Hate or Love (Chapter 1)

Title : Hate or Love (Chapter 1)

Author : starLinn (@StellaW_)

Genger : Romance, family, comedy (i hope.-.)

Rating : G

Main cast : Yoon Hagun (OC), Oh Sehun, Kim Jongin

Sub cast : Yoon Joonmyeon, Yoon Bora, Xi Luhan, ……

Length : Chapter

 

Annyeongg! Akhirnya punya keberanian juga buat ngirim FF pertamaku ini. Hehe, rada2 minder gitu, takut FF ini gk memuaskan para readers. Yaaa tapi aku berharap para readers yang cantik dan baik hati ini suka sm FFku *senyum genit/?* FF ini murni dari pengalaman hidup dan campur tangan dari imajinasiku. Kalau ada kesamaan dalam alur atau apapun itu hanya kebetulan. Kalo ada typo harap dimaklumkan. Dan aku mengganti beberapa marga dari cast yang ada. Jangan lupa RCL yaa!! Comment kalian sangat dibutuhkan, terlebih cintamu *ngomong sm Sehun* hohoho, selamat membacaa! <333

PYONGG!!

****

Author Pov

 

06.15 KST~

 

Slurpp slurp(?)

 

“Eungh… Apa ini?” seorang gadis manis terlihat membuka perlahan matanya.

“Ohhh, Roo? Apa yang kau lakukan? Membangunkanku? Inikan masih pagi, hmmm” ucap gadis itu pelan, ternyata tidur indahnya diganggu oleh mahkluk kecil nan lucu berwarna putih miliknya. Roo adalah seekor anjing yang sejak dulu dirawat gadis ini. Perlahan gadis itu menurunkan Roo ke lantai, dan kembali memejamkan matanya. Sedangkan Roo hanya memiringkan kepalanya melihat kelakuan majikkannya yang teramat malas.

 

Beberapa detik kemudian….

 

“Hagun! Cepat bangun, nanti kau terlambat ke sekolah!” teriak seorang perempuan yang kira-kira berumur 30 tahun, dari luar kamar gadis yang dipanggilnya Hagun.

“Shireo!! Ini masih pagi eomma, aku masih ngantuk!” balas Hagun dengan teriakan yang cukup nyaring.

“Hey, putri tidur eomma yang malas. Tidakkah kau mendengar jammu yang berteriak 15 menit yg lalu??” tanya eomma Hagun, lalu masuk ke kamar anaknya yang bernuansa putih-hijau. Sedangkan Roo berlari keluar kamar, sepertinya dia tau akan terjadi sesuatu di tempat ini.  Hagun masih terus menutup matanya dan mencoba kembali ke alam bawah sadarnya. Dia masih tidak sadar 15 menit sudah terlewatkan dengan sia-sia.

 

“Aishh, anak ini. Nampyeon! Lihat anakmu, dia tidak mau bangun!!” teriak eomma Hagun yang terlihat putus asa.

“Ada apa anaeku?” karena merasa terpanggil dengan sebutan ‘nampyeon’ orang yang dimaksudpun datang sambil tersenyum  lembut, bagaikan malaikat yang jatuh, hilang ingatan dan terperangkap di rumah ini.

“Joonmyeon-ah, aku sudah putus asa untuk membangunkan putri tidur yang teramat malas ini.” Ucap eomma Hagun pada nampyeonya, otomatis itu adalah appa Hagun.

“Hahaha, dasar kau Bora, masa begini saja tidak bisa?” Joonmyeon berjalan mendekati Hagun

“Hey, putri tidur appa. Kau mau appa cium supaya bangun?” tanya Joonmyeon dengan wajah polos.

“YA! Joonmyeon-ah, ada-ada saja kau ini” Borapun mendekatin suaminya dan memukul pelan kepala Joonmyeon.

“Aisshhh, nona Yoon!! Aku ini sedang berusaha membangunkan putri tidur kita, dan sekarang kau malah mengganggungku. Bagaimana sih?”

“Tapi kau tidak perlu menggunakan embel-embel mau mencium Hagunkan?”

“Memang kenapa? Bukannya ini hal normal, seorang ayah mencium anaknya sendiri?”

“Ya sudah, terserah kau mau apakan anak itu.” Bora berjalan ke pintu kamar Hagun.

“Bora-ah, jangan marah padaku. Kau juga akan mendapat jatah nanti malam, hmm?” ucap Joonmyeon sambil ber-smirk ria.

“Aishhh, masih sempat-sempatnya kau menggodaku. Sudah cepat kau bangunkan Hagun, atau kau tak dapat jatah makan hari ini.” Borapun benar-benar pergi meninggalkan kamar Hagun.

“Lagi-lagi, perempuan itu mengancamku dengan makanan” ucap Joonmyeon pelan. Joonmyeon merenggangkan otot-ototnya, dan…

“Show time!!” ucap Joonmyeon, lalu menggendong Hagun ke kamar mandi. Dia mendudukan Hagun di bathtub, dan menyalakan air dingin.

“AAAA!! Dingin!!” detik selanjutnyapun terdengar teriakan dari Hagun.

“Begini lebih baik.” Ucap Joonmyeon lalu mencubit pipi anak satu-satunya itu.

“Cepat mandi, kalau tidak kau akan terlambat. Arra?” Joonmyeonpun berjalan meninggalkan kamar mandi Hagun. Sungguh appa yang kejam.

“YAA!! APPA KAU KEJAM PADAKU!!” teriak Hagun penuh emosi.

 

********

06.40 KST

Hagun Pov

 

“Eomma!! Dimana kaos kakiku? Sepatuku? Tasku?” tanyaku panik, sambil mengancing seragam sekolahku.

“Kaos kakimu, sepatumu, dan tasmu ada di bawah. Eomma sudah menyiapkannya untukmu” jawab eomma dari bawah.

“Aigooo!! Eomma kau memang yang terbaik, tidak seperti namja yang kau pilih untuk mendampingi hidupmu.” ucapku sambil berlari ke bawah, memakai kaos kaki dan sepatu.

“Appa mendengar ucapanmu putri tidur.” Ucap appa, lalu menatapku sebentar dan mengambil koran yang diantarkan oleh Roo. Ya, anjingku yang satu ini sudah terlatih.

“Hahaha dasar kalian, sudah-sudah cepat makan sarapanmu Hagun.”

“Ani, aku sudah terlambat eomma.”

“Hey Hagun, nanti kau sakit, sudah cepat makan sarapanmu.” suruh appa dari balik koran.

“Shireo!! Aku bisa dihukum seongsanim.” Aku mengambil tas dan berlari keluar.

“YA!! YOON HAGUN!!” teriak appa, aku berhenti sebentar dan

“Appa mianhae, nanti aku akan makan di sekolah!” setelah mengucapkan kalimat itu, aku berlari keluar gerbang. Semoga aku tidak terlambat dan appa tak marah padaku.

“Gun-ah!” pangil seseorang, aku membalikan badan dan ternyata itu Jongin, sahabatku. Jongin kau penyelamatku hari ini.

“Ohh, kebetulan sekali! Jongin-ah, aku ikut denganmu ya. Aku mohon!” bujukku dengan puppy eyes.

“Aishh, kau itu berat Hagun. Aku malas memboncengmu, apa lagi ban sepedaku sedikit kempes.” Tolak Jongin.

“Sudah kau tak boleh menolakku!!” dengan sigap aku langsung menaiki sepeda Jongin, tentunya aku duduk di belakang.

“Tsk, kau harus mentraktirku nanti. Arra??”

“Shireo!! Kau mau mengantarku atau aku akan memukulmu sampai babak belur??.”

“Ya! Kenapa kau selalu mengancamku, eoh?”

“Sudah jangan banyak bicara, cepat jalankan sepedamu ini. Bisa-bisa kita terlambat.” Suruhku lalu memukul kepalanya.

“Ahhkk! Aishh lihat saja Hagun aku akan membalasmu di sekolah.” Jonginpun mulai menjalankan sepedanya.

 

Normal Pov

 

“Jadi dia anak keluarga Yoon?? Kelihatannya aku akan tersiksa nanti.” Ucap seseorang yang memperhatikan Hagun dari belakang pohon.

 

To Be Continue~

 

Iklan

17 pemikiran pada “Hate or Love (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s