MNEMONIC (Prolog)

MNEMONIC © Joonseo-Han

K+

Multichapter

Romance, Hurt/Comfort, Family, Marriage life, Angst

Inspired by 10080 © EXObubz_ and Baby’s Breath © Jindeul

Chanyeol-Park and Baekhyun-Byun, Rest of EXO member

Had already posted in my account Fanfiction, surat kaleng.

I tell you, it’s just a prolog


*** 

 

“Berusahalah mengingatku.”

Ketika cinta yang mereka bangun dengan susah payah harus terpisah karena beberapa alasan.

“Kita harus berpisah. Kita tidak lagi bisa seirama, kau tahu itu, kan?”

Saat mereka makin menua dengan semua ingatan mereka yang terbatas.

“Kau terlalu mengada – ada dengan semua celotehanmu. Daridulu, kita memang tidak pernah ditakdirkan untuk bersama.”

 

.

.

.

.

.

 

 

Joonseo Han proudly present

 

MNEMONIC

 

Tribute to 10080 and Baby’s Breath

 

 

.

.

.

.

.

 

“Kau siapa?”

 

.

.

.

.

.

 

Sebuah apel merah.

 

.

.

.

.

.

 

Deret Fibonacci.

 

.

.

.

.

.

 

“Aku tidak ingin berbelit. Apa kau mau menyisakan sisa hidupmu untuk bersamaku?”

 

.

.

.

.

.

 

“Menikah tidak seperti saat kita menjalani masa singkat berpacaran, Yeol. Dan itu tidak main – main.”

 

.

.

.

.

.

 

Golden Ratio. Saat setelah bilangan ketiga belas pada deret Fibonacci dibagi dengan bilangan sebelumnya akan menghasilkan bilangan yang sama, 1,61803399. angka Tuhan, dimana Tuhan menciptakan semua ciptaan-Nya dengan sempurna, Tuhan menciptakan segala sesuatunya dengan ukuran.

.

.

.

.

.

 

“Pergilah. Jaga dirimu baik – baik.”

 

“Pastikan untuk tidak menyesal. Itu keputusanmu.”

 

.

.

.

.

.

 

“Angka phi, Baek.”

 

.

.

.

.

.

 

Saat kau ada dipuncak, saat itulah kau hanya akan merasa bosan dengan kesendirianmu. Seperti itulah, hidup menjadi seorang entertain.

 

.

.

.

.

.

 

“Aku adalah seorang artis, kau harus paham dengan semua jadwalku.”

 

.

.

.

.

.

 

Pemuda brunette itu hanya meringkuk, menikmati setiap celah kegelapan malam yang menembus tirai yang berada dikamarnya, yang bisa dilakukannya saat ini hanya menangis – karena hanya itu yang bisa dia lakukan.

 

Kehilangan bukan suatu hal yang mudah.

 

.

.

.

.

.

 

“1,1,2,3,5,8…”

 

“Berhentilah menghitung dan menulis deretan angka seperti itu. Kau terlihat begitu idiot.”

 

.

.

.

.

.

 

“Maafkan aku, Yeol.”

 

.

.

.

.

.

 

“Kalau aku menyadari jika menikah dan menaklukan hatimu sebegini susahnya, mungkin sejak awal aku harusnya menyerah saja.” Pemuda itu tersenyum, tapi Baekhyun tahu, senyuman itu kentara pahit.

 

.

.

.

.

.

 

“Biarkan seperti ini sebentar saja. Biarkan aku berusaha mengingatmu.”

 

.

.

.

.

.

 

Saat kau jatuh, akulah yang selalu ada disampingmu untuk menopang tubuhmu.

 

.

.

.

.

.

 

“Bunga iris putih untukmu, dengan kelopak bunganya yang berjumlah tiga. Sesuai deret Fibonacci.”

 

.

.

.

.

.

 

Jatuh cinta untukku adalah kesalahan fatal seumur hidupku.

 

.

.

.

.

.

 

Hidup bersama dengan orang yang tidak punya hati – maupun perasaan, menurutnya itu terlalu menjijikkan – dan bodohnya, aku malah jatuh untuk orang  semacam itu.

 

.

.

.

.

.

 

Tanpa dinyana – nyana, bibir Chanyeol mengucapkan selarik kalimat dengan suara lirih – suatu kalimat yang sangat dihindarinya selama musim penghujan – “Butuh tumpangan?”

 

.

.

.

.

.

 

 

“Terima kasih.”

 

 

 

 

.COMING SOON.

 

 

 

 

Iklan

14 pemikiran pada “MNEMONIC (Prolog)

  1. uwaaaaaa. ,,,jinjja yooo ini prolog? tapi, tapi rasanyaa uda pahit banget, kedepan bayanginn kehidupan ChanBaek ,nugu, nuguya yg terabaikN? Chanyeol kah?? Baekhyun artis nya kkaan?? ooh GOD aku suka sekali susunan kalimat dan kata kata sisipNn, jeongmall Jjang !! Daebbakk,, next,, sure i wait this ^_^

  2. kyaknya ni ff bakal bagus bangt, thor.. Sumpah aku dah ngerasa galau duluan baca ini.. Lanjut dong thor 🙂 good job

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s