Flashback at Senior High School ( Chapter 1)

Flashback at Senior High School ( Chapter 1)

 

Title: Flashback at Senior High School ( Chapter 1)

Author: Bacon’s sauce (@felicfiore)

Main cast: Park Chanyeol, Cho Min-Jun (OC)

Other cast: All member EXO, Song Hyeki

Genre: Romance, School-life

Length: 1 of….

Rating: PG-13 (entahlah)

 

Author: Hai! Author sini lagi! Maaf ya kalo FF sebelumnya (Hard To Be Love Him) sama yang sebelumnya. Jujur ya, author sama sekali gak tau kalo ada cerita itu sebelumnya L Tapi author janji bakal bikin FF sesuai pikiran author sendiri! Sipp, mulai aja yuk FF-nya!

***

Chapter 1: Ask Her Out

 

CHANYEOL’S POV

Hufft… Malas sekali aku pergi sekolah hari ini. Aku malas harus ada kegiatan khusus yang menjadi bagian OSIS, makanya aku disuruh masuk. Namaku Park Chanyeol. Aku anak dari orang kaya raya. Appku seorang direktur sedangkan eomma seorang designer. Mereka meninggalkanku di sini. Di Seoul. Aku hanya tinggal bersama bibi Cha yang membantuku.

Daripada curhat, lebih baik aku cepat-cepat pergi ke sekolah. Hari ini pelajaran guru killer kesayangan (?)

Dalam perjalanan aku memikirkan sesuatu. Aku harus mengajak seorang yeoja kencan? Itu kan tidak mungkin. Secara aku digila-gilai oleh semua yeoja di sekolah. Tapi apakah harus dia? Matilah aku.

Memang sih dia cantik, tapi dia selalu bertingkah seperti drama Korea yang memerani yeoja yang hitung-hitungan. Namanya Cho Min-Jun. Sudah cantik, berprestasi di pelajaran apapun, ramah kepada orang lain, tapi tetap saja kalu sudah dekat dengannya mungkin akan dibuang-buang jauh olehnya.

40 menit kemudian…

Aku sudah sampai di sekolah. Untungnya belom terlambat. Aku bertemu dengan teman-temanku di kelas. Ada D.O, Baekhyun, dan Kris. Sebenarnya aku masih banyak punya teman. Ada Xiumin, Lay, Tao, Suho, SeHun dan Chen. Mereka di kelas sebelah sekelas dengan Min-Jun.

“Hyung, kau jadi mau “menyatakan cinta” dengan Min-jun?” Tanya Baekhyun setelah aku duduk di sebelah D.O. “Entahlah. Tapi kata Kris, susah untuk mendapatkannya aku jadi ragu-ragu.” Jawabku datar. “Memang tidak semudah itu Chanyeol. Dia pasti memberi hitungan padamu.” Perintah Kris yang duduk didepanku.

Aku tidak mau membicarakan itu sekarang. Aku mau tidur saja sebelum kelas dimulai 15 menit lagi.

TUK!

Aku terbangun dari tidurku karena ada sesuatu yang memukul kepalaku.Aku tentu marah dan aku langsung berkata “D.O! Kenapa kau memukul kepalaku?!” Bukannya menjawab dia malah ketakutan. Biasanya dia tidak begini. Saat semuanya melihatku, ternyata aku baru sadar kalau songsaenim sudah datang!

“Ya! Park Chanyeol! Seenak-enaknya kau tidur-tiduran di kelasku! Sana keluar dari sini!” Teriak si guru killer. Aku sudah terbiasa dikeluarkan oleh songsaenim. Aku pun berjalan santai keluar kelas dan mengeluarkan i-Phoneku dan mendengarkan musik.

Tiba-tiba aku melihat soerang yeoja. Sepertinya ia sedang jalan-jalan. Ternyata aku melihat itu Min-Jun! Kulihat penampilan dari atas samapai bawah. Mukanya-mungkin-hanya dilapisi dengan bedak tipis tapi begitu manis. Rambut bergelombangnya yang digerai sampai setengah punggung. Badannya yang langsing juga memnuhi kecantikannya. Siapa yang tidak suka dengannya?

Kata Baekhyun, ada seorang namja yang sangat suka dengan Min-Jun. Namanya Kim Jong In atau nama sapaannya adalah Kai. Dia itu anak paling populer di sekolah ini. Walaupun ia sering berbuat onar, tapi yeoja-yeoja disana tidak pernah sadar kenapa mereka menyukai Kai.

Aku sedang memmikirkan Min-Jun sekarang. Sebnarnya aku dan Min-Jun satu sekolah waktu TK. sama author Dari pandangan pertama, aku sudah menyukainya. Aku bahkan pernah menciumnya. Di bagian pipinya saja. kekeke Mengingat itu aku jadi malu.

Teman-temanku tidak tahu soal ini. Hanya aku saja yang tahu dan mengalaminya. Aku juga tidak tahu kami tiba-tiba saja langsung menghindari satu sama lain. Bukannya bersapa malah buang muka. Aku agak senang awalnya aku bisa bersekolah lagi dengan Min-Jun. Tapi melihat sifatnya yang seperti sekarang, aku agak ragu ini bukan Min-jun yang aku kenal.

“Sedang apa kau di sini?” Ada suara yang membuyarkan lamunanku. Ternyata itu Min-Jun! Aduh, kenapa aku jadi deg-degan begini? Ani! Aku tidak boleh terhipnotis dengannya. Aku harus jaga image di hadapannya.

Walaupun dari kecil aku memang mencintainya.

“Aku sedang di luar. Kau tidak lihat?” Jawabku ketus. Aku tidak boleh ketahuan kalo aku menyukainya. “Jangan-jangan kau dihukum lagi. Ckckck. Sampai kapan kau berubah? Banyak yeoja yang menyukaimu masa sifatnya begini? Bukannya itu merusak imagemu?” Kau yang membuat imageku hancur Min-Jun!

“Kau sendiri kenapa di luar?” Tanyaku tidak mau kalah. “Aku hanya jalan-jalan saja. Di kelasku tidak ada guru, di kelas juga berisik. Makanya aku keluar jalan-jalan saja sampai sekarang.” Katanya datar. Tiba-tiba aku punya ide!

“Ayo kita pergi dari sini!” Aku menarik tangannya >.<

Jam 10.00. Aku memberhentikan Min-Jun di lapangan. Jam ini para siswa sedang beristirahat. Lama-kelamaan banyak orang-orang yang melihat kami berdiri di tengah lapangan.

“Chanyeol! Apa yang kita lakukan di sini?! Lepaskan tanganku! Aku mau kembali ke kelas!” Suruh Min-Jun Aku sedang tidak mendengarkannya sekarang. Aku sedang berpikir mau cara apa aku menembakknya.

“Tenang saja, Chanyeol. Ini hanya taruhan saja” batinku.

Aku pun menghadapnya dan membungkukan badanku (kayak ngelamar gitu deh) dan memegang tangannya dan memulai berkata “Cho Min-Jun, maukah kau menjadi yeojachinguku?” Kataku sambil memberikan senyuman 3 jariku.

Kurasa dia kaget dengan perkataanku.

 

MIN-JUN’S POV

“Cho Min-Jun, maukah kau menjadi yeojachinguku?” Aku hanya bisa mengekspresikan wajah kagetku dan hanya mematung. Dia malah tersenyum yang terkenal itu. Aku harus menjaga image darinya. Aku tidak mau ketahuan olehnya kalau aku menyukainya sejak kami TK. Mungkin dia tidak ingat.

Banyak orang-orang yang sekarang melihat kami. Ada yang melihat kami dari jendela atas (ceritanya kelasnya bertingkat sebelahnya ada lapangan) dan juga dari lab computer dekat lapangan-karena jam istirahat jadi mereka bisa melihat-.

“Aku tidak mau!” Kataku lantang. Yang awalnya orang-orang menyoraki kami, menjadi hening seketika. Bisa kulihat wajah Chanyeol terlihat shock. Aku pun yang tidak memperdulikannya langsung pergi dari lapangan ini. Aku langsung ke kelasku.

Saat masuk ke kelasku, banyak murid meluhat ke arahku dengan tatapan “kenapa kau tidak menerimannya?”. Aku duduk di sebelah Hyeki. “Ya! Kau kenapa tidak menerimanaya?” Bisiknya padaku.

“Sudahlah aku tidak mau membicarakannya. Memangnya kalau aku menerimanya kau akan bertanya kenapa aku meneriamanya?” Tanyaku nyolot (?)

“Bukan begitu. Kau kan menyukainya sejak TK. Kau pasti punya alasnya kenapa menolaknya jadi aku bertanya padamu.” Jelasnya.

Aku sudah tidak peduli apa yang Hyeki katakan. Aku ingin ke kantin saja sebelum 10 menit lagi masuk ke kelas Kim songsaenim.

“Hyeki temani aku ke kantin yuk!” Ajakku. Dia pun mengangguk dan berjalan ke kantin bersamaku.

Saat ke kantin aku melihat si Chanyeol-lagi-dan sepuluh temannya sedang duduk di kantin. “Emm.. Min-Jun, kau tidak berpikir untuk kembali ke kelas lagi kan?” Tnaya Hyeki seakan dia mengetahui apa yang akan kulakukan saat aku melihatnya sekarang.

“Aku lapar. Aku mau beli makanan.” Jawabku datar. Aku pun pura-pura tidak melihat mereka. Bisa kurasakan (?) Chanyeol melihatku terus. Seperti mengawasiku.

Saat aku berbalik badan yang ingin menuju ke kelasku, Aku melihat Chanyeol yang sedari tadi tersenyum padaku. Aku pun langsung mengalihakan perhatian dan menarik tanagan Hyeki untuk kembali ke kelas. Dengan cepat.

Apa kau mengingatku Chanyeol?

 

CHANYEOL’S POV

“Ya! Hyung jangan melamun terus!” Kata Sehun yang duduk di depanku. Aku hanya menatapnya dengan datar. “Wow! Kau ditolak mentah-mentah olehnya? Bisanya kau langsung diterima. Tapi kali ini… ckckck” Kritik Chen. Kuakui, ya. Aku memang ditolak mentah-mentah olehnya.

Aku melihat MMin-Jun dengan temanya dan.. siapa itu? Apa itu Kai? “Chanyeol, itu bukannya “sainganmu” Kai?” Tanya Kris. apaansihkris

Aku melihat temanya meninggalkan Min-Jun meyisakan Min-Jun dan Kai. “Ou oh.. Someone is jealous.” Goda Baekhyun. Aku memang sedang on fire sekarang. Bagaiman tidak, mereka bertatapan begitu lamanya sambil berbincang-bincang. Sepertinya perbincangan serius.

Aku melihat Kai mendekatkan wajahnya kearah Min-Jun! Astaga! Ada apa ini?

 

MIN-JUN’S POV

Saat aku mau berjalan kea rah kelas, aku melihat Kai sedang menyapa kearahku. Aku hanya membalasnya dengan senyuman. Aku berbicang-bincang kecil dengannya.

Saat aku mau ke kelas, lagi-lagi ia menarik tangnku. Jarak kami sangat dekat. Aku bisa mendengar suara Baekhyun yang sepertinya mengooda Chanyeol. Pasti temannya Chanyeol tahu kalau Chanyeol menembakku tadi.

Lama-kelamaan wajahnya semakin dekat kearahku. Aduh, bagaimana ini? >.<

Tiba-tiba saja ada yang menarikku! Saat aku melihatnya, ternyata dia.. Chanyeol?! Bisa kulihat dia menatap tajam kearah Kai.

“Jangan ganggu yeojachinguku!” Katanya tajam. Kai hanya terkekeh apa yang Chanyeol yang bicarakan barusan. “Ya! Chanyeol apa yang Hmmph….” Chanyeol mentutp mulutku. “Stt.. Aku hanya acting membelamu pabo!” Katanya berbisik di telingaku.

“Kau yakin kalian pacaran? Buktikan kalau kalian pacaran.” Kata Kai menantang. Perasaanku jadi tidak enak begini.

Chanyeol mendekapku dari belakang karena ingin melindungku. Tiba-tiba saja Chanyeol beraksi (?). Aku bisa merasakan napasnya di bahuku. Aku merinding. Lalu ia mendekatkan wajahnya dan…

CHU~

Dia mencium pipi kanakku! Adu bagaimana ini? Aku harus berakting bagaimana? Pati banyak orang melihat kami sekarang. Tapi aku lega ditolong olehnya. Terima kasih Chanyeol.

 

TBC

RCL diperlukan oke! J Bye! (Note: Kayaknya chapter selanjutnya bakalan lama solnnya mau urusan UN kelas 9 ok?)

 

Iklan

2 pemikiran pada “Flashback at Senior High School ( Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s