Gwishin Exorcise (Chapter 1)

gwishin

Title                                        : Gwishin Exorcise [Chapter 1]

Author                         : Yellowow (Amalia Risa) as Kpopice

Cast                                        : Byun Baekhyun as Shin Hyun as Yun

                                                  Oh Sehun as Shin Hun as Hun

                                                  Kim Shin Yeong as Han Chan Ra as Chan

                                                  Member EXO

                                                  And other cast

Genre                                      : Fantasy, brothership

Ratting                                    : G

Length                                    : Chaptered

A/N                                         : Author comeback dengan FF baru. FF ini terinspirasi dari anime Jepang ‘Ao no Exorcist’. Mungkin ada yang sama mungkin juga ada yang berbeda. Entah, waktu author lihat anime ini author langsung kepikiran buat cerita kayak gini. Author juga bingung FF ini jadi bagus atau gak, yang penting inspirasi author udah author tuangin ke FF ini.  Kalau masalah enak dibaca atau enggak itu terserah para readers, kalau enak dibaca dan bagus author seneng banget, tapi kalau gk enak dibaca author susah -_-. Ya sudah daripada banyak cincong mendingan langsung baca. >> Don’t be siders!! Dan satu lagi kalau ada kata-kata yang aneh, akan author kasih pengertiannya tapi gak begitu jelas. Jadi, kalau pingin jelas nonton anime Ao No Exorcist sendiri aja 😀

Disclaimer                              : FF ini benar-benar hasil pemikiran author sendiri yang terinspirasi dari anime Jepang. Dan, kalau ada judul sama, cast sama ataupun yang lain author minta maaf karena itu hanya sebuah kebetulan!

Warning                                  : Typo bertebaran dimana-mana!

 

Happy Reading ^^

 

Setelah kelahirannya, orang-orang hidup diatas kemauannya.

Kemudia belajar kotak hitam yang ada dikepala mereka, apakah itu sebuah kebahagiaan?

Cukup menyebrang, melewati garis batasmu.

Ayo kita pergi, ambil langkah, maksudnya menit ini juga.

Hidup ini menyebalkan, jadi kalau kau anggap mudah, itu semua salah

Berhenti, kemana tujuan dunia ini. Sudahlah, acuhkan saja dan pergilah kemana kamu suka.

Ada hal yang tak pernah kupunyai, berhubungan dengan waktu

Apakah ada suatu alasan agar kupaksa hatiku tuk dapatkannya.

Aku tak pernah mencoba tuk mengerti, hanya memaksakan saja kepada mereka.

Aku tidak lebih dewasa dari orang dewasa yang menyiakan hidupnya.

Bahkan kalau itu hanya jalur mimpi yang tak pernah kupunya.

Tapi tidak ada seorang pun yang bisa membakar hatiku

Hujan hitam bisa saja turun dengan lebat dan membuatku basah

Tapi aku tahu aku dapat berubah, akan kurubah diriku.

Ini adalah “harga diriku”, yang menjadi inti dari diriku …

Takkan kubiarkan api dalam hatiku padam, takkan pernah.

Aku akan terus melangkah maju dan tak terhentikan.

 

Soundtrack : Anime Japan ‘Ao No Exorcist’ [Translate Indonesia]

 

“Kita tidak akan menang jika setiap latihan kita tidak pernah serius” ujar seorang namja tinggi berparas wajah China dan Canada yang disebut sebagai ketua di gang tersebut.

“Aku sepertinya tidak akan ikut” ujar seorang namja yang lebih memiliki wajah imut.

“Wae?” si ketua gang langsung bertanya karena jika salah satu dari anggota gang tidak ikut maka jumlahnya akan kurang.

“Adikku akan pergi Mokpo dan kami akan membuat acara perpisahan dengannya” ujar namja yang lebih imut tersebut sambil terus melihati gadis kecil yang sedari tadi berlari-lari.

“Geurae, berarti kita tidak akan ikut lomba itu” ujar si ketua gang dengan wajah yang cukup seram untuk dilihat.

*

“Pasti kau habis bertengkar lagi” ujar seorang namja tua atau bisa disebut sebagai appa dari seorang si kembar non-identik yaitu Yun dan Hun.

“Annio, aku tidak bertengkar hanya saja tadi aku terjatuh di tangga taman” ujar Yun membela diri.

“Sudahlah tidak perlu membela diri sendiri” ujar Myun, seorang namja yang tinggal di rumah keluarga Shin. Sebenarnya nama panjangnya adalah Kim Joon Myun akan tetapi Yun lebih suka memanggil Myun sehingga semua mengikuti Yun.

“Appa!” panggil Hun setelah ia keluar dari kamar.

“Hun! Tolong, obati hyungmu ini” ujar sang appa.

“Hyung! Ayo!” ujar Hun sambil mengulurkan tangan Yun, dan Yun membalas uluran tangan itu dengan senang hati.

Yun dan Hun adalah si kembar non-identik. Meskipun begitu mereka jarang sekali bertengkar, bahkan mereka lebih sering tolong-menolong. Akan tetapi tingkah laku  mereka jauh berbeda, Yun yang lebih sering disebut anak iblis memang sering bertengkar, dan selalu mencari onar, sedangkan Hun ia lebih suka membaca atau melakukan sesuatu yang membuatnya tambah pintar. Dan karena factor itulah banyak yang mengira mereka bukan anak kembar, memang dari wajah mereka terlihat tidak kembar.

“Aww” ringis Yun ketika Hun mulai mengobati luka

“Aku akan sangat khawatir jika aku tidak ada disini” ujar Hun sambil mengemasi kapas dan obat P3K.

“Jangan pikirkan aku! Pikirkan saja cita-citamu sebagai dokter” ujar Yun sambil melipat lengan bajunya.

“Tenang saja hyung, ketika aku jadi dokter aku akan merawatmu tapi tetap harus dibayar” ujar Hun lalu meninggalkan Yun sendirian.

*

Yun yang sedang berjalan-jalan mengelilingi rumah tiba-tiba terhenti ketika melihat gadis kecil yang ia tolong tadi bersama seorang laki-laki sepertinya appa dari gadis kecil itu.

FLASH BACK ON

Yun sedang berjalan menuju ke rumahnya. Akan tetapi ketika ia melewati taman, ia melihat seorang gadis kecil yang mengejar syalnya. Gadis kecil tersebut terus berkata ‘kembalikan milikku’. Sedangkan Yun yang melihati syal tersebut langsung melihat sebuah hewan atau apa yang  bentuknya kecil, wajahnya seperti monyet akan tetapi ia tidak memiliki kaki. Dan, akhirnya Yun membantu gadis kecil itu mengejar syal miliknya.

Yun terus berlari mengejar syal milik gadis kecil tersebut, hingga tiba-tiba syal tersebut berhenti di tengah jalan dan gadis kecil itu juga di tengah jalan. Yun yang melihat itu langsung mempercepat larinya dan langsung menarik gadis kecil tersebut agar tidak tertabrak oleh truk.

“Ri Chan! Kau baik-baik saja?” tanya seorang ahjuma ke gadis kecil yang ditolong Yun, sepertinya itu eomma dari gadis kecil tersebut.

“Untunglah kau hanya luka ringan” ujar ahjuma tersebut ketika melihat keadaan gadis kecil yang ditolong Yun tersebut.

Kamsahamnida sudah menolong anakku” ujar ahjuma tersebut ke Yun sambil membungkukkan badan.

Ne cheonma” ujar Yun sambil membungkukkan badan 90 derajat.

FLASH BACK OFF

“Yun, kau sedang apa disini?” Appa Yun yang melihat Yun didepan rumah langsung bertanya.

“Tadi, dia yang menolongku” ujar gadis kecil tersebut sambil menunjuk Yun.

“Kamsahamnida sudah menolong anakku” ujar ahjussi yang ada disamping gadis kecil tersebut yang ternyata appa dari gadis kecil tersebut.

“Ne cheonma” ujar Yun sambil sedikit menundukkan kepala.

“Memang Ri Chan selalu ceroboh, ia sering jatuh dari tangga bahkan banyak kejadian ekstrim yang ia lakukan” ujar sang appa gadis kecil tersebut.

“Dia tidak ceroboh! Dia diganggu oleh makhluk aneh kecil, yang memiliki wajah seperti monyet” ujar Yun membela Ri Chan, si gadis kecil yang tadi Yun selamatkan.

“Kalian berdua sama-sama memiliki hayalan yang sangat tinggi” ujar appa Ri Chan.

“Itu asli! Setiap malam aku selalu diganggu di kamar, akan tetapi akhir-akhir ini makhluk aneh itu menggangguku dimana saja” ujar Ri Chan.

“Ahjussi memiliki kalung yang bisa menjaga Ri Chan dari gangguan setan” ujar appa Yun dan Hun sambil memberikan kalung ke Ri Chan.

“Ka..Kamsahamnida” ujar Ri Chan sambil menerima kalung pemberian appa Yun dan Hun tersebut.

“Ne cheonma” ujar appa Yun dan Hun atau biasa disebut Sensei *kemungkinan artinya guru dalam Bahasa Jepang*

*

Yun yang sedang berjalan-jalan kaget karena banyak sekali hitam-hitam seperti serangga, Akan tetapi orang-orang sama sekali tidak mempedulikan hitam-hitam itu.

‘Apa ini?’ batin Yun sambil terus melihati sekeliling.

Yun sangat bingung dengan keadaan ini, karena semua orang sama sekali tidak mempedulikan sekitarnya.

“Shin Yun si pembela makhluk hidup!” panggil seseorang dan itu membuat Yun menoleh ke sumber suara.

“Kau?!?” ujar Yun sambil menunjuk namja yang memanggilnya.

“Ehm, aku hanya ingin memberimu sedikit pelajaran” ujar namja yang memanggil Yun sambil berjalan mendekati Yun sedangkan teman-temannya hanya mengekori di belakang.

“Tapi, tidak disini” bisik namja tersebut lalu berlari meninggalkan Yun, sedangkan Yun langsung berlari mengikuti namja tersebut.

Tiba-tiba namja tersebut berhenti di tempat bermain yang gelap di tutupi oleh gedung-gedung bertingkat.

“Aku hanya ingin melihat kekuatanmu” ujar namja tersebut sambil mendekati Yun. Tiba-tiba tubuhnya seperti mengeluarkan sesuatu berwarna hitam lalu masuk kembali kedalam tubuh namja tersebut.

“i..Iblis” ujar Yun kaget ketika melihat namja tadi berubah menjadi manusia iblis.

“Aku hanya ingin melihat kekuatanmu” ujar manusia iblis tersebut sambil terus mendekati Yun dan ketika ia ingin memukul Yun, tiba-tiba api biru muncul dari tubuh Yun, melindunginya.

“Ternyata penglihatanku tidak salah” ujar manusia setengah iblis tersebut sambil tersenyum licik.

Yun yang melihat tubuhnya ada api biru bingung.  Menurutnya semua ini hanya sebuah rekayasa.

“Tuan, ayo ikut saya kembali ke dunia asli anda Gehenna*dunia iblis dalam anime Ao No Exorcist*” ujar manusia setengah iblis tersebut sambil membungkukkan badannya.

“DOOR’ tiba-tiba satu tembakan terkena ke manusia setengah iblis tersebut.

“Fujimoto Shin” ujar manusia setengah iblis atau yang lebih tepatnya manusia kerasukan iblis ke arah appa Yun

‘DOOR’ tembakan melesat ke arah manusia setengah iblis tersebut dan itupun terkena di bahu kiri manusia setengah iblis tersebut.

“Kau.. Fujimoto Shin!” tiba-tiba keluarlah hitam-hitam dari tubuh namja tersebut, dan namja yang tadi kerasukan iblis langsung pingsan.

“Yun, ayo kita segera pergi!” ujar sang appa sambil menarik tangan Yun.

Yun dan appanya terus berlari tetapi dewi fortuna sepertinya tidak berpihak pada mereka berdua karena mereka diserang oleh iblis kelelawar yang cukup banyak. Akan tetapi appa Yun mudah mengalahkannya karena ia adalah seorang exorcist. Setelah melawan iblis kelelawar mereka berdua langsung berlari ke arah rumah mereka akan tetapi datang iblis singa karena appa Yun terlihat kelelahan ia langsung menarik Yun agar berlari lebih cepat.

Sesampainya di rumah, Yun dan appanya langsung disambut oleh orang-orang yang tinggal di rumah mereka.

“Apakah kau sudah memberi pelindung ?” tanya Appa Yun sambil menutup gerbang rumah.

“Sudah tuan” jawab Hyun sambil mengikuti appa Yun yang berjalan cepat masuk ke dalam rumah.

“Yun, ikutlah denganku!” ujar appa Yun sambil berlari ke ruang bawah tanah sedangkan Yun hanya mengikuti sang appa.

“Ini adalah kekuatanmu, seandainya kau membuka pedang ini kau tidak akan bisa kembali ke wujud manusiamu” ujar sang appa.

“Bukalah ketika kau sudah cukup mendesak” lanjut sang appa.

‘BRAAK’

Tiba-tiba terdengar suara yang cukup keras dan itu membuat appa Yun dan Yun berlari keluar dari ruang bawah tanah. Ternyata para iblis sudah masuk ke dalam kediaman mereka. Lalu, Appa Yun langsung membaca ayat-ayat suci untuk mengusir para iblis yang sudah berhasil masuk ke dalam kediaman rumah mereka.

Sudah cukup banyak iblis yang mati sedangkan Yun hanya melongo, karena ia tidak mengetahui apa-apa.

“Yun, mundurlah!” perintah Myun, sedangkan yang diperintah langsung menuruti.

Appa Yun, Myun, Hyun, dan Min langsung melawan para iblis yang semakin lama semakin banyak. Akan tetapi mereka sangat mudah mengalahkan para iblis tersebut karena mereka semua adalah seorang exorcist.

“Yun! Masuklah ke dalam ruang bawah tanah!” perintah Min sedangkan Yun hanya diam, ia bingung mau melakukan apa karena ia masih memiliki rasa takut yang menjalar di tubuhnya.

“Yun, cepat!” perintah Min lagi dan akhrinya Yun langsung berlari ke ruang bawah tanah lalu segera menutup pintunya.

Yun, menunggu cukup lama. Ia cukup takut untuk melawan iblis bahkan keringat telah bercucuran dari tubuhnya karena ia sungguh takut.

Tiba-tiba Yun keluar dari ruang bawah tanah dan langsung melawan iblis-iblis yang ada, akan tetapi ia sama sekali tidak menarik pedang tersebut. Ia takut jika ia harus berubah menjadi iblis selamanya.

“Yun! Awas!” teriak Min ketika melihat iblis serigala akan menyerang Yun.

“Jangan sekali-kali mendekati anakku!” ujar appa Yun sambil mengeluarkan senjata andalannya yaitu samurai yang berasal dari nenek moyangnya.

Tiba-tiba datanglah namja yang tadi kerasukan iblis. Ia datang dengan wajah yang cukup menakutkan, sepertinya ia kerasukan oleh iblis lagi.

“Tuan, kembalilah ke dunia anda” ujar namja tersebut sambil mendekati Yun.

“Aku sudah berada di duniaku!” ujar Yun.

“Anda bukanlah manusia, anda iblis” ujar namja tersebut.

Tiba-tiba ayah Yun menyodongkan samurainya ke leher namja tersebut. Sepertinya appa YUn sudah tidak bisa menahan amarahnya.

“Jangan dekati anakku!”

Ayah Yun langsung memenggal kepala namja tersebut, akan tetapi kepala dan tubuhnya tidak bisa pisah.

“Kau, tidak akan bisa membunuhku!” ujar namja tersebut.

Ayah Yun langsung mengeluarkan ayat-ayat suci untuk menghilangkan iblis dari tubuh namja tersebut.

“AARGGHH!” teriak namja yang kerasukan iblis tersebut, dan disaat itu juga sesuatu hitam-hitam keluar dari tubuh namja tersebut.

Akhirnya namja yang tadi kerasukan iblis langsung pingsan, sepertinya ia kehabisan energy karena telah dipakai ketika dirasuki oleh iblis tersebut. Dan, para iblis yang lainpun juga ikut pergi.

“Yun, kau baik-baik saja?” tanya Appa Yun

“Seharusnya aku yang bertanya seperti itu!” ujar Yun.

Bertemu denganmu,

Bukanlah suatu kebetulan belaka

Inilah yang disebut dengan takdir

Tolong perhatikan diriku

Sehingga mata ini bisa terus memancarkan sinarnya

(Please be) Jadi kalau hati ini

(With me) suatu hari kehilangan arah

Tolong bukakan pintu masa depan

Ready, ready ready  for the take off

Mengelilingi dunia ini.

Saatnya untuk menari!

Jadi jangan lepaskan tanganmu itu. (Buddy)

Ready, ready ready  for the take off

Menuju ke tempat impian

Pegang erat jalinan yang kita miliki

Ready, ready ready  for the take off

Menuju ke tempat impian

Pegang erat jalinan yang kita miliki

 

Soundtrack  : Ao no Exorcist [Translate Indonesia]

(2PM-Take Off)

TBC

To Be Continue

2 pemikiran pada “Gwishin Exorcise (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s