This Is What I Feel (Chapter 1)

This Is What I Feel

Genre: Humor, Hurt, Romance

Cast:

  • Ryu Hye Ju (as: Jung Se hyeon)
  • Oh Sehun
  • J.E.H (Huang Chae Rin)
  • Kris/Kevin Wu
  • Other member EXO

 ***

              Disebuah kantor terlihatlah seorang gadis sedang mengotak  atikan komputernya dia adalah Jung Se Hyeon akrab dipanggil dengan nama Se Hyeon tapi kadang banyak yang salah sangka akan namanya karena penuturan namanya itu hampir sama dengan Se Hun, karena hal itu gadis ini pun mulai menyukai seorang model yang namanya Oh Sehun. Gadis ini melepas kacamatanya dan melakukan stretching karena merasa kepalanya jenuh “cih kapan pekerjaanku akan selesai membosankan sekali…” pekerjaan gadis ini adala seorang fotographer dan desainer grafis bisa dibilang dia terkenal akan kemahirannya dalam memotret.

Seorang gadis berambut panjang dengan kulit yang putih, matanya yang agak sipit dan hidungnya yang mancung member kesan keturunan dari darah Cina dengan campuran yang kuat “Se Hyeon yaa..kau sudah selesai?” Tanya gadis itu dengan muka memelas dia pasti sangat lapar sekali karena daritadi sengaja tidak makan dan menunggu sahabatnya itu selesai “sabarlah Chae Rin,…sebentar lagi tinggal diprint dan diberikan kepada manager yang songong itu…” ujarnya, Chae Rin mempoutkan bibirnya imut “kau gila ya … nanti selesai makan siang kan bisa” ucapnya kesal… “tapikan bukankah kita akan pergi setelah makan siang aku tau kau telah selesai mempotret kedua orang model tadi dari 2 jam yang lalu tapi bersabarlah ya” dengan alasan panjang lebar Se Hyeon membuat sahabatnya itu diam …

Trrrrtttet.. akhirnya printer tersebut berjalan dengan benar setelah diketok-ketok dengan tangan Se Hyeon “ayo!!” ucap Chae Rin riang “kau ini bagaimana kita harus memberikan ini dulu…” ucapnya agak kesal “titip saja padanya kau ini !! Yuu ra yaaa aku titip padamu tolong berikan ini kepada manager!! ya aku pergi dulu terima kasih …” orang yang bersangkutan hanya kebingungan melihatnya “ya sudahlaah lagipula hanya memberikan kepada manager juga kan…” ucap yang disapa Yuu ra lalu berjalan ke arah ruang bossnya.

~meanwhile~

Disebuah Café yang tidak jauh dari kantornya itu “kau ini tidak sopan sekali tadi sudah kubilangkan kau tidak boleh terus menitip kepada orang lain nanti manager itu mengira kalau kau atau aku punya alasan tertentu untuk tidak bertemu dengannya” ucap Se Hyeon sambil menyeruput kopinya “tidak akan manager itu bahkan tak akan peduli tentang kita dia hanya peduli akan kecantikannya bahkan saat mengetik laporan manager itu terus bolak balik dan merapikan rambutnya” ucap Chae Rin remeh “kau tak boleh meremehkannya…” Se Hyeon menatap jendela

“Sudah lama tidak makan bersama seperti ini biasa aku sibuk akan pekerjaanku dan kau sibuk dengan pekerjaanmu” ucap Se Hyeon tiba-tiba “aku tahu karena aku pergi ke Amerika untuk melakukan pemotretan dan menunggu hasil desain-desain bajuku selesai sungguh aku merindukanmu kau tau … aku bersikeras berdua denganmu…” ucap Chae Rin “maafkan aku, aku sibuk akan pekerjaan Desain Grafisku akhir-akhir ini sungguh sepi tidak ada kau…” sungguh bisa dikatakan Se Hyeon menyesal setelah hampir 2 minggu sahabatnya itu pulang dari Amerika dia seperti tak peduli akan Chae Rin saat dia mengajaknya pergi dia bahkan menolaknya hingga hari ini Chae Rin benar-benar memaksakannya selesai padahal pekerjaan Chae Rin sudah selesai duluan dan seharusnya pulang tapi dia bersikeras menunggu sahabatnya hanya untuk makan siangnya yang sudah sedikit lewat dari jamnya… “kau sahabatku yang terbaik Chae Rin” ucap Se Hyeon

“yaa tentu saja Se Hyeon ngomong-ngomong katanya Se Hun model itu akan menjadi model majalah STAR yang akan keluar bulan depan… ditempat kita, kau sudah mendengarnya” seketika itu muka Se Hyeon merah padam “ternyata kau masih menyukainya hahaha” ujar Chae Rin sambil tertawa “kau tau aku benar-benar fan kepadanya kau ini jangan meledekku!!” ucap Se Hyeon dengan wajah yang sudah merah “kau ingin bertemu dengannya bukan? Aku bisa mengatakan pada ketua agar kau yang memotretnya bagaimana” tawar Chae Rin sambil memasukkan potongan kue Green Tea kemulutnya “aku ingin tapi apa ketua menyetujuinya” Tanya Se Hyeon polos… Chae Rin menatapku dengan tatapan kesal “kau ini bagaimana kemahiranmu dalam memotret bahkan mengalahkanku kau tau itu kenapa kau tidak percaya kalau ketua akan menyetujuinya” ucap Chae Rin kesal “apa itu artinya aku diperbolehkan memotretnya” aku berdiri menatapnya mata Se Hyeon berbinar-binar “apa kau masih harus bertanya tentang itu?” Se Hyeon pun duduk dan terus membicarakan tentang Se Hun

~in Chae Rin Apartment~

Chae Rin melepas jaketnya dan berjalan kearah dapur untuk membuat teh setelah itu duduk diatas sofa dan membuka TV ketenangan itu berlangsung agak lama dan beberapa waktu kemudian terdengar suara gebrakan  pintu yang membuat Chae Rin loncat dari sofanya “ohh Hey noona” dia melihat adiknya yaitu Huang Zi Tao memasuki ruangan itu “kau mengagetkanku” itulah kata-kata yang keluar dari mulut Chae Rin “maaf aku tadi hanya panic karena pintunya tidak bisa dibuka seperti terkunci” Chae Rin yang melihat adiknya kesulitan itu membantunya membawanya “ baru pulang noona?” Tanya Tao “tidak sudah lama tadi pergi dengan Se Hyeon dulu, hehehe kau sendiri bagaimana pekerjaanmu?” Tanya Chae Rin “cukup baik…haahah lagipula Ajusshi itu baik sekali memberikanku gaji tambahan” ucapnya

Mereka makan malam dengan tenang “bagaimana kuliahmu, dan mana ayah tidak pulang?” Tanya Chae Rin maklum saja ia tidak tau karena memang dari saat dia pulang dari 2 minggu lalu ayahnya tidak ada “kau terus menanyakan ayah bahkan ayah tak peduli pada kita dia pergi dengan pelacurnya itu… dia tak sayang pada kita lagi” ucap Tao acuh “kau ini Tao dia ayah kita memang apa maksudmu pelacur belajar darimana kau hah?” Chae Rin naik darah… prang “aku sudah..” ucap Tao dingin.

Chae Rin bengong apa sih yang terjadi pada keluarganya sampai seperti ini …Tao membanting pintu kamarnya “menyebalkan sekali huh!” Tao melihat fotonya ayahnya, ibunya dan kakaknya.. mendekati foto itu dan.. ‘kau tak pantas berada disebelah ibu’ gumamnya pada foto ayahnya dan membanting foto tersebut, Chae Rin yang mencuci piring terkejut “Tao!” dia berlari kearah kamar Tao “kau ini kenapa sih tadi baik-baik saja perasaanku” Tanya Chae Rin bingung “noona…” Chae Rin menatap foto keluarga dengan bingkai yang sudah rusak alias pecah itu “astaga Tao kau ada masalah apa sih hah?” Chae Rin mendekati foto itu dan berjongkok berusaha membersihkan pecahan foto…”aww…” tangannya terkena pecahan kaca “noona kau berdarah” Tao segera berdiri dan mengambil P3K Chae Rin hanya diam melihat adiknya membersihkan lukanya “maaf noona gara-gara ulahku kau berdarah” Chae Rin hanya diam tak tau apa yang harus dikatakan ingin rasanya dia bertanya apa yang terjadi tapi sepertinya sekarang bukanlah waktu yang tepat.

 

~Jung Se Hyeon apartment~

“Membosankan sekali!!” menghempaskan badannya keranjang empuknya handphonenyapun bergetar ketika dia hendak tertidur ibunya mengirimkan pesan dan ternyata isi pesannya adalah “nak bagaimana disana kau baik-baik sajakan…sibuk ya maaf ibu tidak bisa mampir kesana ditoko sini ramai sekali pengunjung disana baik-baik ya jangan susahkan paman dan bibi… ibu mengirimkan syal untukmu mungkin besok akan sampai ibu mengirimkannya dirumah bibimu…kalau begitu bye…baik-baik ya disana” gadis itu bergumam tentang ibunya “aku merindukanmu, aku ingin lihat syalnya besok ya… baiklah!!! Lebih baik aku mandi dulu…”

Setelah beberapa menit mandi dia membuka laptopnya dan mulai melihat-lihat model yang bernama Oh Se Hun itu “sungguh dia gagah sekali.. aku ingin lihat aslinya pastilah lebih tampan..” Se Hyeon meraih bonekanya dan memeluknya erat NYONYONYONYO….besok sudah pemotretannya!! Haaah padahal aku belum siap-siap apapun lagi

KRIIIINGGG!!! Kali ini handphonenya bergetar begitu keras “halo?” tidak ada suara “halo!!!” ucapnya agak keras “Se Hyeon yaa..” itu Chae Rin “kau kenapa??” Tanya Se Hyeon bingung “aku tidak mengerti kenapa ini aku.. adikku bertingkah aneh dia mengatakan kalau ayahku itu…” dia terpotong ucapannya terisak “kau tak apa apa perlu aku kesana?” Tanya Se Hyeon yang mulai khawatir dan panic “tidak aku yang akan kesana Tao bersama temannya sekarang dan aku tidak enak mengganggunya lebih baik aku menginap dirumahmu bisakah?” aku mengiyakannya.

Aku menunggu dilobby karena panic sekali beberapa jam kemudian dia datang dengan membawa tas matanya seperti habis menangis aku memeluknya “kau kenapa sih Chae Rin… ayo kita ke apartment kusaja” setelah di apartment dia duduk terdiam “ceritakan padaku Chae Rin” Se Hyeon membawakan teh dan duduk disebelahnya “tadi saat dia pulang tidak apa-apa, saat kami makan malam aku menanyakan ayahku karena ayahku tidak pulang sejak aku pulang aku menanyakannya karena penasaran tapi dia marah dan … tidak lama dari itu dia memecahkan bingkai foto kami semua… aku tak mengerti” jelasnya, Se Hyeon memeluknya “tenanglah, pasti ada jalan keluarnya aku yakin”

~keesokan harinya~

Mereka berdua akhirnya sampai dikantor…kantor masih sepi tapi mereka sudah harus sampai karena memang mereka berdua punya tugas penting… “kalian berdua sudah datang mari, model itu sudah menunggu kalian” ucap seorang karyawan disana mereka hanya tak percaya karena dia sudah sampai pagi-pagi sekali?

Hati Se Hyeon berdetak dengan kencang dia bergetar “tenanglah kau ini nanti dia melihatmu aneh …” bisik Chae Rin “iya …” mereka mendekati pintu itu “oh ya dia ada didalam aku pergi dulu ada kerjaan lain “ Chae Rin dan Se Hyeonpun berterima kasih “buka pintunya” ucap Chae Rin tak sabaran “ketuk dulu kau ini”

TOK TOK TOK! “masuk saja” pintupun terbuka terlihat 2 orang laki-laki yang satu manager dan yang satunya lagi bisa ditebak… Chae Rin duduk dengan santai sedangkan Se Hyeon terus menunduk “silahkan perkenalkan diri kalian..” ucap managernya itu sopan “aku Huang Chae Rin desainer baju, ketua menyuruhku untuk mengedit majalah baru itu sedangkan yang disebelahku ini.. eh Se Hyeon angkat kepalamu” Se Hyeon mengangkat kepalanya dan pandangannya dengan si Se Hun itu bertemu “dia Jung Se Hyeon hahah maaf dia agak gagap hari ini soalnya gugup karena sudah lama dia tak melakukan hal seperti ini biasa dia hanya melakukan desainer grafis dan foto-foto alam jadi maklumkanlah” jelas Chae Rin sopan

Manager itu mengangguk Se Hyeon kembali menunduk.. “kamu jangan menunduk terus bagaimana akan memotretku nanti…” ucap Se Hun bukannya mengangkat kepalanya malah tambah menunduk “jangan takut, aku Oh Se Hun salam kenal..” ujar Se Hun sopan Chae Rin tersenyum ‘siapa yang takut denganmu aku malu dekat denganmu…’ pikir Se Hyeon “aku duduk disebelahmu bolehkan” Tanya Sehun dia panic karena takut yang menjadi fotografernya takut akan dirinya “ahh silahkan…” otomatis Chae Rin berdiri “aku pergi mengambil minum kau disini saja dulu angkat wajahmu Se Hyeonaa..”ucap Chae Rin sebelum pergi.

DUNG!! “apa aku kurang sopan sehingga kau menunduk dan tak mau menatapku nona Jung” ucapnya sopan, dengan otomatis Se Hyeon mengangkat kepalanya dia menatap Se Hun “ti-tidak koq aku yang berlebih maaf… aku malu karena kurasa …” ucapan Se Hyeon terpotong “kau begitu cantik kenapa kau malu… salam kenal semoga kita bisa bekerja sama dengan baik…” ucap Se Hun sambil tersenyum ‘manis sekali, yang kulihat difoto-fotonya wajahnya begitu dingin tak berekspresi tapi dia lebih baik dari yang kukira Tuhan apakah kau memberikanku kesempatan?’ pikir Se Hyeon sambil tersenyum kearah Se Hun “terima kasih” managernya tersenyum melihat itu… ‘untung saja..’ pikir manager Se Hun itu.

To Be Continue

J selamat membaca semoga suka

 

9 pemikiran pada “This Is What I Feel (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s