Problem (Chapter 1)

TITLE      : PROBLEM

AUTHOR : JD (@DINDAPRAMU39)

CAST      :

–          Oh Sehun

–          DO kyungsoo

–          Park Nara   (OC)

OTHER CAST : TEMUKAN SENDIRI OKE ? 😀

GENRE  : ROMANCE, SCHOOL LIFE, FRIENDSHIP, BROTHERSHIP.

RATING : PG 17

DURATION : TWO SHOOT

note : Hai chingu, maaf ya nti kalo banyak typo,ini juga pernah aku post, maklumi juga kalau ceritanya rada gaje, oke semoga kalian menikmati ff dari saya?? Tinggalin jejak ya kalau udah selesai baca itung-itung buat kenangan 😀 happy reading all

Capture

Seperti pagi-pagi biasanya, Gadis bernama Park Nara, menghampiri sahabatnya untuk berangkat bersama.

“ahjumma,sehun sudah bangun?”tanya nara kepada eomma sehun.

Terlihat ibu muda itu sedikit menghela nafasnya

“Nara, kapan kau tahu, sehun bangun sebelum kau ke kamarnya?”tanya balik eomma sehun.

“dasar sehun selalu merepotkanku, yasudah ahjumma, kalau begitu aku akan membangunkannya”kata Nara setelah itu dia berjalan menuju kamar Sehun.

Saat Nara melewati kamar mandi, tiba-tiba seorang namja keluar dari ruangan tersebut

Dengan canggung Nara menyapa namja tersebut

“ehm pa..pagi kyungsoo”sapa Nara.

Kyungsoo hanya membalasnya dengan sebuah anggukan

“ya ampun namja itu apakah bisu, apa enaknya tak pernah berbicara, dasar patung”gerutu Nara sebal.

 

“Yak sehun bangun, kau selalu membuatku terlambat”teriak Nara sambil menggoyang-goyangkan badan sehun.

“Nara kau selalu mengganggu tidurku”gumam sehun masih dengan mata terpejam.

“Kau ini benar-benar, palli sehun ini sudah siang”nara masih dengan setia menggoyang-goyangkan badan sehun.

“sebentar lagi nara, aku masih mengantuk”sehun menutup kedua telingannya.

“cepat Sehun, atau kau mau aku membawakan kamar mandi kehadapanmu”ancam Nara.

Tanpa menjawab apapun Sehun segera mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi, Sehun tau ucapan nara bukan main-main, pasalnya sudah beberapa kali dia disiram gadis itu.

Kini tampak nara yang tersenyum puas, nara berjalan menuju meja belajar sehun, disana tampak sebuah foto sehun dengan kyungsoo.

“kakak dan adik ini begitu berbeda, benar-benar menarik, untung saja aku dekat dengan Sehun, coba saja kalau aku dekat dengan Kyungsoo,pasti aku akan tertular menjadi patung”gumam Nara.

“tapi yang aku bingung, kenapa kyungsoo ini termasuk namja popular di sekolah, padahal dia itu pendiam”nara mengamati wajah Kyungsoo, yang tersenyum di foto itu.

“harusnya kau sering tertawa kyungsoo”tambahnya lagi, Nara menghentikan aktifitasnya begitu melihat Sehun keluar dari kamar mandi dengan seragam rapinya.

“ayo berangkat”kata Nara sambil menarik dasi sehun untuk segera berjalan.

“yak Nara, lembutlah sedikit, kau akan mengurangi peformaku”kata sehun sebal.

…………………………………………………….

Nara tak henti-hentinya mengeluarkan makian untuk sehun, gara-gara sehun, mereka terlambat lagi, dan saat ini mereka berdua tengah berada di lapangan sekolah untuk mencabuti rumput sebagai hukuman.

“dasar lelet, kau membuatku setiap hari menerima hukuman”kata Nara sebal sambil mencabuti rumputnya.

“tak usah melebih-lebihkan Park nara”sahut Sehun santai.

“melebih-lebihkan bagaimana maksudmu,memang benar kan kalau kita setiap hari seperti ini”

“Hari minggu kau kan tidak mendapatkan hukuman, jadi tidak benar kalau kau berkata setiap hari”

Nara menoleh ke Sehun dengan death glare nya

“kau benar-benar menjengkelkan, seharusnya kau berubah seperti hyugmu, mempunyai sikap disiplin”kata Nara.

“kau selalu membanding-bandingkan aku dengan hyungku”ucap sehun sebal.

“Sehun bolehkah aku bertanya?”tanya nara.

“ada apa, jangan bilang kau mau tanya-tanya tentang hyungku”jawab sehun sengit.

“yak Sehun, sedikit saja”kata nara lembut sambil tersenyum manis.

“ya cepat, kau mau tanya apa?”kata sehun.

“kenapa kyungsoo itu sangat pendiam, dan aku tidak pernah melihatnya tersenyum”

“kata siapa dia seperti itu, asal kau tau Nara, hyungku itu orang yang selalu bahagia, bahkan saat tidak ada yang lucu pun biasanya dia tertawa sendiri”jelas Sehun sambil menatap nara bingung.

“gotjimal, aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku”

“buat apa aku berbohong kepadamu,lagian kenapa hyungku harus tersenyum kepadamu? tanya Sehun bingung.

“hey kalian berdua, jangan mengobrol terus, cepat selesaikan hukuman kalian”kata kris seongsanim.

“ne seongsanim”jawab Sehun dan Nara.

Nara kini bergelut dengan pikirannya sendiri, tidak mungkin Kyungsoo seperti yang dikatakan Sehun tadi, menurutnya Kyungsoo adalah orang yang dingin, aneh, dan tampan hehehe.

………………………………….

Dari tadi di kelas Nara hanya melamun tentang kyungsoo, entah mengapa itu sangat menganggu pikirannya, dia sangat penasaran tentang kyungsoo, dan dia sendiri tidak tahu mengapa, sampai-sampai dia tidak sadar sekarang sudah istirahat dan Sehun tengah asyik memperhatikannya.

“yak yeoja jelek, kenapa kau?”tanya sehun sambil mengacak rambut nara.

Nara sedikit terkejut mendengar Sehun.

“ Diamlah, perhatikan saja Mr. kris, kalau kau ketahuan bicara, kau akan dihukum”suruh Nara.

“yak nona Park,sekarang itu sudah istirahat, lihatlah sekelilingmu”

Nara melihat kelasnya, benar saja kelasnya saat ini sangat sepi.

“hal apa yang membuatmu melamun, park Nara?”tanya sehun sambil menunjukan smirk nya.

“tidak ada, ayo makan, aku sudah lapar”Nara berjalan mendahului sehun.

 

“hyung kemarilah, bergabung bersama kami”teriak sehun begitu melihat kyungsoo bersama temannya sedang bingung mencari tempat.

Kyungsoo dan yeoja disebelahnya berjalan mendekati meja Nara dan Sehun.

“siapa dia hyung”tanya Sehun, karena dia tak pernah melihat yeoja itu sebelumnya.

“oh iya, perkenalkan, aku Lee Hyera, teman sekelas Kyungsoo”kata Hyera memperkenalan diri.

Sehun menganggukkan kepalanya dan menoleh ke arah Nara, entah sadar atau tidak nara terus memandang kyungsoo yang tengah berbincang-bincang bahkan sesekali tertawa bersama Hyera.

“kenapa tawa kyungsoo begitu lepas bersama yeoja ini, apakah Hyera yeojachingunya?”tanya Nara dalam hati.

“ kenapa kau memandangku seperti itu, ada yang salah denganku?”tanya kyungsoo membuyarkan lamunan Nara.

“ehm ehm tidak, aku tidak memandangmu sunbae”jawab Nara gelagapan.

“aku selesai, kajja kita kembali, hyung aku duluan”sehun berpamitan lalu menggandeng tangan Nara, Nara membungkukkan badannya di depan sunbaenya.

…………………………………………………………………………….

“kau suka dengan hyungku?tanya sehun tiba-tiba.

“tidak tau, aku hanya penasaran pada hyungmu itu, tadinya aku berpikir hyungmu itu adalah patung, tapi sekarang setelah aku melihatnya dia orang yang friendly, tapi tidak denganku”jawab Nara tegas.

“hati-hati Nara, rasa tertarik berwal dari penasaran, aku juga tidak mau nantinya memiliki kakak ipar sepertimu.

“yak Oh Sehun kau sialan”Nara mencubit lengan Sehun

“yak yak hentikan, neomu appo nara”teriak sehun.

 

Malam ini Nara datang ke rumah sehun untuk belajar bersama, Nara cukup pintar dalam hitung- menghitung, maka dari itu sehun meminta Nara datang kerumahnya untuk membantunya mengerjakan tugas.

Nara terkejut melihat Kyungsoo dan Sehun berada di ruang keluarga, entah mengapa jantung Nara berdetak lebih cepat jika melihat Kyungsoo

“Se..sehun”panggil Nara.

Sehun dan Kyungsoo menoleh begitu mendengar suara Nara

“ternyata kau sudah datang, kemarilah, bergabung dengan kami melihat tv”kata Sehun santai lalu menggandeng tangan Nara, setelah itu mendudukannya dintara Sehun dan Kyungsoo.

“yak OH Sehun, rupanya kau mau membuatku mati gaya”batin Nara.

“Sehun, tadi kau menyuruhku kesini untuk membantu mengerjakan tugasmu, tapi kenapa kau malah menonton tv, kalau begitu aku pulang saja”kata Nara.

“jangan mau membantu Sehun, dia akan selalu mengandalkanmu nantinya”kata kyungsoo dingin.

Nara menoleh kepada Kyungsoo, ternyata namja itu juga bisa berbicara.

“yak hyung, jika kau tidak mau membantuku, jangan memberi hasutan kepada Nara”kata Sehun.

“yasudah Nara aku akan mengambil bukuku, tunggu sebentar”

Setelah Sehun pergi, kini tinggal Nara dan Kyungsoo yang berada di ruangan tersebut.

“Apa Sehun tak mempunyai teman selain kau”tanya kyungsoo dingin.

“apa maksudmu?”tanya Nara.

“ya kemana-mana kalian selalu berdua, dan aku tak pernah melihat Sehun membawa temannya ke rumah selain kau, aku berpikir dia gagal dalam pergaulan”kata kyungsoo datar.

“itu tidak benar, Sehun mempunyai banyak teman kok”jawab Nara sambil tersenyum.

“sedikit tidak percaya, bolehkah aku meminta nomormu untuk mengawasi Sehun, setidaknya itu memudakanku untuk memantau Sehun, karena dia selalu denganmu”.kata Kyungsoo sambil mengeluarkan ponsel nya.

Nara pun memberikan nomor telp nya, alasan kyungsoo cukup masuk akal juga menurutnya.

“Nara mari bantu aku mengerjakan tugas”kata Sehun yang tiba-tiba datang.

“aku ke atas dulu”kata kyungsoo datar, lalu setelah itu menjauh.

“kau tidak menggoda hyungku kan Nara?”tanya Sehun sambil tersenyum jahil.

Tanpa menjawab apapun Nara mengambil buku dan memukulkannya ke Sehun.

“appo, Nara kau bisa membuatku bertambah pabbo”gerutu sehun sambil mengelus kepalanya.

 

Nara dan sehun merenggangkan otot-ototnya pasalnya sudah 2 jam mereka begelut dengan soal-soal kimia yang membuat cepat botak, waktu sudah menunjukan pukul 9 malam.

“sehun sudah malam aku pulang”kata Nara.

“baiklah, tunggu sebentar aku akan menaruh buku-buku ini”balas sehun.

Kyungsoo tiba-tiba datang dibelakang Nara dan Sehun.

“tidak usah, biar aku yang mengantarnya, sekalian aku ingin membeli sesuatu”

Nara dan sehun menoleh kea rah sumber suara, ternyata kyungsoo yang berbicara tadi.

“kau mau kemana hyung malam-malam begini?”tanya sehun.

“biar aku yang mengantar Nara,kau jaga rumah”jawab Kyungsoo.

“baiklah, Nara gomawo ya sudah mau membantuku, hati-hati bersama hyungku”

Nara dan kyungsoo memberikan death glarenya kepada sehun, sehun yang dipandang seperti itu hanya bisa tertawa tidak jelas

“hehehe kalian membuatku takut, aku naik ke atas, selamat malam, dan nikmati perjalanan kalian”kata Sehun tersenyum jahil ke arah Nara.

Udara malam ini sangatlah dingin, padahal Nara sudah memakai  pakaian yang tebal, tapi tetap saja udara dingin serasa menembus kulitnya.presepsi Nara terhadap Kyungsoo tidak berubah banyak, dia tetaplah namja dingin.

Kyungsoo melirik ke ara Nara yang sedang menggosok-gosokkan kedua tangannya.

“kau kedinginan?”tanya Kyungsoo.

Nara mengangguk

“makanya kalau berjalan cepatlah sedikit, jangan seperti keong”cibir kyungsoo

Nara menatap tajam Kyungsoo

“kenapa kau menatapku seperti itu, tidak suka dengan apa yang kukatakan?”tanya kyungsoo.

“aniya, ternyata kau bisa berbicara juga”jawab Nara.

“kau pikir aku bisu?”tanya kyungsoo sambil tersenyum tipis.

Nara terdiam melihat senyum kyungsoo, ternyata kyungsoo bertambah tampan dikala dia tersenyum.

“huwaaaa daebak, kau bisa tersenyum kyungsoo”Nara bertepuk tangan sambil tersenyum senang.

“apakah selama ini aku dimatamu begitu buruk”

“aniya, aku hanya berpikiran kau itu seperti patung,mian”Kata Nara cengengesan.

“Yak kau sialan, Nara tak bisakah kau berjalan lebih cepat, atau kau sangat menikmati setiap moment bersamaku”

Nara tak menjawab, dia menghentakkan kakinya kesal, lalu berjalan cepat meninggalkan kyungsoo.

“ckckckck kau mudah marah rupanya, hey Nara tunggu aku”kata kyungsoo lalu berlari mengejar Nara.

 

Sejak malam itu hubungan kyungsoo dan Nara semakin dekat, dan entah kenapa sehun sedikit tidak suka, karena dia merasa menjauh dari Nara.

TBC……………………

Hehehehe gimana ff ku, maaf ya kalau banyak typo, maklum masih amatir, sorry juga kalau cerita nya gaje dan kurang memuaskan.

 

Iklan

11 pemikiran pada “Problem (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s