SHIM FAMILY STORY [ FICLET: 02 ]

SHIM FAMILY STORY [ FICLET: 02 ]

Title: Shim Family Story

Author: Leona Choi ( @yunita_YIF )

Cast: Park Chanyeol & Shim Hyejin

Genre: Fluff, Romance

Rating: T

Lenght: Ficlet ( 746 word )

Shim family 2

*****

Shim Family

Created by Leona Choi

*****

Sekumpulan udara melaju dengan cepat menerjang pepohonan rindang yang tumbuh di mana-mana, menerbangkan dedaunan kering yang sudah tak layak hidup. sebuah daun hijau berputar-putar di udara bebas. Daun itu terus mengikuti alur jalan yang dibuat oleh angin yang selalu menerbangkannya. Sampai akhirnya daun hijau itu hinggap di atas sekumpulan rambut berwarna hitam sehitam arang.

Rambut hitam tersebut milik seorang yeoja yang kini tengah bersandar pada dada bidang seseorang. Tubuh ramping yeoja itu terkurung oleh 2 lengan kokoh dari pemilik dada bidang tempat yeoja itu bersandar, seakan pemilik dada bidang tersebut takut jika ada sesuatu yang akan melukai tuan putrinya.

Salah satu dari 2 lengan kokoh itu mengambil daun hijau yang bersarang di kumpulan rambut milik yeojanya, lalu kembali mengurung yeojanya dalam dekapan yang erat namun nyaman dan hangat.

Lebih detilnya, namja pemilik 2 lengan kokoh itu tengah duduk bersandar di sebuah pohon yang mempunyai daun rindang, sehingga sengatan sang surya tak akan sampai mengenai kulit mereka. Lalu yeoja pemilik rambut hitam itu menyandarkan kepala belakangnya ke dada bidang namja pemilik 2 lengan kokoh tadi, pinggang rampingnya mendapat dekapan erat dari belakang. Sedangkan kedua kaki mereka terjulur lurus ke depan.

“Kau tahu, sepertinya rambut hitammu ini sangat indah. Sampai-sampai daun-pun memilih mendarat di atas rambutmu.” Suara berat dari namja itu bagai alunan nyanyian yang indah di telinga sang yeoja. Kedua kelopak mata sang yeoja terbuka menampilkan kelereng mata hitam bak batu obsidian.

“Ck, gombal,” desis sang yeoja. Park Chanyeol hanya terkikik mendengar desisan dari yeojainya. Lalu namja bermarga Park itu menghirup aroma mint dari rambut milik yeojanya, Shim Hyejin.

“Bahkan aromanya harum sekali.” Chanyeol semakin mengeratkan dekapannya, membawa yeojanya supaya semakin dekat dengannya.

“Tentu saja harum, aku tidak sepertimu yang hanya mandi satu kali dalam sehari,” balas Hyejin santai. Ia tidak takut jika namjachingunya itu akan marah padanya hanya karena sebuah ejekan, karena namjachingunya ini tidak akan marah walau ia ejek beribu kalipun. Itulah salah satu alasan dari beribu-ribu alasan lainnya yang ia suka dari namjanya. Sabar namun juga ceroboh.

“Kau akan mendapatkan hukuman jika mengejekku, Nyonya Park.”

“Namaku Shim Hyejin, bukan Nyonya Park!”

Ne, aku tahu. Tapi setelah lulus kuliah nanti namamu akan berganti menjadi Park Hyejin.”

“Terserah.”

Hyejin sedikit menggeliat di dalan kungkungan Chanyeol guna menyamankan posisinya. Sedangkan Chanyeol malah semakin mengeratkan dekapannya.

Oppa, longgarkan pelukanmu. Aku susah bernafas.”

“Tidak akan. Aku ingin menunjukkan pada dunia bahwa yeoja bernama Shin Hyejin ini hanya milik Park Chanyeol seorang.” Hyejin hanya bisa pasrah akan kelakuan Chanyeol yang ia anggap masih kekanak-kanakkan. Tapi sebenarnya ia merasa senang bisa berada di dalam dekapan seorang Park Chanyeol, dan diperlakukan seperti sekarang ini, hanya saja yeoja bersurai hitam itu malu mengakuinya. Malu tapi mau eoh?

“Apa kau suka kita menghabiskan waktu berdua seperti ini?”

Hyejin mengangguk menjawab pertanyaan Chanyeol. Dalam hati yeoja bermata bak obsidian itu sangat senang juga bersyukur  bisa berdua dengan Chanyeol tanpa ada yang mengganggu. Apalagi akhir-akhir ini keduanya sedang sibuk dengan tugas kuliah masing-masing, membuat keduanya harus mau mengurangi waktu berdua mereka untuk urusan kuliah mengerjakan tugas yang tidak ada habisnya.

“Oppa,” panggil Hyejin lirih.

“Hm..”

“Kau tau magnae di keluargaku bukan?”

“Oh.., maksudmu Shim Yongri?” namja yang dijuluki Happy Virus oleh teman-temannya itu menaruh kepalanya di ceruk leher yeoja bermarga Shim itu.

Ne, sepertinya anak itu sudah mulai mengalami kemajuan. Kemarin dia pulang bersama seorang namja tinggi, berkulit putih, dan juga–

Kini Park Chanyeol mulai menyesap aroma mint (lagi) yang menguar dari tubuh Hyejin.

–tampan.”

Chanyeol langsung menghentikan kegiatannya, dan mengangkat kepalanya saat mendengar perkataan Hyejin.

Ya! Kau berani menyebut namja lain tampan eoh?!” ujar Chanyeol dengan nada cemburu di dalamnya, serta mulut yang dimajukan. Merajuk eoh? Ingak umur Park Chanyeol!

Hyejin terkekeh geli melihat kelakuan Chanyeol. “Tapi menurutku, kau lebih tampan,” ucap Hyejin sambil berbalik dan menepuk-nepuk kedua pipi Chanyeol dengan kedua tangannya.

“Dari dulu,” tambah Chanyeol dengan senyuman lebar yang tercipta di bibirnya yan tadinya masih dimajukan. Hyejin hanya mendengus kesal melihat ekspresi Chanyeol yang entah kenapa sewaktu-waktu dapat berubah. Yeoja beriris hitam tersebut kembali ke posisinya.

“Tadi kau bilang adikmu sudah ada kemajuan-kan? Berarti kita juga harus ada kemajuan.” Ucapan Chanyeol kali ini membuat Hyejin mengernyitkan dahinya, bingung. Yeoja bersurai hitam itu lantas membalikkan kepalanya ke arah Chanyeol, namun yang ia temukan malah ekspresi namjanya yang terkesan––

“Maksudmu?”

––mesum?

“Bagaimana jika nanti malam kita melakukan hubungan suami istri,” jawab Chanyeol dengan nada menggoda.

Wajah Hyejin langsung merah padam mendengarnya.

YA! DASAR PERVERT!!! KAU–hmmph…” karena tidak ingin teriakan yeojanya terdengar orang lain, namja bermarga Park itu segera membungkan mulut Hyejin menggunakan mulutnya.

END

            Hua…mianhae readers kl yang ini ficletnya radak absurd gimana gitu, waktu buat ficlet yang ini aku sama sekali gak punya ide, dan jadilah ficlet kedua ini amburadul. Terus kl fanficnya banyak kekurangan kasih saran ya, supaya aku bisa memperbaiki tulisanku di kemudian hari (?).

Kl mau kenalan sama aku (?) kunjungi di twitter-ku ya > @yunita_YIF <. Thank You *bow*.

Salam manis Leona Choi :*

 

 

 

Iklan

4 pemikiran pada “SHIM FAMILY STORY [ FICLET: 02 ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s