Like A Star (Chapter 2)

cats

Title                      : Like A Star

Author                  : Hwang Eun Hee (@AnggiNindyas)

Main cast             : Kai Exo k, Krystal f(x)

Genre                    : Fantasy, romance, sad

Rating                   : general

Summary             : semua yang terlihat begitu mengerikan. Aku berharap aku tidak dapat melihat. Tapi ternyata. Aku harus menerima nya. Melihatnya ketika tawa menyelimuti diriku

Anyyeong!!!! Hai hai hai, udah berapa lama aku mengihilang? Hihihihi. Makasih buat yang udah komen. Komentar kalian bak kasih sayang buat aku. Hahaha lebay yah. Okeh, sebelum lanjut, mau memberi tahu. yang soal taemin itu, salah nama, hehe maaf yah, yang taemin itu sebenarnya namanya Kai. Aduh maaf banget banget banget yah. Dan maaf baru bisa ngepost sekarang. Soalnya waktu itu mau ngepost kasih sayang *komentar kalian* baru dikit, jadi serasa males, dan serang udah semangat lagi. Mohon jangan bosen baca ff aku yah ^^

J J J

                “Ne Jeongmal eonni? Kai?” Tanya Krystal berbinar. Victoria mengangguk senang. Krystal menerawang sosok Kai. Tampan, jago menari, pintar. Ah siapa yang tidak senang akan pria seperti itu? termasuk Krystal.

                “Ne, aku rasa kau memang cocok dengan Kai” Victoria menggoda. Wajah Krystal besmeu merah. Untuk seketika ia melupakan kalau dia sekarang ini tengah mengalami masa masa yang buruk.

J J J

                Krystal membuka tirai jendela kamarnya. Ia mencoba menghirup aroma pagi dikota seoul. Ia melihat melihat halaman depan rumahnya yang dipenuhi rerumput hijau yang urus dengan rapih. Baru kali ini dalma sebulan, Krystal bisa merasakan apa yang dinamakan aroma pagi hari.

Biasa ia bangun dengan ingatan nya kemarin, lalu menangis tersedu sedu sambil menutup matanya. Kessica bahkan hampir memanggil dokter dari rumah sakit jiwa untuk memeriksa Krystal.

                Kai. Kai lah yang telah membuat pagi nya begitu indah. Ucapan Victoria tadi malam, membuat ia lupa akan segalanya. Layar hitam, kematian, dan firasat buruk.

                “Woah, Krystal-ah, tumben sekali. Pagi pagi eemmm…” ucap Sulli dari balik pintu. Krystal membalikkan badannya. Ia tersenyum riang sambil melambaikan tangannya pada Sulli.

“Ne eonni? Bagaimana kencanmu semalan dengan Taemin oppa?” Seketika wajah Sulli berubah menjadi paprika mera. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali. Krystal terkekeh kecil.

Sulli memang akan selalu salah tingkah jika ditanya tentang Taemin. Tidak ada hubungan yang special dari Sulli dan Taemin. Hanya saja mereka selalu bersikap seolah olah mereka itu memadu kasih. Namun, Sulli pun menyukai Taemin. Hanya saja ketika Sulli mengatakan hal itu Taemin hanya diam sambil salah tingah.

“Ya! kenapa kau mengurus urusan orang lain? Uruslah urusan mu sendiri! arraseo” Sulli membalikkan badannya ia berjalan keluar kamar Krystal.

J J J

                “Victoria eonniiiiii~~~” panggil Krystal sumringah. Ia memeluk Victoria sambil mengecup pipi Victoria singkat. Ada semburat keanehan dari Victoria, Amber, Luna dan Sulli. Mereka melongon sambil melihat tingkah Krystal.

“Woah, Krystal-ah waeyo? Kenapa kau begitu bahagia hari ini?” Tanya Victoria. Krystal berjalan sambil menuju kursi makannya.

“Mmm, sikap mu benar benar membuatku bingung” lanjut Amber. Krystal melihat kea rah Amber. Ia mendekatkan wajahnya sambil tersenyum jahil.

“Eonni, tidak perlu bingung ne. Vic eonni. Hari ini aku akan ke lokasi syuting exo. Eemm bukankah mereka sedang syuting untuk drama version Wolf?” Victoria terseyum. Ia mengerti apa yang dikatakan oleh Krystal.

“Ne, hati hati”

“Aku akan membawa Susshi. Anyyeong Eonnideul. Semoga harimu menyenangkan”

                “Oh aku benar benar pusing” ucap Luna sambil memegang kepalanya.

J J J

                “Anyyeong Baekhyun-ah kau terlihat tampan hari ini” Baekhyun tersenyum lebar. “Kau tidak menghilang lagi seperti biasa?” Tanya nya Jahil. Chanyeol yang ada disampingnya segera menyikut lengan BAekhyu, takut taku Krystal akan merasa tersinggung.

                “Ani, aku akan selalu didekatmu dan menjagamu hahahaha” ucap Krystal gombal. Ia celingak celinguk kekanan kekiri, mencari sosok, Kai siapa lagi?

                “Oppa ku yang tampan ini. apa kau melihat Kai?” Tanya Krystal mendekatkan wajahnya. ia mengecilkan volume suaranya. Baekhyun mengerutkan kening, ia terlihat mencoba berfikir.

“Aku lihat tadi dia sedang tag. Dia sedang syuting, di sana” Baekhyun menujukan sebuah arah tempat Kai. Krytal terlihat begitu senang. Ia berjalan cepat cepat, tidak sabar melihat bagaimana Kai, orang yang telah mengisi hatinya akan berakting.

“Kai, coba sekali lagi. Kau harus berakting dengan baik, buatlah seolah olah bahwa kau mencintainya”

“Ne arraseo”

“1,2,3 action!”

Krystal tersenyum kecil. Ia melihat Kai tengah duduk berdekatan dengan seorang gadis. Cantik, bahkan manis, beruntungnya wanita itu.

Cup

Kai mengecup pipi wnaita itu singkat. Dan “CUT!” teriak sutradara. seketika Krystal ternganga melihat aksi Kai. Dia, dia senekat itu mencium seorang wanita. Tiba tiba kaki Krystal bergetar, rasanya ia akan jatuh, tapi dengan segera ia memegang sebuah kayu yang ada disana.

Ia melirik Kai lagi, ia melihat Kai yang tengah tersenyum senang. Sepertinya ia senang ketika mengecup pipi wanita itu. Krystal membalikkan badannya niat untuk memberikan makan siang untuk Kai gagal sudah. Ia tidak sanggup untuk menemui Kai sekarang. Hatinya begitu sakit, amat sangat sakit.

Krystal berjalan menuju sebuah halaman belakang. Tempat itu cukup sepi, tidak sangat sepi. Tidak ada seorang pun yang ada disana. Sebuah kursi dibawah pohon maple kosong. Krystal berjalan pelan menuju kursi itu. duduk dan menunduk menatap tanah.

Otaknya kembali memutar video rekaman ketika Kai mencium wanita yang entah siapa. Lagi pula jika dipikir pikir lagi untuk apa dia merasa kesal? seharusnya ia datang menemui Kai lalu meberikan makanannya dan langsung pergi. Tapi kenapa hati nya merasa sesak? Kenapa ia begitu benci pada wanita itu? Pabo!

“Ah Krystal-ah, aku mencarimu” Krystal mendongakkan kepalanya. ia melihat Kai yang tengah terengah engah. Wajahnya begitu cerah karena terkena sinah mentari. Krystal tersenyum kecil. Tapi seketika itu ia kembali menundukkan kepalanya.

“Wae?” Tanya Kai. Ia duduk disamping Krystal. Krystal mendongakkan kepalanya. Ia melihat pada pata Kai.

“Jong-in ah, acting mu benar benar bagus. Maksudku kau benar benar menjiwai adegan tadi. Kau benar benar hebat” Kai mengerutkan keningnya. Ia ingat adegan ketika ia mencium pipi wanita itu dengan singkat. Kai tersenyum kecil.

“Terima kasih, wanita itu benar benar cantik kan?” hati Krystal tergores. Ia melirik Kai sebentar lalu menghela nafas pelan.

“Eerr, Jong-in ah, aku ingin memberimu ini” Krystal memeberikan sebuah kotak makanan yang berisi sushi. Kai tersenyum senang, baru kali ini Krystal memberikannya bekal makan siang.

“Gumaweo”

“Eerr, aku pergi dulu ne” ucap Krystal buru buru. Tiba tiba Kai meraih lengan Krystal, ia membalikkan wajahny melihat wajah Kai yang memasang wajah tanda Tanya.

“Kenapa buru buru?”

“Ne? aku hanya takut menganggumu, hanya itu” Kai tersenyum sambil mengangguk kecil. Ia menarik pela lengan krystal hingga Krystal duduk disamping Kai. Kai sengaja mengahapus jarak diantara dia dan Krystal.

“Gumaweo untuk makanannya, dan eerrr wanita itu, aku tidak punya perasaan apapun padanya, aku hanya harus professional besikap bagai aku menyukainya” Kai mencoba menjelaskan. Ada sebuah penyembuhan luka pada dirinya. “Namanya Yoon SoHee”

Krystal menundukkan kepalanya. “Jangan menundukkan kepalamu seperti itu” Kai menyimpan bekal makan siangnya disamping tempat duduknya. Ia menyentuh kepala Krystal dengan kedua telapak tangannya.

Krystal terkejut. Ia membulakkan matanya dua kali lebih besar, wajahnya dan Kai benar benar sangat dekat. Hanya ada jarak beberapa sentimeter.

“Jangan membulatkan matamu seperti itu” Ucap Kai mengejek. Krystal mendelik sebal, tapi Kai malah terkekeh kecil. “Kau jauh lebih cantik dan pada Yoon SoHee” wajah Krystal merah padam. Pipinya pun terasa panas. Cepat cepat ia melepaskan tangan Kai dari kedua pipinya. Cepat cepat ia menunduk dan menutupi wajahnya dengan rambut panjang nya. Kai tersenyum jahil.

“Aku tahu kau punya maksud lain datang menemui ku. Katakan, apa yang kau inginkan?” Krystal mendongakkan kepalanya. ia senang Kai tidak mengalihkan perhatian dan mengatakan sebuah pertanyaan menarik. Sebuah senyum lebar terukir dibibir Krystal.

“Ne, Jong in-ah. Boleh kah aku minta tiga permintaan darimu?” Tanya Krystal. Kai mengerutkan kening.

“3 permintaan apa itu tidak terlalu banyak?”

“Ayolah Kai, kau ingat apa yang aku katakan? Aku akan mati…”

“Ah, cukup ara, jadi apa keinginan mu?” Krystal tersenyum kemenangan. Kai benar benar mengalah, apa ia benar benar menyukai Krystal?

“Pertama, aku ingin kita pergi makan malam”

“Maksudmu berkencan?”

“Ne?”

“Ah ne makan malam” pipi Krystal kembali memanas. Berkencan? Iakah ia secara tidak langsung telah meminta Kai untuk berkencan dengan nya? Tidak, ini hanya makan malam, bukan kencan. Lagi pula Kai hanyalah sahabat Krystal sahabat special.

“Lalu yang kedua?” lanjut Kai. Krystal tersenyum jahil. “Aku akan memberitahu mu setelah makan malam selesai”

“Jadi kau mau main rahasia rahasiaan? Baik kalau begitu!”

“Aniyo, bukan begitu, hanya aku … pokoknya akan kuberitahu nanti. Apa kau sibuk?”

“Aku rasa tidak”

“Baiklah kalau begitu aku akan menunggumu di restoran biasa besok ne? emm pukul delapan. Aku harap kau tidak akan lupa”

J J J

                Malam telah tiba, ia tidak sabar menunggu hari esok. Tepatnya esok malam. Krystal berjalan menuju balkon rumahnya. Rasa nya semu penat nya hilang sudah dalam sekejap. Karna Kai? Mustahil! Tapi itu yang sebenarnya. Seharusnya ia tahu, sudah lama sekali Kai menyukai Krystal dan ia baru menyadarinya? Ya ampun, kenapa ada wanita sebodoh dirinya?

Sebenarnya yang Krystal sesali, kenapa ia baru tahu kalau Kai mencintainya, padahal ia tahu kalau lima hari kedepan akan ada malaikat maut yang akan menjeputnya. Dada Krystal kembali sesak, ia takut, sebuah video tentang kematian nya yang pernah ia lihat kembali diputar oleh otaknya.

‘ddrrrtttt ddddrrrrrttttt ddddrrrttttt’ ponsel Krystal bergetar. Ia menepuk nepuk dadanya, mencoba mengambil oksigen sebanyak mungkin. Kai tengah menelfonnya.

“kkk,, hkkhhkkhhhktthkkk (ngomong kaya orang yang enggak bisa bicara gitu)” Krystal semakin sulit bicara. Tiba tiba ponsel nya jatuh. Kedua tangannya memgang lehernya yang terasa sakit.

“Krystal-ah, gwenchana? Krystal-ah, apa kau dapat mendengarku? Krystal-ah? Krystal-ah?”

“kkk,, hkkhhkkhhhktthkkk” Krystal terjatuh, Kai mendengar ucapan Krystal yang tidak jelas. Segera ia tutp telfon, dan menghubungi Victoria. Ia tahu, saat ini F(x) sedang dalam waktu istirahat, pasti mereka ada didalam dorm.

‘bruuukkkk’ terdengar suara pintu dibanting. Victoria, Luna, Sulli, dan Amber segera menuju ke arah krystal yang seperti sekarat.

“Krystal-ah gwencaha?” Tanya Amber.

“krystal-ah, katakana sesuatu!” ucap Luna yang begitu shock.

“w-wae? Krystal-ah, wae? Eonni  eottoke?” Ucap Sulli dengan mata yang sudah basah. Ia khawatir benar benar khawatir pada magnae nya ini.

“Cepat angkat ke atas tempat tidur dan panggil dokter cepat!!”

J J J

                Krystal menatap ke langit biru. Awan cerah hari ini. ia berharap acara makan malamnya malam ini akan berjalan dengan amat sangat baik.

Krystal terus mengotak atik ponselnya. Ia berharap ponselnya berdering dan Kai kembali menelfonnya.

‘ddrrrrtttt dddrrrttt ddddddrrrrtttt’ Krystal melihat ponselnya dengan bungah. Nama Kai tertera disana. Cepat cepat Krystal mengangkat telfonnya.

“Krystal-ah Annyeong” sapa  kai lembut. Krystal tersenyum senang.

“Ne?”

“Tadi malam, wae? Kau baik baik saja?”

“Mmm tentu” dusta Krystal.

“Makan malam eotte?”

“Jadi, tentu”

“Keurom, lestoran dimana yang akan kau pakai?”

“Lestoran biasa Jong in –ah”

“Keurae, akusana, atau kau yang akan menungguku disana?”

“Lihat saja nanti siapa yang terlebih dahulu datang”

“Keurae kalau begitu. Anyyeong krystal-ah”

Krystal berlari menuju kamarnya. Ia membuka lemari. Banyak pakaian, hanya saja ia bingung pakaian apa yang akan ia pakai nanti malam. Ponselnya bergetar lagi. Namun saat ini bukan nama Kai yang tertera tapi nama ‘Victoria eonni’

“Ne Eonni?”

“Victoria, aku lupa, kau tidak boleh pergi ke manapun, jaga rumah. Dan jaga kesehatan, jangan berfikiran yang tidak tidak. Dirumah benar benar tidak ada siapa siapa, Sulli dia pergi bersama Taemin, Luna dan Amber mereka bilang tidak akan pulang mala mini. Krystal-ah, aku mohon pada mu ne?”

“Tapi eonni….” Panggilan segera diputuskan oleh Vicotia. Krystal menghela nafas pelan. ia menatap lemari dan ponslenya secara bergantian. Apa yang akan ia lakukan sekarang? Membatalkan acara makan malam dengan Kai? Tapi, ah ya itu yang bisa dia lakukan.

Krystal mencari nama Kai pada kontaknya, setelah itu ia langsung memanggilnya, tak membutuhkan waktu lama, Kai segera mengangkatnya.

“Kai-ah mianhae, aku rasa acara makan malam akan gagal” ucap Krystal penuh menyesal. Ia menundukkan kepalanya.

“Waeyo?”

“Victoria eonni, menyuruhku menjaga rumah, Sulli eonni pergi dengan Taemin oppa, Luna eonni dan Amber eonni tidak akan pulang malam ini. aku benar benar menyesal Kai-ah”

“Ne, gwenchana. Kalau begitu aku akan syuting kembali. Kau tahu Sohee sedang menungguku”

“Ah eoh ne”

Krystal menutup telfon. Dada nya kembali sesak. Kenapa ia harus mengatakan Yoon Sohee, tidak cukupkan ia mencium pipinya? Krystal mendengus sebal. Ia menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur. Ia melihat langit langit. Apa yang akan terjadi malam ini ketika ia sendiri dirumah?

J J J

Krystal tersenyum, ia telah menutup hordeng rapat rapat, dan mengunci pintu. Tidak akan ada seorang pencuri pun yang akan datang.

“Walaupun ada pencuri datang. Aku akan memukulnya” ucap Krystal sambil mengayun ayunkan tongkat bisbol.

Krystal berjalan menuju kamarnya. Sepi, ia rindu dengan eonni eonninya. Kalau saja ada Kai ada disini. atau Jessica eonni yang tidak sibuk dengan Tour nya.

Krystal menjatuhkan dirinya di sofa kamarnya. Ia melihat ponselnya beberapa kali. Tidak ada pesan atau telfon dari siapapun.

‘knock knock knock’  Krystal membulatkan matanya. ia menyiapkan kuda kuda. Ia memegang kuat tongkat bisbol. Pencuri mana yang berani masuk kemari?

Krystal berjalan pelan menuju balkon. Ia menyibakkan tirainya dengan cepat.

“Hantu atau pencuri aku tidak takut” ucapnya lantang. Tirai disibakkan. Tidak ada hantu ataupun pencuri. Itu hanya Kai yang tengah membawa dua bungkus tas belanjaan sambil tersenyum garing.

“Kai?” cepat cepat Krystal membuka pintu. Kai segera masuk kedalam.

“Ah lama sekali. Untuk apa kau membawa itu? apa kau akan bermain basbol?” Tanya Kai. Ia menjatuhkan diri disofa.

“Oh iya, aku membawakan spaghetti, kita bisa jadi makan malam, hanya saja tidak lestoran. Bagaimana?” Krystal melihat baik baik Kai. Kai tersenyum penuh arti untuk Krystal.

“Kai-ah. Boleh aku memelukmu?” Tanya Krystal. Kai tersenyum lalu mengangguk “Tentu” Kai melebarkan kedua tangannya seolah olah ia memberikan kesemapatan Krystal untuk mendapatkan pelukannya.

Krystal berhambur ke pelukan Kai. Ia merasakan kehangatan disana. Kai membalas pelukan Krystal. Hal ini tidak pernah terfikir oleh Krystal. Krystal mempererat pelukan nya pada Kai.

“Aku kesepian. Aku selalu merasa takut jika aku sendirian. Aku takut malaikat pencabut nyawa akan mencabut nyawaku sekarang” ucap Krystal terisak. Kai membelai rambut Krystal lembut.

“Tidak akan, aku akan menjagamu. Malaikat pencabut nyawa tidak akan mencabut nyawamu. Kau akan hidup lama. Kau akan menikah dengan orang yang kau cintainya. Mempunyai bayak anak, cucu, dan cicit, dan kau baru akan mati dalam kehangatan. Arraseo?” Krystal mengangguk. Walaupun ia tidak begitu percaya akan ucapan Kai. Ia telah membuktikan penglihatannya. Beberapa orang yang ia lihat akan mati mengenasakna. Satu minggu kemudian ia melihat orang itu mati dalam keadaan sama seperti yang ia lihat.

Kai melepaskan pelukannya. Ia melihat kedua mata Krystal yang basah. Kai tersenyum. Ia menghapus air mata Krystal yang jatuh dengan kedua ibu jarinya.

“Jangan menangis. Sekarang ayo makan Spagettinya. Aku telah membelinya. Kita harus makan bersama arraseo” kai mencolek hidung Krystal. Ada sebuah senyum disana.

J J J

“Ah makanan ini benar benar enak bukan? Tidak sia sia aku membelinya. Benar benar enak” Krystal tersenyum. Ia melihat ke atas langit. Malma ini begitu cerah. Hujan malah tidak turun. Ia semakin leluasa melihat bintang dilangit.

you’re like a star”  ucap Kai sambil melihat ke atas langit. Krystal melihat Kai lalu tersneyum kecil.

“Aku memang bintang Kai-ah, aku Krystal f(x) adik dari Jessica SNSD” ucap Krystal.

“Ani, bukan itu maksudku. Tapi kau ada disini. dihatiku” kai menyentuh bagian tempat dimana hatinya disimpan. Krystal menelan ludahnya. Apa maksud ucapan Kai barusan?

“Eoh eemm Kai-ah, kau tidak jadi syuting?” Tanya Krystal mengalihkan perhatian. Kai menaikkan bahunya.

“Aku kira hari ini akan syuting, hanya saja sutradara meng cancel nya. Kau tau, dalam peran ini aku menjadi sosok yang menyukai Yoon Sohee. Aku dan Luhan disuruh merebutkan wanita itu. ini sangat menyenangkan. Beruntungnya sutradara memilihnya dia benar benar cantik” ucap Kai panjang lebar. Krystal tersenyum. Sebernarnya mencoba tersenyum. Sejujurnya ia sakit hati akan apa yang baru saja Kai katakan. Ia telah memuji wanita lain didepan Krystal.

“Benarkah?”

“Selain dia cantik, dia juga sangat ramah dan baik hati. Aku senang berkenalan dengannya. Aku harap aku bisa menjadi lebih dari seorang teman” ucap Kai melihat langit. Lebih dari seorang teman ?

J J J

Krystal memandang langit langit. Ucapan ucapan memuji Kai pada Sohee membuatnya merasa sakit. Dadanya bagai tertusuk seribu jarum. Tidak kah dia tahu kalau Krystal saat ini tengah merasa gundah karena ucapannya?

Ia meraih sebuah guling yang tak jauh jarinya. Memluknya dan membiarkan air matanya jatuh. Jika benar Kai memang menyukainya, kenapa ia tidak pernah mengatakannya langsung? Itu sudah dua tahun lalu, ketika Victoria eonni mengetahui kalau ia menyukai Krystal. Apa rasa cintanya pada Krystal hilang begitu saja kah?

Ponsel Krystal bergetar. ia meraih nya , ada sebuah pesan dari seseorang yang ia tak kenal.

From     : Anonymous

Walaupun saat ini kau berbahagia dengan Kai. Tapi kau tidak akan bisa tertawa dengannya dimasa depan.

J J J

Gambaran buat minggu Next part

Krystal                  : waktu dulu, Victoria eonni mengatakan kalau kau menyukaiku. Apakah sekarang kau masih memiliki perasaan yang sama denganku?

…..

Kai        : jangan mudah percaya ucapan orang lain.

Krystal  : lalu aku harus bagaimana?

…..

…..        : aku akan membuat kai membencimu, menolakmu, dan membuat kau jauh dari kehidupannya.

2 pemikiran pada “Like A Star (Chapter 2)

  1. Bagus eon.. aku tunggu kelanjutannya.. fighting ^^ ntar krystal eonni ama kai oppa gmana? Ah.. penasaran.. eonni fighting, oh iya aku follow twitter eonni ne.?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s