My Gangsta Boy

seswrdhg

Tittle                      : My Gangsta Boy

Main Cast            : -Byun Baekhyun

-Yoo Ara

Author                  : cracker37

Genre                   : NC-21 maybe ._.

Length                  : Oneshoot

+++

Yoo Ara POV

Punya namja seorang gangster? Menurutku itu sangat menyebalkan. Kalian tahu kenapa? Karna namjachinguku adalah seorang gangster. Walaupun mukanya imut-imut seperti bocah, tapi kalian tidak akan tau dalamnya jika belum mengenalnya lebih dekat.

Ia memintaku menjadi yeojachingunya saat kami berada di semester 4, dan itu sudah berlalu 2 tahun lalu. Sekarang kami sudah di semester akhir kuliah, dan kuharap namjachinguku yang ‘’brandal’’ itu bisa menyelesaikannya -_-. Aku berfikir begitu karna ia jarang sekali masuk ketika ada jamnya.

                Sekitar setengah jam aku menunggunya di depan rumahku, ia berjanji akan mengajakku berkencan hari ini. Bahkan terakhir kali kami berkencan saja sekitar tahun lalu, ia selalu sibuk dengan gengnya itu. Mereka suka menghabiskan waktu dengan bermain game, balapan liar dan bermain poker. Aku pun heran apakah dia dan gengnya tidak pernah bosan hanya melakukan hal itu itu saja -_-.

TIIN TIIN

Sepertinya si pemalas itu sudah datang.

“kajja naik” suruhnya sambil memberikan helm padaku, aku segera mengambil helm itu dan duduk dibelakangnya.

Aku sedang badmood dengannya, lebih baik aku memegang motor bagian belakang daripada memegang bahunya atau memeluk pinggangnya.

‘’hei kau lupa ya bagaimana caraku membawa motor?” ancamnya,aku tahu ini adalah salah satu taktiknya agar aku memeluk pinggangnya. Tapi tenang saja, itu tidak akan mempan kepadaku.

‘’ani, aku tidak lupa kok’’ jawabku cuek.

Baekhyun menekan gas dengan kencang. Motornya pun melaju dengan kencang, tepaksa aku harus memeluk pinggangnya daripada terjatuh dari motor ini -_-.

‘’kita mau kemana?” tanyaku. Sepertinya ia tak mendengarku.

‘’KITA MAU KEMANA?’’ teriakku di telinganya.

Bukannya membalas pertanyaanku, ia malah melajukan motornya lebih cepat.

Oh my goood. Aku pun heran kenapa aku masih bisa mempertahankan hubungan ini dengannya.

+++

Ia memberhatikan motornya di depan sebuah bangunan yang bertuliskan ‘POOL 88’. Kurasa tempat ini adalah tempat main billiard.

Setelah aku memasuki bangunan ini dan benar saja, tempat ini adalah tempat bermain billiard. Tempat ini penuh dengan bau minuman keras dan asap rokok.

Jujur saja, aku takut berada di tempat ini. Aku memegang lengan bakehyun dan mengikutinya dari belakang.

‘’kenapa kau mengajakku ke tempat ini’’ tanyaku sambil memperhatikan keadaan disekitarku.

Orang-orang disini memakai pakaian yang sangat minim, bisa dibilang hanya aku yang menggunakan pakaian yang ‘sopan’ di tempat ini.

‘’temani aku bermain’’ jawabnya tanpa melihat ke arahku.

‘’tapi aku tak bisa main billiard’’

‘’biar kuajari’’.

Aku tak berani lagi melawan perkataannya, ia pasti akan marah kalau aku lawan, egois memang ya tapi begitulah cinta membuatmu buta akan segalanya.

Author POV

 

Ara merasa risih dengan keadaan disekitarnya, banyak namja yang berusaha menggodanya.

Ara berjalan menyusuri ruangan ini, ia melihat sepasang kekasih yang melakukan hot kiss di atas meja billiard.

Mukanya bersemu merah seketika ‘bahkan baek sudah tidak pernah menciumku lagi’ batin ara. Raut wajahnya berubah murung seketika. Ia duduk disebuah kursi kosong yang ada di ruangan itu.

Baekhyun datang menghampirinya ‘’kau mau minum apa?’’ tanya baekhyun

‘’air mineral saja’’, baekhyun tersenyum mencemeeh

‘’selama aku kesini dengan teman-temanku, baru pertama kali aku melihat seseorang memesan air mineral saja di tempat ini. Haha’’

Ara merasa tak senang atas perkataan baekhyun, ia ingin beranjak pergi dari kursi itu. Tangan baekhyun menahan tangan ara ‘’jangan marah dong cantik, aku hanya bercanda saja. Tunggu sebentar ya sayang’’.

Muka ara memerh seketika, sudah lama ia tidak digoda seperti ini oleh baekhyun. Sudah lama juga ia tidak dipanggil sayang oleh baekhyun.

Tak lama kemudian baekhyun membawa 2 buah gelas yang berisikan air putih dan wine.

‘’for you’’ baekhyun memberikan gelas yang berisikan air mineral pada ara.

Mereka berdua duduk dalam diam berdua. Mata ara kembali melihat sepasang kekasih yang tengah berciuman. Matanya fokus melihat sepasang kekasih itu, raut mukanya pun kembali sedih.

Baekhyun melihat arah mata ara, ia pun juga melihat sepasang kekasih yang tengah berciuman.

Jantung baekhyun berdegup kencang melihat sepasang kekasih itu. Ia pun juga berpikir sudah lama mereka tidak berciuman.

Baekhyun mendekatkan wajahnya ke wajah ara. Bibir mereka pun bersentuhan, ara terkejut dengan perlakuan baekhyun dan membelalakkan matanya.

Awalnya ara tak membalasnya tapi lama kelamaan ia mulai membalas ciuman baekhyun.

Lama mereka berciuman seorang pelayan di tempat itu merusak momen romantis mereka

‘’ehm, permisi saya ingin mengambil gelasnya’’ izin pelayan itu.

Wajah mereka berdua menjadi merah karna ada yang melihat aksi mereka(?)

‘’mm ara ya,kita sudah lama tidak berciuman ne?’’ tanya baekhyun. Ara hanya menganggukkan kepalanya karna malu.

‘’ara aku ke toilet dulu ya’’ izin baekhyun, lagi-lagi ara hanya mengangguk.

Setelah selesai buang air, baekhyun mendengar suara teriakan yeoja. Ia pun mencari sumber suara itu.

Semakin lama suara itu semakin mendekat. Dan tibalah baekhyun di depan sebuah pintu, baekhyun membuka pintu tersebut.

Ia menemukan sepasang kekasih yang tengah bercumbu, baekhyun pun segera menutu pintu tersebut.

‘adik’ nya mulai tegang karna melihat tontonan gratis tersebut.

Ia pun kembali ke tempat ia dan ara duduk tadi.

‘’lama sekali ke toiletnya’’ ucap ara memanyunkan bibirnya. Baekhyun sangat gemas melihat bibir tipis ara. Sebuah smirk terbentuk dari bibirnya

‘’ara, kajja kita pulang’’ ajak baekhyun

‘’ne kajja’’

+++

Di jalan

‘’baekki-ah ini bukan jalan menuju rumahku’’ teriak ara di telinga baekhyun karna ia tengah menggunakan helm. Baekhuyun lagi-lagi tak menjawab pertanyaan ara.

Baekhyun membelokkan motornya ke arah apartementnya. Ya, baekhyun tinggal sendiri di sebuah apartement yang agak mewah karna orang tuanya kerja di luar negri dan hanya akan pulang ke korea setahun sekali. Kurangnya perhatian dari orang tuanya baekhyun ini lah yang membuatnya menjadi seorang gangster.dan ditambah lagi baekhyun adalah anak satu-satunya.

‘’kajja kita sudah sampai’’ baekhyun turun dari motornya dan disusul oleh ara

‘’apartementmu? Kenapa kesini?’’ tanya ara heran.

Baekhyun merangkul pinggang ara dan tersenyum evil(?)

‘’kita kan sudah lama tidak berduaan, temani aku menonton sebentar saja ya’’ pinta baekhyun manja pada ara

‘’yasudah, jangan lama-lama ya’’ ara menyetujuinya.

Baekhyun membuka pintu apartementnya, ia langsung berlari berhamburan ke sofanya yang berhadapan dengan tv.

‘’sini duduk disampingku’’ ajak baekhyun sambil menepuk-nepuk bagian sofa yang kosong.

Ara pun duduk disamping baekhyun sementara baekhyun memasukkan dvd ke dvd player.

‘’kita mau nonton apa baekki?” tanya ara penasaran

‘’lihat saja ya’’.

Awalnya film itu biasa saja, lama kelamaan adegan-adegan di film tersebut mulai agak vulgar. Seperti ciuman panas di dalam kamar kekasihnya.

Baekhyun melingkarkan tangannya ke bahu ara, ara yang tengah fokus dengan film itu pun terkejut.

Bagian inti dari film itu pun dimulai. Sepasang kekasih yang berciuman panas itu bercumbu di dalam kamar itu, dan tak ada satu pun adegan yang disensor dari film itu.

Milik baekhyun pun makin menegang melihat film itu

‘’aaahhh chagiyaa pallii..’’ rintih yeoja dalam film itu.

Ara merasakan perasaan tidak enak, ia berfikir akan terjadi sesuatu padanya

‘’ara-ah, aku suka padamu’’ ucap baekhyun tiba-tiba yang membuat ara terkejut

‘’ya tentu saja, kau kan namjachinguku’’ jawab ara berusaha menyembunyikan rasa malunya

‘’aku suka denganmu, semuanya aku suka dan aku sangat suka tubuhmu’’ ucap baekhyun seduktif

Ara bergidik, ia tak menggubris pernyataan baekhyun.

‘’baekki-ah, kenapa kau mengajakku menonton film seperti ini?’’ tanya ara berusaha menalihkan pembicaraan yang akibatnya akan lebih fatal(?)

‘’karna aku juga ingin melakukannya denganmu’’ baekhyun langsung mengecup bibir ara.

Ara membelalakkan matanya, ia tau kalau baekhyun menginginkan lebih dari ciuman. Ara mencoba menolak ciuman baekhyun, ia menutup bibirnya rapat-rapat.

Baekhyun terus mencium bibir ara walaupun tak ada balasan, ia pun melumat bibir ara dengan lembut.

Ara mulai kehabisan oksigen dan ia membuka sedikit mulutnya, baekhyun tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia langsung memasukkan lidahnya ke dalam mulut ara. Awalnya tak ada balasan dari ara, namun lama kelamaan ia mulai nyaman dengan ciuman panas itu. Lidah mereka saling bertautan, mereka pun melakukan perang lidah. Baekhyun menghisap lidah ara, tak mau kalah ara pun menghisap lidah baekhyun balik.

Setelah puas bermain dengan bibir ara, ciuman baekhyun turun ke leher ara yang putih itu.

‘’ssshh aahh baekkii ahh gellii’’ desah ara

Baekhyun terus menciumi leher ara dan sedikit menghisapnya sampai menimbulkan kissmark.

Ia terus melukis pada leher putih ara, tangannya tak tinggal diam. Tangan kiri baekhyun meremas pantat ara gemas. Sedangkan yang dicumbui merasa sangat kenikmatan.

Baekhyun menghentikan aktifitasnya, ia menggendong ara ala bridal style menuju kamar tidurnya.

Ia merebahkan ara di atas kasurnya. Langsung saja baekhyun menindih tubuh ara dan kembali melahap(?) bibir ara.

Kali ini tangan baekhyun bermain lebih liar, ia mulai membuka satu persatu kancing baju yang ara pakai.

Ara melingkarkan tangannya ke leher baekhyun dan melumat bibir baekhyun penuh nafsu.

Setelah semua kancing baju ara terbuka baekhyun mencampakkan baju itu ke sembarang arah. Dirabanya perut ara yang rata membuat ara merasa geli dan mendesah kecil. Tangannya beralih menuju boobs ara yang masih tertutup dengan bra.

Baekhyun kembali membuat banyak kissmark di leher ara, ia pun meraba-raba punggung ara mencari pengait bra.

Setelah ia membuka pengait bra itu ia kembali mencampakkannya ke sembarang arah.

Ia menghentikan aktifitasnya sejenak, matanya menatap seduktif boobs ara

‘’aku tak menyangka punyamu seindah ini chagiya’’ goda bekhyun di telinga ara.

Baekhyun meremas boobs kiri ara dan menghisap yang sebelh kanannya bagai anak kecil yang amat kehausan.

‘’oohh baekkii aahh’’ ara mendesah kenikmatan atas service yang diberikan namjachingunya ini.

Remasan itu makin mengeras dan membuat ara mendesah lebih keras, sesekali baekhyun menggigit puting ara gemas.

Tangan baekhyun yang satunya menjalar meraba miss v ara dari balik underwearnya

“baekkii aaah kauu curaangghhh’’ ucap ara sambil menahan desahannya.

Baekhyun berhenti bermain dengan boobs ara ‘’curang kenapa chagi?’’

‘’buka bajumu, aku saja sudah hampir full naked’’ ucap ara malu-malu.

Baekhyun memberikan smirk pada ara, ia pun membuka baju kaos yang dipakainya. Alhasil ia hanya menggunakan celana panjang saja a.k.a topless.

‘’buka celanamu baekki ah’’ pinta ara

‘’bukakan kalau kau mau chagiya’’ goada baekhyun.

Ara menuruti kemauan baekhyun, ia membukakan celana baekhyun. Ia menemukan sebuah tonjolan besar dibalik underwearnya bekhyun.

‘’manjakan punyaku ara ah’’ goda baekhyun dengan seduktif

Ara pun segera membuka underwear baekhyun, matanya terbelalak melihat milik namjachingu yang besar itu menegang.

Langsung saja ia mengcok jr baekhyun, dimulai dari tempo yang agak lambat sampai yang agak cepat.

‘’oohh yeaahh,its goodd’’ desah baekhyun

Ara mengocok jr baekhyun lebih cepat lagi ‘’masukan ke mulutmu chagiyaaa’’

Ia pun segera memasukkan milik namjachingunya itu ke dalam mulutnya. Ara mengemut jr baekhyun seperti anak kecil yang asik mengemut lolipop.

Ia memnggigit kecil ujung jr baekhyun. Ara mengulum jr baekhyun dengan lahap walaupun tak sepenuhnya bisa masuk ke mulutnya.

‘’yeaah babbyy’’ baekhyun menekan kepala ara agar memperdalam kulumannya.

Ara sangat suka bagian ini seakan –akan ia tak pernah puas memainkannya.

‘’im gonna chumm babyy’’ erang baekhyun saat ia merasa akan ada yang akan keluar.

CROTT

Cairan baekhyun pun keluar dimulut ara, karna cairan itu snagat banyak ara tak dapat menampung semuanya, baekhyun menghabiskan cairan miliknya yang ada di mulut ara.

Setelah mulutnya bersih, baekhyun kembali menindih ara dan kembali menghisap boobs ara.

Baekhyun melepaskan underwear ara dan meraba ms v ara.

‘’mmhh kau basah chagiya’’ goda baekhyun lalu kembali menghisap boobs ara. Ia juga membuat banyak kissmark di boobs ara.

Satu jari baekhyun masuk ke dalam ms v ara dan membuat ara berteriak

‘’aaaahhh,sakit baekki ah’’

Baekhyun pun mengocokkan jarinya. Ia pun tak tega dengan gadisnya, langsung saja ia masukkan ketiga jarinya ke dalam ms v ara.

‘’aahh aaahh baekkii aahh’’ rintih ara

Baekhyun terus mengocok ms v ara dan makin lama makin cepat.

‘’baekkii aku mau keluaarrhh’’

CROTT kini cairan ara yang keluar, baekhyun melepaskan jarinya dan mejilati jarinya yang oenuh cairan ara. Ara pun menarik tangan baekhyun lalu menjilati cairannya yang ada di tangan baekhyun.

Baekhyun mengarahkan wajahnya di depan ms v ara, ia mulai membersihkan ms v ara.

Lidahnya berman liha di ms v ara, sesekali ia tekan klit ara dengan lidahnya.

Setelah puas ia mulai mengarahkan juniornya ke ms v ara.

‘’baekki apakah ini akan sakit?’’ tanya ara gak takut

‘’awalnya agak sakit chagiya, lalu kau akan merasakan kenikmatannya’’

‘’kalau aku hamil bagaimana?’’ tanya ara polos

‘’aku akan menikahimu secepatnya nyonya byun’’ goda baekhyun.

Muka ara bersemu karna godaan baekhyun.

Baekhyun mulai memasukkan juniornya ke ms v ara, milik ara sangat rapat karna baru pertama kalinya ia melakukan ini begitu pula dengan baekhyun.

Baekhyun terus mendorong juniornya masuk ke ms v ara

‘’aaaaahhhhh appoo baekki aaahh’’ rintih ara menahan sakit, bahkan ia mengeluarkan air matanya sedikit.

‘’ne chagiyyaa tahan sebentar’’

JLEBB

Junior baekhyun tertancap sempurna di ms v ara, ia mendiamkan juniornya sebentar untuk membuat ara terbiasa.

Setelh mulai agak nyaman ara menggerakkan pinggulnya memberi aba-aba untuk baekhyun.

Baekhyun menggerakkan juniornya perlahan tapi pasti. Ia memejamkan matanya karna sensasi pijatan junior nya dalam ms v ara yang masih sempit.

Ia pun menaikkan tempo genjotannya, ara pun mulai mendesah tak jelas.

‘’oohh yeaah baaeekk oohh ssshhh aaaahhh’’ racau ara

Baekhyun terus menggenjot junniornya makin cepat sampai ranjannya bergerak mengikuti gerakan mereka.

Ara pun memaju mundurkan pinggulnya untuk menambah tempo genjotannya.

‘’baekkii aahh aakkuu mmauu keluaarr aaah’’ racau ara makin tak jelas akibat sensasi kenikmatan yang baru ia rasakana

‘’ne chagiyya sebentar lagi, kita sshhh keluarkan bersamaa aaahh’’

Keringat membasahi tubuh mereka berdua, sekitar hampir satu jam lebih mereka melakukannya.

‘’baekkiii aahhhh’’

‘’arraa aaaahhh’’

CRROOTT CROOTT

Cairan mereka keluar dan berstu dalam rahim ara.

Baekhyun merebahkan tubuhnya diatas tubuh ara, nafas mereka tersengal-sengal.

‘’hah hah gomawo chagiya, saranghae’’ baekhyun mencium bibir ara sekilas

‘’hosh hosh nado sarangheyo bekki ah’’ balas ara

‘’i’ll marry you mrs. Byun’’

‘’yes i will byun baekhyun’’

FIN

Iklan

34 thoughts on “My Gangsta Boy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s