meraih tangannya, lalu memeluknya erat. “soo?”kejutnya. “ayo!”ucapku dan langsung menariknya, “oi, soo.. kita mau pergi kemana?”
Memangnya siapa yang mau kita terus bersama!! Kau bukan? Dan kenapa sekarang kau berniat meninggalkanku? Sialan kau! Begitu banyak kesulitan bagiku untuk melepas tanganmu! Dan lagi…
-TBC-
Iklan

14 pemikiran pada “The Schattenjager (Chapter 1)

  1. Annyeong thor shi, mau kasii masukan nie setelah baca ffnya. heheh. cerita and alurnya mirip sama anime+komik Tight Rope yaa? mungkin thor shi terinspirasi, tapi bagusnya kalau di jelasin kalau ini idenya dari situ. hehehe. sama soal tulisan yang kecil2, fontnya kurang besar and tulisannya rapet2 banget. sebenernya ceritanya bagus.apalagi aq uda baca anime+komiknya pasti Kai koplak banget pluss lebay.ahaha and pasangan ini cocok lah meranin tokoh2 ini. di tunggu part selanjutnya. semoga masukan nya membantu ^^

  2. untuk yang lain yang belum atau baru saja membaca, miyuki minta maaf… karena keterlambatan dan kebodohan miyuki karena melupakan sesuatu yang paling penting…. dan terima kasih kepada RE.TAO YANG TELAH MENGINGATKAN MIYUKI~~ ARIGATOU. hal yang miyuki lupakan adalah :WARNING!!!!! JALAN NI FF BUKAN MURNI MILIK MIYUKI!!!!! MIYUKI CUMA BUAT VER LAIN DARI PEMAINNYA, TAPI GAK ADA MAKSUD UNTUK MERUGIKAN SEGALA PIHAK, HANYA BERMAKSUD MENGENALKAN LEBIH JAUH TENTANG DUNIA ANIME DAN MANGA. DEMI APAPUN, MIYUKI GAK ADA MAKSUD LAIN. INI FF VERSI LAIN DARI ANIME/MANGA TIGHT ROPE. HANYA JUDUL YANG DI UBAH, DAN BEBERAPA ALUR YANG BERUBAH, SELAINNYA MURNI DARI CERITA ASLI!! SEKIAN… TERIMA KASIH..

  3. AH ! KEREN SUGOI suka chara kai disini. Kai yang ngejar2 soo woohoo kris cemen ah ‘^’ update asap thor :(( penasaran banget masa. Huhu semangat lanjutin nya aja aja hwaitiiiiing keep writing thor ^^ ganbarimasu dattebayo {}

  4. wah… Menarik banget ff ini.. Sumpah.. Beda dari yg lain, thor… Lanjut chapter 2 dong thor… Kan ini bagus thor 🙂 bneran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s