Confused Love (Chapter 1)

Title                :  Confused Love(Chapter 1)

Author            :  Elsa Salsabila(@elsa_salsabilaa)

Main Cast        : Megan Charlotte/Megan Lee(OC), Caroline Charlotte/ Caroline Lee(OC), Stephanie Charlotte/Stephanie Lee(OC), Emma Charlotte/Emma Lee(OC) , Byun Baek Hyun (EXO-K), Do Kyung Soo(Exo-K), Kim Tae Hyung/V (BTS), Jung Dae Hyun (BAP), Park Chan Yeol (EXO-K), Kim Ki Bum/Key(Shinee), Choi Jun Hong/Zelo (BAP), Kim Myung Soo/L(Infinite)

Support Cast :  Find it by yourself^^

Length            :  Chapter 1-?

Genre             : Comedy, Romance, Action, Friendship

Rating             :  PG 15+

Disclaimer       : OC milik author yang lain milik emaknya dan tuhan, jangan plagiat ff ini murni hasil kerja keras author. Happy reading..^^

Warning! Typo bertebaran, alur belepotan. Don’t bash, kalo gasuka gausah baca!

Summary         : Sesuatu terjadi ketika 4 anak kembar dari keluarga Charlotte bertemu setelah hampir seumur hidup mereka tidak pernah bertemu. Mereka semua berkumpul di Korea dan saling berbagi cerita, sampai suatu saat ada sesuatu yang harus memisahkan mereka kembali…

***

Los Angels 07.04 AM(waktu setempat)

-Megan Charlotte PoV-

Kuambil pistolku dari saku jasku, kuintip dari celah dinding disampingku. Aku tak melihat siapapun disana, perlahan kuambil langkahku dengan hati hati. kulirik sebuah bayangan dibelakangku. Aku tersenyum pahit tanpa menoleh kebelakang, tidak ingin dia menyadari aku tahu keberadaannya. Bisa bisa aku akan kalah!

Aku harus menemukan label itu, pasti ada disekitar sini. “Ms. Charlotte, kau tidak akan pernah bisa lagi menemukannya”suara yang kukenal memecahkan keheningan ruangan ini, aku menyeringai lalu membalikan badanku.

“kau merindukanku?”kata namja yang sangat kukenal sambil menunjukan evil smirknya, cih itu tidak mempan untukku!! Aku tertawa, “haha, kau selalu tahu bagaimana membuatku tertawa”aku langsung menghantam tubuhnya dengan pukulanku, tapi ini tidak mudah. Dengan lihainya ia menangkis semua pukulanku.

Dia tersenyum meremehkan, lagi. “usaha yang bagus Ms. Charlotte, seharusnya untuk bertumpu kau gunakan kaki kanan bukan kaki kiri”dia memukul kaki kiriku dengan santainya, cih dasar semena mena!! “aku tak perlu di ajari Mr. Byun!!”

Tak sengaja kulihat label itu berada dikolam ikan yang tidak jauh dari keberadaanku. Aku harus mengalihkan perhatian namja sok tahu ini dahulu sebelum mengambilnya, bisa bisa ia mendahuluiku dan aku akan gagal!!

“Ah Park Chan Yeol, kau sudah menemukan labelnya?”kulihat Chanyeol, rekanku yang keberadaannya cukup jauh dengan santai berjalan dikoridor. Kuberi dia isyarat agar ia mengangguk dan akhirnya ia mengagguk, yes!! Mr. Byun dengan mudahnya lari kearah Chanyeol untuk mendapatkan label itu.

Aku langsung berlari kearah kolam itu, kuambil label itu lalu berlari kearah ruangan utama untuk menyelesaikan misi. Dengan terburu buru aku berlari secepat mungkin, kagetnya aku ketika Baekhyun sudah berada didepan pintu itu.

Baekhyun yang sudah menyadari keberadaanku langsung memarahiku“yakkk, Chanyeol sudah out!! Kau berbohong padaku!!” aku tertawa. Lagian dia sangat bodoh, apa dia tidak melihat kertas dikepala Chanyeol sudah bolong, cih.

“berikan padaku”katanya sinis. Aku mendengus, “cih, tidak akan semudah itu”aku langsung masuk kekolong kakinya dan dengan mudah memecet bel merah tanda aku memenangkan permainan. “hahaha”aku tertawa atas kemenanganku yang sudah berturut turut ini.

Kulihat Chanyeol datang dari ambang pintu “kau memenangkannya? Kau rekanku yang paling hebat”Chanyeol langsung menghampiriku lalu mengapit kepalaku dengan ketiaknya(?) itu. Kami tertawa bersama.

“cih, kau dan Key sangat lemah. Secepat itu tertangkap huh?”lalu aku menjitak kepalanya yang hampir tidak bisa kucapai itu. “Aww, ini hanya latihan bung”dia mengelus kepalanya dan malah nyengir lebar “sorry, Jungkook menagkap Key aku menghalanginya, yang kena malah aku. Tapi Key  langsung membolongkan kertas Jungkook, aku langsung kabur. Sialnya ada si Baekhyun yang langsung membolongkan kertas Key. Aku melihatnya dari balik tembok”kata Chanyeol bercerta panjang lebar.

“arra arra, untung saja aku yang memegang labelnya jadi Baekhyun tidak bisa macam macam”ucapku semangat. Tiba-tiba wajah Chanyeol jadi muram, “Megan, kau akan kembali ke Korea?” aku terdiam. Memang 3 hari yang lalu ummaku menelfon agar aku secepatnya kembali ke Korea, sudah hampir seumur hidupku aku tidak bertemu dengan orang tuaku serta 3 kembaranku itu.

Aku ingin sekali bertemu mereka, tapi aku tidak bisa meninggalkan teman temanku disini. Ini hobiku, pekerjaanku, cita citaku, menjadi agent FBI. Aku sudah sejauh ini sampai sekarang, apa harus aku melepaskan semuanya?

Chanyeol menyadarkan lamunanku, “kau kenapa? Aigoo, it’s okay kau sudah bekerja keras selama ini. Kau sudah memecahkan berbagai rahasia dan masalah. Kau harus beristirahat sekarang”nadanya  sangat lembut dan tatapannya begitu menghangatkan, entah kenapa aku menjadi sedikit canggung aku langsung mengalihkan pandanganku

===Megan’s PoV end===

***

London 10.47 PM(waktu setempat)

===Caroline’s PoV===

Warna warni make up mewarnai wajahku, pakaian berat maupun ringan semua kupakai. Mulai dari sepatu berhak tinggi sampai rendah kuinjak dan kupakai, blitz camera selalu memancar kearah tubuhku, mataku, kakiku. Setiap hari hanya ini yang kujalani, tapi aku suka.

Hai aku Caroline Charlotte, model papan atas dari London. Sebenarnya aku bukan orang London asli, aku berdarah campuran Korea-Rusia tapi hampir seluruh hidupku sampai sekarang aku tinggal di London bersama nenek dari orangtuaku.

Pekerjaanku yaitu model, dari kecil sampai sekarang aku selalu bekerja keras untuk ini dan hasilna, SEMPURNA. Hampir setiap hari aku tidak bisa tidur, hari-hariku selalu dipenuhi jadwal pemotretan dan terkadang aku menjadi model music video.

Eh? Seseorang datang, kurasakan tangannya mengelus puncak kepalaku. Aku tersenyum ketika bau parfumnya masuk kedalam rongga hidungku, menghipnotis setiap detik otaku, seketika membuat otakku kembali fresh, “oppa, kau datang?” aku langsung memeluknya, aku sangat merindukan aroma ini…

“aigoo kau baru kutinggal kurang dari 4 menit, nih kubawakan Americano coffee”katanya tersenyum sambil memberikan coffee itu padaku, aku menerimanya dengan senang hati lalu meminumnya.

Pintu terbuka tanda seseorang masuk, kulihat PD-nim berada diambang pintu “ah Zelo can you take a perfume CF property in my room, please?”oppa mengangguk lalu segera bangkit melaksanakan yang PD-nim suruh, hening…sesaat.

“honey, are you seriously want go back to Korea?”aku mengangguk, sebenarnya aku sangat bimbang. Disatu sisi aku nyaman berada disini, dan disisi lain aku merindukan keluargaku. PD-nim keluar ruangan, sepertinya ia tahu aku harus memikirkan baik baik semua ini.

Suasana hening kembali, Zelo oppa akhirnya datang “sorry agak lama, barangnya sangat banyak”katanya sambil nafas terengah engah, aku hanya bisa tersenyum “oppa..”panggilku. Zelo oppa bergumam sedikit, “oppa, jika aku kembali ke Korea apakah kau ingin ikut denganku?” Zelo oppa terdiam, mungkin sulit untuk meninggalkan London karna dia sudah dibesarkan disini.

Zelo oppa menghela nafas, “sorry, aku tak bisa melakukannya” aku terdiam. “tapi kenapa?”aku mencoba menahan tangisku, mencoba penjelasan dari Zelo oppa. Tapi dia malah pergi, pergi meninggalkanku dengan sebuah pertanyaan besar dikepalaku. “kenapa?”

Keheningan kembali melandaku, apa Zelo oppa sudah tidak mencintaiku lagi? Apa dia sudah mempunyai wanita lain? Aku takut.. takut semua itu terjadi…

Kulihat foto yang terpampang dimeja riasku, “Megan, Stephanie, Emma,.. apa kabar kalian? Kurasa aku rindu kalian, maksudku yaa kita sudah lama tidak bertemu. Bagaimana rupa kalian? Apakah mirip sepertiku?”

===Caroline’s PoV end===

Tokyo 05.38 AM(waktu setempat)

===Stephanie PoV===

Kulangkahkan kakiku dikoridor sekolah yang sangat sepi, hanya terdengar beberapa kicauan burung dan jam yang berdetak. Setiap pagi selalu kusempatkan diri untuk pergi keperpustakaan, aku selalu menghabiskan waktuku disana. Dengan terhalang kaca kacamataku kulihat burung burung berkicauan dan langit pagi yang indah, kuhirup udara pagi dalam dalam.

Aku kaget ketika aku mendengar langkah kaki yang cukup berat, kucari sumber suara dan menemukan seorang yang cukup familiar bagiku. “kau sudah datang?”kata sesosok itu sambil membenarkan kacamatanya, aku mengangguk pelan.

“kau ingin keperpustakaan kan? Ayo bareng denganku”katanya sambil memegang tali seragamnya, aku mengiyakan sambil berjalan kearah perpustakaan.

Kulangkahkan kakiku masuk kedalam tempat yang bisa dibilang adalah sarang otakku, kuberjalan diantara rak rak buku yang menjulang tinggi. Kurapihkan setiap buku yang berserakan dilantai, sampai aku menyadari sepasang 2 bola mata mengintaiku.

“ada apa?”2 bola mata itu langsung menghindari tatapanku ketika aku menatapnya balik, karna dia jalan mundur mundur diapun terjatuh tersandung kursi, aku segera menghampirinya

“Daijobu desu ka?(kamu baik baik saja?)”aku mengulurkan tanganku padanya, dia langsung meraih tanganku,”hai, arigatou gozaimasu.(iya, terimakasih)”ucapnya sambil tersenyum. “hai(iya)”jawabku.

Seorang siswa yang cukup terkenal tiba tiba masuk kedalam perpustakaan ini, aku tidak tahu kenapa dia datang sangat pagi. Dia menoleh kearahku lalu menghampiri aku dan Kyungsoo yang berada diantara rak 2-3

Dengan senyumnya dia menyapaku “ohayou gozaimasu, ogenki desu ka?(selamat pagi, apa kabar?)” tentu saja aku kaget dan cukup berifikir keras, tiba-tiba orang ini masuk dan menyapaku.

“aku baik”kataku singkat lalu langsung mengambil asal buku untuk dibaca. “Stephanie? Kau akan pindah?”kata Kyungsoo yang tiba tiba disebelahku, “pindah? Pindah apa?”

“pindah ke Korea, dan satu sekolah sudah tahu kabar ini”kata orang itu sambil berdiri disampingku, apa benar mereka tahu? Secepat itu?

Kurasakan 4 bola mata memperhatikanku, aku menoleh kearah sumber tersebut “apakah kau akan benar benar pindah?”ucap mereka berbarengan. Aku mengangkat bahuku lalu kembali asyik membaca buku yang sejak tadi berada ditanganku.

“tak apa kurasa, aku juga akan kembali ke Korea”jawab Kyungsoo singkat, aku langsung menoleh kaget kepada Kyungsoo. Yang benar saja, apa dia benar benar ingin bersamaku?”kau yakin? Bukankah kau tidak bisa bahasa Korea?”

Dia malah tertawa, aishh apa yang lucu?”yakk, kau tidak melihat biodataku? Aku orang asli Korea huh”jawabnya ketus. “aku juga”aku mengerinyitkan dahiku, “excuse me?” kataku sambil membenarkan kacamataku.”aku ada pertukaran pelajar ke Korea”jawabnya singkat.

Aku nyengir sambil menggaruk kepalaku yg tida gatal“aigoo Taehyung-a kau Korea juga? Kukira hanya yg aku berdarah Korea-“belum selsai aku berbicara Kyungsoo langsung menambahkan “-Rusia”aku mendecak sebal lalu kembali membaca bukuku.

“jinja? Apa kalian terlalu ngefansnya denganku, eoh?”kataku dengan nada sedikit menggoda, aku langsung mendapat sekaligus 2 tatapan tajam, aku tertawa.

===Stephanie’s PoV end===

Beijing 10.21 AM(waktu setempat)

===Emma’s PoV===

“sedikitnya 49,8% akan berhasil ehehe”gumamku sambil melihat kertas laporanku.

Aku terus mencampuri bahan bahan kimia yang berbahaya kedalam sebuah tempat khusus yang sudah disediakan, dengan hati-hati kutuangkan sedikit demi sedikit.

“ayolah jika aku gagal aku akan mendapat nilai 20 kembali! Apa aku harus mengulang lagi?”gumamku lagi.

Cairan terakhir berhasil kutuangkan, tidak ada ledakan sama sekali? Horey!! Aku langsung mencobanya ke hewan percobaanku ini, simpanse.

Aku sedang membuat obat pengganda, jika ada yang terkena cairan ini otomatis jumlahnya akan berganda menjadi 2. Mungkin agak sadis mengingat tahun lalu saat aku mencoba membuat obat ini dan yang terjadi simpansenya meledak. Ahhh aku memang bodoh.

Dengan berhati hati kutuangkan kedalam mulut simpanse itu, kulihat perlahan lahan simpanse itu membelah diri dan,,… hah?!!! Apa ini??!!! Kenapa begini…kulihat simpansenya mempunyai 4 tangan dan 5 kaki, “kurasa aku akan muntah”gumamku.

“Ms.Charlotte ap–;;.. what are you doing?!!!!!!”ucap Mr.Jung langsung memukul kepalaku dengan tangannya, cukup sakit memang. “fantastic”kukira Mr.Jung tidak menyukai hasil karyaku yang bisa dibilang ehm.. abal abalan.

“tahun kemarin kau meledakan simpanse dan sekarang kau membuat simpanse lainnya memiliki tubuh yang tidak normal, hah???”kata Mr.Jung dengan nada yang sedikit dibuat buat. Aishh apa dia tidak bisa melihat orang senang sebentar,, huft.. dasar galak.

“kau harus mengembalikannya ke bentuk semula apapun caranya!!”katanya lalu pergi meninggalkan lab.ku. “aishhh dasar, apa dia tidak tahu ini keren. Kalau saja dunia melihat simpanse ini pasti aku akan terkenal, bilang saja kau iri tsk”gumamku frustasi.

“ayolah berfikir keras Emma, kau tidak ingin mengulang semester ini lagi kan? Aigoo apa harus aku menukar otakku dengan Albert Einsten? Ahh mwoya!!!”gumamku sebal sambil mengacak rambutku.

“Jung Dae Hyun, lihat saja nanti aku akan berhasil”aku menatap sinis pintu itu, aishh dengan sebal aku langsung menuangkan asal cairan dengan sebal, “apa yang kau lakukan???!!”teriak seseorang, tapi aku sudah terlanjur menuangkan cairan itu dan…

“wèishéme ne?(loh, kenapa?)”tiba tiba saja cairan itu meledak, sepertinya aku akan kena marah lagi “Emma Charlotte!!!!!”teriak Mr.Jung frustasi. Aku nyengir sedikit, dia malah pergi. Aigoo apa aku salah? Ini kan tidak disengaja

“woah kau hampir meledakan separuh lab.”kata namja itu.”aku sudah memperingatkanmu supaya tidak menuang cairan itu”lanjutnya. “ah Myungsoo, aku sudah melakukannya sebelum kau memanggilku”

Dia menjitakku, “aigoo, ini di Beijing Emma. Kau bisa menjelekan nama besar ilmuan Korea”Myungsoo memang satu satunya murid Korea(*selain aku) yang berada disini. Jadi aku lebih cepat akrab dengannya.

Aku nyengir, “hehe arra. Tapi apa yang akan dilakukan Mr.Jung setelah ini?”dia mengangkat bahunya. Tapi sedetik kemudian dia memetik jarinya dan menggerakan jari telunjuknya, member isyarat agar aku mendekat.

“mungkin dia akan menurunkanmu 4 tingkat”kata Myungsoo sambil tertawa, aku langsung memukul bahunya. “appo”rintihnya.

“yakk kau jangan menakutiku!!”omelku frustasi, aigoo kalo aku diturunkan 4 tingkat umma akan membunuhku.

“Emma, kata Mr.Jung kau mendapat telfon dari keluargamu bahwa besok kau akan dijemput untuk pulang ke Korea”kata Jackson, temanku jurusan seni yang tiba tiba mucul dipintu. Aku mengangguk

“woah aku akan merindukanmu, termaksud ledakanmu”aku memukulnya dan Myungsoo malah kabur, “yakkkk!!! Kau akan mati lihat saja nanti!!!”teriakku sebal.

===Emma’s PoV end===

***

TBC

Gimana reader, Chapter 1 baru pemanasan/? Suka karakter yang mana nih :p comment ya soalnya 1 comment aja berharga/? Banget buat author. Bakal ada kejutan seru nanti pokoknya, next chapter mungkin agak lama. Annyeong guys^^

Iklan

2 pemikiran pada “Confused Love (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s