Can You (Chapter 3)

can-you-part-3

Can You Part VIII

Title : Can You ?? Part VIII

Author :♥hanwoocouple♥

Genre : Romance, Friendship

Legth : Sequel

Rating : G

Cast : EXO – K Member, Jung Eun Woo, Han Eun In, Oh Se Hee.

N.B : DEADLINE !! HATE IT !!</3 </3

 

~~~♥♥♥~~~

Eun woo diam termenung di kasur nya. Lalu, ia memandang ke arah tas nya. Lalu, ia mengalihkan pandangannya pada meja belajarnya. Ia menghembuskan nafas nya sejenak. Lalu ia bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah meja belajarnya. Ia menarik tempat duduknya, lalu duduk di hadapan meja belajarnya.

Eun woo kembali menghembuskan nafas nya panjang. Lalu dengan perlahan ia mengabil sebuah kunci yang terletak di dalam sebuah patung boneka anjing kecil yang menjadi hiasan di meja belajarnya. Ia mentap sejenak kunci itu, lalu akhirnya ia memutuskan untuk mengambil sebuah kotak ungu di bawah kasur nya. Dengan yakin, ia membuka kotak itu dengan kunci yang ia pengang. Lalu, ia pun membukan tutup kotak itu. Perlahan ia menatapi isi dari kotak itu. Akhirnya ia putuskan untuk membaca semua surat – surat itu. Yah, isi dari kotak itu adalah semua surat yang di berikan oleh si orang misterius itu. Intinya adalah, sebelum nya eun woo tidak pernah membaca apa isinya. Ia terlalu takut. Dan sekaranglah waktunya, ia berani untuk membuka surat – surat itu.

Eun woo terdiam. Ia menyesal. Sangat menyesal.Ia menyesal kenapa tak dari dulu ia membaca surat – surat itu.

Pengirimnya ternyata sangat baik. Dia selalu menyemangati eun woo. Ia selalu tau apa masalah eun woo. Dan ia selalu mencoba untuk memberi semangat pada eun woo. Eun woo panik. Ia segera mencari ponselnya di kasur. Setelah ketemu, ia menggenggam ponsel nya lalu duduk bersila di atas kasurnya. Lagi – lagi saat ia baru saja membuka kunci ponselnya, orang yang ingin ia hubungin sudah lebih dulu menghubunginya.

“Waegeurae-yeo ??” Ucap orang disebrang sana.

“Ne ?seharusnya aku yang bertanya. Kenapa oppa menelfon duluan ?”

“Lihat pintu kamar mu.”

“Ne ??” Eun woo mengikuti perintah itu melihat ke arah pintu kamarnya.

“Oppa !!Masuk !!” Ucap eun woo sambil menggerak – gerakan tangan nya tanda menuyuruh kai masuk. Kai berjalan masuk kek kamar eun woo sambil menurunkan tangannya dari telinganya lalu memasukan ponselnya ke dalam saku celananya.

“Wae-yeo ??” Ucap kai santai lalu menjatuhkan diri nya di samping eun woo.

“Oppa, lihat ! Aku sudah membaca semua surat itu. Dan aku menyesal..” Ucap eun woo menunjuk – nunjuk surat itu lalu menundukan kepalanya.

“Euhm,, Wae ??”

“Aku menyesal karna baru membukanya sekarang.” Balas eun woo sedih.

“Gwenchana..” Ucap kai mengelus – elus kepala belakang eun woo sambil tersenyum.

“Ehm, lalu. Ada apa oppa kemari ??” Tanya eun woo mengangkat kepalanya lalu menatap kai.

“Wae ?? Aku tak boleh menumui mu ??”

“Boleh,,” Balas eun woo lalu ikut menjatuhkan diri nya di samping kai. Lalu, kai membalikan badannya menghadap eun woo.

“Eun woo-ah,, Lihat oppa.” Ucap kai lembut tapi dengan nada yang serius.

“Euhm ??” Ucap eun woo lalu menghadapkan badannya pada kai.

 

~~~♥♥♥~~~

 

Eun woo dan kai berjalan seperti biasanya. Tak ada yang berubah dari mereka walaupun seseorang dari mereka sudah menjadi milik orang lain. Kai dan eun woo sedang berjalan dengan rangkulan kai yang ada di pundak eun woo. Lalu, eun woo meminta berhenti.

“Oppa ! Chakamanyeo,,”

“Wae ??”

“Oppa,, lihat..” Ucap eun woo lalu menunjuk kelas XI – A. Kai dan eun woo berhenti tepat di depan kelas XI. Kai dan eun woo pun melihat ke dalamnya, dan ia melihat ada beberapa orang yang ada di dalam situ dan satu guru pengawas. Tepat saat itu, suho melihat keluar jendela. Tepat kearah kai dan eun woo. Lalu, eun woo tersenyum lebar mengepalkan kedua tangannya ke depan dan mengucapkan subuah kalimat dengan berbisik.

‘Oppa himnae ! Oppa pasti bisa !!’ Suho yang melihat itu tersenyum lebar lalu ia kembali mengerjakan soalnya.

“Jja. Eun woo-ah kajja..” Ucap kai dan mau membawa eun woo pergi.

“Anyio oppa ! Chakaman.. Tunggu sampai Baekhyun oppa melihat kesini..” Rengek eun woo.

“Jangan berisik sayangg.Nanti pengawas itu yang malah memarahi kita dan mengusir kita.”

“Euhm,, Keurae.. Kajja.” Ucap eun woo pasrah dan akhirnya ia pergi dengan pandangan yang terus melihat kearah XI-A.

“Sayangg. Nanti kepalamu sakitt !!” Marah kai lalu meluruskan kepala eun woo.

“Oppa !!” lalu tepat saat eun woo dan kai sudah pergi. Baekhyun baru melihat kearah jendela.Ia rasa eun woo ada di situ tadi. Baekhyun terus menatap kearah jendela itu.Tapi, tetap saja nihil.

“Baekhyun-ssi !!”Marah sangpengawas. “Waegeuraeyeo ??!! Apa ada masalah ??”

“Anyio, seongsaengnim.Mianhamnida.”Ucap baekhyun sambil menundukan kepala dan badannya.

“Keureom, cepat kerjakan kembali soalmu !”

“Ne..” Baekhyun pasrah lalu ia kembali melirik kearah jendela lalu kembali mengerjakan soalnya.

‘Aku merasakannya tadi. Kemana dia ??’Batin baekhyun gelisah.

‘Anyio.Aku tidak boleh seperti ini. Fokus baek !!’

 

~~~♥♥♥~~~

 

“Eun woo-ah !! Kau dipanggil ke ruangguru !” Ucap seorang murid lalu ia dengan malas masuk kekelasnya.

“Oppa,, mau temani aku ??” Ucap eun woo dengan mata berbinar – binar.

“Ruang guru dekat bukan ??”Ucap kai malas.

“Heuhh,, Keurae.” Ucap eun woo berjalan lalu ia membalikan badannya saat sampai di pintu kelas dan mentap kai.

“Awas kalau oppa memanggilku ‘Sayang’ lagi !!”Teriak nya sampai semua orang memandang kai. Tapi kai hanya santai lalu saat eun woo berjalan pergi ia berteriak.

“Hati – hati sayang ! Jika ada sesuatu, aku akan menyusulmu !” Teriaknya lalu ia menundukan kepalanya di atas kedua tumpukan tangannya. Tidur.

 

~~~♥♥♥~~~

 

“Mwo ??!!” Kaget eun woo mentap sebuah kertas yang ada di tangan nya sekarang. Ia masih tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.

“Oh Sehun.” Ucap eun woo dengan pandangan yang heran.

“Jadi,, dia itu benar – benar pintar ?? Lalu kenapa ia masuk kelas B ??”

“Keureom,,” Eun woo mengantungkan kalimatnya.

“Suho Oppa …” Kini ia tidak tau apa yang harus ia lakukan.

 

~~~♥♥♥~~~

 

Kelas XI – B begitu hening. Tidak ada satu orang murid pun yang berani mengobrol.Kenapa ?sekarang adalah kelas Choi seongsaengnim. Dimana wali kelas sekaligus guru matematika kelas XI – B. Tidak sedikit murid yang mengantuk atau bahkan tidur. Namun tidak dengan eun woo dan kai. Dengan berat hati mereka berdua membuka matanya.Tetap memperhatikan walaupun tidak mengerti.

“Baiklah. Ada yang tidak mengerti ??”Tanya choi seongsaengnim sambil memperhatikan seluruh kelas.Hening.Tidak ada jawaban.

“Keureom, seongsaengnim anggap ini sudah selesai. Kerjakan Halaman 222 ne. Oh iya, 2 Minggu lagi, liburan musim panas bukan ?? Apa kalian ingin mengadakan perjalanan ??”Tanya choi seongsaengnim antusias.

“Anyioooo..”Jawab murid – murid kelas B.

“Ehm,, keurae. Kerjakan ne, seongsaengnim masih ada urusan untuk olimpiade.”

“Ne !!!”

 

Kai langsung menjatuhkan tas nya dia atas meja lalumenjatuhkan kepalanya di atas tasnya. Menidurkan matanya sebentar. Namun eun woo tidak. Ia mengambil bukunya lalu membukan halaman 222. Ia mulai mengerjakan nya. Nomor 1 ia berhasil. Lalu, ketika no.2 ia menggeleng cepat sambil mengacak poni nya.

“Kenapa susah sekali !!”Teriak nya frustasi.

“Waegeurae ??” Ucap seseorang di belakang eun woo dengan nada malas. Eun woo mengenal suara itu. Lalu, pikirannya kembali pada kertas yang ia pegang tadi.

‘Oh Sehun pintar bukan  ??’ Batin eun woo lalu ia tersenyum mencurigakan. Lalu eun woo membalikan badannya menatap Sehun yang sedang mengusap – usap matanya.

“Sehun-ahh. Apa yang kau lakukan saat seongsaengnim menjelaskan tadi ??”

“Euhm,, aku tidur. Terlalu membosankan.Baru kali ini aku bertemu dengan songsaengnim yang mengajar matematika tapi mengajarnya seperti jalan siput.”

“Jeongmalyeo ?? Keureom, apa kau bisa bantu aku ??Aku sterrss Sehun-ah.”

“Keurae, mana soalnya dan taruh bukumu disini..”Sehun dan eun woo duduk sejajar. Sehun dengan sabar mengajarkan eun woo lalu menjawab semua pertanyaan eun woo. Sehun selalu memperhatikan eun woo. Saat ia bertanya, mendengarkan penjelasannnya. Bahkan saat eun woo menulis ia terus memperhatikannya. Tapi, eun woo tidak menyadari itu.

“Keureom,, yang ini bagaimana ??” Ucap eun woo sambil menunjuk bukunya. Sehun mendekatkan kepalanya lalu ia ber-oh..Ria. Dan mulai menjelaskan. Saat sehuun menjelaskan, eun woo memperhatikannya wajahnya.

‘Dia memang pintar..’ Batin eun woo tanpa sadar ia tersenyum aneh sambil memperhatikan Sehun. Sehun merasakan ada yang aneh. Akhirnya ia juga menatap eun woo.

“Wae geurae ??”

“Anyio..Lanjutkan.” Jawab eun woo tersenyum.

“Euhm,, dengarkan baik – baik.” Lalu saat Sehun kembali menjelaskan. Eun woo kembali memperhatikan wajah Sehun.

‘Ahh, selain pintar.Ia juga memang tampan.’ Pikir eun woo tanpa ia sadari.

 

~~~♥♥♥~~~

 

Istirahat telah tiba, murid – murid pun mulai berhamburan keluar.Lalu satu namja yang menanti – nanti waktu istirahat pun senang. Dengan cepat ia membereskan bukunya lalu berlari keluar kelas.

“Suho-ah,, Hati – hati !” Teriak seorang temannya dari dalam kelas.Namja yang tadi berlaripun berhenti sejenak lalu menoleh pada temannya.

“Ne!”Jawabnya tersenyum lalu kembali berlari.Ia kembali berhenti, tepat dua langkah lagi di depan nya adalah sebuah papan pengumuman.

‘Keurae, Suho-ah !Figthing !’ Batinnya lalu dengan langkah yang masih terlihat ragu – ragu ia mendekati papan pengumuman itu. Dengan perlahan ia membaca isi kertas yang sekarang ada di depan matanya.

 

“Kemarin, telah dilakukan TES bagi murid – murid kelas XI-A. Dan para guru juga juri memutuskan, hanya akan mengambil 2 orang. Dan dari 10 murid yang mengikuti TES.Kami mengambil 2 terbaik dengan Nilai tertinggi.Yaitu ; Byun Baekhyun & Han Eun In.

Keduanya akan menemani OH SEHUN dari kelas XI-B, Untuk mengikuti Olimpiade pada liburan Musim Panas.”

 

“NE ??!! OH SEHUN DARI KELAS B ??!! Apa tak salah ??”Kesal namja itu sampai hampir merobek kertas pengumuman itu.

“Dasar Oh Sehun sialan!!Brengsek kau!!” Umpat Suho.

“Hei!!” Lalu seorang namja Innocent yak tak tau apa – apa pun datang karena mendengar namanya di sebut dengan nada yang tidak menyenangkan. Suaranya sedikit tak asing untuk Suho.

“Oh… Oh Sehun!!”Suho kaget melihat orang yang ada didepannya sekarang.

‘Aigoo kau ini babo sekali Suho.’ Batin Suho

“Ehm..maksud ku kau adalah Angel Sehunnie.” Suho memberikan senyum terbaiknya dan mengangkat kedua jempolnya untuk Sehun.Ia segera berlari ke kelasnya malu. Sedangkan Sehun hanya menatap Suho aneh.

“Ada apa dengan namja itu ??”Ucap Sehun lalu memandang kertas yang di liat suho tadi.

“Apa yang salah dengan kertas ini ?? Kenapa ia kesal ??”

 

~~~♥♥♥~~~

 

“Ouwuh….” Suho berusaha mengatur nafasnya setelah sampai didepan pintu kelasnya.

“Apa yang barusan ku lakukan??”

“Babo!!”Suho merutuki dirinya sendiri.Tapi tiba-tiba Suho kembali tersenyum bahagia.

“Neo !!!”Ucap Suho sambil mengepalkan kedua tangan nya.

“Jeongmal Angel Sehunnie..”Ucap suho melanjutkan perkataanya dengan senyuman yang semakin terlihat begitu mencurigakan.

“Liburan musim panas nanti, Baekhyun akan pergi bukan ? Artinya eun woo …”

“Ahhh,, neon jeongmal Angel Sehunie !!”

 

~~~♥♥♥~~~

 

“Eun woo-ah, aku telah mengajarimu bukan ??” Ucap Sehun pada eun woo yang sedang makan di himpit oleh kai dan dirinya.

“Ehm,, lalu ??” Jawab eun woo datar.

“Kau tau ? Istilah yang di ucapkan orang – orang ??”Sehun tetap saja mengajar eun woo bicara.

“Mwo ??”

“Di dunia ini, tidak ada yang gratis..”

“Ehm,,Keureom mwo-ya ??”

“Kau harus membayar ku.. Ohh,, ayolah..” Ucap Sehun dengan nada memelas.

“Ne ?? Kau ingin ku bayar apa ??” Akhirnya eun woo mengalihkan padangan nya dari makanannya pada Sehun.

“Poppo…” Jawab Sehun tersenyum sambil menunjuk – nunjuk pipinya dengan jari telunjuknya.

“Ne ?? Aissshhh, shireo !!” Bentak eun woo lalu memukul lengan Sehun. Sehun pun hanya tertawa kecil sambil mengelus – elus lengannya.

“Aku bercanda.Temani aku berbelanja. Kau sudah lama tinggal di Seoul bukan ?” Tanya Sehun lalu sekarang ia mulai memakan makanannya.

“Berbelanja ? Untuk apa ??” Akhirnya eun woo pun mulai antusias.

“Sebentar lagi Olimpiade, dan aku tidak akan ada di Seoul selama musim panas.Maka dari itu, aku ingin membahagiakan ‘Seseorang’ sebelum aku pergi.”Ucap Sehun dengan wajah berharap menggenggam sumpit nya dengan kedua tangannya sambil menatap kelangit.Kai yang sedari tadi hanya diam akhirnya menoleh pada Sehun.

‘Seseorang ???’Batin kai. Lalu pikirannya kembali pada seseorang yang waktu itu ia lihat saat menjemput eun woo.

“Aishh,, mwo-ya ??!!” Teriak eun woo kembali memukul lengan Sehun, sampai Sehun mengaduh kesakitan dan menatap eun woo.

“Apa maksudnya ‘Seseorang’ ?? Lagi pula hanya pergi untuk Olimpiade bukan ?? Kenapa kata – kata nya berlebihan sekali ?Seperti mau pergi selamanya saja.” Ucap eun woo lalu meneruskan makannya. Sehun tadinya ingin membalas ucapan eun woo. Tapi ia batalkan karna datangnya seseorang.

“Annyeong yeorobun ..” Ucap orang itu sambil tersenyum manis lalu duduk berhadapan dengan eun woo.

“O! Baekhyun Oppa !! Kenapa tak makan ??” Ucap eun woo senang dengan kedatangan baekhyun, tapi biasanya ia membawa makanan untuk dia makan.

“Anyio.Oppa tak lapar.Tapi sepertinya makanan mu terlihat enak.”Jawab baekhyun.

“Oppa mau ??”Tanya eun woo pada Baekhyun itu lalu Baekhyun mengangguk.

“Aaaaa…” Ucap Eun woo menyuapi sesuap makanan nya padaBaekhyun. Baekhyun membuka mulutnya lalu mulai mengunyah saat makanan itu sepenuhnya masuk ke mulutnya.Sehun yang tak suka melihat pemandangan itu pun kesal dan mengehentakan sumpitnya.

“Ehkm,,” Deham Sehun sampai akhirnya semua yang berada di meja itu pun menatapnya. Saat Baekhyun menatap Sehun, akhirnya Baekhyun baru ingat apa tujuan utamanya.

“Ah,,Sehun-ssi. Aku baru ingat, sebentar lagi Olimpiade.Aku ingin mencoba belajar bersama dengan mu.Ottae ?” Tawar Baekhyun.

“Ohh,, Ne. kapan ? Bagaimana kalau kau saja yang datang ke rumah ku ?”

“Ehm keurae. Berikan alamat mu..”

 

~~~♥♥♥~~~

 

Eun woo dan kai berjalan kearah parkiran seperti biasanya. Namun dengan cepat Sehun menghampiri mereka.

“Eun woo-ah !!” Ucap Sehun sampai akhirnya ia berhasil mengejar eun woo.

“Mwo ??”

“Kau lupa ? Kau belum membayar ku !Kajja.” Ucap Sehun tersenyum lalu menarik tangan eun woo. Namun dengan cepat eun woo menarik tangan nya dan membalikan badannya pada kai.

“Oppa mianhae.Hari ini aku harus menemai Sehun. Annyeong…” Ucap eun woo lalu kembali berbalik menghadap Sehun.

“Kajja..” Ucap eun woo pada Sehun. Sehun tersenyum senang.

‘Ternyata dia mau menemaniku.’Batin Sehun lalu mulai berjalan.

“Kita mau pergi kemana dulu ?” Ucap Eun woo.

“Bagaimana kalau kita pergi ke Café ?”

“Ne ??”

“Kajja. Kita bicarakan di sana..” Jawab Sehun dan mulai menggenggam tangan eun woo lalu menariknya pergi.

“Aisshh…”

 

~~~♥♥♥~~~

 

“Jadi, apa saja yang ingin di belanjakan ?” Ucap eun woo membuka suara nya setelah mereka memesan 2 minuman.

“Ehhmmm, aku butuh Makanan untuk sehari – hari.Seperti sayuran mentah dan sebagainya. Ahh,,, ramen instan itu juga perlu. Lalu aku butuh banyak persedian Sagwa. Dan,,, apa kau tau tempat – tempat bagus di Seoul ??” Tanya Sehun bertubi – tubi dengan senyum manisnya.

“Euhm,, kalau begitu bagaimana kalau kita jalan – jalan dulu ? Tidak mungkin kita berkeliling Seoul membawa kresek belanjaan bukan ?” Jawab eun woo ikut tersenyum.

“Ahh,, Kau benar juga. Kemana dulu kita pergi ??”

“Ehm,, bagaimana kalau Namsan Tower ? Atau,,

“Ehm,, banyak juga. Apa kau pernah pergi kesana sebelumnya ?”

“Ne! Tidak semua sih,, aku juga mengambil beberapa foto. Mau lihat ??” Tawar eun woo.

“Ehm,, boleh.” Jawab Sehun. Lalu eun woo mengeluarkan Handphone nya dan mendekatkan diri pada Sehun.

“Ini di ….. “ Ucap eun woo sambil memperlihatkan beberapa foto di handphonenya. Sehun yang tadi nya tersenyum seketika senyumnya hilang.

“Wae ??” Tanya eun woo saat mengalihkan pandangannya dari handphone pada Sehun.

“Apa taka da foto mu yang sedang sendiri ? Semuanya bersama Kai ??!!” Kesal Sehun.

“Mianhae, aku memang sering berpergian dengan kai oppa.Aku tidak Pd jika di foto seorang diri.Semua Private Account ku saja memakai foto para Bias ku.”

“Ah,, keureom kita pergi ke Sungai Han.”

“Call. Kajja…”

 

~~~♥♥♥~~~

 

Sehundan Eun woo pergi menaiki Bus. Sekali – kali juga mereka berjalan jika taka da jalur Bus. Selama di perjalanan, eun woo dan Sehun tidak diam. Sehun banyak sekali bertanya pada eun woo. Dan kali – kali juga eun woo bertanya pada Sehun.

“Eun woo-ah, kenapa hampir setiap namja yang kau kenal, kau panggil oppa. aku tidak ?”

“Ah, itu karna aku memang 2 tahun lebih muda.”

“Jeongmalyeo ? Kau loncat kelas ??”Kaget Sehun dengan pandangan kagum.

“Haha. Anyio..Saat aku berumur 2 tahun, aku bertemu dengan kai oppa.Kami selalu bersama.Kai oppa mengganggap ku Dongsaengnya karna kai oppa tidak memiliki satupun Dongsaeng.Aku juga sangat menyayangi Kai oppa.Dia satu – satu nya oppa yang ku punya. Kau tau maksudku bukan ??”

“Ne,, Araseo.. Keureom,,, mulai sekarang panggil aku Oppa juga..”

“Ehm..” Balas eun woo datar.

“Jadi,, sebenarnya Kai itu bukan namja chinggu mu ??”Ucap Sehun sambil mengangguk – ngangguk kecil.

“Anyio oppa. Oppa berpikiran seperti itu ??”

“Ne. Apa kalian pernah tidur bersama ??” Selidik Sehun mendekat pada eun woo.

“Tentu saja. Apa lagi saat masih SD dulu.. Haha..”

“Kalian benar – benar seperti saudara kandung nee,,”

“Kamsha pujian nya.. Apa oppa cemburu ??” Ucap eun woo sambil menunjuk ujung hidung Sehun.

‘Aku cemburu bagaimana bisa si Kamjong itu dekat dengan mu..’Batin Sehun.

“Anyio,, aku juga mempunyai seorang Yeodongsaeng.”

“Lalu, kenapa Oppa pindah ke Seoul ??” Kini giliran eun woo yang bertanya.

“Itu karna banyak sekali Olimpiade di Seoul.Karna Seoul adalah Ibu Kota Korea Selatan jadi banyak Olimpiade di laksanakan disini.” Jawab Sehun tersenyum lembut pada eun woo.

“Oppa, berapa IQ mu ??” Tanya eun woo makin antusias.

“Ehmmm..Molla. Haha,,”

“Ahh Oppa. Kita harus turun sekarang.Kajja !!”

 

~~~♥♥♥~~~

 

“Ottae ?? Indah bukan ??” Ucap eun woo menatap Sehun yang ada di sebelahnya. Mereka berdua sekarang sedang berdiri di depan sungai Han. Sehun masih menatap takjub sungai itu, lalu ia menatap eun woo.

“Ehm,, yeopoo. Dulu aku sering sekali mendengar tentang sungai Han.Ternyata sekarang aku bisa melihat nya secara langsung. Ah,, aku senang sekali.” Ucap Sehun lalu memejamkan matanya dan mengebuskan nafasnya.

“Jeongmal ?? Ehm,, sungai Han memang tenar sekali. Bahkan artis sekali pun banyak yang datang ke sini.Banyak sekali yang berkencan juga di sini.”

“Keureom,, Urineun Date ??” Ucap Sehun membuka mata nya lalu tersenyum lebar pada eun woo. Eun woo yang tadi nya tersenyum tenang sekarang membelalakan matanya.

“Ne ???”

“Kau suka Bubble Tea ??”

“Ehm,, aku suka rasa Taro.”

“Keureom Kajja..”Sehun langsung menarik tangan eun woo. Dan ternyata, Sehun malah tiba – tiba berhenti berlari di depan seorang anak kecil yang sedang menangis sambil memegang sebuah cup minuman. Eun woo hanya diam keheranan. Namun, Sehun malah tersenyum lalu berjongkok di depan anak kecil itu. Karna ia belum melepaskan genggaman tangannya, sehingga eun woo juga ikut tertarik berjongkok.

“Annyeong adeul-ahh..”Ucap Sehun ramah pada anak kecil itu.Anak kecil itu mengusap air matanya lalu menatap Sehun.

“Nuguseyo ajjushi ??” (Author : polosnya anak itu..) Sehun mengerjap – ngerjapkan matanya tidak percaya. Lalu eun woo mulai tersenyum menahan tawa.

“Adeul-ah,, apa kau tidak lihat ? Aku masih anak SMA.”Ucap Sehun sambil menunjukan seragamnya.

“Tapi aku bahkan belum sekolah.. Itu artinya umur kita terpaut jauhh ajjushi..”

“Anyia – anyia.. Panggil aku Hyung saja ne..”

“Ne. Keureom Hyungie,, nuguseo ??”

“Ahh, hyung ireumi Oh Sehun.Neo ??”

“Choneun Tao ibnida.”

“Tao-ah,, dimana kau beli Bubble Tea itu ??” Tanya sehun sambil menunjuk minuman yang di pegang tao.

“Oh ini.Tadi Hyung nya tao yang beliin ini. Hyung mau ?? Tao masih inget Tempatnya dimana kok…”

“Ehm,, kajja Tao-ahh…”

Akhirnya eun woo, sehun dan tao pergi ketempat penjual Bubble tea.Sampai akhirnya mereka duduk bertiga dan menyuruput Bubble Tea nya masing – masing dengan tao yang berada di tengah – tengah.

“Keureom Tao-ah.. Kenapa Tao menangis tadi ??” Sekarang girilan eun woo yang bicara.

“Tao kesel sama Hyung nya Tao. Hiks,, hiks..”

“Emang hyung nya Tao apain Tao ??”

“Hyungnya Tao itu kerjanya jauuuuhhhh.Terus kemarin hyungnya tao pulang kerumah dan janji bakal ajak Tao jalan – jalan.  Eh,, pas jalan – jalan tadi, banyak ajjuma – ajjuma gila yang berteriak kearah Hyung nya tao. Bawa kertas ama pulpen gitu.Karna badan Tao masih kecil, akhirnya Tao keluar dari lingkeran kaki ajjuma – ajjuma itu. Trus Tao jalan sambil nangis dan akhirnya ketemu ajj,, maksud Tao ketemu Sehun Hyung.” Curhat tao panjang lebar.

“Ohh, emang Hyungnya Tao kerja apa ??”Tanya sehun. Baru saja tao akan menjawab. Sampai seseorang menghampiri mereka.

“Tao-ah…” Ucap orang itu dan mendekat kearah tao.

“Hyung !!!”Teriak tao lalu turun dari kursi dan memeluk hyungnya.

“Maafkan hyung tadi yahh.. Tao kemana ajah tadi ?”

“Tao bareng sama Sehun hyung.” Ucap tao lalu membalikan badannya dan menunjuk Sehun.Hyung nya Tao pun melihat arah telunjuk Tao dan mendekat kearah sehun.

“Kamsha sudah menjaga dongsaeng ku. Aku tidak tau harus membayar apa..”

“Omo !Neo !!”Kaget sehun.

“Neon !! Kris model luar itu bukan ?? Kris ada di Korea ?? Ohh.. Berikan aku tanda tangan mu,, Dongsaengku itu Fans berat mu…” Ucap sehun berlebihan.

“Jeongmalyeo ??Ahh, neomu kamshamnida.”

“Ne,, ini tanda tangan disini..” Sehun segera memberikan sebuah kertas bercorak hijau dan sebuah pulpen bertinta hijau.Kris menerima kertas itu lalu menanda tanganinya lalu memberikannya kembali pada sehun.

“Keureom, kami pergi dulu.”Ucap kris.

“Ahh ne.. Annyeong tao-ah…”

 

“Eun woo-ah,, sebaiknya kita pergi berbelanja sekarang. Sudah mulai sore.”

“Ahh ne.. Kajja..”

 

~~~♥♥♥~~~

 

“Ahhhhh……”

Sehun menghempaskan tubuhnya di Sofa.Ia senang sekali hari ini. pergi bersama eun woo kesungai Han. Berbelanja bersama. Ohh,, rasa nya ia ingin mengulang lagi itu semua. Sehun terus tersenyum sambil menatap keatas.Sampai Handphone nya bordering.

 

-1 Pesan Masuk-

“Oppa, aku sudah di Seoul. Sekarang aku sedang di jalan menuju Apaterment mu.

Kisseu.. :*

Sehun tersenyum membaca pesan teks itu. Lalu ia bangkit dari sofa dan mengganti baju seragamnya.

Selesai mengganti seragamnya, sehun lalu masuk ke dapur dan berkutak di sana. (?)

15 menit cukup untuk nya. Setelah ia rasa semua nya telah beres, ia lalu menyalakan tv dan menghempaskan tubuhnya ke sofa lagi.

 

TIN~TONG~~

 

Sehun melirik pintu. Lalu ia langsung berlari kearah pintu dan membuka pintu itu.

“OPPA !!!”Teriak orang itu dan langsung memeluk Sehun.

“Aigoo Se Hee-ah… Kajja masuk..”Se hee nampak senang sekali.Ia lalu masuk membiarkan sehun membawa barang – barangnya.

“Wuahh oppa. Apaterment mu bagus sekalii..”Ucap se hee kagum lalu menghempaskan dirinya di sofa.

“Tentu saja. Aku namja yang bersih bukan ? Kau sudah makan ? Ayo makan bersama..”

“Ne…” sehun berjalan terlebih dahulu, lalu se hee mulai menyusulnya dan duduk berhadapan dengannya.

“Se hee-ah. Kau tau sungai Han ??”Tanya sehun memulai pembicaraan.

“Euhmm,,, aku ingin sekali pergi kesana..” Ucap se hee dengan nada sedih.

“Kalau begitu kita jalan – jalan kesana..Ottae ??”

“Wuahh,, jinjja !! Now ?? Kajja..”Ucap se hee yang langsung menaruh sendok nya.Namun dengan cepat sehun menariknya kembali.

“Not Now Oh Se Hee !!”Ucap sehun lalu menggelengkan kepalanya.

“hmm,, Besok ??”

“Entah lah.. Besok mungkin Chinggu ku mau datang..”

“Jeongmal ??Yeojja ???Namja ??”

“Kau akan tau besok.Itu pun kalau dia datang.”

“Aishh,,,”

 

~~~♥♥♥~~~

 

Siang ini Baekhyun berencana datang ke rumah Oh sehun.Ia pikir bahwa Olimpiade sebentar lagi akan di adakan. Baekhyun sekarang berdiri di sebuah apartement yang cukup besar. Lalu, ia masuk dan bertanya di mana letak kamar nomor 412 setelah mendapatkan informasi. Baekhyun memencet tombol Bell. Sampai akhirnya ia mendengar kunci pintunya terbuka dan seseorang yang membuka pintu pun terlihat. Dan betapa terkejutnya Baekhyun melihat siapa yang membukakan pintu.

“Nuguseo ??”Ucap yeoja itu polos.

 

~~~♥TBC♥~~~

N.B : Wuahhhh… hari ini penting banget.. #cek-kalender-laptop

12-07-2013

Omonaaa,,, part VIII jadi juga. dan kalian tau apa yang bikin aku catet tanggal ini. hari ini tuh aku nangis karna nonton High Kick 3 ep. 43 & 44

Sedih banget yah Tuhannnn… huhu,,, aku sempet ngetik sambil nangis. Kenapa ??

Karna ni part DEADLINE !!jadi terpaksa harus ngetik teruss~~~

Aku tuh sebelum ngetik “Can You ??” selalu nonton High Kick dulu. Dan kalau kakak aku nanyain, aku jawab nya.. “biar dapet inspirasi” padahal High Kick tuh jauh beda ama “Can You??” haha…

Maaf yah kalo jelekk,, maaf kalo mengecewakan..

Oh iya,, anggep ajah Kris itu model terkenal. Bukan personil exo yah,, dan anggap Tao itu anak kecil..

Comment neee,,,, 😉

Annyeong !!

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s