Don’t Go (Chapter 1)

 Don’t Go

PicsArt_1380102461642

Author : lovedduizhangkris

Cast :

  • – Kris EXO M
  • – Kim Yoojin (fiction)

Other Cast :

  • All EXO Member

Genre : Romance

Rating : PG 17

Length : 2999 Words (maybe)[1]

Hello readers , ini ff karya pertamaku.. maaf jika banyak typo dan alur berantakan . Semoga kalian suka , kutunggu apresiasi dr kalian dengan mengcomment ff ku~ 🙂

Jika ada yang ingin bertanya tentang ff ini mention saja ke twitter ku @elsarosiana28

Gomawo~

___________________________________

Seorang pria bertubuh tinggi nampak duduk bersandar di bangku taman , sambil memandangi anak anak kecil yang bermain disekitar taman yang ia kunjungi ini . Tiba tiba ia teringat akan masa lalu nya bersama seseorang yang ia sendiri tak tahu kini seseorang itu sedang berada dimana , dan bagaimana keadaannya .

“Yoo Jin ssi..” pria itu bergumam pelan sambil tersenyum getir

Lalu bayangan masa lalu nya terlintas di pikirannya

Flashback :

” yoo jin ssi , kelak jika kita telah dewasa maukah kau menjadi istriku? ” tanya seorang anak kecil kepada teman perempuannya

” tentu saja , aku tidak akan meninggalkan wu yi fan dan aku akan menjadi istrinya ” kata yoo jin kecil dengan polosnya. anak kecil yang dipanggil wu yi fan tersebut tersenyum kecil sambil mengusap rambut teman kecilnya tersebut

” apa kau bersungguh-sunguh yoo jin ?”

“Tentu saja , apa kau tidak percaya denganku , huh ??” Jawab yoo jin dengan mata yang berbinar-binar dan kemudian ekspresi nya menjadi sedikit kesal karna Yi Fan meragukan ucapannya

” ne..ne.. aku percaya padamu ” yi fan tersenyum sambil mengajak yoo jin untuk berjanji kelingking ” janji, kita akan selalu bersama ” ucap yi fan

Yoo jin mengangguk mantap dan membalas tautan jari yi fan padanya .

Flashback End

Masih tersimpan memori masa kecil kris ketika dia meminta yoo jin untuk menjadi istrinya , tentu saja itu hanya candaan anak kecil yang tidak berarti , dan mungkin saja Yoo Jin sendiri juga sudah lupa dengan janji nya di masa kecil , dan yah~ apa pentingnya bagi Yoo Jin untuk tetap mengingatnya , pikir kris .

Seandainya hari itu kris tidak pergi..

Pasti dia masih bisa memiliki Yoo Jin hingga hari ini

Flashback

” Yi Fan , kau tidak boleh pergi..” gadis berumur 13 tahun itu menangis sesenggukan ketika Yi Fan memberitahukannya bahwa ia harus ikut ibu nya ke Amerika

” Maafkan aku yoo jin, aku juga tidak ingin meninggalkan mu , tapi.. aku juga tidak bisa meninggalkan ibuku”

Yoo Jin masih menangis dan tidak bisa berkata apa-apa lagi

“Aku akan selalu menghubungi mu , tenang saja..” yi fan mencoba membuat yoo jin tersenyum

” itu saja tidak cukup ! Aku ingin kau disini , aku tidak mau berpisah denganmu”

” maafkan aku , tapi aku tidak bisa..” Yi Fan mulai meneteskan airmata

” kau jahat yi fan, aku tidak akan memaafkanmu.. ” Yoo Jin berlari pergi meninggalkan Yi Fan yang masih diam tak bisa berbuat apa-apa

“Maafkan aku yoo jin , aku.. akan selalu mencintaimu..”

Yi Fan berlalu pergi ke arah yang berlawanan dengan yoo jin..

” eomma, bisakah aku meminta waktu sebentar sebelum kita pergi ke bandara”

” kau mau kemana yi fan ? Pesawat kita akan take off 40 menit lagi..”

” eomma tunggu aku di bandara, aku ingin pergi dulu sebentar , ada urusan yang belum ku selesaikan”

” yi fan..” 

” tunggu aku eomma, aku hanya pergi sebentar ” Yi Fan berlari meninggalkan ibunya yang masih berdiri di depan rumah nya dengan beberapa koper dan taksi yang sudah siap mengantar mereka ke bandara

” dia pasti menemui yoo jin.. ” gumam ibunya

****

” yoo jin ssi..” wu fan berteriak didepan pagar kediaman keluarga yoo jin . Wu Fan sudah berkali-kali memencet bel rumah Yoo Jin namun tidak ada respon dari pemilik rumah

” yoojin ssi..” wufan kembali berteriak namun tetap tak ada jawaban..

Tiba tiba datang seorang gadis seumuran dengan yoo jin menepuk bahu Yi Fan

” yoo jin dan keluarganya sedang di rumah sakit , kau pasti wu fan, kan?? ”  tanya gadis itu .

” iya , aku wu fan , kau siapa? Dan siapa yang sedang sakit di keluarga yoo jin ”

“Aku sun hwa , teman sekaligus tetangga yoo jin ,  kemarin yoo jin terlibat kecelakaan dan sekarang dia sedang di rawat di rumah sakit , keluarganya semua berada di sana tetapi tadi pagi ayahnya baru pulang dari rumah sakit dan se jam yang lalu ayahnya kembali lagi ke rumah sakit ”

Seperti disambar petir , yi fan begitu terkejut mendengar berita ini..

“A..pa dia baik baik saja , kondisinya bagaimana?” Tanya Yi Fan kepada sun hwa

” aku tidak tahu pasti tentang keadaan yoo jin , tapi yang pasti , kudengar yoo jin mengalami cedera pada otak nya , dan sekarang dia masih koma ” jelas sunhwa

” bagaimana bisa itu terjadi ? Yoo Jin pergi kemana sampai dia bisa mengalami kecelakaan sampai se parah ini “

” aku juga tidak tahu , tapi kecelakaan itu terjadi kemarin setelah yoo jin pulang dari sekolah ”

Yi fan teringat kejadian kemarin saat ia berpamitan kepada yoo jin untuk pergi ke amerika bersama ibunya , dan yoo jin benar benar marah kepada dirinya..

Yi fan menunduk lemas , jika saat itu ia tidak bersama yoo jin , jika saat itu ia tidak mengatakan kepada yoo jin bahwa ia akan pergi.. mungkin keadaannya tidak akan seperti ini

“Kau tak apa? Maaf yi fan, kelihatannya aku harus pergi sekarang ” pamit sunhwa kepada Yifan

“Tunggu.. bolehkah aku menitipkan salam kepada yoo jin jika ia pulang dari rumah sakit ? Aku harus pergi ke amerika hari ini ”

” tentu saja , aku akan menyampaikannya “

“Dan.. sampaikan permintaan maafku karna aku tidak bisa menjenguknya ”

arraseo.. ” kata sunhwa lalu ia berlalu pergi

Flashback end

Besok lusa kris akan kembali ke korea untuk menyiapkan debut nya sebagai artis di korea , ia sudah mempersiapkan semua keperluan nya untuk pindah lagi ke korea . Mulai dari paspor, visa dan lain lain

Kris merasa tidak sabar untuk kembali lagi ke korea .

Ia tidak sabar bertemu Yoojin-nya..

Ia tak sabar melihat Yoojin-nya yang sekarang

” rasanya aku ingin pergi ke korea saat ini juga ” kris bergumam sambil membuang napas beratnya , ia lalu berdiri dan merentangkan tangannya  ” selamat tinggal amerika.. , dan welcome korea ” kris berteriak lega

Ia lalu berjalan pergi dari taman yang ia kunjungi.

****

” Kim Yoojin , kau harus berdiet , pernikahanmu kurang 1 minggu lagi . Kalau kau makan terus, bisa bisa gaun pengantinmu tidak muat dan kau akan kelihatan jelek nanti” ujar seorang wanita paruh baya yang mendapati anaknya sibuk menghabiskan Permen kapas yang dia beli tadi siang

” eomma.. aku sudah lama tidak makan ini, hmm rasanya lezat sekali , manis dan lembut ” kata gadis itu sembari bertingkah ke kanakan

” kau ini.. ” wanita itu kemudian menjitak kepala anak gadisnya yang manja ” permen kapas itu mengandung gula yang tidak baik untuk diet mu “

“Appo eomma.. ” gadis itu hanya bisa meringis dan kemudian meletakkan permen kapas itu di meja nya ” arraseo , aku tidak akan makan itu lagi.. “

” gadis pintar ”  ujar eommanya

Gadis itu lalu tersenyum lembut

” Yoojin ah , apa kau sudah menghubungi changmin ?”

” belum eomma.. kelihatannya dia sangat sibuk”

“Kalian ini bagaimana , pernikahan kalian kurang 1 minggu lagi dan kalian belum juga saling meng akrab kan diri” ujar eomma yoojin dengan sedikit kesal , pernikahan yoo jin dan changmin memang rencana eomma yoo jin dan appa nya , tapi bukan berarti mereka cuek begitu saja dengan pernikahan mereka sendiri

” aku akan meneleponnya nanti , tenang saja eomma ku tersayang.. ” balas yoojin dengan nada manja nya

” kau selalu bisa membuat hati eomma luluh saat eomma marah , dasar anak nakal”

Eomma yoojin mencubit pipinya pelan lalu mereka berpelukan bersama . Yoojin sangat merindukan hal ini terjadi , karna akhir akhir ini eommanya bersikap terlalu keras padanya , mulai dari perjodohannya dengan changmin sampai cerita masa lalu yoo jin yang tidak eomma nya beritahukan

Yoojin mencoba mencari tahu sendiri tentang masa lalu nya yang tak ia ingat saat usia 12 tahun . Tapi untuk perjodohannya , ia tak tahu harus melakukan apa , dan akhirnya ia hanya bisa menyerah pada orangtua nya 

 

**

” eomma.. aku ingin pergi hari ini”

“Kemana ? eomma akan mengantarmu.. “

” tidak perlu , aku ingin pergi ke kantor appa untuk melihat lihat perusahaan agensi appa..”

” biar sopir yang mengantarmu kesana “

“Ne eomma.. “

” Yoojin ah , hari ini akan ada debut artis baru di agensi appa mu, sebaiknya kau berdandan cantik untuk menyambut mereka ”

” jinjja ? Waah.. apakah mereka akan se sukses Super Junior ? ”

” eomma tidak tahu sayang, kita lihat saja nanti , tapi yang jelas mereka adalah anak anak muda yang tidak hanya tampan tapi juga berbakat “

” waah.. perusahaan appa pasti sukses jika mereka juga sukses”

“Tentu saja, kau juga harus bisa memberikan eomma dan appa keturunan yang bisa membantu mewarisi perusahaan appa mu”

“Eomma.. ini bukan waktu nya membahas tentang hal itu , aku masih muda eomma.. dan aku masih ingin berkarier dan menikmati masa muda ku, permisi eomma.. ” Yoo jin membalas ucapan eomma nya dengan nada dingin , kemudian ia berlalu pergi dan meninggalkan eomma nya yang masih terdiam

” Yoojin ah , andai kau tahu , eomma dan appa melakukan semua ini demi masa depanmu sayang..” ujar eomma yoo jin dengan nada bersalah

***

“Annyeonghaseyo.. urineun EXO imnida”

Para member grup EXO menyapa yoo jin dengan ramah ketika yoo jin dikenalkan oleh ayahnya sebagai putri satu satunya kepada grup debut an baru perusahaan agensi ayah yoo jin “Star Museum Entertainment”

” annyeong.. kim yoo jin imnida ” balas yoo jin dengan senyum sumringah

“Waah.. mereka tampan sekali” ucap yoo jin dalam hati ,  “benar kata eomma, tapi apakah mereka juga berbakat ? Huh cukup meragukan” yoo jin mengamati mereka satu per satu dengan seksama , ketika ia mengamati kris, ia merasa seperti tidak asing dengan kris, dan entah kenapa Yoo jin merasa ada yang aneh dengan persaannya ketika ia melihat kris dan mata tajam kris mengingatkannya akan seseorang , tapi ia tak tahu siapa orang itu

“Kris hyung dan suho hyung adalah leader grup EXO – M dan EXO – K” kata baekhyun kepada ayah yoo jin saat ayah yoo jin bertanya siapa leader grup EXO

Kris tersenyum ramah dan berjabat tangan dengan ayah yoo jin dan kemudian mengajak Yoojin berjabat tangan juga . Rasa aneh kembali menjalar di tubuh Yoojin saat mereka berjabat tangan . Kris memandang Yoojin lama dan kemudian tersenyum , Yoojin masih terlalu kaget dengan perasaannya dan kemudian ia permisi untuk keluar .

” yoo jin ah , kau mau kemana?”

” maaf ayah aku ingin keluar sebentar “

Ayah yoo jin tersenyum kepada para member

” maafkan anakku , memang seperti itulah sifatnya , sulit ditebak dan suka tiba-tiba ”

” tidak apa-apa sajangnim , kami senang bisa bertemu putri anda” ujar Suho

” putri anda sangat cantik , seperti bidadari ” celetuk chanyeol tiba tiba

Baekhyun lalu mejitak kepala chanyeol

” ah , maafkan chanyeol  hyung sajangnim , dia memang suka seperti itu ” ujar baekhyun

” tak apa.. aku senang kalian menyukai putri ku , ” ujar pak kim ramah . Tak lama setatelah mereka berbincang dengan pak kim , pak kim melihat arlojinya yang menunjukkan waktu berbincang mereka sudah habis kemudian pak kim berpamitan kepada seluruh member EXO “sepertinya aku harus pergi , selamat untk debut kalian.. ” pak kim menjabat tangan member EXO kemudian beliau berlalu pergi

Kris kemudian juga ikut meninggalkan member EXO yang lain

” mau kemana hyung ?” Teriak Chanyeol saat kris pergi

Kris tidak menjawab pertanyaan chanyeol dan malah lebih mempercepat langkah nya

” Kim Yoojin.. apakah itu kau ?”

” apakah kau Yoojin ku ?”

” mata itu , dan senyum itu benar benar milikmu.” Kris bergumam dalam hatinya , ia merasa bahwa yoo jin adalah gadis di masa kecilnya

***

Kris tentu saja mencari keberadaan Yoojin , dia mengitari lobby sampai ke cafetaria tapi tetap dia tidak menemukan sosok Yoojin , tiba tiba ia mendapat ide bahwa ia harus mencari ke lantai atas gedung ini . Seingatnya Yoojin suka sekali sembunyi di lantai atas atau loteng gedung sekolah mereka

Kris menaiki elevator satu demi satu , lalu saat ia hendak menaiki elevator yang terakhir yang akan membawanya ke lantai paling atas gedung, tiba tiba pandangan nya dan yoojin bertemu , gadis itu berada dalam elevator yang akan di naiki kris. Mereka sama sama terkejut dan kris pun tak bisa berkata apa apa , ia segera masuk ke dalam elevator dan tidak membiarkan yoojin untuk keluar .

Yoojin tetap memaksa untuk keluar tapi kris menahannya

” katakan , apa kau yoo jin ku ?” Ujar kris ter engah-engah

” apa yang kau bicarakan ? Aku ? Aku tentu saja yoo jin ”

Kris memeluk yoo jin erat . Tetapi yoo jin berusaha melepas pelukan kris

“Lepaskan ! Apa yang kau lakukukan ? Kau sungguh aneh , aku bahkan baru mengenal mu kau sudah berani kurang ajar padaku”

” kau , yoo jin , kan ? Apa kau tidak mengenaliku ? “

” heungg..? Kau kris EXO M kan , artis baru perusahaan ayahku ,kan ?”

” aku Yi Fan , Wu Yi Fan “

” Wu Yi Fan ? ”

Kris mengangguk .

” kau bilang tadi namamu Kris “

” Wu yi fan adalah nama kecil ku , apa kau tak mengingatku ? kau sudah lupa dengan ku ?”

” maaf aku tak mengenalmu, apa kita pernah bertemu sebelumnya?”

” aku teman kecilmu ” jawab kris

” maafkan aku , aku tidak ingat tentang masa keciku”

” wae? Kenapa bisa ? “

” aku kehilangan sebagian memori di otakku saat aku kecelakaan 8 tahun yang lalu , jadi maafkan aku jika tidak bisa mengenalimu “

Seperti di hujam duri , kris merasa sangat sakit , ia tak percaya semua akan jadi seperti ini , yoo jin tak mengingatnya lagi..

” ah mianhae aku menginagatkanmu pada hal yang tidak ingin kau ingat ”

” arraseo.. aku sudah biasa bertemu orang di masa lalu yang tidak ku ingat ” Yoojin tersenyum

” Bolehkah aku berteman denganmu ?”

” kau ini aneh , kau bilang kau teman lama ku , kenapa sekarang kau meminta izin berteman denganku ? “

” mian.. aku lupa ” kris mencoba tersenyum

” tak apa , kau bisa membantuku mengingat masa lalu kita , sepertinya aku harus pergi , permisi.. ” yoo jin tersenyum ramah pada kris lalu berlalu dari hadapan kris

Tapi kris masih ingin bersama yoo jin , kemudian Kris menarik tangan yoo jin yang hendak keluar dari elevator .

Yoojin menoleh kepada kris lalu kris menunduk dan meraih pipi Yoojin kemudian mencium bibirnya lembut.

Bagai disetrum jutaan vot listrik, Yoojin sangat terkejut tapi dia tidak menolak ciuman kris sama sekali , yoojin tampak sangat menikmati tautan bibir kris , kris menyelipkan lidahnya pada mulut yoojin tapi yoojin masih tetap pasif sampai akhirnya yoo jin menyerah pada ciman kris dan membalas lumatan bibir kris pada bibirnya, keduanya berciuman cukup lama dan cukup panas sampai akhirnya kris melepaskan ciumannya.

” mianhae..” ujar kris pelan

Yoojin masih kaget dan terdiam

” kau boleh menamparku atau memukulku ” sambung kris

” aku harus pergi..” yoojin berlari pergi dari kris

Kris mengepalkan tangan dan menyesali perbuatannya barusan . Ia tak menyangka bahwa ia akan kehilangan kendali seperti tadi..

” Yoojin ssi , Mianhae.. ” kris berucap pelan lalu pergi mengejar Yoojin

****

Yoojin menangis saat ia sampai di kediamannya , eomma nya tak mengerti ada apa dengan Yoo jin . Yoojin mengunci kamar nya dan merenung sambil menangis , ia duduk  sambil melipat lutut di samping meja kerja nya , ia merasa sesuatu yang aneh saat ia bertemu kris tapi ia tidak bisa memngingatnya dan itu semakin membuatnya merasa sakit dan bersalah pada kris , sepertinya mereka pernah memiliki hubungan yang begitu erat.

Ia terus mencoba mengingat masa lalu nya , dan tetap ia tidak bisa. Sakit di kepala nya mulai mendera lagi kala Yoojin tetap memaksa ingatannya .

Eommanya tidak pernah memberi tahu nya tentang kris , dan yoo jin merasa bahwa ia pernah memilki hubungan yang erat dengan kris

Tiba tiba ia teringat akan sesuatu yang bisa membantu nya mengingat masa lalu nya .

‘Album Foto’ ” gambar masa laluku pasti memiliki petunjuk tentang kris” yoo jin mengambil album foto dari rak buku teratasnya . Album pertama berisi foto foto wisuda nya tahun lalu , album kedua berisi foto foto tentang masa masa sekolah yoojin , dari mulai dia duduk di bangku sekolah dasar sampai sekolah menengah atas . Ia tersenyum kecil mengingat penampilan polosnya di waktu duduk di bangku SMP , dan tiba tiba mata Yoojin menangkap foto sosok pria kurus ber mata tajam dengan gaya rambut cepak nya , ia sedang tersenyum di foto itu, pria itu kelihatannya sedang duduk di bangku taman sekolah dan disampingnya duduk seorang gadis kecil  bermata bulat sipit dengan rambut di kepang 2 yang tampak malu malu ketika di foto , tentu saja gadis kecil itu Yoojin . Tapi siapa pria itu ? Sorot mata nya seperti.. Kris , apa dia memang kris? Yoojin mencoba mengingatnya .

Flashback

” Yi fan aku malu , aku tidak suka di foto”

” ayolah yoo jin ssi , aku ingin membuat kenangan dengan mu “

” tapi.. ” gadis itu ingin protes tapi kris tetap menyalakan timer pada kamera polaroid nya

1..2..3 blitz kamera menyala dan foto mereka tercetak di kamera polaroid kris.

“Ini untukmu , ayo kita ambil gambar lagi, aku ingin punya gambar kita juga ”

Flashback End

” Wu Yi Fan..” pikiran yoo jin tiba tiba berputar seperti kaset lama , berganti tanpa sepengijinnya . Yoojin mengalami sakit kepala yang amat hebat , dan segalanya tiba-tiba kabur .

” Amerika.. ”

” aku tidak mau memaafkanmu..”

Bayangan itu kembali berputar di otaknya , bayangan masa lalu nya , kejadian 8 tahun yang lalu

” kecelakaan itu..”

Yoojin menangis sambil merasakan sakit di kepala nya , “kaulah pria itu , kau adalah orang yang selama ini berada di mimpiku , orang tak ku kenali”

” kenapa kau begitu tega meninggalkan ku saat itu ? , dan sekarang kau kembali lagi..”

” kau benar benar keterlaluan ” Yoojin tersenyum miris , airmata nya masih menetes

” aku benar benar masih mencintaimu , Wu Yi Fan bahkan ketika aku tak mengenalimu”

Saat ini Yoojin ingin sekali memeluk Kris tapi ia sendiri masih bingung dengan perasaannya , apakah ia harus memaafkan Kris , apakah ia harus melupakan sakit hatinya , tapi tidak semudah itu untuk Yoojin melupakan semuanya , dan ia akui bahwa ia sungguh merindukan Kris juga , ia ingin saat ini bisa bersama Kris

“Yi Fan..Kris..”

Setetes airmata turun mengalir dipipi Yoojin , haruskah.. haruskah ia tetap membenci Kris?

 

To be continue

 


[1] h

Iklan

2 pemikiran pada “Don’t Go (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s