Love It’s Hurt (Chapter 4)

Love it’s hurt (Chapter 4)

Author: @ghinanj

Cast: Jang Seohwa

          Wu Yifan (Kris)

          Park Chanyeol

          Choi Haneul

Other Cast: Oh Sehun

Genre: Flat, Sad, Romance maybe(?)

 

“tidak, kau cantik hari ini Seohwa” puji chanyeol, membuat pipi Seohwa bersemu merah. Tiba tiba jantung Seohwa berdetak lebih cepat. Apa artinya ini………….

*****************************

Seohwa dan Chanyeol berjalan bersama memasuki kantor dan di lobby mereka bertemu Haneul “hai Chanyeol, kukira kau dan wanita ini benar benar berkecan. Kemarin di Namsan Tower kita bertemu dan sekarang kita bertemu lagi, tapi aku lihat kalian memang serasi” Haneul berkata dengan wajah yang sangat sangat menyebalkan bagi Seohwa

“kau bisa memanggil dia Seohwa, tidak dengan kata ‘wanita ini’? itu sangat mengganggu”

“maafkan aku, oke Chanyeol dan Seohwa benar benar serasi. Begitu Park Chanyeol?”

“kau ini kenapa, aku dan Seohwa hanya berteman” Chanyeol memegang tengkuk nya dengan canggung “dan sebaikanya kau uruskan saja perjodohan mu dengan Tuan Wu itu.” Chanyeol mengajak Seohwa pergi dari hadapan Haneul. dan tunggu apa yang Seohwa dengar tadi, Haneul di jodohkan dengan Tuan Wu? Kris? Apa dia tidak salah dengar?

“Chanyeol aku ingin bertanya sesuatu”

“katakanlah”

“tadi kau bilang Haneul dijodohkan dengan Tuan Wu? Apa Tuan Wu itu adalah Kris?” Chanyeol mengangguk “ya, ada apa Seohwa-ah?”

“ah tidak apa apa, aku hanya penasaran. Aku masuk ruanganku dulu Chanyeol, terimakasih telah mengantarku”

Seohwa melamun, banyak yang dipikirkan nya sekarang. Dari chanyeol yang membuat jantungnya berdegup lebih cepat, Kris cinta lamanya yang di jodohkan dengan Haneul dan pekerjaan yang sudah menunggu untuk di kerjakan di atas meja.

“ini bisa membuatku gila” gumam Seohwa

“apa yang membuatmu gila?”

“oh? Kau mengagetkanku. Dan sejak kapan kau disini Tuan Wu?”

“sejak 5 menit yang lalu, kau sedang memikirkan apa? Apa yang akan membuatmu gila?”

“kau tidak perlu tau. Aku harus mengerjakan semua pekerjaan ku, apa kau bisa meninggalkan ruanganku Tuan Wu?” Seohwa mendelik kesal  ke arah Kris

“sepertinya hanya kau yang berani mengusir atasanmu Jang Seohwa”

Tiba tiba pintu ruangan Seohwa terbuka “Tuan Wu? Apa yang dilakukan anda disini? Bukannya sekarang anda akan ada rapat?”

“kau tidak perlu tau” Kris meninggalkan ruangan Seohwa dengan dinginnya

“Chanyeol-ah, kenapa kau disini?”

“Kris berbicara apa denganmu?” tanya chanyol dengan wajah penasaran

“tidak penting. kau belum menjawab pertanyaanku, kenapa kau disini?” jawab Seohwa dengan acuh

“nanti makan siang bersamaku ya? Aku yang traktir, oke?”

Seohwa berdiri dan memandang Chanyeol. Seohwa kembali memikirkan kenapa Chanyeol bisa membuat jantungnya berdegup lebih cepat dan bisa membuat dia bahagia. “kau mau kan makan siang bersamaku? Aku tidak akan membuatmu mencuci piring karena aku tidak membawa uang, aku membawa banyak uang hari ini” Chanyeol mengibas ngibaskan tangannya di depan wajah Seohwa.

“ya, aku mau” Seohwa tersenyum ke arah Chanyeol. Chanyeol memang sering membuat Seohwa tersenyum, tertawa, bahkan di kantor dia dijuluki ‘Happy Virus’.

**********************************

“terimakasih Chanyeol-ah sudah membelikanku makan siang” Seohwa tersenyum. “lain kali kita makan siang bersama lagi, aku janji aku yang bayar” Chanyeol tersenyum dan meninggalkan Seohwa. Ketika Seohwa masuk ke ruangan nya……………

“apa kau dan pria itu berkencan Jang Seohwa?”

“apa yang kau lakukan disini? kau memang atasanku Tuan Wu, tapi dengan kau diam di ruanganku itu sangat tidak sopan dan menggangguku” Kris berdiri dan menatap mata Seohwa “bisa kau jawab pertanyaanku? Apa kau dan pria itu berkencan? Dan apa bisa kau memanggilku Kris seperti biasa? Tidak memanggilku dengan sebutan ‘Tuan Wu’?”

“dan apakah kau bisa memanggil nama Chanyeol? tidak dengan sebutan pria itu?” Seohwa menghela nafas. Tadi dia sudah bisa di buat bahagia oleh Chanyeol dan sekarang Kris bukan menyapanya dengan manis tetapi malah menanyai dia dengan pertanyaan yang aneh aneh.

“jawab dulu pertanyaanku”

“kalau iya kenapa? Dan kalau tidak kenapa? Bukankah kita sekarang tidak ada hubungan apa apa? Hanya sekedar atasan dan bawahan di kantor kan? apa pantas seorang atasan menanyai seorang bawahan nya dengan pertanyaan seperti itu?”

“dengarkan aku Jang Seohwa! Dulu, kita tidak memutuskan hubungan kita, itu artinya kau masih menjadi miliku!” kata Kris sambil memegang bahu Seohwa dengan kuat.

“itu dulu, berbeda dengan sekarang. Sebaiknya kau mengurus ‘jodohmu’ itu Kris, jangan mengganguku lagi.” Kris merenggangkan pegangan nya di bahu Seohwa. “jangan ganggu aku lagi Kris, sebaiknya kau keluar dari ruanganku sekarang” Kris pergi meninggalkan Seohwa sendiri di ruangannya. Seohwa menutup matanya “haruskah aku kembali dengan Kris? Ah ini sugguh membuatku gila”

**********************************

Kris duduk termenung di ruangannya, pekerjaan yang harus dikerjakannya berserakan di meja kerjanya, dia tidak peduli dengan semua itu, sekarang dia hanya memikirkan Seohwa Seohwa dan Seohwa. Dia masih mencintai Seohwa, dia ingin semuanya kembali seperti dulu. Dia memikirkan apa Seohwa masih mencintainya atau tidak, dan kenapa dia tau tentangnya dengan Haneul. “Ya! Wu Yifan! Kenapa kau tidak mendatangani ini semua?”

“Ya! Oh Sehun bisa kau mengetuk pintu dulu? Kau menggangguku”

“apa yang mengganggu? Kau hanya melamun, lihat ini! berkas yang kau harus tanda tangani sangat banyak, aku harus melaporkan ini lagi, kau sungguh membuatku repot Kris!”

“apa kau tidak tau perasaan sahabatmu yang tampan ini sedang kacau? Mengertilah sedikit”

“kau ini! Kau pasti memikirkan Seohwa atau Haneul ice princess itu? Atau kau sudah mulai mencintai Choi Haneul?”

“aku memikirkan Seohwa. Sehun-ah, apa kau tau pria yang sering bersama Seohwa? Yang bernama Chandong…..Chansoo………Chan…….”

“maksudmu Chanyeol? ya aku tau” kata sehun sambil duduk di ruangan Kris

“apa dia pacar Seohwa?” Kris bertanya dengan was was

“kurasa bukan, kau mau mendekati Seohwa lagi? Oh ayolah Kris, kau sudah dijodohkan dengan Haneul, kau ingin ayahmu memberikan perusahaan ini kepada orang lain?”

“ini bukan masalah perusahaan, tapi ini masalah cinta Oh Sehun”

“yayaya terserah kau. Aku pulang lebih awal sekarang, aku ada janji dinner dengan Hyemi. Dan jangan lupa tanda tangan semua berkas itu” kata Sehun sambil menunjuk berkas yang berserakan di meja “aku duluan” Sehun meninggalkan Kris di ruangannya.

Kris menyandarkan punggungnya ke kursi dan memejamkan matanya. dia berpikir, apa bisa dia kembali dengan Seohwa? Atau dia harus menuruti permintaan ayahnya? Tiba tiba ada yang masuk ke ruangannya

“kenapa orang orang selalu menggangguku?!”

“Wu Yifan, aku ingin pulang. Apa kau mau mengantarku?”

“ini belum larut malam Haneul, apa kau bisa pulang sendiri? Aku ada urusan yang sangat penting” Haneul mengehela nafas nya dengan keras. “baiklah, kau selalu saja begitu, selalu ada urusan saat aku butuh” Haneul keluar ruangan Kris dan menutup pintu dengan keras.

********************************

Seohwa masih sibuk mengerjakan pekerjaannya. Hari ini dia tidak fokus, dia hanya memikirkan Kris Chanyeol Kris Chanyeol. tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangannya. “ya silahkan masuk” “apa kau mau pulang bersamaku?”

TBC

 

Akhirnyaaaaaaa chapter 4 selesai juga, maaf kalo ga memuaskan dan kependekan(lagi) hehehe makasih yang udah baca dan comment nya sangat ditunggu. Tunggu chapter 5 nya yaaaa

Iklan

2 pemikiran pada “Love It’s Hurt (Chapter 4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s