Dickens (Chapter 1)

Dickens (Part 1)

 

 

 

Main cast : xi luhan & park sung young

Member EXO

Cha mie rie

Kim min young

 

Author : hunkaihan

Genre : fantasi,romace(?),comedy gagal (?)

 

 

Part 1

 

Author pov

“Kris? Lu-ge tidak sedang sakit kan?” Tanya xiumin

“molla,,tapi aku juga penasaran dengan yeoja bernama park sung young itu” terang kris sambil melihat ke arah meja sung young yang di sana juga ada luhan.

“kau kenapa eoh?” tanya suho pada kai

“aku rasa dia cemburu” terang sehun dan itu membuat kai yang sedari tadi memperhatikan luhan kini pandangannya teralih menatap sehun tajam

“kau menyukainya kai?” tanya baekhyun

“molla…dia satu-satunya yeoja yang menolakku” terang kai

“eottokhe?” tanya luhan yang sedari tadi masih sabar menunggu jawaban dari seorang park park sung young

“sunbae…aku rasa ini terlalu cepat” terang sung young

“babo,,kalian masih bisa bekencan untuk mengenal satu sama lain” terang mi rie

“temanmu benar,,ku tunggu kau pulang kuliah, kau pulang jam berapa?” tanya luhan pada sung young

“kami pulang jam 2 sunbae” min young menjawab pertanyaan luhan di karenakan sung young sedari tadi hanya diam sambil menatap lekat luhan

“wae? Kenapa kau melihatku seperti itu?” tanya luhan membuat sung young jadi salah tingkah

“ah,,anniyo,,arra,,,sunbae bisa menungguku di taman depan kampus” terang sung young

“jangan panggil aku sunbae,,panggil saja luhan” terang luhan

“arraseo luhan oppa” kata mi rie dan min young secara kompak membuat sung young memandang mereka sambil menggelengkan kepalanya

“apa kalian tak menyuruhku duduk bersama kalian? Kaki ku cepek berdiri” terang luhan sambil memandang tiga yeoja di depannya

“ah,,mianhe oppa,,silahkan duduk” terang mi rie pada luhan dan luhan duduk tepat di depan sung young

“oppa aku dan mi rie mau ke perpustakan dulu ne? Ada buku yang ingin aku cari” kata min young sambil berdiri dan menarik mi rie untuk menjauh dari sung young dan luhan

“ya!!! Cha mi rie,,kim min young jangan tinggalkan aku sendirian” teriak sung young saat kedua sahabat nya hendak meninggalkan kantin

“kau tidak usah berteriak babo..di depanmu ada luhan oppa..kau temani luhan oppa saja kita hanya akan ke perpustakaan dan kita akan bertemu setengah jam lagi saat jam kuliah di mulai” terang mi rie panjang lebar lalu pergi meninggalkan luhan dan sung young

“wae?” Tanya sung young saat sadar luhan memperhatikannya

“annniyo” jawab luhan smabil tersenyum lembut ke arah sung young

“dari mana sunbae mengenaliku dan tahu namaku?” tanya sung young luhan hanya tersenyum lalu menunjuk meja yang tak jauh dari meja yang kini di duduki oleh sung young dan luhan dan itu ternyata meja kris cs yang tersenyum ke arah sung young dan luhan

“kau mengenalku dari sehun dan kai?” tanya sung young

“anni,,hanya tahu namamu dari mereka” terang luhan

 

 

“anak raja yang bodoh” terang tao

“tao,,,jangan berkata seperti itu dia hyung mu” terang D.O

“seharusnya dia sadar jangan membuat masalah,kita sudah hampir 10 tahun di bumi namun belum juga mendapatkan tanda-tanda pohon kehidupan” terang tao frustasi

“mencari pohon kehidupan tidaklah semudah yang kau kira” terang kris

“kita hanya perlu menemukan satu orang untuk menemukan pohon itu” terang xiumin

“nugu hyung?” tanya baekhyun

“iblis yang kabur dari dunia iblis bernama leeteuk,,dia yang menemukan pohon kehidupan, aku rasa dia sekarang telah hidup sebagai manusia” terang xiumin

“dan juga aku mendengar bahwa leeteuk memiliki aura seperti luhan” terang kris

“aura seperti lu-ge?” tanya chanyeol

“nde..aura malaikat” terang kris

 

Luhan pov

Dia terlihat binggung saat aku menjawab bahwa kau mengenalinya dari saudara-saudaraku terutama kai dan sehun melihat wajahnya yang seperti itu sungguh sangat lucu,

“ada yang salah bila aku mengenalmu dari mereka?” tanyaku

Dia sedit kaget dengan kata-kataku.

“ne? Anniya…” jawabnya

“kau pernah menolak kai?” tanyaku dengan penuh selidik dan dia tampak tak suka dengan pertanyaanku “ha,,mianhe” kataku menyambung kalimat sebelum dia marah

“anni..aku memang pernah menolaknya” jawabnya dengan santai

“waeyo? Bukankah dia banyak di harapkan yeoja?” tanyaku

“aku tidak menyukainya tidak memiliki perasaan apa pun pada nya” terangnya dengan santai itu sangat membuatku penasaran kenapa dia bisa sesantai itu

“lalu bagaimana dengaku?apa kau mempunyai perasaan khusus padaku?” tanyaku seperti orang bodoh

Belum sempat dia menjawab ponselnya berdering

“aku pergi dulu oppa,,,kelas 3 menit lagi di mulai” kata sung young lalu pergi meninggalkanku

 

Park sung young pov

Aku serasa sedang bermimpi,,,luhan…xi luhan..namja yang paling banyak di incar di kampus menyatakan cinta padaku yang termasuk yeoja biasa-biasa saja. Tidak ada yang menarik pada diriku.

Aku sebenarnya menyukainya,,sangat menyukainya sudah sejak menginjakan kaki di SM UNIVERSITY 2 tahun lalu, namun tak ada yang mengetahinya termasuk kedua sahabat cerewetku itu.

Hingga tahun lalu saudara luhan sunbae kim jong in atau lebih sering di sapa kai menyatakan cinta padaku, kai terkenal dengan keplayboy an nya,,sebenarnya dia cukup tampan namun sikap playboy nya membuat aku berpikir 2 kali untuk menerimanya kedua sahabatku memaksaku untuk menerimanya namun aku tahu jangka pacaran kai paling lama hanya 1 bulan.

Dan pada akhirnya aku memutuskan menolaknya dan ingin mempertahankan rasa sukaku pada luhan sunbae,,,dan hari ini luhan sunbae menyatakan cinta padaku. Namun aku tidak yakin dia serius.

 

Author pov

Luhan berjalan kembali ke meja teman-temannya.

“ettokhe?” tanya baekhyun dengan semangat

“kencan jam 2” jawab luhan sambil duduk di sebelah kris

“jangan terlalu sibuk dengan urusan yang tidak penting lu, ingat tujuan kita ke sini” kata kris

“apa kita harus mencari leeteuk ahjushi terlebih dahulu?” tanya suho

“darimana mereka tahu?” tanya luhan memandang kris dan xiumin

“kenapa kami tidak boleh tahu?” tanya tao

“arraseo..apa kalian tidak ingat leetuk ahjushi?” tanya luhan kepada saudara-saudaranya dan semua nya menggelengkan kepalanya keculai kris dan xiumin

“ingatan mereka tentang leeteuk ahjushi di hapus oleh senat iblis” terang xiumin membuat luhan jengkel

“palliwa pulang,,aku akan mengembalikan ingatan kalian supaya mempermudah mencari leeteuk ahjushi” terang luhan lalu bangkit dari duudknya yang di ikuti oleh yang lain

Setelah sampai di kediaman mereka luhan duduk diam memandangi 9 dongshaengnya

“leeteuk ahjushi orang kepercayaan kerajaan iblis,,dia yang merawat kita semua waktu kecil…mungkin yang paling lama aku,,xiumin,,kris,,suho,,dan lay,,dan yang lain mungkin hanya mengenal leeteuk ahjushi sebentar” terang luhan

“tapi mengapa ingatan ku di hapus dan kalian tidak?” tanya suho

“siapa bilang ingatanku tidak di hapus? Ingatan kita semua tentang leeteuk ahjushi di hapus,,aku luhan dan xiumin mendapatkan kembali ingatan kami saat tidak sengaja mendengar nama leeteuk ahjushi lalu kami mencari tahu” terang kris

 

“appa,,aku pulang” teriak sung young di depan pintu dan tampaklah namja berumur kepala 3 muncul dari dapur

“kau sudah pulang sung young-ah? Palli makan, appa sudah memasak” kata namja yang di panggil appa oleh sung young

Sung young lalu duduk di kursi meja makan bersama sang ayah

“kau kenapa eoh?” tanya ayahnya

“tadi sunbae yang aku sukai menyatakan cinta padaku lalu mengajakku kencan sepulang kuliah.namun sewaktu aku pulang kuliah aku mencarinya di taman tempat yang kami janjikan dia tidak ada di sana hingga aku menunggunya selama 3 jam” terang sung young dengan wajah sedih

“jinja? ah,,,namja itu kurang ajar sekali?” kata sang ayah

 

Luhan dan yang lainnya masih membahas tentang leeteuk yang menghilang dari dunia iblis.

“jam berapa sekarang? Kenapa sudah gelap?” tanya luhan

“jam 5 hyung,,wae?” tanya baekhyun dan luhan hanya menggelengkan kepalanya namun tiba-tiba dia seperti baru ingat sesuatu

“mwo? Jam 5? Jinjayo?” tanya luhan dengan setengah berteriak

“waeyo?” tanya kris dengan binggung

“kencan jam 2?” tanya suho

“ah,,matta” jawab semua orang yang ada dan luhan hanya diam dengan wajah yang tak dapat di artikan

“sehunie,,,jong in kalian tahu alamat rumah sung young?” tanya luhan pada kedua dongshaengnya namun keduanya hanya menggelengkan kepalanya

“aarrrggghhh,,,kenapa kalian tidak mengingatkanku ha?” tanya luhan pada para dongshaengnya

“kenapa kita kau salahkan hyung,,kan yang punya janji kau?” jawab chen

“seharusnya kau mengingatnya dengan baik” sambung tao

“kai,,,kau punya nomer ponsel cha mie rie,,kau minta saja alamat sung young padanya” kata luhan

“jinja? kau punya nomernya kai?” tanya sehun

“anni…” jawab kai dengan gugup

“kai,,palliwa,,aku tahu kau menyimpannya” bentak luhan lalu kai melempar ponselnya ke arah luhan dan dengan cepat luhan mencari kontak nama mie rie

“yeobseo? Cha mie rie,,naega luhan,,,bisa aku minta alamat rumah sung young?” tanya luhan to the point

“….”

“arraseo….gumawoyo” kata luhan lalu mematikan saluran telpon dan mengambil jaket yang tersampir di belakang sofa yang tadi di dudukinya.

“kau mau ke mana lu?” tanya xiumin

“sung young” teriak luhan sambil berlari keluar

“apa dia benar-benar menyukai yeoja itu?” tanya tao

“molla,,,dan kau kai? Kau juga menyukai yeoja itu?” tanya lay

“anni,,,aku hanya penasaran saja” terang kai

“tapi tadi sepertinya kau cemburu?” sambung chanyeol

“anni hyung..aku menyukai temannya” terang kai tampa sadar karena saudara-saudaranya selalu memojokannya

“nugu?” tanya D.O

“jangn bilang cha mie rie?”  sehun coba menebak dan kai langsung menatap wajah sehun

 

Luhan sudah berdiri di depan sebuah rumah namun dia sedikit ragu untuk menekan bel namun akhirnya di beranikannya dirinya untuk menekan bel rumah tersebut dan tak alam kemudian keluarlah sosok yeoja dengan rambut terurai sepanjang pinggang yang tak lain sung young.

“luhan oppa?” sung young tampak kaget

“nde,,,mianhe,,,aku lupa dengan janji kita” kata luhan sambil menatap sung young

“young-ah,,,siapa yang datang?” suara laki-laki terdengar dari dalam

“nugu?” tanya luhan yang penasaran dengan suara namja dari dalam rumah sung young

“uri appa..” jawab sung young “anni appa,,,teman sung young,,,sung young keluar sebentar nde” teriak sung young lalu menutup pintu rumah dan menarik luhan

“wae?” tanya luhan yang heran kenapa dia di tarik menuju taman yang tak jauh dari rumah sung young

“anni,,hanya saja mencari tempat yang nyaman” jawab sung young sambil berjalan menuju sebuah kursi yang ada di taman

“kau marah?” tanya luhan

“anni..hanya kecewa saja” jawab sung young

“young-ah..mianhe..ini semua gara-gara para dongshaengku” terang luhan

“sudahlah,,,dari mana oppa tahu rumahku?” tanya sung young

“cha mie rie” jawab luhan dengan wajah di tekuk sambil terus menatap sung young yang tak mau menatapnya

“lalu ada apa mencariku?” tanya sung young

“mianhe,,,karena aku lupa dengan janji kencan kita” kata luhan lalu luhan mencoba memberanikan diri memegang tangan sung young

“bisa jelaskan alasannya?” tanya sung young smabil menatap luhan

“arraseo,,,,tadi mereka semua meminta penjelasanku tentang salah satu paman kami yang hilang dan mereka ingin mencarinya namun karena mereka tidak ingat jadi terpaksa aku harus memberitahu mereka” terang luhan

“hanya itu yang membuatmu lupa? Dan membuatku menunggumu di taman selama 3 jam?” tanya sung young tajam

“mwo? Jadi kau menungguku hingga 3 jam?” tanya luhan dan sung young hanya menjawab dengan anggukan kepala

“mianhe” kata luhan lalu menundukan kepalanya

“gwenchana” kata sung young lalu berdiri “ sudah kan? Pulang lah,,ini sudah malam” sambung sung young

Namun luhan menahan pergelangan tangan sung young

“Wae?” tanya sung young

“boleh aku memelukmu?” tanya luhan dengan hati-hati, sung young tampak sedikit terkejut lalu mengangguk dan luhan langsung memeluknya erat

“nyaman” gumam luhan

“apa yang nyaman?” tanya sung young yang mendengar gumaman luhan

“berada di pelukanmu membuatku nyaman” jawab luhan sambil melepas pelukannya lalu mengandeng tangan sung young

“eodie?”tanya sung young

“mengantarmu pulang” jawab luhan sambil terus berjalan

“aku bisa pulang sendir,,oppa pulang duluan saja” terang sung young namun luhan hanya menggelengkan kepalanya dan terus berjalan menuju rumah sung young

“masuklah” kata luhan

“anni,,oppa duluan yang pulang,,baru aku akan masuk” jawab sung young

“arra…aku pulang” kata luhan lalu mendekatkan kepalanya tepatnya bibirnya ke arah kening sung young “chu” luhan emncium kening sung young.

Sung young terdiam melihat tingkah luhan sedangkan luhan hanya tersenyum melihat tingkah sung young yang diam seperti patung.lalu luhan berjalan meninggalkan halaman rumah sung young.

 

Mianhe telat bangetz post nya, dan juga suho nya ketinggalan,,kemarin-kemarin lg ngak bisa online,,,,
nanti part 2 nya di usahakan cpt deh,,,

Makasih banyak yg udah RCL mian gak bsa bls satu per satu,,tp author baca semua coment nya kok,,,,gumawo,,,

 

3 pemikiran pada “Dickens (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s