Don’t Go

Don’t Go 

Title : Don’t Go

Author : Jae

Cast :

  • Kim Jongin
  • Park hyojin (OC)

Genre : Romance.

Leght : Drabble.

Don’t Go

 

Hyojin PoV

 

Moday, Seoul of Arts School.

Aku memperhatikannya, lagi. Ia terlihat sangat tampan hari ini. Ah tidak, ia memang selalu terlihat tampan. Tapi, ada yang beda dengannya hari ini. Ia mengenakan sweater berwarna krem, dengan celana jeans hitam panjang. Aku tidak pernah melihatnya diluar pakaian sekolah, ini pertama kalinya bagiku.

 

Tapi, tunggu. Kenapa ia tidak memakai pakai-an sekolah?

Aku melihatnya keluar dari ruangan Kepala Sekolah. Apa… Apa yang dia lakukan disana? Apa dia akan.. Pergi? Aniya! Ia tidak akan pergi. Aku yakin itu.

 

Tuesday, Seoul of Arts School.

Aku kembali memperhatikannya tepat pada saat ia memasuki kelas kami—ya, aku dan nya, satu kelas— dengan senyuman khas-nya. Oh sungguh, aku benar-benar mencintai laki-laki ini.

 

Ah ya, benar kan, kataku? Ia tidak mungkin pergi. Bukan begitu? Kurasakan senyum-ku merekah.

★☆★☆★☆

 

Bell berdering, seluruk anak-anak Seoul of Arts School memasuki kelasnya masing-masing, yang diikuti para Songsaenim.

 

“Ya, anak-anak, hari ini kita ada kabar— ya, kabar buruk, sebenarnya.” Semua mata kini tertuju pada Kim Songsaenim, termasuk aku. Kabar buruk apa, sebenarnya?

“Kabar buruk apa, Songsaenim?” Kata Jieun, anak paling cantik se-antero Seoul of Arts School. (baiklah, ini tidak penting, Park hyojin, sungguh.)

“Mulai besok, Kim jongin tidak akan bersekolah lagi disini. Ia akan pindah bersama keluarganya ke Jepang.” Semua orang tampak berkasak-kusuk seru, kecuali aku. Ya, aku. Dia… Kim jongin ku.. Akan pergi? Kurasakan air mataku mulai mengalir.

“Hyojin-a? Gwenchana?” Tanya jaein, sahabatku. Hanya ia yang tau perasaanku pada jongin. Aku tersentak, lalu dengan cepat menghapus air mataku. Aku menggeleng, “Gwenchana, jaein-a,” jawabku sambil  berusaha tersenyum. Walaupun kuyakin ia tahu, apa yang sebenarnya aku rasakan.

 

★☆★☆★☆

 

Sekarang aku berada disini. Didepan rumah Jongin. Ya, Kim jongin. Aku.. Tidak bisa untuk diam saja. Aku mencintainya, amat mencintainya. Aku tidak mau berpisah dengannya. Aku tidak mau ia pergi dariku. Tidak, aku tidak mau.

 

Aku mengetuk pintu rumah itu, lalu di ketukan ketiga, pintu itu terbuka.

“Ann— hyojin-a?” Jongin. Astaga!

Aku menjawabnya dengan sedikit gugup, “Anannyeong, Jongin.”

“Ah, annyeong. Ada apa kau kesini?”

Aku diam. “A-aku—”

“Aku?”

Aku memeluk dirinya. Erat. Sangat erat. Lalu berbisik, “Aku mencintaimu, jongin. Jangan pergi.”

 

End

 

17 pemikiran pada “Don’t Go

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s