Goodbye!

1000951_595614397157216_758052326_n (1)

 Judul : Goodbye!

Author :  @Junita_Vania

Genre :  Sad

Leght : One Shoot

Rating : PG-13

Main Cast :

-Byun Baekhyun (EXO)

-Kim Jong Dae (EXO)

Disclaimer : Original FF by me (•̪ -̮ •̪).Di tengah kesibukan menjadi siswi putih abu-abu.Saya sempatkan untuk membuat FF ini.Kalau ada banyak typo atau kata-kata yang sulit dipahami jiwa raga anda dan dulang-ulang (?) Saya mohon maaf sebesar-besarnya (`▽´)-σ

NO PLAGIARISM (•̅_•̅ )

Enjoy my new fan fiction ^^

Ppyong~~~

———————————————————————————————————————

Hallo.Aku perkenalkan aku Baekhyun.Sekarang aku duduk di bangku kelas SMA. 

Dari kecil aku mempunyai seorang sahabat,namanya Jongdae.Kami bersahabat baik dari bangku Sekolah Dasar.Kalau dihitung-hitung kurang lebih 11 tahun aku bersahabat dengannya ^^

Kami selalu pergi bersama,makan bersama,apa-apa kami lakukan bersama,tak jarang kami juga main game bersama.Sungguh sangat menyenangkan menghabiskan waktu dengan sahabatku itu.Karena keceriaannya,aku selalu merasa semangat dan mood ku selalu baik 🙂

Namun belakangan ini Jongdae menjadi kurang ceria,dia selalu murung,dan tak jarang juga ia melamun.Aku sangat cemas,aku selalu bertanya padanya apa dia baik-baik saja,tapi dia selalu menjawab dia baik-baik saja,hanya kurang enak badan.Ya,aku berpikir dia mungkin cuma kurang istirahat.

Esoknya,sungguh mengagetkan bahwa Jongdae tiba-tiba pingsan saat pelajaran Bahasa Inggris.Kami yang khawatir langsung membawanya ke UKS.Wajahnya sangat pucat,bibirnya tidak memerah lagi,aku seperti melihat mayat hidup di depanku.Sebenarnya,apa yang terjadi dengan Jongdae?

Guru memintaku untuk kembali ke kelas namun aku bersikukuh untuk menjaga Jongdae di UKS,aku tidak mau keadaan Jongdae semakin parah,aku ingin menjaganya,guru pun mengizinkan aku menemani Jongdae.Sesaat aku menatap wajah Jongdae,wajahnya mengisyaratkan bahwa penyakit yang dialaminya bukanlah penyakit ringan yang gampang diobati,wajahnya seperti tersiksa,sangat sakit,aku mulai bisa memahami keadaan Jongdae.Dia tidak baik-baik saja.Aku merindukan senyuman dari bibirnya.Kini senyum itu tak bisa terlihat lagi.

Saat pulang sekolah,Jongdae tidak juga sadarkan diri,aku semakin cemas dan khawatir,akupun mencoba menelepon dan memberitahu orang tua Jongdae.Saat mendengar kabar bahwa anaknya pingsan cukup lama,mereka panik dan langsung memutuskan pergi ke sekolah untuk melihat keadaan anaknya.

Orang tua Jongdae pun datang sepuluh menit setelah aku menelepon mereka,mereka sangat cemas.Saat melihat tubuh anaknya terbaring lemas diatas ranjang UKS,ayah Jongdae memintaku untuk memanggil ambulans.Apakah penyakit Jongdae parah? Kenapa harus memanggil ambulans? Tanpa pikir panjang aku segera menelepon pihak rumah sakit terdekat dan meminta untuk mengirimkan ambulans.Sekarang,aku benar-benar deg-degan.Jongdae,kau sebenarnya punya penyakit separah apa?

Saat ambulans datang,akupun tetap mengikuti Jongdae ke rumah sakit,aku sudah tidak peduli dengan yang lain,yang penting sekarang hanyalah Jongdae,sahabatku.Aku ingin menjadi sahabat yang benar-benar sahabat untuknya.Aku tidak ingin meninggalkan dia disaat-saat seperti ini.Aku ingin tau keadaan  Jongdae sebenarnya seperti apa.Aku ingin dengar bahwa kondisinya baik-baik saja.

Saat sampai di rumah sakit,Jongdae langsung dibawa ke ruang ICU untuk di operasi,aku bingung apakah penyakit Jongdae benar-benar lebih parah daripada yang aku bayangkan hingga harus di operasi? Ayah dan ibu Jongdae benar benar khawatir,wajah mereka juga mulai memucat,mereka takut terjadi apa-apa dengan putra mereka.

Aku dengan rasa penasaran bertanya dengan hati-hati pada ibu Jongdae,sebenarnya penyakit apa yang sedang di derita sahabatku itu?

Dan….

Aku shock! Benar-benar shock!

Mataku terbelalak,mulutku menganga

Aku tidak menyangka sama sekali,dan Jongdae juga tidak pernah membertahuku tentang penyakitnya ini.

Dia menderita penyakit Kanker

Stadium akhir.

Sungguh tega! Dia sama sekali tidak memberitahukan sahabat baiknya ini,dia memendamnya sendiri.Bahkan dia berpura-pura bahwa keadannya baik-baik saja.Sialan

Aku ingin sekali berteriak…

Sekeras yang aku bisa

Menyesali kebodohanku yang tidak peka akan penyakit yang dia derita.

 Air mataku perlahan-lahan mulai mengalir,aku tidak bisa menahan rasa sedih ini,kata ayah Jongdae,mungkin ini saat terakhirnya,tapi,aku tidak akan percaya! Jongdae akan baik-baik saja!

Akupun mengingat-ngingat kenanganku dengan Jongdae,dan aku baru menyadari,satu minggu belakangan ini,sikapnya aneh,dia selalu ingin denganku,bahkan dia menginap empat hari di rumahku katanya dia ingin menghabiskan banyak waktu dengan sahabatnya,aku sungguh senang.Kami tertawa disaat menonton drama komedi,membicarakan game keluaran terbaru,bahkan kami bertukar tips antar lelaki (ini rahasia).Sungguh,minggu ini benar-benar penuh kenangan.Tapi apakah semua akan berakhir hari ini? Aku ingin terus melihat Jongdae.Aku ingin Jongdae tetap hidup!

Ibu Jongdae pun bercerita banyak padaku,beberapa bulan ini Jongdae menjalani kemoterapi untuk penyakit Kankernya ,tapi entah mengapa,kemoterapi yang dijalaninya tidak berefek apa-apa.Ya Tuhan,apakah ini akhir dari segalanya?

Beberapa jam kemudian dokter keluar dari ruang ICU,aku harap dia membawa berita bagus.

 Tapi aku salah.

Penyakit itu telah merenggut nyawa sahabatku.

Dadaku terasa sesak,mataku sudah tidak bisa membendung air mata.Aku tidak percaya dia sudah tiada.Sahabatku selama 11 tahun pergi beristirahat dengan tenang untuk selama-lamanya.Aku merutuki diriku yang tidak bisa berbuat banyak untuknya,aku sahabat yang tidak berguna.Ayah dan ibu Jongdae sudah pasrah,mereka juga ikut menangis atas kepergian putra mereka tercinta.

Akupun juga tidak bisa berbuat apa-apa lagi,walaupun merelakan kepergiannya sungguh berat,tapi jika diasana dia senang dan bahagia,akupun ikut bahagia disini.Yang sekarang aku lakukan adalah

Mencoba merelakan kepergiannya dan mencoba mengenang semuanya

UNTUK SAHABATKU JONGDAE.SEMOGA KAU TENANG DISANA.JIKA SAATNYA TIBA,AKU AKAN MENYUSULMU.JAGA BAIK-BAIK DIRIMU.SAMPAI BERJUMPA LAGI.AKU AKAN SELALU MENYAYANGIMU ^^

 

GOODBYE!

 

JANGAN SEKALI-KALI MELUPAKANKU!

 

KALAU KAU MELUPAKANKU,AKAN KU PUKUL KAU! HAHAHAHA

 

 

 

 

 

Di dalam hati aku selalu berdoa.Agar jongdae selalu bahagia di tempat barunya.Aku mungkin akan kesepian tanpa sahabatku itu.

DIA TAK BISA DIGANTIKAN OLEH SIAPAPUN!

 

-THE END-

Iklan

6 pemikiran pada “Goodbye!

  1. Chen-yya 😥 huaaaaaaaa~ (aku lebay ya -_-)
    Patjal patjal, sahabat sendiri aja kagak cerita apa lagu sama aku (patjal) keren thir, singkat, padat, jelas, berkesan, gooddd 🙂

  2. JONDAE OPPA…, kok bisa sih thor si chen oppa nggak kasih tau baekki oppa , wuaaaa………!!!, bagus thor aku suka banget typo ada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s