It’s Complicated (Chapter 1)

It’s Complicated

 

Author: @lrozano

 

Genre: Romance, Sad, little bit Hurt.

 

Length: Multichapter

 

Part 1

 

Casts: Wu Yi Fan (Exo-M)

Park Chanyeol (Exo-K)

Song Min Ra (OC)

Han Seul Sung (OC)

 

Another casts: find by yourself

 

Warning: typos, gaje (?)

 

Rating: Teen

 

 

 

Halo! Bertemu lagi dengan saya(?) hehe. Mungkin pernah ada yang baca ff My Summer Love, kalo ada yang baca pasti tau aku siapa(?) yang pasti aku masih jadi writer yang amatiran hehe. Tapi aku sudah mengoreksi kesalahan ku di ff yg itu wkwk. Dan semoga aja Ff kali ini jauh lebih bagus dan seru daripada My Summer Love.

 

Makasih juga buat kalian yg sempetin baca ff ini. Makasih buat admin yg telah nge post:)

 

Selamat membaca;)

 

image

Sumarry: “big or small. Lies are lies.”

 

——————–

 

 

“Yak!! Sudah berapa kali kau mengacak rambut ku nona Min Ra!” Seorang namja berdecak sebal melihat tingkah yeoja nya yang senang mengacak-acak rambutnya.

 

“Kau ini berlebihan sekali, rambut mu itu kan bisa disisir” yeoja yang bernama Minra itu menggerutu mendengar namjachingu nya mengeluh soal rambut nya yang berwarna kelam itu di acak-acak.

 

Sepasang kekasih itu sekarang sedang berada di taman. Entahlah, mereka hanya sedang menikmati masa-masa indah bersama.

 

Sepasang kekasih itu bernama Wu Yi Fan aka Kris, seorang anak dari pengusaha besar dan ternama di Asia dan Eropa. Dan dengan seorang Yeoja yang bernama Song Min Ra, yeoja itu adalah yeoja sederhana asal Korea dengan keturunan darah Prancis.

 

Awal mula mereka menjadi sepasang kekasih bermula pada dua bulan yang lalu. Mereka satu tempat kuliah, satu jurusan dan bahkan satu kelas.

 

Drrrt drrt

 

“Heh, babo… Itu handphone mu bergetar” ucap Minra, Kris pun memutar bola matanya.

 

“Aku adalah kekasih mu chagi, jangan panggil aku seperti itu. Mm kau boleh panggil aku appa, karena suatu hari aku akan menjadi appa dari anak-anak mu itu” ucap Kris dengan PD nya, lalu ia segera mengambil iphone nya dan mengangkat telepon dari Eomma nya tersebut.

 

“Yeoboseyo, ada apa Eomma?” Kris menjawab,

 

“Kris, cepat pulang ya. Ada yang ingin umma dan appa bicarakan padamu”

 

“Ah eomma, sebentar lagi ya..”

 

“Yasudah, tapi cepat ya”

 

“Ne, Eomma”

 

Kris pun mematikan telepon nya. Ia kembali menatap kekasih nya yang menatapnya seakan berkata ‘ada apa?’

 

“Eomma.. Meminta ku cepat kembali” Kris berucap, Minra pun hanya mengangguk.

 

“Kembali lah, takutnya mereka ingin mengatakan sesuatu yang penting” ucap Minra, Kris hanya menatap yeoja nya itu. Ia tersenyum kecil.

 

“Hmm sebentar ah, aku masih ingin bersama mu. Umm besok aku ingin mengenalkan mu dengan umma dan appa ku, kau mau kan?” Kris bertanya pada kekasih nya itu. Dan kekasih nya itu pun hanya mengangguk sambil tersenyum kecil.

 

Cup.

 

Sebuah kecupan ringan diberikan Kris pada Minra tepat di bibir yeoja itu.

 

Minra pun agak terkejut dengan perlakuan Kris. Hmm sejujur nya itu ciuman ke 2. Ciuman pertama mereka saat setelah wisuda dan itu tidak disengaja, bahkan mereka belum berpacaran. ah sudah tidak perlu membahas soal itu. Walaupun mereka berpacaran sudah hampir 3 bulan.

 

Itupun setelah Wisuda, Kris baru berhasil mengakui perasaan nya pada Minra.

 

“Kris! Yak! Apa-apaan kau mengecup ku di depan umum! Dasar mesum!” Minra berkata agar menutupi rasa malunya.

 

“Ini sepi.. Tidak masalah. Apa kau ingin lebih?” Tanya Kris dengan smirk nya. Membuat Minra bergidik ngeri.

 

“Mesum! Aku ingin pulang” ucap Minra, ia menatap arloji nya di tangan kanan nya. Sudah pukul 17:43 waktu KST.

 

“Haha, kau tampak semakin cantik jika wajah mu memerah seperti itu” kali ini Kris memeluk pinggang nya hangat.

 

“Aku akan antar, ayo chagi” ia kini berjalan dengan menggandeng tangan Minra lembut.

 

Di depan motor ducati Kris yang berwarna abu-abu itu, Kris segera memberikan helm pada Minra.

 

Mereka berjalan melewati lampu-lampu kota dihari yang mulai gelap itu. Hingga sampailah disebuah gedung Apartment sederhana.

 

“Hati-hati dijalan ya, Kris-ah” ucap Minra memberikan helm pada Kris. Yeoja itu masih sibuk merapihkan rambutnya. Membuat Kris tersenyum.

 

“Kau yang hati-hati dirumah sendiri. Kalau ada apa-apa telepon ya” ucap Kris, Minra pun mengangguk.

 

“Saranghae, Minra-ah”

 

“Nado Saranghae, Kris oppa”

 

 

———

 

 

“Ya eomma, appa.. Apa yang ingin kalian bicarakan?” Tanya Kris, ia merasa lelah sekali. Padahal tadi di depan yeojachingu nya itu ia semangat sekali.

 

Memang ya, cinta itu bisa melupakan segalanya.

 

“Kris.. Kami akan menjodohkan mu”

 

Kris terbelalak. Ia menatap kaget Appa dan Umma nya.

 

“Mwo?!!” Ucapnya

 

“Tidak Appa. Aku tidak mau” tambahnya lagi,

 

“Kau tidak bisa menolak. Kami sudah menjodohkan mu dengan putri dari tuan Han. Kami telah menjodohkan kalian sudah lama” ucap Appa Kris tegas.

 

“Appa tidak bisa seperti itu! Aku sudah dewasa, Appa! Aku bisa menentukan sendiri pasangan hidupku” ucap Kris dengan nada tinggi. Baru kali ini ia bertindak kurang ajar pada Appa nya.

 

Plak

 

Sebuah tamparan yang cukup keras, mendarat tepat di pipi kanan Kris.

 

“Apa ini karena gadis miskin itu?! berani sekali kau membantah Appa mu. Lupakan lah kekasih mu yang miskin itu!” ucap Appa nya, ia pun tidak mengubrisnya. Dengan hati tersayat ia pergi meninggalkan ruang keluarga itu menuju kamarnya.

 

Eomma nya pun mengikuti nya, untuk menenangkan anak nya itu.

 

“Kris.. Maaf umma tidak bisa membantu mu. Tapi percaya lah, kami melakukan ini demi kebaikan mu” ucap sang Eomma, ia menangis melihat pipi anak nya yang merah akibat tamparan tadi.

 

“Jika itu baik menurut Eomma, aku akan melakukan nya, eomma. Tapi.. Aku mencintai Minra, eomma” ia sekarang menangis dihadapan umma nya.

 

“Appa marah besar ketika mengetahui kekasih mu itu adalah gadis sederhana. Umma tau, dia pasti anak baik karena dapat mengubah mu menjadi Kris yang dewasa seperti ini” Umma nya mendekap penuh kasih sayang anak semata wayangnya itu.

 

Cih, laki-laki apa aku ini? Menangis dihadapan Eomma ku sendiri. Maafkan aku Minra-ah. Batin Kris.

 

 

*

*

 

Kris kini memasuki kamarnya yang megah itu. Berat sekali rasanya untuk memutuskan hubungan nya dengan Minra. Terlebih ia sudah berjanji akan mengajak Minra menemui Eomma nya besok.

Ia meraih handphone nya untuk melihat ada pesan kah dari Minra.

 

From: Minra{}

“Apa kau sudah sampai?”

 

Dengan senyum Kris membalasnya.

 

To: Minra{}

“Sudah, nona Minra sayang. Besok aku kerumah mu ya”

 

Sent.

 

Kris menatap langit-langit kamarnya.

 

Apa kah ia sanggup?

 

—–

 

Keesokan hari nya. Kris sudah berada didepan pintu apartment kekasih nya. Ia bahkan sudah hafal password pintu apartment Minra. Namun sayang nya, hati dan pikiran nya masih mencari kata-kata. Ia bahkan tak sanggup menekan password pintu itu sekarang.

 

*tiiiit*

 

Kris memutar gagang pintu dan segera mendorong nya. Ia mulai memasuki Apartment kekasih nya itu. Cukup bagus. Rapih dan bersih, serta nuasa yang tercium lavender itulah kesukaan Kris.

 

Ia berjalan, melihat Minra sedang memasak di dapurnya.

 

“Miss me, nona Min Ra?” Tanya Kris pelan, ia meletakkan tangan nya di pinggang Minra, menarik gadis itu dalam dekapan nya.

 

“Tch.. Dasar mesum” Ucap Minra melepaskan tangan Kris, ia menoleh dan melanjutkan kegiatan nya yang sedang membuat nasi goreng.

 

“Tunggulah di meja makan, sedikit lagi kita sarapan bersama” ucap Minra tanpa menoleh, Kris tersenyum kecil.

 

“Baiklah, aku akan ke toilet sebentar” ucap Kris, ia berjalan menelusuri ruangan, dan memasuki toilet.

 

Tak lama, ia keluar dari toilet. Tak sengaja pandangan nya menangkap sesuatu yang membuatnya terkejut. Ia melihat bingkai foto, gambar itu adalah gambar Minra dengan Seul Sung. Ya, Seul Sung adalah putri dari tuan Han yang tak lain adalah calon istri nya sendiri.

 

Ah bahkan Kris tidak sudi menyebutkan Seul Sung sebagai Istri nya.

 

*Kris’s POV

 

Jadi selama ini, Seul dan Minra saling mengenal? Ya Tuhan. Lebih baik nanti ku tanyakan dengan Minra.

 

“Kris, apa yang kau pandangi?” Aku menoleh menatap Minra yang datang menghampirinya.

 

“Tidak, aku hanya melihat foto mu bersama Seul Sung.” Ucapku dan berjalan mendekat kearahnya.

 

“Kau mengenal Seul Sung?” Tanya ku, aku menatap Minra.

 

“Ah ne.. Dia sahabatku dari SMP. Dia juga satu universitas dengan kita, Kris-ah” jawab nya.

 

“Iya aku tau. Aku juga sedikit mengenalnya..”

 

“Minra-ah” panggil ku

 

“Hmm”

 

Aku menatapnya, ia pun menatap ku.

 

Ya tuhan, apa aku tega? Melihat bulir-bulir itu akan jatuh dari pelupuk mata indahnya?

 

“Ada apa, Kris-ah?” Tanya nya, aku menatapnya lagi.

Ku dekat kan wajahku dengan nya.

 

Aku mengecup bibirnya lembut. Mengulum bibir nya itu, terasa sekali strawberry yang ia pakai. Ku letakkan tanganku di pinggang nya, aku tidak ingin ini berakhir. Itu saja.

 

Tapi, ini mungkin adalah awal perpisahan.

 

5 menit seperti itu. Ia segera melepaskan ciuman kami.

 

“Maafkan aku, Minra-ah… Kita berakhir sampai disini” ucapku pelan. Kuharap ia dengar. Aku tidak akan sanggup untuk mengucapkan itu kedua kali nya.

 

“Apa maksud mu Kris?” Tanya nya, ku tatap wajahnya.

 

“Aku… Maaf Minra. Aku benar-benar tidak bermaksud menyakitimu.” Ucapku pelan, mata sendu nya menatapku. “Aku mengerti. Pergilah Kris. Semoga kau berbahagia” ucapnya pelan.

 

Aku bermaksud ingin memeluknya, untuk terakhir saja. Tapi dia dengan refleks menebas tanganku.

 

“Cepat pergilah.” Ucapnya lagi.

 

Aku terdiam, “Mianhae Minra-ah. Saranghae” dengan perlahan aku mulai berjalan keluar apartmentnya.

 

 

*Minra’s pov

 

Bodoh! Kenapa aku mempercayai namja yang playboy seperti itu? Kris memang terkenal playboy di kampus, dan kenapa bisa aku jatuh hati padanya?

 

Ya Tuhan, rasanya sakit sekali. Dengan mudah nya mendapatkan ku dan dengan mudah nya juga ia membuang ku seperti ini.

 

“Minra-ah!!! Kau dimana?”

 

Bodoh, hentikan airmata mu ini, Song Minra! Dengan segera menghapus a

 

“Min Ra? Kau baik-baik saja?!” Ku tatap wajah Seul Sung. Dan mengangguk.

 

“Apa yang terjadi?” Tanya nya,

 

*Seul Sung’s pov

 

Hari ini ku putuskan untuk pergi ke Apartment sahabatku Min Ra. Dan kalian tau? Dia adalah kekasih dari Wu Yi Fan. Yang tak lain adalah calon suami ku, aku sudah tau soal ini sejak pertama kali nya Min Ra bercerita padaku bahwa ia telah resmi menjadi yeojachingu nya Kris.

 

 

*Flashback: on*

 

Sebelum nya, aku diberitau Eomma ku soal perjodohan sialan itu.

 

Shit. Saat aku ingin bercerita tentang hal itu pada Min Ra sahabat ku dari SMP, aku malah mendengar bahwa ia adalah pacar dari calon suami ku.

 

Aku tau, hanya Min Ra yang dapat mengubah si —Playboy Wu Yi Fan, menjadi Wu Yi Fan aka Kris yang baik. Seperti sekarang. Dan aku tidak ingin melihat sahabatku sakit hati karena mengetahui soal itu.

 

Seperti tadi,

 

Sesampainya aku di depan kamar apartment Min Ra, aku menatap Kris yang baru saja keluar dari kamar itu dengan mata yang merah. Apa yang terjadi?

 

“Jangan beritau soal itu, Seul. Ku mohon. Aku baru saja memutuskan hubungan kami. Jangan biarkan ia sakit untuk kedua kali nya” ucap Kris padaku.

 

Ia menangis. Berarti benar ia mencintai Min Ra. Aku pun hanya mengangguk.

 

*flashback: off*

 

“Sudahlah, jangan menangis lagi ya.. Min Ra-ah” aku menenangkan nya,

 

Sejujurnya aku juga sakit, Min Ra. Aku harus memutuskan Chanyeol demi perjodohan sialan ini!

 

“Semoga kau dan Chanyeol tidak berakhir seperti ini ya…” Gumamnya pelan. Ya Tuhan, aku harap bisa seperti apa yang dikatakan Min Ra.

 

——

 

“Merepotkan!! Ahh aku benci seperti ini Eomma!” Ucap ku kesal, aku meronta-ronta dari kursi, namun tetap saja tidak bisa, kedua tangan ku diikat dengan kain di gagang kursi.

 

Sial.

 

“Seul Sung! Bersabar lah, sedikit lagi Make Up mu selesai!” Bentak Eomma, ah…

 

Gara-gara pernikahan sialan ini aku harus bangun pagi dan di dandani dengan secara paksa. Andai saja calon suami ku itu Chanyeol. Park Chanyeol. Aku tidak akan diikat seperti ini, karena mungkin aku akan senang hati para perias wajah ini merias wajah ku agar tampak lebih cantik di depan Chanyeol.

 

Namun, aku harus memakai make up itu demi namja babo itu. Namja yang menghancurkan hati sahabat ku —Kris paboya!

 

Hmm, tapi sesungguhnya secara tidak langsung aku juga menyakiti sahabat ku…. Karena aku lah yang akan menjadi istri dari Kris. Aku memang bodoh…

 

Oh ya, sampai saat ini Min Ra belum tau soal pernikahan kami. Aku dan Kris sudah membicarakan soal ini, kami tidak akan mengundang nya. Bisa mati aku bila Min Ra tau. Tapi mau sampai kapan aku menyembunyikan ini? Sejak kejadian dirumah Min Ra seminggu yang lalu itu, —dia, Min Ra masih tampak terpukul, bahkan si namja babo mantan Min Ra itu juga.

 

Hmm… Oh ya aku belum cerita. Walaupun beberapa jam lagi aku dan —ya aku tidak ingin menyebutkan nama nya. Akan menikah, aku masih memiliki namjachingu. Park Chanyeol masih menjadi kekasih ku. Aku sudah memberi tau soal pernikahan ini.

 

Aku berencana, satu bulan setelah pernikahan ini, aku ingin bercerai dengan Kris. Nanti aku akan bicara kan itu pada Kris.

 

“SEUL SUNG! Jangan melamun! Atau eyeliner ini akan ku colok ke mata mu!!” Ucap salah satu perias wajah langganan keluarga ku.

 

“AH!! Baekhyun-ssi! Awas saja kau mencolok nya!!”

 

—-

 

*Chanyeol’s pov

 

Hari ini aku sudah rapih, dengan kemeja putih dan jas hitam serta dasi dipadu dengan celana hitam dan sepatu fantofel hitamku.

 

Aku diundang keacara pernikahan kekasih ku dengan Wu Yi Fan. Sebelum berangkat menuju gedung tempat pernikahan mereka berlangsung, aku ingin menjemput sahabatku, Song Min Ra.

 

*tit*

 

“Minra-ah, ini aku. Keluarlah” ucapku dispeaker. Tak lama aku menunggu, Minra membukakan pintu apartment nya.

 

“Chanyeol-ah? Ada apa?” Tanya nya, aku mengerutkan kening ku. Apa dia tidak pergi ke pernikahan sahabatnya?

 

“Min Ra? Kau tidak datang ke pernikahan Seul Sung-ah?” Tanya ku padanya, ia menatapku bingung.

 

“Mwo? Han Seul Sung kan maksud mu?” Tanya nya balik,

 

“Ne… Siapa lagi, mantan ku..” Jawabku pelan, aku terpaksa harus berbohong walaupun didepan sahabatku sekalipun. Sudah 3 bulan si aku tidak bertemu dengan nya, dan hanya mengobrol lewat pesan singkat atau telepon tengah malam dengan sahabat ku ini. Min Ra.

 

“MWO? Sejak kapan kalian putus? Dan Seul Sung menikah?! Kenapa dia tidak mengundang ku?!” Tanya nya padaku, aku hanya terdiam.

 

Apa maksudnya… Tidak mungkin Han Seul tidak mengundang sahabatnya ini.

 

“Chanyeol-ah, aku boleh ikut kan dengan mu? Jebal!” Pinta nya padaku, aku pun mengangguk.

 

“Arraseo, kajja!” Ucapku, lalu menarik nya. Namun ia menahan.

 

“Waeyo?” Tanyaku

 

“Aku belum ganti baju, babo” ucap nya lalu berlari kedalam. Aku pun mendengus, dan masuk kerumahnya lalu duduk disofa nya.

 

Tak lama menunggu, aku dapat melihat Min Ra sudah rapih. Dengan mini dress berwarna pink peach, high heels berwarna coklat muda yang cocok di kaki jenjang nya itu. Dan make up tipis ala Min Ra sendiri. Rambutnya seperti biasa, ia urai.

 

Dia memang cantik. Tapi tetap saja Seul Sung-ku yang pertama.

 

“Kajja” aku menarik tangan nya, sebelum nya aku sudah memastikan bahwa rumah nya terkunci.

 

Aku menyetir sendiri menuju gedung pernikahan Seul.

 

***

 

Tak butuh waktu lama, hanya sekitar 15 menit. Kami sudah sampai digedung besar. Aku dan Min Ra segera turun dari mobil ferrari hitam ku.

 

“Chanyeol-ah… Kau baik-baik saja kan?” Min Ra bertanya padaku, membuatku menoleh kearahnya.

 

“Tentu, waeyo Min Ra-ah? Ada yang salah?” Tanyaku balik, ia menggelengkan kepalanya,

 

“Gwaenchanaeyo.. Kau tidak sedih ditinggal oleh Seul?” Tanya nya, aku pun tersenyum kecil.

 

“Sedih. Seharusnya aku yang menjadi namja itu sekarang.” Kataku, dia pun memasang wajah sedihnya. Astaga lucu sekali yeoja ini.

 

“Mianhae, kau pasti sedih karena ku ingatkan ya..” Ucapnya, aku malah tertawa sekarang. Sungguh, sudah berapa lama si aku tidak bersama yeoja ini? Sahabat karib ku. Kami bersama pergi dari Busan ke Seoul. Ayah nya sangat mempercayai ku sebagai pelindung Min Ra gadis Korea berblasteran Prancis ini.

 

Namun memang sudah hampir 3 bulan aku tidak berbicara dengan nya, akibat tugas ku yang menumpuk.

 

“Mianhae hal gotkkajineun obso, Min Ra-ah” (tidak ada yang perlu dimaafkan, Min Ra) ucapku begitu sambil mengacak pelan rambutnya.

 

Akhirnya kami berjalan masuk kadalam gedung.

 

*Min Ra’s pov

 

Aku dan Chanyeol berjalan memasuki gedung, ah aku tidak sabar melihat siapa yang menikah dengan sahabatku itu.

 

Walaupun aku kasihan dengan sahabatku yang satu ini, yang saat ini atau lebih tepatnya yang mengajak ku kesini bukan lah suami dari Seul.

 

“Lihat, pasangan itu cocok ya.” Aku melihat seorang perempuan tua tersenyum padaku, ia baru saja mengatakan bahwa aku dan Chanyeol cocok?!

 

Aku pun hanya tersenyum tipis. Chanyeol memang tampan, tapi…. Dia sahabatku. Dan hati ini masih milik Kris.

 

“Kau tau? Perempuan paruh baya tadi mengatakan kita cocok, Min Ra-ah hahahaha” Ternyata Chanyeol juga mendengar, aku pun hanya tertawa.

 

“Lebih baik, kita ucapkan selamat dulu kepada Seul!” Ucap Chanyeol menarik tangan ku, aku pun hanya pasrah.

 

Saat kami naik ke Altar, aku baru menatap Seul. Dan ia bersanding dengan….

 

Hatiku terasa ditusuk oleh anak panah. Bagaikan luka sobek yang masih berdarah ditaburi garam. Perih.

 

Aku melihat sahabat ku sendiri bersama dia. Mantan namja chingu ku. Siapa lagi kalau bukan Wu Yi Fan aka —Kris Wu itu.

 

Aku tidak mungkin turun lagi, aku pun melanjutkan jalan agar lebih dekat dengan Seul. Seul dan Kris menatapku kaget.

 

“Selamat ya! Seul-ah dan Kris-ssi! Semoga kalian bahagia” ucapku bergetar.

 

“Kenapa kau tega, tidak mengundang ku, Seul? Atau kau Kris? Ah maaf! Aku merecok” aku segera berlari turun dari Altar. Dapat kudengar, Chanyeol bahkan Kris dan Seul memanggil nama ku.

 

Ya Tuhan, berat sekali rasanya. Aku dibohongi oleh sahabatku sendiri! Rasanya sakit. Aku hanya dapat menyender di pintu mobil Chanyeol. Air mata ku sudah tumpah. Aku tidak dapat menahan nya.

 

Untuk kedua kalinya aku dikhianati. Dengan orang yang aku sayang. Kris dan Seul.

 

 

“Min Ra-ah!!” Aku menatap kearah sumber suara.

 

“Mau apa lagi Kris? Kembali lah, hari ini hari bahagia kau dan Seul” ucapku. Tiba-tiba saja Seul ada disamping Kris.

 

Seul mendekat kearahku.

 

“Cukup jangan mendekat. Kenapa kau tega dengan ku Seul?” Tanya ku,

Ia menatapku nanar.

 

“Biar ku jelaskan, Min Ra-ah” ucapnya.

 

“Tidak. Aku tidak akan marah padamu bila kau jujur kau akan menikah dengan Kris, tetapi kenapa kalian malah menutup-nutupi nya?” Tanyaku lagi,

 

“Maaf… Aku tidak bermaksud seperti itu, Min Ra ah. Dengarkan dulu penjelasanku” ucap Seul lagi, Chanyeol pun datang menghampiri ku,

 

“Sudahlah, seul. Ini hari bahagia kalian berdua. Selamat atas pernikahan nya” ucapku,

 

“Lebih baik kalian kembali, banyak tamu yang ingin mengucapkan selamat pada kalian. Kami pergi duluan” ucap Chanyeol, ia membuka jas hitam nya dan memakaikan nya padaku.

 

“Yak! Apa-apaan kau? Kau siapanya, Min Ra?” Kris menghantam Chanyeol ke mobil nya.

 

“Aku? Kau tidak perlu tau. Minggir. Mantan yeoja mu bisa tambah sakit saat melihatmu lagi semakin lama!” Chanyeol melepaskan cengkraman Kris dari kerah baju nya.

 

“Ingat Kris.. Kita sudah tidak memiliki hubungan apa-apa” ucap ku saat sebelum masuk ke mobil. Aku hanya menatap Kris yang terlihat frustasi dan Seul yang menangis.

 

 

 

To Be Continue…

 

Iklan

7 pemikiran pada “It’s Complicated (Chapter 1)

  1. Suruh chanyeol jelasin yg sebenernya ke minra dong thor haha… ntar pokoknya kudu happy ending arrachi? Kkk… seul sung sama chanyeol, minra sama kris

  2. Min Ra haruss sama Kris thorr , tapii Chanyeol gimana ? aku kurang suka sama Seul , dia sama Sehun aja deh thor Chanyeol cariin yg lain ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s