Reunion (Chapter 2)

REUNION – 2

Author : Anggra @angcnbjh

Genre : a little bit romance, friendship

Main Cast : Wu Yi Fan (Kris), Hwang Rin Rin (Yiseul)

Other Cast : Chanyeol EXO, Sulli+Krystal f(x)

Rate : 16

Length : 3 shots

Lol, back to 2nd chapter~ hanya meneruskan apa yang ada di pikiranku selama ini..ekwkwkwkw…mengisi waktu kosong disela2 kuliah enaknya memang buat FF *curcol*

Yaudah..cuss aja yuk~

Note : maaf lama, cz aku ngga nyadar kalo yg part 1 diupload, hehehe

KRIS POV

Aku ingin tertawa, jelas terlihat kalau Yiseul gugup, tapi tak tega bila aku harus tertawa di depannya sekarang.Jemarinya sibuk, tanda kalau dia gugup.

“ingin makan apa?” aku mencoba mencairkan suasana

“eh? Bagaimana kalau bibimbab” dia menjawab dan mencoba tidak gugup

“right, aku juga berpikiran sama”

Suasana hening sejenak, aku sengaja membiarkannya agar dia memulai pembicaraan terlebih dahulu.Andai saja aku bisa menertawainya sekarang.

“kenapa tersenyum?” suaranya mengagetkanku

“ah, tidak “

“jangan bohong” dia mulai terbiasa juga

“kau memaksa, seperti dulu”

“ahahahahah~ sedikit, oh ya kau sudah lama disini?”

“tidak juga, aku masih baru”

“ow~ em, kau datang ke reuni SMA?” akhirnya, dia bertanya soal reuni

“iya, aku datang, dan kau?”

“kuusahakan datang” jawabnya menggantung

“kau benar-benar sibuk ya?” aku benar-benar berharap kalau dia datang

“aku masih ada jadwal di hari itu” jawabnya dengan nada berbeda

“baiklah, kalau kau datang hubungi aku”

“kenapa?” dia penasaran

“kita datang bersama saja” tepat sasaran

“baiklah, lagipula Krystal dan Sulli juga tak mengajakku”

Yiseul tampak mendengarkan deretan angka nomor ponselku dan menyimpannya. Kulihat dia sambil tersenyum

“hya, kenapa tersenyum?” aku penasaran

“aku menamai nomormu dengan ‘ACE’ saja”

“ah~ kau masih ingat aja dengan panggilan itu” jawabku tertawa

“tentu saja Kris!”

Sampai di tempat sarapan, suasana masih di waktu sarapan pagi.Tak heran bila lumayan banyak orang menempati tempat tersebut.

“kau disini sampai kapan?” Yiseul bertanya sambil membuka menu

“em, mungkin lama, paman menyuruhku tinggal disini”

“ow, begitu ya” dia tampak membentuk mulutnya seperti huruf ‘O’

“kenapa?”

“ah, tidak..aku Cuma bertanya, jangan terlalu percaya diri babo!”

“babo? Kau berani memanggilku seperti itu?” aku sedikit meninggikan nada suaraku

“why? “ aku pun menjitak kepala Yiseul

“AWW” jitakanku lumayan sakit, rupanya

“appo!” dia memegang kepalanya

YISEUL POV

Kris menjitak kepalaku. Sejak kapan dia berani sekali padaku, dasar!.Aku melihat beberapa pasang kamera ponsel mengambil gambar kami. Lama kelamaan, aku mulai bisa mengatur irama detak jantungku yang seakan berdetak lebih cepat dari biasanya, semua gara-gara Kris!

Kris mengantarkanku sampai ke depan branch di department store milik pamannya itu, sementara dia harus melanjutkan pekerjaannya.

“nona berteman dengan dia?” seorang pegawai bertanya padaku

“iya, dia temanku sejak SMA” jawabku pada pegawai itu

“kalau boleh berpendapat, sepertinya dia menyukai nona”

“apa? Itu tidak mungkin” aku tak percaya dengan apa yang dibicarakan pegawai itu

“menurut saya, dia hanya menunggu waktu yang tepat”

“uhukkkkhh” tiba-tiba aku tersedak

Aku segera bergegas menuju kantor pusat untuk kembali menyelesaikan beberapa rancangan yang segera diluncurkan. Banyak sekali yang memintaku untuk segera mengeluarkan model terbaru dari K.Y

Baru saja aku tiba di kantor, seorang wartawan datang untuk melakukan wawancara tentang rencana peluncuran model terbaru dari K.Y. rupanya dia sudah membuat janji denganku, hampir saja aku lupa. Selama 1 jam dia memberikan beberapa pertanyaan seputar rancangan baruku kelak.

“apa anda sekarang sedang menjalin suatu hubungan?” aku terkejut dengan pertanyaan itu

“tidak, aku tidak dengan siapa-siapa”

“lalu apa anda sedang menunggu seseorang?”

“mungkin juga” kalimat itu meluncur bebas dari mulutku

“ah, baiklah terima kasih atas waktunya, semoga rancangan anda berhasil”

“ah, terimakasih kembali”

Satu pertanyaan dari wartawan itu yang membuat sedikit kaget, serta jawaban kacau meluncur begitu saja. Pasti jadi berita, aigoo~

AUTHOR POV

H-1 menuju acara Reuni SMA Chungdam.Sekolah itu disulap menjadi sebuah venue reuni yang indah.Sekolah sangat membantu demi suksesnya acara reuni itu.Dekorasi berwarna siver dan ungu memenuhi beberapa sudut sekolah itu.Aula pusat yang menjadi tempat berlangsungnya acara pun telah dirubah sedemikian rupa. Panitia membuat tempat itu semenarik mungkin, mengingat angkatan yang akan datang banyak yang special.

YISEUL POV

Aku sedikit khawatir dengan agenda reuni SMA ku.Aku melihat jadwal meeting untuk esok hari, yang mungkin bisa mengancam kehadiranku di acara reuni SMA. Aku menekan sebuah nama di ponsel

“Halo, Kris”

“iya, ada apa?”

“jika aku besok jadi datang, maka aku akan menelponmu 2 jam sebelum kita berangkat”

“kenapa?” suara di sana berubah

“ada meeting” jawabku pasrah

“baiklah, hubungi aku bila kau jadi datang”

“tentu, aku akan menghubungimu”

Percakapan berakhir dan aku benar-benar merasa tak nyaman. Kulihat besok merupakan salah satu meeting penting yang harus kuhadiri, dan mendekati waktu reuni

“ah, sial” aku sedikit kesal

KRIS POV

Kabar dari Yiseul mau tak mau membuatku sedikit terusik, bagaimana dia bisa lupa akan meeting dan reuni, dasar.

“dia pasti akan datang” aku mencoba meyakinkan diriku

Telepon dari paman juga membuatku mendadak sibuk. Ini benar-benar akan menjadi benda. Aku sama sekali tak menyangka bila aku harus benar-benar kerja keras selama di Korea, aku merutuki diriku sendiri.

Chanyeol datang ke department store untuk bertemu denganku, kami akan mencari kostum untuk acara reuni besok. Terlalu mendadak, seharusnya kami lakukan ini sejak beberapa hari yang lalu, payah.

Aku dan chanyeol sudah berada di salah satu took untuk mencari kostum, sebagai seorang laki-laki aku tidak terlalu pusing untuk memilih sesuatu. Tak beberapa lama pilihanku sudah jatuh pada setelan tuksedo berwarna hitam.

“kau lama sekali, seperti wanita” kataku pada Chanyeol yang masih memilih

“ayolah, aku tidak mau terlihat jelek di acara reuni” jawabnya dengan santai

“kau ini benar-benar” aku membolak balikkan majalah yang kupegang

“urusan pakaian kau cepat sekali, tapi urusan perasaanmu kepada Yiseul lelet”

“plukk” majalah yang kupegang tiba-tiba jatuh

“hahahahahahahaha” chanyeol tertawa, aku hanya menatapnya tajam

“ayo cepat” kataku dengan ketus

Chanyeol masih tertawa soal kalimatnya yang berhasil membuatku benar-benar terusik.Namun karenanya pula aku berpikir tentang Yiseul.Sudah sejak lama aku ingin sekali mengungkapkan perasaanku padanya, namun aku selalu ragu-ragu dan takut.

“kris, kris~” chanyeol memanggilku

“em, apa? Kau mau membuatku marah ya?” aku menjawabnya

“tidak, pikirkan kalimatku tadi, jangan sampai kau ketinggalan” chanyeol memperingatkanku

Sepanjang hari aku benar-benar merenung dan diam. Memikirkan langkah selanjutnya setelah acara reuni besok. Mungkin liburan akan menjadi sebuah solusi.

YISEUL POV

Meeting dimulai, aku memperkenalkan rancanganku pada para pemegang saham secara resmi. Rapat berlangsung selama berjam-jam dan menunggu hasil apakah mereka akan tetap menanamkan sahamnya pada brand K.Y atau tidak. Aku melirik jam sedikit khawatir akan acara hari ini.

“baiklah, kami setuju”

Kalimat itu membuatku lega, lega karena rancanganku akan segera diluncurkan dalam waktu dekat. Selain itu masih ada waktu untuk persiapan acara reuni hari ini.

Aku mengambil ponsel dan memencet sebuah nomor.

“kris, aku datang ke acara reuni, kau akan menjemputku kan?”

“em iya aku akan menjemputmu, katakankan dimana kau tinggal”

“babo, kau lupa rumah orang tuaku?” aku kesal dengan kris

“kau masih tinggal disana?” dia mengejekku

“tentu saja babo!” aku sedikit berteriak padanya

“sorry, kukira kau sudah pindah” suaranya seperti menyesal

“it’s okay, jemput aku sebelum jam 7, arasseo?”

“iya, aku tau”

Aku berpamitan pada beberapa pegawai sebelum meninggalkan kantor.kunyalakan mobil yang terparkir di tempat parkir dan segera pulang ke rumah.Jalanan lumayan padat sehingga aku membutuhkan waktu lebih untuk sampai ke rumah.

“Yiseul, kau sudah pulang?” suara ibu terdengar dari dapur

“iya, aku ada reuni SMA Chungdam” jawabku

“dengan siapa kau akan kesana?”

“kris akan menjemputku” ibu sudah hapal betul dengan Kris

“kris pulang?”

“iya, dia tinggal dengan pamannya”

“dia pacarmu sekarang?”

“eommaaaaa!” aku sebal karena ibu terus menggodaku

KRIS POV

Yiseul masih tinggal dengan orang tuanya, hebat sekali.Aku masih mengingat kedua orang tua Yiseul yang menyambutku dengan ramah tiap kali aku berkunjung kerumahnya.

Aku mulai memakai pakaian yang akan kukenakan di acara reuni nanti. Menata rambutku agar terlihat lebih rapi.

“aku bukan anak SMA lagi, dan aku harus terlihat keren” aku terkekeh di depan kaca

Mobil hitam yang ada di garasi rumah paman siap untuk kugunakan.Rupanya pakaianku ini benar-benar menarik perhatian paman.

“kau mau kemana, terlihat rapi”

“reuni”

“malam ini?” paman terlihat kaget

“iya, aku akan menjemput Yiseul di rumahnya”

“Yiseul?Temanmu dulu?”

“iya, paman sudah lupa?”

“tentu saja tidak, aku masih ingat sekali dengannya, ajak dia kesini”

“salah satu branch nya ada di department store paman”

“hebat, dia sudah berubah”

:tentu saja” aku tersenyum pada paman

“lalu, apa dia benar-benar menjadi pacarmu sekarang?” paman penasaran

“belum, tapi pasti akan kudapatkan dia” kataku optimis

“ini baru keponakanku”

YISEUL POV

Setelah kepulanganku dari Paris, aku bisa memoles wajahku sendiri dengan baik, sehingga aku jarang sekali ke salon untuk me make up wajahku. Gaun hitam selutut sudah kukenakan dan aku sudah siap.Aku baru saja keluar dari kamarku yang terletak di lantai atas ketika mendengar percakapan ibu.

“Kris, kau terlihat beda” kata ibu

“ahaha, bibi begitulah, apakah Yiseul masih lama?”

“tidak, dia sudah selesai” “Yiseul, kris sudah datang” ibu akhirnya memanggilku

“”hei” aku menyapa kris

“Yiseul?” Kris terlihat menatapku lama sekali

“ayo berangkat” tanpa basa-basi aku menggandeng tangannya

“ibu, aku berangkat dulu” aku berpamitan pada ibu

“bibi, saya bawa dulu Yiseul” kris juga berpamitan

“hati-hati dan jaga Yiseul, jangan biarkan dia macam-macam”

“siap bibi” jawab kris

“eommaaaa” aku dibuat keki oleh ibuku sendiri

Kris menyetir untukku.Didalam mobil, kami menjadi diam, dan sibuk dengan pikiran kami masing-masing. Kris dan aku sama-sama memakai warna hitam, padahal kami sama sekali tidak membuat rencana.

“kau cantik sekali” Kris membuka suara, akhirnya

“eh? Tumben kau memujiku” jawabku sedikit memancingnya

“baiklah, aku batalkan memujimu! Puas?”

“kau marah?” aku bertanya pada orang disebelahku

“menurutmu?” dia terlihat ketus bila sudah marah

“ayolah kris, kau seperti tak mengenalku saja, ahahaha” aku tertawa

“terima kasih atas pujianmu, kau juga keren sekali” aku mengacungkan jempol untuknya

“thanks” dia tersenyum juga

“pasti setiap orang akan terkejut dengan kedatanganmu”

“pasti”

Pada kenyataanya, aku ingin sekali pingsan karena gugup.Kris benar-benar terlihat sangat sangat sangat sangat tampan.Ambutnya yang dicat pirang membuatnya terlihat lebih tampan.Kulitnya yang putih bersih, matanya yang tajam, hidungnya yang nyaris sempurna dan bibirnya yang merah.Rasanya aku ingin benar-benar pingsan disini.

KRIS POV

“kau yang me make up sendiri?” aku bertanya pada seorang wanita yang duduk disebelahku

“iya, setelah aku di paris aku banyak belajar” jawabnya

“bagus sekali” aku masih memujinya

“thanks” dia terlihat sedikit gugup.

Baru kali ini aku melihat Yiseul yang benar-benar cantik.Ramputnya yang sebahu ditata sebegitu rupa sehingga terlihat begitu cantik. Make upnya yang terlihat ringan dan segar membuatnya dia terlihat sempurna malamini. Apalagi pakaianku dan Yiseul serasi, kami sama-sama menggunakan warna hitam. Aku sangat puas akan pilihan pakaianku. Rasanya seluruh darah mengalir lebih cepat ketika aku duduk disebelahnya, seperti sekarang.Aku harus segera berpikir untuk menyatakan perasaanku padanya.

AUTHOR POV

Red carpet yang sengaja dibuat di SMA Chungdam terlihat mencolok.Panitia mambuatnya seperti acara penghargaan saja.Karena  ada beberapa orang lulusan Chungdam yang menjadi beberapa tokoh terkenal, maka tak heran ada beberapa wartawan yang meliput acara ini. Mereka menunggu beberapa nama seperti Chanyeol, Krystal dan Sulli.

Krystal yang datang dengan memakai gaun berwarna maroon berhasil membuat para wartawan mengambil gambarnya di red carpet. Tak lama Sulli datang dengan gaun silvernya.Tubuhnya yang semampai sangat cocok dengan pakaiannya.Wartawan meminta mereka untuk berfoto berdua, karena mereka tau bila Sulli dan Krystal berkawan baik sejak duduk di bangku SMA.

Chanyeol, yang menjadi seorang rapper datang. Setelan berwarna abu-abu yang dipakainya membuatnya terlihat lebih segar. Tubuhnya yang tinggi terlihat lumayan mencolok. Wartawan pun banyak mengabadikan gambarnya, dan pasti akan membuat berita.

Yiseul dan Kris akhirnya datang.Mereka sama-sama menggunakan pakaian berwarna hitam yang berhasil menarik perhatian wartawan. Wartawan banyak mengenal Yiseul sebagai perancang tas muda berbakat yang sedang populer sekarang. Kedatangannya bersama Kris membuat para wartawan akan hubungan diantara mereka. Apalagi Yiseul terlihat mengapit lengan Kris.

YISEUL POV

Aku sedikit kaget ketika melihat beberapa wartawan di red carpet.Aku menjadi gugup dan takut.Menjadi bahan berita membuatku merasa tak nyaman.

“kau gugup?” kris bertanya padaku

“iya, aku tidak suka menjadi berita” jawabku

“pegang lenganku kuat-kuat dan tetaplah tersenyum”

“emm, aku tau” aku mengapit lengan Kris dan wartawan banyak mengambil gambar kami

KRIS POV

Aku merasakan bila Yiseul gugup dan takut akan wartawan. Sejak kapan dia menjadi begini?Aku sedikit heran padanya.

“kau gugup?” aku bertanya padanya dengan pelan

“iya, aku tidak suka menjadi berita” bibirnya sedikit gemetaran

“pegang lenganku kuat-kuat dan tetaplah tersenyum” aku mencoba menenagkannya

“emm, aku tau” Yiseul mengapit lenganku kuat, aku bisa merasakan kalau dia benar-benar gugup.

Aku segera membawanya pergi dari red carpet dan segera masuk.Suasana di dalam terlihat lebih nyaman, Yiseul pun mengendurkan tangannya dari lenganku.

Aku bertemu dengan Chanyeol yang tampak berbincang bincang dengan 2 orang perempuan.Dasar anak itu masih saja tidak berubah bila bertemu wanita cantik.

“a yo kris” chanyeol menyapaku juga dan dia melihat Yiseul yang masih mengapit lenganku

“chanyeol”

“Sulli, Krystal” Yiseul rupanya mengenali 2 perempuan yang diajak Chanyeol bicara

Rupanya Sulli dan Krystal yang sahabat baik Yiseul.Aku cukup mengenal mereka. Chanyeol, Sulli, dan Krystal benar-benar menghujaniku dengan pertanyaan dari mulut pedas mereka.

“omooo, kau datang dengan Kris?” krystal buka suara

“iya, dia menjemputku” Yiseul menjawab dengan tertawa

“kalian janjian ya” sulli pun turut berkomentar

“tidak, kami tidak merencanakan untuk memakai hitam” aku menenangkan 2 perempuan itu

“iya, hanya kebetulan” Yiseul juga mendukungku

“kalian serasi, segera saja menikah” chanyeol benar-benar berulah

“uhukkk” yiseul tersedak dengan minuman yang dibawanya

“hyaaaa…yiseul-a, kau baik-baik saja kan?” sulli tampak memperhatikan Yiseul

“gwaenchana, it’s okay” yiseul tampak benar-benar kikuk

YISEUL POV

“Selamat makaaaan” semua berteriak bersama-sama untuk memulai acara makan-makan

“yiseul, kapan kau akan meluncurkan rancangan barumu?” sulli bertanya

“dalam waktu dekat, pemegang saham sudah setuju”

“hoaaa, chukhaeee” Krystal, Sulli, Chanyeol dan Kris serempak

“gomawo”

“lalu kapan kau akan mengirimkannya untukku dan sulli?” krystal masih ingat rupanya

“besok, tunggu saja ya” aku tersenyum pada mereka berdua

“hya, Yiseul, lalu bagaimana untuk kami?” Chanyeol buka suara

“kau dan kris?” aku berpikir

“tentu saja”

“mungkin akan kucoba rancangan tas untuk laki-laki setelah ini”

“berikan satu untukku” chanyeol benar-benar berulah

“aissshh” aku menjitak kepalanya

“awww” dia meringis kesakitan

Pada akhirnya acara reuni berjalan dengan lancar. Para murid juga mengenang masa-masa SMA mereka dengan bertemu para guru, bernyanyi bersama dan berfoto. Acara reuni SMA Chungdam sukses, hanya tinggal menunggu waktu saja berita tentang reuni SMA Chungdam yang bertabur bintang akan masuk media, dan..aku menangkap Kris sedang menatapku, seperti ada sesuatu yang harus dia ucapkan.

 

TO BE CONTINUED

Entahlah…aku menyelesaikan part ke 2 ini dikala hatiku gundah *apaan sih?* dikomen ya…dan kasih saran J demi lebih baiknya hasil ff ku selanjutnya 😀
makaseeeehhh *lempar kris*

4 pemikiran pada “Reunion (Chapter 2)

  1. eoh aku dah nunggu ff ini sejak lama tapi baru di post 😦
    aku selalu suka ff yg menyangkut kris hahaha
    keren thor ,mga di chap berikutnya lebih panjang dann kris mengungkapkn perasaanya pada yiseul 🙂
    jangan lama2 thor 😀
    keep writing !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s