A Long Summer with 6+1 (Chapter 15)

Title: A Long Summer with 6+1 (Part 15)

Genre: Friendship, romance

Length: Multi-chapter

Main Casts: EXO-K members, Choi Haerin, Kim Jihwa, the rests are in the story.

Author: you know me, guys.

ly7kkfs

Who the hell dares to touch my girl?” tanya Sehun dengan nada rendah, tangannya masih mencengkeram bahu Jongup dengan kuat. Lay dan Luhan yang sedang duduk tak jauh dari Sehun langsung berusaha meregangka cengkeraman Sehun. Bagaimanapun mereka berdua tahu benar sifat Sehun. Jika ada yang berani berurusan dengan apa yang menjadi miliknya, bisa dipastikan ada pertumpahan darah disitu.

Jihwa pun ikut turun tangan, ditariknya lembut punggung Haerin dari pelukan Jongup.

Jongup yang kebingungan pun memutar tubuhnya hingga menghadap Sehun. Sehun pun sudah menatapnya dengan pandangan mematikan—atau yang lainnya lebih menangkap sebagai tatapan ‘itu-kue-milikku’ bagi hyungdeulnya.

Lelaki itu membalas pandangan dingin Sehun sebelum akhirnya membuang muka. “So we have our EXO’s Sehun here, huh?” ujar Jongup dengan nada yang sedikit mengejek sambil meletakkan telapak tangannya diatas pundak Sehun.

Sehun hanya bereaksi sedikit, “Get your hands off of me,” jawabnya ketus seraya menepis tangan Jongup. Haerin yang melihat itu langsung saja melerai kedua orang yang sudah siap menyerang kapan saja. “Sudahlah, Sehun oppa, kau tidak boleh bersikap seperti itu kepada Jongup oppa,” kata Haerin pelan.

“Jadi kau membelanya?” tanya Sehun tanpa basa-basi.

Haerin menggeleng, “Bukan seperti itu… Jongup oppa adalah teman semasa kecilku, ia sempat pindah bertahun-tahun, baru hari ini kami bertemu kembali,” tetapi Sehun hanya memandang gadis itu dengan pandangan ‘aku-tidak-bertanya’.

“Yeah, stop being such a jealousy man, dude,” ujar Luhan sembari menepuk-nepuk punggung Luhan dengan lembut, berusaha menenangkan sahabatnya itu. “Lagipula setidaknya mereka tidak ada hubungan apa-apa lagi setelah itu,” tambah Lay pelan; nyaris seperti berbisik.

Sehun pun melepaskan diri dari pegangan Luhan dan Lay. Lelaki itu dengan agak kasar menarik tangan Haerin untuk mendekat kearahnya. Haerin pun tersentak saat tangannya tiba-tiba ditarik oleh Sehun, segera saja gadis itu memasang wajah meminta maaf kepada Jongup.

Setelah Haerin sudah berada disebelah Sehun, Sehun langsung saja merangkul gadis itu, seperti mengklaim bahwa gadis itu hanyalah miliknya seorang. Sebelum akhirnya mereka berdua berjalan melalui orang-orang yang menatap Haerin dan Sehun dengan tatapan bingung.

Luhan langsung saja menepuk pundak Jongup pelan, “Jangan dimasukkan kedalam hati, Sehun memang tidak terlalu suka jika ada orang yang bermain atau bahkan menyentuh sesuatu yang sudah menjadi miliknya. He’s kinda protective and so… possessive too. Don’t mind that,” ucapnya seraya tersenyum simpul.

Jongup menatap Luhan dengan pandangan mengerti, “So… I guess I’m gonna chase her later…?”

Luhan dengan cepat langsung menggeleng, “Don’t do that if you don’t wanna end up being a minced meat,”

Jongup tidak peduli, ia yakin pasti ia bisa mendapatkan Haerin back to his arms again.

=============================================

Ya, apakah kau tidak bisa bersikap sedikit lebih lembut terhadap Jongup oppa?” tanya Haerin, nada kesal sedikit terdengar dalam suaranya. Tapi itu malah membuat Sehun semakin menarik Haerin ke tubuhnya, bahkan nyaris mencekik gadis itu.

Oppa,” ujar Haerin akhirnya, melepaskan tangan Sehun dari bahunya sama kasarnya seperti Sehun menariknya tadi.

Sehun membelalakkan kedua matanya melihat aksi Haerin yang tiba-tiba, “Look, even you dared to let go of my hand from your shoulder.” Matanya terlihat berapi-api, antara marah dan cemburu.

Stop being childish, oppa, I have nothing related to him.”

Lelaki didepan gadis itu masih tidak menjawab, kedua tangannya kini ia masukkan kedalam saku celananya. Mata dinginnya menyorot kebawah. Sehun benci ini. Sehun benci ketika ia harus berdebat dengan gadis ini. Sehun benci ketika rasa cemburu kembali membuatnya buta. Sehun benci ketika ia tanpa sengaja menyakiti perasaan ini.

Sehun pun mengambil langkah lebar kedepannya, kedua tangannya entah kapan sudah ia keluarkan dari sakunya dan sekarang berada menangkup wajah kecil Haerin, gadis itu membulatkan kedua matanya dan tak bisa bergerak saat wajah Sehun mulai mendekati wajahnya.

Haerin sudah menutup kedua matanya saat Sehun mulai membiarkan bibir mereka bersentuhan, dengan lembut Sehun membuka mulutnya, menjilati bibir Haerin dengan sedikit rakus. Tetapi Haerin tidak bisa berbuat apa-apa.

Sehun telah mencuri ciuman pertamanya.

Iklan

25 pemikiran pada “A Long Summer with 6+1 (Chapter 15)

  1. Wah wah wah sehun opppaaaaa :* romantisnyaaaaaaaaa …
    Akhirnya sehun oppa nyium haerin jugaaa
    Aku baru baca lanjutnya ff ini .. Akhirnya ada juga .. I miss it ..
    Fighting athoooouuuuurrrr ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s