Story About Rose in Love

Story about Rose in Love

Cast : Shin Hye Rose(OC) , Oh Sehun , Park Nari, Xiu Luhan , Kim Hyun Zee , Fandi

Genre : School Life , Romance , Sad and Happy

Length(Jumlah Kata): 4776

Abstrak Cerita: Terkadang cinta memang tak bisa di tebak benar kan zee ?

Maaf karena aku mencintaimu lebih dari yang kau tau rose…

Isi Cerita :

Rose pov

Hari ini aku memutuskan untuk kuliah di Korea Selatan. Aku memilih langkah ku kesana bukan karena tanpa sebab, tapi itu adalah bagian dari mimpiku.

Flashback

2013

Aku masih berada di bangku smk, ya benar aku adalah orang Indonesia. Dan bulan ini semua telah di sibukkan dengan berita AFTA / APEC, ya secara garis besar adalah mengizinkan semua warga Asia untuk saling berbagi lokasi dan menguntungkan satu sama lain. Namun, guru ku selalu memberi tahu agar aku selalu berhati-hati terhadap orang luar negri. Bisa saja Indonesia akan mengalami penjajahan untuk kesekian kali nya.

Flashback end

Dan sekarang 2015 AFTA telah di mulai dan tak jarang aku menemui orang asing di kanan kiri ku. Dan saat ini aku dapat menjadikan afta sebagai keuntunganku, karena aku telah di percaya oleh PT Telkomsel di Jakarta untuk bekerja dan melanjutkan studyku di Korea Selatan lebih tepat nya Seoul University. Aku benar-benar bahagia. Bagaimana tidak, itu adalah sebuah keinginan yang menurutku tak kan pernah tercapai namun kini semua nya telah di depan mata. Dan apa kamu tau aku adalah seorang fans EXO, dan yang lebih membuatku dag… dig… dug adalah salah satu tweet di EXO Official yang menyebutkan bahwa Oh Sehun akan memulai kuliah nya di Seoul University. Betapa bahagianya aku akan kah aku bertemu dengan sehun ? namun aku tak boleh ceroboh, aku harus belajar rajin agar tetap di percaya oleh semua orang.

Di sini aku sekarang, tepatnya di Korea Selatan. Setelah 3 bulan belajar bahasa korea dan budaya nya  secara intensif, dan tidak lupa dengan bahasa inggris ku yang bisa di acungi jempol. Aku siap untuk memulai nya. Memulai perjuanganku, setelah 1 minggu yang lalu aku mengunjungi kedua rumah orang tuaku dan meminta restu kepada mereka. Aku tiba di bandara, pengantarku menuju masa depan.

Rose… terdengar atasan ku memanggil dan membuat ku seketika mencari sumber suara. Rose adalah nama yang di berikan orang tua ku, namun aku sudah mengurus nama untuk di Korea yaitu Shin Hye Rose, nama yang bagus bukan. Aku mendapatkan pengarahan dari beliau tentang tanggung jawab dan kewajiban yang harus ku jalani. Aku mengangguk paham.

Sekarang sudah 45 menit aku berada di pesawat, jujur aku agak tegang karena aku seorang diri. Tinggal 15 menit aku akan sampai di bandara korea dan itu bukan lah waktu yang lama, tiba-tiba aku merasa ada sebuah bola mata yang memandangku dan itu berasal dari orang yang berada di kursi sebelahku. Saat aku menoleh kepadanya tiba-tiba dia berkata “Hello , would you be myfriend ?(hello , apakah kamu mau jadi temanku?) aku hanya melihatnya diam, kemudian aku segera menjawab dengan anggukan dan dia mulai menjabat tangan ku dan berkata “Park na ri imnida” aku cukup ternganga saat mengetahui bahwa dia orang Korea.

Aku pun tersenyum dan menjawab “My name is Rose” (Nama Ku Rose)

Nari pov

Aku mulai membuka mata, dan aku melirik jam. Rupanya sudah 45 menit aku tertidur di pesawat dan tiba-tiba aku sadar ada seseorang di sampingku. Setelah memandang wajahnya tergambar jelas bahwa dia orang Asia yang beragama islam. Kulit yang coklat manis dan berkerudung, tanpa pikir panjang aku mengajak nya berkenalan dan ternyata namanya Rose. Setelah aku bertanya – tanya kemana tujuan nya, ternyata tuhan telah merencanakan semuanya. Kita kuliah di jurusan dan tempat yang sama, mungkin detik ini memang takdirku menjadi sahabat nya.

Rose Pov

Terima Kasih Ya Allah, ternyata kau mengirimkanku seorang teman yang dapat menemaniku di Korea. Setelah berbincang-bincang, akhirnya sampai lah di bandara dan kami harus berpisah. Sebenarnya aku merasa sedih, karena dia merupakan sahabat pertamaku di Korea. Namun kami sudah melakukan persiapan dengan bertukar kontak. Dan akan berjanji untuk bertemu ketika sudah ada di Universitas.

Aku memutuskan untuk naik taksi karena aku masih tidak tau dimana apartemen ku berada. Mengapa di Korea semua taksi penuh ?? aku melihat taksi datang dan aku melambaikan tanganku seperti kebiasanku di Indonesia, ketika aku melihat taksi itu berhenti aku langsung membuka pintu dan masuk. Betapa kagetnya aku karena di situ ada seorang lelaki yang keren sekali, wajahnya yang tampan, kulitnya yang begitu putih, dan sepertinya dia cukup tinggi, tapi dia sangat cuek. Setelah begitu detail mengamatinya, sepertinya aku tak asing dengan wajahnya. Ketika aku sibuk dengan fikiranku, nada dering ponsel menguasai suasana. Exo growl… aku sangat hafal lirik nya tanpa aku sadar aku ikut menyanyikannya.

Sehun Pov

Hari ini, entah hari apa. Namun di saat aku menaiki taksi dan melihat seseorang yang asing juga ingin menaiki taksi akhirnya aku memutuskan untuk berbagi tempat untuknya. Dia terlihat begitu bersemangat dan kulitnya coklat manis dan rambutnya di tutup kain. Aku tak mengerti bahwa ada style seperti itu, sibuk dengan pikiran ku sendiri dan suara ponsel membuatku tersadar. Aku mendengar suara samar yang menyanyikan lagu growl milik boyband ku, seperti nya berasal dari gadis yang berada di sebelahku. Ternyata dia menarik juga.

Rose pov

Aku sampai lupa bilang bahwa aku akan berhenti dimana. Aku membuka ransel dan membuka dompet ku, di situ ada foto Oh Sehun salah satu member EXO yang keren dari layar laptop ku. Aku sangat mengidolakannya. ketika aku sibuk megeja yang di tuliskan di kertas, Seoul Myeo…ng, tiba-tiba lelaki di samping ku langsung menyela dan berkata Seoul Myengdong Apartement. Aku tersentak kaget dengan suara lelaki itu, sepertinya lelaki itu sedang melihat sesuatu. Aku mencoba mencari tau apa yang sedang ia lihat, sepertinya matanya tertuju ke dompetku. “Kau menyimpan fotoku ?” lelaki itu bertanya padaku dan sukses membuat ku berfikir keras. Suara itu yang sering ku dengar melalui mp3, jangan bilang dia Oh Sehun. Sehun oppa batinku. Aku memberanikan diri untuk menatap wajah nya. Dan aku kaget bukan main, dengan nada yang cukup keras dan diikuti jari telunjukku. Sehun oppa ?? kataku yang berhasil membuat nya menatapku  dan tertawa “hahaha”.

Sehun pov

Ketika aku mendengar gadis di sampingku berbicara, kurasa dia pertama kali berada di Korea. Dia membaca nama jalan dengan terbata-bata aku cukuprisih  dengan itu, dan aku sudah tau apa yang akan di ucap gadis ini yang menjadi jalan tujuan ku juga. Seoul Myengdong Apartement, aku mencoba membantu mengucapkannya. Dia kaget dan langsung menatap ke arah ku, dan menunjukkan wajah lucunya. Sungguh aku ingin tertawa detik itu juga, untuk menghilang kan niat ku tertawa aku menatap sekeliling dan menemukan sebuah foto yang mirip dengan ku. Aku memberanikan diri untuk bertanya dan satu menit kemudian dia membuat ku benar-benar ingin tertawa dia memanggil namaku dengan keras dengan ekspresi wajahnya yang tak terbaca, tak tahan dengan ekspresinya aku hanya bisa tertawa “hahaha”.

 

Rose pov

Aku mengerjapkan mata seakan tak percaya dengan apa yang ada di depanku,Sehun Oh Sehun ada di depanku. Dengan memberanikan diri aku mengambil kamera polaroid di ransel ku dan berbicara dengan sopan untuk meminta berfoto bersama, aku sempat takut jika sehun tak memberi ijin, namun dia tersenyum dengan manis sekali membuat ku bahagia. Dia mengambil kamera polaroid dari tangan ku dan mengambil posisi untuk berfoto. Sungguh aku benar-benar gugup sekarang, kimchi… kata sehun dan jpreet. Satu foto yang telah jadi dan berada di tanganku. Foto ku dengan Sehun. Merasa tidak puas dengan itu aku mengambil pena batikku di saku dan meminta tanda tangan pada Sehun. Tanpa banyak bicara Sehun langsung memberikannya, namun Sehun mengatakan bahwa penaku untuknya sebagai bayaran foto dan tanda tangannya. Hhmm baiklah aku menggangguk dan Sehun tersenyum. Aku senang sekali sesosok Sehun idolaku yang telah memberikan banyak senyumannya pada saat ini. Ternyata Sehun oppa tidak cuek seperti apa yang aku bayangkan selama ini.

Rose Pov

Akhirnya sampailah aku di jalan yang kutuju. Sebuah apartement megah ada di depanku dan seorang lelaki tampan ada di samping ku. Sehun menoleh dan bertanya nomer apartement, aku pun menjawabnya 365. Sehun pun mengajakku untuk berjalan bersama ternyata kamar sehun bernomer 366. Aku benar – benar tidak menyangka mungkin ini sebuah mimpi.

Luhan pov

Hari ini aku cukup malas keluar karena tak di temani Sehun. Ketika aku membuka pintu apartement dan tunggu dulu apa itu Sehun. Dia bersama gadis, omo(astaga)… apa aku tak salah lihat dan gadis itu tak ada yang special kecuali tampilannya yang terkesan unik. Sekarang lebih baik aku menanyakannya pada Sehun. Aku menghampiri mereka dan kutanyakan pada Sehun siapa gadis itu dan dia menjawab temannya.

Rose pov

Aku lega karena sebentar lagi akan masuk ke apartement pertamaku. Dan tak merasa getaran yang berkelanjutan karena berada di samping Sehun. Belum juga aku membuka pintu, tampak seorang lelaki menghampiri dan jatungku serasa akan melonjat. Dia Luhan… apa kamu tau ? dia Luhan EXO ! aku rasa aku akan pingsan sekarang. Aku melihat mereka berbicara dan aku tak tau apa yang mereka bicarakan. Detik berikutnya mereka berdua, dua lelaki tampan member EXO menatapku. Dan untuk mencairkan suasana “Maukah kakak-kakak yang tampan ini memberiku foto dan kulihat mereka saling menatap dan menjawab “Kenapa tidak ?”. Aku mengambil kamera polaroidku dan kami foto bersama. Kau tau foto itu bagus sekali, Luhan tiba-tiba berkata padaku bahwa dia juga ingin mencobanya, tak tahu berapa foto yang sudah kami ambil sekarang.

Rose POV

Hari ini aku sudah berada di Seoul University. Begitu megah dan istimewa, aku kira ini sebuah mukjizat untuk dapat bersekolah di sini. Aku cukup gugup bagaimana tidak, semua nya melihat ku. Baju seragam yang biasanya rok pendek kujadikan panjang, dan aku memakai kerudung. Sibuk dengan pikiran ku, tiba-tiba ada tangan yang menyentuh bahuku dan bingo… dia Nari,
kami berbincang-bincang sebentar dan segera memasuki universitas. Nari di sambut ramah dan meraka terlihat seperti orang baik semua. Aku bertanya pada Nari dan apa kamu tau ? dia anak ketua yayasan, aku benar-benar beruntung.

Nari POV

Aku datang melihat reaksi kaget yang di buat Rose. Ketika aku mengatakan bahwa aku anak ketua yayasan.Bel berbunyi dan tandanya harus memasuki kelas, aku mengantar Rose sampai kedepan kelas nya. Kurasa dia anak yang pintar, jurusan ilmu teknologi. Bukan kah itu keren?
sedangkan aku hanya jurusan akutansi.

Rose POV

Aku memasuki kelas dan disambut oleh seorang guru perempuan yang cantik. Beliau tersenyum kearahku, aku pun memberikan senyum termanis yang aku punya. Beliau mengatakan kepada teman-teman dan mempersilahkanku untuk berkenalan. Sungguh aku gugup sekarang,
Assalamualaikum. Annyeonghasimnika, Shin Hye Rose imnida, just call me Rose. Nice to meet you… (Salam orang islam. Selamat pagi, namaku Shin Hye Rose, panggil saja Rose. Senang bertemu kamu) yah begitulah, aku duduk di samping seorang cowok dan namanya…

Zee Pov

Ketika sibuk menatap layar hp ku. Tiba-tiba, seorang gadis memperkenalkan dirinya. Sepertinya wajah nya telah tersimpan lama dalam memoriku. tapi siapa ?

Rose Pov

Tak sengaja aku menatap seorang lelaki yang wajah nya telah terdeteksi oleh retina mataku.
Kenapa aku merasa sudah pernah menemuinya di masa lalu, di saat kita pertama bertemu. Wah sadar Rose kau disini untuk belajar.

Flashback on

Indonesia

Rose telah pulang sekolah dan dia cukup shock. Karena, seorang teman nya menyatakan cinta kepada nya. Yah mungkin ini masih begitu tak mungkin, karena Rose masih bersekolah di bangku SD. Ketika teman nya meminta Rose untuk menjadi pacar nya, Rose hanya mengangguk dan bilang bahwa kita masih kecil.

Zee pov

Aku begitu bahagia, ternyata Rose juga suka padaku. Tapi dia tak mau jadi pacarku, katanya kita masih terlalu kecil. Baiklah aku berjanji pada Rose untuk menjadikannya pacar apabila sudah SMP. Dan kami pun bertukar foto, agar suatu hari kita pasti akan bertemu kembali.

Rose pov

Aku cukup lelah menunggu semua. Ini tahun ketiga dan sekarang aku sudah kelas 2 SMP, tapi mana zee ? apa dia sudah menyukai gadis lain ?  ketika banyak lelaki yang menyatakan cinta  dan mengajak ku untuk pacaran. Aku tak bisa, karena aku masih menunggu zee. Dan berharap dia pasti kembali.

Zee pov

Aku menyesal ketika seperti ini aku malah tak bisa menemukan Rose. Aku dan orang tuaku pindah ke Korea setelah aku lulus SD. Padahal aku sudah berjanji pada Rose dan ini sudah tahun ketiga. Sepertinya Rose sudah mempunyai pacar yang lebih baik dariku, yang bisa menepati janji nya. Tak seperti aku yang kini telah pergi jauh darinya.

Flashback off

Zee pov

Rose … asal mu dari mana? apa kau islam? aku memberanikan diri untuk bertanya karena aku merasa telah jatuh cinta pada tatapan kami yang pertama, dan tatapannya mengingatkanku pada Roseku 7 tahun yang lalu.

Rose Pov

Aku dari Indonesia dan aku Islam. Kalau kamu? aku bertanya pada Zee. Yang sedari tadi menatapku dengan tatapan yang tak bisa kuartikan.

 

Zee Pov

Aku juga lahir di Indonesia. Ketika aku lulus SD, keluarga kami pindah ke Korea. Aku menceritakan sebagian masa laluku pada Rose.

Author Pov

Jam pulang telah berdering, Rose dan Nari pun tidak langsung pulang. Mereka berbincang sebentar.

Nari Pov

Rose apa kau ada acara? ayo kita menonton EXO di aula, katanya mereka mau memberi penampilan kepada sekolah ini.

Rose Pov

Apa? EXO? serius? aku mau, ayo … ujarku dengan bersemangat. Bagaimana tidak, sewaktu di Indonesia untuk dapat melihat penampilan EXO harus membayar tiket yang mahal dan sekarang mereka tampil di Aula Universitasku, gratis lagi.

Author Pov

Aula begitu ramai hari ini. Para mahasiswa yang merupakan penggemar EXO berkumpul menjadi satu.

Rose Pov

Aah Nari~ah. Aku rasa kita terlambat. Ternyata di Aula sudah di penuhi banyak sekali mahasiswa. Aku hanya dapat melihat penampilan EXO dari belakang.

Nari Pov

Aku rasa juga begitu Rose. Sepertinya kita Cuma bisa melihat penampilan EXO dari sini saja. Aku sedikit kecewa karena aku tidak bisa melihat Sehun oppa(sapaan dari perempuan terhadap kakak laki-laki yang lebih tua) dari dekat.

 

 

Rose Pov

Nari aku senang sekali … dapat melihat penampilan EXO secara langsung. Aku berteriak dengan girang kepada Nari.

Nari Pov

Iya Rose, aku juga senang sekali. Apalagi bisa melihat penampilan Sehun oppa saat ini. Aku bersyukur sekali hari ini, karena aku dapat menikmati wajah tampan Sehunku.

Rose Pov

Apa Sehun? Saat mendengar nama itu aku ingat kejadian saat pertama kali aku menginjakkan kaki di Korea. Apa mungkin Sehun masih mengingatku? Aku berharap semoga saja.

Sehun Pov

Aku senang sekali karena hari ini hyung-hyungku(sapaan dari laki-laki terhadap kakak laki-laki yang lebih tua)mengabulkan permohonanku agar EXO kembali tampil di Universitasku. Tiba-tiba tatapanku berhenti pada gadis berkerudung. Aku rasa itu Rose, seorang gadis yang kutemui di taksi dulu. Aku tak bisa melupakan kejadian itu, benar benar lucu.

Author Pov

Acara EXO telah selesai namun sekarang saatnya fans-sign … semua telah mengantri untuk mendapatkan tanda tangan para member EXO.

Nari Pov

Aku tak ingin meyia-nyiakan kesempatanku untuk meminta tanda tangan. Aku menarik lengan Rose untuk ikut mengantri di antrian Sehun oppa.

Rose Pov

Aku tersadar dari lamunanku dan kembali kedunia nyata ketika Nari menarik lengan ku. Aku menurut dengan ajakan Nari untuk meminta tanda tangan Sehun oppa terlebih dahulu. Aku setuju karena mendahulukan teman universitas itu juga penting.

 

Sehun Pov

Saatnya Fans-sign. Aku bahagia karena dapat membuat orang tersenyum ketika mendapat tanda tanganku. Dan tunggu dulu, bukankah itu Rose, dia ikut mengantri. Apa mungkin dia masih ingat kejadian waktu itu?

Nari Pov

Sekarang giliranku, ternyata Sehun Oppa baik sekali ketika dia menanyakan namaku dan memberiku tanda tangannya. Tak henti-hentinya dia tersenyum tapi matanya tak fokus, aku ingin menuntaskan rasa penasaran ku. Aku juga ikut melihat kemana sorot mata Sehun tertuju. Sebenarnya aku tak yakin tapi sepertinya dia melihat Rose atau mungkin memang iya.

Rose Pov

Nari telah selesai dan sekarang giliranku. Aku melihat Nari sesaat dan kelihatan nya dia menunggu di aula. Sekarang di hadapanku Sehun oppa, aku cukup gugup karena dia memberikan senyumannya. Senyuman yang amat sangat manis, “Hai Rose” sapanya dan itu membuatku mematung seketika.

Sehun Pov

Aku tau bahwa Rose kaget ketika aku menyapa nya, karena raut wajahnya itu telah menggambarkan keterkejutan yang telah aku buat. Aku bertanya pada nya dengan sapaan basa basi dan aku rasa ketika pertama bertemu rasa nya aku merasa jantungku memompa lebih cepat dari apapun juga. Aku tak mencegah tanganku ketika menuliskan nomer ponselku dan email ku di belakang foto yang dia berikan.

Rose Pov

Aku cukup bahagia, maksudku aku benar-benar bahagia ketika Sehun masih mengingat ku. Dan sepertinya dia menuliskan sesuatu di belakang foto yang ku berikan pada nya.

Sehun Pov

Aku boleh minta file foto kita dan luhan, aku ingin memilikinya. Oh iya kirim ke emailku, sudah kutulis di belakang. Katanya dengan diakhiri sebuah senyuman termanisnya.

 

Rose Pov

Ii… iya jawabku gugup dan segera pergi. Karena antrian sangat panjang, andai aku mementingkan ego ku, aku tak akan mau beranjak dari depan Sehun oppa.

Author Pov

Rose dan Nari pun pulang ke apartement mereka masing-masing, dan memulai kegiatan mereka selanjutnya.

Rose Pov

Hari ini, hari yang indah bisa bertemu Sehun oppa. Andai aku memiliki nomor handphone nya. Aku akan menjadi gadis yang beruntung dapat berkomunikasi dengan Sehun oppa. Sibuk dengan pikiranku, aku teringat dengan permintaan Sehun untuk mengirim foto kita dan Luhan. Wah beruntung sekali aku setelah menyisipkan file dalam email. Aku pun mencari alamat email yang telah Sehun tulis di belakang foto yang telah tertanda tanganinya, dan mata ku membulat seketika ternyata di kertas itu ada nomor handphone Sehun.

Sehun Pov

Sudah ke sekian kalinya aku menatap layar handphoneku. Entah mengapa aku merasa bahwa Rose pasti akan menelfonku, aku juga bingung dengan pikiranku sendiri. Bahwa fakta nya hati ku telah terikat ketika bertemu dengan nya kali pertama.

Rose Pov

Tanpa pikir panjang aku langsung menyimpan nomor hp nya dalam kontak ku. Apakah aku harus mengirimkan sms padanya tapi apa? ahaa… aku tau

To : Sehun oppa

Selamat malam Sehun oppa. Fotonya sudah ku kirim di email
from Rose

Sehun Pov

Aku cukup putus asa mungkin Rose tidak menyukai ku. Akhirnya aku memutuskan untuk bermain game dalam hp ku dan …

Satu Pesan Masuk
From : 09887xxxxxx

Selamat malam Sehun oppa. Fotonya sudah ku kirim di email
from Rose

Tak tau mengapa membaca sms singkat ini membuat ku otomatis tersenyum. Aku ingin menyatakan perasaan ini, sepertinya aku harus cepat dari pada aku menyesal. Aku langsung menyimpan nomernya dalam kontakku.

To : Rose

Terima kasih banyak :D. Tapi aku membutuhkan bantuan mu !

Rose Pov

Apa sehun oppa akan membalas pesan ku ? , sadar Rose pasti itu tidak mungkin , semua bayangan itu tiba-tiba terhenti karena suara sms masuk dari hp ku , Apa itu Sehun oppa? , dari pada aku penasaran , aku langsung melihatnya , dan ….. bingo ..

From:Sehun Oppa

Terima Kasih banyak , tapi aku membutuhkan bantuan mu ! 😀

Cepat-cepat aku membalas sms nya , mungkin ini adalah kesempatan emas , yang tidak boleh ku siakan

To : Sehun Oppa

Minta tolong apa Sehun oppa ? , selama aku bisa melakukannya , aku tidak akan menolak J

Sehun Pov

Mungkin , aku terlalu berharap Rose membalas dengan cepat , atau waktu yang berjalan lambat , sudahlah oh sehun . siapa yang bisa menghindar dari ketampananmu . Dering sms masuk berbunyi , langsung saja aku buka pesan itu , kurasa itu dari Rose

From : Rose 😀

Minta tolong apa Sehun oppa ? , selama aku bisa melakukannya , aku tidak akan menolak J

Senyum ini lagi –lagi keluar tanpa di perintah . aku langsung mengetikkan pesanku untuk , dan aku rasa cara ini akan berhasil

To : Rose 😀

Hari Minggu , ku tunggu di depan pintu Apartement  mu , jam 8 pagi  , temani aku beli bubble tea , ok ?

Rose Pov

Apa? Apa aku sedang bermimpi ? Sehun oppa mengajak ku untuk beli bubble tea ..

To : Sehun Pov

Iya , Oppa aku akan siap sebelum jam 8 pagi .. sampai jumpa hari minggu

Hari Minggu Jam 7 pagi

Rose Pov

Aku sudah siap dan tinggal menunggu Sehun oppa menjemputku , aku gugup , bagaimana kalau aku salah tingkah ?

Author Pov

Tepat jam 7.30 pagi , Sehun sampai dan bertemu dengan Rose , dan mereka pun menaiki Bis Umum , namun Sehun telah memakai semua penyamaran agar tidak di kenali oleh para fans

Sehun Pov

Entah mengapa aku begitu bersemangat , dan sebelum jam 8 pagi aku sudah menjemputnya, aku sudah bersiap-siap dengan apapun yang terjadi , aku sudah memakai semua perlengkapan penyamaranku

Rose Pov

Sekarang kami sedang duduk di depan air mancur yang sangat indah ditemani Bubble tea dan senja di sore hari , betapa bahagia nya aku , apalagi aku di temani oleh seorang Sehun EXO, namun 5 detik kemudian keadaan memjadi gugup dan canggung

Sehun Pov

Aku tak boleh menyiakan kesempatan ini , Rose , aku ingin mengatakan sesuatu yang penting pada mu , aku rasa aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama , dan kau adalah satu-satu nya gadis yang bisa masuk ke dalam hati dan jiwa ku , bagaimana dengan mu?

Rose Pov

Aku kaget , benar-benar kaget , Sehun oppa mengatakan bahwa dia jatuh cinta pada ku , Sehun oppa , asal kau tau aku sudah jatuh cinta padamu sebelum bertemu dengan mu , karena aku fans mu … oppa

Sehun Pov

Bukan Antara idola dengan fans rose , namun Antara kau dan aku , aku mohon Rose Jadilah kekasihku , Aku mohon padamu , Maaf karena aku mencintaimu lebih dari yang kau tau rose…

Rose Pov

Aku jauh-jauh dari Indonesia ke Korea karena Study dan Pekerjaan ku , dan asal kau tau oppa jalan kita sudah berbeda , agama kita berbeda

Sehun Pov

Baiklah , aku tau memang tak seharusnya begini , namun apa kau mau menjadi sahabat ku , yang dapat menemaniku membeli bubble tea setiap hari minggu

Rose Pov

Sedih , itu yang kurasa sekarang , namun apa boleh buat , tak sadar air mataku telah jatuh ke pipi , aku mengangguk mengiyakan bahwa aku mau menjadi sahabat sehun oppa , aku mau dan sangat mau.

Author Pov

Sejak kejadian itu Sehun dan Rose Semakin dekat namun ada seseorang yang tak menyukai hal itu … Zee , dia benci Sehun dekat dengan Rose.

Zee Pov

Aku harus menyatakan ini pada Rose , aku sudah tak sanggup menahan nya , terlalu sesak dalam dada , hari ini aku mengajak rose ke Café depan universitas, aku rasa aku akan berhasil untuk menyatakan cinta dan membenarkan masa lalu ku

Rose Pov

Zee mengajakku ke café depan sekolah , aku tak menolaknya , karena Zee juga teman ku dan Zee menyeritakan semua nya tentang masa lalu dan Rose kecil nya , dan yang membuatku lebih tercengang dia menyatakan cintanya

Zee Pov

Aku tak tau sudah berapa lama bercerita namun , hatiku bilang memang sudah semestinya aku melakukan ini , aku menyatakan cintaku , karena aku merasa cinta ku pada Rose sudah tercetak pada memori masa laluku

Rose Pov

Lagi-lagi aku menangis , aku benar-benar terkejut akan menemukan Zee kecil ku , di sini , bukan di Indonesia , aku mengambil dompet ku dan mengambil foto yang letakknya di bawah foto Sehun Oppa

Zee Pov

Dia Rose , Rose yang sudah kutinggalkan dan aku bertemu dengan nya lagi ,aku dapat melihatnya menangis , ketika Rose mengeluarkan sebuah foto dari Dompet nya , dan menunjukkannya pada ku , aku merasakan berwatt-watt listrik melewati tubuhku, aku juga mengeluarkan foto yang kumiliki , Foto Rose sewaktu kecil

Author Pov

Ketika mereka sibuk dengan masa lalu masing-masing , tiba-tiba Rose mengatakan sesuatu , yang membuat Zee mematung

Rose Pov

Maaf kan , aku Zee aku tak bisa menjadi kekasihmu
Aku sudah puas untuk menunggu mu begitu lama
Dan satu lagi , aku sudah bahagia menjadikanmu seorang sahabat

Author Pov

Waktu tak terasa berjalan begitu cepat , dan beberapa bulan lagi kuliah Rose selesai , dan dapat kembali ke Indonesia , dia terlihat begitu ceria bersama para sahabat nya , Dan hari ini mereka berempat(Rose,Sehun,Zee, Nari) mengunjungi Apartement Rose , Mereka sedang memainkan sebuah game yang konsekuensi nya menceritakan pengalaman cinta mereka

Rose Pov

Aku kalah , mereka tertawa bahagia atas penderitaanku , dan sekarang saatnya aku menerima konsekuensi , bercerita tentang pengalaman cinta , aku mengatakan bahwa aku menyukai seorang lelaki yang baik , Fandi , dialah teman semasa SMK ku , dan aku suka pada nya hingga saat ini.

November

Rose pov

Nanti malam ulang tahun Fandi , aku pun memutuskan untuk megirimkan email kepada nya , berharap di membacanya

Author Pov

Setelah mengirim email Rose pun tidur dia tak terlalu berharap lebih kepada Fandi

Esok harinya

Japan

Fandi Pov

Email ? dari siapa? Rose ? , setelah membaca emailnya , aku membalas email itu , dan aku begitu bahagia , bahwa Rose masih mengingat hari jadinya , 8 Januari aku tunggu kau di bandara soekarno hatta , kita pulang bersama , okay ?

Rose Pov

Aku bahagia ketika mengetahuai Fandi mau membalas email ku
dan dia mengajakku bertemu 8 Januari

Author Pov

7 Januari

Hari dimana Rose telah menyelesaikan kuliahnya di Seoul
Hari dimana harus berpisah dengan para sahabat nya
Ketika Mereka duduk bersama(Nari , Sehun , Rose, sZee) mereka cukup shock karena besok pagi Rose langsung menuju bandara

Keesokan harinya

Author Pov

8  Januari, Aku telah sampai di Bandara Soekorno  Hatta , aku mengirimkan sms kepada Fandi agar sekarang menuju bandara , dan bertemu denganku .

Fandi Pov

Aku berlari sekuat tenaga , aku tak mau mengecewakan Rose, itu dia Rose duduk sendiri dan membaca buku ,aku telah menyiapkan semua nya , aku yakin bahwa dia lupa , hari ini ulang tahunnya

Rose Pov

Seorang lelaki tinggi dan tampan menghampiri ku , aku tak menyangkai bahwa Fandi lebih dari yang kubayangkan di masa SMK, tiba-tiba dia menjabat tanganku , dan mengambil kue tart dari tas nya , dia menyanyikan lagu ulang tahun, dan saat nya aku meniup lilin , aku memohon agar Fandi menjadi kekasihku ,serius aku benar-benar bahagia sekarang .

Fandi Pov

Setelah menyanyikan lagu selamat ulang tahun aku meletakkan kue tart , dan menjongkokan kaki ku di hadapan nya , aku bahkan sudah menyiapkan semua nya , Rose , Would you marry me ? (Apakah kamu mau menikah denganku?)

Rose Pov

Aku hanya mengangguk dan menangis senang , semua ini menjadi kenyataan , dan aku bersama nya bersama Fandi , Seorang Lelaki yang ku cintai , yang dapat menjadi imam ku dan anak-anak ku .

 

 

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Story About Rose in Love

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s