This is What I Feel (Chapter 2)

This Is How I Feel (Chapter 2)

Genre: Humor, Hurt, Romance

Cast:

  • Ryu Hye Ju (as: Jung Se hyeon)
  • Oh Sehun
  • J.E.H (Huang Chae Rin)
  • Kris/Kevin Wu
  • Other member EXO

Chae Rin POV

Masih pagi sekali baru jam setengah 8 biasanya kantor mulai jam setengah 8…Aku menunggu kopiku jadi, sungguh aku tak percaya hari ini mereka benar-benar datang kemari.. bahkan aku melihat model yang selalu disukai sahabatku itu dengan mata kepalaku jujur saja aku juga gugup tapi apalah jadinya kalau aku dan dia terlihat gugup bisa-bisa kerja samanya dibatalkan…

TING!! Hah akhirnya jadi juga… aku menuangkan kopi-kopi yang ada didalam cerek ke 4 cangkir tentu saja untuk aku, Se Hyeon, Se Hun dan juga managernya… tanpa sengaja mataku melihat kearah jendela aku melihat laki-laki berbaju oren dengan jas hitam memakai topi coklat laki-laki yang tinggi… memegang kamera, apa dia orang baru? Cih gelagatnya aneh…

Aku memutuskan untuk tidak menghiraukannya aku berjalan keruangan tadi kulihat Se Hyeon sudah tidak menunduk dan mulai berbicara walaupun masih gagap tetap saja dia HEBAT karena sebelumnya waktu itu kami SMP  Se Hyeon akan memberitahukan perasaannya pada seseorang tapi gagal karena orang tersebut malah dikira akan melakukan hal yang aneh karena tiba-tiba Se Hyeon menangis ujung-ujungnya orang tersebut malah menjauhi Se Hyeon karena menganggapnya aneh.. kasihan bukan…

Se Hyeon menatapku “kau sudah kembali Chae Rin…” ucapnya aku tersenyum meletakkan nampan yang diatasnya terdapat 4 cangkir berisi kopi itu membagikannya “yaah…kalian sudah dekat yaa…” ujarku bermaksud meledek kepada Se Hyeon, wajahnya mulai memerah “awas kau ya” bisiknya hanya aku yang mendengar karena memang arah wajahnyalah seorang yang menatapku sekarang.

Aku senang menatap wajah Se Hyeon yang terlihat kaku tapi begitu bahagia selama 2 minggu setelah kepulanganku wajahnya stress karena tugasnya yang tak kelar-kelar sampai dia bisa tepar dan malah menyusahkanku harus membawanya pulang karena memang dia tertidur saat kami jalan-jalan untungnya kemarin dia tidak tertidur jadi aku tidak perlu bersusah payah membawanya pulang.

 

Se Hyeon POV

              Sudah hampir 4 jam tidak terasa sekali, kami membicarakan soal ini tapi entah kenapa menjadi agak aneh karena manager Sehun menyatakan kalau yang akan ditulis itu buku tentang Se Hun bukan majalah STAR kami berdua kebingungan bahkan bisa dibilang kami membudegkan telinga kami karena tidak terima akan apa yang dikatakan manager tersebut “jadi yang akan kami kerjakan sebuah buku? Apa kalian gila kami ini adalah seorang fotografer dan desainer bukan penulis” ujar Chae Rin kesal, manager itu terdiam “aku membicarakan ini lama dengan ketua kalian saat aku bilang untuk menuliskan buku tentang Se Hun mereka bilang karyawannya pasti sanggup, saat aku bertanya tentang ini dia bilang kalian orang-orang yang hebat tak mungkin salah” ujarnya

“soal pemotretan itu bagaimana?” tanyaku, manager menatapku “itu akan dilakukan akan adanya bonus 1 foto card disetiap penjualan buku” ujarnya, Se Hun panic melihat kami bertiga berbicara serius “jadi aku yang menulis? Atau bagaimana? Jangan katakana kalian menyerahkan semuanya, alias seluruhnya pada kami” Tanya Chae Rin suaranya agak meninggi karena emosi “mungkin untuk hal ini manager akan ikut serta, kita  semua ikut serta jadi aku akan membantu kalian dan Se Hun juga karena buku ini mengisahkan dia” ucap manager itu sopan.

Aku dan Chae Rin agak tenang sekarang karena manager itu bilang dia dan Se Hun akan ikut serta tidak hanya kami saja…agak tidak terlalu berat bagiku jujur saja aku ingin menolak hal seperti ini.. sudah kedua kalinya saat kami ternyata tidak hanya memotret dan mendesain kami bahkan disuruh untuk membuat buku tentang mereka saat itu kami menolaknya dan kena marah habis-habisan oleh ketua karena hal ini disebut merugikan perusahaan tapi apa daya kalian tahu pekerjaanku bukanlah menulis.

Aku daritadi bersikeras agar Chae Rin tidak menolak dengan berbisik karena aku tak mau bermasalah dengan seorang yang aku benar-benar sukai dan kuidolakan aku tak mau melenyapkan kesempatan yang hanya datang sekali seumur hidup jadi akan kucoba ini …

“Kalian bisa menerimanya atau terpaksa?” tiba-tiba Se Hun bertanya wajahnya agak muram “jujur saja aku..” ucapan Chae Rin terpotong sepertinya dia berpikir “kami akan mencobanya apapun yang terjadi” diapun terdiam dan menyeruput kopinya aku rasa dia mendengar hatiku…aku merasa bersalah, apa aku memaksanya untuk kepentinganku? Aku jahat sekali…

“Besok kita akan mulai pemotretan nona Jung, nona Huang aku atas nama manager meminta maaf karena adanya hal yang membingungkan ini, kumohon kerjasamanya kita bekerja sama dalam penulisan buku tentang Se Hun ini…sekali lagi aku meminta maaf” manager itu membungkukkan badannya dalam-dalam, mata Chae Rin melembut “iya tidak apa aku juga minta maaf tadi ucapanku kurang sopan karena emosi, kami akan berusaha sebisa kami …” Chae Rin berdiri dan menunduk juga aku tersenyum.

“Bagaimana kalau kita makan siang sudah jam 12 tidak terasa sekali aku yang membayar ini sebagai permintaan maafku ..” Se Hun tersenyum, senyum itu seperti menusukku…huaaa makan siang bersama orang yang kau idolakan apa rasanya? Pasti senang sekalikan rasanya stressku lenyap sesaat…

Kami menaiki sebuah mobil “kita mau pergi makan kemana kenapa jauh sekali?” tanyaku “restoran Sushi Okabanayake yang terenak yang pernah kucoba sudah tenang saja lagipula aku yang bayar dan aku juga yang akan kalian tulis dibuku itu, jadi kalian bisa mengambil kutipan dimana aku sangan menyukai Sushi di restoran itu” ujar Se Hun santai, Okabanayake hah? Sejauh itukah tidak bisakah dia mengajak pergi makan dirumah makan dekat kantor saja atau mungkin makan nasi bungkus(?) juga tidak apa ribet sekali sih ah biarlah…

Author POV

2 jam perjalanan mereka ke restoran Sushi Okabanayake itu Chae Rin memegangi tangan Se Hyeon karena sudah kelaparan dan merasakan bahwa ia sudah melempar sesuatu kepada model yang bernama Oh Se Hun itu “kita sudah sampai Chae Rin, jangan meraung-raung begitu” ucap Se Hyeon pelan, Chae Rin mengangkat wajahnya dan melihat suasana yang begitu sunyi, mereka semua turun dari mobil…

Se Hun dan managernya menuntun Se Hyeon dan sahabatnya untuk duduk, setelah memesan Se Hyeon melihat keluar restoran yang memang tidak ditutupi dengan kaca sekalipun agar suasananya terasa, ‘tenang dan damai nyaman sekali’ pikir Se Hyeon, Se Hyeon memalingkan wajah melihat Chae Rin yang sepertinya sudah benar-benar kelaparan sungguh kasihan dia “Se Hyeon aku lapar… hiks” dengan merengek seperti itu Chae Rin kemudian terdiam dia tertidur pulas.

Se Hyeon memutuskan untuk menggambar dia mengeluarkan buku sketch yang ukuran sedang yang selalu ia bawa kemana-mana dibuku itu terisi gambar-gambar desain yang belum di atur kekomputer, dia membuka lembaran baru dan menatap seorang Se Hun yang mendengarkan earphonenya sambil menatap keluar ‘sungguh gagah’ pikir Se Hyeon.

“Nona Jung..” ucap manager itu tiba-tiba “aku belum memperkenalkan diriku mulai sekarang kalian berdua bisa memanggilku dengan namaku saja, Kim Min Seok itu namaku kalian bisa memanggilku Xiumin karena sedaritadi sepertinya kalian agak kaku…” manager itu tersenyum kalau dilihat-lihat dia mirip dengan Sohee Wonder Girl apa dia benar laki-laki… itulah yang dipikir Se Hyeon dan melanjutkan gambarnya “apa yang kau gambar nona Jung?” suara itu bukan manager ternyata itu Se Hun, mukaku memerah “aku….”

“makanan datang!! Maaf agak lama tadi kompornya tidak mau menyala” ujar bibi pada mereka, Chae Rin yang molor langsung fresh 100 watt kembali “tidak apa-apa bibi yang penting makanannya jadi hihi” ucap Chae Rin, Se Hyeon memasukan buku sketchnya, meski begitu Se Hun tetap menatapnya bingung bercampur penasaran “Hey Sehunie…kau membawa dua orang gadis yang begitu cantik dapat darimana kau?” Tanya bibi itu frontal Se Hun menatap bibi itu “mereka teman kerjaku bibi…hihi lagipula kami baru kerjasama jadi aku pikir tidak salah mengajak mereka makan disini” ucap Se Hun sopan ‘teman kerja saja ya tidak lebih cih’  pikir Se Hyeon dia makan dengan pelan dan disertai rasa sakit hati, sedangkan Chae Rin seperti orang kesetanan

Tiba-tiba Chae Rin menghentikan makannya ‘itu orang yang tadi pagi kan kenapa bisa kebetulan sekali kenapa dia kenapa sih mencurigakan’ ucapnya dalam hati “umh aku kekamar mandi dulu ya, temani aku Se Hyeonaaa..” Se Hyeon yang sedang mengunyah terpaksa ditarik dengan Chae Rin.

~dikamar mandi~

Chae Rin duduk diatas wastafel “kau kenapa Chae Rin?” Tanya Se Hyeon, Chae Rin memasang wajah agak sulit diartikan “kau tau aku tadi melihat laki-laki yang sama dengan yang tadi pagi dia seperti mengikuti kita tau..” jelasnya Se Hyeon memiringkan kepalanya “maksudmu? Siapa sih?” Chae Rin mengarah keluar kamar mandi dan mencoba memotret laki-laki itu dan kebetulan laki-laki itu tak melihat “hush untung saja, ini lihat” dia memperlihatkannya kepada Se Hyeon “aku melihatnya juga tadi saat akan naik mobil” ucap Se Hyeon “sebenarnya dia siapa..” ucap Chae Rin, Se Hyeon seperti berpikir dan “entah biarkan sajalah lagipula bukan urusan kita” Se Hyeon mengarah keluar kamar mandi yang disusul Chae Rin dan kembali duduk

Sehun POV

Aku akan bekerja sama dengan 2 orang perempuan yang sekarang sungguh entah kenapa aku sampai seambisius ini biasanya aku kurang semangat kalau bekerja sama dengan perempuan tapi entah kenapa kali ini berbeda jujur saja aku tertarik dengan gadis temannya nona Jung ini dia begitu kalem, imut dan juga sepertinya dewasa. Eits bukan artinya nona Jung tidak aku hanya seperti cinta pada pandangan pertama pada sahabatnya ini.

Nona Jung orang yang agak pemalu nampaknya juga pekerja keras, dan nona Huang juga sama…aku tak sabar menunggu besok entah akan jadi apa hariku besok

Setelah makan kami kembali kekantor, dan dikantor itu aku melihat sosok yang kukenal sepertinya itu “Se Hun?” itu bukannya Kris “Kris apa yang kau lakukan disini?” tanyaku bingung “aku, pemotretan untuk majalah FREESTYLE … kamu sendiri?” aku terdiam menyeringai “ohh ya aku tau, ternyata perusahaanmu membuat proyek tentangmu, jadi kapan buku itu akan dikerjakan” Tanya Kris, aku tersenyum “besok mulai” ujarku Kris mengedarkan pandangan kebelakangku dan “Nona Huang?” dia kenal padanya wah aku punya saingan nih “Kris-sshi?” owh aku benar-benar punya saingan sekarang…

Huang Chae Rin POV

Kenapa tuan tiang bendera bisa disini owh yang benar saja aku pikir dia benar-benar akan lenyap dari hidupku tapi kenapa bertemu lagi cih

Flashback

Waktu itu aku berpakaian acak-acakan karena memang sedang melakukan mengerjaan baju-baju yang dijahit, aku menjahit bajuku desainanku? tentu saja karena memang beberapa penjahit tidak masuk dan hanya sedikit yang bisa datang “Ms.Huang are you finish already? There are someone want to meet you in the living room” ujar seorang karyawan, aku menatapnya “okay, I’ll be right there in a minute” ucapku dan karyawan itu pergi ini tugas dari ketuaku yang menyebalkan itu Tuan Kim Joonmyeon yang menyebalkan seenak hatinya mengirimku untuk bekerja disini dengan alasan baju desainanku terlalu sayang kalau tak diluncurkan di Amerika… padahal agar perusahaannya dan perusahaan disini menjadi akrab dasar

Aku berjalan kearah ruang tamu yang mewah, aku membungkuk mereka juga membungkuk aku duduk jujur saja sepertinya mereka bingung melihatku “so you’re Ms.Huang?” Tanya laki-laki didepanku, ada laki-laki 1 lagi disebelahnya rambutnya pirang, badannya tinggi gagah sekali tapi kenapa wajahnya begitu sombong huh seperti angry bird saja “yes I am, why?” ujarku bingung “I heard you are design some clothes for DNA company and …” aku memotong ucapannya “just to the point” ucapku “Can you design some clothes for our model?” aku baru akan mengiyakan laki-laki didepanku yang bermuka angry bird itu memotong “why we have to? Don’t you see her appearance? She really untidy…” ucapnya, sungguh sekarang aku ingin sekali menonjok mukanya itu.

Flashoff

Dia membatalkan kerjasama itu, dan dibeberapa projek kami bertemu dan bekerja sama dia sungguh dingin bahkan meminta maaf tidak seperti dari hati menyebalkan sekali dan sekarang kami harus bertemu lagi aku tak mau tidak!!!!!!!

To be continue

 

Iklan

7 pemikiran pada “This is What I Feel (Chapter 2)

  1. ahhh semakin seru…..tapi sepertinya akan jadi agak berat buat se hyeon karena sehun menyukai sahabatnya ……………..aihhhh…………….author daebbak !!!!
    lanjutkan terus ya ……HWAITING !

  2. Daebak thor, makin seru nih
    kasian se hyeon ternyata sehun malah suka sma chaerin
    lanjut terus y ^^
    hwaiting ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s