Love (Chapter 1)

LOVE (Chapter 1)

LOVE Z

Title           : Love

Author       : Hvirus @angelpratiwi27

Length       : Chapter

Genre         : Romance, little bit comedy

Main cast   : Kris Wu (EXO M) , Lee Minchan (OC)

Other cast : find it later…

It’s fresh from my Imagination …

Sudah pernah di post di bearvirus.wordpress.com

Typo still ‘HALAL’ …

ENJOY !

~LOVE~

Cinta …

Akankah cinta akan membawamu menuju kebahagiaan?

Atau keterpurukan?

~LOVE~

School Of Performing Arts , 6 November 2012

“Kris!!! Kris Wu!!” lagi – lagi para gadis itu, setidaknya aku mulai terbiasa mendengar teriakan itu setiap pagi. Ya, mereka adalah fans dari seorang Kris Wu, kapten basket sekolahku. Kuakui dia memang tampan dan dia telah mencuri hatiku.

Ya~ya~ya~ya …

Aku memang menyukainya, tapi aku tidak memiliki keberanian untuk menunjukkannya, padahal aku sekelas dengannya. Aku hanya bisa menyelipkan sekantung coklat, biskuit, atau surat di lokernya.

Hari ini akan diadakan pertandingan basket antar kelas dan tentu saja Kris akan bertanding. Semalam aku tidak tidur hanya untuk membuat biskuit ini. Aku harap Kris akan bersemangat setelah memakan biskuit ini. Konyol? Mungkin ~ tapi aku tidak peduli, lagi pula ‘berharap’ tidak dilarang bukan?

Koridor terlihat sepi, saatnya aku beraksi. Dan setelah mengendap – ngendap seperti maling, aku berhasil juga memasukkan biskuit itu ke lokernya. Aku berjalan sambil membayangkan Kris tersenyum saat memakan biskuit itu nanti.

‘BRUK!’ karena aku terlalu asik membayangkan aku tidak melihat jalan dan malah menabrak orang. Astaga~

“Jalan itu jangan sambil melamun! Dasar pendek” tunggu, suara itu…. KRIS! Tunggu tunggu … dia memanggilku apa? Pendek?

“Hei tiang listrik berjalan! Yang hobinya makan bamboo! Kau bilang apa? Pendek? Kau cari mati?” walaupun aku menyukainya, tetap saja aku paling benci bila dibilang pendek.

“Ya! Sekali pendek tetap pendek! Dan tidak ada tiang listrik berjalan yang hobinya makan bamboo setampan diriku!” Dia berkata sambil berkacak pinggang.

“Mwo?(apa?) kau tampan? Hahahaha~ bolehkah aku muntah sekarang?” aku tarik perkataanku bahwa dia ‘Keren’ , dia sangat menyebalkan.

“Ya! Kau ….”

“Pertandingan basket putra A dengan putra B akan segera dimulai. Dimohon bagi para peserta untuk berkumpul dilapangan” omongan Kris terpotong oleh pemberitahuan.

“Awas saja kau nanti!” Kris berkata kemudian berjalan pergi menuju lapangan aku berjalan dibelakangnya.

~Love~

          ‘BUK!’ Haduh kenapa lagi dia berhenti mendadak?

“Ya! Pendek! Kenapa kau mengikutiku?!” dia berteriak di depanku.

“Dasar tiang listrik! Siapa juga yang mengikutimu? Kenapa kau percaya diri sekali? Aku hanya ingin kelapangan saja. Bweee~” Dan aku berlari meninggalkannya yang menatapku seolah ingin menelanku hidup – hidup.

~LOVE~

        “Hei tiang listrik berjalan! Yang hobinya makan bamboo! Kau bilang apa? Pendek? Kau cari mati?” astaga~ dia bilang aku tiang listrik? Hello~ aku bukan tiang listrik , hanya saja dia yang terlalu pendek.

“Ya! Sekali pendek tetap pendek! Dan tidak ada tiang listrik berjalan yang hobinya makan bamboo setampan diriku!” Sebenarnya aku malas melayaninya. Hanya saja aku tidak suka dibilang tiang listrik. Lagipula mana ada tiang listrik setampan diriku ? B-)

“Mwo?(apa?) kau tampan? Hahahaha~ bolehkah aku muntah sekarang?”  Aishh! Yeoja ini benar-benar ingin aku telan hidup – hidup.

“Ya! Kau ….”

“Pertandingan basket putra A dengan putra B akan segera dimulai. Dimohon bagi para peserta untuk berkumpul dilapangan” pengumuman ini mengganggu saja.

“Awas saja kau nanti!” setelah aku memberikan deathglare-ku padanya aku segera menuju lapangan.

‘Tap … tap … tap’ tunggu~ bukankah dikoridor ini hanya ada aku? Kenapa ada suara langka kaki? Aku pun menghentikan langkahku hendak melihat siapa yang mengikutiku. Tapi…

‘BUK!’

Astaga! Yeoja ini benar-benar ingin aku telan hidup-hidup rupanya. Lagipula kenapa dia mengikutiku?

“Ya! Pendek! Kenapa kau mengikutiku?!” aku membentaknya.

“Dasar tiang listrik! Siapa juga yang mengikutimu? Kenapa kau percaya diri sekali? Aku hanya ingin kelapangan saja. Bweee~” dan dia berlari begitu saja.

~Love~

Pertandinganpun dimulai.

“Kris oppa! Oppa fighting!” banyak yeoja yang meneriakkan namanya. Tapi tidak dengan minchan. Dia tetap duduk tenang di sudut lapangan. Menunggu siapakah yang akan menang.

Beberapa menit kemudian

“Chukkae (selamat)! Kalian hebat!” Park songsaengnim mengucapkan selamat pada tim Kris. Ya, tim Kris menang telak dari tim Luhan.

Tiba-tiba …

“Annyeonghaseo! Aku Park Chanyeol dari tim A. Aku berjanji pada diriku sendiri, jika hari ini timku mememangkan pertandingan hari ini, aku akan mengatakan sesuatu” tiba – tiba namja yang bernama park Chanyeol tadi berteriak di tengah lapangan.

“SARANGHAEYO, LEE MINCHAN!!!” namja tadi berteriak sekeras-kerasnya dan kemudian dia berjalan mendekati Minchan.

Tiba-tiba suasana menjadi riuh.

“Terima! Terima! Terima!” banyak anak yang menyoraki mereka.

“Aku… aku…” Minchan terlihat gugup.

Akankah Minchan menerima Chanyeol sebagai namjachingunya?

TBC~

2 pemikiran pada “Love (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s