I Love You, Kkamjong (Chapter 3)

Title                       : I Love You,Kkamjong (chapter 3)

Author                  : Kim Young Ki

Twitter                  : @Kimyoungki_

Genre                   : romance,school life,arranged married,comedy,fluff

Leght                     : chaptered

Rating                   : PG-13

Cast                       : Kim Jong In(EXO-K),Kim Young Ki (OC),Oh Sehun(EXO-K)

Support cast       : jung soojung (f(x))

Member EXO

Shin Minah (OC)

Lee Jung Ah (OC)

Wp                         : http://kimyoungki23.wordpress.com

Disclaimer             : masing masing milik tuhan kecuali ceritanya saja milik saya !!

Note                      : ini ff pertama aku ,hasil karya aku sendiri!!jadi kalau ceritanya GJ,jelek,typo bertebaran         atau yang lainnnya maklumi ya J ,jangan lupa juga RCL yaaaa(aku bakal seneng banget kalau banyak komen)

Gomawo^^

Authors note     : kalau tulisannya miring itu berarti bahasa Indonesia ya..

Summary             : Hanya sepenggal kisah cinta yeoja sederhana  bernama Kim Young Ki mulanya hidupnya tentram dan damai namun,hidupnya menjadi rumit saat ia dijodohkan dengan namja tampan yang bernama Kim Jong In dan masuk kedalam urusan cinta segitiga.

Apa yang terjadi selanjutnya??

pizap.com10.274931711610406641384328309093

*****************************

[review]

“Mian,sepertinya putra kita terlambat.”

Apa katanya putra? Bukannya anaknya perempuan?

Belum sempat aku bertanya tapi lebih dulu ajussi Kim dengan cepat berujar.

“Oh,itu dia Jong In-ah disini!!”

Apa katanya Jong In? jangan bilang kalau Jong In yang itu! Kutengokkan kepalaku kebelakang dan benar saja orang yang tak ingin ku temui ada di depan mataku sekarang.

“Neo?” Ucap kami bersamaan.

“ oh jadi kalian sudah saling mengenal,bagus kalau begitu jadi,perjodohan ini akan berjalan lancar”

“MWOO”

****************************************

Chapter 3^^

 

AUTHOR POV

 

Suasana makam malam itu berlangsung canggung bagi Young Ki dan Kai,keduanya bahkan tidak pernah berpandangan sama sekali.

“Jong In-ah bagaimana? Kau menerima perjodohan ini kan?” Ucap Ny.Kim Ah Rin membuka pembicaraan.

“Aku terserah kalian saja.”

Terlihat raut muka kaget tergambar jelas di wajah cantik Young Ki.

“Ehm,bagus bagaimana denganmu Young ki-ah?” Tanya Ny.Kim Ah Rin beralih ke Young Ki.

“Ehm,aku….aku,kurasa aku…belum siap dengan perjodohan ini ahjumma.Jwoeseonghamnida.” Jawab Young ki dengan kepala tertunduk dan tangan bergetar,yang otomatis mendapat tatapan tajam dari kedua orang tuanya.

“Young Ki-ah aku mengerti posisimu tapi ahjumma minta kau jalani dulu hubungan ini,ahjumma mohon padamu.” Mohon Ny.Kim Ah Rin kepada Young Ki dengan mata yang berbinar sambil menggenggam erat tangan young Ki.

Young ki yang mendengar itu hanya bisa menatap ke dua orang tuanya seolah mencari jawaban diantara mata kedua orang tuanya itu.Namun,yang ia dapatkan hanya tatapan mengancam dari kedua orang tuanya.

‘Bagaimana ini?’ batin Young Ki

“Ba-Baiklah,akan ku coba ahjumma.”

“Jinjja? Ah gomawo Young ki-ah dan mulai sekarang panggil aku umma jangan ahjumma,arraseo?”

“Ne.”

“Oh,iya kudengar hari ini dilaksanakan fertival kembang api di sungai han,Jong In-ah kau maukan pergi kesana bersama Young Ki? Hitung hitung memberi tau Young ki jalan dikorea.Bagaimana kau mau kan?” Ujar Ny.Kim Ah Rin panjang lebar.

“Ahju- ehm.Maksudku,umma tidak perlu seperti itu ,gwaenchana aku bisa belajar sedikit-sedikit tentang jalan dikorea.” Jawab Young Ki terburu-buru

“Aigoo,tidak usah malu-malu seperti itu Young Ki-ah.Byung Hee-ah,Mi Sun-ah tidak apa-apakan jika hari ini Young ki pulang malam?”

“oh,gwaenchana,Young Ki-ah kau boleh pergi bersama Jong In.”

 

**************************

 

YOUNG KI POV

 

“Hah.”Kuhembuskan nafasku kasar.Kenapa sih namja ini meng’iya’kan permintaan ummanya.Diakan sudah mempunyai yeojachingu,kenapa ia menerima perjodohannya? dan kenapa ia mau mengajakku ke festival kembang api? Benar benar membingungkan.Dan jadilah aku sekarang berada dengan namja itu dimobilnya dengan suasana canggung pula.

“Ada yang inginku bicarakan denganmu.” Ucapnya membuka pembicaraan.

“Bicaralah.”

“Tidak disini,pabo.”

“Apa kau bilang? Panggilan itu lebih tepat diajukan padamu,PABO!” Timpalku dengan sedikit ditekankan pada kata PABO.

“Diamlah,aku sedang menyetir,PABO.”

‘Aish,jinjja kenapa nasibku sangat amat buruk’ Racauku dalam hati.

 

Sesampainya ditempat festival.

 

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanyaku.

Saat aku melihat kearah namja itu,seketika mataku melebar dalam sekejap,tepat dibelakangnya aku melihat 2 orang yang baru aku kenal akhir-akhir ini,ya orang itu adalah Minah dan Jung Ah.

‘Hah,ottokae? Akukan bilang pada mereka kalau hari ini aku ada acara keluarga,bagaimana jika mereka mengira bahwa aku,tidak mau ikut dengan mereka karena aku pergi dengan namja ini,ottokae?’ Batinku panik.

Tanpa pikir panjang aku langsung bersembunyi di badan namja itu.

“Yak,yeoja pabo apa yang kau lakukan,eoh?” Tanyanya bingung.Aku tau dia bingung dan akan marah-marah padaku setelah ini tapi,keselamatanku lebih penting sekarang.

“Sunbae,kuharap sekarang kau jangan berisik.Sssttttt!!”

Saat hendak melihat keadaan sekitar,namun tanpa sengaja padanganku dan Minah saling bertemu! Segera saja aku bersembunyi lagi di badan namja itu,kulihat namja itu semakin kebingungan dengan tingkahku,samar-samar aku mendengar suara Minah dan Jung Ah memanggilku! Dan tanpa pikir panjang lagi aku langsuung menarik tangan namja itu menjauh.

“Yak,apa yang kau lakukan eoh? Dasar yeoja pabo!” Bentaknya dengan nafas yang memburu.

“Sunbae tadi itu aku melihat ada temanku.” Jawabku sambil berusaha mengatur nafasku.

“Yak,kau itu memang bodoh ya?jika ada temanmu mengapa harus lari?”

“Temanku pasti akan menanyaiku yang tidak-tidak jika aku jalan berdua denganmu,!!bisakah kau berhenti membentakku dan mengataiku pabo? Memangnya kau itu pintar apa?”

“Yasudah,Tidak usah dibahas lagi.Akanku bicarakan apa maksudku mambawamu kesi-“

“Stop!” Ucapku memotong pembicaraannya.

“Sunbae apa kau tidak haus?lebih baik kita bicara di kafe itu saja,ne?”lanjutku sambil menunjuk salah satu kafe terdekat.

“Baiklah.” Jawabnya.

Setelah memesan minuman aku dan namja ini memilih duduk dekat dengan jendela kafe.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanyaku tak sabaran.

“Ini soal perjodohan,kau jangan salah paham dengan ini,aku menerimanya karena jika semua fasilitasku akan ditarik.” Aku mendengus kecil mendengarnya.

“Tidak perlu dijelaskan aku juga sudah tau alasannya,tunggu tapi bagaimana dengan soojung sunbae? Kita harus cari cara agar perjodohan itu dibatalkan!”

“Itu urusanku! Urusi saja urusanmu sendiri! Nanti akan kupikirkan cara agar perjodohan kita dibatalkan!”

Dasar cowok gak berperasaan!” Gumamku sangat pelan sampai tidak dapat didengar oleh siapapun.

“Oh,kau harus punya segera punya namjachingu!” Ucapnya yang membuatku melebarkan mataku seketika.

‘WHAT APA KATANYA? SEGERA PUNYA NAMJACHINGU?’ Batinku kaget.

“Untuk apa?” Tanyaku penasaran.

“Untuk membuat orang-orang tidak curiga,dan bilang saja pada ummamu bahwa kau telah mempunyai namjachingu.”

‘Bagaimana ini berpacaran saja tidak pernah apalagi memiliki namjachingu dalam waktu dekat,itu tidak mungkin bagiku! Umma pasti tidak percaya jika aku punya namjachingu,jika aku berkata jujur pada namja ini,aku pasti akan diejek habis-habisan lebih baik aku cari alasan saja! Berfikir Young Ki,berfikir!’ Batinku.

“Ehm,bagaimana denganmu? Bukankah kau sudah memiliki yeojachingu? Kenapa bukan kau saja yang melakukan hal itu?” Tanyaku.

“…….” Tidak ada jawaban darinya.

‘Kenapa ia tidak menjawab,membuatku kesal saja!’ Rutukku dalamhati.

“Kau saja tidak mau,lalu kenapa kenapa aku harus mau,yang ada nanti orangtuaku tidak akan percaya padaku,akukan ti-“

“Young Ki pabo,kenapa bisa keceplosan seperti itu.” Rutukku pada diriku sendiri.

“Ti apa?” Tanyanya penasaran.

“Ah,hahah tidak usah dibahas sunbae itu tidak penting!”jawabku panic.

“Biarku tebak kau tidak pernah berpacaran kan?”

‘Tepat sekali sunbae,kau memang pintar.’

Kutundukkan kepalaku dan tidak berniat menjawab pertanyaannya.

“Tidak usah dijawab,aku sudah tau dengan jawabannya” lanjutnya yang membuatku terkejut dan spontan memegang wajahku sendiri.Kudengar ia terkekeh kecil melihat tingkahku.

Karena menyadari kebodohan yang telah kuperbuat aku hanya bisa menundukkan kepalaku malu.

‘Kenapa udara disekitar sini memanas ya?’

Aku tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan wajahku sekarang. Pasti sudah memerah seperti kepiting rebus

“Baiklah kita pikirkan cara lain saja.” Ujarnya.

“Jika kita menikah kau jangan pernah member tau kepada siapapun.”

Mataku membulat sempurna mendengar ucapannya.

“Kau  jangan pernah bicara seperti itu,kita tidak akan pernah menikah!” Ucapku tegas.

“kenapa kau begitu yakin? Umma itu keras kepala,ia tidak akan melepas apapun yang sudah menjadi keinginannya.”

Aku seperti pernah mendengar kata-kata itu tapi dimana ya?? Ayo berfikir dasar Young Ki pabo!

Oh,iya Jung Ah yang mengatakan itu(read:chapter 2).Heh ternyata anak dan umma sifatnya sama saja!

“Mengerikan.” Gumamku sangat pelan sampai tidak dapat terdenger oleh siapapun.

“Ehm,bagaimana kalau kita buat perjanjian saja,otte?” Tanyaku,kulihat ia menaikkan sebelah alisnya tanda bingung.

“apa isinya?”

“Dariku 3 permintaan dan darimu 3 permintaan,otte?

“Baiklah.Dariku, jangan pernah menggangguku disekolah atau anggap saja kita tidak saling kenal,untuk saat ini itu saja dan 2 permintaan lagi akan kusampaikan nanti.”

“Baiklah untukku,pertama dilarang keras adanya skinship! Da-“ Belum selesai aku bicara tapi lebih dulu dipotong oleh namja itu.

“Heh siapa yang mau menyentuhmu,eoh? Lihat badanmu saja rata tidak ada menariknya” Ujarnya dengan nada menyindir.

“Yaaa,aku hanya berjaga-jaga saja siapa tau mulutmu berkata seperti itu tapi pikiran dan hatimu berkata yang sebaliknya? Tidak ada salahnyakan berjaga jaga? Dan kedua kau tidak boleh menyakiti hari seorang yeoja dan ketiga akan kuberi tau nanti.”

“Yak,apa-apan itu kenapa perjanjian kedua berhubungan di luar kita?” tanyanya menggebu-gebu.

“karena dari yang kulihat selama ini,kau terlihat seperti sedang memainkan hati soojung sunbae dan aku tidak suka dengan itu.Jadi,ku buatlah permintaan seperti itu.”Jelasku panjang lebar.Kulihat ia menatapku dengan tatapan tajamnya,tapi tak lama setelah itu ia berujar.

“Sudahlah ini sudah malam ayo kita pulang.”

“Sunbae kita kan sudah disini jadi bagaimana kalau kita tunggu sampai acara kembang api dimulai? Akukan jarang jarang kesini,ne?”Ucapku dengan memasang wajah memelasku.

“Yasudah tapi jangan lama lama.”

 

**********************

 

Keesokan Harinya

 

YOUNG KI POV

 

Aku merasa tubuhku diguncang-guncang oleh seseorang.Siapa sih yang berani membangunkanku!! Kurasa aku baru tertidur kurang lebih 2 jam,tetapi mengapa sudah dibangunkan.MENGGANGGU SAJA!! Ini pasti kelakuan umma.

“Heh yeoja pabo bangun!” Ucapnya padaku.

Tunggu,’yeoja pabo’?? umma tidak pernah memanggilku seperti itu.Yang memanggilku seperti itukan hanya namja tak berperasaan itu,tapi segera kutepis semua pemikiran itu.itu pasti umma,mana mungkin namja itu ada dikamarku sekarang. 

 “Yak,bangun!” Ujarnya sambil mengguncang badanku lebih kencang.

“Ehm,sebantar lagi umma!!”

“Yak,aku ini bukan ummamu tapi aku Kim Jong In!!” Mataku terbelalak ketika mendengar ucapannya.

“KYAAA,keluar dari kamarku namja yadong!!keluar dari kamarku!” teriakku sambil memukul-mukulkan bantal kearahnya.

“Yak kenapa memukulku? Baik aku keluar.”

Setelah ia keluar dari kamarku tubuhku tiba-tiba melemas,aku menutup wajahku dengan kedua tanganku,aku sangat malu,tidak bisa kubayangkan seberapa merahnya wajahku sekarang.

Setelah selesai bersiap-siap,aku bergegas turun kebawah untuk sarapan,kulihat ada appa,umma ,dan…namja yadong nan byuntae itu di meja makan.Untuk apasih namja yadong itu kerumahku sepagi ini?

“Oh,Young Ki-ah kau sudah selesai bersiap-siap? Ayo kemari,kita sarapan bersama.” Ujar ummaku. Aku tidak membalas ucapan umma dan langsung duduk sambil memasang wajah datarku.

Sebernarnya aku masih sangat kesal dengan appa dan umma karena sudah menjebakku untuk menerima  perjodohan itu.Itu sama saja mereka menjerumuskanku masuk ke kandang harimau!!

“Young Ki-ah berhentilah memasang wajah seperti itu,nanti kecantikanmu akan luntur!” Ucap appaku.

Aku mendengus kecil mendengarnya,Mereka itu tidak peka sekali terhadap perasaanku!!.

“Oh iya,hari ini kau berangkat bersama Jong In,ne?”

“Mwo,memangnya pak Park kemana?” Tanyaku,aku tidak mau jika harus pergi kesekolah dengan namja itu.lagi pulakan adakan ada pak Park-supir pribadiku-

“Eoh,pak Park akan mengantar umma kesuatu tempat.”

“Umma..” Rengekku dengan suara manja.Tapi yang kudapat malah tatapan tajam dari umma dan appa.

 

*********************

 

“Kita akan naik itu.” Tanyaku sambil memasang wajah horor.

“Ne.”

Aku tidak mau naik benda beroda 2 yang disebut motor itu! Cukup sekali saja aku mempunyai pengalaman buruk tentang motor,aku tidak mau menambahnya lagi.

“kau tidak mau naik? Kalau tidak mau akan kutinggal.”

Kutolehkan pandanganku kearahnya.Aku terkejut,sejak kapan ia menaiki motor? Dan sejak kapan ia sudah memakai helm? Karena terlalu asik melamun aku jadi tidak memerhatikan keadaan sekitar.

Bagaimana ini naik,tidak,naik,tidak? Jika aku tidak naik,nanti aku berangkat dengan apa? Aku kan tidak terlalu hapal jalan menuju sekolah.Kuhembuskan nafasku kasar,yasudahlah tidak ada pilihan lain,sekali-sekali naik motor setelah kejadian buruk itu tidak apa-apa kan?

“Ne.” Ucapku dan segera menaiki motornya.

“Pegangan.”

Aku tidak tau harus pegang apa.jadi,kuputuskan untuk memegang kerah bajunya.

“Uhuk…Uhuk.Yak,kau mau membunuhku eoh? Jangan pegang kerah bajuku!”

“Lalu aku harus pegang apa?”

“Apa saja asal jangan kerah bajuku.”

“Kenapa kau mau mengantarku kesekolah?” tanyaku.

“Memangnya apalagi? Tentu saja dipaksa umma.” Jawabnya.

‘Sudah kuduga’

 

*****************************

 

Sesampainya di sekolahaku langsung turun dari motornya dan tidak lupa mengembalikan helmnya. Kutengokkan kepalaku ke segala arah untuk memastikan tidak ada orang.

“Huh” Kuhembuskan nafasku kasar.Untung tidak ada siapa-siapa disini.Segera saja kulangkahkan kakiku memuju kelasku.

Sesampainya dikelas tepatnya dimejaku.(ribet deh-_-) Seperti biasa aku selalu disambut oleh temanku-Minah-

“Young Ki-ah,kau tau tidak kemarin saat di festival kembang api,aku dan Jung Ah seperti melihat orang yang mirip sekali denganmu dan kai oppa.Hah lucu sekali ya?” Ujar Minah tertawa.

“Oh,..n-ne itu lu..lucu sekali hahah” Timpalku panic.

Ddddrrrrtttt……..dddddrrrrttttt

Tiba-tiba saja handphoneku bergetar tanda ada pesan masuk.

From 0628-xxxxx

Ini aku Kai

Saat pulang sekolah nanti temui aku di parkiran,umma ingin bertemu denganmu

To 0628-xxxxx

Aku mengkerutkan keningku dari mana namja itu tau nomerku? Ah sudahlah tidak usah dipikirkan.

 

****************

 

Saat Pulang Sekolah

 

Sesuai dengan perintahnya sekarang ini aku sudah berada di parkiran,tapi apa? Namja itu sama sekali belum menampakkan batang hidungnya sekalipun.Aku mendengus kesal karena namja itu belum muncul sejak 10 menit yang lalu.

‘Hah dia yang buat janji,dia yang terlambat.’ Batinku meracau.

Setelah sekian lama menunggu,akhirnya namja itu muncul juga.

“Ya,kenapa kau lama sekali,eoh?” Bentakku padanya

“Berisik sudah ikut saja aku.”

“Kita mau kemana?”

“Molla,aku tidak tau tempat apa itu,umma hanya memberi tau alamatnya.”

 

******************

 

Aku menngernyitkan keningku,sesampainya di tempat tujuan.Bukankah ini butik,untuk apa umma Jong In sunbae menyuruh kami kesini?

“Ayo masuk.”

Akupun menuruti perintahnya dan segera masuk,saat sudah didalam aku terkejut karena ada ummaku juga disana

“Umma.” Ujarku yang lebih terdengar seperti gumaman.

“Owh,kalian sudah datang!” Ucap umma Jong In sunbae.

“Umma untuk apa menyuruh kami kesini?” Tanya Jong In kepada ummanya.

“Kau kira untuk apa lagi Jong In-ah? Tentu saja untuk fitting baju pernikahan kalian.” Jelasnya Sontak membuatku melebarkan mataku dan hampir membuat nya keluar dari tempatnya.

“MWOO?!!”

 

                                                                                        TBC

Otte,Gimana? Jelekkah?Makin GJkan? Otak aku lagi eror nih! Untuk kedepannya aku usahain buat lebih bagus lagi.

Don’t forget to RCL 😉

 

 

 

21 pemikiran pada “I Love You, Kkamjong (Chapter 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s