Last Winter (Chapter 3)

Maincast : -Kris

–          Lian

–          Kai

–          Baekhyun

–          Suho

–          D.o

–          Lay

–          Xiumin

–          Chen

–          Chanyeol

–          Sehun

–          LuHan

–          Tao

Genre : Romance,sad romance

Length : 4 Part

Author : winda-chan ( @winda_chan_ )

Note : selamat baca ajah deh,, maaf jika typo bertebaran dan fanficnya kurang menarik, oh iya jangan lupa kasih komentar yah. Terima kasih. ^_^

Chapter kemarin              : “Dingin,,,” ucapku lirih. Kepala ku semakin terasa berat, udara semakin dingin dan menusuk tubuh, aku terus mengayuh sepeda. Di kejauhan ku liat seorang pria tinggi berada di depan rumahku, mungkinkah itu dia? Benarkah? Semakin cepat ku kayuh sepeda, aku tak sabar bertemu dengannya.

“Gege,,,,,” ku peluk tubuhnya dari belakang, tapi,, kenapa sangat berbeda. Ataukah? 

/Lian POV/

“Hey,, sejak kapan kau memanggilku Gege?” Suara ini,, bukan suara Tao Gege tapi,,,

“Chan,, Chanyeol  Oppa?”

“Wah,, Kau masih mengenaliku Lian”

“Lho? Maaf Oppa aku memelukmu dari belakang, aku kira kau,,,”

“Tao?”

“……..” aku hanya menundukkan kepala, aku sangat malu. Aku pikir Dia Tao Gege, tapi,,,

“Ah,, tak apa Lian.. aku mengerti”

“……..” Aku merasakan tubuhku terasa berat sampai aku tak mampu menahan beban tubuhku dan gelap,,,

                Perlahan ku buka mataku, semua terasa berat dan semua terasa berputar. Ku coba menerjabkan mata untuk mengatur pandanganku yang sedikit kabur.

“Lian kau sudah sadar?”

“Kris Gege?”

“haahh,,, Syukurlah kau sudah sadar, Gege khawatir padamu”

“Em,, Maafkan aku karna membuat Gege khawatir, aku gak bermaksud,,,”

“Sudahlah, yang penting kau sudah sadar, sebentar Gege akan panggilkan Lay untuk membuatkan makan untukmu”

“Eh,, tunggu ge..” tanpa sadar ku pegang tangan Kris Gege.

“Ada apa?”

“Tadi aku Bertemu Chanyeol Oppa, sekarang dia dimana? Aku ingin bertanya tentang Tao Gege padanya”

“Chanyeol yah? Sebentar Gege panggilkan, Chanyeol mungkin masih di bawah”

“Terima kasih Ge”

                ku pandangi terus foto namja yang membuat mata, fikiran dan bermimipi tentangnya. Selalu hanya mampu melihat senyumnya di foto.

“Ge,, Chanyeol Oppa udah pulang, kenapa kau belum pulang? Atau setidaknya kau beri aku kabar lagi” ku tatap lekat-lekat foto itu dan terasa basah di pipi. Ku seka setiap bulir yang jatuh dari pelupuk mata ini.

“Ge,, aku akan menunggumu di tempat itu, tepat hari dimana kau berjanji padaku. Tanggal 14 Desember dan itu berarti 14 hari lagi”

Ciieeettt

                Suara pintu mengejutkanku, perlahan ku lihat seseorang bukan tapi 2 orang memasuki kamar,

“Chanyeol Oppa, dan Baekhyun Oppa?” tanyaku bingung.

“Hai Lian,, Bagaimana Keadaanmu?”

“Sudah Baikkan Oppa, tapi,, kenapa Chanyeol Oppa dan Baekhyun Oppa ada di sini? Bukannya liburan kaLian masih 2 munggu lagi yah?”

“eh?? Dari mana kau tau Lian?” ucap baekhyun oppa dengan ekspresi terkejut.

“Tao Gege yang memberitahuku, tapi,, kalau Chanyeol Oppa sama Baekhyun Oppa di sini berarti Tao Gege juga sudah pulang?”

“Eh,, i-it itu,, eumm,,, em,,,”

“Kenapa Chanyeol Oppa? Apa Tao Gege belum pulang atau,,”

“Eh? Tao yah,, Tao masih belum pulang Lian, tugas akhirnya belum selesai jadi kami duluan pulang” Baekhyun oppa memotong kata-kataku.

“Oh gitu yah? Aku kira Tao Gege gak jadi pulang”

“eumm,, kalau soal itu kami gak tau, maafkan kami ya Lian”

“Eh,, minta maaf? Untuk?”

“Tidak untuk apa-apa, kami hanya ingin minta maaf padamu, ya khan Yeol?”

“Eh iya,, kami minta maaf yah”

“Eumm,, iya” ku tatap lagi foto yang sedari tadi di tangan.

“itu foto siapa Lian?”

“Ini foto Tao Gege, Oppa”

“T-Tao?!” ucap Baekhyun Oppa dan Chanyeol oppa bersamaan.

“Lho? Kenapa? Gak perlu sekaget tu juga khan Oppa?” tanyaku heran, tapi,,

“Maaf kan kami Lian, oh ya lebih baik kamu istirahat, sampai jumpa”

                Mereka meniggalkanku begitu saja, ntah lah. Mereka seperti menyembunyikan sesuatu dariku. Tapi apa?

/Skip/

                Kesehatanku semakin menurun, dan sekarang di sini lah aku. Tempat yang paling membosankan, semua ruangan berwarna putih, bau obat menyengat di di hidung dan, jarum infus yang seenaknya di tusukkan ke padaku.

“Bagaimana keadaanmu sekarang Lian?”

“Aku sudah mulai baikan, kapan aku boleh pulang?” pertanyaan yang sama  terlontarkan jika seorang dokter atau perawat masuk ke ruanganku.

“Mungkin besok kau akan pulang Lian, keadaanmu memang sudah membaik tapi sebaiknya kau di rawat 1 hari lagi”

“Dokter, aku ingin pulang”

“Belum waktunya kau pulang, istirahatlah dulu”

“……..” Dokter yang menyebalkan,, untung dia ramah dan memiliki wajah Malaikat, jika tidak, mungkin aku sudah lari dari tempat ini.

“Baiklah aku pergi dulu yah”

“Eh,, dokter Suho tunggu”

“……..”

“ma-maaf aku memanggil namamu, tapi aku gak salah sebutkan?”

“Iya, kau memang gak salah sebut, ada apa kau memanggilku?”

“bolehkah aku makan masakan Lay Gege atau masakan D.o Oppa? Aku bosan dengan makan Rumah sakit.”

“Ya boleh sja, asalkan makanan itu sehat”

“Terima kasih Dokter Suho” ucapku sambil tersenyum. Aku senang akhirnya aku di izinkan makan  masakan Lay Gege dan D.o Oppa, 1 minggu lebih di rumah sakit dan makan makanan yang tidak enak.

“Ge,,, Gege dengarkan tadi? Aku mau masakan Lay Gege masakan aku makanan yang enak yah?”

“Iya, yang penting kau sehat Lian, Gege akan buatkan apa yang kau minta. kau tunggu di sini yah, Gege pulang sebentar, kau di sini bersama D.o dan,,,”

“Dan siapa Ge?”

“Chen dan Xiumin Gege”

“lho bukannya mereka sedang bekerja di luar kota Ge?”

“Mereka sedang liburan, sebentar lagi mereka akan datang, dan pastinya kamarmu ini akan ramai”

“Iya ge,,,, “

                D.o oppa memang sangat baik, dia terus menemaniku. Terkadang dia membuat aku tertawa karna gurauannya, candaan kami terhenti saat ada yang memasuki ruanganku.

“Lian,, kami datang..”

                Terlihat dua orang yang ku tunggu dari tadi, Chen Gege dan Xiumin Gege, mereka membawakanku boneka,, gak hanya satu mereka membawa 2 boneka, yang satu panda dan yang satu Beruang. Dengan senyum yang manis mereka memberikan boneka itu padaku.

“Boneka Panda ini mengingatkan aku pada Tao Gege, Oppa” ucapku pada D.o Oppa.

“Benarkah?”

“Iya, sangat mirip dengan Tao Gege”

“Itu memang dari Tao Lian” ucap Xiumin Gege

“Benarkah? Kok ada pada Gege? Dan kenapa memberikannya melalui Gege? Kenapa gak secara langsung?”

“Hadduhh Lian, pertanyaanmu terlalu banyak,, Gege bingung gimana jawabnya”

“Biar aku jelaskan Ge, Beberapa bulan yang lalu kami bertemu Tao di Hongkong, dan dia langsung membeli boneka ini dan menitipkan pada kami dan dia bilang dia sangat merindukanmu Lian”

“Chen Gege gak bohong kan?”

“untuk apa aku berbohong padamu Lian? Gege Menyayangimu Lian, tak mungkin Gege membohongimu Lian”

“Terima kasih Ge, aku senang mendengarnya dan aku sudah tak sabar ingin bertemu dengan Tao Gege”

“……………”

“Kenapa diam Ge?”

“ah,, gak apa-apa Lian, oh ya, kau sudah minum obatmu?”

“oh iya,, aku lupa,, tapi,, aku mau makan masakan Lay Gege dulu.”

“ya, terserah kamu aja”

                Candaan kami berlanjut, sesekali mereka melakukan hal aneh yang membuatku tertawa dan melupakan rasa sakit ini. waktu memang terlalu cepat berputar dan kamar ini jadi sepi lagi, hanya foto itu yang selalu menemaniku.

“Ge,, besok aku akan pulang dari Rumah sakit dan kau tau kenapa aku ingin cepat pulang? Karna 2 hari lagi kita akan bertemu, aku akan datang ke tempat itu dan aku akan berdandan  cantik di hari itu.. aku tak ingin melewatkan pertemuan kita setlah 1 tahun lebih kau meninggalkanku, tunggu aku ya Ge..” fto itu ku dekap dengan erat hingga mata ini menuutp sempurna.

 “Lian,,,”

Sebuah panggilan nama yang manis, suara yang sangat indah yang pernah memanggil namaku. aku harap benar dan terus mencari sumber suara. Berjalan terus dan terus, aku tak bisa lihat apapun karna semuanya ‘Gelap’

 “Ge,, kau di mna? Aku tak bisa melihatmu,, “

“Lian,,,”

“iya,, ini aku Ge,, kau di mana?”

“LIIIAAAAANNNNNN….!!!”

Suara indah itu berubah menjadi sebuah teriakan yang memilukan.

“Ge,, Gege,, Kau kenapa? Ge,, jawab aku,, Gegeeeee…..”

                Ku buka mata dan nafasku terasa tersengal. Deruan nafas yang tak teratur dan terasa sesak, kepalaku terasa sangat berat  dan terlihat semua berputar. Apa yang terjadi? Kenapa aku bermimpi hal aneh? Tao Gege kenapa?

“Lian,, kau kenapa?”

“Kris Gege…” sontak aku memeluk Kris Gege, dan tangisku pecah.

“Kau kenapa Lian? Apa kau bermimpi buruk?”

“……..” aku masih menangis dan semakin terisak.

“Ada apa Kris Gege?”

“Lian sepertinya bermimpi Hal buruk, Lay”

“Benarkah? Lian kau baik-baik sajakan?”

“……” aku masih gak bisa menjawab apapun selain isakkan kecil yang terlontar dan terasa perih pada hidungku,

“Lian, hidungmu,, kau mimisan,,,” ucap Lay Gege panik

                Langsung aku melepaskan pelukkan segera memegang hidungku dan benar darah mengalir dari hidungku dan baju Kris Gege juga ada bercak darahnya.

“Sebentar biarku panggilkan Dokter”

“Gak usah Ge…” ucapku menghentikan langkah Lay Gege.

“kenapa?”

“Aku ingin pulang Ge,, aku tak mau di sini terus, aku mohon Ge. Jika Gege panggil Dokter Suho, nanti dia tak akan izinkan aku pulang.”

“Tapi Lian,,,”

“Aku mohon Ge…” ucapku memelas.

“Baiklah, tapi sebaiknya kita bersihkan darah yang ada di hidungmu”

“em,,, iya Ge” ucapku dengan tersenyum.

/Skip/

“Rumah memang sangat menyenangkan”  lengkunagn manis terukir di bibirku saat melihat setiap sudut tempat tinggal kami.

“Gege antar kamu ke kamar ya”

“eh? Tapi aku masih ingin di sini Ge, masih ingin liat keadaan rumah Ge, aku kangen sama rumah ini”

“Lian,,, Kau baru keluar dari Rumah Sakit sebaiknya kau Istirahat dulu”

“Ge,, ku  mohon”

“Huufftt,,, Baiklah, Gege akan temani kamu. Lay, siapkan makan siang ya”

“Iya Ge”

                Aku mengitari setiap sudut rumah, mulai dari halaman, Ruang tamu, Kamar-kamar dan ruang Dapur, ntah kenapa aku sangat merindukan rumah yang ku tinggalkan selama seminggu lebih.

Esok Harinya

                Aku menata rapi Rambut, ku pakai sweeter berenda yang sederhana dengan rok selutut dan sepatu booth. Tak lupa polesan tipis agar di wajahku agar terlihat lebih segar. Ku biarkan rambut panjang ini tergerai dan hanya ada Jepitan rambut berwarna Lavender sebagai penghiasnya.

“Aku siap…”

Tak lupa ku bawa sarung tangan di kantong sweeter.  ku lihat kalender kamar, Tepat tanggal 14 Desember, hari yang di nanti tiba. Sebelum aku pergi, aku membereskan kamar. Boneka panda dan boneka dari Xiumin gege dan Chen gege tersusun rapi di atas ranjang, tak lupa foto Tao gege dan foto kami berdua ku letakkan di pelukkan boneka panda itu.

                Perlahan  aku melangkah menuruni satu persatu anak tangga, sepertinya aku belum sembuh total, semua terasa berputar tapi tak ku perdulikan karna hari ini rasa rindu Terhadap Tao Gege.

“Ge,, Aku berangkat ya.”

“Kau mau kemana Lian?” tanya Kris Gege

“Mau ke Taman Ge,,”

“Ke taman? Ngapain? Di luar sedang turun salju dan kau baru kemarin keluar dari rumah sakit”

“Aku baik-baik saja Ge, aku akan bertemu dengan Tao Gege hari ini”

“Ah,, Kau tak pelu pergi Lian.. Dia gak akan datang”

“Apa maksud Kris Gege? Dia akan datang Ge aku yakin dia akan datang dan akan memenuhi janjinya padaku”

“Lian, Gege mohon kau jangan pergi. Di luar sangat dingin Lian, Gege takut kamu kenapa-kenapa”

“Aku akan baik-baik saja Ge”

“Tapi,,,”

“Ku mohon Ge,,, aku hanya ingin bertemu dengannya, bertemu dengan Tao Gege”

“Lian,,, “

“Aku pergi ya Ge….” Segera  aku melangkah keluar dan pergi ketaman tempat aku dan Tao Gege sering bertemu. Dan Di sinilah aku duduk menunggu Tao Gege, terlihat seorang Pria menghamipiriku. Sosoknya semakin dekat dan sosok itu….

TBC

Hah,,, mimpi apa saya kemarin. Kenapa jadi begini nih cerita,, akh,, saya pusing,, tinggalkan komentar yah,, tinggal satu chapter lagi lho,, hehehehehe

Iklan

Satu pemikiran pada “Last Winter (Chapter 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s