I’m Sorry, Because I Love You (Chapter 2)

i'm sorry

I’m Sorry,Because I Love You..” (Chapter 2)

Author : Park Eunjun (@ParkEunjunWirlwinds)

Main Cast :

–          Kim JongIn/Kai (EXO-K)

–          Park Jihyun/Jihyun (OC)

Other Cast :

–          All Member EXO

–          Jung So Jung/Krystal (F(x))

–          Cho Eunjun/Eunjun (OC)

–          Nam Soora/Soora (OC)

And Other..

Genre : Sad, Romance And Little Comedy(?)

Rating : G

Type : Chaptered

Disclaimer : Para tokoh diatas punya Tuhan dan orang tua mereka masing-masing kecuali OC, DON’T BASHH!! DON’T PLAGIAT!!

N/b : Cerita ini asli 100% dari imajinasiku. Ff ini terispirasi dari pengalaman hidupku beserta imajinasiku yang terlalu melayang tinggi ke angkasa. Okeh dari pada banyak Bacon *PLAKK# -_-‘ Eh salah. Bacot mending Cekidot!.

Warning!! FF ini dapat menyebabkan kebosanan yang luar biasa. Dan maaf banyak Typos *Bow*

?/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////?

Author POV

At SCHOOL OF PERFORMING ARTS (SOPA)- Seoul, South Korea.

Kai menatap sekelilingnya aneh, tidak biasanya jihyun itu tidak menempel padanya. Dan bahkan sekarang ia menjauh darinya radius 20 meter.

Kai terheran – heran. Ia mulai berpikir ‘ kenapa aku heran.. ini jauh lebih bagus’ batin kai. Semula ia menginginkan Jihyun menjauh darinya. Sekarang tiba di mana jihyun menjauh darinya, ia merasakan perasaan yang .. mm.. sedikit aneh. Apakah ia mulai menerima kehadiran jihyun di hari – harinya?  ‘Oh tidak, tidak !’ Kai menggeleng – gelengkan kepalanya seolah mencoba menghilangkan pikiran itu.

TRING!! Bel masuk berbunyi.

Kai berlari secepat kilat untuk masuk kedalam kelas. Ia lupa kalau hari ini pelajaran Matematika yang diajar oleh Mr. Kyuhyun.

Brak!

Semua orang yang berada didalam kelas memandang kai aneh. Jelas mereka memandang kai aneh, kan Mr.Kyuhyun tidak jadi datang hari ini, gara – gara Mrs. Seohyun (Gurunya kai yang juga istri dari Mr. Kyuhyun) Sedang melahirkan.

Kai baru ingat. Ia menepuk jidatnya, lalu kai segera duduk di bangkunya. Kemudian kai meletakkan tasnya, mengeluarkan beberapa buku Komik untuk di baca dalam keadaan membosankan seperti ini.

Kai mengalihkan pandangannya ke bangku Jihyun yang sekarang diduduki oleh namja berkulit Putih seperti susu Oh Sehun, sahabatnya.

‘Kemana pergi Nya?’ kembali kai edarkan pandangannya pada kelas ini. Jihyun berada di samping Cho Eunjun yang merupakan anak pindahan dari Amsterdam 3 bulan yang lalu.

Kai mengangguk – nganggukkan kepalanya mengerti. Sedangkan Oh sehun menggeleng – gelengkan kepalanya melihat kelakuan Kai yang menurutnya  aneh dan langka itu. Biasanya ia tidak terlalu memperdulikan siapapun di kelas ini, termasuk dirinya yang notabenya sahabat paling dekat kai.

“Kai-ah, menurutku kau sedikit em, aneh hari ini..” Oh sehun membuka pembicaraan pada kai.

“Oh begitu, Apakah aku menggangumu?” Kai kembali ke sifat semulanya.

Oh sehun hanya bernafas lega, setidaknya temannya itu tidak berubah. Maksudnya selalu menyebalkan.

“Tidak, sama sekali tidak. Tetapi mengganggu penglihatanku kai. Apalagi melihatmu menggeleng – gelengkan kepala sejak masuk tadi.. apakah kepalamu ada yang terbentur?”

“Tidak..”

“Oh.. Yasudah” Sehun mengalihkan pandangannya pada Jihyun dan Eunjun anak baru pindahan dari Kanada, mereka bertiga mengobrolkan sesuatu. Seperti bergosip. ‘Aneh ya?’ pikir Kai. Sehun yang biasanya hanya diam bersamanya kini tengah mengobrol dengan para yeoja penggosip itu, tidak biasanya. ‘Kurasa pertanyaan sehun tadi cocok untukku bertanya padanya.. Apakah ia sudah Gila?’ Batin kai

Jihyun Pov

TRING!!!

Ah akhirnya bel istirahat berbunyi.

Aku membawa bekalku ke atap sekolah. Saat ini aku sangat memerlukan tempat yang sepi untuk menyendiri.

“Jihyun-ah, Kajja!”  Eunjun memanggilku, dan menarik pergelanganku erat.

“Aku tidak bisa Eunjun. Aku ingin ke suatu tempat..” Ku coba melepaskan genggaman jihyun pada pergelanganku.

“Ku mohon, Aku belum mengenal sekolah ini. Apakah kau tega melihatku tersesat dan tidak bisa keluar dari sekolah yang luas ini?” Eunjun tetap tidak mau melepaskan genggamannya pada pergelanganku malahan semakin erat.

“Tap-“ ucapanku terputus, kenapa semalam dan hari ini ucapanku selalu dipotong? Huft.

“Oh,, Ayolah..ne? Jebal..” Oh ya Tuhan. Eunjun mengeluarkan Aegyo yang mengerikan itu padaku, Oh .. Tidak .

“Ah.. Ah arraseo, Arraseo. Sekarang hilangkan Ekspresi menggelikanmu itu.” Tidak tahan kupalingkan wajah ku .

“YE! Kajja Chinggu!!” Ia berteriak senang. Beberapa siswa dan siswi memandang kami aneh. Siapa tidak aneh coba? Beraegyo di tengah umum terus teriak – teriak gaje.. emangnya ini hutan apa?

Yah walau aneh setidaknya ia satu – satunya yeoja yang ingin menjadi sahabatku. Selama ini seumur hidupku, aku bahkan tidak memiliki  satu orang pun yeoja yang ingin bersahabt denganku, kalau namja aku sudah memilikinya. Sahabat terbaikku ‘ Luhan ‘

?/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////?

Author Pov

Seorang Pria tinggi keluar dari bandara.

Ia menghirup udara di sekitarnya banyak-banyak lalu mengeluarkannya.
“Anyeong Seoul!!” Pria itu berteriak dengan suara bassnya. Semua orang yang berada dibandara serasa tenang – tenang saja, karena bunyi pesawat terbang yang membuat suara pria tersebut kurang dapat didengar.

“OPPA!!!!” Teriakan seorang yeoja mengalihkan pandangan namja itu seketika.

“Jihyun-ah!” Namja itu memeluk yeoja yang ia panggil jihyu itu.

Namun..

“Eh?”

“Jihyun-ah? “ namja itu melihat seseorang yang ia peluk. Dan ternyata…

JENG!

JENG!!

JENG!!!

“AA!?” teriak Pria yang bernama Lengkap Park Chanyeol Itu. Suaranya yang bass ketika berteriak seperti suara gendang(?)

Ia salah peluk. Pantas saja dari tadi ia merasa aneh. Sejak kapan adiknya setinggi bahunya. Bisanya adiknya setinggi dagunya.

“Oh Mianhaeyo..” Chanyeol dengan cepat melepas pelukannya itu dari yeoja asing yang ia kira tadi adiknya.

“Jihyun-ah!!”

Chanyeol dan Jihyun berpelukan, Chanyeol terharu – haru melihat adiknya yang menjemput. Sedangkan jihyun tengah berusaha mengambil tas Chanyeol yang berisi Oleh – oleh dari Inggris.

“Oppa, Kajja pulang. Hari ini aku banyak tugas, dan lepaskan.. pelukanmu membuatku sesak oppa!”

Chanyeol melepaskan pelukannya pada Jihyun. Dan ia berkata,

“Jihyun –ah ! Apa kau mau membuatkan oppa Kimchi, Kue beras, samgyupsal, jajangmyun, Ramen dan semua makanan yang bisa kaumasak.. Aku sangat lapar dan sangat merindukan masakan buatan adikku” Chanyeol tersenyum menyengir kuda. Sedangkan Jihyun. Matanya berbinar – binar. Kapan lagi ia akan berbelanja mewah hari ini. Pikirnya

“Kajja!!!” mereka pun berjalan memasuki mobil yang didalamnya sudah ada Hwang Ahjusi, sopir pribadi mereka.

?/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////?

“Yak! Jihyun, sudah lah. Ini terlalu banyak!” Chanyeol Sewot pada Jihyun. Siapa yang tidak sewot melihat trolli keranjang besar ini terisi sangat penuh.

“ tadi katanya oppa ingin aku memasak ‘kan..” Jihyun mengambil barang dengan asal.

“Memang, tapi tidak sebanyak ini. Jihyun..”

“Gwenchana oppa. Lagi pula salah oppa menyuruhku memasak.”

Ah ya Ada yang Chanyeol lupakan dari Jihyun . Ia sangat – sangat suka ke Supermarket, itu lah alasan appanya membuat Supermarket yang besar di sekitar kediamannya, agar Jihyun dengan mudah berbelanja juga untuk mendapat untung besar. Namun hal penting yang bisa membuatnya kere itu terlupakan karena otaknya sedang eror, tidak diberi asupan makanan sedikitpun dari sang tuan.

“Ah, arraseo.. Arraseo!” Chanyeol menyerah berdebat dengan Jihyun. Yeah alasannya ia tidak punya jawaban lain lagi. Otaknya kosong karena lapar.

Mereka berjalan menuju kasir.

Jihyun mengedarkan pandangannya pada supermarket ini. Kalau – kalau ada barang- barang yang ia inginkan lagi.

Tiba- tiba

Jihyun menggenggam pegangan trollinya itu erat.

Mata jihyun kini tertuju pada seorang yeoja dan namja yang sedang berbelanja. Krystal dan Kai. Mereka berjalan perlahan memilih bahan – bahan kebutuhan yang mereka butuhkan.

Tak sadar mata Jihyun dan kai bertemu. Mata Elang kai mengunci pandangan nya . sedangkan mata Onyx Krystal menatap Sinis Jihyun bersamaan dengan senyum kemenangan. mata elang itu menatapnya dengan tatapan yang tidak ia mengerti.

Lama mata Jihyun dan Kai saling berpandangan. Krystal semakin bosan dan gelisah. Ia menarik tangan kai untuk menuju blok tempat belanja yang lain sekaligus menjauhkan kai pada jihyun. Sedangkan Chanyeol menarik tangan Jihyun untuk menuju Kasir, agar mereka segera pulang dan Chanyeol dapat segera memakan masakan Jihyun.

Namun Tatapan mata Elang itu masih terarah pada Jihyun. Ia tau dan ingin berbalik. Namun otaknya berpikir logika. ‘untuk apa aku membalas pandangan namja yang tidak menginginkanku’ batin jihyun  kembali teringat ke memory masa kecilnya bersama kai yang manis bersamaan dengan pahitnya kenyataan kalau kai tidak mempunyai rasa sedikitpun padanya atas apa yang sudah ia lakukan agar membuat kai jatuh cinta padanya .

 

 

 

 

 

 

TBC/ To Be Continue..

Okeh, sekian .. Coment please.

Iklan

41 pemikiran pada “I’m Sorry, Because I Love You (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s