My Story (I Like You, But..)

my story_hdr

 

My Story (I Like You, but…)

 

  • Author: Mutia.R [@Mrs_Greens]
  • Mutiarahmah.wordpress.com
  • Genre: Romance Comedy
  • Rated: General
  • Lenght: Oneshoot/Series
  • Cast: Shin Jae Rin (You/OC), Byun Baekhyun

 

Note:

This story is mine, do not copas without my permission^^

And Big thank’s for my readers who want to reading ‘My Story’. Saranghae~

WARNING !!!

Don’t be plagiator and silent reader.

Happy reading !

_____My Story_____

Ini menyebalkan !

Haruskah aku bercerita tentang diriku ?

Oh ayolah.. ceritaku ini menyeramkan ! lebih menyeramkan dibanding film-film horror seperti Dead Silent, Friday 13st, Evil Dead, The Conjuring, Insidious atau film-film horror triller lainnya..

Kalian tak akan suka mendengarnya..

Tapi.. baiklah, baiklah.. jika kalian memaksa, maka aku tak bisa berbuat apa-apa.

Aku akan bercerita, tapi dengarkan baik-baik.. dan jangan mengejekku setelahnya.

 

Namaku Shin Jae Rin, umurku baru 18 tahun. Dan aku juga masih sekolah.

Tak ada yang menyeramkan. Ya…

Semuanya berjalan baik, aku tidak terlalu pintar tapi juga tidak terlalu bodoh. Hmm.. bisa dibilang, aku masih setengah-setengah.

 

Wajahku ? oh tidak, tidak.. tidak ada yang menyeramkan juga..

Kata teman-temanku aku imut, tubuhku pendek.. baiklah, ini sedikit menyeramkan. Tapi untuk ukuran wanita itu wajar..

 

Aku punya banyak teman.. iya, itu bagus. tapi aku sedikit cuek jika terhadap orang yang tidak aku kenal.

 

Oh iya, aku juga suka fangirling.. itu semacam kehidupan keduaku setelah disekolah dan dirumah.. hahaha..

Dan jejaring sosial lah yang menjadi tujuan utamaku. Kalian ingin tau apa saja yang aku lakukan disana ? ooo.. itu rahasia !

 

Dan yang terakhir.. aku sangaaaaaaat menyukai ice cream. Ice Cream rasa coklat itu favoritku. Dan tempat langganan ku adalah disini.

Kedai ice cream milik paman Han yang berada tidak jauh dari sekolahku..

Inilah tempat favoritku setelah pulang dari sekolah. Terkadang aku hanya akan menghabiskan waktuku disini sampai sore. Makan ice cream sepuasnya, dan terkadang juga sambil mengerjakan tugas sekolahku

Iya, tidak ada yang salah disana, dan juga tidak ada yang menyeramkan.

 

Namun disinilah semuanya berawal.

 

Hari itu hari Kamis, aku pulang sekolah lebih awal dari biasanya karna ibu Song tiba-tiba saja merasa sakit perut saat berada dikelas kami.

Aku rasa dia akan segera melahirkan.

Dan karna itu, seisi sekolah menjadi kacau. Kami semua panik, termasuk juga guru-guru yang ada disekolah.

Dan yang lebih anehnya lagi, semuanya hanya berlarian kesana kemari tanpa ada satupun yang memanggil ambulance.

Benar-benar konyol !

Semuanya, termasuk aku yang juga hanya terdiam kaku melihat ibu Song kesakitan.

Dan akhirnya, setelah setengah jam berlalu. Barulah ada pemberitahuan bahwa sekolah akan dipulangkan lebih awal.

 

 

Seperti biasanya, tujuan utamaku setelah pulang sekolah pasti ke kedai ice cream milik paman Han. Memakan ice cream hingga beberapa porsi sambil membuka jejaring sosial melalui smartphone milikku.

Tentu saja yang ku lakukan adalah fangirling. Hingga akhirnya aku tak menyadari jika pesanan ice cream coklatku sudah datang.

Namun apa yang terjadi? Hei, ini bukan ice cream coklat.

Hampir saja aku memakannya jika saja aku tak memperhatikan warna ice cream tersebut.

 

“Ya ! ini bukan pesan..”  oh tuhan ! coba tebak apa yang kulihat ? apa dia seorang malaikat ? kulit yang putih mulus, matanya yang sendu, dan wajah yang begitu menawan dan mempesona.

Bunuh aku sekarang jika aku bilang bahwa laki-laki ini jelek. Dia benar-benar sangat tampan !!!

 

Tapi, tapi.. bukankah tadi aku ingin marah ? kenapa aku jadi seperti ini ? hei, ini bukan seperti diriku. Dimana harga diriku jika aku tidak jadi memaahinya ?

Huft.. baiklah, aku tidak peduli jika dia tampan. Yang penting aku harus segera mendapat hak asasi ku sebagai pelangan. Aku ingin ice cream coklat, bukan ice cream strobery. Dan itu sakral. titik

 

“Ya ! ini bukan pesananku.. aku ingin ice cream coklat bukan ice cream stroberry” bentakku. “hampir saja aku memakannya, apa kau ingin aku keracunan hah ?” sambungku lagi, Oh ayolah, aku akui ini berlebihan. Tapi sungguh, sebenarnya aku tidak ingin memarahinya seperti ini. Aku juga tidak tau kenapa aku jadi sensitif seperti ini. Apa aku sedang datang bulan ? huhft.. sepertinya begitu.

 

“oh, benarkah ? tapi tadi kau memesan ice cream stroberry nona” oh tuhaaan…suaranya begitu merdu hingga membuatku terlena. Aku serasa terbang keangkasa hanya dengan mendengar suaranya itu. Oh.. aku benar-benar sudah gila.

 

“jadi kau menyalahkan aku ? memangnya kau pikir aku bodoh sampai aku bisa salah pesan hah ?” ucapku naik darah.

 

“aa~ tidak, bukan begitu. Hanya saja..”

“aku tidak mau tau, pokoknya aku mau ice cream coklat !” potongku. Dan tiba-tiba saja paman Han sudah berada disamping pelayan itu. Mungkin ia mendengar suaraku yang meninggi hingga membuatnya datang menemui kami.

 

“oh, nona Jae Rin kau datang ? ada apa ini ?” melihat ada masalah di antara kami, paman Han pun bertanya. Laki-laki itu ingin menjawab. Namun dengan cepat, perkataanku langsung memotong pembicaraannya yang baru saja ingin ia buka.

 

“bagini paman.. aku sudah pesan ice cream coklat seperti biasanya, namun dia malah membawakan ice cream stroberry. Dan dia malah menyalahkan aku karna sudah salah pesan. Itu menyebalkan paman Han” aduku, baiklah.. kurasa aku sedikit  membual. Ia tidak pernah menyalahkanku, hanya aku saja yang bersugesti seperti itu. Dan lihat wajahnya, ini lucu. Dia ingin protes ! terlihat dari wajahnya yang memerah menahan kesal. Hahaha.. aku benar-benar ingin tertawa.

Well, sepertinya hari ini aku sudah berbuat jahat padanya. Tapi sungguh, aku sebenarnya tidak berniat seperti itu. Aku hanya ingin melihat ekspresi nya yang lebih banyak lagi. Karna aku begitu tertarik dengannya.

 

Oops !

Apa yang aku pikirkan barusan ? aku tertarik. Padanya ? sungguh ? apa itu artinya aku.. menyukainya ?

 

Ya Tuhan, ini benar-benar menyeramkan !

Aku tidak pernah menyukai lelaki manapun sebelumnya, kecuali idolaku..

Ya, itu sudah pasti. Kalau tidak, untuk apa aku setiap hari menghabiskan waktu hanya untuk fangirling. Mengikuti setiap aktifitas idolaku melalui aitus-situs dan jejaring sosial.

 

INI BENAR-BENAR MENYERAMKAN !!!

 

 

____oOo____

 

Sepanjang malam aku hanya berpikir dan berpikir. Karna hatiku terus saja berperang. Bagaimana bisa aku tertarik padanya ? ia tidak lebih tampan dari idolaku. Ia hanya membuatku terus berdebar ketika berhadapan dengannya. Apalagi ketika melihat matanya yang teduh itu. Ia benar-benar membuatku gila.

 

Siang tadi, setelah paman Han bilang bahwa ia adalah karyawan baru dikedainya. Aku benar-benar merasa terbang. Entahlah mengapa, hanya saja aku merasa senang ketika mengetahui ia benar-benar karyawan tetap di kedai paman Han. Yang itu artinya, setiap hari aku akan bisa melihatnnya dan bertemu dengannya.

 

Dan yang lebih lebih membuatku senang lagi adalah aku telah mengetahui namanya..

Nama yang begitu indah dan merdu di telingaku..

BYUN BAEKHYUN. Laki-laki tertampan setelah idolaku. Aku benar-benar gila karenanya..

Dan itulah mengapa aku bilang kisahku ini menyeramkan -_-

 

 

____oOo____

 

Hari ini seperti biasa, aku kembali ke kedai paman Han setelah sekolah berakhir. Namun aku membawa sekalian tugas sekolahku untuk mengerjakannya disini.

Kalian tau ? ternyata membawa tugas sekolah kesini bukanlah ide yang bagus. Bagaimana tidak ? aku terus saja mencuri pandang ke arahnya. Ke arah Baekhyun yang sibuk mengantarkan pesanan ice cream dari meja ke meja. Ini benar-benar mengganggu konsentrasiku sebenarnya. Tapi apa boleh buat. Perasaanku telah membutakan segalanya. Oh tidak, kata-kataku sudah semakin puitis hanya karna seorang Baekhun. Ini menyeramkan. -_-

 

Sudah lebih dari tiga jam berlalu, namun dari 10 soal matematika yang kukerjakan aku baru bisa memecahkan satu soal.   Lagi-lagi aku harus bilang kalau Ini mengerikan. -_-

Benar-benar menyebalkan !

 

“ada yang bisa ku bantu nona ?” suara itu tiba-tiba saja memecahkan konsentrasiku. Bukan, ini bukan suara paman Han ataupun suara karyawan yang lain. Tapi ini suara Baekhyun. Dan Oh God ! mimpi apa aku hingga ia menyapaku terlebih dahulu. Kupikir ia akan memusuhiku karna kejadian tempo hari.

 

“a-aku sedang kesulitan mengerjakan soal-soal ini. Memangnya kau bisa membantuku ? kulihat sepertinya kau tidak lebih pintar dariku” oops! Sepertinya aku mengulanginya lagi. Maaf Baekhyun, kuharap kau bisa tahan dengan ucapanku yang tajam ini.

 

Ia tidak menghiraukanku. Ia malah duduk dihadapanku, dan mengambil buku PR ku setelah itu melihatnya untuk beberapa saat dan kemudian malah mengambil pensilku. Apa yang akan ia lakukan ?

 

 

Oh tidak. Haruskah aku bilang ia SEMPURNA ???

Ternyata selain tampan dan juga baik hati, ia juga pintar.

Bandingkan dengan aku yang sudah duduk selama lebih dari tiga jam disini hanya untuk menyelasaikan PR itu namun baru satu soal yang bisa aku selesaikan. Sedangkan ia, baru duduk beberapa menit saja sudah bisa menyelesaikan setengah dari PR ku. Ini benar-benar mengagumkan !

 

“kenapa kau tidak sekolah ?” pertanyaan itu tiba-tiba saja meluncur dari mulutku. Terkutulah diriku ini. Kenapa tiba-tiba saja menanyakan hal yang bisa membuatnya tersinggung seperti ini ? auuuh..

Mulutnya yang sejak tadi komat-kamit menjelaskan tentang cara memecahkan PR ku di nomor lima pun terhenti karna aku tiba-tiba saja bertanya. Ia memandangku sejenak, lalu tersenyum. Oh god ! betapa manisnya dia >.<

 

“memangnya kau pikir aku masih sekolah ?” tanyanya kemudian. Apa maksudnya ? aku tidak mengerti..

 

“bu-bukan seperti itu.. yasudah, kalau begitu lupakan saja” ucapku.

 

“aku sudah tidak sekolah lagi nona. Tapi aku sudah kuliah, karna itu aku bisa meluangkan waktuku untuk kerja sambilan disini..” jelasnya. Dan itu berhasil membuat mulutku menganga sempurna.

 

a-apa dia bilang ? apa  itu artinya dia lebih tua dariku ?? ini benar-benar mengejutkan ! aku tidak pernah menyangka jika ia ternyata lebih tua dariku. Karna jika melihat wajahnya, aku merasa bahwa kami seumuran.

 

“apa kau bercanda ?”

 

Ia terkekeh geli setelah mendengar pertanyaan polosku itu. Namun menyadari raut wajahku yang mungkin begitu serius. Ia pun kembali seperti biasa, namun dengan senyum yang begitu menawan.

 

Mati aku. Senyummu itu benar-benar membuatku gila baekhyun. Apa kau tidak sadar ?

“tentu saja aku serius. Kenapa ? kau terkejut ?” tanyanya, namun masih diiringi dengan kekehan geli yang keluar dari mulutnya.

 

“ti…tidak siapa bilang aku terkejut” ucapku membuang muka. Aku tau sekarang baekhyun masih terkekeh dalam diam melihat tingkah ku yang canggung. Aish ! hancurlah sudah harga dirimu Shin Jae Rin.

 

“hei, apa kau tidak punya pekerjaan lain ? kenapa terus disini ?” ucapku ketus.

 

“punya. Tapi karna aku masih punya banyak waktu, jadi nanti saja ku kerjakan”

 

“apa ? ya, kau ini benar-benar karyawan yang buruk” aku berdecak. Oh baiklah, apapun alasannya yang penting aku senang karna dia mau bicara padaku.

 

15 menit berlalu, tak ada pembicaraan yang berarti lagi diantara kami. Ia masih sibuk menjelaskan bagaimana caranya memecahkan soal-soal yang ada dibuku PR ku. Begitupun juga aku, sebenarnya aku tak terlalu memperhatikan PR sialan itu, yang sejak tadi ku lakukan hanyalah memandangnya dan mendengarkan suaranya yang begitu merdu.

Tapi harus kuakui, aku harus berterima kasih pada PR matematika itu. Karna kalau bukan karnanya, Baekhyun mana mungkin mau bicara padaku..

Aish, aku memang gadis yang beruntung !

 

“kau tau, kemarin itu kau benar-benar menyebalkan nona” ucapnya tiba-tiba, matanya tetap mengarah pada buku PR ku. Aku yang sejak tadi memperhatikannya pun terkejut hingga membuatku menatapnya lebih dalam. Namun saat ia mengangkat kepalanya dan balas menatapku, kenapa  aku malah jadi gugup begini ?

 

“a-apa ? kau mau marah padaku ? kau juga menyebalkan tau !” iya, menyebalkan karna kau sudah menarik perhatianku dan membuatku menyukaimu, ini benar-benar menyiksaku. Kau tidak tau kan ?

 

“tapi perbuatanmu sungguh keterluan” ucapnya lagi. Namun masih dengan gayanya yang tenang.

 

“a-apa peduliku ? kau yang duluan membuatku kesal. Jadi kau pantas mendapatkannya”

 

“hmm.. baiklah. Nona ini ternyata benar-benar keras kepala” ucapnya lembut sambil mengacak-acak rambutku. Ya tuhaan, harus berapa kali ku bilang bahwa aku tidak sanggup melihat senyumnya.

Dan sentuhannya. Oh, benar-benar membuatku melayaaaang.

 

“ya ! berhenti mengacak rambutku. Rambutku jadi berantakan kan..” ucapku sebal. Kau tau ? sebenarnya aku sangat menyukai sentuhanmu. Tapi aku maluuu.. aku takut, jika pipiku semakin memerah akibat ulahmu itu.

“baiklah.. baiklah..”

 

 

Untuk beberapa saat aku melupakan idolaku. Ternyata hal ini tidak sebegitu menyeramkan seperti yang ku bayangkan.

Bahkan aku sempat berpikir untuk menjadi stalker seorang Byun Baekhyun.

Ouu.. apa aku berlebihan ? tapi kurasa ini wajar. Karna aku masih seorang remaja labil yang begitu mengidolakan sesuatu.

 

 

 

____oOo____

 

Pelajaran olahraga hari ini benar-benar membuatku lelah. Ditambah lagi, nilai hasil ulangan matematika ku yang hanya mendapat point D.

Ini benar-benar membuatku lelah lahir dan batin.

Sudah  kubilang kan, aku ini benar-benar lemah dalam pelajaran matematika.

 

Padahal ujian masuk perguruan tinggi tinggal sebentar lagi. Tapi kenapa aku semakin tidak bisa konsentrasi. Ini menyebalkan !

 

Aku terduduk lemas sambil menunggu pesanan ice cream coklatku datang. Hari ini aku benar-benar tidak bersemangat. Rasanya semua tenaga ku sudah terkuras habis akibat pelajaran olahraga yang begitu melelahkan. Bayangkan saja, aku harus berlari mengelilingi lapangan olahraga yang luasnya tidak bisa dibilang kecil sampai 15 kali putaran.

Hah, Pak Kim benar-benar tidak berperi kemanusian. Tak tau kah ia jika berlari itu melelahkan ? bahkan sampai membuat pinggang serasa nyeri dan malamnya sudah kupastikan jika kakiku tak dapat digerakkan karena keram.

Ini mengerikan, sungguh !

 

Tap.

Sesuatu yang dingin tiba-tiba saja menyentuh kepala ku. Aku terkejut, lalu mendongakan kepalaku kearah sumber dingin tersebut.

Oh, ternyata pesanan ice cream ku sudah datang. Dan yang mengantarnya adalah Baekhyun.

 

Baekhyun ?

Untuk apa ia duduk didepanku? Apa ia akan meninggalkan kewajibannya sebagai karyawan lagi.

Cih, benar-benar karyawan yang buruk.

 

“ada apa denganmu nona ? kau terlihat buruk hari ini” ucapnya.

“bukan urusanmu” jawabku ketus.  Baiklah, aku hanya tak ingin kau melihat wajahku yang menyedihkan ini Baekhyun. Mengertilah..

 

“mm.. biar kutebak. Apa nilai ulanganmu jelek hari ini ?” aku terkejut. Bagaimana ia tahu ? apa ia seorang peramal ? jawabanmu sungguh tepat Baekhyun.

 

“tidak. Siapa bilang ? aku hanya lelah sehabis olahraga” aku mencoba kembali seperti biasa. Duduk tegap, dan terlihat seperti orang yang tak punya banyak masalah. Aku hanya tidak ingin harga diriku semakin jatuh dimatanya. Ini benar-benar mengerikan kau tau ?

 

“mm.. Baiklah, aku percaya” ucapnya santai.

 

Percaya ?

Ya, memangnya kau pikir aku mengatakan ini agar kau percaya padaku ?

Memangnya apa untungnya juga untukmu jika kau percaya padaku ?

Aish, Baekhyun menyebalkan.

 

Aku tidak mau berpikir lebih keras lagi. Apapun maksud dari ucapan ‘percaya’ mu itu untuk saat ini aku tidak mau peduli. Aku mau istirahat saja.

 

“hei, apa kau tidur ?” tanyanya bingung setelah melihatku kembali menelungkupkan kepalaku ke atas meja. Ayolah baekhyun, aku lelaaah.. untuk saat ini bisakah untuk tidak menggannggukau.

 

Tidak ada jawaban dariku. Tapi sepertinya ia masih duduk didepanku. Aku bisa merasakannya.

 

“kau benar-benar tertidur ya ? lalu bagaimana dengan ice cream ini ? bukankah kau belum memakannya nona ?” tanyanya lagi.

Aish, Baekhyun kau mulai membuatku kesal lagi.

 

“biarkan saja. Nanti aku bisa pesan lagi setelah terbangun” ucapku santai masih dengan posisi yang sama.

Namun sedetik kemudian aku mendengarnya terkekeh geli dihadapanku. Apa yang lucu?

 

“kau ini lucu” ucapnya sambil mengacak-acak rambutku lagi.

 

Aku ? lucu ?

Yang benar saja. Memangnya apa yang lucu dariku ?

Bukankah sejak tadi aku terus ketus padanya ?

 

“a-apa maksudmu ? lucu dari mana ?” aku segara terbangun. Aku penasaran dengan jawabannya. Apa yang lucu dari ku ?

 

“iya, kau lucu. Apa kau selalu seperti ini pada semua orang ? bicara ketus seakan kau jahat. Padahal kau sangat manis”

 

OH MY GOD !!!!!!

Apa yang baru saja ia katakan ? apa aku tidak salah dengar ? atau ini hanya sebuah mimpi ?

Kumohon jauhkan jam weker dariku sekarang juga !!!!!

 

Dia bilang aku sangat manis.

apa ini ? apa maksudnya ? apa itu artinya ia juga tertarik padaku ?

 

“ma-manis apanya ? bukankah selama ini aku selalu jahat dan ketus padamu. Aku tidak punya sisi manis terhadapmu”

 

“iya, kau memang jahat. Bahkan aku sempat kesal padamu. Tapi lama-kelamaan aku baru tau kalau ternyata kau hanya seperti ini padaku” ucapnya “memangnya kenapa nona ?” sambungnya lagi.

 

Aku diam seribu bahasa. Oke, aku merasa sepeti sedang tertangkap basah mencuri buah apael dari pohon tetangga sebelah ku.

Aish, tapi ini lebih mengerikan lagi dibanding itu  >.<

 

“percaya diri sekali kau tuan” hanya itu saja yang bisa kukatakan. Entah kenyataan apa lagi yang akan ia paparkan sampai aku mengakui yang sebenarnya.

Aku maluuu.. benar-benar malu.

 

“kau menyukaiku ?” tanyanya tiba-tiba. Ya, apa dia tidak menghiraukan kata-kataku yang sebelumnya ?

 

Mati aku. Apa yang harus kulakukan ?

“kau bercanda ? mana mungkin aku menyukaimu !”

 

Bukannya membalas. Ia malah menatapku lekat. Dan senyumnya itu seakan enggan untuk menghilang dari wajahnya.

 

“huuuuhft.. begitukah ? padahal aku sudah berharap bahwa kau juga menyukaiku”  ucapnya. Lalu menyandarkan tubuhnya pada kursi yang ia duduki.

 

“A-apa ? memangnya apa untungnya jika aku menyukaimu ?”

“karna aku menyukaimu” ucapnya santai.

 

A..apa ? seseorang tolong bawakan cotton bud untuk membersihkan telingaku. Apa aku tidak salah dengar ?

Baekhyun menyukaiku ?

 

“kau menyukai ku ?” tanyaku memastikan

 

“hanya jika kau bersikap baik” jawabnya enteng.

 

“menyebalkan !” gerutuku.

 

Baekhyun mencibir sambil memandang wajahku yang cemberut. “Baiklah, aku juga menyukaimu saat kau sedang jahat padaku, saat menyebalkan, saat sedang marah, dan saat sedang.. seperti ini” dia kembali mengacak-acak rambutku. Ouuh.. sepertinya ini akan menjadi kebiasaan baru untukku.

 

“nah begitu dong” sekarang perasaanku lega. Seperti baru saja terbebas dari tali yang selama ini mengikatku.

 

“Jadi..” dia menyenggolku “kau menyukaiku tidak ?” ia kembali mengulang pertanyaannya.

 

“iih apa-apaan sih. Memangnya harus jika aku katakan ?” kataku melanjutkan memakan ice cream yang sejak tadi terlantar di atas mejaku.

 

“hei, ayolaaah..” dia lagi-lagi menyenggolku.

“cari tau saja sendiri !” ucapku lagi.

“baiklah.. jika kau tidak mau mengakuinya, maka aku akan menghukummu” ucapnya. Dan sedetik kemudian ia langsung mendaratkan bibir tipisnya itu pada pipiku. Dan setelah itu melarikan dari dari hadapanku.

 

“mulai saat ini kau resmi jadi pacarku Shin Jae Rin” kata-kata terakhirnya itu seakan menyadarkan ku dari keterkejutan yang tadi tiba-tiba saja mendera.

 

Kyaaaaaa~ eommaaaaaaa.. aku maluuuuuu >.<

 

Kurasa aku akan mengurangi kuotaku menjadi seorang fangirl untuk idolaku.

Karna sepertinya waktuku akan semakin banyak terkuras hanya untuk menjadi kekasih seorang Byun Baekhyun.

Dan inilah kisahku..

Benar-benar mengerikan !

 

 

 

___The End___

Dan yang mau baca FF author yang lainnya bisa buka di WP ini^^

http://mutiarahmah2908.wordpress.com/

Iklan

7 pemikiran pada “My Story (I Like You, But..)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s