Untill Now

image (2)

Untill Now

Author             :  Rezita Alfira

Genre              : Romance.

Length             : Oneshoot

Casts               : Baekhyun (EXO-K) , Jung Hayoung (OC)

Other Casts     :Find it^^

Rating              : PG

Ini, ff real 1000000000% dari pikiranku sendiri, kalau ada sama jalan cerita atau cast atau juga nama tempat itu kebetulan ya, ini ff real aku buat sendiri, gaada copy ff lain atau ngambil ide cerita author lain, ngga ada yaaa. gomawo if you don’t copy this. Don’t be silent readers^^

Enjoy reading, Readers.^^

AUTHOR POV

“Yya! Byun Baekhyun! Ahhhh kembalikan jepit rambutku!”

“Aniyaaa, aku tidak akan mengembalikannya, kekekeke”

Jung Hayoung dan Byun Baekhyun, kedua anak manusia yang sekarang duduk dibangku TK B, sedang berlari larian di taman bermain TK mereka, berlarian dan saling mengejar karena Baekhyun merampas jepit rambut baru Hayoung dari kepalanya, dan Hayoung tidak menyukai itu. Mereka terus saling mengejar sampai sampai

“Ahhh” Hayoung terjatuh, terampas ke tanah yang menyebabkan, lutut dan dagunya berdarah. Tidak lama setelah itu, Hayoung yang tidak bisa menahan rasa sakit langsung mengeluarkan air mata dan menangis sekencang kencang nya. Kalau bukan gara gara Baekhyun mengambil jepitannya, maka dia tidak akan jatuh.

“Jung Hayoung! Neo gwenchana?” Baekhyun yang mendengar suara Hayoung menangis langsung berbalik badan dan  menghampiri sahabat kecilnya itu yang sekarang tersungkur di tanah, dia merasa bersalah.

“Huaaaa…Byun Baekhyun kau jahat sekali…ahh appo…”

“Yya! Jinjja…jangan menangis, aku juga tidak tahu harus melakukan apa, sekarang bagaimana?” Hayoung menggeleng dengan arti ‘aku tidak tahu’ setelah mendengar pertanyaan Baekhyun.

“Hm…Jung Hayoung! Kau tunggu disini eoh? Aku akan memanggil songsaenim untuk menolongmu dan menghubungi eomma-mu, arraseo? Eh, kau mau memaafkanku? Kita masih berteman?”

“Tapi jangan menjahili aku lagi, kalau kau masih menjahili ku, aku tidak akan lagi mau berteman denganmu.” Baekhyun tertawa mendengar perkataan sahabatnya itu, lalu dia menjepit beberapa rambut Hayoung dengan jepitan yang ada di tangannya sekarang, walaupun hasil jepitan Baekhyun tidak rapih.

“Kurasa sekarang rambutmu malah jadi berantakan, kekke…”

“Kau ini jadi menolongku atau tidak? Katanya mau memanggil songsaenim” Lalu Baekhyun menepuk jidatnya dan tertawa

“Ohiya kekeke, tunggu disini ya anak kecil!”

“Bahkan kita masih TK, bukan hanya aku yang anak kecil, kau juga” lalu mereka berdua tertawa, dan Baekhyun berlari menuju ke gedung sekolahya dan memanggil songsaenim

11 Years Later…

“JUNG HAYOUNG! BYUN BAEKHYUN!”

“Ne songsaenim…” lagi lagi…Baekhyun dan Hayoung dikeluarkan dari kelas menggambar karena mereka terlalu berisik dan memecahkan konsentrasi teman teman sekelas mereka yang sangat serius dengan cat air dan kuas mereka. Baekhyun dan Hayoung sama sekali tidak menyukai pelajaran menggambar, tidak berubah dari TK sewaktu dulu, dari TK, memang Baekhyun dan Hayoung tidak menyukai pelajaran menggambar, sampai sekarang, sampai kelas 2 SMA, mereka masih tidak menyukai pelajaran menggambar.

“coba kalau songsaenim tahu bahwa betapa jeleknya foto selfie Sang Moo yang dia sendiri unggah di akun SNS nya, hahahaha” ujar Baekhyun.

“merasa dirimu paling tampan eoh?”

“YYA! Bagaimana kau ini, tadi dikelas, kau setuju denganku bahwa foto Sang Moo jelek, sekarang kau malah berkata bahwa Sang Moo lebih baik dariku, ckckckck”

“Hahahahaaha, aniya aniyaaaaa, aku bercanda”

“Hayoung…aku punya ide” Ujar Baekhyun tiba tiba sambil merangkul pundak Hayoung…

“Wae?”

“Bagaimana kalau  kita tidak usah sekolah hari ini…kita…jalan jalan saja!!!”

“Great idea! Tapi seminggu lagi kan kita ujian kenaikan kelas, bagaimana bisa kita masih bersantai santai”

“Aishhh yeoja ini…bahkan waktu ujian kenaikan kelas1 ke kelas 2 kita tidak belajar, ayolahhh”

“Hahahahaha, okok seru juga, lewat pintu belakang? Eh tas kita?” tanya Hayoung bingung kepada Baekhyun…

“kan ada Kang Hee dan Hyun Bum, mereka takut kepada kita kan, hahahahaha, ayo cepat!” Baekhyun lalu langsung menarik tangan Hayoung dan berlari menuju pintu belakang sekolah mereka yang tidak pernah dikunci, dan pintu itu bisa membuat Baekhyun dan Hayoung pergi kemana saja jika bosan.

Yap, sekarang mereka sudah berada di sungai Han, sungai Han yang sangat terkenal itu sangat dekat dengan sekolah mereka, bahkan sudah beribu ribu kali mereka ke sungai Han hanya untuk membolos pelajaran.

“Yya! Byun Bacon! Bahkan aku baru menyadari bahwa saat ujian kenaikan kelas hari pertama dimulai, itu adalah ulang tahunmu, hahahahaha kado yang tidak istimewa, kado berupa hari pertama ujian kenaikan kelas hhahahaha, ahhh jeongmal, aku tidak bisa berhenti tertawa”  Hayoung terus meledeki Baekhyun, dan alhasil Baekhyun hanya memanyunkan wajahnya saja, dan itu berhasil membuat Hayoung tambah tertawa.

“Baekhyun…”

“Hmm…”

“Kau pernah berfikir tidak, bahwa kita sudah bersahabat cukup lama?” tanya Hayoung kepada Baekhyun.

“Jelas, bahkan kita sudah bersahabat dari TK A sampai sekarang kelas 2 SMA, itu waktu yang sangat lama”

“Bagaimana ya kalau kita terpisah secara tiba tiba?” Hayoung bertanya hal seperti ini kepada Baekhyun karena…yah, Jung Hayoung, gadis yang selama ini menjadi sahabat dari seorang namja bernama Byun Bekhyun itu akan pergi meninggalkan korea dan juga akan meninggalkan Baekhyun tepat dihari ulang tahun Baekhyun, senin depan. Sekarang hari Senin, hanya ada 6 hari lagi untuk Hayoung dan Baekhyun bersama.

Hayoung akan pindah ke Swiss karena ayahnya yang dipindah tugaskan ke sana, tapi Hayoung tidak mau menceritakan hal ini kepada Baekhyun. Dan yang sejujurnya Hayoung rasakan adalah, dia tidak lagi sayang kepada Baekhyun sebagai sahabat melainkan, sayang sebagaimana rasanya sayang yang lebih dari sekedar sayang untuk sahabat, ya, Hayoung mencintai Baekhyun sejak menginjak kelas 3 SMP, dan Baekhyun tidak mengetahui itu.

“YYA! Mengapa bertanya seperti itu? Jung Hayoung, ayolahh kita sudah bersahabat sejak TK A, SD bersama, SMP juga bersama sampai sekarang kita kelas 2 SMA juga kau masih menjadi teman sebangku ku, mana bisa aku melepaskan mu begitu saja?”

“Kekekeke…aniyaaa, aku kan hanya bertanya, eh! Bagaimana kalau kita mengisi 6 hari kedepan dengan hal hal yang menyenangkan? Sebelum ujian kenaikan kelas tiba”

“Mengapa bicara mu terdengar seperti orang yang akan berpergian jauh? Hmm yasudah, apakah kita harus bolos sekolah?” Hayoung tertawa mendengar perkataan Baekhyun.

“Kau sangat benci sekolah ya? yasudah…ide yang bagus” Baekhyun mengangguk mantap

“Eh ayo kembali ke sekolah” ajak Baekhyun kepada Hayoung dan mereka pun meninggalkan sungai Han.

Hayoung mampir sebentar kerumah Baekhyun sehabis mereka bolos pelajaran sekolah, kembali ke sekolah untuk mengambil tas dan pulang, dan mereka langsung menuju kerumah Baekhyun. Sebenarnya Hayoung yang meminta Baekhyun untuk mengajaknya main kerumahnya, karena sebenarnya Hayoung ingin meminta izin kepada Appa dan Eomma Baekhyun untuk mengizinkan Baekhyun bolos sekolah selama 6 hari kedepan, karena Hayoung ingin menghabiskan waktunya bersama Baekhyun sebelum ia pergi meninggalkan Korea dan meninggalkan Baekhyun.

“Hayoung aku mandi dulu, ada eomma di dapur, kau bisa mengoobrol dengannya” Hayoung mengangguk.

“Annyeong eomma” bahkan Hayoung pun memanggil eomma kepada ibu Baekhyun karena sudah dianggap seperti eomma sendiri, dan ibu Baekhyun pun tidak masalah

“Hayoung-aah, pasti dipaksa Baekhyun untuk mampir kesini ya? jinjja anak itu…”

“Aniyaa, aku yang ingin main kok hehehe, ohiya eomma, aku ingin membicarakan sesuatu”

“Ahh arraseo, apa itu?” lalu Hayoung menceritakan semua yang ingin dia ceritakan kepada eomma-nya Baekhyun, bahwa ia ingin mengajak Baekhyun jalan jalan karena dia akan pindah ke Swiss minggu depan saat Bawkhyun berulang tahun.

“Jinjja? Ahh eomma mu belum cerita tentang masalah ini kepadaku Hayoung…hmmm yasudah, aku tidak akan menceritakan kepada Baekhyun, dan nanti aku akan bilang ke Appa bahwa izinkan Baekhyun untuk pergi denganmu eoh? Kau baik baik disana Hayoung-aah” eomma Baekhyun mengelus pelan rambut Hayoung dan memeluk gadis itu.

Selasa,31 April. 6 hari menuju ulang tahun Baekhyun, Senin, 6 Mei.

“Baekki! Kekekeke, kau boleh bolos sekolah dengan eomma mu? Padahal kan kita bentar lagi akan ujian kenaikan kelas ya? kekeke”

“Entahlah, aku tidak tahu eomma dan appa ku mengapa bisa mengizinkan ku untuk berjalan jalan denganmu dihari sekolah kekeke, eh kita akan pergi kemana hari ini?”

Hayoung dan Baekhyun berbincang di halte bis sambil menunggu bis yang akan mereka tumpangi untuk pergi.

“Kita ke mall! Ayo kita beli baju couple!” ujar Hayoung antusias

“Kau aneh belakangan ini, dasar weirdo, kekekeke…” Hayoung memukul kepala Baekhyun dan tertawa…’Kau boleh anggap aku aneh, tetapi sebenarnya…aku melakukan semua ini karena sebentar lagi aku akan pergi, Baekhyun, dan pergi di hari ulang tahunmu, Senin minggu depan..’ Hati Hayoung berkata seperti itu.

Baekhyun dan Hayoung sampai di mall yang mereka tuju, mereka langsung melangkah ke department store dan akan membeli baju couple.

“Bagaimana kalau kita beli yang itu?” Baekhyun menunjuk t-shirt bergambar apel dan sapi

“Aku tidak suka sapi…hmmm yang ini saja”mata mereka tertuju pada t-shirt yang hanya bertuliskan ‘Forever’, ya, hanya tulisan ‘Forever ‘ yang ada di baju itu.

“Bagus bagus, ayo beli yang ini” alhasil, Baekhyun membeli warna Hitam dan Hayoung yang berwarna putih.

Misi Hayoung untuk mempunyai barang yang sama dengan barang yang dimiliki Baekhyun pun berhasil, karena Hayoung ingin mempunyai barang yang bisa mengingatkannya kepada Baekhyun jika dia merindukan Baekhyun di Swiss nanti.

“Astaga, bahkan ini sudah jam 6 sore, ayo kita langsung pulang saja Baekki” Hayoung menarik tangan Baekhyun dan mengajaknya pulang.

Rabu, 1 Mei. 5 hari menuju ulang tahun Baekhyun, Senin, 6 Mei.

“Ada yang terlambaaaatt” Baekhyun menjitak kepala Hayoung, dia sedikit kesal karena dia menunggu Hayoung di halte bis yang kemarin dengan waktu yang cukup lama.

“Kekekeke, tadi pagi aku keramas dulu”

“Kita menonton film saja bagaimana?” usul Baekhyun kepada Hayoung, dan Hayoung hanya mengangguk setuju.

Diperjalanan menuju Bioskop yang akan mereka kunjungi, mereka dipenuhi dengan canda dan tawa, mereka sesekali menertawakan hal hal yang tidak penting, bermain game di PSP milik Baekhyun, semua nya mereka lakukan di dalam bis.

“Kau sudah belajar untuk ujian kenaikan kelas Baek?”

“Kau tahu aku tidak akan belajar”

Hayoung hanya tersenyum miris mendengar perkataan Baekhyun, seandainya dia bisa menjalani ujian kenaikan kelas bersama Baekhyun senin depan dan tidak pindah ke Swiss dan meninggalkan Baekhyun…

“hey, film nya sudah selesai, sampai kapan kau terus menutup matamu dan bersembunyi dibalik punggungku? Ahh, rangkulan tanganmu Hayoung-aah, lepaskan, ini sangat kuat dan menyakitkan, YYA! Film nya sudah selesai” Omel Baekhyun kepada Hayoung, dan perlahan Hayoung mulai membuka mata.

“Kekekeke….aku hanya takut…”

“Cckckck, yasudah, ayo kita pulang, kajja kajja”

Kamis,2 Mei. 4 hari menuju ulang tahun Baekhyun, Senin, 6 Mei.

“Wahhhhh pemandangan nya dari sini terlihat sangat bagus ya”

“Kau baru pertama kali ke namsan tower?” tanya Baekhyun, ya, Hari ini Baekhyun dan Hayoung pergi ke namsan tower dan mereka berencana untuk menuliskan wish mereka di gembok   cinta tersebut.

“Iya…kekekeke”

“Ayo tulis wish nya” ajak Baekhyun, lalu Hayoung dan Baekhyun pun menuliskan wish mereka,

Baekhyun Wish:

4 Hari lagi menuju ulang tahunku, dan aku mencintai sahabatku sendiri” Baekhyun tersenyum setelah menulis wishnya.

“Coba lihat wish mu” ujar Hayoung

“shireoo” balas Baekhyun sambil menjulurkan lidahnya, sementara untuk wish Hayoung…

Teruslah sehat, Baekhyun! Saranghaeo…”

Dan mereka mulai mengaitkan gembok yang sudah mereka tulis ke gembok yang lain, posisi gembok Baekhyun dan Hayoung tidak di posisi yang sama, berjauhan, agar mereka tidak bisa saling melihat wish yang mereka tulis.

Aku bahkan sudah mencintaimu sejak kecil, sejak aku menjepit rambutmu saat kau terjatuh di halaman bermain saat kita duduk di bangku TK B, Hayoung. Tahukah kau bahwa aku mencintai mu? Mungkin tidak…” batin Baekhyun yang juga sama dengan isi hati Hayoung.

Sabtu, 4 Mei. 2 hari menuju ulang tahun Baekhyun, Senin, 6 Mei.

Jumat kemarin, Baekhyun dan Hayoung hanya bermain XBOX dirumah Hayoung dan makan siang bersama di rumah Hayoung, hanya itu karena mereka bingung mereka mau kemana.

Berbeda dengan hari ini, mereka akan ke Lotte World, bermain wahana disana, dan untuk besok, Hayoung merencanakan untuk pergi ke TK mereka sewaktu dulu.

“pertama kita akan naik wahana apa Baek?” tanya Hayoung kepada Baekhyun, dan Baekhyun mulai berfikir…

“Ayo kita naik mangkuk berputar” Baekhyun langsung menggenggam tangan Hayoung dan menariknya untuk mengantri wahana mangkuk berputar.

“Kita sudah menaiki semua wahana kan?” tanya Baekhyun lemas dan dijawab dengan anggukan di kepala Hayoung dan mereka tertawa

“Eh tapi kan kita belum mencoba rollercoaster”

“kalau gitu namanya belum menaiki semua wahana nya, pabooooo” ejek Baekhyun

“Yasudah ayo, sehabis naik rollercoaster, kita langsung pulang ya?” Baekhyun mengangguk

Setelah mereka menaiki wahana bernama rollercoaster itu, mereka langsung keluar dari Lotte World, dan menaiki bis untuk pulang.

“Besok bawa kamera ya!” pinta Hayoung kepada Baekhyun

“untuk apa? Katanya mau mengunjungi TK kita sewaktu dulu…”

“Iyaaa, ambil beberapa foto disana kekekeke”

“kau tahu? Isi kamera ku adalah foto dirimu, semuanya.” Hayoung tertawa mendengar perkataan Baekhyun.

“Tetapi aku seriusss, besok bawa kamera mu ya?” Baekhyun mengangguk meng-iya-kan permintaan Hayoung, gadis yang dicintainya itu.

Minggu, 5 Mei. 1 hari menuju ulang tahun Baekhyun, Senin, 6 Mei.

Sekarang Baekhyun dan Hayoung sudah berada di TK mereka sewaktu dulu, tidak ada yang berubah, kecuali warna cat gedung TK-nya. Bahkan, pohon besar yang rindang masih ada di taman. Sewaktu dulu, Hayoung dan Baekhyun sangat suka berteduh dan memakan bekal mereka sambil duduk dibawah pohon ini.

“Ahhh jinjja….aku sangat ingin kembali ke masa aku sewaktu TK” Baekhyun tertawa mendengar perkataan Hayoung.

Mereka duduk di bangku taman yang sangat mungil untuk ukuran tubuh mereka sambil memakan ice cream.

“Kau masih ingat tragedi jepit rambut?” Baekhyun bertanya kepada Hayoung

“Itu tidak akan pernah aku lupakan, aku serius”

“Hahahahaha, ohiya, bekas di dagu mu, masih ada ya bekas lukanya?”

“Ini” Hayoung menunjuk ke arah dagu nya yang waktu dulu pernah terluka karena jatuh di taman yang ada di depan mereka sekarang.

Hari mulai sore, bahkan Baekhyun dan Hayoung masih bermain ayunan di TK mereka dulu, tiba tiba Hayoung membuka pembicaraan.

“Baekhyun..”

“Hmm”

“Mianhee”

“Untuk?”

“Tidak ada, aku hanya ingin berkata seperti itu…”

“Jangan mulai bersikap aneh Hayoung-aah, ohiya Hayoung…sebenarnya…ah baiklah, aku ingin bersikap gentle sekarang, setelah 11 tahun memendamnya semua, kau tahu? Aku sangat senang hari ini kau ajak jalan jalan ke TK kita dulu, karena aku mulai mencintaimu sejak tragedi jepit rambut saat kita duduk di bangku TK B.” Ujar Baekhyun jelas, dan juga membuat Hayoung dengan cepat menitikkan air mata.

“Loh? Mengapa menangis? Ahhh mianhe, kau tidak suka aku berkata seperti itu?” Hayoung menggelengkan kepalanya.

“Aniyaa, aku juga menyayangi mu Bacon, kekeke” tawa palsu Hayoung…

Baekhyun langsung memeluk Hayoung, Hayoung juga membalas pelukan Baekhyun.

“Makanya, jangan pernah meninggalkan aku ya?” pinta Baekhyun kepada Hayoung yang tidak bisa Hayoung jawab…

“Kau akan meninggalkan ku?” tanya Baekhyun lagi.

“Aniyaaa, aku akan terus disampingmuu, sebagai sahabat sekaligus yeojachingu mu, iyakan?” Hayoung berkata dengan pasti. Tetapi sebenarnya dia berbohong, Hayoung benar benar ingin menangis…

“Ayo pulang Baek” Ajak Hayoung yang sudah tidak tahan lagi menahan air matanya.

“Buat apa aku bawa kamera jika tidak digunakan? Ayo berfoto bersama, kau sudah resmi menjadi yeojachingu ku! Ayo foto di tempat spesial kita ini!” Hayoung mengangguk, Hayoung semakin ingin menangis mendengar perkataan Baekhyun.

Lalu mereka mulai berfoto dengan banyak gaya di tempat spesial itu….

[—]

“Jadi, esoknya? Si Hayoung itu tidak ikut ujian kenaikan kelas Baek?” tanya Chanyeol kepada Baekhyun lalu Baekhyun mengangguk.

Ya, sekarang namja bernama Byun Baekhyun itu sudah menjadi salah satu member boyband terkenal di Korea, ya, EXO. Siapa yang tidak tahu EXO? Dan sekarang, Baekhyun sedang menceritakan kisahnya bersama Hayoung sewaktu dulu. Mengapa Baekhyun bisa menceritakan semuanya? Karena Xiumin penasaran dengan wallpaper hp Baekhyun, ya, wallpaper hp Baekhyun adalah fotonya bersama Hayoung di TK waktu itu, saat Baekhyun dan Hayoung resmi berpacaran.

“Jadi sekarang kalian masih berpacaran?” tanya Kyungsoo.

“Menurutmu bagaimana hyung?” sindir Kai lalu semuanya tertawa, termasuk Baekhyun yanng tadinya sempat sedih saat menceritakan tentang Hayoung, gadis yang dicintainya sampai sekarang itu.

*Ting..Tong..* suara bel di dorm mereka berbunyi

“Pasti itu pesanan ayam kita!” teriak semuanya berbarengan

“Ah biar aku saja yang buka” Chanyeol langsung berlari ke arah pintu dan membukanya, ternyata benar, ayam yang mereka pesan datang, tapi…

Mengapa dia sangat mirip dengan gadis yang ada di wallpaper hp Baekhyun?” batin Chanyeol.

“Ahh, ini uangnya, gomawoo…” Chanyeol terenyum kepada gadis pengantar ayam cepat saji tersebut…gadis itu membungkuk dan…

“Chogi…”

“Ne?” balas gadis itu

“Ileumi meo eyo? (Siapa namamu)” tanya Chanyeol

“Jung Hayoung imnida, kalau sudah tidak ada lagi yang perlu dibantu…permisi” gadis itu pun meninggalkan dorm EXO…

“Baekhyun…” kaki Chanyeol tiba tiba saja bergetar…

    THE END

Gimana ceritanya? Tiba tiba aja ada ide nulis ff ini, kekekeke, comment yaa, don’t be slent readers ok? Hehehehe gomawooo^^

Iklan

18 pemikiran pada “Untill Now

  1. SEQUEL!!! SEQUEL !! AISH JINJJA MASA PULANG PULANG DRI SWISS JDI DELIVERY AYAM SIH GK BGT DH #apadh
    keren thor ampe mo nanges aku bacane.sequel yak thor gantung sih,penasaran

Tinggalkan Balasan ke kyungsoo0603 Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s