I Temporarily Lived By Your Side (Chapter 1)

Author: @ELV98 atau seulras(wp)

Main Cast:

–          Song Heera (YOU)

–          Xi Luhan

–          Byun Baekhyun

Support Cast: YOU CAN FIND BY YOURS

Genre: Angst, Romance

Rating: PG

Length: TWO SHOOTS

Back Sound:

–          I Temporarily Lived By Yourside – Kyuhyun solo

–          I’ll be there for you – Led Apple

HAPPY READING

itemporarilylivedbyourside

***

Luhan POV

Aku duduk ditempat biasa aku duduk di kelasku. Aku hanya menatap semuanya kosong tanpa sedikitpun pikiran di otakku. Itu hal yang sering aku lakukan jika sampai disekolah sepagi ini. Namun jika yeoja itu sudah datang, pikiranku sudah dipenuhi dengannyaDiakini duduk membelakangiku, ya dia duduk tepat didepanku. Yeoja dengan berambut panjang gelombang yang sengaja digerai, namun terkadang akan dia kuncir kuda. Awalnya akupun tidak tau mengapa aku bisa tertarik pada yeoja ini, setauku aku tidak pernah tertarik yang namanya yeoja, jika dilihat wajah yeoja ini tidak secantik wajah Park Jiyeon yang memang kecantikannya diatas rata rata, dia juga jarang tersenyum.

***

Sekarang pelajaran olah raga, pelajaran yang sangat kubenci, ya aku tidak suka berolah raga yang terlalu berat seperti ini. Harus lari 5 kali mengelilingi lapangan basket, push-up 5 kali, lalu kembali berlari. Awalnya memang aku membenci pelajaran ini, semua itu karena penyakitku yang selalu memaksaku, jika aku berlari penyakit ini akan kambuh dan bisa membuatku tidak sadar diri. Tapi, yeoja itu yang membuatku semangat melawan penyakitku meskipun ini sakit.

Sekarang aku sudah bersiap berlari tepat dibelakang garis putih, perlahan aku melirikkan mataku terhadap yeoja itu, dia hanya menatap datar semuanya tanpa tersenyum.

“Ready, set, go!” Aku langsung berlari secepat mungkin berkhayal bahwa yeoja itu diujung sana dengan mengembangkan senyuman padaku.

“Yah! Xi Luhan, di peringkat pertama!” Teriak Jang seonsaengnim sembari tersenyum padaku. Aku hanya mengabaikannya dan mencoba melihat yeoja itu, namun dia tidak ada ditempatnya. Aku melihat sekelilingku, dia tidak ada. Aku tidak berhasil menemukannya, dimana dia?. Sebuah tangan tiba tiba saja menepuk pundakku, aku menoleh kearah belakangku mendapatkan yeoja itu sedang membawa 2 botol minuman dikedua tangannya,dia memberiku botol minuman yang ada ditangan kanannya sambil menatapku mengisyaratkan ‘minumlah’. Aku hanya menurutinya dan meminum minuman yang dierikannya.

“Larimu tadi sangat hebat” Ujarnya memujiku namun dengan wajah datar, aku hanya diam masih tidak percaya apa yang baru saja terjadi. Yeoja ini berjalan menuju tempat duduk dimana biasanya para penonton duduk disana untuk menyaksikan, aku mengikutinya dari belakang dan duduk disebelahnya.

“Mari menjadi teman” Ucapku mengulurkan tanganku kearahnyadia hanya melihatku datar dan setengah tersenyum, kemudian dia membalas uluran tanganku.

“Song Heera” Ujarnya singkat mengenalkan namanya padaku dengan gaya orang Eropa, aku tersenyum

“Xi Luhan imnidda” Giliranku yang mengenalkan namaku padanya,

“Kau pindahan dari China?” Dia bertanya padaku aku hanya mengangguk sebagai jawaban.Dia hanya ber’oh’ria.

***

Aku membereskan barang barangku untuk segera pulang, kulihat disana Heera yang sedang melihatku dari bibir pintu kelas. Aku kembali membereskan buku  bukuku sembari menyembunyikan senyumanku.

Aku berjalan kearahnya dan kamipun berjalan sejajar menuju gerbang sekolah.

“Kau mau pulang bersamaku?” Tanyanya padaku, dia baru saja mau membuka pintu mobil sedan warna hitamnya. Aku menggeleng

“Tidak usah, Kang ahjussi akan menjemputku” Jawabku sambil tersenyum padanya, dia tidak masuk kedalam mobilnya justru berkata sesuatu pada supir mobilnya. Mobilnya melaju kembali ke parkiran mobil.

“Kenapa kau tidak langsung pulang?” Aku bertanya padanya dia hanya mengembangkan senyuman yang menampilkan gigi putihnya ikut tersenyum. Aku hanya melihatnya mencoba menghilangkan rasa canggung yang ada dalam diriku

“Ahh seorang teman harus setia menunggu temannya eoh” Dia menjawab pertanyaan ku, setelah itu kami terdiam. Dia mengambil Handphhonenya yang tersembunyi didalam tasnya. Dia menyodorkan Handphonenya padaku

“Aku minta nomormu” Ucapnya membuatku tersenyum aneh, aku mengambil Handphonenya dan mulai mengetik nomorku disana. Kukembalikan Handphonenya.

“Ohh Heera-ssi, aku sudah dijemput aku duluan eoh? Gomawo telah menungguku” Aku melambaikan tanganku padanya, diapun membalas lambaian tanganku

***

Aku mengeringkan rambutku yang basah sehabis mandi, dan menyalakan layar TV mencoba mencari channel yang menayangkan kartun anime. Terlihat anak anak memang,


By your side for a while I’ve lived
Sometimes, let’s look at you from a distance.

 

Handphoneku berbunyi menandakan seseorang telah mengirimku sebuah pesan, aku mengambil Handphoneku dan membuka isi pesan itu

From: Unknown number

Hai, sudah makan? Sudah mandi? Sudah belajar? Sudah tidur?

Aku mengerutkan dahiku, mungkin dari seorang fans. Aku melempar Handphoneku kesampingku dan menelantangkan tubuhku diatas kasur. Mencoba mengingat kejadian yang hingga saat ini aku masih belum bisa percaya. Kejadian dimana yeoja itu memberikanku minuman, kejadian dimana dia menungguku untuk menyelesaikan aku membereskan bukuku, kejadian dimana dia menungguku untuk yang kedua kalinya tapi kali itu menunggu untuk aku segera dijemput, dan kejadian dimana dia melambaikan tangannya padaku. Tunggu ada satu lagi yang kurang, ah ne kejadian dimana dia meminta nomorku.

Aku membuka mataku lebar  lebar dan melihat pesan dengan nomor tidak diketahui mengirimku pesan itu. Apa itu Heera? Aku mengetik balasan untuk pesan itu.

Is this Heera?

Tak lama, datang kembali pesan dengan nomor yang sama

Yeah, yak! I’m tired of waiting for your reply, Xi Luhan

Aku tersenyum melihat pesannya, aku kembali mengetikkan balasan untuknya

Kkk~ mianhae, kukira yang mengirim pesan itu seorang fans

Tch, ya sudahlah aku memaafkanmu Luhan-ssi. Oh, kau sudah makan? Sudah mandi? Sudah belajar?

Bagaimana aku bisa makan sementara kau sedari tadi terus membalas pesanku secepat kilat

Ne, ne , mianhae… Makanlah, setelah itu tidur eoh? Sebelum kau tidur bilang padaku

Ne Heera eomma

Aku sedikit tertawa geli dengan pesan pesannya tadi

***

Hei nona, aku mau tidur

Aku mengirim pesan kepadanya sesuai yang tadi dia inginkan tadi, jika aku ingin tidur harus lapor kepadanya

Jaljayo Good Night, Xi Luhan ^^

Aku kembali tersenyum lebar melihat pesannya

***

Semenjak kejadian itu kami benar benar dekat selama 2 bulan penuh, penyakit paru paruku bahkan tidak pernah kambuh lagi.

Pagi ini aku datang kesekolah sedikit telat, aku berjalan sedikit terburu buru kearah kelas. Bukannya aku terlambat namun aku hanya ingin sekali cepat cepat melihat wajah Heeradan menyatakan perasaanku. Aku sampai dikelas namun, kelas itu kosong, kulihat bangkuHeera , tidak ada tasnya disana.

***

Pelajaran olah raga, pelajaran yang awalnya aku benci namun akhir akhir ini membuatku senang. Namun hari ini pelajaran ini akan menjadi pelajaran yang kubenci kembali, karena tidak ada Heera.

Aku menyiapkan diriku dibelakang garis putih itu bersiap untuk berlari, seperti biasa aku akan melihat bangku dimana para yeoja akan duduk disana melihat para namja berlari, tapi aku tidak menemukan sedikitpun batang hidungnya disana.

“Ready, set, go!” Aku berlari sekencang mungkin, aku mencoba memikirkan Heera diujung sana dengan tersenyum padaku. Namun tidak bisa, tiba tiba saja dadaku terasa sakit, aku terjatuh sembari memegang dadaku erat.

Author POV

Namja itu terbaring lemah diatas kasur putih, dengan peralatan pembantu oksigen pada mulut dan hidungnya serta alat pendeteksi jantung. Mungkin sudah 2 hari namja itu terbaring disana, hingga membuat yeoja yang duduk disampingnya benar benar kacau.

“Ayolah semangatlah Xi Luhan! Bangunlah!” Teriaknya sendirian kepada namja bernama Xi Luhan itu, tepat yeoja itu berkata seperti itu hanya garis putih yang ada di monitor pendeteksi jantung itu. Yeoja itu marah sekaligus sedih.

“Bangunlah!!! Ulsa!! Tolong namja ini!!!”

TBC

Hoho mian kalo tiba tiba TBC, emang ada yang baca? -_-.

Iklan

14 pemikiran pada “I Temporarily Lived By Your Side (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan ke fitria chanyeol Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s