Revenge

Revenge

Author: Author C

Genre: Revenge

Cast: Kris (EXO), Tao (EXO), Krov (OC), Krystal (FX)

Length: One Shot

Annyeonghaseyo…Baek with me again. Wahaha…Ini adalah FF TaoRis One Shot. Tapi, FF ini lebih menceritakan tntang Kris. TaoRisnya cumin dikit. Mian yaa…Semoga kalian terhibur. FF ini sudah saya terbitkan di blog pribadi saya. Kritik dan saran sangat dibutuhkan untuk evaluasi author. Kamsahamnida!! Watch out, some words maybe very rude.

TaoRis REVENGE

Author pov.

Tampang pria berumur 23 tahun itu begitu dingin pagi ini. Bola matanya berkeliaran menyapu  seluruh ruang tengah. Seperti orang yang baru bangun setelah berabad-abad. Merah, dan tajam.

Tiba-tiba ia menjadi was was karena sesuatu. Matanya mengawasi sekitar, sementara kakinya siap menopang tubuh tegapnya tersebut. Lalu ia mundur perlahan kearah meja, membuka lacinya, dan mengambil sebuah pistol dari situ. Posisinya sekarang siap menembak apabila ada serangan.

“Ah sial. Ada apa ini?” Batin pria itu.

Namun, tanpa sadar….

“KRIS!!” Teriak seseorang mengagetkan pria bernama Kris dari belakang. Kris yang terkejut, tanpa sadar pula menjatuhkan pistolnya ke lantai.

Kris diam sejenak, dan dengan tatapan What the hell are you doing-nya ia menatap orang yang mengagetkannya tadi.

“Kau gila ha?!!” Bentak Kris pada pria yang freakin’ surprised ini.

“So sorry hyung…Um??” Katanya menunjukkan ekspresi poutnya.

“Kau tahu Tao? Bisa-bisa aku membunuhmu tadi. So, lebih baik jangan coba itu lagi, okay?”

“Arasseo. Kau marah padaku?”

“Mana bisa aku marah padamu.” tuturnya seraya memutar bola mata. Ia lalu duduk di balkon, merasakan udara pagi yang sejuk.

Tao yang baru selesai mandi, masih bertelanjang dada dengan sehelai handuk di bahu kanannya. Ia lalu memakai kaos hitam tipis yang menampilkan bentuk badannya yang sixpacks tersebut. Tambah lagi ia mengibaskan rambut hitamnya yang masih basah. Bayangkan jika para perempuan melihatnya, siapa yang tidak terpesona melihat namja sekeren Tao?

“Hey, menurutmu apa mereka masih mengejar kita?” Tanya Tao dengan datar.

“Entahlah. Mungkin kita malah menjadi top black list mereka…” tutur Kris menutup matanya. Ia merasakan hembusan angin sejenak.

Tao bingung mendengar perkataan Kris.

***

“Aku telah membunuh Krov… Kemarin malam.” Katanya sambil masuk kedalam apartemennya. Ia menutup jendela lalu tiduran disofa.

Sebenarnya Kris tidak mau mengingat kejadian kemarin malam. Tapi otaknya ingin mengulang lagi.

Kris pov.

Malam ini adalah malam menegangkan sepanjang masa. Ya, akhirnya aku berhadapan dengan musuh besarku. Ia juga yang telah membawa adikku dan membunuhnya. Orang yang tak dapat diampuni!

Namun kali ini sahabatku -Tao- tidak ikut bersenang-senang denganku. Hahaha…ternyata Krov membawa anak buahnya. Tcih…Penakut!

“Hey! Apa kau tidak mengerti yang namanya duel Krov?!” Cibirku pada pria tua itu.

“Tcih…Bocah ingusan! Kita akan duel, setelah kau berhasil melawan ketiga anak buahku ini.” Ia lalu mengangkat jarinya dan memusatkan telunjuknya padaku sebagai isyarat pada anak buahnya untuk menyerangku.

Ketiga orang itu berlari mendekat. Aku menyiapkan kuda-kuda. Lalu, mereka menyerang bersama tanpa henti. Aku jatuh tersungkur pada jalan gang yang basah. Saat itu juga, kekuatanku seakan muncul dan itu mengingatkanku pada perkataan Krystal -adikku- “Jadilah pria yang kuat dan pantang menyerah.”

Lalu aku berdiri dengan tegap. Mereka menyerangku kembali. Namun, serangan mereka bisa kutangkis dengan mudah. Hingga pada akhirnya mereka semua kukalahkan.

“Siap berduel, Setan tua?” Aku mengambil pistol yang sedari tadi kusimpan untuk melawannya.

“Sialan.” Katanya sambil mengeluarkan sebuah pistol berlapis emas.

“Lihat saja, Krov!! Hyaaa…” aku menembakkan pistolku berkali-kali. Aku tahu, tak ada satu pun peluru yang mengenainya. Maka dari itu, aku langsung berlari mencari tempat persembunyian. Ia menarik pelatuknya sekali, namun meleset. Ia berlari mengikutiku.

“Heey…dimana kau KRIS!! Keluarlah. Kau bilang ingin bermain denganku. Haha..ha!! Kau tak bisa sembunyi!!” Krov berbicara seperti orang mabuk. Ia menembaki semua benda yang memungkinkan sebagai tempat persembunyian.

“Sial. Aku terjebak.” Batinku ketika mendengar langkah kakinya yang mendekat.

“Jangan dendam padaku. Adikmu yang kubunuh itu. Aku mencintainya, karena wajahnya sama seperti mendiang ibumu yang kucintai juga. Aku terlalu mencintai ibumu, tapi ibumu menolakku. Saat aku bertemu adikmu, aku menjadi terobsesi ingin membunuhnya. MEMBUNUHNYA!!! HAHAHA….” teriakannya menjelaskan semuanya. Semua yang membuat hatiku sakit dan mengingatnya seperti mengiris pergelangan tanganku sendiri. Lalu tawa jahatnya yang memunculkan kemarahanku.

Kali ini aku akan benar-benar mengirimmu ke neraka, Krov.

MATILAH KAU KROOOOV..!!!” Teriakku sambil keluar dari tempat sembunyiku, lalu menembakinya.

Ia jatuh dengan berlumuran darah. Darah kesadisan yang mengalir deras dari dalam tubuhnya. Aku menghampiri mayatnya lalu melihatnya sekilas. Akhirnya Setan Tua ini sudah mati. Kembalilah ke neraka.Tempatmu seharusnya berada. Sayangnya Tao tak bisa menikmati pertunjukkan spektakuler ini bersamaku.

Author pov.

“Kau gila, hyeong! Kau GILA.” Ucap Tao dengan penekanan. Kris diam.

“Kau tidak ingat masih ada Gyeong??! Ha? JAWAB AKU KRIS!!” Tao membentak Kris sampai Kris sadar dari lamunannya.

“Coba pikir, Tao. Apa kau tidak dendam pada seseorang yang sudah membunuh kekasihmu sekaligus adikku??!! Ha?!” Tanya Kris sambil menatap mata Tao dalam-dalam.

“Ta..tapi..aku sudah merelakan Krystal, hyeong. Aku tahu dia cinta sejatiku, tapi dengan membunuh Krov kau tidak bisa mengembalikan Krystal kan?” Jawab Tao lirih. Matanya berkaca, lalu ia menengadahkan kepalanya agar air matanya berhenti mengalir.

Kris yang terbawa suasana hampir menitikkan air matanya. Namun, ia mengambil kacamata hitam diatas meja, dan memakainya.

“Ayolah, Kris. Berhentilah menyembunyikan tangisanmu. Menangislah…” Kata Tao sedikit meledek Kris.

“Tak akan. Aku sudah berjanji pada Krystal.” Kris memalingkan wajahnya. Ia tidak mau mengecewakan adik tersayangnya itu. Namun, apa daya. Kesedihannya tak terbendung lagi. Mengingat seluruh keluarganya terbunuh. Kini hanya pelukan hangat Tao yang bisa menenangkan hati Kris.

-<>-<>_SELESAI_<>-<>-

Iklan

12 pemikiran pada “Revenge

    • Ahaha…Thank you. Sebenernya sih tidak menekankan Bromance dan YAOI, tapi apa boleh baut? Admin udh nulis kyk gitu…. Okelah, terus membaca ya! Fighting! 😀

  1. Walopun kristao-nya dikit tapi aku tetep sukaa! Apalagi bagian terakhir hehe xD
    Daekbak ffnya!
    Keep writting author-ssi

Tinggalkan Balasan ke Annisa nisa Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s