Maknae (Chapter 6)

Maincast          : -EXO member

Genre              : Brothership, Comedy (little)

Auhtor             : winda-chan (@winda_chan_)

Length             : Chapter

Note                : NO Bash! No Plagiat! Ini benar-benar fanfic bikinan aku dan ini karya aku. Happy Reading,, Seblumnya udah aku pos di wordpress pribadi. Bukan mau promo tapi Cuma sekedar pemberitahuan agar gak ada kesalahpahaman dan di kira plagiat.. 😀

Picture1t

http://winda305.wordpress.com/ Happy reading.. \(^_^)/

-oOo-

            Semua masih keadaan yang sama, Tao dan Sehun terlelap dalam tidur mereka. Kris duduk di sebelah Tao dan menggenggam erat tangannya. LuHan terus memeluk Sehun walau Sehun tak memberi respon. Xiumin hanya duduk di sofa, sama seperti sebelumnya.

“Hyung,,”

            Mereka saling berpelukkan dan bertukar kesedihan, saling memberikan ketenangan dan kehangatan. Sebuah senyum sedikit terukir di bibir mereka, namun di luar dugaan. Tao tiba-tiba membuka mata,

“Hyung? Kalian kenapa? Dan Kris-ge, kenapa kau menangis? “ 

“Tidak ada apa-apa Tao, maaf membuatmu terbangun”

“terus kenapa pipi kalian semua basah? Apa sesuatu terjadi?”

“Tidak, tidak ada yang terjadi”

“Oh. Em,, boleh aku minta minum Ge? aku sedikit Haus”

“Sebentar gege ambilkan”

            Setelah minum, Tao kembali tidur. Keadaan mulai sedikit tenang, semua member tertidur di rumah sakit. Cairan yang sempat membasahi pipi mereka mulai mengering, malam semakin larut. Tiba-tiba saja Tao dan Sehun terbangun di saat yang bersamaan,

“Sehun,, apa kau bisa mendengarku?”

“Aku dengar Hyung”

“Aku kasihan melihat Kris-ge dan yang lain kelelahan seperti ini”

“Aku juga Hyung, terlebih LuHan hyung sedari tadi memelukku”

“ada yang aneh dengan mereka semua”

“Memang, seperti ada yang di sembunyikan dari kita Hyung. Tapi apa?”

“Ntahlah, apa mungkin berhubungan dengan kita?”

“aku tidak tahu Hyung, jika iya. Memangnya kita kenapa? Bukankah kita Cuma kelelahan?”

“Kita harus cari tau Sehun, aku yakin ada sesuatu yang di sembunyikan dari kita”

“Benar hyung, kita harus mencari tahu apa yang sedang terjadi”

“Eum,, sebaiknya kita tidur dulu, besok kita tanyakan ke semuanya ne”

“Ne hyung”

            Tao dan Sehun kembali tidur dan di saat yang bersama, LuHan tersentak dari tidurnya, ia melihat Sehun tengah tersenyum dengan manisnya. Seperti sebuah mimpi, Luhan melihat Sehun sangat bahagia dan seberkas cahaya mengelilingi Sehun. LuHan kemudian menerjabkan matanya berulang kali, dan benar saja, ia tak bermimpi. Ia alihkan pandangan ke arah Tao, sama mereka sama-sama tersenyum dan cahaya mengelilingingi mereka.

‘Ini pasti mimpi, Mana mungkin Tao dan Sehun tersenyum dan bersinar. Ini pasti mimpi’ pikir LuHan.

-oOo-

            Matahari mulai terbit dari ufuk timur, cahaya indah memasuki jendela rumah sakit. Semua yang ada mulai terbangun, sebagian ada yang pulang ke Dorm untuk menyiapkan sarapan. Makanan yang kemarim malam di buat, mereka buang karna sudah tidak enak untuk di makan. Tao dan Sehun terlihat tersenyum dengan wajah yang semakin pucat, tak berapa lama Dokter masuk dan memeriksa keadaan mereka. Hanya ada Sehun, Tao dan Dokter di dalam karna semua member sedang keluar.

“Dok,,” Tao membuka suara

“Ne,”

“Ada yang ingin aku tanyakan”

“kau ingin tanya apa?”

“Sebenarnya kami sakit apa? padahal baru satu hari kami di sini, kenapa semua terlihat aneh?”

“Em,, Kalian hanya kelelahan, Cuma itu”

“Benarkah? Tapi kenapa tubuhku terasa lemah?” kali ini Sehun bertanya

“Mungkin efek dari obat”

“Oh,, aku fikir terjadi hal buruk pada kami”

“Tidak, kalian baik-baik saja”

            Sang Dokter langsung keluar, di depan pintu seorang namja sudah menunggu sang Dokter. Wajahnya terlihat lega karna perkataan dokter barusan,

“terima kasih kau sudah merahasiakan keadaan mereka”

“Tak apa, tapi lambat laun mereka juga akan sadar karna tubuh mereka yang semakin lemah dan pucat”

“Tidak akan lagi, mereka akan segera sembuh karna kami telah mendapatkan donor darah untuk mereka”

“Siapa?”

“Baekhyun dan Chanyeol”

-oOo-

“Hyung, ternyata kita baik-baik saja”

“hem,, aku masih tak yakin Sehun. Jika kita baik-baik saja kenapa tubuhku semakin lemah? Bukankah seharusnya kita membaik setelah di rawat?”

“Benar juga Hyung, Bagaimana jika kita tanyakan pada LuHan Hyung atau Suho Hyung?”

“Itu tidak mungkin Sehun, LuHan-ge dan Suho Hyung pasti tak akan memberitahu keadaan Kita”

“Jadi bagaimana Hyung?”

“Ntah aku tak tau, kita lihat saja nanti”

“Em,,”

Ciieetttt

            Pintu kamar mereka terbuka dan menampakkan 2 namja yang cukup tinggi dengan senyum yang manis.

“Tao, Sehun,, ini Aku bawakan sarapan untuk kalian. Kalian makan ne”

“Ne Lay-ge, tapi aku mau makan jika ada Kris-ge di sini”

“Aku juga mau makan Jika ada LuHan Hyung di sini”

“Sebentar lagi Kris Hyung dan LuHan hyung datang, tadi mereka bilang untuk membawakan ini untuk sarapan kalian”

“Tidak mau Eomma Kyungsoo”

Eomma? Sejak kapan kau memanggilku seperti itu Sehunnie”

“Sejak kau membawa sering membuat masakan untuk kami”

“Mwo?Huh,,,”

            D.o mengercutkan bibirnya, jika difikir Sehun benar, ia memang Eomma di EXO-K tapi di EXO, ada Lay yang juga memasak untuk semuanya. Karna sedikit kesal, D.o hanya meletakkan sarapan di atas meja

“Hyung,, kau saja yang memberikan sarapan untuk mereka, aku tidak mau di panggil Eomma

“Mwo? Kenapa aku?”

“Karna hanya kau yang di sini”

“hah,, sudahlah,, Kedua Eomma EXO jangan bertengkar”

“Siapa yang kau bilang kedua Eomma EXO Tao?”

“Lay-ge dan D.o Hyung”

            Lay dan D.o seketika membulatkan kedua mata mereka saat mendengar perkataan Tao, dan kali ini D.o tak bisa mengelak untuk di panggil Eomma karna kedua maknae terang-terangan memanggil mereka Eomma.

“Tunggu, Aku masih belum terima di panggil Eomma

“Kenapa?”

“Kau dan aku beda beberapa bulan saja Tao, jangan seenakmu saja memanggilku seperti itu”

“Tapi kau tetap lebih tua dari ku”

“Mwo? Huh,,, Baiklah aku nyerah, terserah kalian mau memanggilku apa.”

“Hahahaha,, kau menyerah juga Eomma

“SEHUUUUUNNNN!”

            Di sisi lain, Chanyeol, Baekhyun, dan Suho berada di ruangan berwarna putih dengan Bau carbol yang sangat menyengat. Chanyeol dan Suho terlihat sangat tenang sedangkan Baekhyun sedari tadi terus memainkan jarinya. Sesekali ia melirik ke arah pintu kalau-kalau seseorang datang.

“yak! Kau kenapa Baekh?”

“Eh, eum,, aku takut Yeoll”

“Takut? Kau takut apa?”

“Kau tak tau? Aku kan takut sama jarum suntik”

“Hah?? AHahahahahahahahahhahaha” Tawa Chanyeol dan Suho seketika meledak mendengar pernyataan Baekhyun barusan.

“baek, baek,, aku fikir kau kenapa, Pfff.. ternyata kau takut jarum suntik”

“Aku benar-benar takut Suho hyung, bagaimana jika jarum suntik itu membuat tanganku bolong? Ketampananku bisa-bisa berkurang”

“Apa hubungannya ketampananmu dengan tanganmu yang bolong?”

“Kau ini, jika tanganku bolong, otomatis kulitku akan cacat sedikit. Dan itu mengurangi kadar ketampananku”

“Hahahhahahahah,, baek,, baek,,, kau tambah lucu..”

            Yah, suasana mulai sedikit tenang karna mereka menemukan jalan keluar untuk kesembuhan Tao dan Sehun dengan donor darah dari Chanyeol dan Baekhyun. Suasana yang tegang sudah kembali normal terlebih mereka juga sudah mulai aman karna penjagaan semakin ketat.

“Yeol,, nanti kalau dokternya datang bagaimana?”

“Darah kita akan langsung diambil,  semakin cepat semakin baik baekh”

“Aku semakin takut YeolL”

“Hem,, sepertinya sebentar lagi dokter akan datang”

“Dari mana kau tau Suho Hyung?”

“Itu,,,”

            Suho menunjuk seorang di depan pintu, tubuhnya tinggi, memakai seragam putih dan tengah tersenyum pada mereka bertiga. Seketika mata Baekhyun membulat dan tubuhnya bergetar hebat.

“D-Dokter…?”

-oOo-

            Seorang dokter yang sangat cantik berdiri di depan pintu, senyumnya sangat manis dan terlihat ramah.

Annyeong, Aku dokter yang di tugaskan untuk mengambil darah. Kalau boleh tau , siapa di antara kalian yang akan mendonorkan darahnya?”

            Baekhyun sedikit mendeham dan menarik nafas perlahan, ia langsung mengeluarkan sebuah senyum manis dan berjalan menuju sang dokter yang tersenyum ramah.

“Aku dan Chanyeol yang akan mendonorkan darah”

“Eum,, kalau begitu mari kita mulai pengambilan darah Anda”

“ne,,”

            Baekhyun dengan santai berjalan ke arah ranjang yang di sediakan, ia terus tersenyum menatap dokter yang mangambil darahnya. Chanyeol dan Suho hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan Baekhyun berubah drastis saat melihat sang dokter yang,, eum,,, Cantik.

-oOo-

Ciieeettt,,

            Pintu kamar Tao dan Sehun terbuka, menampakkan seseorang yang dari tadi mereka tunggu, Kris dan LuHan. Sebuah senyum manis terukir di bibir mereka, terlebih D.o dan Lay.

“Kris-ge, LuHan-ge,, kalian terlalu lama. Lihat, mereka masih belum mau menyentuh makanannya. Mereka terus-terusan makan bersama kalian”

“Hem,, kalian memang maknae yang merepotkan”

“Tapi kalian tetap menyayangi kami kan?”

“Ne,, kami tetap menyayangi kalian”

            Mereka yang sekarang adalah keluarga, bukan lagi teman atau sahabat. Karna EXO menyatukan perbedaan dan mengubah menjadi persamaan serta persaudaraan. Seperti bagian tubuh, satu sakit maka semua merasakan sakit dan saling membantu untuk menyembuhkannya.

“Hyung,, yang lain pada kemana?”

“Mereka sedang ada urusan, sebentar lagi juga akan ke sini.”

“Oh gitu, aku fikir mereka menyembunyikan sesuatu dari kami?”

“Sembunyikan? Maksudnya?”

“Ntah lah, kami tidak tau”

“Hem,, tak ada yang kami ataupun mereka sembunyikan dari kalian. Mereka memang sedang ada urusan. Dari pada membicarakan mereka, sebaiknya kalian minum obat dan istirahat lagi. Nanti siang kalian akan cuci darah”

“Cuci Darah?”

“Eh,, em,, bukan,eee,,  maksudku kalian akan di periksa lagi”

“Kau berkata jujur LuHan-ge?”

“Tentu saja, Sudahlah, cepatlah minum obat dan istirahat”

            Sehun dan Tao mulai curiga dengan perkataan LuHan barusan, memang ada yang aneh dan terjadi sesuatu pada mereka. Tapi mereka percaya, jika apa yang di lakukan Hyungdeul itu demi kebaikan mereka. Di saat Tao dan Sehun kembali terlelap, Baekhyun, Suho dan Chanyeol masuk.

Ciiieeetttt

“kalian sudah selesai pengambilan darahnya?”

“Sudah Hyung, kau tak Lihat kami seperti mayat hidup begini, Ya kan Baek?”

“Ah? Itu perasaanmu saja Yeol,, kau lihat aku baik-baik saja”

            Baekhyun menampakkan senyum yang menunjukkan dia baik-baik saja, namu saat berjalan, ia terlihat bergoyang dan sesekali memegang dinding sampai akhirnya terjatuh karna pusing

Bruukk

“Yak! Kau kenapa Baekh?”

“lantainya Licin Lay Hyung, terlebih barusan ada gempa, aku jadi kehilangan keseimbangan”

“Akui saja kalau kau pusing Baekhyun hyung”

“Kau jangan sok tau Kyungsoo. Lihat, aku bisa berdiri dengan tegap kan?”

“Terserah kau saja Hyung”

            Baekhyun tetaplah Baekhyun, ia menasehati dua maknae untuk tidak terlihat kuat, tapi ia sendiri berlagak kuat. Mereka langsung duduk di kursi, Suho langsung membuatkan susu hangat untuk Chanyeol dan Baekhyun agar mereka tidak pusing karna sebagian darah mereka telah diambil.

“Suho, kapan mereka akan cuci darah?”

“Kalau tidak salah 2 jam dari sekarang dan di lakukan saat mereka tidur seperti ini”

“Kenapa seperti itu?”

“Kris hyung, mereka tak boleh tau keadaan sekarang. Lagi pula, dengan cara ini lebih efektif untuk meredam rasa sakit”

“Oh, berarti setelah mereka sadar, mereka akan segera membaik”

“Tentu saja, tapi,, masih harus sering minum penawarnya”

“Tak apa Hyung, yang penting Tao dan Sehun cepat kembali seperti semula”

“ne,, tapi butuh 3 kali cuci darah untuk menghilangkan racun yang ada di tubuh mereka”

“Benarkah Hyung? Kalau begitu aku akan mendonorkan darahku juga, lagi pula golongan darah kami sama”

“Kau yakin Kyungsoo?”

“kau yakin LuHan-ge”

“baiklah, aku juga akan mendonorkan darah untuk Sehun karna kami memiliki golongan darah yang sama. Kau bagaimana Kris?”

“Mungkin aku juga akan menyumbangkan darah, hanya saja golongan darahku tidak sama dengan Tao melainkan sama dengan Sehun, kau bagaimana Suho?”

“Jika aku bisa menyumbangkan darah untuk salah satu di antara mereka, mungkin sudah ku lakukan. sayangnya, tak ada satupun di antara mereka yang cocok denganku”

“Kalau begitu, aku saja Hyumg. Golongan darahku sama dengan Tao”

“Baiklah, kalau begitu pendonor ke 2 LuHan-ge dan Kau Lay. Setelah itu, Aku dan Kyungsoo yang akan mendonorkan darah. Bagaimana? Apa kalian setuju?”

“Kami setuju Hyung”

            2 Jam berlalu dengan cepat, Tao dan Sehun langsung di bawa ke sebuah ruangan khusus. Semua menunggu di luar, tak ada yang tau apa yang terjadi di dalam. Beberapa jam berlalu dengan cepat, Cuci darah berjalan dengan Lancar tanpa Tao dan Sehun ketahui. Perasaan lega menyelimuti seluruh member, Wajah Tao dan Sehun yang pucat kembali terlihat segar walau dalam keadaan terbius.

“Aku lega, Cuci darah yang pertama ini berhasil”

“Kau benar Kris, Aku juga lega. Apa lagi melihat keadaan Sehun mulai membaik”

“Pengorbanan darah yang tidak sia-sia, ya kan Baekh”

“…….”

“Baek,, kau kenapa?”

“……”

“Baekhyun!”

            Chanyeol menggoyang-goyangkan tubuh Baekhyun, seketika semua menjadi panik. Mereka sibuk menggoyang-goyangkan tubuh Baekhyun, saat Baekhyun membuka mata,,,

“Yaak! Pabo! Kenapa kalian bangunkan aku?! Sial, mimpi berduaan dengan dokter cantik hilang karna kalian!”

Pletaakk

“Kau yang Pabo! Kami kira kau kenapa, ternyata kau tidur”

“Haaaahh,, aku tidak mau tau. Ini semua karna kau Chanyeol, cepat kembalikan mimpiku barusan”

“Yak! Baekh,, aku mana bisa mengembalikannya”

“Aishh,, kalau aku punya kekuatan, aku mau mimpiku itu di ulang huh,,”

             Baekhyun memajukan bibirnya, terlihat kesal dan frustasi. Mereka yang ada di dalam hanya melihat Baekhyun dengan tatapan bingung. Hanya karna mimpi, Baekhyun kesal seperti itu.

Ciieeettt

“Hyuuunngg”

“Kalian darimana saja?”

“Maafkan kami, tadi kami sedang berbelanja”

“Belanja? Belanja kemana Hyung?”

“Belanja untuk bulan ini, Kalian tak lihat di kulkas kita tak ada sedikitpun bahan makanan. Huh, jika aku tak periksa lagi, mau makan apa kita?”

“Aish,, maaf Xiumin Hyung. Aku lupa untuk belanja”

“Tak apa, sekarang bahan makan sudah lengkap”

“Kai,, kau bawa apa?”

“Aku bawa Buble tea sama buah untuk Tao Hyung dan Sehun.”

Seulas senyum terukir di bibir mereka, bukan karna Kai yang perhatian. Tapi siapa sangka, Kai yang pelupa ingat untuk membelikan sesuatu untuk Sehun dan Tao. Walau semua sedang seibuk mengurus Tao dan Sehun, tapi mereka juga tak melupakan Maknae tertunda mereka, Kai.

            Hari berlanjut, tiba saatnya LuHan dan Lay untuk mendonorkan darah. Semua berjalan dengan lancar dan tak ada hambatan apapun. Bahkan sampai Pencucian darah selesai tak ada hambatan sama sekali. Beberapa jam setelah Pencucian darah, Sehun terbangun dari tidurnya, Semua memang ada di sampingnya tapi,, Luhan terlihat sangat Pucat. Bibir Luhan terlihat sedkit memutih dan tertidur di sampingnya.

“LuHan Hyung”

            Sehun hanya menatap LuHan, ia hanya menatap Luhan yang terlihat pucat dan kelelahan. Sehun membiarkan tangannya menjadi sandaran untuk LuHan,

“Kau memang Hyung Kesayanganku LuHan Hyung, Gomawo

            Sehun tersenyum dengan manisnya, Ia tak tau apa yang terjadi, yang ia tau hanya hyungdeul selalu menjaga dirinya dan Tao saat ini, ia sangat bahagia karna semua hyungdeul mengkhawatirkan keadaan mereka.

*Di sisi lain

Tokk, tok,, Tok,,

“Siapa?”

“…..”

‘Aish,, siapa yang berkunjung malam-malam begini, huh”

Ciiieeetttttt

Annyeong,,”

Annyeong, kau siapa?”

“Kau tak perlu tau aku siapa, tapi…”

Bukkkhhh

“Apa yang ka-u la-ku-kan?”

            Cairan kental keluar dari dahi seorang Namja karna pukulan keras dari seseorang dan menyebabkan ia pingsan seketika, seringai licik terpampang jelas di bibir seseorang.

Mianhae Kyungsoo, Aku tak akan membiarkanmu mendonorkan darah hari ini. Setidaknya dengan begini, salah satu di antara maknae tak akan selamat. Hahahahahaha,,, mereka yang dekat dengan Kris maupun LuHan harus MATI!”

TBC

Note : readerss,, di sini aku gabungin Chapter 6 sma chapter 7,, kalau yang ada di wp pribadi aku,, Ini 2 chapter,, eumm,,, di tunggu ne komentarnya.. Saranghae Readers (^_^)b

Iklan

10 pemikiran pada “Maknae (Chapter 6)

  1. Jahat bgt sih cwek itu, sampai duo maknae keracunan. Motif cewek tu apa thor? Jgn buat duo maknae exo tersiksa lagi thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s