I Never Let You Go Chapter 3)

I never let you go (Part 3)

 

a

 

Main Cast : Kim Jong In

Jung Woori

Lee Minhyuk

Support Cast : Minho

Note : Don’t plagiat. Just read it. Let’s check it out. ^ ^

 

Author POV

Minhyuk dan Woori duduk di kantin sekolah tanpa mengatakan sepatah kata pun. Mereka terdiam beberapa waktu.

“Jadi hari ini? Eomma menitipkan kotak nasi lagi?”tanya Woori sambil menatap kotak nasi yang baru saja diberikan Minhyuk padanya

“Iya..tentu saja. Seperti biasanya bukan..hehehe”seru Minhyuk sambil dengan smirk manisnya

“Oppa..”panggil Woori pelan

“Hmm?”Minhyuk memandang balik Woori sambil sedikit memperdekat jarak mereka

“Bisakah kamu tidak melakukan hal ini lagi?”tanya Woori pelan

“Wae?? Aku hanya mengantarkan apa yang eommamu titipkan”jawab Minhyuk cepat

“Jangan bohong padaku”jawab Woori pelan sedikit terisak

“Aku tidak bohong padamu”sanggah Minhyuk cepat mencoba menghentikan langkah Woori

“Kamu tentu saja berbohong. Kukatakan sekali lagi,berhenti melakukan ini semua”bentak Woori kasar dan menghempas tangan Minhyuk yang mengenggam tangannya

“Woori ah..”panggil Minhyuk berusaha membujuk

“Hal ini tidak akan merubah apapun”seru Woori lagi pelan tanpa membalikkan badannya dan berlalu pergi

Woori pergi meninggalkan Minhyuk sendirian. Minhyuk menghela nafas panjang. Bingung…apa yang harus dia lakukan agar Woori bisa kembali seperti dulu lagi.

 

Kim Jong In POV

Kulihat Woori berjalan keluar dari kantin sekolah,raut wajahnya menandakan dia sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Lagi-lagi,aku melihatnya menangis lagi. Ini adalah kedua kalinya dalam seminggu ini dia menangis. Sebenarnya apa yang dia tangisi? Apa karena namja itu lagi?

“Jong in ah..wae?”tanya Sehun melihat Jong In termenung di depan jendela kelas yang mengarah ke halaman sekolah belakang dan mengikuti arah pandang Jong In dan benar saja yang ditatapnya bukan lain adalah Woori. “Dia?? Menangis lagi??”tanya Sehun memastikan sambil ikut memerhatikan Woori dari jauh

“Iya”jawab Jong In singkat tanpa melepaskan arah pandangnya

“Aishh…sebenarnya apa yang dilakukan namja itu padanya ya…arghhh”seru Sehun sambil mengacak kasar rambutnya

“Dia selalu menunjukkan sikap yang dingin tapi saat bertemu dengannya dia selalu tidak bisa mengontrol emosinya”seru Jong In mulai kesal

“Jong in ah,kamu lihat..itu siapa lagi??? Namja itu…”jerit Sehun heboh

“Nugu?”tanya Jong In mulai kesal karena Sehun menganggu program tidurnya

“Dia sedang memeluk….Woori”seru Sehun terperanjat

Aku terdiam melihat Woori berpelukan dengan seorang namja. Namja itu memeluknya dengan erat,bukan hanya namja itu bahkan Woori juga..membalas pelukannya. Sebenarnya siapa lagi dia.

 

Jung Woori POV

Aku berjalan menyusuri halaman belakang sekolah,aku selalu sulit mengontrol emosiku. Susah payah aku berlari darinya,tapi dia selalu datang dan datang padaku. Aku tidak tahu akan bertahan berapa lama lagi. Saat aku menangis sendirian,kulihat seseorang menghampiriku…

“Woori ah…”panggil Minho oppa

“Op..oppa??? Minho oppa”Woori terbata dengan air mata di pelupuk matanya

“Kamu kenapa? Maafkan oppa,oppa baru bisa datang menemuimu.”tanya Minho sambil menyeka air mata Woori

“Arra…arra…asalkan kamu datang menemuiku itu sudah cukup”seru Woori

“Maafkan oppa Woori ah”Minho memeluk Woori untuk menenangkannya

“Ne”seru Woori tersenyum sambil membalas pelukan dari Minho

Minho oppa datang menemuiku hari ini,akhirnya aku tidak sendirian lagi. Minho oppa pasti akan menjagaku. Dia paling memahamiku dari siapapun. Mulai hari ini,hidupku akan lebih baik.

“Jadi sekarang kita ke rumahku?? Kamu sudah tidak ada kelas bukan?”tanya Minho saat Woori sudah sedikit tenang

“Ne”seru Woori dengan senyum yang merekah

“Kajja….”ajak Minho menggandeng tangan Woori

 

Author POV

Sehun dan Jong In sedari tadi memperhatikan gerak-gerik Woori. Mereka bingung sebenarnya ada hubungan apa Woori dengan namja itu. Bukankah baru ada namja bernama Lee Minhyuk?? Yang selalu membuat Woori menangis?? Dan sekarang muncul seorang namja yang mampu membuat seorang Jung Woori tersenyum lebar sambil memeluk erat dirinya. Sebenarnya yeoja seperti apa Jung Woori itu??. Tiba-tiba seorang yeoja menghampiri mereka.

“Apa kalian penasaran dengan namja tadi?”seru seorang yeoja sambil mendongakkan kepalanya mengikuti arah pandang Sehun dan Jong In

Keduanya hanya menganggukan kepala mereka dengan wajah bingung.

“Aigoo..kalian ini sungguh lucu,hahaha. Namja itu..kakak sepupunya. Choi Minho,eomma mereka kakak beradik.”seru yeoja itu dengan senyumnya yang khas

“Ohh..”keduanya ber-oh ria sambil manggut-manggut

“Hahaha,kalian pikir dia seperti Lee Minhyuk?”tanya yeoja itu dengan smirk iblisnya

“Geundae…Suzy ah…darimana kamu tahu semua itu?”tanya Jong In

“Aku ini…sahabat dekatnya..dulu sekali….tapi semua berubah karena hal itu”jelas Suzy dengan perubahan wajahnya yang sangat terlihat yaitu kecewa

“Hal apa?”tanya keduanya penasaran

“Aku tidak mungkin menceritakan semua rahasia Woori,jika ingin tahu tanyakan sendiri padanya. Aku tidak mau menambah jumlah orang yang mengasihaninya”jelas yeoja itu yang ternyata adalah Suzy

“Bukan itu..”jawab keduanya

“Meskipun bukan begitu tetap saja aku tidak bisa menceritakan semuanya. Aku sedang menunggunya menerimaku kembali,jika aku menceritakan kelemahannya dia akan marah padaku. Kalian tentu tahu Woori mempunyai harga diri yang tinggi”jelas Suzy lagi sambil memainkan rambutnya

“Aku tahu itu..tidak apa-apa. Informasimu yang hari itu sudah berguna kok”seru Jong In

“Baiklah,geundae..siapa yang ingin mendekati Woori?? Kamu Oh Sehun?? Atau kamu?? Kim Jong In??”tanya Suzy penasaran

“Itu rahasia kami”jawab kedua namja itu yang disambut dengan lemparan pulpen oleh Suzy

“Aishhh..tidak seru”dan Suzy berpaling pergi sambil menghentakkan kaki

“Hahahaha”kedua namja itu tertawa riang melihat kelakuan Suzy

 

Jung Woori POV

“Oppa,kamu datang kesini sendirian?”tanya Woori setelah berada di rumah Minho

“Tentu saja,eomma dan appa masih harus mengurusi perusahaan mereka. Aku hanya ingin mengunjungimu”jawab Minho sambil membuatkan minum untuk Woori

“Oh…”gumam Woori sambil mengatukkan jari tangannya ke meja sambil berpikir keras

“Woori ah,saat di London,eomma bilang bahwa..”seru Minho belum selesai

“Oppa sudah mendengarnya??Hmm..tenang saja aku tidak akan memikirkannya lagi. Karena oppa ada disini denganku sekarang,maka semua yang kualami tidak akan menyakitkan lagi”jelas Woori dengan tatapan serius memandang Minho

“Woori ah…ikut saja dengan oppa ke London.”ajak Minho tak kalah serius

“Bukankah kamu tahu aku paling tidak suka…”bantah Woori yang langsung disanggah oleh Minho

“Woori..hentikan. Ini bukan belas kasihan atau apapun,oppa hanya ingin kamu tidak sendirian disini. Jika kamu ikut dengan oppa,kamu bisa melupakan semuanya. Tenang saja..aku sudah memberitahu eomma dan appa dan tentu saja mereka semua setuju kamu ikut dengan kami”jelas Minho agar Woori tidak bisa membantahnya lagi

“Oppa..aku tidak takut sendirian. Aku hanya ingin tahu keadaan mereka sekarang. Tidak seharusnya aku meninggalkan mereka saat itu.”seru Woori dengan perasaan kacau balau

“Woori,dengarkan oppa.Itu semua adalah masa lalu. Dan mengenai kamu kabur dari rumah hal itu adalah yang paling benar kamu lakukan. Jadi oppa mohon kamu jangan melihat ke belakang lagi. Mulailah hidup barumu dan ikut oppa ke London.”jelas Minho sambil menatap serius Woori supaya dia mengerti

“Aku tahu,tapi selama 18 tahun ini aku hidup dengan mereka. Bagaimanapun mereka adalah orang tuaku. Apakah oppa tidak bisa membantuku?? Bahkan hanya untuk bertemu sekali saja?”tanya Woori dengan tatapan memohon pada Minho

“Baiklah aku akan memikirkannya”jawab Minho pasrah dan mengacak kesal rambut Woori

“Gomawo oppa” seru Woori dengan senyum manisnya

 

Author POV

Hari ini Woori dan Minho pergi untuk menemui orang tua Woori. Minho menghentikan mobilnya di tepi jalan. Menuntun Woori masuk ke sebuah café.

“Dengarkan oppa,appamu meninggal 3bulan lalu. Oppa tahu beberapa hari yang lalu,saat memastikan keadaan kedua orang tuamu. Dia meninggal karena tertabrak mobil. Dan eommamu,dia masih bekerja seperti dulu”jelas Minho sambil menatap Woori yang sedang berkutat dengan pikirannya

“Appa?? Meninggal?? Kenapa oppa tidak langsung memberitahuku?”tanya Woori terkejut

“Mianhae Woori ah,karena oppa…”jelas Minho belum selesai

“Dimana makam appa?”tanya Woori langsung

“Woori ah..”panggil Minho berusaha menenangkan Woori

“DIMANA??? KATAKAN PADAKU SEKARANGG”bentak Woori dengan genangan air mata yang menumpuk di matanya

Semua orang menatap ke arah Minho dan Woori. Woori menjerit dengan begitu keras dengan nada yang gemetar. Dia tidak tahan,dia menangis..membiarkan seluruh pipinya dialiri air mata dengan begitu saja. Dia benar-benar ingin menghentikan ini semua dengan segera. Dia akhirnya berlari keluar café meninggalkan Minho sendirian. Berlari tak tentu arah dengan tangis terisak dan kelimpungan.

 

Kim Jong In POV

Baru saja aku akan merebahkan diriku,handphoneku bergetar hebat. Kurogoh kantungku dan kulihat,ternyata ada 1 pesan masuk

From : Sehun

Jong In ah,cepat ke café depan sekolah sekarang. Woori dan kakak sepupunya bertengkar hebat. Woori menangis sambil berteriak

Aku segera bangkit dari tempatku dan segera berlari masuk ke dalam mobil agar bisa segera melihat keadaan Woori. Saat di perjalanan menuju café,aku melihat jalan begitu ramai oleh orang-orang. Handphoneku bordering sekarang,pasti Sehun meneleponku. Aku tidak menghiraukannya,aku hanya berharap segera sampai di café. Tak berapa lama 1 pesan masuk lagi dari Sehun.

From : Sehun

Dimana kamu sekarang? Cepatlah,sekarang keadaannya sangat gawat. Woori tertabrak truk

Aku terperanga membaca pesan dari Sehun,aku memarkirkan mobilku sembarang. Berlari keluar menuju kerumunan itu dan melihat tubuh Woori terkujur penuh darah.Sehun mendatangiku dengan wajah pucatnya.

“Jong In ah,ini sangat gawat”gumam Sehun saat melihat Jong In dating dan langsung berlari mencari Woori

“…..”Jong In terdiam melihat Woori terkapar di jalan

“Woori…dia..”jelas Sehun belum selesai

“KENAPA KAMU HANYA DIAM???? APAKAH KAMU AKAN MEMBIARKANNYA TERUS MENGELUARKAN DARAH SEPERTI ITU?? BAWA DIA KE RUMAH SAKIT SEKARANG???”bentak Jong In pada Minho

“YAA..Jong In ahh…hentikan. Dia kakak sepupunya Woori”relai Sehun mencoba menghentikan Jong In yang mulai menggila

“LALU KENAPA?? DIA BAHKAN TIDAK BERBUAT APA-APA DI SAAT SEPERTI INI. YAAA…MINGGIR..Biar aku yang mengantarnya ke rumah sakit”bentak Jong In yang sekarang mengarah pada Sehun dan segera beralih ke Woori dan langsung menggendongnya

“Siapa kamu? Dia adik sepupuku”tanya Minho yang bingung melihat Jong In begitu lancang ikut campur dalam masalahnya

“Kamu masih berani bilang dia adik sepupumu?? Ck….jadi apa yang kamu lakukan saat dia tertabrak seperti ini?? Hanya menontonnya?? ck”sindir Jong In dengan tatapan menusuknya

“YAA.. Jong In hentikan….utamakan Woori sekarang”relai Sehun berusaha menghentikan perdebatan mereka berdua

Jong In pun berbalik dan meninggalkan Minho yang masih terbingung di tempatnya. Dengan perasaan campur aduk Jong In berlari menggendong Woori masuk ke mobilnya

“Woori ah,bertahanlah..jebal…kamu akan baik-baik saja”gumam Jong In dalam hati

2hari kemudian….

Setelah 2hari,Woori belum juga menunjukkan tanda-tanda. Dia belum juga bangun dari tidurnya. Setiap hari Minho datang menemuinya tapi tentu saja mendapat tatapan tajam dari Jong In. Lee Minhyuk,ternyata juga datang menjenguk Woori,dia mendapat kabar kecelakaan dari sekolah. Tiba-tiba Woori bergerak,berusaha membuka matanya. Sehun,Kai,Minhyuk dan Minho segera mengerubunginya dan menanyakan keadannya. Namun Woori hanya berkedip datar tanpa mengatakan apapun.

“Woori ah…kamu sudah sadar?”tanya Jong In cepat begitu melihat Woori bangun

“….”Woori hanya terdiam tak bergeming sedikit pun

“Apa ada yang sakit?”tanya Minhyuk lagi

“….”Woori juga hanya diam tanpa berucap sepatah kata pun

Woori benar-benar hanya diam tanpa membalas jawaban mereka satu pun. Dia hanya berkedip datar tanpa ekspresi apapun. Minho yang melihat itu sempat frustasi. Dia segera berbincang sedikit pada Woori.

“Woori ah…sadarlah. Bicaralah..jangan hanya diam. Oppa memang salah,maafkan oppa”

“….”Woori juga hanya diam tanpa suara

“Karena pertemuan hari itu gagal,maka hari ini oppa memanggil mereka dating”seru Minho

“Mereka?”tanya Woori akhirnya

“Ne…..eomma dan appamu. Appa tirimu. Sekarang mereka sedang di ruang tunggu..apa kamu mau menemui mereka sekarang?? Biar oppa panggilkan.”jelas Minho serius

Tiba-tiba pintu kamar terbuka dan…

“Mianhae Minho..aku harus pergi sekarang”jelas seorang wanita paruh baya masuk ke dalam kamar dengan tergesa-gesa

“Eomma…”panggil Woori pelan sambil menengadahkan kepalanya

TBC

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s