27 of White Roses

Title     : 27 Of White Roses

Author : Nadya R. (@nadyareviena)

Genre : Romance, Sad

Length  : Oneshoot

Rating : PG-13

Main cast :  Park Chanyeol

Lee Sungrin

Byun Baekhyun

Kim Hyera (Sungrin’s friend)

Hai, ini FF pertamaku jadi maaf kalo ada kesalahan ya ^^ maklum masih amatiran x) oh iya jangan lupa comment ya~ Don’t be silent readers~  FF ini murni dari pemikiranku, so don’t be plagiator please! ^^

Sungrin POV

Walaupun sudah seminggu setelah kejadian itu, air mataku masih saja keluar meratapi satu gundukan tanah dengan sebuah batu nisan. Aku masih belum bisa merelakan kepergian namjachinguku. “Oh Tuhan, kumohon berikan dia kesempatan hidup satu kali lagi.. “ kataku dalam hati sambil menangis terus menerus. 

Flashback

Ada mahasiswa baru di kuliahanku, namanya Park Chanyeol.Dia namja yang ramah, tampan dan mempunyai senyum yang manis. Oh iya namaku Lee Sungrin. Aku sangat menyukai namja itu. Ya maksudku Chanyeol. Aku selalu mengikuti dia kemanapun saat di kampusxD. Seperti seorang mata-mata kan hehe. Sungguh namja itu keren sekali~

***

Pagi ini aku terlambat bangun.Aku lalu buru-buru mandi dan pergi ke kampus tanpa sarapan. Aku takut dimarahi dosenku kalau sampai telat. Akhirnya aku sampai kampus.Kulihat jam tanganku.

“Gawat! 5menit lagi masuk!” pekikku.

Aku segera berlari ke kelas, namun saat berlari tanpa sengaja aku menabrak seseorang. Aku dan dia sama-sama jatuh.

“M Mianhae jeongmal mianhae, aku tidak berhati-hati.” kataku pada orang itu.

“Ah ne gwaenchana.” kata orang itu berdiri lalu membantuku berdiri dan dia tersenyum padaku.

Saat kulihat, ternyata dia Chanyeol! Oh Tuhan jantungku langsung berdetak tak beraturan. Kulihat dia membereskan buku-buku kuliahku yang berserakan di lantai.Aku langsung tak enak hati.

“Chanyeol-ssi tak usah bereskan buku-buku itu, biar aku saja.” tolak ku halus.

Saat aku hendak menahan Chanyeol agar tidak membereskan buku-buku kuliah ku, tanpa sengaja tanganku malah memegang tangannya. Astaga! Aku dan dia saling memandang. Dan bingo! Pasti pipi ku merah karena malu. Segera kulepas tangannya dan membereskan buku ku.

“M mian Chanyeol-ssi aku seenaknya memegang tanganmu”kataku gugup.

“Gwaenchana, namamu Sungrin kan? Lee Sungrin?” tanyanya padaku.

“Ne, namaku Lee Sungrin.Maaf aku buru-buru.Aku harus kekelas karenas udah terlambat.” kataku namun ketika aku hendak berlari aku merasa kepala ku pusing dan perut ku sakit. Seketika aku pingsan di tempat.

“Sungrin-ah?!”Chanyeol kaget melihat ku pingsan.

Sungrin POV end

 

Chanyeol POV

“Sungrin-ah?!” kataku kaget melihat dia pingsan.

Aku kaget melihat yeoja ini tiba-tiba pingsan.Tanpa basa basi aku langsung menggendong tubuhnya ala bridal style.Segera kubawa dia ke Ruang Kesehatan. Kubaringkan dia di kasur yang kosong.Kupegang dahinya.

“Aigoo panas sekai” kataku.

Aku segera mengambil kompres di lemari obat dan segera memasangkannya di dahi Sungrin.Ku selimuti dirinya. Namun tanpa kusadari daritadi jantungku berdetak cepat. Entah kenapa aku sangat senang saat tangannya tak sengaja memegang tanganku tadi. Kuperhatikan wajahnya.Ternyata dia cantik juga ya.

“Aigoo Park Chanyeol apa yang kau pikirkan???” kataku sambil menepuk-nepuk pipiku sendiri.

“Ya sudahlah biarku jaga dia sampai dia sadar.” kataku dalam hati.

“Eung..”aku mendengar erangan kecilnya. Kulihat dia membuka matanya dan melihat sekelilingnya.

“Ah kau sudah sadar ne.” kataku saat melihat dia sadar.

Saat dia melihatku, dia terlihat kaget.Matanya membesar.Aigoo lucu sekali wajahnya saat itu kekeke~

“K Kenapa kau ada disini? Dan kenapa aku bisa di Ruang Kesehatan?” katanya bingung.

“Kau tadi pingsan, jadi aku membawa mu kesini. Sepertinya kau sakit, badanmu panas sekali. Apa kau sudah sarapan?” tanyaku.

Dan dia menggeleng.Aigoo dasar pabbo.Kenapa tidak sarapan dulu dia ckckck.

“Aigoo kenapa tidak sarapan? Dasar pabbo. Ya sudah tunggu disini ne biar ku belikan makan dulu di kantin.” kataku padanya lalu keluar Ruang Kesehatan.

Chanyeol POV end

 

Sungrin POV

Apa? Tadi dia bilang aku pabbo? Aish dasar menyebalkan. Tapi aku senang sekali dia menolongku saat aku pingsan. Menjagaku disini sampai aku sadar.Tanpa sadar aku senyum-senyum sendiri. Kurasa aku bisa menjadi temannya di kampus ini hihi~ Kulihat dirinya masuk keruang kesehatan sambil membawa makanan.

“ini sarapan dulu, habis itu biar kau kuantar pulang.” katanya sambil memberi makanannya padaku.

“gomawo, tapi aku bisa pulang sendiri kok chanyeol-ssi” kataku seraya mengambil makanan yang dibawakannya.

“sudahlah, anggap saja ini bonus dariku(?) dan jangan panggil aku chanyeol-ssi. Panggil aku oppa ne mulai sekarang” katanya sambil menampakan senyumnya yang sangat manis.

“N ne oppa.” kataku gagap karena melihat senyumnya yang sangat manis.

Aigoo! Bisa-bisa akumati sekarang! >< Aku lalu memakan makanan yang dibeli Chanyeol untukku.

Tanpa kusadari daritadi Chanyeol oppa terus memperhatikan ku saat aku  makan. Aku melihat dia dan dia hanya tertawa kecil.

“Ada apa oppa? Apa ada yang lucu?” tanyaku.

Dia lalu segera membersihkan makanan yang ada di sudut bibirku dengan tissue.

“Ada makanan menempel di sudut bibirmu tuh.” katanya sambil tertawa kecil.

Jantungku kembali berdetak gakaruan. Astaga aku semakin menyukainya saja… Akhirnya makananku habis juga.Lalu Chanyeol segera menarikku menuju halaman parkir kampus.Dia membuka kan pintu mobilnya untuk ku dan aku segera masuk. Dia juga masuk mobilnya dan menyetir ke rumahku.

*skip*

Akhirnya sampai juga di rumah. Daritadi suasana di mobil sangat canggung.Tak ada yang berani membuka mulut. Aku keluar mobil dan tak lupa mengucapkan terimakasih. Namun sebelum dia pergi kami bertukar nomor hp. Aku menatap mobil Chanyeol pergi sampai tak terlihat lagi olehku. Aku segera masuk rumah dan melangkah ke kamarku. Aku mengganti bajuku. Saat hendak istirahat, hp ku berbunyi. Ternyata ada sms masuk. Sms itu dari temanku, hyera.

From: Hyera

“Ya Lee Sungrin! Kau tak masuk kuliah eoh? Kenapa kau tidak masuk?”

Segera kubalas sms temanku itu.

To: Hyera

“Aku sakit, jadi aku tak masuk kuliah. Besok aku pasti masuk kok, Hyera-ssi~”

Aku lalu segera berbaring setelah membalas sms temanku dan tertidur pulas.

*esok harinya*

Aku bersiap berangkat ke kampus. Saat keluar rumah aku melihat ada kiriman bunga.

“Mwo? Ini untuk siapa eoh?” kataku bertanya-tanya.

Kulihat ada kartu ucapan. Kubaca isi kartu itu. Seperti ini isinya:

“Sungrin, ini bunga untukmu. Semoga keadaanmu sudah lebih baik. Apa kau masuk kuliah hari ini? Kuharap kau masuk. Sampai jumpa di Kampus Lee Sungrin~^^ Fr: Chanyeol”

Aigoo senang sekali rasanya mendapat bunga darinya >< Aku lalu menaruh bunga itu di rumah dan segera pergi ke kampus dengan senang~

Sungrin POV end

 

Chanyeol POV

Aku menunggu Sungrin di gerbang kampus. Aku terus mencari sosok nya. Jujur aja, sebenarnya aku menyukainya. Dia berbeda dari yeoja yang lain. Yeoja lain selalu cari perhatian padaku. Aku merasa risih jadinya. Tapi Sungrin berbeda. Dia terlihat kalem saat aku ada didekatnya. Walaupun aku tau dia suka mengikutiku kemana-mana saat di kampus -_-

Aish kenapa dia tidak datang-datang? Aku melihat sekelilingku dan bingo. Banyak yeoja yang mulai cari perhatian padaku.

“Cih, bikin risih saja.” gumamku pelan.

Aku mengambil hp ku di saku dan langsung mengirim sms padanya:

“Ya, Lee Sungrin. Kau dimana eoh? Lama sekali. Masuk kuliah tidak hari ini?”

Tak ada balasan. Ya yeoja ini -_- aku melihat ke gerbang kampus dan melihat Sungrin. Hee semakin cantik saja dia. Dia melihatku dan langsung menghampiriku.

“Maaf oppa, aku tidak balas sms mu. Aku tidak punya pulsa.” katanya polos

“Omo-_- ya sudah kajja ke kelas” kataku lalu menggandeng tangan nya dan segera ke kelas.

Chanyeol POV end

 

Sungrin POV

Aku duduk di kelas dan bersebelahan dengan Chanyeol. Tiba-tiba Baekhyun, teman Chanyeol sekaligus namjachingu Hyera temanku masuk kelasku dan menghampiri Chanyeol sambil membisikan sesuatu. Lalu dia pergi. Aku yang penasaran bertanya pada Chanyeol.

“Tadi baekhyun membisikan apa eo?” tanyaku

“Rahasia” kata Chanyeol

“Hish, kau menyebalkan” kataku sambil mem pout kan pipi ku.

“Kau akan tau nanti” kata Chanyeol sambil tersenyum penuh misteri(?)

Dosen pun masuk. Aku segera duduk dan kuliah pun dimulai.

*skip*

Akhirnya kuliah hari ini selesai, aah lelahnya. Ini sudah jam 6 sore dan kuliah baru selesai -_- tadinya aku mau mengajak Chanyeol pulang bareng. Tapi tiba-tiba saja dia pergi keluar kelas duluan dan menghilang(?) Tiba-tiba Hyera dan Baekhyun berlari ke arahku.

“Sungrin-ah, Chanyeol dipukulin beberapa namja di Rooftop! Cepat kesana!” kata Baekhyun

“Mwo??!” kataku kaget

Aku langsung berlari ke Rooftop sekolah. Saat aku di Rooftop keadaannya sepi. Seperti tidak ada siapapun disini. Aku bingung, tadi kata Baekhyun, Chanyeol dipukulin beberapa namja. Tapi kenapa sepi sekali? Saat aku mencoba mencari Chanyeol, aku menemukan ada setangkai bunga mawar putih di lantai, mawar putih memang bunga kesukaanku. Aku mengambilnya dan saat jalan aku menemukannya lagi. Ternyata mawar putih itu petunjuk jalan. Aku berjalan mengikuti arah mawar putih itu diterbarkan di lantai seraya mengambil nya. Ada 26 mawar putih yang ditebarkan dan saat mengambil mawar putih yang terakhir, aku melihat sekelilingku. Ternyata aku sendirian. Disini sepi sekali. Aku mulai ketakutan. Tiba-tiba ada tangan yang menutup mataku dari belakang. Sontak aku berteriak kaget.

“sstt jangan teriak-teriak.” bisik seseorang dari belakang di telingaku

“n nuguya?” tanyaku ketakutan

orang ini membuka tangannya dan membalikan badanku sehingga aku berhadapan dengannya. Aku kaget. Ternyata dia Chanyeol. Tunggu. Dia tidak luka sedikitpun? Katanya dipukulin?

“O oppa? kenapa ga luka sedikitpun? Kata Baekhyun kau dipukulin?” tanyaku bingung

“Bisa-bisanya kau tertipu dia eo” katanya sambil tertawa kecil

“ehm, Lee Sungrin” katanya memanggil namaku. Chanyeol lalu berlutut di hadapanku dan memegang tangan kananku.

“Would you be my girlfriend?” katanya sambil menyodorkan setangkai bunga, ya mawar putih lagi.

Apa aku bermimpi? Atau ini kenyataan? Dia ingin aku menjadi yeojachingu nya? Tiba-tiba aku menangis. Dia berdiri lalu memelukku.

“Ada apa? Apa ada yang salah? Kenapa menangis?” tanya Chanyeol

Aku menggeleng “A ani, tidak ada yang salah. Apa aku bermimpi? Aku menyukaimu, sangat menyukaimu” kataku sambil sesenggukan

“Ani, kau tidak bermimpi Sungrin-ah.. Saranghae, jeongmal saranghae. Maukah kau jadi yeojachinguku?” kata Chanyeol

Aku menganggukan kepalaku lalu membalas pelukanku. Chanyeol memeluku lebih erat. Aku melihat dia. Omo! Wajahnya dekat sekali denganku. A apa yang akan dia lakukan?

Chu~

Dia mengecup bibirku sekilas. Astaga! Mukaku langsung merah sekali. Aigoo .//.

Dia memberikan mawar putih itu dan aku menerimanya. Ada 27 mawar putih sekarang. Aku bertanya padanya.

“Oppa, ada 27 mawar putih, kenapa kau memberikan 27 mawar putih?” tanyaku

“Karena sekarang tanggal 27, tanggal jadian kita” katanya Chanyeol sambil tersenyum

Ah ne, sekarang tanggal 27. Aku baru ingat. Omo, romantis sekali..

“Kajja pulang, kuantar kau pulang ya” kata Chanyeol lalu menarik tanganku ke parkiran. Dia membuka kan pintu mobilnya dan aku masuk lalu dia mengantarkan ku pulang. Saat sampai rumahku, sebelum aku turun, dia mengecup bibirku.. LAGI. .//.

“Bye chagiya~ sampai jumpa besok” katanya tersenyum padaku

“Bye oppa~” kataku lalu keluar mobilnya. Aku melihat mobilnya sudah pergi lalu aku masuk ke rumahku. Aah, benar-benar hari yang sangat menyenangkaan.

*7 hari kemudian*

Kemarin dan hari ini Chanyeol tidak masuk kuliah. Ada apa dengan nya? Dia tidak memberiku kabar sama sekali. Aku khawatir sekali. Ah, aku tanya Baekhyun saja. Aku segera mencari Baekhyun. Kulihat dia di kelasku sedang pacaran sama Hyera-_-. Kuhampiri dia.

“Baekhyun-ah” panggil ku

“Ne, ada apa?” tanya Baekhyun

“Sudah 2 hari Chanyeol tidak masuk kuliah, kau tau dia kenapa?” tanyaku

Tiba-tiba Baekhyun dan Hyera saling memandang dan diam. Aku bingung.

“Pulang kuliah nanti, ikut aku dan Hyera ne. Kita akan ketemu Chanyeol.” kata baekhyun

Aku menganggukan kepalaku lalu kuliah pun dimulai.

*skip*

Nah, aku sedang di mobil Baekhyun, mau bertemu dengan Chanyeol. Tapi ini kan bukan arah rumah Chanyeol, ini kan ke arah… pemakaman? Ya benar saja. Aku dibawa ke pemakaman. Kami pun turun mobil. Aku mengikuti Baekhyun dan dia berhenti di salah satu makam. Dia jongkok di samping makam tersebut.

“Sungrin-ah, ini Chanyeol” kata Baekhyun sambil menatap makam itu.

A apa maksudnya? Apa maksudnya ini Chanyeol? Chanyeol sudah meninggal? Tapi waktu itu dia sehat-sehat saja. Apa maksudnya??

“Sungrin, Chanyeol sudah meninggal. 3 Hari yang lalu, saat itu dia sedang ke minimarket membeli cemilan jalan kaki. Saat ingin menyebrang, ada truk yang menabraknya. Supir truk itu memang dibawah pengaruh alkohol.Dan Chanyeol meninggal di tempat” kata Hyera

Aku mematung. Tak percaya dengan ucapan temanku, aku melihat batu nisan nya. Dan benar saja.. Tertera nama “Park Chanyeol”. Aku diam. Air mata keluar dengan derasnya dari mataku. Aku tak tau harus berbuat apa. Dan seketika aku pingsan di tempat. Hyera dan Baekhyun segera membawaku ke mobil dan membawaku pulang ke rumahku.

Flashback END

Aku terus menangis melihat makam namjachinguku.

“Oppa, ingat bunga mawar putih ini?” kataku sambil memperlihatkan mawar putih padanya. Ya, ini 27 mawar putih yang dia berikan padaku waktu di Rooftop saat dia “menembakku”.

Aku menaruh mawar putih itu di makam Chanyeol dan mengeluarkan suatu carian dari saku ku. Aku meminum cairan itu. Beberapa saat kemudian aku jatuh tiduran tepat di samping makamnya. Ada busa mulai keluar dari mulutku.

“Oppa, aku akan segera menyusulmu. Tunggu aku disana” kataku dalam hati sebelum menghembuskan nafas terakhirku dan menutup mataku untuk selamanya.

END

*Makasih yang udah baca ^^ Kalo pada nanya kenapa author pilih tanggal 27 buat tanggal jadian mereka, soalnya itu kan tanggal lahir Chanyeol hehe^^ Ditunggu comment nya ^^*

Iklan

8 pemikiran pada “27 of White Roses

    • Komentarku sama kaya fransiska thor 🙂 coba lebih dikompleksin lagi, pasti readers nangis hahha *ini sok tau* tapi keseluruhan udh bagus 🙂 semangat authornya~

  1. author ini ceritanya keren thor^^
    bisa bayangin gimana perasaannya sungrin.
    aigoo~ pas nembak sungrin chan oppa romantis banget>< jd keinget pas sehun nembak aku, tp sekarang udh jd mantan, jd istri maksudnya*ditimpuk whirlwinds* ^^

    aku suka bgt thor ceritanya^^

  2. Yakk gue maklumin ini ff pertama author, tapi keren meskipun feel nya kurang, tapi waktu ending nya kerasa nyentuh(?) #hwaiting_thor ^^

  3. Ye maklumin ini FF pertama Author…
    Tapi Ye cukup terkesima pada saat Chanyeol menyatakan cintanya itu loh .-.
    Soo Sweet banget gitu rasanya…
    Tapi Feel sad and Angst di Final nya belum Ngeh/? dan Nyes/? .-.
    Jadi perlu di perbaikin lagi tu Author-ssi…

    Ah, 1 lagi…
    Perbaikan kalimat.
    Kalau Author-ssi mau pakai Kata kalimat yang Baku, pakai yang baku aja terus…
    Tapi kalau nggak mau pakai kata yang Baku, jangan di bakuin nanti dingin/? –‘ *YeKiraBeku –‘

    Oke Author-ssi…
    Good Job and I Like your Fanfiction! ^^

    Fighthing! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s