I’m Sorry, Because I Love You (Chapter 1)

im sorry

                          “I’m Sorry,Because I Love You..” (Chapter 1)

 

Author : Park Eunjun (@ParkEunjunWirlwinds)

Main Cast :

–          Kim JongIn/Kai (EXO-K)

–          Park Jihyun/Jihyun (OC)

Other Cast :

–          All Member EXO

–          Jung So Jung/Krystal (F(x))

–          Kim Eunjun/Eunjun (OC)

–          Nam Soora/Soora (OC)

Genre : Sad, Romance And Little Comedy(?)

Rating : G

Type : Chaptered

Disclaimer : Para tokoh diatas punya Tuhan dan orang tua mereka masing-masing kecuali OC, DON’T BASH!! DON’T PLAGIAT!!

N/b : Cerita ini asli 100% dari imajinasiku. Ff ini terispirasi dari pengalaman hidupku beserta imajinasiku yang terlalu melayang tinggi ke angkasa. Okeh dari pada banyak Bacon *PLAKK# -_-‘ Eh salah. Bacot mending Cekidot!.

Warning!! FF ini dapat menyebabkan kebosanan yang luar biasa. Dan maaf banyak Typos *Bow*

?/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////?

 

At SCHOOL OF PERFORMING ARTS (SOPA), Seoul , South Korea.

 

“HYA!!! SEHUNN-AH!!!”

“BAEKKI OPPA!!”

“CHANYEOLLIE”

“KRISSS!!!!!!!!!!”

“CHEN!!!”

“XIUMINKU!!!!”

“LUHANNN GEGE!!!”

“YIXING OPPA!!”

“KYUNGSOO!!!”

“JOONMYUN OPPA!!!!!”

“TAOO!!!”

“KAI OPPA!!!!!”

Para Yeoja yang bersekolah di SOPA itu berteriak heboh, bahkan mereka mengangkat bander bertuliskan nama namja yang mereka sukai.

Kai hanya menghela nafas berat

Jihyun dan Krystal. Yeah, dua orang itu sangat menyukai kai, dan bahkan merasa cinta mati pada Kai.

“YA! Lepaskan tidak!?” Kai yang muak langsung membentak mereka berdua dan segera menghempaskan tangan nya lalu pergi mengikuti sahabatnya yang sekarang sudah pasti sampai didalam kelas.

“KAI OPPA!” Krystal berteriak memanggil kai yang sudah menjauh dari pandangnya itu.

Sedangkan Jihyun tidak tinggal diam . ia langsung mengejar kai, tidak seperti Krystal yang hanya diam dan Cuma memanggil. Yeah alasannya simple

Ia punya moto.

“Hidup hanya sekali, Cinta perlu diperjuangkan dan dikejar.” Yeoja itu akan selalu melakukan apapun asal ia mendapatkan cinta dari seseorang yang ia inginkan terlebih pada kai.

 

At Classroom.

Jam menunjukkan waktu 8 lebih 15 . berarti 15 menit lagi bel istirahat kan berbunyi. Kai mengusap perutnya yang sudah tiga kali berbunyi minta di beri makan.

Sedangkan Jihyun yang posisinya duduk disamping Kai, sedang merasa gelisah. Ia ingin memberikan kai bekal yang ia masak kan Khusus buat kai, bahkan ia rela bangun pagi-pagi sekali hanya untuk membuat bekal ini.

15 Minutes Later….

TRING!!

Bruk! Kai berdiri dan bahkan mejanya tidak tentu arah posisinya. Ia keluar dari kelas mendahului gurunya. Ia bahkan beberapa kali menyenggol pundak siswa dan siswi yang sedang berjalan kekantin. Ia segera mengambil tempat makan dan mengambil makan dengan asal. ‘Yang penting aku makan’ batinnya tidak tentu arah karena lapar.

Setelah mengambil makanan, kai duduk di tepi pojok dekat jendela. Alasannya karena, ia malas duduk ditengah dan menjadi perhatian para Siswi yang mengilainya.

Dug.

Kai memutar bola matanya malas. Ia tau siapa yang sekarang tengah duduk disampingnya. Siapa lagi kalau bukan Jihyun. Yeah jihyun. Tebakan Kai memang pas. Jihyun sudah mengikuti kai sejak 2 tahun yang lalu. kai selalu berdo’a agar hari – hari berjalan dengan cepat. Agar ia terbebas dari Jihyun yang menempel seperti permen karet sehun yang sekarang masih menempel pada sepatunya yang mahal itu.

“Oppa! Aku membuatkan mu Kimbab  khusus untuk mu..” Jihyun tersenyum riang pada kai sambil membuka tutup bekalnya yang hendak ia berikan pada kai.

Kai hanya diam dan tidak memperdulikan jihyun. Ia hanya ingin konsentrasi kepada makanannya.

“Oppa. Ayo dimakan.. Aku suapi ya, aaa” Jihyun mengangkat kimbab yang ia apit dengan sumpit kedepan mulut kai, agar kai memakannya.

Namun kai tidak memberi respon. Ia terus berkonsentrasi pada makanannya.

“Ayolah oppa!” Jihyun terus memaksa mulut kai terbuka untuk memakan bekal buatanya itu.

Jihyun terus berusaha agar kai mau memakan bekal masakannya itu.

Tak sengaja ia punya ide bagus . Ia cubit tangan kai dengan kuat menggunakan kuku panjangnya . Kai yang dicubit meringis dan bibirnya terbuka untuk mengucapkan kata serapah untuk Jihyun , hal itu  tak disia – siakan oleh Jihyun. Ia dengan segera memasukkan kimbab itu kedalam mulut kai.

Kai diam dan perlahan mengunyah kimbab itu pelan. Menelannya ‘rasanya.. tidak buruk’ pikirnya.

Jihyun tersenyum, ia meletakkan bekal itu dekat piring makan kai.

Kai yang merasa belum kenyang dengan makanan yang masuk kemulutnya, langsung melahap Kimbab Jihyun dengan rakus.

Jihyun terkekeh pelan, baginya kai adalah segalanya.

“Oppa.. Apakah kau mau datang ke pesta ulang tahunku, malam ini? Seperti kau datang kepesta ulang tahun krystal kemarin?” Jihyun membuka suaranyanya, bertanya pada kai.

“Aku ada acara.” Kai membalas pertanyaan Jihyun singkat ia meminum jus jeruknya perlahan.

“Kumohon, datanglah..” Jihyun mengeluarkan Puppy Eyes berserta Aegyo nye didepan kai. Tangannya ia gesekkan pertanda memohon.

“Tidak bisa. Ini acara keluarga.” Kai menjawab pertanyaan Jihyun dan segera menghabiskan jus jeruknya itu lalu berjalan pergi meninggalkan Jihyun.

“Arraseo kai, Kau memang tidakkan pernah punya waktu bersamaku.” Jihyun tertunduk lesu dan berjalan sempoyong memasuki kelasnya.

Sudah beratus kali ia ditolak oleh kai. Ia merasa menjadi gadis murahan disini.

 

?/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////?

 

At 8 p.m in Jihyun House.

 

Jihyun Pov

“Ah, Eomma aku malas.” Eomma menyuruhku berdandan, katanya ia punya kado special untukku.

“Ayolah Jihyun sayang, kenapa kau malas.. hm tidak biasanya .” Eommaku menyisir rambutku lembut dan memasangkan pita diponiku sebagai hisan akhir.

“Aku terlalu lelah belajar jadi moodku turun.” Aku sengaja berbohong pada eomma. Sejak keluar dari kantin, moodku turun ke level paling rendah. Kai selalu begitu. Entah setan apa yang merasuki tubuhku dan membuat hati ini cinta mati pada kai. Hah.

“Arraseo, eomma tunggu di bawah sayang” Eomma mengecup pipi kanan dan kiriku sebelum berlalu dan keluar dari kamar ku.

Perlahan setelah eomma keluar. Ku poles wajahku dengan bedak tipis dan ku semprotkan parfume anggur kesukaan ku, lalu berjalan turun keruang bawah.

*Kamar Jihyun berada dilantai 2.

“Saengil Chukkae Hamnida..!! Saengil Chukkae Hamnida!.. Saengil Chukkae.. Saengil Chukkae hamnida!!..” nyanyian beserta tepuk tangan meriah memenuhi rumah Jihyun. Para kerabat beserta client appa dan eommanya datang mengucapkan selamat pada jihyun. Jihyun mengecup pipi appa dan eommanya dan kemudian menyuapkan kue ulang tahunnya pada eomma dan appanya.

Tiba – tiba

Eommanya memegang microphon. Jihyun berpikir “ada hal yang perlu disampaikan ‘kah “

“Perhatian sebentar. “

“ Hari ini perayaan Ulang tahun putriku dan juga…. pertunangannya.”

“MWO??!!” Jihyun terkejut. Bertunangan?

“Ye, Jihyun akan bertunangan dengan  Kim JongIn. Anak dari Kim Jongwoon dan Kim Yuri sahabat saya.

“Tap-“ Kalimat ucapan jihyun di putus eommanya.

Eomma jihyun menjauhkan microphone tersebut dan berkata,

“Gwenchana sayang. Eomma tau kau mencintai kai, lagipula eomma dari dulu sudah menjodohkan kalian. “

Kim JongIn. Mimpi apa aku tadi malam hingga aku ditunangkan dengan Kai. Namja yang kucintai, walau cintaku bertepuk sebelah tangan.

Jihyun POV End

Author POV

Kai datang menggenggam sebuah kotak cincin berwarna merah. Ia membukanya perlahan dan memasangkan cincin emas bermatakan berlian putih itu di jari tengah Jihyun dengan cepat. Jihyun tau kalau sebenarnya kai tidak rela.

Jihyun memasangkan cincin pasangan dari cincin nya dengan perlahan di jari tengah kai.

Setelah selesai. Para tamu undangan bertepuk tangan meriah. Eomma appa mereka tersenyum sumringan melihat anak mereka bertunangan dan akan menikah setelah lulus sekolah.

 

Para tamu undangan perlahan pergi meninggalkan rumah Jihyun. Acaranya sudah selesai. Para pelayan dirumah jihyun tengah sibuk merapikan ruangan tersebut.

Appa eomma kai dan appa eomma jihyun bercakap – cakap. Mereka menyuruh Jihyun dan kai mengobrol ditaman.

At Park Of Jihyun House

Kai tak henti menatap Jihyun Sinis. Sedangkan jihyun menunduk takut, ia tau kai pasti marah.

“Apa kau yang merencanakan hal ini HAH!?” Kai membentak Jihyun marah. Siapa yang tidak marah ketika sesorang yang tidak ia cintai harus bertunangan dengan nya terlebih yeoja itu yeoja yang selama ini mengejarnya. Mungkin tak mungkin semua orang pasti berpikir negative tentang hal ini bisa saja karena terlalu mencintai, hingga memaksa untuk ditunangkan apalagi orang tua mereka sangat dekat.

“Tidak. Aku saja baru tau.” Jihyun  menjawab seadanya. Dirinya tidak tahan dengan tatapan mata kai yang mengintimidasinya.

“Tidak mungkin kau tidak tau. Yang pasti setelah ini kuingin Perjodohan kita batal.. Dasar Yeoja Murahan, Cih” Kai yang marah tengah hilang kendali. Ia tidak merasa ucapannya menyakiti hati Jihyun yang sekarang makin menunduk, menutup matanya mencoba menahan semua air matanya yang berdesakan keluar dari kelopak matanya.

Kai pergi meninggalkan Jihyun yang membatu.

Jihyun mengangkat kepalanya yang tadinya menunduk. Air mata seolah tak lelah mengalir keluar, sedangkan sang tuan menatap kepergian kai dengan tatapan kosong, sayu.

“Arraseo kai aku akan meminta eomma membatalkannya, dan aku.. aku ..Aku memang Yeoja Murahan kai.. Hiks” Jihyun menangis seorang diri di taman itu hanya angin yang menemaninya. Sesekali ia tertawa miris mengingat kelakuannya yang terlalu menggilai kai itu. Jihyun berkata dalam hati dan batinnya sambil menatap cincin yang terpasang cantik di tangannya.

‘Aku akan berubah, aku tidak akan lagi mengejarmu lagi kai. Cukup sampai sini . yeah hanya sampai disini pengorbanan ku untuk membuatmu mencintaiku kai. Walau kau tidak akan pernah sekalipun mencintaiku. Tapi Tuhan Kuingin Diri-Mu dapat menghapus perasaan ini dari hatiku..’

-Jihyun-

 

 

 

 

 

 

 

TBC/To Be Continue…

Okeh sekian, tolong Coment ya kritik dan saran sangat perlu untuk ff amatiran ini . oke gamsamitha sudah membaca. Anyeong.. 😀 😉

Iklan

37 pemikiran pada “I’m Sorry, Because I Love You (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s