Impossible

Impossible

Author: Kim Na Yong

Genre:Friendship,Humor,and Romance maybe

Length: 5 (End)

MainCast: -Kim Nana

                -Yang Misun

                -Cho Kimin

                -All Member EXO

Rating: Segala Usia hahaha

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mata Nana mulai berkaca-kaca entah dia harus menangis atau senang mendengarkan ucapan Lay, Misun melihat Nana yang hampir menangis tidak Nana memang sudah menjatuhkan air matanya , tapi Nana tidak terisak hanya mengeluarkan airmata. Benar apa yang di takutkan Misun dan Kimin kejadian dua bulan lalu pasti terjadi dan benar sekarang terjadi.

nongdam haji malla”(Jangan bercanda) kata Misun kesal. “nae nongdam-eul haji anhseubnida” (Aku tidak bercanda) kata ChanBaek+Sehun. Lay hanya mengangguk kencang.

neon doum-eulhaji anhgessdago yagsog?” (Kau sudah berjanji membantuku bukan?) kata Sehun, Misun mendengus kesal “hajiman i babo gat-eun !” (Tapi bukan seperti ini bodoh !).

Luhan bingung. “doum” (Membantu) kata itu terngiang-ngiang di pikiran Luhan. “dangsin-eun dul mueos-eul uimihabnikka?” (Apa maksud kalian berdua?) kata Kai. Luhan pun mengalihkan pandangannya ke Misun, Misun hanya menghela nafas dan mulai membicarakan kejadiannya dari awal.

SKIP TIME

geulaeseo iyagineun ganda” (Begitulah ceritanya) ucap Misun lemas ketika sudah selesai menceritakan tentang dirinya dan Sehun. Nana bengong , semua juga ikut bengong termasuk Luhan. Jadi Luhan mencurigai Sehun menyukai Misun padahal ternyata Sehun menyukai Nana dan Misun hanya membantu Sehun untuk mendapatkan Nana , Luhan pun bernafas lega.

Tapi tidak Chanyeol, Baekhyun dan Lay mereka amat sangat kesal. Ternyata Sehun minta bantuan langsung pada teman dekatnya Nana.”Sehun-ah neon sagi “ (Kau curang Sehun) geram Chanyeol dengan suara beratnya.”hyeong, joesong hajiman geuleul eodgi wihaeseo” (Maaf hyung tapi ini demi mendapatkannya) Sehun mengeluarkan smirk liciknya. Chanyeol yang kesal langsung menarik ujung atas pakaian Sehun, mencengkramnya kuat dan menatap tajam Sehun namun Sehun hanya memandang Chanyeol dengan wajah datar.

Suho menarik Chanyeol yang mulai akan meninju Sehun, sedangkan Chen menarik Sehun supaya tidak ditinju Chanyeol. Misun membisikkan Nana sesuatu agak lama mungkin Misun sedang menceritakan sesuatu. “Nana-shi eotteohge gyeoljeong ?” (Bagaimana keputusan mu Nana?) ucap Kyungsoo. Nana dan Misun yang tadinya sedang berbisik mendiskusikan sesuatu sontak kaget. Nana memiringkan kepalanya dan menatap ke empat pria yang ada di depannya bergantian, dari Chanyeol, Baekhyun, Lay, Sehun. Dan Nana berpikir sejenak, Misun memegangi bahu Nana seolah berkata keputusanmu yang terbaik melalui tatapan matanya terhadap Nana.

Nana berdiri dari duduknya , menatap lagi ke empat pria itu bergantian dengan tatapan polos namun terkesan sulit di artikan. Dan berjalan mendekati mereka , tapi Nana malah berbelok menuju arah Luhan, dan Luhan kaget semua juga ikut kaget. Namun Nana tersenyum kepada Luhan, Luhan hanya terdiam tak mengerti kenapa Nana berjalan ke arahnya.

Nǐ xiàng wǒ de péngyǒu ba?” (Kau menyukai temanku bukan?) kata Nana seraya tersenyum dengan manis, mulut Luhan menganga kaget atas ucapan Nana, semua member EXO yang mengerti bahasa China pun langsung mengarahkan pandangan kepada Luhan.

Nǐ zěn…me zhīd..ào?” (Bagaimana kau tahu?) ucap Luhan terbata. Nana tetap tersenyum, Luhan mengerti maksud Nana. Luhan mengangguk dan berjalan mendekati Misun. Misun mengusap tengkuknya dan salah tingkah ketika Luhan sudah ada di sebelahnya. Luhan yang melihat Misun salah tingkah tersenyum kecil , dan langsung memegangi kedua tangan Misun. Seketika muka Misun menjadi merah , jantungnya berdegup kencang. Misun tak berani melihat Luhan.

neon nae yeoja chinguga doel geos-inga?” (Maukah kau menjadi kekasihku?) kata Luhan yang langsung to the point. Misun mendadak kaku, bahkan dia tak melihat Luhan saat mengucapkan kata-kata itu, Misun tetap dalam posisi menundukkan kepalanya. Misun kemudian mengalihkan pandangannya kepada Nana. Nana tersenyum nyengir dan mengangkat bahunya. “Anak bodoh” gumam Misun kesal. “Ne?” kata Luhan yang tadi sepertinya mendengar Misun mengucapkan sesuatu. Misun pun langsung melihat Luhan dan menggeleng kepalanya kuat. Seketika kontak mata Luhan dan Misun bertemu. Tak ada kebohongan di mata Luhan , dan Misun pun tahu itu. Baru saja Misun ingin mengatakan sesuatu, namun jari telunjuk Luhan sudah ada di depan bibirnya.

dabbyeon-eul seoduleul pil-yoga eobs-seubnida. naneun gabjagi dangsin ui gamjeong-eul pyohyeon hamyeon chung-gyeog-eul ajigdo algoissda. deo na-eun cheos beonjjae chinguga doel su issseubnida. hajiman nan dangsin-e daehae simgaghaessda algo dangsin-eul pil-yo” (tak usah buru-buru menjawab. Aku tahu kau terkejut tiba-tiba aku menyatakan perasaanku. Lebih baik kita berteman dahulu. Tapi perlu kau tahu aku serius terhadapmu) kata Luhan panjang lebar. Yah memang benar Misun baru ingin mengatakan hal yang sama seperti Luhan, namun di bagian terakhir kalimat Luhan itu sama sekali berbeda dengan apa yang dipikirkan Misun. Misun sebenarnya tak habis pikir kenapa Luhan tak menyukai Nana yang notabenenya sangat cantik tapi biarlah itu menjadi rahasia yang Misun tak ingin tahu, toh walau Luhan suka padanya itu mungkin karena memang sudah takdir.

“Nana-shi geuleom ulineun?neon ulil geoneun museun il-ibnikka?”(Bagaimana dengan kami?Apa kau akan menggantungkan kami Nana?) ucap Baekhyun kesal, Nana pun menoleh dengan polosnya lagi dan tersenyum. Deg !! Baekhyun merasakan jantungnya berdegup kencang, Baekhyun langsung membuang muka. Nana tertawa kecil melihat Baekhyun sangat imut mungkin.

“I’m willn’t choose ” kata Nana sambil tetap tersenyum. Semua melempar pandangan heran , Misun pun sama. “Nana-shi hangug-eo iyagi” (Bicaralah dengan bahasa korea,Nana) kata Chanyeol kesal. Nana mengerti maksud Chanyeol dengan tatapan kesal itu pasti dia tak mengerti apa yang Nana katakan. Nana menghela nafas panjang.

“I’m not going to choose because if I had to choose one of them, they friendship will be broken and I want’nt that to happen” Nana kembali menarik nafasnya.Pemikiran yang sangat dewasa bagi Misun, tapi inggrisnya sungguh sangat berantakan mungkin dia akan membuka jam les pada Nana pikir Misun.

HENING

Nana mengerjapkan matanya. Apa Nana salah bicaranya pikirnya, ah mungkin inggrisnya berantakan tapi harusnya mereka mengerti kan mereka kan artis pikir Nana. Nana terkekeh pelan seperti menghilangkan kesunyian dan kembali ke sofanya namun ….

GREP

Tangan Nana di pegang oleh Lay, Lay menatap Nana penuh arti, menyalurkan semua cintanya melalui sebuah tatapan mata. Yaa banyak yang bilang kalau orang berbohong coba lihat matanya , Nana berusaha mencari kebohongan itu namun nihil tak ada kebohongan namun kesungguhan dimata Lay.

Lay menarik tangan Nana agar bisa dipeluknya, dan akhirnya Nana berhasil di peluk oleh Lay. Lay mencoba menyalurkan cintanya melalui pelukannya , dibisikkannya kata-kata cinta dekat telinga gadis yang Lay cintai menggunakan bahasa Mandarin tentunya. Mengusap rambut panjang Nana . Nana hanya bisa diam entah kenapa tak bisa menggertak dia merasa nyaman di pelukan Lay.

Para member EXO yang melihat terkejut apalagi Misun, Misun merasa aneh terhadap Nana. Nana yang biasanya tak mau di peluk bahkan oleh Misun sendiri sekarang dia melihat Nana di peluk Lay yang notabenenya seorang pria? Dan terlebih lagi Nana tak meronta.

Chanyeol yang mulai kesal dengan hyungnya memeluk gadis yang dia suka mengepalkan tangannya kuat. Baru saja Chanyeol ingin menghampiri mereka namun tangan Baekhyun sudah tepat di dadanya. Chanyeol langsung menoleh ke Baekhyun dengan kesal dan Baekhyun membalasnya dengan menggeleng. Sehun pun sama dia tak ingin mengganggu kemesraan gadis yang dicintainya, biarlah waktu yang akan mengubah segalanya pikirnya sambil tersenyum.

Suho mengisyaratkan agar semuanya meninggalkan tempat ini membiarkan Lay dan Nana berdua saja. Semuanya mengangguk termasuk Misun. Mereka semua jalan perlahan menuju pintu depan, membuka pintu dengan hati-hati dan menutupnya dengan pelan. Membiarkan pasangan yang di mabuk asmara ini berdua saja.

Misun pun membungkuk pamit untuk pulang, pada saat membalikkan badan tangannya di pegang oleh seseorang yah itu Luhan. Luhan seperti tak rela. Namun Misun melepaskan genggaman tangan Luhan sambil tersenyum “ulineun dasi mannal geos-ibnida” (Kita akan bertemu lagi). Luhan tersenyum dan mengangguk, Misun pun berjalan menjauh dan Luhan hanya bisa menatap punggungnya yang mulai tak terlihat.

Meanwhile in otherside

Nana masih dalam pelukan Lay, hangat, nyaman, penuh dengan kasih sayang itulah yang Nana rasakan tapi Nana tak membalas pelukan Lay kedua tangannya masih berada di depannya untuk menahan tubuh Lay agar tak terlalu mepet (?) dengannya.

Nana mulai mendongakkan kepalanya untuk melihat Lay, dilihatnya Lay sedang memejamkan mata. Sadar kalau ada orang yang memandangi Lay pun membuka matanya dan melihat Nana dengan tatapan lugunya , entah sadar atau tidak Lay mulai mendekati wajah Nana , memperkecil jarak antara mereka. Dahi mereka pun bertemu namun Lay tak berhenti sampai situ dia tetap lebih memperkecil lagi jarak antara mereka.

Nana yang kaget langsung mendorong tubuh Lay hingga jatuh ke sofa, Lay yang lebih kaget lagi harusnya namun dia malah tertawa pelan. Tapi suatu kejanggalan terjadi yah Nana dan Lay baru menyadari kalau tak ada orang disekitarnya. Kemana mereka semua pikir keduanya.

At Van EXO to SM Build

“Hyung, tak apa kita meninggalkan mereka berdua?”  tanya Baekhyun ke Kris. Kris menggeleng, pandangan Baekhyun berlari ke Suho. Suho hanya terkikik dan juga ikut menggeleng. “Tenang saja mereka berdua memilki kepribadian yang sama jadi kurasa takkan terjadi sesuatu yang buruk” kata Chanyeol yang mulai tenang, Baekhyun mempoutkan bibirnya dan mengangguk.

“Kurasa aku harus memberitahu Ibu Lay gege kalau dia akan mempunyai seorang cucu” kata Tao dan langsung mengetik di ponselnya. “Ah apa kita perlu ke Mall dahulu membeli pakaian bayi? Ah aku sudah tak sabar” kata Xiumin sambil tepuk tangan. “Beli pakaian yang bermotif hello kitty” kata Luhan senang. “Tapi kalau anaknya laki-laki?” tanya Sehun. “Tetap dia harus memakainya” kata Chen sambil tertawa. Semua pun ikut tertawa , memenuhi Van mereka dengan canda dan tawa berharap Lay akan berbuat “ini itu” kepada Nana, tapi itu tak mungkin karena walau Lay sudah cukup umur namun sifat Lay yang polos sama seperti Nana dia tak akan mungkin menyakiti Nana.

7 tahun kemudian

Disebuah ruang makan terlihat seorang wanita cantik memakai apron sambil memasak, rambutnya di ikat keatas memamerkan lehernya. Dan di meja makan seorang anak laki-laki sedang memakan sarapannya dengan lahap.

And the last song from legend boyband is ……… EXO with Wolf

Radio itu memutarkan lagu EXO-Wolf, wanita yang sedang memasak itupun langsung mengikuti lagu tersebut.

“Awooooooooo~”

Anak yang sedang makan itupun sontak menutup kedua telinganya, menggumam kesal.  “Ibu, tolong”. Wanita yang dipanggil Ibu oleh anaknya mengabaikan panggilan anaknya malah semakin menjadi-jadi.

“Awooooooooooooooooooooo~

“Hey Mom, please”

Seorang pria datang sambil membetulkan kancing lengan kemejanya “Hey ada apa ini?” tanyanya.

“Ayah, Ibu terus mengaum” rengek anaknya.

“Mengaum??? Hey itukan laguku” kata Pria itu ketika mendengar lagu yang sedang diputar diradio tersebut.

“Yaa Xiao YuMeng Atmadjaya cepat habiskan makananmu dan sekolah” ucap ibunya sambil mencubit hidung anaknya. Anaknya memeletkan lidahnya dan langsung lari.

“Apa? Lihatlah Xi Luhan anakmu sangat kurang ajar pada ibunya sendiri” wanita itu mendengus kesal. Namun orang yang dipanggil Xi Luhan itu hanya tertawa dan menghampiri istrinya tersebut, memeluknya hangat. Istrinya meniup poninya tanda kesal.

“Kau sendiri bukan yang memanjakannya Yang Misun?” kata Luhan sambil tertawa. Misun langsung mendongakkan kepalanya dengan raut muka kesal dan meronta dalam pelukan Luhan. Luhan yang tak bisa menahan tawa melepas tawanya sambil memeluk kencang istrinya agar tak meronta.

“Ayah, Ibu tak bisakah kalian lakukan itu dikamar?” ucap anaknya yang tiba-tiba ada di depan mereka. Sontak mereka pun melepas pelukannya, muka Misun menjadi merah padam malu terhadap anaknya. Anaknya menggumam kesal lagi dan langsung pergi keluar rumah “Ayahhhhh cepattttt” teriak anaknya. Luhan melihat Misun sekilas “Kita lanjutkan nanti malam yah sayang” kata Luhan sambil mengedipkan matanya. Misun pun membulatkan matanya, baru saja Misun ingin memukul Luhan namun Luhan sudah berlari. Misun pun tertawa pelan dan membereskan meja makan.

Meanwhile in otherside

Seorang wanita sedang duduk di atas ayunan, mengayunkan ayunannya dengan pelan. Wanita itu sedang menikmati senja di sebuah taman kecil di rumahnya. Menyenandungkan lagu-lagu kecil , hilir angin yang sejuk membuatnya betah berlama-lama di ayunannya.

Sebuah tangan menghentikan pergerakan ayunan tersebut, wanita itu terdiam. Tangan yang menghentikan ayunan itupun memeluk leher sang wanita tersebut. Wanita tersebut menoleh dan tersenyum.

“Bagaimana keadaan anak kita nyonya Zhang?” kata pria-yang tangannya menghentikan ayunan tadi- itu sambil mengusap perut wanita itu yang besar. Wanita itu tersenyum dan mengalihkan pandangannya ke depan. Lay –nama pria itu- mengerucutkan bibirnya . Istrinya itu tertawa pelan lalu diusap pipi suaminya tersebut. “Dia baik-baik saja” ucap Nana gemas-nama wanita tersebut-. Lay yang senang menarik pinggang istrinya agar bisa dipeluknya.

“Nana setelah anak ini lahir bagaimana kalau kita membuat satu lagi yah?” kata Lay polos, mulut Nana menganga “Dan hem bagaimana kalau kita membuat klub kesebelasan dari anak kita? Jadi kita membutuhkan 11 anak lagi untuk itu” kata Lay lagi dengan polosnya. Mulut Nana tambah menganga lebar, tak percaya kalau suaminya itu sungguh sangat polos atau bodoh “Siapa yang menyuruhmu?” tanya Nana kesal. Lay berpikir sejenak “Sehun yang menyuruhku agar dia punya klub kesebelasan bola” Nana meijat pelipisnya, mengandung satu anak saja sudah cukup pusing bagaimana jika 11 ah Nana tak ingin memikirkannya yang penting dia nyaman di pelukan Lay sekarang ini. Lay mengusap rambut Nana dan mengecup dahinya. Mereka berdua menikmati senja yang indah yang biasa mereka melewati bersama.

-FIN-

Ah gimana? Tamatnya tijel yah? Apalagi kata-katanya kadang pake bahasa korea kadang pake bahasa china kadang pake bahasa indo haha tak apalah yang penting ini sudah tamat, terima kasih buat admin yang sudah merilis ff saya dan para reader yang setia menunggu datangnya ff saya , saya senang sekali . dan ah iya ini hanya cerita belaka fiktif dan tak nyata tapi kalau Tuhan menghendaki menjadi nyata berarti ini real story. Haha

Oke see you dan lain cerita ~

Iklan

11 pemikiran pada “Impossible

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s