I Will Be (Chapter 1)

Title : I Will be

Author : Shin Ri Sung

Cast :

  • Kim joonmyung a.k.a Suho
  • Lee ji Kyung (OC)

Other ( siapa yang muncul entar )

Genre : Romance

Length : twoshoot

 

Summary : jadian sama orang yang kita taksir, pasti impian semua orang. Tapi gimana, kalau ternyata dia gak seperti kita harapkan, dia gak punya waktu untuk kita. Terus kalian akan memilih bertahan atau memilih mengakhirinya ?.

Itulah yang sekarang dirasakan oleh seorang yeoja. Mau tau ceritanya….baca lebih lanjut ya^^

Capture

~Happy Reading~

 

Seorang yeoja tengah bercermin bersiap-siap untuk berakat kesekolah sambil bersenandung kecil dengan senyum yang selalu menghias dibibirnya.

 

Tak pernah ia bayangkan sebelumnya namja yang sudah 2 tahun dia kagumi, menyatakan perasaan padanya kemarin. dimalam pertama turunnya salju.

 

Ini pertama kalinya ia menjalin hubungan dengan seorang namja ditambah lagi namja itu adalah orang yang selalu memenuhi kepalanya.

 

“ji kyung “ panggil eomma

 

“ne eomma “ balasnya masih berkutat dengan rambutnya

 

“ada temanmu menjemput “ ucap eomma

 

“hah, suho sudah datang “ gumam ji kyung mulai gelabakan karna ia belum selesai merapikan pakaiannya

 

“ne eomma “ dengan cepat ia mengambil tasnya dan berlari kebawah

 

“nuguya ji kyung-ah ?” Tanya eomma sambil tersenyum menggoda putrinya itu, wajah ji kyung sontak berubah merah

 

“aishh eomma, aku pergi dulu “ ucapnya pamit kepada eommanya lalu berlari kecil keluar rumah

 

“kau lama menunggu ?” Tanya ji kyung mendapati sosok suho yang tengah menggosok kedua telapak tangannya yang terasa dingin

 

“ani “ jawabnya lalu menarik salah satu tangan ji kyung dan menggandengnya

 

Selama perjalanan mereka bergandengan, ji kyung yang merasa sangat gugup sampai tak merasakan dinginnya udara sekarang.

 

“chagi, apa kau kedinginan ?” Tanya suho meliahat ji kyung tengah tertunduk dengan wajah merah

 

Ji kyung mengangkat kepalanya dengan sedikit kaget, karna suho  menganggilnya “chagi”. Hatinya serasa melambung tinggi sekarang

 

“a-anio “ jawabnya gugup

 

“chagi, apa kau kurang sehat ?” Tanya suho khawatir

 

“ani, nae gwenchana “ jawabnya singkat dan kembali menunduk malu

 

Merekapun hening, tak ada kata keluar dari keduanya, mereka tampak berkutat dengan pikiran mereka tersendiri.

 

“apa tidak apa-apa kau menggandengku ?” Tanya ji kyung membuyarkan keheningan saat mereka hampir sampai disekolah dan mendapati haeksaengdeul melihat kearah mereka dan berbisik-bisik dengan tatapan tidak suka kearah ji kyung. Suho sontak menatap heran keyeojachingunya itu.

 

Tidak heran haeksaengdeul bersikap seperti itu. Karna Suho begitu popular disekolah dia adalah namja tampan, kaya, pintar dalam akademik maupun olahraga ditambah lagi dia seorang ketua osis. Benar-benar namja impian semua yeoja

 

“tentu saja, kaukan sekarang yeojachinguku “ ucap suho lalu tersenyum tulus

 

“hei, kenapa kau masih memanggilku “kau”, harusnya kau memanggilku oppa atau yeobo atau apalah ?”protes suho

 

Sontak jikyung menatap namja didepannya itu dengan intens dan suhopun menaikan alisnya menunggu ji kyung mengiayakan.

 

“ne,oppa “ jawab ji kyung yang membuat suho tersenyum bahagia dan dengan semangat menggandeng  ji kyung memasuki sekolah.

 

 

~ I WILL BE ~

 

 

Dari halaman sekolah sampai dikoridor menuju kelas, haeksaengdeul terutama para yeoja menatap kaget melihat suho menggandeng ji kyung sekarang.

 

Ji kyung hanya dapat menunduk malu dan takut, karna hampir semua yoja mentapnya dengan sinis.

 

suho melihat perubahan wajah yeojachingunya sekarang dan mempererat gandengannya. Yang membuat ji kyung mengangkat kepalanya menatap suho. Suho membalasnya dengan senyum

 

“masuklah “ perintah suho saat mereka sampai didepan kelas ji kyung

 

“ne,oppa “ jawab ji kyung lalu berjalan memasuki kelasnya dan suhopun berjalan menuju kelasnya saat melihat ji kyung sudah berada ditempat duduknya sekarang

 

Ji kyung dan suho sebenarnya sama-sama haeksaeng kelas 2, hanya saja tak sekelas.

 

“cie, suho “ goda baekhyun sambil merangkul pundak suho menuju tempat duduk mereka saat suho baru saja menginjakkan kakinya memasuki kelas

 

“ waeyo ?” Tanya suho sambil mengerutkan kening

 

“yeojachingu baru, kita tidak bisa pulang bareng lagi dong “ sambung d.o dengan senyum gak kalah menggoda suho

 

“mungkin “ jawab suho sambil terkekeh

 

Tak lama songsaengnim memasuki kelas. Membuat haeksaengdeul yang tadi berceceran, sekarang sudah duduk rapi ditempat masing-masing.

 

Terlihat para haeksaengdeul sudah gelisah menunggu bel istirahat berbunyi.

 

Kringggggg

 

Bel istirahatpun berbunyi, haeksaengdeul berhamburan keluar

 

“kajja kita kekantin “ ajak baekhyun

 

“kajja” balas d.o

 

Dan merekapun bangun dari duduknya, namun baekhyun terhenti ketika melihat suho tak beranjak mengikutinya dan d.o

 

“kau tidak mau kekantin ?” Tanya baekhyun sambil menaikan alis kanannya

 

“aku akan menyusul nanti, aku kekantin bersama ji kyung “ jawab suho lalu bangun yang hanya dibalas mulut bentuk o dari d.o dan baekhyun lalu tersenyum menggoda

 

“baiklah kalau begitu, kajja baekhyun kita pergi “ ajak d.o

 

“ne, orang jomblo pergi duluan ya suho “ ucap baekhyun sambil tersenyum mesum kearah suho

 

Suhopun berjalan menuju kelas ji kyung, mi mi menyikut pelan ji kyung saat melihat sosok suho tengah menunggu ji kyung diluar

 

Ji kyungpun mengikuti arah tunjukan mi mi dimana suho tangah berdiri melambaikan tangan padanya sambil tersenyum.

 

Sontak membuat ji kyung segera berjalan kearahnya.

 

“kajja, kita kekantin “ ajak suho yang dibalas anggukan oleh ji kyung

 

Merekapun berjalan menuju kantin sambil berbincang-bincang dan kadang-kadang saling tersenyum, membuat yeojadeul menatap ji kyung sinis, iri dan benci

 

Namun ji kyung berusaha untuk tidak peduli dan suho juga selalu mengajak ji kyung bicara agar ji kyung tak merasa terganggu dengan orang-orang yang tengah menatapnya kini.

 

Suho menarik tangan ji kyung kemeja dimana baekhyun dan d.o berada.

 

“duduklah “ perintah suho setelah menarikkan kursi untuk ji kyung

 

“gomawo oppa “ balas ji kyung yang membuat baekhyun dan d.o menatap iri

 

“d.o kapan kita punya pacar, aku juga mau manarik kursi buat pacarku “ ucap baekhyun ngasal dengan wajah sedih

 

“iya nih, aku juga pengen “ ucap d.o gak kalah sedih membuat ji kyung dan suho saling menatap lalu terkekeh pelan melihat tingkah teman-teman suho

 

“chagi, kau mau makan apa ?” Tanya suho yang membuat bukan hanya baekhyun dan d.o menatapnya mamun orang-orang yang lewat didekat mereka yang mendengarnya

 

“terserah oppa saja “ balas ji kyung, suhopun menuju tempat pemesanan makanan.

 

“ ji kyung, kau punya teman yang bisa aku dekati tidak ?” Tanya baekhyun penuh harap

 

“kurasa ada “ jawab ji kyung mengingat sosok mi mi

 

“yes ! nanti pulang sekolah kamu kenalin keaku ya ?” ucap baekhyun lagi tetapi kini dengan wajah sumringah

 

“napeun “ ucap d.o tiba-tiba

 

“waeyo ?” Tanya baekhyun heran kenapa tiba-tiba d.o marah

 

“masa kau mau cari pacar juga dan ninggalin aku jomblo sendiri “ tutur d.o yang hanya dibalas senyum oleh baekhyun sambil garuk-garuk kepala yang tak gatal

 

Suho datang dengan membawa 2 mangkuk ramyun dan meletakkan salah satu mangkuk didepan ji kyung

 

“gomawo oppa “ ucap ji kyung sambil tersenyum setulus mungkin

 

“ne, hati-hati chagi, itu masih sangat panas “ ucap suho memperingati bikin baekhyun makin iri

 

“nanti jangan lupa ya ji kyung “ ucap baekhyun mengingatkan

 

“ne “ balas ji kyung yang membuat suho bingung, sebenarnya apa yang dimaksud baekhyun

 

“jangan lupa apa ?” Tanya suho penasaran

 

“adalah, itu urusan aku sama ji kyung saja “ ucap baekhyun sambil mengedipkan sebelah matanya kearah ji kyung

 

“apa-apaan sih kau baekhyun “ ucap suho dengan kesal

 

“wah suho cemburu nih, aku gak bakal ngapa-ngapain ji kyung kok “ ucap baekhyun meyakinkan.

 

Merekapun berhenti bicara dan mulai memakan makanan mereka dengan tenang.

 

~ I WILL BE ~

 

Bel sekolah berdering, menandakan jam sekolah telah usai. Seperti biasa suho akan segera menuju kelas 2-b yaitu kelas ji kyung.

 

Ji kyung dengan cepat merapikan barang-barangnya lalu berlari kecil menuju dimana suho berada.

 

“kajja “ ajak suho

 

“nanti dulu oppa, kita tunggu baekhyun dulu sebentar “ balas ji kyung yang membuat suho penasaran

 

“ne “ balas suho ketus

 

“oppa kenapa ?” Tanya ji kyung polos

 

“ani, chagi “ jawabnya masih ketus karna cemburu

 

Tak lama sosok yang mereka tunggu datang.

 

“ mana dia ?” Tanya baekhyun lalu ji kyung menunjuk seorang yeoja yang tengah membersihkan papan tulis yang bukan lain adalah mi mi teman dekat ji kyung

 

“wah kyeopta, gomawo ji kyung “ ucap baekhyun dengan mata berbinar-binar

 

“cheonmaneyo “ balas ji kyung

 

Baekhyun melangkah dengan gugup mendekati mi mi yang sedang piket dihari itu.

 

Suhopun mentap ji kyung, yang sekarang tengah terkekeh melihat ekspresi baekhyun yang sangat lucu.

 

“mian “ ucap suho tiba-tiba membuat ji kyung menatapnya heran

 

“mian untuk apa oppa ?” Tanya ji kyung

 

“karna aku curiga padamu “ ucap suho sambil tertunduk merasa bersalah

 

“gwenchana oppa, kajja kita pulang “ ucap ji kyung sambil menggandeng tangan suho. Suho terlihat kaget, karna ji kyung sekarang tidak segan untuk memulai menggandeng tangannya.

 

“chagi, kamu haus ?” Tanya suho ketika melihat kedai minuman. Ji kyung mengangguk dengan segera suho membeli 2. Minuman rasa coklat ia berikan kepada ji kyung sedangkan dia meminum minuman rasa vanilla.

 

Merekapun meminum minuman itu sambil berjalan pulang

 

“chagi, kita tukeran minuman ya “ ucap suho tiba-tiba dan langsung mengambil minuman yang tengah dipegang ji kyung dan menukar dengan minumannya

 

“chagi, kamu tidak mau ya ?” Tanya suho ketika melihat ji kyung hanya diam

 

“anio “ ucap ji kyung lalu meminum minuman yang habis suho minum dengan gugup. Membuat suho juga tanpa segan lagi meminum minumannya

 

“bukankah ini bisa disebut ciuman tidak langsung “ batin ji kyung dengan wajah bersemu merah, karna ini adalah pengalaman pertamanya.

 

“oppa mau mampir dulu ?” Tanya ji kyung saat mereka sudah berda didepan rumah ji kyung

 

“ani, aku ada urusan, lain kali saja chagi “ balas suho dan lalu berlalu pergi sambil sesekali berbalik melambaikan tangan kearah ji kyung

 

Ji kyungpun memasuki rumah setelah sosok suho tak terlihat lagi

 

Ji kyung bersenandung kecil menuju kamarnya. Eommanya hanya bisa tersenyum melihat tingkah putrinya itu.

 

Ji kyung merebahkan tubuhnya keatas tempat tidur.

 

“semua terasa seperti mimpi “ gumamnya lalu memegang bibirnya mengingat kembali dia dan suho bertukar minuman, membuat wajahnya kembali bersemu merah.

 

 

~ I WILL BE ~

 

 

Keesokan harinya seperti biasa suho menjemput ji kyung untuk berangkat kesekolah bersama-sama.

 

Istirahatpun juga seperti biasanya suho selalu mengajak ji kyung kekantin bersama.

 

Ji kyung berlari kecil menuju suho yang tengah berdiri menunggunya didepan kelas karna jam pelajaran telah usai.

 

“kajja oppa “ ucap ji kyung

 

“mian ne,chagi. Hari ini aku idak bisa pulang bersamamu, aku ada rapat osis “ ucap suho dengan wajah bersalah

 

“nae gwenchana oppa, aku bisa pulang sendiri “ balas ji kyung berusaha tersenyum

 

“bagaimana kalau aku suruh supirku buat mengantar kau pulang ?“

 

“tidak perlu oppa, nae gwenchana. Sampai jumpa oppa “ pamit ji kyung cepat agar tak membuat suho semakin merasa bersalah padanya dan suho hanya membeku menatap kepergian ji kyung.

 

“chagi, hati-hati “ teriaknya ketika sudah dapat mengontrol dirinya lagi

 

Ji kyung berbalik tersenyum sambil melambaikan tangannya dibalas begitu pula dengan suho.

 

“ternyata sepi juga pulang sendiri “ gumam ji kyung, karna sebelum dia pacaran dengan suho pasti dia pulang bersama mi mi, namun mi mi pulang bersama baekhyun

 

~ I WILL BE ~

 

 

“apa ji kyung sudah sampai ya ?” batin suho khawatir dan tak memperdulikan yura yang sedang membahas perencanaan lomba untuk diadakan lusa.

 

“suho, bagaimana pendapatmu ?” Tanya yura tiba-tiba, membuyarkan pikiran suho

 

“a-a-aku rasa bagus “ jawabnya asal

 

Yura hanya dapat melepaska nafas berat, ia tau suho sedari tadi tidak mendengarkannya.

 

Rapatpun selesai, suho dengan cepat mengambil smartphone disakunya dan mengirim pesan kepada ji kyung.

 

To : My Lovely

Apa kau sudah sampai chagi ?

 

Tak lama smartphonenya bergetar, menandakan ji kyung membalas pesannya

FROM : MY lovely

Ne, apa oppa sudah selesai rapat ?

 

Dengan cepat suho memencet layar smartphonenya membalas pesan ji kyung

To : My Lovely

Baru saja selesai, sampai jumpa besok chagi.

I LOVE YOU

 

Lalu terkekeh pelan, tanpa suho sadari yura menatapnya intens sekarang.

 

“suho, bolehkah aku ikut pulang bersamamu ?” Tanya yura

 

“tapi, aku tidak membawa mobil “ balas suho

 

Suho memang sengaja belakangan ini untuk tidak membawa mobil, agar dia bisa pulang jalan kaki bersama ji kyung yang ia rasa lebih menyenangkan.

 

“kalau begitu, kita pulang jalan kaki bersama ya ?” Tanya yura lagi dan suho hanya mengangguk mengiayakan karna tidak bisa menolak permintaan yura.

 

~ I WILL BE ~

 

“ji kyung, apa semalam kau tidak pulang bersama suho ?” Tanya mi mi

 

“ani, kenapa memangnya ?” Tanya balik ji kyung

 

Mi mi terlihat ragu-ragu untuk mengatakannya, namun terlihat ji kyung begitu penasaran dan akhirnya dia membuka mulut

 

“aku melihatnya pulang bersama yura “ ucap mi mi hati-hati agar tidak menyakiti ji kyung

 

Ji kyung diam mencoba mencerna perkataan mi mi. dia berusaha untuk tidak curiga dan percaya kalau suho tak mungkin meghianatinya.

 

“kemarin suho bilang dia rapat osis dan yurakan juga anggota osis, mungkin tak sengaja pulang bersama “ tutur ji kyung meyakinkan mi mi. tapi, padahal dia berusaha meyakinkan hatinya sendiri sekarang.

 

“tapi apa kau tau yura itu siapa ?” Tanya mi mi

 

“teman sekelas suhokan ?” balas ji kyung polos

 

“yura itu mantan kekasih suho, ji kyung “ ucap mi mi dengan menekanan setiap katanya

 

“aku percaya pada suho “ ucap ji kyung santai, padahal menyembunyikan perasaannya

 

Pulang sekolah hari ini suho kembali mengatakan bahwa dia tidak bisa pulang bersama karna harus menyiapkan perlengkapan untuk acara lomba besok.

 

Dan lagi-lagi jikyung Cuma bisa mengangguk dan mengatakan dia tidak apa-apa.

 

~ I WILL BE ~

 

Hari ini suho mengirim pesan padanya, kalau suho tak bisa berangkat kesekolah bersama, karna dia harus berangkat pagi-pagi sekali. Dan membuat ji kyung mau tidak mau hanya mengiayakan.

 

Saat istirahat ji kyung memberanikan diri menghampiri suho kekelasnya, namun suho tak ada. Nampak wajah ji kyung kecewa.

 

Kadang tersirat dipikirannya untuk marah kepada suho, namun apalah daya, cintanya lebih besar dari pada egonya. Membuatnya hanya bisa pasrah dan mengerti kalau suho memang benar-benar sibuk sekarang

 

~Hari perlombaan

 

Ji kyung tidak mengikuti cabang olahraga apapun, karna memang tubuhnya agak lemah.

 

Ji kyung agak terkejut ketika melihat suho dan yura mewakili kelasnya untuk loba lari dengan kaki yang terikat. Terlihat suho melingkarkan tangannya dipinggang yura, sedangkan yura merangkul bahu suho.

 

“mereka cocok sekali “

 

“suho yang tampan dengan yura yang cantik, terlihat sangat cocok”

 

“dari pada suho bersama yeoja yang entah siapa namanya itu, suho terlihat lebih cocok dengan yura “

 

Ji kyung merasa matanya memanas, ingin mengeluarkan cairan bening.Yeojachingu mana yang tak kecewa dan sedih namjachingunya yang sudah beberapa hari tak bertemu malah merangkul yeoja lain dan ditambah lagi cacian dari haeksaengdeul lain membuat hatinya yang sudah tersayat seperti dikabar lagi dengan api yang sangat besar

 

Namun ia mencoba menahan air matanya dengan mendongakkan kepalanya untuk menahan air matanya agar tak keluar.

 

“chagi, neo gwenchana ?” Tanya suho yang sudah berdiri didepan ji kyung sekarang

 

Ji kyung sedikit terkejut dengan keberadaan suho sekarang dan mencoba menyembunyikan kesedihannya sekarang

 

“nae gwenchana oppa “ jawabnya lalu mencoba tersenyum

 

“mian “ ucap suho tertunduk dengan rasa bersalah

 

“mian ? untuk apa oppa ?” Tanya ji kyung polos

 

“untuk semuanya “ jawab suho lalu menatap ji kyung intens lalu suhopun menarik tangan ji kyung kebawah sebuah pohon besar dihalaman sekolah yang sekarang sepi

 

“wae kita kemari oppa, acaranyakan belum selesai? “ tanya ji kyung

 

Suhopun menarik tangan ji kyung untuk memintanya duduk disampingnya.

Sesaat keduanya hening tanpa ada yang mengeluarkan kata, mereka berdua tampak berkutat dengan pikiran mereka masing-masing

 

“oppa…?” panggil ji kyung lemas dengan mata yang mulai berkaca-kaca

 

“waeyo, chagi ?” tanya suho sambil menatap ji kyung namun ji kyung hanya menunduk

 

“aku…” ucap ji kyung terhenti. Terlihat tangannya mencekram rerumputan

 

Suho penasaran dengan apa yang sebenarnya mengganjal hati ji kyung

 

“waeyo, chagi ?” tanya suho mulai khawatir

 

“aku ingin kitaa…” ucapnya ji kyung lagi terhenti, sepertinya kata itu begitu berat untuk ia katakan

 

Suho semakin bingung dan penasaran sekarang dengan tingkah jikyung

 

“chagi, kau ingin kita apa ?” Tanya suho lagi dengan perasaan tak karuan

 

~TBC~

 

Mian kalau banya typo dan bahasa koreanya salah, soalnya aku kudet *nyembunyiin muka dibalik panci d.o.

Mau lanjutt… dicomment ne ?????

3 pemikiran pada “I Will Be (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s