Who Is The Best For Me? (Chapter 2)

Title : Who Is The Best For Me?

Author : @JacqJacqueline_

Cast : Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Oh Sehun, Kris Wu, and others.

Pairing : HunBaek, ChanBaek, KrisBaek.

Length : Chaptered.

Rating : PG-15

Genre : School life, friend ship, romance, Little bit lime.

WARNING : YAOI, Boys x Boys. Don’t like, Don’t read. Silent reader? Please leave this page.

Previous chapter :

Chapter 1 : http://t.co/ogHx5qvPIG

***WhoIsTheBestForMe?***

Preview..

“Mianhae tapi aku harus pergi.”

DEG!

Sehun membuka matanya yang tadi tertutup. Suara itu … Suara yang terus membayanginya sejak tadi. 

Dengan kecepatan kilat Sehun mengalihkan pandangannya ke asal suara.

Terlihat seorang namja manis sedang berusaha menolak tawaran seorang namja yang sudah lumayan berumur dan lagi … Tangan namja itu berusaha meraih pinggang namja manis itu dan berusaha mencium bibirnya.

Sehun membelalak, emosinya naik seketika. Tidak salah lagi itu pasti …

Baekhyun!

CHAPTER 2

Baekhyun menatap bayangan dirinya di cermin, mengusap wajah cantiknya, lalu menghembuskan nafas.

Otaknya sedang berperang hebat.

Bagaimana caranya ia mendapatkan uang untuk biaya operasi eommanya di Buncheon dalam waktu cepat?

Eommanya sedang kritis dan uang Baekhyun sama sekali belum cukup, terlebih pekerjaan appanya hanya seorang pesuruh. Hyungnya? Hyungnya hanya bisa menghamburkan uang saja.

“Aku harus bagaimana?”

Tes..

“Baekkie.”

Baekhyun langsung menghapus air matanya ketika sahabat sekaligus anak pemilik bar ini menegurnya.

“Ada apa?”

“Aku … Hanya bingung bagaimana cara mendapatkan uang untuk biaya operasi eommaku Chen-ah.”

Chen menutup mulutnya, ia pun tahu bagaimana kondisi keuangan keluarga Byun.

“Aku harus apa?” Tanya Baekhyun pasrah.

“Emm, sebenarnya aku punya ide yang sedikit gila dan aku yakin kau tidak akan suka itu, tapi pendapatannya …..” Ucap Chen ragu-ragu.

“Apa itu?”

“Tidurlah dengan salah satu pelangganku.”

DEG!

Baekhyun membelalak. Hal itu adalah hal yang selalu di jaganya, ia bahkan belum mendapatkan ciuman pertamanya. Baekhyun mengigit bibirnya keras-keras.

“Tidak ada salahnya kau mencoba. Pelanggan tetap appaku sudah bertanya terus menerus tentangmu, ku pikir kau sangat menarik untuknya. Eum, bukan maksudku untuk menjerumuskanmu Baekhyun-ah, aku pun juga mau membantumu tapi kau tahu bagaimana watak appaku.”

Baekhyun mengangguk lemah.

“Tapi kau tenang saja, aku akan mencari bantuan.”

“Gomawo Chen-ah.” Ucap Baekhyun lalu memeluk Chen.

“Cheonma, ini gunanya sahabat kan?”

***

Baekhyun menelan ludah gugup, pasalnya ia akan segera mencoba ide gila Chen.

Ia menghembuskan nafasnya berulang kali lalu berjalan mendekati salah satu pelanggan tetap bar ini.

“Ini minumnya tuan.” Ucap Baekhyun lalu meletakan red wine di hadapan namja yang sudah berumur itu.

“Hai manis, kau yang mengantarkan minumku rupanya. Namaku Eunhyuk.” Ucap namja itu.

Baekhyun tersenyum kikuk lalu berusaha mempertahankan dirinya, ia sedang mencoba beradaptasi.

“Kau cantik sekali.” Ucap Eunhyuk lalu membelai wajah putih mulus Baekhyun.

Baekhyun membeku dan sekujur tubuhnya merinding seketika, ia tidak bisa melanjutkan ini semua.

“Mianhae tapi aku harus pergi.” Ucap Baekhyun lalu hendak kabur, tapi tangannya sudah di cengkram oleh namja itu.

“Mau kemana sayang? Kenapa buru-buru sekali? Kita bahkan belum melakukan apapun.”

Baekhyun membelalak tatkala dimana namja itu memegang pinggangnya kuat dan hendak mencium bibirnya yang bahkan belum tersentuh sama sekali oleh siapapun.

Bugh!

Bugh!

Bugh!

“Namja brengsek! Kau pikir kau siapa ha? Dasar namja mesum.” Hardik Sehun ketika namja itu sudah tersungkur dengan hidung dan sudut bibir yang mengeluarkan darah.

Baekhyun? Baekhyun hanya bisa memejamkan matanya rapat-rapat dan seluruh tubuhnya menegang hebat.

Greb~

“Mianhae, mianhae, mianhae Baekhyun-ah.” Ucap Sehun sambil mengelus kepala Baekhyun.

Baekhyun menenggelamkan kepalanya di dada bidang Sehun. Tempat yang di rasanya sangat nyaman, seperti rumah kedua untuknya.

“Mianhae.” Lirih Sehun.

Entahlah, Sehun sendiri tidak mengerti kenapa ia meminta maaf pada Baekhyun padahal seluruh dunia pun tahu bahwa Sehun tidak melakukan kesalahan apapun pada Baekhyun.

“Kau tidak salah, kenapa kau meminta maaf? Seharusnya aku yang berterima kasih padamu Sehun-ah.” Ucap Baekhyun yang masih betah menenggelamkan kepalanya di dada Sehun.

“Kita pulang.” Ucap Sehun.

“Andwae, aku masih harus bekerja Sehun-ah.” Tolak Baekhyun.

“Aku yang akan bertanggung jawab kalau kau sampai di pecat.” Ucap Sehun yang sebenarnya begitu banyak pertanyaan yang memenuhi kepalanya.

‘Oh sial’ umpat Sehun ketika matanya menangkap sosok Luhan yang masih tertawa dengan gilanya. Ia bahkan melupakan hyungnya yang sedang mabuk.

‘Mianhae hyung, bukan maksudku untuk kurang ajar padamu, akupun tidak bisa meninggalkannya.’

Sehun meraih ponselnya lalu menghubungi seseorang.

“Kai, kau masih mencintai hyungku kan? Jika ya datanglah dan temui dia di bar XOXO karena ia sedang mabuk, aku ada urusan, ku percayakan hyungku padamu, tapi jika kau melakukan sesuatu yang buruk pada hyungku, ku patahkan lehermu.”

Klik..

Tanpa banyak basa basi Sehun langsung menggandeng tangan Baekhyun dan membawanya menuju mobil sport miliknya.

***

Sehun memandang rumah kecil di depannya, sedikit tidak menyangka bahwa Baekhyun tinggal di rumah sekecil ini.

“Ini rumahmu?” Tanya Sehun.

“Ne, ini rumahku.”

“Kajja masuk.” Ucap Sehun lalu ia keluar dan membukakan pintu untuk Baekhyun.

“Kau tinggal sendiri?” Tanya Sehun lagi ketika mereka memasuki rumah Baekhyun dan tidak menemukan siapa-siapa di dalamnya.

“Ne, appa dan eommaku di Buncheon, sedangkan hyungku … Haih jangan di tanyakan dimana karena akupun tidak tahu.” Ucap Baekhyun lemah.

“Hyungmu …”

“Hyungku pemabuk dan jarang sekali pulang ke rumah.”

Sehun membelalak, bisa saja hyungnya yang mabuk itu pulang dan memperkosa Baekhyun bukan?

“Ingin menceritakan sesuatu Baekhyun-ah?” Tanya Sehun karena ia cukup bisa membaca pikiran Baekhyun yang sedang bermasalah.

Baekhyun menatap Sehun, dirinya sudah tidak bisa menyembunyikan ini lagi sendirian.

“Se..Sehun-ah.. Hiks.. Aku.. Hiks..”

Greb~

Sehun membawa Baekhyun kembali kedalam pelukannya dan mengelus kepala Baekhyun lagi, kali ini sambil sesekali mengecup puncak kepala Baekhyun.

“Aku miskin, aku tahu itu. Aku bekerja keras banting tulang siang sampai malam bekerja untuk menghidupi keluargaku Sehun-ah. Appaku hanya bekerja sebagai pesuruh, sedangkan eomma dan hyungku sama sekali tidak bekerja. Aku sekolah di EXOHigh School pun juga karena beasiswa, terlebih hyungku yang lebih suka menghamburkan uang daripada menghasilkan uang. Kemarin, aku mendapat kabar bahwa eommaku sakit parah dan harus segera di operasi, sementara aku tidak punya cukup uang untuk membiayai eommaku.. Hiks.. Anak macam apa aku.” Ucap Baekhyun dalam pelukan Sehun yang kali ini tetap sama nyamannya.

Sehun menutup matanya, dirinya mampu membayangkan sekeras apa Baekhyun menghidupi dirinya selama ini.

“Aku akan membantumu Baekhyun-ah, berapa biaya operasi eommamu?”

Baekhyun segera melepaskan pelukan Sehun.

“Bukan maksudku untuk meman-“

“Psstt. Aku tahu kau tidak memanfaatkanku, dari awal bukankah memang aku yang menawarkan bantuan? Lagipula tabunganku cukup banyak dan ku jamin aku tidak akan krisis uang.”

Baekhyun menatap Sehun dengan pandangan yang berkaca-kaca. “Gomawo Sehun-ah, jinjja-jinjja gomawo.” Ucap Baekhyun lalu memeluk Sehun lagi.

“Baekhyun kalau menangis meskipun tetap cantik tapi jadi sedikit jelek.” Ucap Sehun. “Kalau tersenyum, Baekhyun akan menjadi cantik sekali, membuatku terpesona. Jangan sedih lagi ya, aku tidak suka Baekhyun yang pemurung, Baekhyun lebih cocok jika tersenyum, mengingatkanku pada bunga matahari.”

Baekhyun terkekeh. Membuat jantungnya berdetak tidak normal dan seluruh kerja metabolisme tubuhnya meningkat, ia juga merasakan sesuatu yang hangat singgah di hatinya. Sebuah perasaan yang entah dinamakan perasaan apa, yang jelas sekarang, Baekhyun menganggap Sehun … Sangat berarti.

**WhoIsTheBestForMe?**

“Pagiii.” Teriak Chanyeol ketika Baekhyun berjalan ke arah bangkunya.

“Kecilkan suaramu pabo.” Ucap Kris yang asik membaca bukunya tanpa mengalihkan pandangannya.

“Pagi Chanyeol-ah.” Baekhyun duduk di bangkunya dan matanya meneliti kelasnya.

“Mencari apa?”

Baekhyun tersentak lalu tersenyum. “Aku-“

“Dia mencariku.” Ucap Sehun dari pintu kelas karena memang Sehun baru datang.

“Hey kawan, percaya diri sekali.” Ucap Chanyeol mendengus padahal ucapan Sehun memang 100% benar. Baekhyun memang mencari Sehun.

Baekhyun tersenyum cerah ketika mendapati Sehun berjalan masuk ke dalam kelas dan Sehun juga membalas senyum Baekhyun.

Baekhyun merasakan getaran-getaran aneh pada dirinya akibat senyuman Sehun yang menurut Baekhyun … Amat tampan.

Chanyeol memperhatikan kedua insan yang saling lempar senyum itu dan langsung berdehem.

“Ehem! Aku cemburuuu… Aku cemburuuuu.” Ucapnya.

Kris yang masih berpura-pura asik dengan bukunya dalam hati merasa sangat dongkol pada Chanyeol dan Sehun. Kris bahkan tidak mengerti dengan suhu tubuhnya yang terasa sangat panas padahal cuaca sedang sejuk di luar.

“Kalian berisik.” Ucap Kris akhirnya.

“Mianhae Kris-ssi.”

Kris membulatkan matanya, ia tidak menyangka bahwa Baekhyun yang akan merespon ucapannya. Jelas-jelas yang di maksud kalian oleh Kris itu adalah Chanyeol dan Sehun.

“Eh itu, maksudku bukan kau tapi Chanyeol dan Sehun.” Ucap Kris salah tingkah.

“Huahahaha.”

Kris mendelik. “Kenapa kau tertawa tiang listrik pabo?”

“Kau mengatai dirimu sendiri?”

Sehun memutar bola matanya malas lalu menatap Baekhyun yang sialnya sedang menatap ke arahnya juga dan itu membuat Baekhyun menunduk dan Sehun tersenyum senang.

Baekhyun menatap Sehun lagi dan Sehun mengangguk seolah memberikan isyarat ‘semua baik-baik saja, eomma mu akan selamat’ dan ajaib, itu membuat Baekhyun tenang.

“Berbicara denganmu selalu membuatku naik darah.” Ucap Kris sebal.

“Kau yang sangat sensitif, sedikit-sedikit marah, aku kan hanya tertawa.”

Baekhyun menggaruk kepalanya karena menyaksikan perdebatan kedua sahabat itu dan itu membuatnya pusing.

Greb~

Sehun menggenggam tangan Baekhyun lalu menariknya.

“Eh mau kemana?”

“Berusaha menghindarkanmu dari kedua makhluk gila itu.” Balas Sehun sambil menatap Baekhyun intens.

Baekhyun mengalihkan pandangannya karena wajahnya terasa terbakar di tatap Sehun sedemikian rupa.

Sehun POV

Byun Baekhyun …

Namja yang sukses menyita penuh perhatianku sejak pertama kali melihatnya.

Jantungku berdetak dengan cepat.

Aliran darahku bergerak cepat.

Suhu tubuhku yang terasa meningkat ketika berada dekat dengannya.

Aku…

Perasaanku…

Kurasa aku menyukainya…

“Di sini udaranya segar kan?” Tanyaku ketika aku membawa Baekhyun ke atap sekolahku.

Baekhyun hanya mengangguk dengan imutnya dan aku berusaha untuk menahan diri agar tidak menerkamnya.

“Apa mereka selalu begitu?”

“Nugu?”

“Chanyeol dan Kris.”

Aku tertawa. “Mereka bahkan sudah seperti itu sejak kami masih duduk di bangku SD.”

“Kalian sudah berteman selama itu?”

“Ne, kami selalu sekolah bersama. Kami begitu mirip, kami bahkan mempunyai beberapa barang yang sama, yang tidak pernah sama dari kami adalah menyukai seseorang yang sama.”

Baekhyun tersenyum. “Jika itu terjadi, itu pasti akan menjadi rumit.”

Aku mengangguk. “Prediksiku hal itu akan terjadi.”

“Eh?”

“Sudah lupakan saja, kajja kita kembali ke kelas, sonsaengnim sebentar lagi datang.” Ucapku lalu menggenggam tangan Baekhyun lagi. Tangan Baekhyun sungguh lembut dan membuatku tidak berniat melepaskannya, sedikitpun.

[SKIP TIME]

Baekhyun POV

“Eoh? Sehun eodiga?” Pertanyaan itu terlontar begitu saja ketika aku memasuki kelas dan hanya mendapati Chanyeol dan Kris yang sedang sibuk di bangku mereka masing-masing.

Hari ini aku telat bangun, hingga sampai kesekolahpun sudah 5 menit sebelum bel dan aku tidak melihat tas Sehun tergeletak di sebelah Chanyeol, itu artinya Sehun belum datang kan?

Chanyeol menoleh ke arahku. “Kenapa kau menanyai Sehun? Kenapa tidak aku?”

“Err itu karena aku tidak melihat Sehun, padahal bel sebentar lagi berbunyi.” Alasanku, padahal jelas-jelas aku menanyai Sehun karena ku rasa … Aku merindukannya.

Oh astaga Byun Baekhyun apa yang kau katakan tadi? Kau merindukan Sehun? Yang benar saja.

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku untuk menepis pikiran itu.

“Baekkie imut sekali.”

Blush~

Wajahku memerah. “Mwo? Baek? Baekkie?”

Chanyeol mengangguk. “Itu nama panggilanku untukmu, terdengar sangat imut bukan? Cocok untuk Baekkie yang memang imut.”

Ucapan Chanyeol sukses membuat Kris yang berada di sebelahku terbatuk.

“Kau kenapa?” Pertanyaan Chanyeol yang di tujukan untuk Kris kurasa dan Kris bersikap dewasa untuk tidak menjawabi pertanyaan Chanyeol yang memungkinkan mereka bisa berdebat lagi.

Chanyeol mendengus lalu menatapku, membuat getaran aneh yang biasanya ku rasakan saat bersama Sehun kini kurasakan juga saat bersama Chanyeol.

Ada apa dengan diriku?

“Baekkie cantik sekali, aku suka Baekkie.”

Blush~

“Uhuk! Uhuk!”

Ucapan Chanyeol barusan sukses membuat wajahku semerah apel dan membuat Kris terbatuk telak. Aku hanya diam, tak tahu mau merespon apa.

“UcapanmuPark Chanyeol.” Ucap Kris.

“Wae? Ada apa dengan ucapanku? Aku kan hanya mengutarakan isi hatiku.”

“Terserahmu sajalah.” Ucap Kris lalu pergi meninggalkan kelas padahal 2 menit lagi sonsaengnim akan masuk kelas.

“Ya! Kenapa kau pergi? Kau marah?” Tanya Chanyeol yang sudah pasti tidak di jawab oleh Kris. “Kenapa dia? Aneh sekali.” Ucap Chanyeol, ia berbalik ke arahku dan menampilkan senyum mautnya.

“Ottokhe?”

“Ne?” Tanyaku tidak mengerti.

“Bukankah tadi aku mengatakan bahwa aku menyukaimu?”

“N..ne.”

Chanyeol menggaruk kepalanya yang ku yakini tidak gatal. “Aku tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya, tapi aku serius, aku menyukaimu.”

Aku hanya mengangguk sementara wajahku terasa sangat panas.

Apa ini Tuhan?

***

Aku mengigit bibirku, satu pertanyaan terus berputar di otakku.

Kemana Sehun?

Aku ingin bertanya, tapi aku malu.

“Emm Chanyeol-ah.”

“Ne Baekkie?”

“Eum, kau tahu kemana Sehun?”

Chanyeol mengerutkan dahinya. “Dia tidak mengatakan apa-apa padaku kalau ia bolos hari ini. Sial anak itu, bolos tapi tidak mengajakku.”

Baekhyun hanya mengangguk, sedikit merasakan kecewa di hatinya.

“Kenapa bertanya tentang Sehun?”

DEG!

“Itu…”

“Ada sesuatu yang terjadi di antara kalian dan aku tidak tahu?”

“Ke..kenapa kau harus tahu?”

“Ah iya, benar juga. Habisnya aku beranggapan bahwa Baekkie itu milikku, hahaha.”

Aku langsung diam, tidak tahu mau berkata apa.

“Baekkie, aku minta nomer telepon mu ne.”

“Ah? Nae.”

Author POV

Kris menatap dirinya di cermin. Perasaannya sungguh terbakar ketika mendengar ucapan Chanyeol bahwa Chanyeol menyukai Baekhyun.

Kris tahu Chanyeol orangnya konyol, tetapi dalam hal kejujuran, Chanyeol lah yang paling nomer satu di antara mereka bertiga -Chanyeol,Sehun,Kris- dan itu membuat perasaan Kris tidak enak seketika.

Ia merasa bahwa perasaan Chanyeol itu sebagai … Ancaman untuknya. Entah untuk apa.

Ia sadar dirinya pun sama seperti Chanyeol dan Sehun yang tertarik pada sosok mungil bernama Byun Baekhyun tetapi ia terlalu gengsi untuk mengakui bahwa dirinya tertarik dengan Baekhyun.

Cklek..

Blam..

“Kris-ssi?”

Kris mengalihkan pandangannya ke arah sosok mungil yang berada di dekat pintu.

Srak..

Brak..

“Aduh appo. Eh? Ap..apa yang?”

TEBECEHHHH

Note : huahahahaha *author tawa nista* saya balik lagi bawa ff yang aneh bin gajelas ini. Gimana? Gimana chapter 2 nya? Wkakak..

Author selalu mengucapkan terima kasih bagi yang mau baca FF ini dan apalagi yang komen, wah itu sangat mencerminkan readers yang sangat baik.. author suka..

Jadi untuk setiap chapter author minta untuk kalian komen siapa pair yang mau kalian satukan (?)

Tetep komen ya! Yang komen masuk surga, amin!

Kamsahamnidaaaaa…

Iklan

10 pemikiran pada “Who Is The Best For Me? (Chapter 2)

  1. ffnya menurutku lucu….soalnya aku nggak nganggap ff ni serius klo tentang percintaan antara namja ke namja…..
    yg pasti ff ni seru…..

    di lanjut ya thor…..next chapter jgn lma” ya….

  2. Aaaaa TBC ituuu kenapaaa di muculinn
    Lagi seru2 baca T.T
    Rasanýa kok singkat banget yaaa,kurang panjang,ahaha
    Seru2 sumpahh,aq bacabya sampek pelan2 bangett loooo
    Tapiii tetep aja dikit #Plak
    Di tunggu lanjutannya yaa thor shi^3^,jangan lama2

  3. baek oppa labil bgt.. Kyak cewek :v bahkan cewek kalah cantik sama baek oppa… #melting
    Ni ff bneran menarik loo… Kurang apa coba? Kurang aku yg ada dicerita ini menemani baek oppa di stiap malamnya u.u #eh,digampar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s