Impossible (Chapter 4)

IMPOSSIBLE

Author: Kim Na Yong

Main Cast : Kim Nana

                -Yang Misun

                -Cho Kimin (Laki-Laki)

                -All Member EXO

Genre : Humor, Friendship, and little Romance

Length: 4 of …

Langsung aja !!

 

Yaaa Park Chanyeol, neo mueos-eul hagoissda !”( Yaaa Park Chanyeol apa yang kau lakukan !) teriak Baekhyun karena Chanyeol tiba-tiba melepas kasar pegangan tangan antara Baekhyun dengan Nana. Nana meringis kesakitan sambil memegangi pergelangan tangannya yang sakit.

“ gwenchan-ah Nana-shi?” kata Chanyeol lembut. Nana menundukkan kepalanya dan langsung masuk ke van staff exo. Baekhyun menatap Chanyeol sinis dan menunjukkan senyum remeh. Chanyeol melihatnya dan tak mau kalah. Mereka saling berpandangan mungkin terjadi perang batin disana yang tak kasat mata memang tapi aura kebencian sangat terasa di sekelilingnya.

Sehun melihat kejadian itu yah kejadian dimana Nana meringis kesakitan. Dia mengepalkan tangannya dengan keras. Baekhyun akhirnya kembali ke van. Chanyeol melihat Nana sekilas. Nana menyenderkan kepalanya ke kaca jendela sambil memegangi pergelangan tangannya. Chanyeol menggumam kecil. Dia menatap Nana sendu, sebelum kembali ke van.

Selama di perjalanan tak ada percakapan antara Chanyeol dan Baekhyun. Semua member EXO bingung kecuali Sehun karena Sehun juga ikut terdiam. Misun pun tak tahu karena tak biasanya Sehun begini, walau hanya kenal beberapa hari namun Misun tahu kalau Sehun pasti ada masalah. Suho seperti membisikkan sesuatu ke D.O dengan menjawab dengan gelengan kepala.

Sesampainya di Busan tak ada satu patah kata pun yang di ucapkan ChanBaek+Sehun mereka hanya diam tanpa kata. Kimin tak mau ambil pusing dia pun langsung bergegas ke van staff EXO untuk melihat keadaan temannya ya Kim Nana.

Nana berada di belakang van sedang mengambil barangnya. Dan terkaget ketika Kimin berada di sebelahnya dengan nafas tersengal-sengal “ Kenapa ka?”. Kimin masih tak merespon dia sibuk mengatur nafasnya. Nana menggendikkan bahunya.

Fansign telah dimulai. Terdengar suara histeris dari dari para fans. Yaa walau begitu para fansnya tetap dalam keadaan tertib dan bisa diatur. Nana sibuk memotret apa yang menurutnya bagus. Sedangkan Kimin dan Misun terlihat berbincang dengan beberapa fans untuk sekedar menambah informasi. Sesekali Nana memotret para member EXO dari kejauhan. “Baekhyun manis juga” gumam Nana sambil tersenyum.

SKIP TIME

Fansign telah berakhir, semua member EXO pun telah berada di dalam van. Mereka semua lelah, terutama di bagian tangannya terasa pegal. Kimin Cs pun telah sampai di depan mobil van EXO.”Na, lo naik mobil ini aja yah gue yang di staff?” kata Misun sambil memegang pundak Nana. Nana hanya mengangguk dan masuk ke dalam van EXO. Semua member EXO pun terkaget ketika Nana membuka pintu. Nana hanya membungkuk memberi salam dan langsung duduk di bangku paling depan. Chanyeol langsung berdiri dan duduk di sebelah Nana. Nana terkaget dan menoleh ke Chanyeol namun orang yang dilihatnya hanya member senyuman lebar.

Kimin POV

“Apa tujuan lo Nana suruh naik van ini?” kata gue kesal. Gue lihat Misun cuma senyum tapi gue yakin kalau itu senyum palsu. “Gue mau ngetes aja bener apa engga dugaan gue” katanya lalu beranjak pergi. “Sumpah gue ga ngerti sama pemikiran cewe” gumam gue dan langsung masuk van. Tapi pas buka pintu gue lihat Chanyeol lagi duduk di tempat gue? Oh Tuhan dan si Nana diam aja. Gue langsung pegang pundak Chanyeol, dia pun kaget “joesonghabnida sillye hajiman,i nae jail” (Maaf tapi ini kursi ku) kata gue sopan. Tapi Chanyeol bilang “naneun jamsi dong-an uli hal su eobs-seubnida yeogi anj-aseo sip-eo?” (bisakan aku duduk disini dahulu?). Gue menghela nafas dan melihat Nana. Nana anggukin kepalanya tanda setuju. Yah apa boleh buat gue harus ngalah.

Kimin POV END

Selama perjalanan Nana hanya melihat keluar jendela. Tak sedetikpun dia melihat Chanyeol yang ada di sampingnya. Chanyeol menghela nafas. Baekhyun mendengus kesal karena tak dapat melihat Chanyeol dan Nana sedang apa di depan sana. Sehun ? oh bisa kita lihat kalau dia sedang asyik sms-an dengan eumm you know lah haha. Member EXO lain D.O, Kris,Tao,Kai,Xiumin terlelap . Yang lain sedang asyik dengan gadgetnya.

Nana-shi wae nae mesiji  e hoesinhaji ?” (kenapa kau tidak membalas sms ku Nana?) tanya Chanyeol membuka percakapan. Nana tak bergeming. Chanyeol mengerutkan dahinya. “Nana-shi?” kata Chanyeol lagi. Akhirnya Chanyeol memberanikan diri memegang pundak Nana sambil mengguncangkannya “Nana-shi?” suara beratnya sungguh bisa membuat wanita jatuh dalam pesonanya. Chanyeol terkejut karena Nana tidak menyahutinya karena tertidur. Chanyeol terkekeh. Tangannya yang ada di pundak Nana pun beralih ke rambut Nana dan mengelusnya lembut. “neo  joh-a pigonhae boineun” (Kau tampak lelah) gumam Chanyeol . Chanyeol menyandarkan kepala Nana di bahunya. Chanyeol pun ikut terlelap.

SKIP TIME

@ EXO’s Dorm

“Hyung tadi kenapa kau pindah tempat duduk?” tanya D.O pada Chanyeol. Yang di tanya hanya senyum-senyum sendiri. Baekhyun yang kesal pun lantas menyahuti “Chanyeol memang sudah gila”. Merasa dirinya disebut gila Chanyeol langsung menatap Baekhyun dengan tatapan tajam.  “Kau hanya sirik Baekhyun” ucapnya tajam. “Sudahlah kenapa kalian bertengkar?” kata Suho menengahi. Suasana mendadak berubah menjadi tegang, yah aura-aura kebencian menyelimuti ruangan tersebut. “Apa kalian berdua menyukai Kim Nana?” tanya Kai frontal. Baekhyun dan Chanyeol menoleh ke Kai bersama-sama “Yaa Aku menyukainya” kata mereka berbarengan. Sedetik kemudian Chanyeol dan Baekhyun saling berpandangan. “ Kau … ?” ucap mereka berbarengan lagi.

Sehun dan Lay mengacungkan tangan. “Kalian berdua kenapa?” tanya Chen. “Hyung sebenarnya aku juga menyukai … Nana” jawab Sehun malu-malu. Luhan langsung terbengong mendengar ucapan Sehun “Sehun-ah bukankah kau menyukai temannya Nana? Yang Misun?” kata Luhan tak percaya. Sehun menggelengkan kepalanya. Luhan tersenyum tidak percaya lalu beranjak pergi ke kamarnya.

Semua terbengong dengan kesaksian Sehun dan Luhan pergi ke kamar tiba-tiba. “Ada apa dengan dia?” kata Sehun.Lay tetap mengacungkan jarinya ke atas. “Kalau kau kenapa ge?” tanya Tao. Lay menelan ludah dan Suho pun gugup. “Aish dia sepertinya ingin ke kamar mandi, benar begitu kan Lay?” kata Suho seperti sedang memberi isyarat ke Lay. Lay membelakkan matanya dan kemudian mengangguk. “Kalau ingin ke kamar kecil kenapa harus bilang?” cibir Baekhyun. Lay menundukkan kepalanya dan Suho menghela nafas.

“Sepertinya masalah ini harus diselesaikan” ucap Xiumin bijak. Suho dan Kris pun mengangguk. “Bagaimana kalau kita panggil saja Nana .. “

“Tidaaakkkkkkk” ucap Baekhyun, Chanyeol, Sehun, Lay, dan Suho. Kris mengerjapkan matanya berkali-kali. “ Kalian kenapa?” kata Kris berteriak. Tao menelan ludah dan memutuskan ke kamar karena dia tahu masalah ini akan menjadi rumit. “Jangan libatkan dia aku mohon dia tak tahu apa-apa” kata Chanyeol memelas. Kris memijat pelipisnya “lalu bagaimana kita menyelesaikan masalah ini?”.

“Bagaimana kalau kita tanya pada kedua sahabatnya?” jawab Chen langsung. Kris menoleh “Tanya apa bodoh?”. Chen berpikir sejenak jari-jarinya mengetuk dagunya. “Aku juga tidak tahu” jawab Chen polos.

“Kurasa memang satu-satunya jalan kita harus menanyainya langsung ke Kim Nana” jawab Xiumin. Baru saja ChanBaek Sehun,Suho, Lay ingin bilang tidak Xiumin sudah melanjutkan perkataanya “Dan kalian jangan bilang tidak, dan kau Suho kenapa kau ikut bilang tidak?Apa kau juga menyukai Nana?”. Semua mata menuju pada Suho, Suho menelan ludah dan menggeleng “Oke tak ada lagi yang protes disini” kata Xiumin seolah menang dari perdebatan itu.

Luhan POV

@ Room’s

Aku tak habis pikir bagaimana bisa Sehun memberi harapan palsu ke Misun. Apa dia tak memikirkan perasaannya ? . Tak tahukah kau Sehun aku rela mengalah dari mu supaya kau bisa lebih sekedar teman dengan Misun. Kau tak tahukan Sehun aku menyukai Misun semenjak pertama bertemu. Okay Sehun sekarang Misun miliikku dan kau tak boleh menyakitinya.

Luhan POV END

Sehun masuk ke kamar, dia melihat Luhan sedang duduk di tepi ranjang sambil menunduk. “Hyung?” kata Sehun menghampirinya. Luhan pun mengangkat kepalanya. Luhan tersenyum licik. Lalu tidur dengan menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut. “Ada apa dengan mu hyung?” gumam Sehun.

Keesokan harinya

“Aku sudah menghubungi Manager hyung untuk meminta Nana datang kesini” kata Xiumin di ruang makan. Semua sontak melihat Xiumin, Chen sampai terbatuk-batuk. “Yaa ge kau jorok sekali” kata Tao yang melihat sisa-sisa makanan Chen yang keluar dari mulutnya karena terbatuk tadi. Chen hanya nyengir.

BRAKK

“Sudah kubilang jangan libatkan dia” kata Chanyeol mengebrak meja. “Park Chanyeol kau bisa diam” kata Suho kesal. Chanyeol mendengus kesal dan kembali duduk.

“Apa dia bersama teman-temannya?” tanya Luhan tenang. “Aku tidak yakin” kata Xiumin. “Harus kah kita libatkan Nana?” timpal Lay. “Ya Lay ini semua untuk kebaikan kita dan juga Nana” kata Kris memegang pundak Lay. Lay menundukkan kepalanya.

Meanwhile in other side

“Na lo yakin mau dating kesono sendiri?” kata Kimin yang melihat Nana sedang bersiap-siap.

“Lalu aku harus dengan siapa ka?” tanya Nana lemas. Kimin menunjuk dirinya. Nana menggeleng.

“Loh Na mau kemana?” tanya Misun yang baru pulang dari pasar. “Mau ke dorm EXO” kata Kimin jelas. “Hahh???” Misun menjatuhkan belanjaannya. “Ngapain?” kata Misun heran. “Nana pengen jadi koki disono” kata Kimin mengelus rambut Nana. “Diem Cho Kimin gue ga lagi bercanda” kata Misun kesal. Kimin hanya menunjukkan tanda peace di jarinya. Nana ketawa kecil.

“Ga tau tapi katanya disuruh datang” kata Nana.

“Gue ikut yah nemenin lo?” kata Misun cemas.

“Alibi lo” kata Kimin

“Diem lo”

Nana tertawa lagi memang yah kedua sahabatnya selalu saja bertengkar. Nana mengangguk. Dan senyum merekah di bibir Misun. Kimin mendecak sebal.

Nana dan Misun telah sampai di depan pintu dorm EXO. “Na lo yakin ini tempatnya?” kata Misun tak percaya. Nana mengangguk. Misun menghela nafas. Dan Nana pun mulai mengetuk pintu.

TOK !! TOK !! TOK !!

KLEK~

Pria bermata panda yang membuka pintu. Nana dan Misun pun membungkuk memberi salam. Pria bermata panda itu membalas salam dan mempersilahkan masuk. Nana dan Misun masuk. Tao –Pria bermata panda- berlari menuju dapur.

Terlihat Suho keluar dari dapur bersama Tao. “Mungkin Tao memanggil Suho” pikir Nana. Misun sedang memperhatikan sekelilingnya. “Ah jadi begini yah dorm artis biasa aja” batin Misun.

Suho menghampiri Misun dan Nana dan mempersilahkan duduk, yah belum ada percakapan di antara mereka, hanya bahasa isyarat yang diberikan. Ruang tengah yang sepi sekali. Tak ada member lain. Misun dan Nana duduk disebrang Tao dan Suho. Suho memberi kan isyarat entah apa dan Tao mengangguk. Tao pun pergi.

Suho berdeham “Ekhem..”. Nana mengangguk dan Misun menatap Suho. “gamsahabnida ga wonhaneun waseo”(Terima kasih sudah mau datang) kata Suho tersenyum angelicnya. Nana menoleh ke Misun, Misun terpana dengan senyum Suho. Nana menyikut lengan Misun.

“Dia ngomong apa?” tanya Nana.

“Makasih”.

“Kok tadi dia ngomongnya panjang lebar?”

“Berisik yaa” Nana hanya tertunduk Misun mengomelinya. Misun melihat Nana “Lagian gue lagi ngehayal jangan ganggu” kata Misun sambil mengusap rambut Nana. Suho melihat Nana tertunduk.

Nana-shi gwenchan-ah?” kata Suho cemas. “Ne” kata Misun cepat. Suho pun mengangguk. Dan mulai datanglah para member EXO yang lain. Baekhyun melihat Nana sekilas. Semua member EXO pun duduk di ruang tengah, ada yang di sofa, atas meja, atau bakal lesehan.

Misun menelah ludah melihat Sehun dan Luhan dan tertunduk malu. Luhan hanya tersenyum biasa, dan Sehun hanyaa memasang wajah datarnya.

ulineun neo mueongaleul mul-eo” (Kami hanya ingin menanyakan kau sesuatu) kata Suho serius. Nana mendongakkan wajahnya menghadap Suho. Misun menatap Suho serius. Suho melihat Xiumin, dan Xiumin mengangguk.  “saie….” (antara …) kata Suho menunda kalimatnya , Misun tegang sedangkan Nana tidak mengerti apa yang dikatakan Suho memiringkan kepalanya dan menatap Suho , Suho melihat Nana yang seperti anak anjing menurutnya.

neun malhaneun hyeong” (Kau yang bilang Hyung) ucap Suho frustasi sambil menunjuk Xiumin. Xiumin menunjuk diri nya sendiri dan bingung. Nana menatap Misun bingung, Misun hanya menggaruk kepala.

Chanyeol tiba-tiba berdiri dan menunjuk Nana “Kim Nana naneun dangsin-eul salanghabnida” (Kim Nana Aku mencintaimu) kata Chanyeol berteriak dengan suara beratnya. Baekhyun sontak menoleh ke Chanyeol dan berdiri juga “nado nanaleul salang” (Aku juga mencintainya). Lay dan Sehun berdiri pun ikut berdiri. “nana-ah nan jeongmal  salanghabnida” (Nana-ah aku sangat mencintaimu) kata Sehun memandang Nana. Lay hanya tertunduk malu namun kemudian berkata “Nà nà wǒ ài nǐ zhème duō” (Nana aku juga mencintaimu) kata Lay.

Misun menganga mendengar perkataan Chanbaek+Sehun, sedangkan Nana? Nana membulatkan matanya mendengar apa yang di katakan Lay. Kedua tangan Nana menutup mulutnya.

“Impossible …. “ ucap Nana lirih.

TBC

Aihh gimana kalo begini tandanya mau ending the cuy -_- agak sedih juga yah kalo sad ending tapi happy ending sudah terlalu mainstream, coba kasih masukan deh agak bingung juga akhirnya kaya gimana oke makasih ^^ oh banyak typo dan kesalahan edit maafkan saya karena saya hanya manusia biasa -_-

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

7 pemikiran pada “Impossible (Chapter 4)

  1. wleh wleh banyak yang suka ama nana O.O chan baek sehun lay oh my huaaa >< kira kira siapa yg di pilih oleh nana heumm kita lihat saja hehe lanjutkan

  2. AAA SERU jujur thor aku baru baca dari part satu sampe part 4 dan aku ngakak terus gatau kenapa. kocak aja pas mereka ngomong pake bhs indonesia wkwk. sukaa. berharap sih nana klo ga sama baek sama sehun(?) hehe.eh terserah author sih 😀 kereen. lanjutt

  3. Thorr,ff nya bagus bangettt.next ya thorr,penasaran aku sama endingnya.akusih lebih suka nana sama kimin.lebih cocok._.v terus,saranku lebih baik endingnya happy ending ajaa,hehe.sukses ya thorrr^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s