Say I Love You Before The Snow Melts

SAY I LOVE YOU BEFORE THE SNOW MELTS

cats

Author : hunkaihan

Main cast : xi luhan & park seung ah

genre : romance

lenght : oneshot

***

Tampak sosok yeo ja sedang menatap jendela.

Waahhhh,,,,,di luar putih banget! Baru pertama kali seperti ini.

 

Xi seongsaenim,,lihatlah! Kata yeoja, park seung ah dan orang yang di panggil seung ah seongsaenim hanya diam dan membenarkan letak kaca mata nya dan berkata “iya”.

 

Kereta sampai berhenti karena badai salju dan mobil-mobil juga tidak bisa lewat. Kata seung ah sambil melihat televisi yang sedang menyiarkan berita cuaca hari ini.

Aku juga baru kali ini tidak bisa pulang dari sekolah, dan ini benar-benar bencana. Hhaaaahhhh. Kata xi seongsaenim sambil mengeluarkan nafas beratnya

 

Park seung ah pov

Uwah,,,,,nafasnya berat sekali.

Aku adalah panitia album kelulusan, saat semuanya sudah hampir selesai teman-temanku pamit pulang karna mereka pulang jalan kaki.

Mianhe nde seung ah. Kata shin ji min padaku

Gwenchana, biar aku yang bereskan, aku kan naik bis. Kataku lalu mereka semua berpa,itan pulang

Karena terlalu lama membereskan semua hal, aku terpaksa menginap di sekolah berduaan dengan guru yang kusukai, xi seongsaenim atau nama lengkap xi luhan seongsaenim

 

Aothor pov

Tidak aku sangka xi seongsaenim tugas jaga malam di hari seperti ini. Kata seung ah sambil membuat ramen.

Aku menggantikan guru lain, soalnya tempat tinggal ku di belakang sekolah. Terang luhan dan itu membuat seung ah kaget

Eh,,,,berarti seongsaenim bisa pulang jalan kaki ? jangan-jangan seongsaenim akan pulang? Tanya seung ah membuat luhan yang sedang berjalan membawa termos air panas berhenti

Puh!! Tidak perlu panik seperti itu, aku tidak akan meninggalkan seung ah sendirian, kamu pasti tidak bisa tidur di sekolahkan? Tapi jangan khawatir,,,anggap saja sebagai pengalaman pertamamu. Kata luhan sambil mengelus puncak kepala seung ah dan sedikit mengacak-acak rambut seung ah membuat seung ah terpaku melihat luhan tersenyum

 

Seung ah pov

Baik sekali..kalau luhan seongsaenim tersenyum wajahnya yang sedikit dingin dan serius itu berubah menjadi sangat lembut. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi??

saat itu aku melihat luhan seongsaenim sedang bersama beberapa murid yeoja dan salah satu dari mereka ada yang bertanya.

Seongsaenim..tipe yeoja kesukaan luhan seongsaenim seperti apa?

Hhmmzzz,,,yang pasti bukan murid, habis merepotkan dan tidak menarik. Membuat murid-murid yang bersamanya tadi kaget, lalu kudengar luhan seongsaenim melanjutkan kata-katanya

Yah,,datanglah padaku kalau alian sudah berumur 20 tahun ke atas,kalau begitu siapa pun tidak masalah. Kata luhan seongsaenim

Ku dengar murid yeoja tadi berteriak saat luhan seongsaenim meninggalkannya

Apa sama sekali tidak ada harapan untukku? Tapi aku tidak bisa menyerah setiap kali melihat wajahnya, begitu kusadari sudah 3 tahun cintaku bertepuk sebelah tangan terhadap luhan seongsaenim.

Aku jadi punya kenangan aneh sebelum hari kelulusan,seung ah juga? Tanya luhan seongsaenim membuatku tersadar dari lamunanku

Kamu itu terlalu baik,membereskan semuanya sendirian,dan sepertinya kamu sering di mintai tolong. Lanjut luhan seongsaenim membuatku binggung menatapnya

Eh,,seongsaenim perhatian sekali? Padahal bukan wali kelasku? Kata ku

Itu karena kamu murid yang berharga bagiku. Kata luhan seongsaenim sambil memakan ramen nya.

Berharga? Aku berharga di mata luhan seongsaenim? Tapi kalau aku sudah lulus, apakah luhan seongsaenim akan melupakanku?

 

Author pov

Ah,akhirnya tv nya hidup. Kata luhan sambil memegangi remote tv

Dung,,,grraaaakkkk.. terdengar suara aneh

Seung ah,,waeyo? Tanya luhan

Bla,,bla,,,bla,,,kenangan. Teriak seung ah

Luhan seogsaenim mari buat kenangan bersamaku! Teriak seung ah

Hah? Mwo? Luhan tampak terkejut.

Dan pada akhirnya luhan di seret keluar oleh seung ah di tengah dinginnya salju.

Buukk,, bola salju mengenai wajah luhan.

Ya,,,xi seongsaenim tidak asik. Teriak seung ah sambil melempar luhan dengan bola salju lagi

Kukira kenangan apa..ternyata perang bola salju ya? Tanya luhan

Habis sekarang sedang turun salju kan? Jarang-jarang bisa begini! Ah!! Ayo buat boneka salju.seongsaenim juga buat. Kata seung ah

Anniyo,,nanti basah. Kata luhan sambil membenarkan payung nya.

Cih,, seung ah tampak memajukan bibirnya membentuk kerucut.

Uwaaaahhh,,tunggu..!! teriak seung ah saat bola salju yang di buatnya untuk boneka salju menggelinding (?)

Waeyo? Tanya luhan

Eh,,ah,,ternyata membuat boneka salju susah ya? Tanya seung ah dengan wajah polosnya

Bukan payah,,memang dasar kamunya yang payah. Kata luhan lalu membuka jas yang sedari tadi di pakainya.

Seongsaenim mau membantuku? Tanya seung ah

Kamu bilang ingin membuat kenangan kan? Sepertinya malah aku yang tidak akan melupakan hari ini. Kata luhan membuat seung ah terdiam kesekian kalinya mendengar perkataan luhan

Tolong ambilkan ember. Kata luhan, namun tiba-tiba seung ah memeluk luhan dari belakang

Ya!! Luahn tampak kaget denga apa yang di lakukan seung ah

Ah,,haha,,mianhe seongsaenim,aku terpeleset, akan ku ambilkan embernya. Kata seung ah sambil berlari

Awas jangan smapai jatuh. Teriak luhan

 

Seung ah pov

Aku sangat menyukainya,aku akan emnjaga kenangan ini seumur hidupku. Aku mencuci dan menjemur bajuku dan baju luhan seongsaenim yang basah akibat bermain salju tadi.

Aku tidak ingin melakukannya karena tahu akan begini. Kata luhan seongsaenim sambil menunjuk pakainya yang basah

Bajunya akan segera kering kok. Kataku, ku dengar luhan seongsaenim hanya menghembuskan nafas beratnya,dia tampak keren saat menggunakan baju olehraga, seperti teman sekelasku saja.

 

Author pov

Terimakasih sudah meminjamiku baju. Kata seung ah pada luhan

Bukan masalah. Jawab luhan

Luhan seongsaenim, daritadi serius sekali? Baca apa? Tanya seung ah sambil mendekati luhan, lalu luhan menoleh dan terlihat saat melihat seung ah sudah ada di dekatnya namun yang membuatnya kaget bukanlah seung ah yang ada di sebelahnya namun bajunya yang kebesaran di pakai oleh seung ah membuat dada seung ah sedikit terekspos.

Kamu jangan mendekat kemari. Kata luhan dingin membuat seung ah kaget

Mwo? Jangan berkata seperti itu..udaranya dingin nih di sini kan dekat dengan penghangat ruangan. Kata seung ah sambil mendekat ke arah luhan namun luhan mendorong seung ah

Seongsaenim.!! Seung ah masih tidak mengerti dengan perubahan sikap luhan padanya

Kamu tidak sadar ya? Jangan berkeliaran di depan cowok dengan penampilan seksi! Kata luhan membuat seung ah binggung dan memperhatikan penampilannya

Kamu itu seksi. Kata luhan membuat rona merah di wajah seung ah

Aku tidak menyangka luhan seongsaenim bilang begitu. Kata seung ah

Kamu itu,,bagaimana pun juga aku ini tidak beda jauh dari kalian, usiaku masih di bawah 25 tahun. Kata luhan

Luhan seongsaenim bilang apa sih? Bukankah murid di luar kriterianya? Tanya seung ah dalam hatinya dan dia teringat lagi kata-kata luhan

Yah datanglah padaku kalau kalian sudah berumur 20 tahun ke atas,kalau begitu siapa pun tidak masalah.

Mianhe, lupakan ucapanku tadi, itu bukan hal yang seharusnya aku katakan kepada murid. Kata luhan, seung ah kaget mendengar perkataan luhan dan entah tanpa di sadarinya atau tidak dia mendorong luhan hingga terduduk di kasur kamar uks hingga kaca mata yang di pakai luhan terjatuh.

CURANG!!! Teriak seung ah

Seung ah,,, luhan terlihat terkejut dengan sikap seung ah

Kau curang xi seongsaenim! Kenapa sekarang malah bilang begitu? Wae? Dulu seongsaenim bilang tidak tertarik sama murid, makanya aku,, seung ah memberi jeda di perkataanya

Seung ah…luhan masih sedikit binggung

Selama 3 tahun aku tidak pernah absen karena di sekolah ada luhan seongsaenim,seongsaenim bilang tidak tertarik sama murid, makanya aku menyerah,tapi sekarang aku malah berdebar debar, kalau aku tahu,aku akan lebih berusaha lagi,,kata seung ah di sela tangisnya dan memegangi tangan luhan

Luhan seongsaenim,,,aku,,, belum sempat seung ah melanjutkan kata-katanya luhan menempelkan jarinya di bibir seung ah pertanda menyuruh seung ah diam

Jangan bicara lebih dari itu. Kata luhan membuat seung ah terdiam dan masih menangis.

Jahat,,,aku tak diizinkan untuk menyatankan perasaanku padanya. Seung ah masih menangis lalu berdiri dan berkata. “pulang”

Seung ah. Teriak luhan

Aku mau pulang. Jawab seung ah di sela-sela tangisnya

Chankaman. Teriak luhan namun tak di gubris oleh seung ah

Ya!!chankaman. kata luhan lalu menarik pergelangan tangan seung ah

Lepaskan!! Aku mau pulang!! Kata seung ah sambil melepaskan tangan luhan dari tangannya

Ais,,dasar. Kata luhan, sepertinya luhan sudah kehasisan cara lalu dia menarik seung ha hingga seung ah menghadapnya dan tanpa aba-aba luhan mendaratkan bibirnya di bibir seung ah, seung ah membulatkan mata nya akibat kaget dengan apa yang di lakukan luhan,namun tidak dengan luhan dia memejamkan matanya seperti menikmati ciuman itu,lalu seung ah tersadar dan mendorong luhan,namun luhan menarik dagu seung ah dan menciumnya lagi hingga mereka merasa sesak karna kehabisan nafas (?)

Haaaahhh.

Seongsaenim. Seung ah masih shock dengan apa yang di lakukan luhan barusan

Jangan mengambil kesimpulan sendiri, hanya park seung ah yang kulihat selama 3 tahun ini, padahal aku tidak bermaksud mengatakan hal seperti ini, sebab kamu itu murid ku. Kata luhan sambil meletakkan kening/kepalanya di bahu seung ah (posisi mereka berhadapan,bisa di mengerti ngak?)

Uljima? Wae? Tanya luhan

Habis aku senang. Kata seung ah masih dengan tagisnya,lalu luhan mencium mata seung ah

Masih belum berhenti menangis? Tanya luhan namun seung ah masih saja mennagis

Tidak bisa. Kata seung ah

Apa yang tidak bisa? tanya luhan dengan smirik nya

Aku akan melakukan hal nakal kalau kamu tidak berhenti menangis. Kata luhan sambil memeluk seung ah

Salju dan air mataku tak mau berhenti sama sekali

Aku terus berada di pelukan luhan seongsaenim sampai pagi

 

end

 

22 pemikiran pada “Say I Love You Before The Snow Melts

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s