My Teacher is My Husband? (Chapter 1)

Title: My Teacher is My Hushband

Author: Earthlings0812 (@rizqil_amni)

Genre: School life, marriage life, comedy, romance.

Lenght: Chapter

Cast:

– Xi Luhan

– Park Nayoung

– Byun BaekHyun

Support cast : cari sendiri okeeee!!!

Anyyeong!!!! Ketemu lagi sama author terkece tiada 2nya disini.. 😀 okeee lupakan. Author bawa karya ke 2 dan sekarang lagi proses buat punya blog sendiri jadi ngga usah susah” buat ngepublish..

oKAI kita langsung aja.. dan ingat DON’T BE SILENT READER.. apalagi ngecopas!!

~~~~~~~~~~~~~~

Summary: APA??!! Aku dijodohkan dengan guru menyebalkan itu..?? ya tuhan punya dosa apa aku harus berurusan lebih dalam lagi dengan orang itu..!!

Nayoung POV

Secercah cahaya masuk melalui jendela kamarku yang mulai mengusik kenyamanan tidurku.

“hoam..” aku merenggangkan tubuhku dan langsung menengok kearah jam di nakas. Ya ampun jam 06.30

Ahhh aku telat. Aku langsung berlari ke kamar mandi setelah selesai mandi aku langsung turun ke bawah untuk sarapan.

“eomma kenapa tidak membangunkan ku?” tanyaku protes

“mianhae deer eomma juga bangun kesiangan, kajja kita sarapan” jelasnya

“eomma sepertinya aku langsung berangkat saja, dan sarapan ku bekal saja”

Setelah eomma memberiku bekal aku langsung meleat pergi ke halte terdekat menuju sekolahku. Aku yang berlari sampai tidak memperhatikan jalan dan BRUKKK..

“aw..” ringisku

“agashi gwenchana?” Tanya seseorang

Aku mendongakkan kepalaku. Wowwww apa dia malaikat dari langit ? ya tuhan senyumnya .. 😀

“agashi gwenchana ?” tanyanya sekali lagi yang membuat aku kembali ke alam sadar.

“ahhh nan gwenchana” tearangku sambil membersihkan rokku yang mungkin saja kotor

Saat bis tiba tanpa pikir panjang aku langsung naik karena takut terlambat. Sampai akhirnya bis ini sampai ke halte didekat sekolah. Aku langsung berlari menuju kelas dan sialnya kelasku ada di lantai 3. Ohh lengkap sudah penderitaanku hari ini. Sesampinya dikelas aku mendapat kabar kalau wali kelasku kang songsaengnim pindah ke jepang dan ada kabar lagi aka nada wali kelas pengganti.

Suasana kelasku senyap seketika saat kepala sekolah masuk ke kelasku.

“anak-anak kenalkan dia adalah wali kelas kalian yang baru, silahkan kenalkan dirimu”

“annyeonghaseyo naneun X Luhan imnida”

Awalnya aku tak terlalu memperhatikan karena malas, sampai aku menyadari kalau aku mengenal suara itu. Saat aku melihat kedepan, waaawww namja itu lagi. Aku terus memperhatikannya sampai akhirnya pandangan kami bertemu, dia juga seperinya mengenaliku.

Author pov

Saat luhan memperkenalkan diri semua perhatian tersita padanya apalagi murid perempuannya yang memandang dengan tatapan memuja. Mungkin awalnya semua murid menyangka kalau luhan adalah siswa baru tapi perkiraan mereka salah luhan adalah wali kelas sekaligus guru matematika dan fisika bagi mereka.

“baiklah anak-anak mungkin hari ini akan menjadi hari perkenalan dulu” ucap luhan

Semua murid bersorak Karena mungkin iniyang mereka inginkan.

“baiklah kita absen dulu agar songsaengnim mengenal kalian semua”

“Lee Kyung Mi”

“Kim Kyung Hee”

“Jung Raemi”

“Do Kyung Jin”

“Park Nayoung”

Saat luhan menyebutkan nama nayoung luhan yang melihat wajah nayoung langsung ingat kejadian tadi pagi.

“ahh kau itu perempuan yang menabrakku tadi di halte kan ?” Tanya luhan

Nayoung yang mendapat pertanyaan konyol itu langsung menjadi pusat perhatian semua murid.

“kau tidak apa-apa kan ?” Tanya luhan lagi

“gwenchana songsaengnim” jawab nayoung

“aku tidak menyangka akan menjadi wali kelasmu juga” ucap luhan dan langsung melanjutkan mengabsen

“dasar baru hari pertama saja sudah menyebalkan” gerutu nayoung

“oke selanjutnya sesi pertanyaan, ada yang ingin bertanya ?” tawar luhan

Seketika Susana kelas menjadi ricuh.

“songsaengnim apa kau sudah mempunyai yeojachingu?”

“songsaengnim kenapa kau begitu imut?”

“songsaengnim bolehkah aku meminta nomor ponselmu ?”

Nayoung yang melihat suasana kelas yang rebut hanya menghela nafas sambil geleng-geleng kepala, dia sedikit memaklumi Suasana kelas seperti ini kalau ada namja yang tampan.

“baik akan ku jawab satu persatu”

“aku lahir di Beijing tepatnya di Haidian China tanggal 20 april 1990 untuk sekarang ini aku tidak mempunyai yeojachingu tapi kalau mantan aku punya, nomor ponsel mungkin akan ku berikan pada kalian semua karena mungkin kalian juga akan membutuhkannya, masalah mukaku yang imut ahhh mungkin ini anugrah yang tuhan berikan padaku”

Nayoung sudah mlai merasa muak untuk hari ini, ingin rasanya dia bersemedi di gua yang sangat gelap tetapi penuh ketenangan sampai akhirnya PLUKKK…

Ada sebuah gulungan kertas mendarat mulus di mejanya.

“kenapa kau tidak ribut seperti yang lain?”

Nayoung sudah tau pasti ini ulah baekhyun.

“haruskah? Aku tidak berminat pada guru yang percaya diri itu”

Tak selang beberapa detik nayoung membalas, kertas itu kembali lagi ke mejanya.

“ku kira kau tertarik padanya, ya sedikit ku akui kalau dia lebih tampan dariku”

Nayoung yang membaca kerts itu mengerlingkan matanya malas.

“aku tidak sama dengan yang lain bodoh.. ternyata kau sama saja dengan guru narsis itu”

Nayoung melempar kertas itu lagi dan baekhyun yang menerima gulungan kertas itu tersenyum manis melihat isinya. Ya baekhyun adalah namja yang menyukai nayoung dari masa orientasi masuk SMA.

Tanpa terasa bel istirahat berbunyi dan sebelum semua murid bubar luhan bertanya

“siapa ketua kelas disini ?”

Semua murid menunjuk nayoung.

Nayoung mendesah pasrah.

“ahh kalau begitu kau ke ruangan ku” titah luhan

Nayoung pov

Aku berjalan malas menujuruang guru.

Tokk… tokkk

aku mengetuk pintu ruang guru, karena tidak ada jawabansama sekali aku langsung masuk kedalam dan mendapati ruang guru sedang kosong. Apa mungkin semua guru sedang rapat?

Cklek..suara pintu terbuka..

“nuguseyo?” aku mulai takut

tap tap tap tunggu itu suara langkah kaki ahh suaranya semakin mendekat eottokhae?!! Eomma tolong aku, sebenarnya aku ingin berlari tapi tubuhku tersa membeku saat itu juga. Dann…

Dor.. aku lemas dan semuanya menjadi gelap.

Luhan pov

Aku baru saja dari kantor kepala sekolah untuk menyelesaikan berkas-berkasku yang belum selesai. Saat memasuki ruang guru aku hanya mendapati ruangan itu sepi, kemana perginya guru-guru padahal inikan jam istirahat.

Akupun berjalan memasuki ruang guru dan menuju mejaku.

“nuguseyo?” tanya seseorang

Aku tau suara siapa itu, aku ingat kalau nayoung ku suruh untuk datang ke ruang guru. Dan ada ide jahil melintas di otakku, ku lihat dia sedang membelakangiku.

Dorr…

Brukk.. dia pingsan?! Aduh bagaimana ini ?! xi luhan neomu pabboya.

Tanpa pikir panjang aku membopongnya ke UKS.

“hyung tolong aku” teriakku

Setelah itu minsoek langsung muncul, “ya tuhan apa yang terjadi?” tanyanya khawatir

“tidurkan dia disana” titahnya

Dengan cekatan minsoek langsung menangani nayoung. Lalu dia menghela nafas.

“jadi apa yang terjadi?” tanyanya

“aku mengagetkannya tadi” jawabku seadanya

“neo pabboya” ucapnya lalu menjitak kepalaku

“aish.. appoyo, ya! Aku hanya bercanda tadi” belaku

“kau ini bagaimana jika dia terkena serangan jantung?”

Aku menghela nafas “baiklah baiklah.. aku minta maaf aku yang salah, aku janji tidak akan mengulangnya lagi” ucapku pasrah

“awas ya jika kau mengulanginya lagi, baiklah tunggu saja dia paling 15 menit lagi dia juga akan siuman” ucapnya lalu meninggalkanku

Aku mengambil kursi lalu duduk disamping ranjang nayoung. Aku perhatikan wajahnya, ahhh.. aku baru sadar kalau dia cantik dengan bulu mata yang lentik, bibir yang kecil dengan warna merah muda, hidung yang kecil dan pipi yang sedikit chubby. Apa dia sudah punya namjachingu? Aishh Xi Luhan apa yang kau pikirkan dia itu muridmu, ingat dia itu muridmu.

Tiba” mata itu sedikit demi sedikit terbuka.

“eunghh..” dia berusaha bangun

“nan eodiya?” tanyanya

“kau sedang di UKS tadi kau pingsan” terangku

“so..songsaengnim?” ucapnya kaget

“mianhae karena aku kau jadi begini jadi tidak bisa ikut pelajaran” ucapku menyesal

“a..aniyo songsaengnim nan gwenchana” ucapnya sambil tersenyum. Ya ampunn senyuman itu mata nya membentuk bulan sabit.

“songsaengnim bolehkah aku masuk kelas sekarang?”

“ani kau harus istirahat dulu, kau masih belum pulih sepenuhnya”sergahku

“ani aku sudah baik-baik saja” ucapnya keukeuh lau berjalan

Aku terus mengikutinya dari belakang baru 5 langkah saja dia sudah oleng, aku dengan cekatan menahan tubuhnya.

“kan sudah kubilang kau istirahat dulu”omelku

Aku melihat mata hazel itu tepat didepanku. Deggg.. jantungku ?

“songsaengnim bisakah kau lepaskan aku? Aku rasa ini sudah tidak apa-apa”

“eohh ya maaf” aku mendudukan nya kembali diranjang. Dia hanya menundukkan kepalanya.

“baiklah aku akan ke kelas memberi pada guru yang piket mengajar sekarang dan membawamu pulang” jelasku

Aku langsung berjalan keluar dari UKS, setelah menutup pintu aku memegang dadaku ya tuhan ada apa dengan jantung ini? Ahh mana mungkin aku jatuh cinta pada muridku sendiri. Aku menggelengkan kepalaku.

 

Author pov

Luhan langsung mengantarkan nayoung pulang karena kebetulan luhan sudah tidak ada jadwal lagi.

“rumahmu dimana? Tanya luhan

“dijalan chongdamdong dekat dari sini hanya satu kali naik buspun langsung sampai” jawab nanyoung sambil terus berjalan

“ohh kalau begitu kita searah, berarti akan lebih mudah untuk aku mengantarkanmu selamat sampai rumah”

“aniyo songsaengnim tidak usah repot-repot, aku bisa pulang sendiri” tolak nayoung

“cepatlah naik bis nya sudah ada”

Selama didalam bis tidak ada yang berbicara sepatah katapun diantara mereka, mereka tidak kebagian jadi terpaksa mereka berdiri. Tiba-tiba bis mengerem mendadak sampai tubuh nayoung oleng dan menabrak tubuh luhan dan untungnya luhan langsung menahan tubuh nayoung. Luhan merasakan jantungnya berpacu lagi lebih cepat. Nayoung langsung melepaskan pelukan luhan.

“jeongsomnida songsaengnim” ucap nayoung sambil sedikit membungkukkan badannya.

“gwenchana kajja kita sudah sampai”

Saat turun dari bispun tak ada yang membuka suara, hanya suara langkah kaki yang menemani perjalanan mereka menuju rumah.

“songsaengnim aku bisa pulang sendiri” ucap nanyoung berusaha membujuk luhan

“ani aku harus bertanggung jawab, hitung-hitung ini permintaan maafku atas kejadian tadi” jawab luhan bersikukuh

“tapi..”

“oh ya lagi pula rumahku juga berada disekitar sini juga” luhan memotong perkataan nayoung

“hey bisakah kau tidak mamanggilku songsaengnim diluar lingkungan sekolah, aku merasa geli dipanggil seperti itu” ucap luhan

“ckckck.. kan songsaengnim profesinya itu sebagai guru jadi apa salahnya aku memanggil seperti itu” jawab nayoung

“aku tidak mau..”

“lalu aku harus memanggilmu apa?” tanya nayoung polos

“oppa mungkin, aku yakin umur kita tidak terlalu jauh, aku masih berumur 23 tahun”

“cihh dasar guru menyebalkan, pendusta umur dan percaya diri yang berlebihan” gerutu nayong dalam hati.

“bisakan?” tanya luhan yang membuyarkan lamunan nayoung.

“ya? Ne song… ehh opp..pa” jawab nayoung kikuk

“nah begitu lebih enak didengarnya” ucap luhan sambil mengacak-ngacak rambut nayoung

“oppa..” protes nayoung sambil mengerucutkan bibirnya.

Luhan hanya terkekeh geli..setelah sampai didepan rumah nayoung , nayoung langsung berterima ksih pada luhan karena telah mengantarkannya.

” ya sudah cepatlah masuk dan istirahat” titah luhan

Nayoung hanya mengangguk. Sebelum nanyoung membuka pintu gerbang, pintunya sudah terbuka dan menampakkan 2 orang perempuan seitar berumur 40an.

“ahh young-a kau sudah pulang?” tanya nyonya park yang tidak lain adalah eommanya nayoung.

“ne eomma” jawab nayoung

“young-a yang dibelakangmu siapa?”

Nayoung langsung berbalik dan menemukan luhan masih dibelakangnya.

“oppa.. kau belum pulang?” tanya nayoung kikuk

“dia siapa?” tanya nyonya park

“ahh dia itu..”

“luhanie?” panggil perempuan yang satu lagi yang tidak lain adalah nyonya xi eomma luhan.

“eomma?” panggil luhan kaget

Nayoung yang ada diantara mereka ikut kaget.

“tunggu kenapa eomma mengenal eomma guru menyebalkan ini? Pasti akan terjadi sesuatu padaku” ucap nayoung dalam hati.

TBC~~

Nahh chapter 1 udah selesai.. tunggu dichapter selanjutnya, insyaallah dipost nya ngga akan terlalu lama. Sebelumnya maaf kalau ada salah kata dan tulisan karena saya hanya manusia biasa. Dan jangan lupa seperti biasa tolong tinggalkan kritik dan saran anda tentang ff saya.. 😀

DON’T BE SIDERS..!!!

Annyeong… 😀

Iklan

162 thoughts on “My Teacher is My Husband? (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s