Heart Attack (Part 1)

Title       : Heart Attack

Author  : Reechi L  (@Esprit_RL)

Genre   : Drama, Romance, School life

Length  : Series

Rating   : PG

Maincast:

-Park Chanyeol (EXO-K)

-Byun Baekhyun (EXO-K)

-Im Yoo Na [Yoona] (SNSD)

-Choi Soo Young [Sooyoung] (SNSD)

Support cast:

– Kim Joon Myeon [Suho] (EXO-K)

-Wu Fan [Kris] (EXO-M)

-Xi Lu Han (EXO-M)

-Kim Min Seok [Xiumin] (EXO-M)

 HEART ATTACK

PART ONE

[aku hanya ingin ada orang yang benar-benar mencintaiku dari lubuk hatinya…]

*********

Yoona’s POV

                “Apa?! Kau putus…? Lagi!?!” teriak seorang yeoja berambut coklat yang berparas cantik dan berbadan tinggi kepada teman baiknya, aku.  Yeoja yang barusan berteriak ini namanya Sooyoung.

“Habis bosen. Kamu juga nggak perlu teriak-teriak kali. Dasar pabbo! Kan teman sekelas pada ngeliatin jadinya”

Aku dan Sooyoung sudah berteman lama. Dari kami masih sekolah dasar. Dan sekarang kami sudah SMA kelas 3. Nah, kata Sooyoung memang benar. Aku putus. Lagi. Namja yang putus hubungan denganku itu namanya Suho. Dia namja yang cukup terkenal di SMA karena dia sudah jadi ketua OSIS yang dipercaya oleh kepala sekolah, dia masih kelas 2. Kenapa aku bisa (pernah) pacaran dengannya? Yah, kata orang karena aku cantik jadi cocok dengannya yang katanya ganteng juga. Tapi sebenarnya aku tidak serius pacaran dengannya. Dia menembakku 1 bulan lalu, dan aku menerimanya karena kasihan.

“Lalu, kau mau cari lagi?” Tanya Sooyoung

“Tidak semudah itu juga, soalnya standarku tinggi” kataku dengan cengiran kecil

“Dasar playgirl” Sooyoung manyun sambil menghela napas. “YA! IM YOON AH! Baru masuk semester baru langsung putus! Padahal Suho kan cakep!” Sooyoung mendengus kesal

“Dari pada itu mending kita langsung ke lapangan aja? Kan kita seminggu tugas jadi kakak pembimbing kelas 1 kan? Semester baru, lhoo.”

“Ah! Oh, iya! Ayo turun!” Sooyoung yang baru sadar langsung bergegas turun bersamaku ke lapangan.  Hhh, kenapa juga mesti ngurusin anak yang masih polos. Nggak seru ah. Begitu sampai di lapangan, semuanya sudah berkumpul dan untungnya kami tidak telat. Nah, yang menjadi kakak pembimbing itu harusnya anak kelas 3 semua tapi karena Suho sudah dipercaya kepala sekolah, dia juga jadi kakak pembimbing. Aku, Sooyoung, Kim Min Seok (Xiu Min), Wu Fan (Kris), dan Lu Han ini kakak pembimbing dari kelas 3.

                Aku hanya bisa menghela napas karena aku sangat tidak suka melakukan pekerjaan merepotkan ini. Mengkarantina anak-anak yang masih polos-polos dan tak tahu dunia luar. “Hhhh…”

Chanyeol’s POV

“Baekki, kau gugup nggak? Hari ini MOS lho… Kakak pembimbingnya jahat-jahat nggak ya…” aku memeluk Baekhyun dari belakang. Baekhyun ini sahabat baikku.

“Channie, masa udah SMA masih takut MOS sih?” Baekhyun melepaskan diri

“Ahh, kau kan enak ada kenalan di sini. Sepupumu kan yang jadi kakak pembimbingnya? Siapa namanya itu…? Sooyoung-ssi  ya?” aku dan Baek mulai mengambil posisi duduk di lapangan.

“Hmm… Gimana yaaa.. Eh udah mulai tuh MOS-nya!”

Haahhh…. Aku Park Chanyeol, kelas 1 SMA. Kadang aku dipanggil happy virus, katanya sih gara-gara senyumku yang ‘indah’.  MOS sudah dimulai dan aku melihat kakak-kakak pembimbing mulai menampakkan diri. Benar dugaanku! Wajah mereka garang-garang! Hiii. Mereka mulai memperkenalkan diri masing-masing, tapi hanya ada satu kakak yang dari tadi diam terus, namanya saja diperkenalkan oleh Sooyoung-ssi. Im Yoona.

Baekhyun tiba-tiba mencolek-colek lenganku, aku kaget dan spontan menoleh secara tiba-tiba. Baekhyun jadi kaget juga.

“Kenapa?”

“Ngg, Yoona-ssi kenapa sih? Kok dia dari tadi nggak ngomong sama sekali.” Bisik Baekhyun.

“Kenapa? Suka nih?” balasku sambil nyengir

“HEI! KALIAN PARA PABBO! DIAM!” suara Ketua OSIS Suho menggelegar mengagetkan kami berdua.

“M-Mianhae.” Baekhyun menunduk.

“KALIAN LOMPAT KODOK KELILING LAPANGAN 3 KALI SANA!” teriakan Suho memang sangat seram! Jadi aku dan Baekhyun langsung melaksanakan perintahnya.

Sambil melompat-lompat, aku curi-curi pandang ea rah Yoona-ssi. Dan aku melihat Yoona-ssi tertawa kecil melihat kami berdua melompat. Aku langsung membuang muka. Eh, kenapa aku merasa panas ya..?

“Channie!” bisik Baekhyun sambil melompat-lompat

“a-ah, ya?”

“aku, sepertinya aku menyukai Yoona-ssi deh.”

“oohh………..    MWO?!!”  ‘Baekki suka sama Yoona-ssi?! Nggak bisa dipercaya!!’

“Dia cantik sih! Dan kayaknya enak juga kalo pacaran sama dia.”

“o-oh…” aku membuang muka lagi…

Ketika selesai lompat kodok, kami berdua kembali duduk. ‘Ah, aku kenapa sih? Kok dadaku sakit begini? Masa serangan jantung?! Ah, nggak, nggak mungkin. Kenapa ya….?’

Author’s POV

Sekarang tepat bel pulang berbunyi, kegiatan MOS pun selesai. Yoona dan kakak pembimbimng lainnya merasa lega mendengar bel itu berbunyi. Seperti terbebas dari sangkar yang menjebak mereka untuk melatih junior-juniornya itu. Im Yoona langsung bergegas ke atas dan mengambil barang-barang dan tasnya yang ada di kelas.

Sedangkan Chanyeol dan Baekhyun masih harus membersihkan halaman sekolah dekat lapangan karena mereka tadi ketahuan ngobrol. Dari awal MOS berlangsung, mereka sudah jadi korban Sang Ketua OSIS Suho.  Mungkin Ketua lagi Badmood karena baru diputusin yeoja tercintanya yang tidak lain adalah Im Yoona. Putus darinya mungkin tamparan keras sehingga ia melampiaskannya ke Chanyeol dan Baekhyun.

“Hei, Baekki!” panggil Chanyeol pada Baekhyun

“Yap?”

“Ya-yang tadi, pas kita lompat kodok itu….”

“AH! YOONA-SSI!!” belum selesai ngomong, teriakan Baekhyun yang menyapa Yoona yang baru turun dari atas memotong pembicaraan kedua namja itu.

Melihat Baekhyun melambai-lambai ke arahnya, Yoona langsung membalas lambaian itu dengan senyuman yang menawan, dan terang saja Baekhyun menyukainya, senyumnya dan mukanya memang menawan. Tapi Chanyeol hanya diam melanjutkan pekerjaannya dan tak bergeming sama sekali setelah omongannya dipotong tadi.

Yoona yang penasaran dengan sikap Chanyeol mulai mendekat ea rah Chanyeol dan Baekhyun. Chanyeol masih diam tak bergeming dan masih melanjutkan pekerjaannya yang tadi diberikan Suho. Baekhyun tentu saja mulai salah tingkah, bayangkan saja, orang yang disukainya mendekat ke arahnya dan sepertinya ingin berbicara sesuatu.

“Channie! Channie!” bisik Baekhyun sambil menyikut badannya Chanyeol.

“Aku tahu. Kau mau kutinggal berdua saja?” bisik Chanyeol sambil bersenyum licik.

Dan tepat setelah Chanyeol berbisik seperti itu, Yoona sudah tepat berada di depan Chanyeol dan Baekhyun. Baekhyun yang menyukai Yoona jelas ingin mengajaknya berbicara. Tapi…

“Hei, kau suka padaku ya?” kata Yoona sambil memasang muka jutek.

Baekhyun’s POV

“Hei, kau suka padaku ya?” kata Yoona-ssi. Dan dia memasang muka juteknya.

“Mian, kau berbicara dengan siapa?” Chanyeol sepertinya mulai merasa tidak nyaman.

“Hei, itukah jawaban yang kau katakan pada senior?” Yoona-ssi memasang muka sinis.

Astaga, ternyata Yoona-ssi agak menyeramkan. Tapi kurasa dengan sikapnya itu nggak tahu kenapa seperti ada daya tarik tersendiri. Ahh, aku hanya bisa diam memandangi wajahnya. Wajahnya memang menawan, dan senyumnya tadi juga… Tunggu, bukan saatnya untuk mikir itu. Aku harus mencairkan suasana di sini! Tapi aku harus bicara apa…?

Chanyeol’s POV

“Mian Yoona-ssi, tapi kau berbicara pada siapa?” aku mulai merasa ada yang aneh dengan yeoja seniorku ini. Apa maksudnya menanyakan hal itu? Kulihat Baekhyun pun mulai salah tingkah karena pertanyaan bodoh itu.

“Ya kepadamu, memangnya aku melihat ke arah mana?” katanya dengan senyuman yang disukai Baekhyun. Mungkin. Tapi dia berbicara padaku?

“Hah?”

“Oh iya, kau ini kebanyakan hormon atau apa sih? Tinggi banget”

“Hei. Ternyata kau ini yeoja yang sangat tak sopan ya?” Aku tersenyum hambar.

“Dan kau belum menjawab pertanyaanku tadi?”

“Yaaa….” Aku menggantungkan kalimatku. Yoona mulai megangkat alis dan Baekhyun terlihat gelagapan. Aku tersenyum dan melanjutkan kalimatku, “Kau sama sekali bukan tipeku Im Yoon Ah-ssi”

Aha! Kau mau jawab apa sekarang hah?! Malu kan?! Aku sangat kesal dengan perbincangan ini. Kesan pertamaku padanya jadi hancur seketika, berbalik 180 derajat. Aku kira dia baik, ternyata sangat menyebalkan!

“Oooh, ya sudah lanjut saja kerjanya. Dan antar temanmu ini ke UKS, dari tadi dia kelihatan nggak sehat, mukanya aja pucat tuh!” jawab Yoona-ssi dengan santai.

Dan memang benar sih Baekhyun terlihat pucat dengan perdebatan aku dengan Yoona-ssi. Aku jadi merasa iba dengan Baekhyun kenapa dia bisa suka sama yeoja menyebalkan ini sih? Lihat saja, dengan santainya dia berbalik arah dan pergi pulang tanpa meminta maaf sama sekali padaku ataupun Baekhyun. Padahal Baekhyun terlihat pucat begitu mungkin karena dia!

“Baekki, kita pulang saja yuk?”

“Channie! Tadi lihat kan! Yoona-ssi berbicara pada kita! Dia cantik sekali ya!” kata Baekhyun dengan polos.

“Sudahlah Baek, kita pulang. Besok masih MOS lho.”

“Iya, iyaa..”

2 minggu berlalu dan MOS pun sudah lewat lama. Aku dan Baekhyun ada di kelas yang sama. Duduk kami berjauhan sih, dia di barisan depan aku paling pojok belakang kiri dekat jendela. Dan sejak perdebatan itu aku tak pernah lagi berbicara dengan Yoona-ssi dan juga tak pernah bertemu dengannya. Bagusnya sih aku tidak perlu mengadakan perdebatan lagi dengannya. Dia memang yeoja yang sangat menyebalkan.

“Park Chanyeol! Byun Baekhyun!” panggil guru matematika yang sedang mengajar dengan kasar. Pak Choi Siwon ini memang bisa dibilang guru kematian. Meski kami sudah ngumpet-ngumpet ngobrol, dan hampir tak ada suara, dia pasti tau, dan dia bisa tahu anak-anak yang sedang melamun hanya dengan sekejap mata. Memang guru yang seram.

“M-Mianhaeyo” aku berdiri membungkuk bersama dengan Baekhyun yang juga ketahuan melamun.

“Kalian kerjakan soal di papan!” glegar Pak Choi.

“Ne.” jawabku yakin. Aku jago soal hitung-hitungan sih, tapi aku lebih suka ekonomi. Haha.

Tapi Baekhyun kelihatannya agak bingung dengan soal di papan yang ia kerjakan. Aku mau membantunya tapi takut kalau sampai ketahuan sama guru kematian itu. Aaah, kelas memang membosankan. Aku ingin keluar…. “TEENG TEEENG” ….. Tuhan memang keren!

“Pak Choi! Waktunya istirahaat…” sahut seorang anak di kelasku.

“Ya, semua dipersilahkan istirahat.” Jawab Pak Choi singkat, sepertinya dia juga sudah lapar.

Lalu aku dan Baekhyun mengeluarkan bekal kami dan berlari ke atap, tempat biasa kami makan, berdua. Kenapa ke atap sendiri? Soalnya kalau di kelas kami akan diganggu yeoja-yeoja yang ngefans sama Baekhyun, aku tak tahu apa aku punya fans, tapi mereka selalu membuntuti kami (secara karena kami selalu bersama). Aku belum menemukan teman yang enak diajak ngobrol selain Baekhyun karena mereka (fans Baekhyun) selalu mengejar dan membuntuti aku dan Baekhyun terus.

“Baekhyun, aku jadi kewalahan dengan fansmu lho.. capek lari mulu”

“Hahahaa, jadi orang ganteng memang susah kan? Hahahhahaa!!!!” tawa Baekhyun makin keras. Aku hanya bisa menebarkan senyumku dan menghela napas.

“Hei, kalian ngapain di sini?” tiba-tiba terdengar suara Sooyoung-ssi dari belakang. Dan dia tidak sendirian. Dia bersama Im Yoona. Haahh, kenapa aku harus bertemu dengannya lagi.

“Sooyoung-ssi..! Sedang apa kau di sini?” Tanya Baekhyun sambil memasang muka polos.

“Ah, bukan aku yang mau, tapi dia.” Sooyoung-ssi menunjuk Yoona-ssi di sampingnya dan melanjutkan omongannya, “Kabur dari kejaran namja-namja yang menyembahnya.” Sooyoung-ssi menyunggingkan senyum jahilnya. ‘Heh, aku suka gayanya.’ Pikirku.

“Sooyoung! Diamlah! Mian kalau kami mengganggu mungkin kami bisa cari tempat lain…” Yoona-ssi berkata dengan datar.

“E-enggak apa-apa kok! Nggak ganggu! Iya kan Channie?” Baekhyun yang SANGAT polos…

“… Kalau kalian mau makan sama-sama saja.” Jawabku malas, tapi sambil tersenyum.

“Heh?? Nggak apa-apa nih?” Sooyoung-ssi terlihat senang?

Aku tersenyum lebar, “Ne, silahkan bergabung.” ‘Sooyoung-ssi kayaknya anaknya asik nih.’

                “Ehm, jadi kalian yang dibicarakan yeoja-yeoja di kelasku ya.” Kata Sooyoung-ssi.

Aku kaget mendengarnya sampai aku pun tersedak. “Uhuk!! Tunggu, apa tadi? Kami?”

“Ya, kalian yang baru kelas 1 sudah menarik perhatian seluruh yeoja di sekolah lho? Masa kalian nggak tahu? Bukannya tadi kalian juga dikejar-kejar mereka?”

“Aahh, tadi itu fansnya Baekki. Aku mana mungkin! Hahahaa!” ah, tawaku hambar sekali.

“Tenanglah Channie mau kubagi kepopuleranku? Hahaha.” Sahut Baekhyun.

“Park Chanyeol, kau ini yang paling disukai anak-anak di angkatanku lho. Katanya kau ini cukup pintar dan badanmu yang tinggi banget itu sangat mencolok. Hahaha.”

Aku hanya memilih diam. Omong kosong, mana mungkin aku punya fans seperti Baekhyun. Ada-ada saja. Oh, Yoona-ssi sepertinya diam dari tadi. Biarlah, mungkin dia memang tak ada niat bertemu dengan kami. Sama sepertiku.

“Y-Yoona-ssi juga dikejar-kejar fansnya kan tadi? Yoona-ssi memang cantik sih..” Baekhyun memasang tampang polosnya.

“Gomawo, mm… Baekhyun, ne?” akhirnya dia angkat bicara.

“N-NE!” Baekhyun semangat banget sih.

“Yoona-ssi, bagaimana rasanya hidup dikelilingi namja-namja yang memujamu itu? Senang kah?” Aku hanya bercanda, aku pun tersenyum lebar dan tertawa (agak mengejek), “Pasti senang sih, ya! Dilayani tiap hari oleh namja-namja itu… Diperhatikaann.. Pasti..” “BRAAAK!!!”

Tiba-tiba, Yoona-ssi membanting bekalnya. Tentu saja aku kaget. Aku saja belum selesai dengan candaanku (?) tadi. Baekhyun dan Sooyoung-ssi juga terlihat kaget. Sepertinya aku memang membuatnya marah?

“Park Chanyeol… Aku benci padamu!” katanya dengan muka sinis sambil berjalan menjauhi kami bertiga di sini.

Dia itu kenapa sih? Yeoja aneh. Mirip nenek sihir lagi. Aku juga benci padamu tahu!’ pikirku.

-To Be Continued-

9 pemikiran pada “Heart Attack (Part 1)

  1. keren bgt thor, huaaa
    jd kebayang2 wajah polos baekhyun chanyeol, yoona jd cewek dingin bgus jg, sooyoung kyaaa !!!
    btw, pict di atas thu chanyeol ma baekhyun y ???
    dpt dr mana thor ???
    teaser mv wolf bukan ???
    #plaak #kayakwartawan
    makasih y thor, keep writing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s