My Boyfriend is a Wolf (Part 3)

snowfall-1

 

Tittle                : My Boyfriend is a Wolf (Part 3)

Autor               : Asih_TA

Main Cast        : Lee Je-ah (OC)

Xi Luhan (EXO)

Oh Sehun (EXO)

Other cast       : Dasom (Sistar) &  Park Chanyeol (EXO)

Genre              : Romance, School life

Rated               : PG 17

Leght               : Part

Disclaimer       : Ini adalah Part 3 nya maaf menunggu lama ^^ , Maaf jika alur cerita berbelit-belit karna sebenarnya otak author memang sedang tidak stabil . ‘tidak stabil?’ #ah lupakan. Langsung saja, selamat membaca ^^ dan satu lagi author butuh saran dan kritikan untuk memperbaiki FF author ke depannya menjadi lebih baik. Ok langsung saja. . .

 

PLAGIATOR!! HATERS AND SIDERS? GO AWAY!

MAAF JIKA ADA KESAMAAN TOKOH DAN ALUR CERITA ITU ADALAH HAL YANG SAYA TIDAK KETAHUI.

HAPPY READING ^_^

 

MY BOYFRIEND IS A WOLF (PART 3)

 

Author POV

Je-ah tidak percaya dengan keadaan yang menimpanya sekarang, karena perintah dari sang ayah, Je-ah harus tinggal bersama dengan namja adik dari namjachingu nya ‘XI LUHAN’ . sudah sekian kalinya Je-ah mengingat nama itu, nama yang sangat dirindukannya. Sekarang Je-ah telah masuk ke rumah itu.

 

“ Sehun, ada yang ku tanyakan padamu?” tanya Je-ah yang sekarang sudah berada di dalam ruang tamu milik sehun dan menatap lekat laki-laki yang tengah berada di depannya.

 

“ Mwo?” jawabnya singkat

 

“ Setelah apa yang kemarin ku katakan padamu, apa kau juga. . . “

 

“ Serigala?” tatap sehun sekilas menutup matanya dan menghela nafasnya berat.

 

“ ne “ ucap Je-ah sambil menundukkan kepalaku.

 

“ Tentu saja, kau lupa aku dan namjachingu mu itu adalah saudara, jelas sekali jika kami mempunyai keterikatan darah, hanya saja. . .” sehun menghentikan perkataannya dan kembali bersikap dingin.

 

“ hanya saja. . . ?“ tanya Je-ah penasaran karena sehun menghentikan perkataannya. Sehun kini berjalan mendekati wanita yang seharusnya kini menjadi santapan makan malamnya. Raut wajah Je-ah berubah cemas seketika melihat Sehun mendekatinya.

 

“ YA!! Sehun apa yang kau lakukan! Jangan mendekat!” Je-ah berjalan mundur hingga tanpa sadar menabarak  dinding yang berada di belakangnya. “oh tidak aku dalam bahaya” gumamku kecil

 

“ Wae? Setelah kau mengetahui ini apa kau akan menjauhiku?”Sehun semakin medekatkan tubuhnya pada Je-ah hingga kini Je-ah sudah benar-benar tidak bisa melarikan diri . Sontak Je-ah terkejut dengan apa yang di lakukan oleh sehun.

 

“ Lepaskan aku Sehun! Apa yang kau lakukan “ Je-ah mencoba memberontak dengan mencoba mendorong tubuh sehun yang menghimpit tubuh nya, dapat kurasakan derap nafasnya yang berat.

 

“ Sehun apa yang kau lakukan? Kau harus bersikap sopan kepada tamu kita?” seorang laki-laki separuh baya keluar dari sebuah ruangan yang gelap gulita perlahan-lahan mulai menampakkan tubuhnya.

 

“ ahh ayah kau mengganggu ku saja, aku hanya ingin menakutinya, ya sudah kalau begitu aku tinggal sebentar, aku akan keluar untuk mencari mangsa ku selanjutnya” sehun melepaskan gadis yang di dekapnya tadi dan berjalan meninggalkan Je-ah bersama laki-laki setengah baya tersebut.

 

Lee Je-ah POV

 

“ ahh ayah kau mengganggu ku saja, ya sudah kalau begitu aku tinggal sebentar, aku akan keluar untuk mencari mangsa ku selanjutnya” , tunggu dulu ‘mencari mangsa?’ apa maksudnya. Tanya ku beribu tanya dalam hati aku benar-benar takut sekarang.

 

“ Ada apa Je-ah? “ tanya lembut laki-laki setengah baya itu padaku.

 

“ Ahh annio hanya saja” Jawabku sedikit ragu untuk mengatakannya.

 

“ Aku sudah mendengar semuanya, ayo silahkan duduk” Tawar laki-laki setengah baya itu padaku dan aku menurutinya.

 

“ Maaf pak, tapi. . . “

 

“ Panggil aku ajusshi “

 

“ ne ajusshi tapi aku tidak mengerti dengan apa yang anda katakan?” tanya ku seraya memainkan jari jemariku.

 

“ Aku sudah mendengar semua dari Sehun bahwa kau sudah tau siapa sebenarnya keluarga kami bukan? “ ucap ajusshi padaku dan memberikan sebuah amplop putih yang tampaknya sudah begitu lama disimpan. Aku membuka amplop putih itu dan mengambil kertas yang ada di dalamnya kemudian aku membacanya.

 

OMOOOO!!!! Aku terbelalak kaget melihat isi surat tersebut, aku tidak menyangka ini akan terjadi, kenapa hidup ku seberat ini, Tuhan tolong aku.

 

“ Itu adalah surat perjanjian keluarga ku dan keluargamu Je-ah, ketika kau berumur 4 tahun kau sudah kami jodohkan dan kami pertemukan, kau tak ingat itu” jelasnya padaku dan aku mengelengkan kepalaku pasrah.

 

“ Wajar saja jika kau tidak ingat, karena kau masih berumur 4 tahun, Baiklah Je-ah kau dapat masuk ke kamarmu, istirahat lah, besok kau sekolah bukan? PELAYAN KEMARILAH” panggil ajusshi kepada 2 pelayan yang berada di belakangnya.

 

“ Ne tuan apa yang saya harus saya bantu “ Seorang pelayan Wanita menghampiri Ajusshi dan menyuruhnya untuk membawa koper ku.

 

“ Bawa nyonya Oh ini ke kamarnya, Layani dia, mulai sekarang dia bagian dari keluar kita” Ucap  Ajusshi dan pelayan itu menundukan kepalanya memberikan hormat, Aku masih tidak percaya ini. Ayah kau membohingiku.

 

“ Sebentar lagi kau dan sehun akan segera menikah, aku berharap banyak padamu, berikanlah kami seorang bayi dari rahim mu Je-ah, aku tau kau tidak mau menerima perjodohan ini, tapi inilah janji ayahmu padaku atas hutang budinya pada keluarga kami, jadi kuharap kau mengerti Je-ah” tuturnya padaku seraya meninggalkan ku pergi. Yang masih terdiam tak bergeming.

 

“ Mari nyonya biar saya bantu anda berjalan menuju kamar anda nyonya” kata seorang pelayan wanita mendekati ku yang tampak tak bisa berdiri lagi, aku benar-benar lemas sekarang setelah tau kejadian ini akan menimpaku.

 

@In Badroom

Pelayan yang menerpahku berjalan menuju kamarku segera membawaku duduk di tempat tidurku baruku sekarang.

 

“ Nyonya saya sudah siapkan air panas dan sarapan untuk anda nyonya” Ucap pelayan itu sambil  menundukan kepalanya dan hendak meninggalkanku sendiri “ nyonya jika kau membutuhkan sesuatu panggil saja saya, nama saya Min-ri, kalau begitu saya permisi dulu nyonya” Lanjutnya dan menutup pintu kamar baruku dengan pelan.

 

Aku masih tidak percaya ,Ayahku telah membohongi ku, kenapa hidup ku sepeti Tuhan , salah apa aku pada mu Tuhan.

 

“ kenapa seperti ini Tuhan” Teriak ku sekecil mungkin agar tak ada satu pun yang mendengar bahwa aku tengah menanggis sekarang, menangis dan menangis itu yang sering ku lakukan.

 

“ Kenapa semua orang menghianatiku, Kakakku, Ayahku dan kau XI Luhan , Wae?  kenapa semua orang orang aku cintai meninggalkan ku” Aku memeluk lutut ku dan menangis sejadi-jadinya, ini terlalu berat untuk remaja 17 tahun seperti ku.

 

@MORNING

Aku merasakan sinar matahari memasuki ruang kamarku, aku segera bangun dari tidurku, entalah apa aku benar-benar tidur tadi malam mengingat masalah ini membuat ku sangat lelah, aku yakin sekarang mataku sudah bengkak karena menangis semalam, berat rasanya jika harus menerima keadaan ini. Aku akan segera menikah

 

“ nyonya kau sudah bangun, saya sudah siapkan air panas dan jika nyonya sudah selesai Tuan oh menyuruhku agar nyonya dapat sarapan pagi bersamanya, kalau begitu saya permisi dulu nyonya “ Ucap seorang pelayang yang tadi malam aku temui. Aku tidak menjawab perkataannya karena aku sedang tidak tertarik untuk berbicara.

 

Setelah aku mandi dan bersiap-siap aku segera berjalan menuju ruang makan yang berada cukup jauh dari tempat tidurku. Kulihat ada 2 orang yang tengah duduk di tempat makan tersebut Ajusshi dan Sehun yang tampaknya sedang menunggu ku.

 

“ Duduklah “ perintah ajusshi kepadaku dan  aku segera duduk tepat disamping Sehun.

 

“ Maaf Ajusshi tapi ada yang ingin kutanyakan padamu “ Ucap ku dan Ajusshi menghentikan aktivitas makannya dan kembali menatapku.

 

“ Hmm apa itu Je-ah, katakanlah “ tanya Ajusshi padaku heran

 

“ seperti yang terjadi tadi malam, apakah boleh seorang manusia seperti ku menikahi. . .”

 

“ serigala bukan? “ Ucap Sehun memotong pembicaraan ku tanpa menatapku yang masih sibuk dengan makanannya. Ajusshi tampaknya mengehela nafasnya dengan berat.

 

“ Sudah kuduga kau akan menanyakan ini Je-ah, apa kau tau peraturan sebagai seorang serigala seperti kami?” tanya Ajusshi padaku dan aku menggelangkan kepalaku tidak mengerti.

 

“ Kau ingat apa yang luhan lakukan padamu, Dan kau tau siapa dia? “

 

“ Maksud Ajusshi apa? Aku tidak mengerti”

 

“ Dia adalah seorang serigala berdarah murni, penguasa dunia kami dan peraturan yang telah ditetapkan sebagai seorang serigala murni seperti dia adalah ‘JIKA DIA SUDAH MENCIUM SEORANG MANUSIA MAKA MANUSIA TERSEBUT ADALAH BAGIAN DARI DIRINYA’ dan hanya serigala berdarah murni dan keturunan red eyes lah yang dapat melakukannya. “ jelas Ajusshi padaku. Seketika aku teringat akan ciuman kami waktu itu, iya ketika aku berada dirumahnya.

 

“ ‘bagian dari dirinya?’ maksudmu Ajusshi?”

 

“ Bisa dikatakan kau bukan lah serigala dan juga bukan lah Manusia tapi sebagian darah manusia mu sekarang bercampur dengan darah yang sama dengan diri kami, dengan demikian bisa dikatakan kau bukanlah serigala yang utuh, hanya saja dia tidak bisa membuat manusia itu menjadi manusia-serigala seutuhnya, Je-ah apa kau tidak merasakan ketika dia mencium mu, kau tidak merasakan sensasi itu, ketika dia memberikan darahnya pada mu dan mengambil sebagian darah mu padanya melalui mulutnya, apa kau tidak merasakannya rasa darah itu Je-ah” Jelas Ajusshi itu lagi padaku. Mwo? Aku tidak percaya ternyata selama ini Luhan telah mengubah sebagian dari hidupku.

 

“ Dan apa yang terjadi jika seorang manusia menikah dengan seorang serigala?” tanya ku yang semakin penasaran.

 

“ Untuk memperbaiki keturunan kami Je-ah , menurut legenda Jika seorang manusia yang memiliki sebagian darah serigala seperti mu dan menikah dengan serigala seutuhnya seperti kami maka akan menghasilkan gen baru dan keturunan yang sangat sempurna.” Ucap ajusshi padaku sambil meminum kopinya.

 

“ Tapi. . .” belum sempat aku berbicara sehun memotong pembicaraan kami.

 

“ Jika kau sudah selesai dengan makan mu aku akan menunggu mu di luar” Sehun yang sedari tadi diam mendengar pembicaraan kami menatap ku dan berjalan pergi .

 

“ Ada yang ingin kutanyakan padamu Ajusshi tentang penikahan Itu. .”

 

“ Oh itu, tenang saja Je-ah penikahan kalian di adakan secara diam-diam jadi kau dapat tetap sekolah “

 

“ tapi bagaimana pun itu pasti ketahuan ,karena menikah itu pasti mempunyai surat-surat yang mengatakan bahwa mereka telah menikah”

 

“ Untuk apa memakai surat-surat itu, kami bukan manusia Je-ah” Ucap Ajusshi sambil membereskan tempat makannya.

 

“ tunggu Ajusshi aku belum selesai bicara ! sebenarnya apa hubungan ku dan keluargamu ini hingga kau menjodohkan kami?” panggil ku yang melihat Ajusshi yang hendak pergi meninggalkan ruangan makan tempat kami makan.

 

“ Tenang lah Je-ah, hidupmu tak seburuk yang kau pikirkan, Aku tidak bisa memberi tau mu lebih banyak, Karena kau akan mengetahuinya sendiri, Cepatlah bergegas temui sehun dia sudah lama menunggumu di luar.” Jawab Ajusshi padaku dan pergi meninggalkanku.

 

Kulihat jam sudah menuju pukul 7, oh tidak aku  bisa terlambat, Tanpa menghabiskan banyak waktu aku segera mengambil tas ku dan berjalan meunuju luar rumah dan dapat kulihat sehun sedang bersandar di pintu mobilnya sesekali melirik jam tangan nya. Terlihat jelas raut wajahnya yang tampak kesal menungguku. Setelah mengetahui bahwa aku sudah keluar dari rumah sehun segera masuk kedalam mobil dan aku pun mengikutinya. Dalam perjalanan aku dan sehun tidak bersuara sedikit pun, sehun masih sibuk mengendarai mobilnya. Entah mengapa aku ingin menangis sekarang, kenapa tidak? Setelah mendengar penjelasan Ajusshi tadi aku merasa bahwa Luhan benar-benar jahat padaku, bisa-bisa nya dia melakukan ini padaku dan setelah itu pergi meninggalkanku.“ Oppa kau jahat “ gumamku kecil dan lagi-lagi air mata itu keluar lagi, sudah cukup lelah aku menangis hari ini.

 

“ Wae? Kau menangis lagi? “ tanya sehun yang memecahkan keheningan diantara kami.

 

“ Anni. . . Aku hanya memikirkan Luhan-oppa “ jawabku tanpa melihatnya dan tiba-tiba

 

CITTTTTTTTTTTTT…..

 

Dengan tiba-tiba Sehun meminggirkan mobilnya di tempat yang dipenuhi semak belukar.

 

“ Ya Sehun! Apa kau gila! “ Ucap ku padanya.

 

Dan kini Sehun menatap ku diam dan tajam.

 

“ LUHAN OPPA? DENGAN MUDAHNYA KAU BERKATA SEPERTI ITU SETELAH KAU TAU BAHWA KAU AKAN SEGERA MENIKAH “ Sekarang sehun yang kulihat bukan lah sehun yang sebelumnya, dan ini pertama kalinya aku melihat dia semarah ini padaku.

 

Aku tidak bisa di bentak seperti ini, dan aku hanya bisa diam  dan menundukan kepalaku, aku tidak mau dia melihat ku tengah menangis. Sudah sekian menit berlalu Aku mendengar nafas sehun sudah normal kembali, tapi dia masih menatap ku. Aku merasakan sehun menarik tangan ku dan memelukku.

 

“ Maafkan aku, ada yang ingin ku tunjukan padamu Je-ah ” Sehun memegang dagu ku menariknya untuk melihat matanya.

 

“ Kau ingat aku Je-ah?” Sehun kini sudah merubah dirinya menjadi serigala. Tampak jelas giginya yang besar dan bola mata yang biru, tunggu bola mata itu jangan-jangan.

 

“ Sehun… kau….”

 

“ Iya benar sekali Je-ah akulah laki-laki yang bertemu dengan mu di hari bersalju itu ketika kau berusia 4 tahun” ucap sehun yang masih menatapku dengan mata birunya.

 

“ Itu tidak mungkin! Waktu itu kau memakai seragam sekolah, dan aku yakin umur kita berbeda jauh sehun “ terang ku padanya yang masih tidak percaya.

 

“ Kau lupa seorang serigala tidak akan bertambah tua, umur kami tidak akan bertambah dan kau tau Je-ah sudah 11 tahun aku menunggu saat-saat ini, saat-saat bisa bersama mu “ Sehun kini melepas pelukkan nya dan kembali membenarkan posisinya untuk kembali menyetir. Jadi laki-laki itu adalah kau Oh sehun.

 

Jika memang benar sehun dan luhan saudara kandung tapi mengapa mereka berbeda keturunan seperti yang dikatakan oleh chanyeol sunbae padaku. Ketika aku melihat wujud asli luhan dan sekarang wujud asli sehun, Sebenarnya ada banyak yang ingin kutanyakan padanya, hanya saja aku tidak mau membuat dia marah jika aku menyebutkan nama itu lagi.

 

@SCHOOL

Sehun memakirkan mobilnya di halaman sekolah dan seorang satpam sekolah menghampiri kami.

 

“ Sehun-ssi kau sudah datang” sapa satpam tersebut melihat kami keluar dari mobil

 

“ne” ucapnya singkat dan melemparkan kuncinya kepada satpam sekolah tersebut. Sehun menarik tanganku memasuki ruangan sekolah, semua orang tak berhenti melihat kami dengan heran.

 

“ Sehun lepaskan tanganku, semua orang melihat kita, bagaimana jika fans fanaticmu melihat kita?”ucapku padanya tapi dia tidak menjawab perkataanku.

 

Sampai di ruangan kelas semua orang menatap kami dengan tanda tanya besar, sehun melepaskan tangannya dan langsung meletakkan tasnya aku masih terdiam bediri melihat semua orang masih melihat kami dan sebagian orang berbisik bisik tidak jelas.

 

“ duduklah jangan perdulikan mereka “ sehun berbisik padaku dan duduk di tempat duduknya. Aku pun juga duduk di tempat duduk ku, aku langsung menutup mukaku ini benar-benar memalukan.

 

“ wah daebak. . . ada apa lagi hubungan mu dengan sehun” tanya teman sebangku yang sedari tadi melihat kejadian yang kurang menyenangkan ini.

 

“ ya Je-ah ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi. Apa kau putus dengan si rusa itu dan berpacaran dengan si orang kaya dan si tampan oh sehun” ucap dasom setengah berbisik takut jika sehun yang berada di belakang kami mendengarnya, aku masih menutup muka ku dan aku langsung beranjak dari tempat dudukku pergi keluar kelas.

 

“ ya! Je-ah kau mau kemana? Kau belum menjawab pertanyaanku “teriak dasom padaku, aku tidak memperdulikan teriakkannya. Aku hendak pergi ketoilet untuk menenangkan pikiranku. Dan seketika aku mendengar 3 orang yeoja yang tengah berkumpul bersama.

 

“ Aku benci sekali dengan Je-ah!!! Kenapa dia sangat beruntung! “ ucap salah satu dari mereka

 

“ betul sekali kemarin dia bisa mendapatkan Luhan-sunbae dan tadi pagi dia bergandengan tangan bersama sehun, Dasar wanita tidak tau diri!!!”

 

“ sudahlah Eun-Min jangan menangis, sehun pasti tetap memilihmu “

 

Aku melihat seorang yeoja tengah menangis dia antara mereka, wanita yang menangis itu wanita yang sangat aku kenal, dia adalah Choi Eun Min wanita populer di sekolahku, aku tidak menyangka seorang yeoja cantik , kaya dan idola para pria di sekolahku tengah menangis sekarang. Menangis karena Oh Sehun. “ segitukah dia mencintai Sehun?” gumamku dalam hati, entah mengapa aku merasa bersalah padanya kuurungkan niat ku untuk masuk ke dalam toliet tersebut, sebenarnya aku sudah terbiasa dengan cacian itu, banyak yang berkata seperti untuk ku tapi aku tidak memperdulikannya hanya saja aku tidak ingin menyakiti hati mereka.

 

Aku berjalan menuju menuju perpustakaan , aku rasa perpustakaan tempat yang dapat membuatku tenang. Aku melihat perpustakaan sepi sekarang, hanya terlihat seorang laki-laki sedang sibuk membaca bukunya, dasar benar-benar laki-laki kutu buku .

 

“ Chanyeol-sunbae kau sangat rajin membaca buku itu” ucapku dan tampaknya dia menyadarinya.

 

“ oh ternyata putri salju lagi. Apa yang kau lakukan disini, sebentar lagi jam pelajaran akan segera di mulai “ katanya sambil membereskan buku-bukunya yang akan di bawanya kekelas.

 

“ sunbae? Apakah luhan ada menghubungimu?” tanya ku khawatir.

 

“ hm entalah Je-ah, akhir-akhir ini nomor nya tidak aktif dan kemarin saat aku kerumahnya dia tidak ada dirumahnya, dan juga saat aku menghubungi adiknya dia juga tidak tau “

 

“ Menghubungi adiknya? Maksudmu oh sehun sunbae?” Ucapku dan sontak chanyeol sunbae kaget dengan apa yang kukatakan.

 

“ Jadi Je-ah kau sudah mengetahuinya “ Tanya chanyeol sunbae dengan wajahnya yang serius. Dan aku menganggukan kepalaku pelan.

 

“ Sampai batas mana kau tau? Apa kau tau bahwa keluarga luhan dan sehun ada. . .”

 

“ Keluarga serigala? “ Potongku padanya, dia sedikit tertegun dengan perkataanku.

 

“ Ya! Sunbae apa kau juga serigala? “ tanya ku curiga dan alhasil chanyeol-sunbae menjitak kepalaku. “ appoo… “ ucapku sakit

 

“ Kau ini. . tentu saja aku manusia”

 

“ Jika begitu bagaimana kau bisa mengetahuinya”

 

“ karena aku adalah tangan kanan nya Luhan, mungkin bisa di bilang anak buahnya” ucapnya sambil memasukkan buku-buku itu kedalam tasnya.

 

“ Kalau begitu apa kau tau kenapa Luhan dan Sehun memiliki marga yang berbeda?”

 

“ Karena Luhan tidak ingin identitas keluarganya di ketahui oleh banyak orang dan apa kau tidak tau Je-ah semua orang tidak menyadari hal itu kecuali kita berdua. Kau harus segera masuk ke kelas mu” Ucapnya sambil mengacak-ngacak rambutku kecil dan pergi meniggalkan ku.

 

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

Hari ini aku belajar seperti biasanya, songsenim kim terlihat tidak semangat hari ini, anak-anak di dalam kelas juga tampaknya tidak bersemangat, Setelah jam sekolah selesai songsaenim kim memberitau kan sebuah pengumuman untuk kami.

 

“ Sebentar lagi Kita akan mengadakan acara Kemah bersama sekolah lainnya “ sontak seluruh siswa kegirangan kesenangan mendengar kabar itu. kecuali Sehun yang masih menatap bukunya.

 

“ Acaranya akan di lakasanakan 2 hari lagi, jadi bersiap-siap lah” sambung songsaenim dan pergi meninggalkan kelas.

 

“ ne” ucap kami bersamaan. Anak-anak di dalam kelas masih sibuk membicarakan acara kemah tersebut. Apakah aku juga harus ikut, mengingat aku akan segera menikah. Sehun menghampiriku dan memberikan jaketnya padaku.

 

“ Kajja “ ucapnya dingin padaku, kenapa dia selalu bersikap dingin padaku.

 

Aku dan sehun pulang bersama lagi hari ini, untung tidak ada orang yang melihat hari ini, karena sehun tidak lagi memegang tangan ku seperti tadi pagi. Dalam perjalanan pulang kami tidak bersuara sedikit pun yang terdengar hanya musik lagu yang kami putar. Setelah sampai di rumah aku segera masuk ke kamar ku karena aku benar-benar lelah hari ini.

 

Aku menghempaskan tubuhku kekasur aku merasakan engsel-engsel di tubuh ku seperti mau lepas, kenapa tidak ? setelah aku selesai sekolah dan di sambung lagi dengan les sore. Badan ku seperti remuk semua. Kulihat jam masih menunjukkan pukul 15:57. Aku segera mandi dan membersihkan badanku, sudah 15 menit aku mandi dan akupun kembali membuka buku ku mengerjakan tugas yang diberikan songsaenim tadi pada kami.

 

Tak berapa lama kemudian  Terdengar suara pintuku terbuka dan sontak aku melihat siapa yang membuka pintu itu.

 

“ Sehun” kataku singkat yang menyadari bahwa itu adalah sehun.

 

“ Aku pinjam sebentar kamar mandi mu, kamar mandi ku rusak “ ucapnya dan langsung masuk kedalam kamar mandi ku.

 

Sudah sekitar 30 menit dia berada di dalam kamar mandi ku tapi belum keluar juga, dapat masih ku dengar suara air di dalamnya. Aku masih mengerjakan tugas ku di atas tempat tidurku sambil guling-guling tidak karuan. “ ahh aku bosan” Ucap ku sendiiri, tak lama kemudian Sehun keluar dari kamar mandinya dan OMOOO!!! Apa dia gila keluar hanya menggunakan celana pendek dan tidak menggunakan apa-apa di atasnya tampak jelas bentuk tubuhnya yang besar dan berotot. Sontak aku membalikan tubuhku tidak mau melihatnya, tampaknya dia sadar aku membalikan tubuhku. Sehun mendekati ku yang masih duduk di atas kasurku. Memelukku dari belakang, sontak aku terkejut dengan apa yang dilakukannya.

 

“ Sehun apa yang kau lakukan! Lepaskan aku” aku memberontak dengan mencoba melepas tangannya dari tubuh ku, tampaknya itu tidak akan berhasil karena kekuatannya jauh lebih besar dari ku.

 

“ bagaimana jika kita bermain sebentar Chagi”  Desahnya di telingaku, omo!! Aku benar-benar takut sekarang.

 

“ Sehun lepaskan aku!”

 

Sehun langsung mendorong tubuh ku dan menguncinya dengan tubuhnya, posisi sehun sekarang berada diatasku

 

Oh Sehun POV

 

Aku langsung mendorong tubuhnya dan menguncinya dengan tubuhku, posisi ku sekarang berada diatasnya dapat kurasakan sesuatu di dadanya. Ini benar-benar membuatku tergila-gila padanya.

 

Aku langsung melumbat bibirnya yang merah merona, menciumnya dengan lumbatan-lumbatan kecil sesekali bermain di dalamnya. Kulihat dia tidak membalas ciumanku. Aku langsung menghentikan aktifitasku karena aku melihat dia mulai ketakutan sekarang. Aku kembali tidur disampingnya dan menarik lembut tubuhnya, ku tompangkan kepalanya di dadaku dan memeluk tubuhnya.

 

“ Tidurlah, kau pasti sudah lelah karena seharian kita berada di sekolah “ Ucapku padanya dan dia menganggukan kepalanya pelan. Aku langsung menarilk selimut dan menutupi tubuh kami.

 

Tak lama kemudian Je-ah sudah tertidur dalam pelukan ku, aku mendengar suara handpone ku berbunyi dan aku melihat nama yang tertera di layarku. ‘XI LUHAN’  ada apa dia menghubungiku. Aku langsung menekan tombol hijau dan memasangnya di telingaku.

 

“ Apa yang kau lakukan padanya Oh Sehun “ Ucapnya yang tampaknya seperti menahan emosinya

 

“ Oh kau Hyung, kau tak lihat aku dan dia tidur bersama sekarang “

 

“ Keparat kau Sehun, apa yang kau lakukan padanya “ Luhan sedikit menaikkan nadanya.

 

“ Wae? Kau marah, aku yakin kau bisa merasakan apa yang terjadi pada Je-ah kan hyung sampai-sampai kau menghubungi ku, Kau tidak merasakannya jika aku sekarang menatap matanya yang indah, hidungnya, bibir yang merah dan tubuh nya yang menggoda.” Remehku padanya.

 

“ Kau!!!!! Sehun aku akan membunuhmu!!” Tekanan suaranya semakin naik, ku dengar derap nafasnya yang berat.

 

“ Wae hyung kenapa kau harus marah, Kau tak tau jika aku telah menikah dengannya nanti aku dapat melakukannya lebih dari ini.” Jelasku padanya yang membuat dia semakin marah sekarang.

 

“ TAK AKAN KUBIARKAN KAU MENGAMBIL MILIKKU OH SEHUN” Ucapnya emosi padaku

 

“ Jika kau ingin mengambil milikimu kau harus melewatiku dulu Hyung “

 

BIBBBB . . . . . . . Luhan langsung mematikan handpone nya, Aku tau dia benar-benar akan melakukannya, aku metanap Je-ah yang masih tidur terlelap di dalam pelukanku.” Takkan kubiarkan dia mengambilmu Je-ah” gumamku dalam hati.

 

‘ Ternyata besar juga nyalimu XI LUHAN’

 

~ TO BE COUNTINOUS ~

 

Sekali lagi Tolong komentarnya ya ^^ . . . Untuk memperbaiki FF ini jadi semakin menarik

Kritik dan sarannya sangat membantu. ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

75 pemikiran pada “My Boyfriend is a Wolf (Part 3)

  1. Ceritanya bagus thor,
    Aku suka couple sehun Sama Jae-ah..

    Tapi aku pengen tau kisahnya Chanyeol sama dasom thorr, 😦

  2. jadi luhan sama sehun bener2 gak akur ya.. daebak, luhan sama jae ah bener2 udah menyatu hahaha sampe sehun nyium jae ah aja luhan ngerasaain hahaha wah tambah penasaran sama sejarah keluarga luhan & sehun gimana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s