Never Hurt You (Chapter 5 – END)

 

(FF / YAOI) NEVER HURT YOU ( BAEKYEOL)

 

Title : NEVER HURT YOU ( FINAL CHAPTER)

Author : Byun Genie (pstttt… author labil ) :3

Pairing : Baekyeol ( Baekhyun , Chanyeol) and others

Main Cast : Park Chanyeol, Byun Baekhyun

Other Cast : EXO member

Rate : T+ ( little bit M) ._.

Lenght : Chaptered ( 5 of 5 )

Genre : Sad, Romance,Hurt ,Yaoi , apa lagi ya ? # lol 😀

A/N :huhuhu gak terasa ini adalah chapter terakhir dari ff ini. T_T #athor lebay -_-“

Semoga readers puas dengan the last chapter ini 😀 Oh ya.. Author sempat cedera ketika membuat ff ini lohh :’) jari kelingking author sempat terkilir karna terlalu semangat mengetik hahaha~ 😀  #Curhat T^T Tapi author tetap berusaha menyelesaikan ff ini mengingat readers yang sedang menunggu chapter ini ^3^ gomawo readers atas supportnya selama ini :* ^^

Oh ya ini real hasil imajinasi saya sendiri… Don’t be plagiat ne ? ^^

HAPPY READING

*************************

 

Dan Chanyeol menyeringai tersenyum nakal hingga akhirnya menindih tubuh Baekhyun.

“Gomawo baby… aku ambil hadiahku sekarang… Selamat makan”

Dan malam itu Chanyeol dan Baekhyun telah menyatu dengan perasaan cinta tentunya.

“Sarangahae…”

 

Ditempat lain terlihat Kris yang mondar-mandir dilema karna dia sangat ingin mengucapkan selamat ulang tahun pada adiknya itu. Tapi munafik sangat, hingga akhirnya dia tidak   bisa tidur malam itu. Sedangkan Tao hanya tertawa sambil menghitung barang belanjaan mahal hasil buruannya hari itu.

 

 

FINAL CHAPTER  ^^

> Author POV <

Keesokan harinya setelah acara penyatuan yang mereka lakukan pada malam hari ultah Chanyeol, Baekhyun tampak bangun dan lelah. Yaaaa dia sangat lelah sekali, maklum itu hal pertama yang dilakukan olehnya. Dia menatap Chanyeol yang masih setia dengan dengkuran halusnya itu.

“Chanyeol…Channie irreona, ppali kita harus sekolah…… Chanyeol~? ”

Baekhyun mengusap sayang rambut panjang kekasihnya itu. Chanyeol mulai membuka matanya dan lihatlah wajahnya memperlihatkan kalau dia masih butuh tidur , dia capek, okay? Sebenarnya kedua insan tersebut sama-sama capek sih, tapi apalah mau dikata tuntutan mereka sebagai pelajar masih membebani mereka untuk kesekolah hari itu. Setelah mandi dan sedikit menguap beberapa kali, mereka akhirnya pergi ke sekolah dengan Chanyeol yang mengendarai kendaraan mewah miliknya  disertai wajah yang benar-benar menggambarkan kalau dia masih mengantuk. Ketika di sekolahpun Chanyeol tampak tidak semangat dengan kejutan yang diberikan oleh para fansnya, dia dengan setia mengenggam tangan Baekhyun disampingnya. Kai dan Sehun yang ikut merayakan Ultah Chanyeol dengan para fans yeoja tersebut juga ikut bingung, tapi yeahhh Kai dan Sehun maklum jika saja Chanyeol kelelahan. Hei mereka bukan bayi lagi yang harus mendengar secara rinci penjelasan dari seorang Park Chanyeol akan kelelahannya hari itu. Mereka sudah tahu dengan pasti ketika melihat  kissmark yang sedikit tampak dileher Baekhyun, makanya mereka kalem menerima sikap Chanyeol hari ini.

“Kami pulang duluan ne~? Hadiahnya kalian bawa pulang saja Sehun , Kai. Aku gak butuh hadiah itu. Berikan saja pada kekasih kalian masing-masing, aku lihat banyak barang yang disukai oleh Luhan dan D.O disana”

Chanyeol yang masih menggenggam tangan kekasihnya memerintah kepada dua namja kesayangannya itu. Baekhyun tetap diam, entah kenapa dari tadi pagi kesekolah sampai sekarang dia masih belum banyak bicara. Pertanyaan Chanyeol pun hanya dijawabnya secara simpel seperti “Yup” , “Heummm”, “ne” tak ada banyak kata yang keluar dari bibir cherrynya itu. Sedangkan Chanyeol hanya memaklumi sikap Baekhyun hari itu, entahlah mungkin sang kekasih sedang tak enak badan , begitulah fikirnya.

“Mwo?! Kalau kami membawa hadiah sebanyak itu bisa-bisa Luhan dan D.O akan mengadakan perang dunia ke-III nanti Chanyeol !! Mereka akan cemburu setengah mati dan bisa-bisa ngambek selama berbulan-bulan, tidak mau ! Ya kan Sehun?”

Kai takut kepada sang uke-nya yang bermata bulat , dia takut D.O akan marah apabila diberi hadiah dari fans Chanyeol tersebut. Ayolah , belum pernah melihat D.O marah? Sehun tersenyum manis kepada Kai yang bertanya kepadanya, siapapun yang melihat senyum di paras tampannya itu pasti luluh, pantas saja Luhan akan dengan senang hati memeluknya ketika Sehun sedang tersenyum tulus kepadanya.

“Tentu thaja,, Luhan baby bitha membantaiku kalau aku memberikan kado konyol itu padanya. Kau belum pernah lihat rutha mengamuk eoh? Maaf Chanyeol, untuk Xiumin hyung thaja ne? Ini demi kethelamatan kami juga dari amukan uke kami yang manith,,,,”

Masih dengan senyum menawannya Sehun menolak pemberian sahabatnya. Well , sekarang dia harus dewasa, jika saja pada Ultah Chanyeol sebelumnya dia akan dengan senang hati mengambil kado dari fans Chanyeol, sekarang berbeda. Dia sudah memiliki Luhan, kekasihnya  yang sangat pencemburu yang telah mengisi kehidupannya. Jadi , sebagai seme yang baik dan menyayangi sang ukenya dengan tulus, Sehun menolak hadiah tersebut. Baekhyun tampak bosan mendengar percakapan tentang hadiah konyol dari fans yeoja Chanyeol tersebut, “CK, kasih saja sama Xiumin Hyung…”  begitulah dia merutuk dalam hatinya. Tapi hei lihatlah ekspresi wajahnya datar sekali, seolah dia betah menunggu Chanyeol dengan ocehan tentang kado bodoh tersebut. Padahal memang benar dugaan Chanyeol, dia sedang tidak enak badan dan benar-benar butuh istirahat sekarang. Tapi Baekhyun bukanlah kekasih egois yang akan memaksa Chanyeol untuk pergi dari sana secepatnya, dia mengerti. Lebih tepatnya dia Berusaha mengerti.

“Ahhh dasar rusa kekasihmu itu  , arasso~ aku akan memberikan pada Xiumin hyung kalau begitu,,,  oh ya aku pulang duluan ne~?  Baekhyun sepertinya sedang tak enak badan…”

Duo namja sahabat Chanyeol tersebut langsung mengangguk tanda mengerti, toh mereka juga harus pulang ke kediaman mewah mereka untuk melakukan beberapa kepentingan .

> Baekhyun POV <

Seharusnya pagi ini aku bangun dengan lebih semangat dan ceria untuk Chanyeol. Tapi entah kenapa ketika memikirkan eomma dan appa Chanyeol yang terlalu mementingkan pekerjaan daripada Chanyeol itu membuatku sedikit murung. Hei dibandingkan aku tentu saja aku lebih menderita dibuang oleh eomma dan appa kandungku sendiri, tapi entah kenapa rasanya aku ikut memikirkan keadaan Chanyeol yang kurang kasih sayang. Bukannya aku tidak memandang kepedihan hidupku sendiri, tapi aku sudah menganggap eomma dan appa yang telah membuangku sebagai kenangan. Yahh kenangan yang tak perlu aku ingat-ingat lagi. Sekarang aku hanya memikirkan masa depanku dengan Chanyeol yang tulus menerimaku apa adanya.

Hari ini dia berulang tahun, disekolahnya begitu banyak yeoja yang memberi hadiah. Jengkel ? tentu saja aku jengkel, tapi aku lebih memilih tersenyum manis sambil menggandeng tangan kekasihku yang jangkung ini. Dan dia sepertinya juga tidak terlalu tertarik untuk menanggapi sorakan dan teriakan selamat ultah dari fansnya itu. Aku tahu dia masih lelah dengan aktivitas semalam,,, kyaaaaaaa~ membayangkannya saja sudah membuat pipiku memerah. Beruntung Chanyeol tidak menyadarinya, kalau tidak sudah pasti dia akan menggodaku, yeahhhh dia itu  pervert !!

“Ahhh arasso~ aku akan memberikan pada Xiumin hyung kalau begitu,,,  oh ya aku pulang duluan ne~?  Baekhyun sepertinya sedang tak enak badan…”

Lihatlah dia akhirnya menyerah untuk memberikan kado-kado bodoh itu kepada Kai dan Sehun. Baguslah itu artinya kami akan segera pulang, dan aku bisa beristirahat sejenak. Pusing, rasanya aku benar-benar kurang tidur sekarang. Setelah itu Chanyeol menarik tanganku untuk pulang, yeahhh  kami langsung menuju mobil. Chanyeol tersenyum lembut kearahku sambil mengendarai mobilnya yang mewah ini.

“Baek,, beristirahatlah dengan baik nanti ne sayang?”

Dia bertanya dengan lembut kepadaku, aku hanya menjawab dengan simpel. Entahlah sepertinya sifat pendiamku kembali lagi. Aku lelah dan aku masih terus memikirkan Chanyeol yang kesepian selama ini.

“Heummm..”

Dia meneruskan mengemudi sambil bersenandung kecil, sedangkan aku hanya menatap kosong keluar jendela mobil. Yahh aku hanya mempunyai feeling yang buruk hari ini,tidak tahu kenapa, padahal seharusnya aku bahagia kan? Bukankah orang lain akan ikut bahagia dihari ultah kekasihnya? Tapi entah kenapa aku mempunyai firasat buruk sekarang, molla~ mungkin hanya perasaanku saja. Hal yang wajarkan kalau aku mengkhawatirkan kekasihku sendiri?  #Iya Baekki >_< lupain author sarap -_-

Drttt Drtt , tiba-tiba I-phone milik Chanyeol bergetar dan terlihat ada sms yang masuk disana. Mungkin Kai atau Sehun yang mengirimkan pesan tersebut, aku hanya menoleh sebentar kemudian melihat kembali keluar jendela. Aku tahu Chanyeol membacanya sebentar, tapi kemudian dia kembali melanjutkan mengemudi lagi.

> Author POV <

Sesampainya di rumah mewah kediaman keluarga Park tersebut, Baekhyun langsung menuju kamar Chanyeol dan beristirahat. Di lain hal Chanyeol malah berdiam diri di ruangan keluarganya setelah mengantar Baekhyun ke kamar mereka terlebih dahulu tentunya. Kenapa Chanyeol tidak ikut saja tidur dan beristirahat dengan Baekhyun? Well , dia baru saja menerima pesan aneh dari body guardnya, Xiumin. Disana tertulis “Chanyeol tunggu aku pulang hari ini juga, penting !!!”Chanyeol sebenarnya bingung kenapa Xiumin yang ditugaskan oleh appanya pergi keluar kota untuk beberapa hari tersebut mendadak pulang hari ini, bahkan dia belum pergi selama 2 hari. Ck lupakan saja, Chanyeol malas beranggapan yang aneh-aneh tentang hal itu. Dia sudah cukup lelah karna tidur pada jam 4 dini hari tadi malam, dia malas membuat dirinya semakin lelah untuk membuat prediksi tentang kepentingan apa yang dimaksud oleh Xiumin di pesan singkat sebelumnya itu.

Sudah 2 jam Chanyeol menunggu kehadiran body guard pribadinya itu. Tapi yang ditunggu tak kunjung datang juga menampakkan batang hidungnya. Chanyeol akhirnya memilih untuk melihat photo selca yang sering diambil olehnya dengan Baekhyun, dia terkikik geli melihat kenarsisan mereka di dalam photo tersebut. Tak lama kemudian , Xiumin datang dan Chanyeol baru saja akan bertanya kepada Xiumin tentang hal apa yang dikatakan oleh Xiumin di pesan singkat yang dia terima sebelumnya. Tapi itu tak jadi dilakukan olehnya ketika sebuah pukulan keras tepat mengenai rahangnya. Siapa lagi kalau bukan Xiumin yang datang dengan tiba-tiba tersebut yang langsung memberikan beberapa pukulan pahit di wajah tampan Park Chanyeol. Xiumin bertubi-tubi memukul orang yang seharusnya dilindunginya itu.

Bingung , kaget ? tentu saja Chanyeol bingung dan kaget dengan apa yang tengah dilakukan oleh body guard pribadinya tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi? Chanyeol tidak melawan sama sekali, dia terbatuk mengeluarkan darah segar dari mulutnya dan dia menatap Xiumin seolah berkata Kau kenapa Hyung?

“Uhukkk…. Yak !!”

Chanyeol akhirnya membentak Xiumin ketika dia merasa bahwa Xiumin tak akan menghentikan pukulan brutalnya pada Chanyeol yang telah tersungkur di lantai . Dan betapa terkejutnya Chanyeol ketika melihat Xiumin yang tengah menangis dalam diamnya memukul Chanyeol dengan tanpa ampun. Air mata mengaliri wajah Xiumin, dia seperti tidak tega memukul Chanyeol orang yang seharusnya dia lindungi dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri. Itu membuat Chanyeol heran , sangat heran !! Siapa saja tolong jelaskan kepada Chanyeol apa yang tengah terjadi sekarang ?! Lihatlah bibir bawahnya mengalirkandarah segar yang menodai seragam sekolahnya itu. Dia kesakitan tapi dia tidak melawan, entahlah Chanyeol mungkin juga lelah…. yahh terlalu lelah karna pukulan tanpa ampun dari Xiumin , body guard terlatih yang membabi buta memberi pukulan menyakitkan kepada tubuh jangkungnya itu. Wajah tampannya meringis kesakitan, sangat sakit…..

“Hiks…”

Akhirnya isakan tangis Xiumin keluar ketika melihat Chanyeol telah jatuh pingsan akibat pukulan terakhir yang mendarat di punggung Chanyeol tersebut. Tuan mudanya yang telah 4 tahun dia jaga dengan sepenuh hati itu tampak terkulai lemas tak berdaya. Dia berhenti memukul Chanyeol dan dengan bibir bergetar dia menatap nanar kepada darah yang masih mengalir dari mulut Chanyeol tersebut.

“Wae?! Kenapa kau berhenti eoh?! Anak kurang ajar itu masih harus diberi hukuman lebih Xiumin !!”

Terdengar bentakan dari seorang namja yang baru saja memasuki ruangan keluarga tersebut. Siapakah namja itu? Well , dia adalah appa Chanyeol yang telah kembali ke Korea pada pagi hari tadi, dia sengaja kembali dengan kemarahan yang luar biasa yang bersarang dihatinya. Dia kembali setelah menerima beberapa bukti tentang hubungan sejenis yang dijalani oleh darah dagingnya sendiri. Darimana appa Chanyeol memperolehnya? Chen !! salah satu dari body guard Yuri tersebut sudah tidak sabar untuk mengirimkan bukti hubungan terlarang yang dijalani oleh Chanyeol kepada tuan Park. Chen melakukannya karna dia tidak tega melihat Yuri yang menangis dengan mata sembab memandang foto Chanyeol di ruangan kamar mewah sang nona kaya tersebut, awalnya Yuri melarang. Tapi dia akhirnya dengan wajah polos yang dibuat-buat mengangguk menyetujui pengiriman bukti tersebut. Yeahhh tunggu apalagi, bukankah bukti foto dan rekaman pengakuan Chanyeol adalah bukti yang kuat?!

“Sudah cukup, hiks dia bahkan sudah tak sadarkan diri tuan besar, aku mohon hiks”

Sekarang Xiumin tampak iba melihat tubuh Chanyeol yang tergeletak tak sadarkan diri dilantai. Namja tampan itu dipenuhi luka hampir disekujur tubuhnya. Yahh sang appa sebenarnya orang yang baik namun tegas, dan appa Chanyeol akan sangat marah jika apa yang dia larang telah dilanggar oleh sang buah hati. Disini , tuan Park itu tidak akan mentolerir jika kesalahan tersebut sudah benar-benar membuat dia murka. See ? bahkan dia tega menghukum Chanyeol secara brutal melalui Xiumin, body guard handal itu.

“Ck, Kau bawa dia ke ruangan eommanya,, aisshhh kepalaku sungguh sakit melihat Chanyeol yang juga mengikuti jejak kakaknya yang brengsek itu ! dulu Kris sekarang Chanyeol  ! aku terpaksa pulang dari luar negri hanya untuk mengajarinya.. aishhhh ”

Mengajari ? Well, itu sama saja dengan menganiaya kan? Tuan besar Park tampak menuju ke ruangan mewah lainnya dengan beberapa orang bodyguard lainnya yang mengekor dari belakang. Sedangkan Xiumin mulai menggopoh tubuh Chanyeol dibantu oleh beberapa pelayan yang ikut menangis melihat keadaan tuan muda mereka yang tampan tersebut sedang tidak sadarkan diri. Beruntunglah  kamar Chanyeol jauh dari ruangan tempat dia dipukuli, kalau tidak sudah dapat di pastikan Baekhyun akan menangis histeris melihat sang kekasih dihukum tanpa ampun seperti itu. Yah namja mungil nan cantik itu sedang terlelap tidur sekarang dengan mendengarkan beberapa lagu menggunakan headset ditelinganya, dia tidak menyadarinya sama sekali. TIDAK !

“Huwaaaaaaa,, hiks hiks Chanyeol, gwaenchana nak? Hiks hiks, Xiumin kau seharusnya tak menuruti perintah appa Chanyeol !”

Eomma Chanyeol berteriak histeris melihat keadaan putra kesayangannya itu dipenuhi luka. Dia , yeoja paruh baya itu menangis sambil membentak Xiumin dan Xiumin hanya menunduk menyesal. Hey , perintah tuan besar Park itu mutlak tak ada yang  bisa membangkangnya ! Eomma Chanyeol tahu itu dengan baik, bahkan ketika eomma Chanyeol menangis melarang sang suami untuk menghukum sang buah hati,dia hanya diabaikan oleh tuan besar Park.  Tapi entah kenapa melihat Chanyeol terluka seperti itu, sang eomma malah menyalahkan Xiumin, lebih tepatnya menyalahkan keadaan !

“Chanyeollie,,,~ Irreona nak,, Xiumin , tolong panggil Dr. Suho sekarang juga hiks,, “

Eomma Chanyeol memeluk tubuh jangkung anaknya yang tengah pingsan itu. Yeoja itu mengelap darah yang keluar dari bibir Chanyeol dengan tangannya. Air mata kesedihannya mengalir dengan deras, yahh naluri keibuannya sangat besar dan dia benar-benar menyayangi Chanyeol tentunya.

“Mianhe nyonya,,, saya melakukannya juga melawan hati saya sendiri nyonya , saya terpaksa melakukannya, karna itu perintah dari tuan besar Park,  baiklah akan saya panggilkan Dr. Suho segera… “

Xiumin tampak bergegas pergi meninggalkan ruangan tersebut.

            > Chanyeol POV <

Aku tak tahu apakah alasan sebenarnya Xiumin hyung memukuliku tanpa ampun. Baju seragam sekolahku menjadi merah oleh darah yang mengalir dari mulutku. Aku tak ingin melawan Xiumin hyung, karna aku tak dapat menemukan alasan untuk melawan kepadanya sedikitpun. Hei dia adalah body guardku kan? Tapi jika dia mulai memukuliku seperti ini aku rasa aku telah membuat suatu kesalahan fatal, tapi apa? Molla ~ aku tak sempat hanya untuk sekedar menerka kenapa Xiumin hyung memukuliku, yang aku ingat hanyalah pukulannya yang kasar dan aku tak ingat apa-apa lagi ,semuanya gelap.

“Hiks, Channie,, hiks,, irreona nak”

Hal pertama yang aku rasakan adalah sakit disekujur tubuhku, aku rasa mungkin ada beberapa bekas pukulan di tubuhku. Mwo ?! Apakah aku sedang berhalusinasi ? Aku mendengar suara eomma disampingku sekarang. Bukankah eomma masih berada di luar negri? Secara perlahan aku membuka mataku , kabur pertamanya aku merasa pandanganku kabur. Tapi setelah beberapa saat, akhirnya aku bisa melihat dengan jelas. Sekarang eomma tampak menangis mengenggam tanganku, aku menatapnya sayu. Aku baru ingat aku telah dipukul tanpa ampun oleh Xiumin hyung sebelumnya, dan sekarang aku sedang berada di kamar eomma. Dr. Suho tampak tersenyum miris melihatku, manik hitamnya seakan sedih melihat keadaanku.

Aku tersenyum dan seolah mengatakan semuanya baik-baik saja. Tersadar bahwa ini bukan mimpi atau illusi yang aku ciptakan sendiri, aku akhirnya menenangkan eomma yang masih terisak dihadapanku . Hey , berbulan-bulan kami tak bertemu bukan tangisan yang aku harapkan untuk aku lihat !

“Eomma,, gwaenchanna , aku baik uhukk aku baik-baik saja, arasso?”

Aku mengusap punggung telapak tangan eomma dengan lembut dan aku menghapus air mata yang menghiasi malaikatku ini.

“Mianhe ~ hiks, mianhe Chanyeol, eomma tak bisa menghentikan appa untuk menghukummu sayang hiks mianhe ..”

Eomma semakin menangis pilu. Aku mengenggam erat tangan eomma, sedangkan Dr. Suho meninggalkan kami berdua memberi privasi untuk eomma dan anaknya. Eomma menjelaskan bahwa Yuri telah mengirimkan barang bukti bahwa aku dan Baekhyun pacaran kepada appa, jadi itulah sebabnya appa menjadi geram dan marah kepadaku hingga aku dihukum melalui Xiumin hyung. Hahh aku menghela nafasku dengan berat, akhirnya setan kerdil itu bergerak juga eoh? Yuri benar-benar licik.

“Eomma, aku mencintainya,,, aku harap eomma mengerti, mungkin ini terlalu buruk bagi eomma untuk melahirkan anak sepertiku eomma. Tapi aku mohon, pandanglah hubungan kami dari sisi yang lain eomma. Dia bukan namja sembarangan eomma, sudah cukup dia menderita selama ini. Aku ingin membahagiakannya ,,, Aku sangat mencintainya eomma,, sangat..”

Aku menundukkan kepalaku frustasi dengan keadaan yang tak bersahabat dengan kisahku dan Baekhyun. Inikah yang harus terjadi di hari ulang tahunku eoh?! Dari awal aku sudah mempersiapkan batinku untuk ditentang seperti ini, tapi entah kenapa ini rasanya sangat menyesakkan Tuhan ?! Ini terlalu tiba-tiba !!!

“Arrasso Channie~ eomma akan coba mengerti, bolehkah eomma bertemu dengannya? Kebetulan appamu sedang mengunjungi appa Yuri, jadi eomma rasa tak akan ada gangguan,,, “

Eomma tampak mengusap air matanya kasar. Mungkin eomma sudah sedikit lega melihat aku yang tengah berdiri walaupun masih sedikit terasa ngilu dibadanku.

“Gomawo eomma ~ Dia ada disini eomma, di kamarku. Dia sudah lama tinggal disini eomma..”

Aku menjawab lirih sambil menatap jam dinding, ternyata sudah lebih dari 4 jam aku meninggalkan Baekhyun yang tadi tertidur lelah dikamar.

“Jinjja? Kalau begitu bawa eomma ke hadapannya Chanyeol .. ne?~ ”

Aku menjawab permintaan eomma dengan menganggukkan kepalaku. Tapi aku memberikan syarat kepada eomma bahwa eomma baru boleh bertemu dengannya setelah aku berbicara dengan kekasihku itu , Byun Baekhyun. Dengan jalan yang sedikit pincang karna aku masih merasakan beberapa sakit ditubuhku, aku berjalan ke arah kamarku yang cukup jauh dari ruangan ini.

> Baekhyun POV <

Entah berapa jam aku tidur dari sepulang sekolah tadi. Aku tak melihat kekasihku yang tampan itu disampingku kali ini. Hmmm jujur aku merindukannya sekarang , mengingat betapa aku cuek padanya hari ini membuatku sedikit menyesal. Aku melangkah ke kamar mandi dan membersihkan wajahku, hmmmm cantik seperti biasanya, aku tersenyum melihat pantulan diriku di dalam kaca tersebut.

“Tok..Tok..Tok”

Satu jam sudah aku menunggu Chanyeol di kamar ini, akhirnya aku mendengar ketukan pada pintu kamar kami ini. Aku melangkah kesana dengan riang dan tersenyum manis, entahlah setelah kejadian tadi malam rasanya aku semakin berdebar-debar untuk bertemu dengan Chanyeol. Yeahhh walaupun aku sempat bersikap dingin sih tadinya di sekolah karna kelelahan, well sekarang saatnya menyambut Chanyeol dengan hangat.

“Channie~ aku merindukanmu sayang…”

Aku langsung menghambur ke dalam pelukan namjachinguku nan tampan ini. Chanyeol tersenyum dan mengecup puncak kepalaku dengan sayang. Aku sedikit heran dengan wajahnya yang sedikit meringis ketika aku mempererat pelukanku padanya, dan lagi kenapa dia memakai sweater Xiumin hyung?! Baju seragamnya mana?

“Sayang kau kemana saja eoh?! Aku takut tadi kau kenapa-napa tahu ! Oh ya kenapa kau seperti kesakitan sayang? Wae ? Apakah pelukanku terlalu menyakitimu dan lagi kemana seragammu?! Kenapa kau memakai sweater kebesaran milik Xiumin hyung? Hah dan lagi sepertinya wajahmu sedikit terluka,, dan hmpthff”

Pertanyaanku yang cerewet tersebut akhirnya berhenti ketika bibir kissable kekasihku, Park Chanyeol telah mencium bibir Cherry milikku. Refleks aku langsung merespon dengan baik ciuman kekasihku ini,, yeah aku merindukan bibir kekasihku ini. Setelah Chanyeol melepaskan ciumannya dia menjelaskan kepadaku,,

“ Hei Baby,, aku hanya sedikit terjatuh tadi ditangga tak sabar untuk menemuimu kekasihku yang manis, makanya aku sedikit terluka,,, arassso?”

Blushhh, wajahku langsung memerah karna mendengar ucapan Chanyeol yang lebih terasa seperti gombal itu.

“Ck, lain kali hati-hatilah sayang,,, jangan melukai tubuhmu ne~? Atau aku akan melakukan hal yang sama pada tubuhku eoh?!”

Aku berjinjit mencium kening Chanyeol.

“Andwe ! Yak, jangan menyakiti tubuh cantikmu itu, kamu itu milikku jadi harus mendengarkan kekasihmu yang tampan ini heummm?”

Lihatlah dia marah kepadaku, dianya sendiri suka membuat luka di tubuhnya. Ahhhh sudahlah kekasihku memang egois. Aku hanya mengangguk tanda mengerti tak ingin membuat kekasihku ini semakin mengamuk nanti kalau aku mengancamnya begitu. Dia sangat bersikeras tak ingin membuatku melakukan hal yang seperti itu. # Yeol kan sayang Baekki >_<

“Oh iya, eomma hari ini pulang ke Korea. Dan ,, ehmmm dia ingin bertemu denganmu Chagia…”

Chanyeol mengatakan hal tersebut dengan santai. Mwo ?! Aku langsung membelalakkan kedua mataku tak percaya, bukankah eomma Chanyeol akan pulang 1 minggu lagi? Molla~ aku langsung berlari ke meja rias dan memakai eyelinerku dengan hati-hati. Aku panik dan berusaha mengganti bajuku. Sedangkan Chanyeol kekasihku yang tampan itu hanya tertawa terbahak-bahak melihat aku yang tampak sibuk menghias diri. Ck dasar menyebalkan ! Kenapa dia tidak menelpon dari tadi?! Lihatlah sekarang aku jadi kerepotan mempersiapkan penampilanku bertemu eomma Chanyeol kan?

“Hahahaha padahal tanpa itu semua kau sudah cantik kok chagia,, “

Aku cemberut menatap kepada Chanyeol yang tengah menertawaiku. Lucu darimananya? Dia bahkan tak berniat untuk membantuku memilih baju,, hufffftt setelah 20 menit , aku akhirnya memakai kemeja putih yang sedikit memperlihatkan leher putihku. Aku menarik lengan Chanyeol untuk menemui eommanya.

“Kau yakin mau menemui eomma dengan baju itu chagia?”

Sekarang apa lagi? Aku memutar bola mataku dengan malas.

“Memangnya kenapa sayang? Tak boleh eoh?”

> Author POV <

“Memangnya kenapa sayang? Tak boleh eoh?”

Baekhyun bertanya kepada Chanyeol sambil duduk disebelah Chanyeol di ranjang king size milik Chanyeol tersebut. Baekhyun tak mengetahui keadaan luka ditubuh Chanyeol akibat pukulan Xiumin sebelumnya,, Yahh Park Chanyeol terlalu pintar untuk menyembunyikan hal itu dari Baekhyun. Hei, yang luka hanya pada tubuhnya saja kan? Jadi sweater kebesaran yang dia pakai cukup untuk menutupinya. Lalu bagaimana dengan wajahnya? Dia sungguh pandai beralasan kepada namjachingunya yang terus menanyakan hal itu kepadanya. Sekarang dia malah menggoda Baekhyun yang tengah berganti pakaian untuk menemui eommanya.

“Anni~ boleh kok, malahan kau sangat cantik sayang,,, tapi tanda merah di lehermu itu apakah tidak terlalu vulgar untuk memperlihatkannya eoh..?”

Chanyeol sengaja menunjuk bekas kissmark yang dia berikan di leher indah Baekhyun ketika aktivitas mereka semalam. Baekhyun yang baru menyadarinya langsung malu setengah mati dan dia menutupi tanda tersebut dengan tangannya. Chanyeol hanya tertawa sambil mengusap sayang rambut namjachingunya itu. Setelah mengganti bajunya yang bisa menutupi karya Park Chanyeol tersebut, mereka berduapun menuju ke ruangan kamar sang eomma yang telah deg degan menunggu kehadiran namjachingu putranya itu dari tadi.

“An.. annyeong eom,, anni~ ajjuma,,, Byun Baekhyun imnida “

Baekhyun tampak gugup untuk memperkenalkan dirinya. Hal itu tampak pada caranya menggigit bibir bawahnya dan dia mengenggam erat tangan kekasihnya yang tersenyum hangat.

“Annyeong,, wahhh jadi ini namjachingumu Channie? Aigoooo~ dia manis sekali, panggil eomma saja ne Baekki?”

Eomma Chanyeol tampak hangat memeluk Baekhyun. Hahhhhh sungguh hangat rasanya pelukan seorang ibu itu, dan Baekhyun membeku menikmati pelukan sang eomma Chanyeol tersebut. Bagaimana dengan Chanyeol? Lihatlah dia tersenyum hangat melihat eommanya yang memperlakukan Baekhyun dengan lembut.

“Eom,, Eomma..”

Semburat merah langsung menghampiri wajah putih nan cantik yang dimilki oleh Baekhyun tersebut. Perasaan hangat menghinggapi hatinya sekarang. Eomma Chanyeol mengusap sayang surai hitam milik namja mungil tersebut, yahhhhh Baekhyun sangat merindukan kasih sayang seorang ibu, sangat rindu.

“Eomma bicaralah dulu dengan Baekhyun ne~? Aku akan menunggu appa di ruang keluarga… “

Eomma Chanyeol terkejut mendengar perkataan anaknya itu. Dia menatap Chanyeol tak percaya. Heyy bahkan luka di tubuh Chanyeol baru diobati kuang lebih 3 jam yang lalu, sekarang dia malah ingin menemui sang appa yang baru saja menghukumnya melalu Xiumin itu? Entahlah , eomma Chanyeol akhirnya pasrah ketika Chanyeol memelas menatap eommanya seakan berkata aku akanbaik-baik saja eomma. Beruntung Baekhyun sedang dipeluk oleh eomma Chanyeol, sehingga dia tak melihat tatapan memohon Chanyeol sebelumnya kepada eomma.

“Chagia~ berbincanglah dengan eomma  ne? Aku harus menemui appa dulu, mungkin appa sudah pulang sekarang..”

Chanyeol mengusap pelan surai hitam milik kekasihnya itu dan dijawab oleh anggukan kecil dari Baekhyun. Baekhyun sepertinya nyaman dengan perlakuan eomma Chanyeol yang bersahabat itu. Sepeninggalan Chanyeol, Baekhyun tampak menyimak cerita eomma tentang sifat, kebiasaan, atau pengalaman Chanyeol dari bayi hingga dewasa. Sesekali tampak terdengar tawa renyah dari namja mungil tersebut ketika eomma Chanyeol menceritakan beberapa kejadian lucu yang pernah Chanyeol alami.

Di lain tempat, tampak Chanyeol melangkah ke ruang keluarga dengan sedikit terburu-buru, tapi dia tak menemukan siapa-siapa disana. Akhirnya dia memutuskan untuk menunggu sang appa disana. Selang beberapa menit tampak appa Chanyeol memasuki ruang keluarga keluarga Park yang mewah itu, bola matanya langsung menatap marah kepada Chanyeol. Appa Chanyeol mengisyaratkan kepada empat orang body guard yang berada dibelakangnya untuk meninggalkan dia dan Chanyeol di dalam ruangan itu sendiri. Keempat body guard tersebut menurut dengan patuh dan pintu ruangan mewah itu ditutup.

“Kau sungguh keterlaluan Chanyeol !! Atas dasar apa kau berubah menjadi manusia menjijikan seperti itu eohh?! Appa sangat kecewa dengan sikapmu Chanyeol, jika saja bukan kamu satu-satunya ahli waris appa , pasti appa sudah menghukummu tanpa ampun walaupun itu akan membuatmu cacat seumur hidup ! Kenapa kau mengikuti jejak hyungmu itu eohh?! Kamu itu satu-satunya harapan appa , kau tak pantas mengotori hidupmu dengan memiliki hubungan sesama jenis, Arrasso?! “

Chanyeol tampak terdiam dan menundukkan kepalanya. Dan appa Chanyeol kembali membentak Chanyeol , yeahhh lagi.

“Appa mana di dunia ini yang tak akan marah mengetahui hubungan terkutuk yang dijalani anaknya eoh?! Dan lagi, kau membuat Yuri patah hati? Yeoja kecil yang manis dan sopan itu kau tolak mentah-mentah eoh? Dimana otakmu Park Chanyeol?Yuri tadi mengatakan kepada appa bahwa namja yang kau cintai itu miskin , kotor, dekil dan tak layak ! Appa harus menanggung malu menerima protes dari appa Yuri tadi dikediamannya. Kau tahu, tanpa dana dari perusahaan appa Yuri bisnis appa akan mengalami kesenjangan , karna itu akan menghambat kelancaran dari beberapa aspek !! Kau harus mencampakkan namja gembel itu sekarang juga !!”

Chanyeol akhirnya mengalirkan air mata dari mata indahnya . Dia tidak terima jika sang appa mencaci maki kekasih yang sangat disayang olehnya itu.

“TAPI AKU MENCINTAINYA APPA !! Dia memang miskin tapi dia berhati lembut. Dia memang malang dalam hidupnya , tapi dia tak pernah mengemis kepadaku atau kepada  orang lain agar membantunya appa ! Akulah yang memohon untuk membahagiakannya, bukan dia yang memintanya appa !! hiks ku mohon jangan hina dia lebih jauh appa ! Jebal ~ rasanya aku terluka mendengar cacian dari appa kepadanya,,  dia tak sehina yang appa katakan, dia adalah hidupku appa !!! ”

“PLAKK “ sebuah tamparan keras menghampiri pipi namja jangkung itu. Appanya geram melihat tingkah Chanyeol yang sangat mencintai kekasihnya itu. Lalu dengan kasar appa Chanyeol menarik kerah baju putranya itu dan menatap dengan marah kepada bola  mata Chanyeol yang tengah mengalirkan air mata itu.

“Sejak kapan kau berani meninggikan suaramu kepada appa eoh?! Aku tahu namja yang menjadi kekasihmu itu sekarang sedang tinggal dirumah ini kan? Kau bahkan lancang membawa orang asing untuk tinggal disini Chanyeol! Baiklah jika dengan berbicara tak akan membuatmu meninggalkannya, maka appa akan menyuruh body guard terlatih kita untuk menghabisinya sekarang juga ! Urusan menghilangkan mayatnya nanti mudah saja. Appa tak ingin terulang dengan kejadian yang sama ketika Kris , hyungmu itu kabur sebelum appa bisa menghukum dia maupun kekasihnya itu di masa lalu ! Sekarang kau tinggal pilih Chanyeol meninggalkannya atau membunuhnya? Bagaimanapun juga tiga minggu lagi kau akan bertunangan dengan Yuri, appa sudah mengatur semuanya bersama appa Yuri”

DEG DEG perkataan appa Chanyeol terasa menusuk tepat di jantungnya. Membunuh Baekhyun? Well , kenapa tak membunuh Chanyeol saja sekalian?  Chanyeol terduduk di lantai, dia benar-benar sedih dengan appanya yang tidak peduli sedikitpun kepada hatinya yang terkoyak ketika kekasihnya direndahkan oleh sang appa yang terlalu tempramental itu. Dan dia tidak ingin jika Baekhyun disakiti, TIDAK SEDIKITPUN !! Lalu dengan mengumpulkan  keberaniannya Chanyeol berlutut di hadapan sang appa yang keras tersebut.

“Appa masih ingat sekarang masih hari ulang tahunku kan? Appa pernah berkata bahwa appa akan memberikan apa saja untukku. Selama ini aku tak banyak bertingkah dan selalu menurut kepada appa. Aku tak pernah menuntut appa maupun eomma untuk memperhatikanku walaupun aku kesepian,, aku menahan diri karna aku tahu appa dan eomma sibuk, makanya aku tak pernah meminta apapun kepada appa kan? Tapi untuk kali ini ku mohon dengarkan permintaanku appa, hanya kali ini. Permintaanku tak banyak  appa, ku mohon berpura-puralah untuk bersikap baik kepada Baekhyun,,  Aku tak minta sepersenpun uang appa untuk membelikan aku hadiah,, ku mohon appa. Hanya berpura-pura tersenyum tulus padanya ..  Setelah itu aku akan bersedia bertunangan dengan Yuri ,, aku akan meninggalkan Baekhyun appa, hanya untuk tiga minggu kedepan aku mohon appa..~ jebal?!“

Miris , namja jangkung itu tampak menanggung luka yang menganga di jantungnya sekarang. Dia memegang kaki appanya dan terus memohon, berharap jika sang appa akan mendengar , anni~ mengabulkan permohonannya itu. Appa Chanyeol sebenarnya merasa iba melihat anaknya dalam keadaan seperti itu sekarang. Tapi kemarahan telah menghinggapi jantungnya hingga dia buta akan kasih sayang, yang dia tahu sekarang adalah dia murka ! Walaupun begitu akhirnya appa Chanyeol menjawab.

“CK, aissshhhhh kau membuat semuanya semakin membingungkan Chanyeol ! Hahhhh Ne~ Arrasso, hanya 3 minggu sajakan? Setelah itu kau harus benar-benar membuangnya jauh Chanyeol ! Appa tak akan mentolerir jika kau mengingkari janjimu.. sekarang berdirilah, lihatlah anak appa yang tampan sebentar lagi akan bertunangan… Kau pegang janjimu ne? ”

Chanyeol menghela nafasnya dengan lega , yahhhh sedikit lega ketika appanya akhirnya menyetujui permintaannya itu. Setidaknya dengan begini Baekhyun juga akan memperoleh kehangatan dari appanya seperti yang eommanya lakukan sebelumnya, yahh dia melakukan semua ini untuk Baekhyun. Walaupun kasih sayang yang akan diberikan oleh appanya nanti adalah kebohongan semata, tapi itu sudah jauh lebih baik daripada melihat Baekhyun disakiti oleh body guard handal appanya kelak. Chanyeol berkorban demi Baekhyun, yahhh demi kekasih yang sangat dia sayangi itu. Chanyeol meninggalkan ruangan keluarga tersebut setelah dipeluk oleh appanya sebentar. Cihhh jujur saja Chanyeol sangat benci dengan kelakuan appanya yang seakan menganggap tak terjadi apa-apa sebelumnya. Lihatlah luka di tubuhnya belum kering, tapi sang appa seolah-olah tak menyadarinya. Molla~ Chanyeol menuju kamarnya dan terlihat Baekhyun yang tengah tertidur dengan lelap, Baekhyun telah selesai dengan percakapannya dengan eomma Chanyeol beberapa  menit yang lalu. Dan Baekhyun tertidur ketika menunggu kedatangan Chanyeol kembali kekamarnya.

“Baekhyun,, aku menyayangimu~ Aku sangat menyayangimu,,, percayalah aku bahkan rela mati untukmu sayang,  ku mohon berbahagialah,,, ada ataupun tidak adanya aku disisimu nanti, ku mohon tersenyumlah sayang… jebal ?  “

Chanyeol menyentuh wajah kekasihnya yang cantik itu dengan sendu, dia mencium kening sang kekasih dengan sayang. Air mata Chanyeol tampak ikut terjatuh ke wajah cantik Baekhyun, dan si mungil Baekhyun tak menyadari hal tersebut. Mungkin Baekhyun terlalu mendalami mimpinya  sekarang sehingga dia tidak melihat kepedihan nyata yang dialami kekasihnya.

Chanyeol membiarkan kekasihnya itu terlelap tidur dan menyelimutinya. Dia berjalan kearah balkon kamarnya dan menekan beberapa digit angka pada I-Phone hitam miliknya itu, , dia menangis dalam diam, dia berteriak tanpa suara,,, yahhh pilu.  Dia menghubungi Kai, sahabat sekaligus sepupu yang sangat mengerti dengannya itu.

halo, ada apa tiang kau menelponku malam-malam begini? Merindukanku eoh? Hahaha ”

Terdengar tawa jahil dari Kai disebrang sana.

“Iya, aku,, ak,, aku sangat merindukanmu,, sangat Kai, aku membutuhkanmu sekarang..”

“……ah, aishhh mianhe~ kamu kenapa Chanyeol? Aku akan segera ke rumahmu sekarang juga… tunggu aku ne~?”

Benarkan ? Kai tak perlu mendengar penjelasan yang lebih jauh tentang kenapa Chanyeol bersedih. Dia mengerti jika Chanyeol dalam kondisi hati terburuk sekarang dengan mendengar suara Chanyeol yang seperti menahan tangis, bukankah dia sahabat sekaligus sepupu yang sangat baik kan ?

“Andwe~ jangan kesini Kai, hmm kita bertemu di rumah Sehun saja, disana lebih tenang, bukankah eomma dan appanya baru saja pergi ke Italia? “

Chanyeol menjawab dengan sendu.

“Oh, ne~ Baiklah, aku akan menelpon Sehun,, sampai jumpa disana”

Chanyeol mengakhiri panggilan tersebut lalu dengan hati-hati dia membangunkan kekasihnya , Byun Baekhyun. Yahhh dia ingin pamit supaya Baekhyun tidak cemas dan berkeliling mencarinya nanti, Chanyeol waspada agar Baekhyun tidak bertemu dengan appanya sekarang.

“Baek,, Baekki? Sayang, aku ke rumah Sehun dulu ne..?”

Tampak Baekhyun mengerjapkan matanya dan melihat ke arah Chanyeol dengan sayu. Kemudian dia memeluk Chanyeol dengan lembut dan mencium pipi Chanyeol.

“Ne~ Jangan terlalu lama sayang, aku tak mau tidur sendirian,, arrasso?”

Beruntung si mungil Baekhyun kembali merebahkan badannya dan mulai memejamkan matanya lagi setelah memberi izin kepada namjachingunya itu. Jika tidak, sudah dapat dipastikan bahwa Baekhyun akan dapat melihat dengan jelas mata Chanyeol yang sudah sembab karna menangis dari tadi. Heyy menangis bukan berarti lemah, tapi keadaan menyakitkan itulah yang membuat air matanya mengalir.

Chanyeol mengambil kunci mobilnya dan melesat pergi dengan kendaraan mewahnya tersebut. Fikirannya berkecamuk didalam sana,, entahlah yang dia inginkan hanyalah segera sampai di tempat Sehun sekarang.

“Mathuk lah tiang,,, kami telah menungggumu dari tadi.. Kai mondar-mandir dari tadi menunggumu..”

Sehun menyambut hangat sahabatnya itu. Dan mereka bertiga telah berada di dalam kamar mewah milik Oh Sehun.

“Kamu kenapa Chanyeol? Lihatlah matamu sungguh sembab…”

Kai menatap sendu melihat keadaan adik sepupunya itu.

“Iya Chanyeol, berbagilah dengan kami, kita itu thahabat , jika kamu ada mathalah lebih baik kamu cerita kepada kami , ne?”

Sehun menimpali sambil mendekat kepada Chanyeol.

“Aku,, aku akan bertunangan dengan Yuri tiga minggu lagi …”

Chanyeol mengatakan dengan ekspresi menahan pedih seolah dia sangat berat untuk mengatakan kenyataan buruk tersebut.

“MWO ?! Andwe ~ ! yeoja licik itu tidak pantas untukmu Chanyeol…! Lalu bagaimana dengan Baekhyun yang sangat kau cintai itu ?! ”

Kai tampak membentak Chanyeol , sedangkan disisi lain tampak Sehun yang tengah membuka mulutnya lebar-lebar mendengar perkataan Chanyeol itu.

“ Yak ! Aku tahu,, aku tahu itu Kai, tapi  ini semua aku lakukan demi Bekhyun…”

“Ceritakan kepada kami Chanyeol…”

Sehun yang sadar dari keterjutannya mulai merangkul sahabatnya yang tampak mengalami tekanan batin yang hebat itu. Dan Chanyeolpun menjelaskan semuanya dengan sendu, Kai dan Sehun tampak ikut bersedih dengan kemalangan yang dialami oleh kisah Chanyeol dan Baekhyun. Yahhhh bagaimanapun juga, jika mereka yang berada pada posisi Chanyeol pasti akan terasa sangat beratkan? Ketika Chanyeol mengakhiri ceritanya Kai langsung memeluk Chanyeol dengan erat.

“Akhh,, hentikan Kai !~”

Chanyeol merintih kesakitan karna luka pada punggungnya yang masih lebam itu terasa sangat ngilu ketika Kai memeluknya dengan erat. Berbeda dengan ketika Baekhyun memeluknya dia akan mati-matian menahan sakit tersebut. Refleks Kai yang belum mengatahui hal itu langsung menarik paksa sweater Chanyeol dan sukses Sehun dan Kai menutup mulutnya tidak percaya melihat tubuh sahabat mereka tersebut dipenuhi luka. Kecemasan luar biasa langsung menghampiri kedua sahabat  Chanyeol tersebut. Mereka menatap Chanyeol dengan iba, tapi Chanyeol malah tersenyum tipis.

“Gwaenchanna,,, aku baik-baik saja. Ini hanya hukuman dari appa, aku sudah terbiasa..Aku hanya ingin melindungi Baekhyun, appa bahkan mengancam akan membunuh Baekhyun tadinya..”

“Gwaenchanna eoh? Kau kira kami buta Chanyeol ?!  lihatlah luka itu melekat dipunggungmu?! Kenapa kau tak melawan hukuman bodoh itu eoh,,  ahh andai aku ada di….”

Belum sempat Sehun melanjutkan kata-katanya, Kai telah memegang pundak Sehun dan memotong pembicaraan Sehun dengan cepat.

“Sudahlah Sehun,, Kau tahu sendirikan bagaimana kerasnya appa Chanyeol?!  Dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan Chanyeol yang tidak melawan… !”

Sehun tampak menunduk masih dengan kekesalan,, anni~  lebih tepat kekecewaannya melihat luka di tubuh sahabatnya itu.

“Jadi appamu mengancam akan membunuh Baekhyun ne? Bagaimana kalau kita bawa Baekhyun kabur Chanyeol?”

Lagi-lagi Sehun memberi usulan kepada Chanyeol dan Chanyeol terdiam membeku.

Kabur ? Hei itu sama saja memulai perang dengan appa Chanyeol dan sudah dipastikan pemenangnya adalah appa Chanyeol. Karna asal tahu saja appa Chanyeol mempunyai banyak mata-mata disana-sini. Bisa-bisa kalau tertangkap oleh body guard appanya kelak, Baekhyun malah di sakiti tanpa ampun. Tidak , Chanyeol tidak ingin itu terjadi. Lalu kenapa appa Chanyeol tidak mengirim mata-mata kepada pasangan Kris dan Tao sebelumnya? Well appa Chanyeol tak melakukannya karna baginya Kris sudah bukan anaknya lagi, jadi dia malas mengurus Kris dan kekasihnya itu.

“Yak ! Kau jangan memperumit keadaan eohh?! Sudah jelas sekarang ini Chanyeol serba salah ! Ini jalan buntu ! Kita hanya bisa menerima kenyataan saja,, dan tugas kita selanjutnya adalah menenangkan Baekhyun ketika acara pertunangan Chanyeol dan Yuri kelak dilaksanakan… arrasso? Kita akan menggantikan Chanyeol untuk membalut LUKA dihati Baekhyun nanti..”

Kai sudah tidak tahan lagi dengan kenyataan pedih yang dialami oleh sepupunya itu. Sehun mencengkram kepalanya  dengan kuat dan lagi-lagi dia memeluk Chanyeol, tapi pelukan kali ini lebih lembut , bahkan sangat lembut mempertimbangkan keadaan luka pada tubuh Chanyeol.Kai tampak mengusap punggung tangan Chanyeol dan menatapnya dengannya tulus. Bukankah mereka sahabat yang menyayangi Chanyeol eoh? Sangat sayang, bahkan mereka dapat merasakan luka pada jantung Chanyeol sahabat mereka, See?

“Gomawo ~ ku mohon jangan biarkan Baekhyun menangisi ku terlalu lama nantinya,, buatlah dia tersenyum ne~? Aku tahu luka yang akan aku tinggalkan dihatinya disaat aku bertunangan dengan Yuri nanti pasti akan sangat dalam,, maka dari itu aku mohon sembuhkanlah lukanya itu secara perlahan , dan buatlah dia melupakan aku yang brengsek ini ! Akulah orang yang berjanji tak akan membiarkan siapapun menyakitinya termasuk aku, tapi ternyata akulah yang akan MELUKAI nya !! Aku bahkan tak mampu melawan kehendak appa ! Aku ini hanya namja pabbo ! Ku mohon,, jangan biarkan dia terlalu lama mengenangku ne? Dan tolong carikan dia namja yang akan mencintainya  setulus aku mencintainya,,  Oh ya, jangan biarkan dia terlalu malam untuk tidur karna itu akan membuat kepalanya sakit dipagi hari,,, dan ku mohon buat dia bahagia ada atau tidak adanya aku dalam kehidupannya nanti,, Kalian mau membantuku kan ?!”

Chanyeol berkata seperti itu sambil berusaha dengan kuat menahan kesedihan yang terus menghujam jantungnya secara perlahan dari dalam. Kai dan Sehun menganguk lemah. Akhirnya Chanyeol kembali ke kediaman mewahnya setelah merasa benar-benar lega telah mendapat support dari kedua sahabat yang disayanginya itu. Yahhh itulah sahabat yang dimiliki oleh Park Chanyeol, sahabat yang akan menangis untuk luka yang ditanggung oleh Chanyeol, dan juga akan ikut tersenyum jika Chanyeol bahagia tentunya.

> Baekhyun POV <

“Hoammmm,, Channie irreona ,, ppali “

Aku menggoncangkan tubuh kekasihku ini, hahhhhh aku tak ingat jam berapa dia pulang dari rumah Sehun semalam. Aku terus menggoncang tubuhnya dan dia mulai bangun dan menatap ke arahku dengan wajahnya yang masih mengantuk itu. Aigoo ~ dia tetap tampan walau dia bangun tidur dengan wajah seperti itu.

“Sayang.. Hari ini tak usah ke sekolah ne? Appa ingin bertemu denganmu chagia…”

Chanyeol mengusap pipiku dengan lembut. Hey ,,, kenapa mata Chanyeol sembab seperti ini ?

“Channie ,, kenapa matamu sembab eoh?! Apakah kau baru menangis semalaman sayang? Apakah terjadi sesuatu semalam? Kau sudah janji akan menceritakan apapun kepadaku kan? Wae Chanyeol?”

Dapat ku rasakan bahwa sekarang Chanyeol sedang terkejut, tapi tak lama kemudian dia menjawab.

“Hahaha gwaenchanna  chagia,, kemarin malam setelah pulang dari rumah Sehun aku mendengar cerita appa tentang teman bisnisnya yang ditimpa musibah, entahlah rasanya aku merasa kasihan karna appa menceritakannya sambil menangis juga… hey , aku ini hanya terlalu baik untuk ikut menangisi kemalangan yang menimpa orang lain sayang…”

Lihatlah kekasihku ini sungguh baik hatikan? Dia bahkan membuat matanya menjadi sembab hanya karna kasihan kepada kisah malang yang menimpa orang lain. Aku tersenyum tipis dan memeluknya. Setelah mandi dan berpakaian rapi, kami berdua menemui appa Chanyeol yang ingin menemuiku. Yahhh kami akhirnya bolos sekolah hari ini demi bertemu appa Chanyeol. #appa mertua loh Baekki -_-

“Annyeong,, Byun Baekhyun imnida~ ..”

Aku tersenyum semanis mungkin kepada appa Chanyeol di ruangan keluarga ini. Aku akhirnya memahami darimana Chanyeol memperoleh ketampanan itu, lihatlah appa Chanyeol juga sangat tampan dan berwibawa. Appa Chanyeol mendekat kearahku dan mengelus surai hitamku dengan lembut, dia tersenyum hangat kepadaku.

“Ne~ Baekki , Kau boleh memanggilku dengan sebutan appa ne?”

Betapa hangatnya hatiku sekarang dengan kasih sayang yang disalurkan dari usapan di kepalaku oleh appa Chanyeol.

“Ap,, Appa,, “

Aku mencoba memanggil appa Chanyeol dengan gugup.

“Ne? Wae Baekki, apakah kamu ingin mengatakan sesuatu?”

“Anni~ ,, Itu,, Apakah appa menyayangi Channie?”

Seketika aku dapat melihat kedua bola mata appa membelalak terkejut oleh pertanyaanku. Tapi beberapa detik kemudian appa Chanyeol menjawab dengan ekspresinya yang teduh. Sedangkan Chanyeol tersenyum lembut mengenggam jemariku , yah dia berdiri disampingku dari tadi.

“Ne~ tentu saja appa menyayangi Channie,, dan appa juga akan menyayangimu Baekki “

Appa Chanyeol mencubit pipiku dengan pelan.

“Kalau begitu lain kali temanilah Channie di hari ulang tahunnya ne appa? “

Aku meneliti mata appa Chanyeol dan appa tersenyum.

“Pasti akan appa lakukan .. ”

Ku rasa appa dari kekasihku ini adalah seorang appa yang betul-betul hangat. Aku ikut tersenyum bahagia…

“Ck mianhe appa , kekasihku ini banyak permintaan … hahaha dia adalah kekasih yang sangat keras kepala , jadi sebaiknya appa turuti saja ”

Aku mencubit pipi kekasihku ini dengan gemas. Hey , dia merendahkan aku di depan appa kan? Dia hanya tertawa lebar.

“Hahaha kalian lanjutkan bertengkarnya , appa ada urusan bisnis dulu. Sudah dulu ya Baekki nanti sore appa kembali..”

Appa Chanyeol melangkah keluar dengan tersenyum hangat ke arahku.

“Ne appa ~ “

[ SKIP TIME]

> Baekhyun POV <

Begitulah aku sangat menikmati kehangatan eomma dan appa Chanyeol dari hari ke hari. Mereka seolah tak bosan menyalurkan kasih sayang kepadaku setiap hari dan aku sangat terbuka menerima kasih sayang dari eomma dan appa yang baik ini. Lalu Chanyeol bagaimana? Well, dia adalah kekasih yang akan dengan senang hati memberikan kasih sayangnya kepadaku. Pada malam ini tepatnya 2 minggu 4 hari kami telah bersama dengan orang tua Chanyeol, diruangan makan .

“Apakah makanannya enak Baekki.. ?apakah tidak terlalu pekat rasanya, aigooo eomma rasa eomma terlalu banyak memasukkan bumbu tadi ”

Eomma bertanya kepadaku.

“Anniyo~ masakan eomma daebak ! Aku sangat menyukainya eomma..”

Jujurku sambil terus melahap masakan eomma Chanyeol. Chanyeol tampak makan dengan tenang disampingku.

“Jinjja? Wah Baekki sependapat dengan appa,, hahaha”

Appa Chanyeol mendukung statemenku sebelumnya dan aku menyengir kepada appa yang sangat hangat ini.

“Eomma tenang saja jika masakan eomma kurang enak,, menantu eomma,, ehmmm Yuri akan memasak lebih baik untuk eomma kelak. Tiga hari lagi kami akan bertunangan eomma, mianhe~ appa , eomma aku mempersiapkannya diam-diam. Setelah aku fikir-fikir dengan matang, ternyata hubungan sesama namja akan membawa kerugian padaku kelak di masa depan.”

Aku terkejut dengan keisengan Chanyeol berkata seperti itu.

“Hahaha candaanmu sangat lucu jerapahku pabbo~.  dasar bodoh, kau kira aku tak tahu jika cintamu itu hanya untuk aku eoh ?! ”

“Mianhe Baekki~ Aku tak bermaksud membuatmu kecewa,, jebal mianhe? Ada baiknya kita menjadi normal Baekhyun~ah ..”

Lagi-lagi dia berkata aneh.

“Eomma, appa.. lihatlah dia sering menggodaku seperti ini. Dia memang namjachingu menyebalkan ! Membuat lelucon bodoh hanya untuk membuatku tertawa.. hahaha”

Aku kembali tertawa dengan menatap kepada appa dan eomma yang tampak  menatap heran kepadaku. Huhh ? Wae? Kenapa appa dan eomma heran? Bukankah gurauan kekasihku ini terlalu lucu?!

“BAEKHYUN !! Aku serius,, ini saatnya kita berpisah Baekhyun !! Aku harus menjadi normal dan kau juga !! CINTA? Aku tak setulus yang kau bayangkan Baekhyun,, !! Dua minggu ini aku telah bertarung dengan fikiranku sendiri,, dan yahh akhirnya aku ingin kita PUTUS !! Yuri lebih memerlukan aku sekarang !! Terimalah kenyataan ini BAEK !! Kau membuatku muak dengan sikap sok polosmu yang menganggap ini hanya lelucon.. !! “

“Tapi kau tak pernah menunjukkan kebencian atau perubahan apapun selama ini Channie..”

Aku berusaha menggapai tangannya tapi dia menepis tanganku dengan kasar. Sangat kasar !!

“Aku lelah BAEK … Mengertilah…. !! ”

Dia bercandakan ? Hey, candaannya ini tidak lucu sama sekali ! Tidak ! Candaannya ini terasa sakit dan aku benci akan hal itu !! Berita konyol apa yang aku dapat sekarang?! Seseorang , siapa saja tolong katakan kalau ini BOHONG !! Aku melepas sendok dari tanganku dengan lemah, bibir bawahku bergetar hebat. Setega inikah orang yang aku banggakan selama ini?! Tanpa terasa air mata telah mengalir di pipiku, aku tidak peduli pada tatapan iba dari eomma Chanyeol kepadaku sekarang. Apakah aku harus menerima kenyataan perih yang terlalu mendadak ini?

“Baekki yang sabar ya nak,, hiks biarkan Channie menempuh hidupnya dengan normal ne sayang ?”

Eomma tampak memegang tanganku yang sedari tadi bergetar hebat. Aku menoleh kepada Chanyeol dan memohon agar dia mengatakan ini semua bohong. Tapi Chanyeol mengabaikan tatapanku, aku kembali terisak. Sesingkat inikah kisah indahku denganmu Chanyeol? Dia bahkan tak menunjukkan sikap yang sedikit aneh selama ini, dia menyayangiku dengan tulus dan aku dapat merasakan itu. Tapi sekarang dia berkata bahwa dia akan bertunangan dengan Yuri tiga hari lagi?! Permainan sialan apa ini yang tengah aku jalani ?!Apakah takdir belum puas menyiksaku eoh ?! Apapun itu sekarang sukses membuat aku hancur, yah hancur dari dalam.

“Baekki~ fikirkanlah dengan baik, ini demi kebaikan kau dan Chanyeol juga…”

Sekarang appa Chanyeol tampak berdiri disampingku dan mengusap punggungku dengan lembut.

“Arrasso~ Hiks hiks Chanyeol-ssi terimakasih dengan kisah kita yang indah,, aku akan pergi sekarang juga dari rumah ini. Appa, Eomma ,, gomawo~ untuk kebaikan appa dan eomma selama ini kepadaku,, appa dan eomma benar-benar membuatku hiks merasakan sedikit kedamaian dari hangatnya orang tua. Selamat tinggal appa , eomma,, hiks aku pergi dulu..”

Dan aku berlari kekamar kami, anni~  ke kamar Chanyeol. Aku mengambil pakaianku dan aku masukkan kedalam koper. Yahhh saatnya untuk pergi Byun Baekhyun, aku mengemasi barang-barangku dengan menangis.

“ Terlalu singkat kisah indahku dengan Chanyeol Tuhan ?! Haruskah semuanya berakhir dengan konyol seperti ini?! Lucu ! Sangat lucu !! Ini hal terlucu yang pernah aku alami hingga membuat dadaku terasa sesak dan air mataku mengalir deras… LUCU SEKALI !! ,, hiks hiks..”

Aku memasukkan semua pakaianku dengan rasa sesak luar biasa yang bersarang didadaku sekarang. Rasakanlah , luka ini terlalu sakit untuk aku tanggung sendirian. Luka ini bahkan lebih sakit dibandingkan dengan luka ditinggal oleh appa dan eomma selama ini !!

Setelah mengemasi semua pakaianku, aku menuju ruangan keluarga dimana appa , eomma . Anniyo~ aku menemui appa dan eomma Chanyeol dan menemui mantan kekasihku ini yang tampak angkuh tanpa memandangku sedikitpun.

“Aku pamit eomma , appa ,,,, aku pergi dulu Chanyeol-ssi,, terimakasih untuk semuanya..hiks selamat tinggal “

Kemudian aku berlari keluar dari ruangan keluarga yang mewah itu. Aku berlari tanpa menghiraukan semua pertanyaan dari pelayan yang kebetulan melihatku , mereka kelihatan panik , tapi aku tetap berlari tanpa berniat untuk kembali lagi kesini.

> Chanyeol POV <

“Aku pamit eomma , appa ,,,, aku pergi dulu Chanyeol-ssi,, terimakasih untuk semuanya..hiks selamat tinggal “

Baekhyun mengatakan hal seperti itu dengan lirih. Tuhan , aku berusaha mati-matian menahan sedihku dihadapannya. Mwo ?! Chanyeol-ssi ? Akhirnya dia kembali menganggapku sebagai orang asing.. Baguslah, setidaknya dengan membenciku akan membuat dia lebih kuat untuk melupakan aku kelak. Berbahagialah Baekhyun, aku melakukan semua ini untukmu, untuk kebahagiaanmu. Maafkan aku yang tak bisa melawan takdir yang pedih ini. Saranghae Byun Baekhyun , aku akan menyimpan kisah kita dengan tulus di dalam lubuk hatiku yang terdalam.

“Kau melaksanakan tugasmu dengan baik Chanyeol,,, hmmm appa bangga padamu…”

“Dan appa juga telah melakukan tugas appa dengan baik … terimakasih telah berpura-pura selama ini appa…”

Aku hanya tersenyum miris kepada appa yang telah bersedia berpura-pura selama ini untuk menyayangi Baekhyun.

“Hiks, Hiks, ini terlalu kejam yeobo,, hiks entah kenapa rasanya ini terlalu menyakitkan untuk namja yang polos seperti Baekhyun.. hiks”

Eomma tampak masih menangisi kepergian Baekhyun. Yahhh eomma menyayangi Baekhyun , dapat ku rasakan itu. Berbeda dari appa yang hanya berpura-pura, eomma menyayangi Baekhyun dengan tulus.

“Ini semua demi kebaikan masa depan anak kita juga sayang,, kau akan menyadarinya kelak dimasa depan….”

Appa masih dengan senyum puasnya berusaha menenangkan eomma yang masih terisak dari tadi. Cih , aku sangat muak dengan appa sekarang. Aku melangkah pergi meninggalkan eomma dan appa. Yahhh aku pergi ke kamarku dan melihat lemari yang terbuka. Aku menangis dalam diam mengingat tak akan ada lagi namja yang sangat ku sayangi  membangunkanku di pagi hari, yahhh dia yang sangat ku cintai telah pergi, pergi karna kelemahanku !!

Aku menghubungi Kai dan memintanya untuk mencari Baekhyun dan membawanya tinggal di rumah Kai. Aku tak ingin dia kembali ke rumah lamanya dulu, membayangkan dia yang kesusahan di rumah yang sangat memprihatinkan itu membuat dadaku terasa sesak.

“ Kai, , Kau ingat pesanku kan? Lanjutkanlah tugasku untuk menjaganya… Gomawo Kai…”

Kai mengerti dan aku yakin dia telah mencari Baekhyun sekarang. Hahhh aku hanya mencengkram kepalaku yang sakit ini.

Tak berapa lama kemudian I-phoneku bergetar dan ternyata itu Yuri. Ck, yeoja licik itu mau apa menelponku sekarang? Bukankah semua keperluan tunangan kami telah di persiapkan dengan baik oleh orang suruhan appaku dan appanya?! Cih, aku mengangkat telpon itu dengan malas.

“Halo ?! Ada apa kau menelponku eoh?!”

“Halo oppa,, jangan marah-marah ne? aku merindukan oppa,, hehehe aku sangat senang karna tiga hari lagi kita akan bertunangan,, hehehe saranghae oppa.. anni Saranghae sayang..”

Aku merasa jijik dengan panggilan sayangnya untukku, jika saja dia bukan tukang ngadu kepada appanya , sudah dapat ku pastikan dia akan menerima makianku sekarang. Bersyukurlah kau Yuri, kau terlahir dari keluarga kaya raya dan bisa mengendalikan orang lain dengan bisnis !!

“Nado..”

Aku menjawab dengan pasrah. Aku tidak boleh membuat yeoja gila ini mengamuk dan mengadu kepada appanya nanti. Bisa-bisa Baekhyun malah diincar oleh orang suruhan appanya. Andwe !! Aku tak ingin hal itu terjadi.

“Oh ya sayang,, gembel dekil itu udah pergi dari rumahmu ne? Hehehe aku baru tahu dari appa Park tadi melalui telpon..”

Dengarlah , mulut kecilnya itu tetap mengucapkan kata-kata merendahkan kepada Baekhyun. Aku sangat membencinya ! Tuhan , yeoja licik inikah yang harus jadi pasangan hidupku eoh?! Ini tak adil… yahhh sangat tak adil, aku bahkan tak mencintainya.

“Ne sayang, dia sudah pergi .. pergi dari kehidupanku selamanya”

Aku menjawab dengan lirih.

“Jinjja?! Baguslah,, hehe aku harus medicure and pedicure dulu ne sayang,,, aku harus kelihatan cantik di hari pertunangan kita nanti , bye sayang !”

“Bye.”

Aku mengakhiri panggilan dari Yuri tersebut. Cih, bagaimanapun cantikmu di hari pertunangan kita kelak aku tidak peduli Yuri! Di dalam jantungku hanya tertulis nama Baekhyun, sampai kapanpun akan seperti itu. Mungkin nanti Yuri memang akan memiliki ragaku, tapi sayang sekali , dia tak akan pernah bisa menyentuh hatiku.

> Author POV <

Benar saja dugaan Chanyeol. Setelah menerima panggilan darinya,  Kai langsung bergegas mencari Baekhyun ke rumah Baekhyun yang dulu. Ternyata namja mungil itu sedang terisak disana, Kai langsung memeluknya dan berusaha menenangkan namja manis tersebut.

“Sshhh,, gwaenchanna Baekhyun,, jangan menangis lagi,, gwaenchanna,, arrasso?!”

Kai menghapus air mata Baekhyun dengan lembut. Lihatlah dia melaksanakan perintah Chanyeol dengan baik kan?

“Hiks, hiks Kai,, hiks Chanyeol jahat, hiks dia membuangku , hiks dia mencampakkan aku, hiks padahal aku sudah mencintainya dengan tulus,  tapi dia malah membuangku, hiks Kai, sakitt, hiks rasanya sakit sekali disini, hiks… di dalam dadaku rasanya sangat sakit, hiks.. bantu aku menghapus sakit hiks.. ini Kai, .. Jebal Kai eoh?! “

Baekhyun menangis sepuasnya di dalam pelukan Kai. Bukan hal yang mustahil juga kalau Kai juga ikut bersedih melihat keadaan Baekhyun sekarang. Dia hanya semakin mempererat pelukannya kepada Baekhyun dan mengelus dengan kasih sayang punggung namja yang telah menjadi mantan kekasih Chanyeol tersebut.

“Sudahlah Baekhyun,,  kalau memang dia jahat lupakan dia ne~? Kajja, kau tak boleh tinggal disini, kau harus tinggal di tempatku ne..?”

Kai membohongi Baekhyun dengan mengiyakan bahwa Chanyeol itu jahat. Hey , dia melakukan itu karna dia telah berjanji kepada Chanyeol untuk tidak memberitahu kebenaran kepada Baekhyun. Semua itu untuk menghindari kesedihan Baekhyun yang akan menjadi berlipat ganda jika dia tahu Chanyeol mengorbankan hidupnya untuk melindungi Baekhyun. Beruntunglah Baekhyun tidak menolak ajakan Kai untuk tinggal di kediaman Kai . Molla~ mungkin kehangatan yang selalu diberikan oleh Kai membuat Baekhyun percaya dengan kebaikannya.

“Jangan bersedih lagi ne~ ?”

Baekhyun hanya mengulum senyumnya mendengar perhatian Kai kepadanya. Dia  menyandarkan kepalanya melihat pemandangan yang ada dengan air mata yang masih mengalir tentunya. Kai tampak iba dengan sesekali mengusap kepala Baekhyun, namun akhirnya dia kembali konsentrasi mengendarai mobil menuju ke kediamannya.

Sesampainya dikediaman Kai , Baekhyun disambut oleh namjachingu Kai dan namjachingu Sehun. Yahhh D.O dan Luhan memaksa untuk menemui Baekhyun setelah mendengar kisah sedih tentang hubungan Chanyeol dan Baekhyun yang akhirnya melukai kedua belah pihak. D.O dan Luhan merasa iba setelah mendengar cerita tersebut dari seme mereka masing-masing, yahhh sebagai sesama uke, mereka sangat memahami kepedihan yang dialami oleh Baekhyun , hal tersebutlah yang membuat mereka berada di rumah Kai menyambut kedatangan Baekhyun sekarang.

“Kesinilah Baekhyun-ahh”

Luhan , kekasih Sehun langsung memeluk Baekhyun dengan lembut. Mata Luhan yang sembab kembali mengalirkan air mata ketika memeluk Baekhyun.

“Hiks, Luhan Imnida, aku kekasih Sehun, hiks salam kenal Baekhyun”

Sebenarnya Baekhyun sangat terkejut dengan Luhan yang baru saja bertemu dengannya itu. Baekhyun bingung karna Luhan menangis memeluknya. Tapi beberapa detik kemudian Baekhyun membalas pelukan Luhan yang hangat. Mungkin Sehun dan Kai telah tahu bahwa Chanyeol akan bertunangan dengan Yuri sebelumnya, dan mungkin kekasih Sehun dan Kai merasa Kasihan kepadanya. Baekhyun berfikiran seperti itu. Molla~

“Hiks, Byun Baekhyun imnida , hiks aku mantan kekasih Chanyeol”

Baekhyun memperkenalkan dirinya dengan lirih. Setelah Luhan memeluk Baekhyun, akhirnya giliran D.O yang memeluk Baekhyun dan menunjukkan simpatinya kepada Baekhyun.

“D.O imnida, hiks,, aku pacarnya Kai,  yang kuat ne Baekhyun-ah?”

Baekhyun mengangguk lemah dengan air mata yang mengalir di pipinya. Kai dan Sehun tampak berdiri berdampingan sambil menatap iba kepada Baekhyun. Mereka membiarkan uke mereka untuk menenangkan Baekhyun di ruang tamu yang tak kalah mewah dengan ruang tamu keluarga Park Chanyeol itu.

> Tao POV <

“Mwo ?! Uhukk apa kau bilang Chagia? Chanyeol akan bertunangan dengan Yuri..? Bukankah dia sudah memiliki namjachingu..?!”

Kris terbatuk parah mendengar kabar yang aku ceritakan tentang adiknya yang akan bertunangan dengan Yuri. Kris terbatuk oleh minumannya sendiri,, hahaha shock eoh?!

“Ne~ Sepertinya dia membunuh perasaanya sendiri dengan bertunangan dengan Yuri,,, aku mendapat semua ceritanya dari Kai.. apa yang akan kau lakukan eoh?! Aku dengar sih tubuh adikmu hampir remuk dihukum oleh appamu yang kejam itu sebelumnya melalui body guard terlatih pengawal pribadi Chanyeol itu sendiri… aigooo~ kasihan… ”

Yahhh aku mengetahui tentang hal tersebut dari Kai, sahabat dari adik iparku, Park Chanyeol. Awalnya aku menerima telpon dari nomor baru, aku langsung mengangkatnya dengan ogah-ogahan karna aku takut jika itu adalah fansku yang iseng menelponku yang manis ini. Kekeke~ # Tao Ge-eR ih -_-“

Setelah mengetahui itu adalah sahabat dari adik iparku, akhirnya aku bersabar mendengar ceritanya. Ternyata dia bisa mendapatkan nomor HP-ku dengan mudah, cih aku merasa dia terlalu pintar untuk anak seumurannya. Melacak nomor HP-ku semudah itu eoh?! Molla~ aku kaget dan sedikit geram dengan yeoja kerdil yang bernama Yuri yang memaksakan untuk memiliki Chanyeol melalui kekayaan appanya. Mungkin Kai menelponku hanya untuk memberi tahu kepada kekasihku yang bodoh ini bahwa adik kesayangannya sedang mengalami kemalangan didalam hidupnya. Aku menunggu reaksi apa yang akan dilakukan oleh kekasihku ini, apakah dia akan menolong adik kesayangannya itu atau membiarkan adiknya menderita dengan menikah dengan orang yang tak dicintai olehnya?!

“Cih.. tua bangka itu menyakiti Chanyeol eoh ?! Kita lihat saja nanti,, !! Chagia, kapan mereka akan bertunangan dan dimana tempatnya?! “

Ohoooo reaksi yang bagus. Dia memukul meja makan dengan keras, dia terlihat geram dan tatapan membunuhnya itu tampak marah. Tangannya mengepal dengan kuat, hahhh sepertinya Kris  sudah capek dengan kelakuan appanya yang keterlaluan itu. Baguslah , sekarang saatnya untuk memperlihatkan taring yang selama ini dia sembunyikan dari keluarganya, yahhh semuanya harus melihat kemarahan kekasihku ini nanti.

“Arrasso ~ aku akan menanyakan kepada Kai nanti… sabar dulu ne ?”

Aku melenggang pergi ke dalam kamar kami untuk mengambil I-phone milikku dan menghubungi Kai tentunya.

“Kai ? Ini aku kekasih Kris ,, bisakah kau memberitahu secara detail tentang pertunangan Chanyeol itu?”

Beruntunglah Kai dengan senang hati memberitahu kepadaku tentang acara tunangan konyol tersebut. Hahhh aku kembali menemui Kris setelah aku mendapatkan informasi yang aku perlukan. Kris langsung sibuk menghubungi beberapa nomor di I-phonenya, entah dia sedang menghubungi beberapa bodyguard terlatih atau apa aku tak tahu, karna aku langsung melenggang menuju kamar kami untuk berendam. Hahh aku butuh aroma terapi sekarang. Yahh biarlah kekasih yang tampan itu yang akan mengurus semuanya untuk menolong Chanyeol. Yang penting sekarang berendam dulu dengan bahan-bahan berendam yang mahal yang disediakan oleh Kris untukku. Hahhh betapa menyenangkannya… ~ #Ikut dong Tao-ie ^3^

> Author POV <

Di lain tempat tampak Sehun dan Kai yang tengah berbincang.

“Apa kau gila eohh ?! Kenapa kau meminta bantuan kepada Kris yang selama ini ingin mencelakai Chanyeol ?! “

Sehun marah kepada Kai setelah mendengar percakapan Kai dan Tao sebelumnya melalui telpon.

“Lalu kita harus meminta bantuan kepada siapa lagi eoh ?! Aku juga melakukan ini untuk menolong Baekhyun dan Chanyeol,, apakah kau tega melihat mereka menderita?!”

Kai membentak Sehun yang menyalahkannya.

“Wae ?! Lalu apa yang membuatmu yakin kalau dia akan membantu Chanyeol nantinya ?!”

Sehun kembali bertanya kepada Kai.

“Tentu saja dia akan membantu Chanyeol !  Aku sedikit berbohong , aku mengatakan bahwa Yuri akan mengambil semua harta warisan keluarga Park ketika mereka telah menikah kelak. Kau lupa bahwa tujuan Kris hyung mengejar-ngejar Chanyeol selama ini hanya demi warisan itu eoh?!”

Yahh Kai memang tidak tahu sama sekali bahwa Kris tidak bertujuan untuk mendapatkan warisan tersebut. Wajar saja jika Kai mengira dengan berbohong seperti itu akan membuat Chanyeol terbebas dari tunangan konyolnya dengan Yuri nantinya, dengan harapan bahwa Kris akan menggagalkan tunangan tersebut demi harta warisan nantinya.

“Mwo?! Kenapa thampai thejauh itu kau bertindak Kai?”

Sehun yang masih tidak percaya oleh tindakan sahabatnya itu kembali bertanya.

“Aku hanya tak ingin melihat Chanyeol menderita lebih jauh lagi Sehun,, aku tak ingin dia membunuh rasanya dan terus menjadi orang yang jahat demi melindungi Baekhyun,, Aku tak ingin dia berpura-pura menjadi seorang yang brengsek dengan membuang Baekhyun ! Kau tahu sendirikan dia telah menerima pertunangan tersebut dengan terpaksa membunuh impiannya untuk bersatu dengan orang yang dia sayang? Dia mengorbankan hidupnya demi Baekhyun ! Kau tahu itu dengan baik kan ?!!”

“Prangg !! “ tiba-tiba mereka dikejutkan oleh bunyi pecahan kaca yang berasal dari arah pintu dan disana terlihat Baekhyun yang tengah menutup mulutnya tidak percaya. Yahh Baekhyun telah mendengar pembicaraan Kai dan Sehun. Dia bermaksud mengantarkan minuman kepada Kai dan Sehun sebelumnya , sekalian dia ingin mengobrol untuk melupakan masalahnya yang terlalu berat itu sejenak. Tapi ketika tak sengaja diam-diam mendengar percakapan antara Kai dan Sehun tersebut , akhirnya dia shock mengetahui kebohongan yang dibuat dengan rapi oleh Chanyeol untuk melindunginya. Dimana D.O dan Luhan ? Well, mereka pulang kekediaman mereka masing-masing setelah dijemput oleh supir pribadi yang mereka punya.

“Mwo?! Kau jahat Kai, Kau bahkan tak ingin memberitahu kebenaran itu kepadaku eoh ?! Hiks kenapa kalian semua jahat kepadaku eoh..?! kenapa kalian menutupi kebenaran itu dariku eoh?!”

Baekhyun mulai mengeluarkan lagi air matanya yang baru saja kering itu.

“Baekhyun,, anni~ kami tak bermaksud membohongimu Baek..”

Kai berusaha mendekat kearah Baekhyun untuk menghapus air matanya. Namun Baekhyun menepis tangan Kai dengan kasar. Dia marah, dia kesal kepada Kai dan Sehun yang terlihat menyembunyikan kebenaran Chanyeol kepadanya.

“Mianhe~ Baekhyun ,, kami melakukan ini juga demi melindungimu,, ini permintaan Chanyeol…”

Sehun juga ikut-ikutan mendekat kepada Baekhyun. Tapi lagi , Baekhyun menepis tangan Sehun yang akan menghapus air matanya.

“Hiks Hiks,, baiklah, hiks aku akan memaafkan kalian jika kalian mau menceritakan semuanya kepadaku,, jebal Kai eoh?! Sehun eoh ?! ”

Kai dan Sehun akhirnya pasrah dan menceritakan semua kenyataan sebenarnya tentang pertunangan Chanyeol dan Yuri. Baekhyun mendengarnya sambil meremas erat tangan Sehun yang mengenggam tangannya dengan lembut. Yahh hati kekasih mana yang tak akan tercabik-cabik ketika orang yang paling dia sayangi mengorbankan hidup dan cintanya demi melindungi pasangannya?! Cerita Kai tentang kebenaran Chanyeol berakhir dan Baekhyun telah memeluk erat Kai dan Sehun yang tengah menenangkan tangisnya,, yahhh setidaknya dia tidak sendiri dalam luka ini.

> Chanyeol POV <

Damn ! Hari pertunangan sialan ini akhirnya datang. Aku menatap lesu kepada kaca yang tengah memperlihatkan wajah senduku. Aku memakai tuxedo berwarna hitam, tampan memang. Tapi itu tak ada gunanya jika bukan dengan Baekhyun, ketampanan ini tak akan lengkap jika tidak bersanding dengan Baekhyun, namja manis yang selalu aku sayang itu.

“Chanyeollie,, ayo segera berangkat,, aishhh anak appa memang tampan.. cocok dengan tunanganmu, Yuri sangat cantik,, kajja”

Appa menarik tanganku dengan lembut menuju mobil mewah yang telah disiapkan untukku. Muak !! Aku sangat muak dengan keadaan ini ! Ternyata eomma telah menungguku dari tadi didalam mobil, mata eomma terlihat masih sedikit sembab. Molla~ mungkin eomma masih menangisi takdir yang tidak berpihak kepadaku ini. Aku tersenyum tipis dan memasuki mobil. Nikmati hari kehancuranmu ini Chanyeol ! Aku menertawakan diriku sendiri di dalam hati. Sesampainya di tempat tunangan menyebalkan itu….

“Oppa,, kau sangat tampan sayang,, hehehe”

Cih Yuri menghampiriku dengan gaun putih yang tengah dia pakai.

“Ne..”

Aku hanya menjawab dengan singkat. Akhirnya disinilah aku menunggu detik-detik pertukaran cincin dengan orang yang ku benci beberapa menit lagi. Terlihat banyak kerabat dan tamu undangan yang menatap kearah ku dan Yuri yang tengah duduk berdampingan sambil meminum minuman yang ada.

Sehun dan Luhan , serta D.O tampak menatap sendu kepadaku. Mwo? Kenapa mereka datang? Kai mana? Entahlah, aku mengabaikan pandangan mereka dan sibuk dengan fikiranku sendiri. Tiba-tiba aku mendengar seseorang menyanyi, yahh suara ini sangat ku kenal, suara indah ini terdengar seperti suara Baekhyun !! Aku langsung mengedarkan pandanganku dan benar, Baekhyun menyanyi disana dan Kai memainkan piano ?! Baekhyun memakai kemeja putih yang sempat kami beli beberapa hari yang lalu ketika kami kencan. Yahhh sebelum aku menyakiti dan melukainya. Apa-apaan ini?! Kenapa Kai membawa Baekhyun kesini?! Aku ingin menghampirinya , namun tangan Yuri telah mengenggam erat tanganku.

> Author POV <

“ Deoneun mangseoriji ma jebal nae simjangeul geodueo ga

Geurae nalkaroulsurok joha dalbit jochado nuneul gameun bam

Na anin dareun namjayeotdamyeon huigeuk anui han gujeorieotdeoramyeon Neoui

geu saranggwa bakkun sangcheo modu taewobeoryeo

Baby don’t cry tonight eodumi geochigo namyeon

Baby don’t cry tonight eobseotdeon iri doel geoya

Mulgeopumi doeneun geoseun nega aniya kkeutnae mollaya haetdeon

So baby don’t cry cry nae sarangi neol jikil teni”

( Buanglah semua perasaanmu untuku, jangan kau ragu lagi

Bulan pun menutup matanya, melihat betapa kejamnya diriku

Andai aku adalah lelaki yang berbeda, berharap semua ini hanya lelucon

Akan kuhapus semua lukamu dengan cinta ini

Sayang janganlah kau menangis malam ini, Setelah kelam menghampirimu

Sayang janganlah kau menangis malam ini, Setelah semua ini terjadi

Semua ini akan berlalu dengan cepat . Cintaku akan tetap melindungimu,

 jadi sayang Aku mohon janganlah kau menangis malam ini )

(Baby Don’t Cry, EXO K)

Baekhyun menyanyikan lagu itu dengan menahan  kesedihan yang luar biasa. Terbukti dengan suara indahnya yang bergetar menahan tangis ketika menyanyikan lagu tersebut. Chanyeol tampak membeku di tempatnya dengan Yuri yang terus mengenggam erat tangannya. Chanyeol menitikkan air matanya, dia merasa sesak mendengar lagu yang seolah menggambarkan kesedihan Baekhyun sekarang. Yuri tampak kesal dan berlari kepada appanya, sehingga setelah Baekhyun selesai menyanyi,  acara pertunangan mereka yang sebenarnyapun  segera di laksanakan.

Baekhyun tersenyum miris melihat Chanyeol yang akan memakaikan cincin pertunangannya kepada Yuri. Chanyeol tampak ragu dan melihat kepada Baekhyun yang tengah menatapnya dari arah pengunjung yang datang.

“Cepatlah oppa !! Atau Baekhyun akan jadi teraniaya setelah ini jika oppa berniat membatalkan pertunangan kita sekarang !”

Yuri berbisik untuk mengancam Chanyeol. Tidak ingin Baekhyun disakiti, Chanyeol menurut dan akan memakaikan cincin tersebut.

“BRAKKKK !!” Chanyeol tidak jadi memakaikan cincin  kepada Yuri setelah mendengar pintu ruangan mewah aula mewah tersebut dibuka dengan paksa. Yahhh seseorang telah datang untuk mengancurkan pertunangannya, siapa lagi kalau bukan Kris dan kekasihnya Tao yang telah membawa berpuluh-puluh bodyguard handal yang langsung bertarung dengan body guard keluarga Park dan body guard keluarga Yuri disana.

“HYUNG !!”

Chanyeol berlari menemui Kris dan berniat memukul Kris yang dikiranya akan membuat masalah dengannya. Namun apa yang terjadi?

“Grebbb”

Kris memeluk Chanyeol dan membisikkan sesuatu ditelinga Chanyeol.

“Apakah aku melewatkan sesuatu eoh?! Aku datang untuk menyelamatkanmu dari pertunangan bodoh ini ! Hey,, aku tak sejahat yang kamu pikirkan adikku sayang.. Biarkan aku melindungimu Chanyeol,,, percayalah~Jebal .. ”

Deg ! Chanyeol dapat merasakan ketulusan dari Kris, sang kakak kepadanya. Chanyeol menatap tak percaya kepada Kris. Tapi akhirnya dia menganguk mengerti dan berusaha percaya kepada kakak yang selama ini jahat kepadanya. Chanyeol berlari ke arah Baekhyun dan memeluk Baekhyun dengan erat, ditengah kebisingan pertempuran antar body guard itu mereka menangis dan saling berpelukkan. Bukan menangis seperti meraung atau terisak, tapi mereka menangis dalam diam. Saling menyalurkan kasih sayang yang bersarang di dalam dada mereka masing-masing.

“Baekki ~ Mianhe~ Aku telah menyakitimu,, Aku telah mengingkari janji yang aku ucapkan kepadamu.. Mianhe sayang,, aku melukai perasaanmu,, aku memang brengsek,,, mianhe ??”

Chanyeol mengecup kening Baekhyun dengan tulus.

“Anniyo~ Ini bukan salahmu.. Ini salahku tak menyadari ketulusanmu yang rela berkorban demi keselamatanku,, Aku mengerti Channie~ Jangan terus menyalahkan dirimu sayang, Arrasso?!”

Baekhyun menangkup pipi Chanyeol dengan kedua tangannya dan menatap kedalam bola mata indah Chanyeol yang sedang berkaca-kaca itu.

“Jadi maukah kamu menjadi kekasihku lagi Byun Baekhyun…?”

“Tentu saja aku mau pabbo !! Memangnya siapa lagi yang mampu membuatku takluk menyerahkan hatiku sepenuhnya eoh?”

“Hehehe.. ne gomawo Baekki .. Saranghae..”

“Nado Channie..”

Akhirnya Chanyeol mempersempit jarak diantara dia dan Baekhyun, dia mencium bibir cherry milik namja yang sangat disayangnya itu. Baekhyun membalas ciuman Chanyeol dengan haru, dia mengalungkan kedua tangannya di leher sang kekasih. Yah persetan dengan keributan yang berada disekeliling mereka.

Sedangkan Kai dan Sehun tampak berusaha menenangkan namjachingu mereka yang ketakutan oleh perkelahian yang terjadi di aula mewah tersebut. Begitulah D.O dan Luhan tampak shock dengan pertarungan tersebut. Para tamu undanganpun panik dan berlarian kesana-kesini, ada yang berteriak histeris dan ada juga yang menangis ketakutan.

Ditengah keributan yang terjadi tersebut, tampak appa Chanyeol dengan geram menatap benci kepada Kris dan tetap diam di tempat. Appa Chanyeol sebenarnya ingin menampar Kris yang telah lancang mengacaukan acara pertunangan Chanyeol itu sekarang juga, tapi mengingat bahaya melewati pertempuran antar body guard itu membuat tuan besar Park mengurungkan niatnya. Bagaimana dengan Yuri dan keluarganya?! Well mereka cukup panik dan diam ditempat dikawal oleh beberapa body guard melindungi mereka.

Selang bebarapa menit akhirnya Kris mengendalikan keadaan.

“semuanya hentikan perkelahian sekarang juga !!

Kris tampak berteriak dengan suara sangarnya yang telah muak dengan perkelahian tersebut. Awalnya cukup susah membuat mereka berhenti, tapi setelah tuan besar Park sendiri yang berteriak tegas baru semua body guard tersebut berhenti dengan pertarungan tersebut.

“HENTIKAN !!!”

Kris tersenyum kecut melihat ketegasan appanya itu. Tao tampak bergelayut manja di lengan namja yang lebih jangkung dari Chanyeol tersebut.

“Apa tujuanmu kemari anak sialan?!”

Tuan besar Park mendekat kepada Kris disertai oleh beberapa pengawal disisinya.

“Aku hanya ingin melindungi adikku appa. Aku tak ingin dia berkorban dan membuang perasaannya demi bisnis appa , itu terlalu kejam appa !”

Kris menanggapi perkataan appanya tersebut. Sedangkan Chanyeol yang tengah mengenggam tangan Baekhyun tampak menyimak pada percakapan hyung dan appanya tersebut. Sedangkan Baekhyun memperkuat genggamannya kepada Chanyeol yang sangat dicintai olehnya itu.

“Mwo?! Anak kurang ajar !! Jika tidak dengan begitu maka perusahaan keluarga kita bisa mengalami kesenjangan Kris..!! Kau tak memandang kesulitan appa juga eoh ?!”

Tuan besar Park tampak mulai jengah dengan Kris yang keras kepala .

“Kita? Jadi appa masih menganggapku anak eoh ?! Hahaha ne~ arrasso,, kesulitan appa bilang? Ne ~ kami sangat menyadarinya appa, tapi menjual anak sendiri demi bisnis bukankah itu keterlaluan yang mulia Park?!”

“KAU !!! “

Tuan besar Park benar-benar marah sekarang.

“Ck,, aku malas memperdebatkan ini terlalu lama appa. Aku ingin appa membatalkan pertunangan konyol ini sekarang juga ..!”

Kris mempertegas suaranya. Tao tampak tersenyum tipis mendengar namjachingunya yang mulai serius tersebut. Yahh Kris terlihat sangat keren jika seperti itu menurut pandangan Tao.

“MWO?! Jika Chanyeol tak jadi bertunangan dengan Yuri lalu bagaimana dengan kesenjangan bisnis appa jika tak ada bantuan milyaran dana dari perusahaan appa Yuri kelak ?! Kau gila Kris.. !”

Tuan besar Park marah kepada anak sulungnya tersebut.

“Appa tenang saja biar perusahaanku yang memberikan dana sebanyak yang apa mau untuk memperlancar cabang perusahaan Park di luar negri.. Appa tak perlu mengorbankan adikku demi kepentingan perusahaan appa .. “

Kris menjawab dengan santai.

“Perusahaan jidatmu eoh?! Kau hanya seorang anak appa yang bodoh yang tergila-gila kepada namja bodoh disampingmu itu ! Mana mungkin kau punya perusahaan.. jangan bercanda Kris !! ”

Tao kesal setengah mati dan ingin melemparkan tas Gucci ditangannya kepada appa mertuanya itu. Jika saja Tao tidak pandai mengontrol emosi, sudah dapat dipastikan bahwa tuan besar Park akan menerima pukulan gratis dari tas Gucci milik Tao diwajahnya.

“Hei aku tak sebodoh yang appa fikirkan .. apa appa tahu dengan manager di perusahaan besar Swiss yang ada di Korea itu?”

“Ne~ dia manager muda yang sangatberbakat dan handal. Namanya sangat sering muncul dalam berbagai perdagangan dunia. Aku mendengar isu bahwa penghasilannya sampai 400 Triliyun per minggu karna perusahaan Swiss tersebut menjadi perusahaan berpengaruh didunia karna kecerdasannya. Wu Yi Fan yahh namanya adalah Wu Yi Fan . Wae ?!”

Kris merangkul pundak Tao dan menjawab dengan santai.

“Well,  aku terharu ternyata appa dapat mengenali nama itu dengan baik.. ternyata appa masih sering memperhatikan anak yang terbuang ini, Wu Yi Fan adalah aku appa ! Itu adalah nama samaranku ! “

Chanyeol yang masih menyimak dari tempatnya dan Baekhyun langsung terbelalak kaget ketika mengetahui bahwa Kris adalah seorang manager terkenal dan sukses. Lalu kenapa mengincar warisan eomma dan appa mereka selama ini?! Chanyeol sibuk dengan kebingungan yang menghampiri kepalanya secara mendadak. Sehun dan Kai yang juga ikut mendengar percakapan tersebut juga ikut terkejut dengan pernyataan Kris. Baekhyun hanya terus menyimak percakapan antara Kris dan tuan besar Park tersebut tanpa berniat untuk berkomentar apapun.

“Kau bercanda Park Kris !! Jangan membodohi appa?!”

Kris lagi-lagi tersenyum kecut.

“Jika appa tak percaya silahkan menghubungi nomor HP pada kartu nama Wu Yi Fan yang tengah beredar di internet. Aku yakin appa memilikinya.. hahaha”

Akhirnya dengan kesal dan ragu tuan besar Park menghubungi nomor Wu Yi Fan tersebut. Dan benar saja I-Phone Kris berdering dan tuan besar Park membelalakkan kedua matanya tak percaya. Kris dengan tingkahnya yang santai menyadarkan appanya tersebut dari keterkejutan sang appa.

“Jadi.. Berapa Triliyun dana yang akan aku berikan appa?”

Bagai mendapat harta karun yang berlipat ganda, appa Kris langsung menyetujui permintaan Kris untuk membatalkan pertunangan Chanyeol dengan Yuri. Hey, dana yang diberikan appa Yuri selama ini hanya milyaran, tapi yang dijanjikan oleh Kris Triliyunan !! Keluarga Yuri sangat kecewa dengan keputusan tuan besar Park tersebut. Chanyeol langsung memeluk Baekhyun dengan penuh haru dan mencium puncak kepala Baekhyun berkali-kali. Sehun , Kai, D.O , dan Luhan menghampiri pasangan yang tengah terharu tersebut, mereka sangat bersyukur dan ikut bahagia.

Entah frustasi atau sudah stress tidak terima tunangannya dengan Chanyeol batal, Yuri membawa pisau yang dia dapat dari meja hidangan di acara pertunangan tersebut dan berniat menusuk Baekhyun dari belakang.

“BLETAKK !!”

Yuri tak jadi melakukannya karna Tao telah memukul kepala Yuri dengan tas Gucci miliknya itu. Dengan sigap Tao mengambil pisau yang ada pada tangan Yuri dan mengancam Yuri.

“Sudah cukup menganggu adik iparku yeoja kerdil tak tahu diri… !! Jangan mengusik kebahagiaan mereka !! Enyahlah kau, atau aku akan menggunduli kepalamu dengan pisau ini sekarang juga.. !!”

Yuri takut dengan ancaman Tao , akhirnya dia berlari kepada keluarga besarnya yang kemudian bergegas meninggalkan aula mewah tersebut.

“Gomawo~ kakak ipar,, “

Chanyeol mengucapkan terimakasih dengan tulus dan tersenyum manis. Tampan, dia sungguh tampan. Tao gemas setengah mati dan mencubit pipinya.

“Yak !! Ajjushi mesum jangan sentuh Channieku !!”

Baekhyun sewot ketika Tao mencium pipi Chanyeol karna gemas. Chanyeol hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali itu. KaiDo, HunHan hanya tertawa melihat Baekhyun seperti itu.

“Mwo? Hikss gege,, aku dipanggil ajjushi mesum oleh pacar adikmu ini,, huweeeeeee”

Tao tampak berlari mengadu kepada Kris yang tengah membicarakan masalah bisnis dengan appanya di sisi ruangan tersebut . Yahh tuan Park menginginkan penjelasan lebih jauh tentang dana dari Kris nanti. Sedangkan Baekhyun hanya memeluk Chanyeol dengan posesif dan Chanyeol tertawa melihat kekasihnya yang marah , cemburu kepada ciuman Tao kepada Chanyeol sebelumnya.

“Jadi segitu dulu appa, untuk kelanjutannya akan kita bicarakan besok pagi di kantor appa yang ada di Korea…”

Kris tak mengubris aduan kekasihnya itu. Yahh ini bukan saat yang tepat Tao,,,,,, -_-“

“Baiklah ,, appa pergi mengurus beberapa kepentingan lainnya. Ingat janjimu untuk kembali ke rumah kita Park Kris , dan kau boleh membawa namjachingumu itu…”

Tuan besar Park meninggalkan aula mewah tersebut.

“Ck ,, jangan cengeng pabbo ~ “

Kris akhirnya mengusap sayang kepala Tao. Yahh akhirnya dia mendengarkan namjachingunya yang merengek heboh tersebut. Tanpa Kris sadari eommanya mendekat kepadanya dan memeluk putra sulungnya tersebut. Kris terkejut tapi kemudian dia membalas pelukan yeoja tersebut dengan lembut. Dia tahu bahwa yeoja tersebut tengah menangis tersedu didalam pelukkannya sekarang.

“Hiks,, aku merindukanmu !! Eomma benar-benar sedih ketika kamu pergi oleh kemarahan appamu dimasa lalu,, Hiks , aku tak ingin kamu menghilang lagi dari kehidupan kami nak !! “

Kris tampak terharu , yahh dia juga sangat merindukan sang eomma selama ini. Chanyeol tersenyum hangat melihat hyungnya telah kembali. Tao yang menyaksikan hal tersebut hanya menunduk , dia gugup karna pertama kali bertemu dengan Ny. Park secara langsung.

“Oh ya eomma, perkenalkan ini Tao , dia hmm dia adalah,, ahh,, dia”

Kris tampak gugup untuk memberitahu kepada eommanya.

“Aku tahu, dia adalah namjachingumu kan? Aigoo dia manis sekali…”

Blushh >_< Wajah Tao langsung memerah dan Kris hanya Tertawa.

3 TAHUN KEMUDIAN…

Terlihat dua namja jangkung tengah berkutat dengan komputer mereka. Yeah mereka adalah Kris dan Chanyeol yang sedang bekerja dengan serius di ruangan kerja yang dikhususkan untuk mereka berdua dikediaman mewah keluarga Park tersebut. Chanyeol juga telah menjadi seorang yang sukses sekarang setelah mengikuti jejak sang kakak. Dan Kris dengan sabar membimbing adiknya tersebut dalam memahami dunia bisnis.

“Cklekkk “

Pintu ruangan kerja mereka terbuka dan disana terlihat dua orang namja manis tengah mempoutkan bibirnya dengan kesal. Yah mereka adalah Tao dan Baekhyun yang kesal karna Kris dan Chanyeol mengabaikan mereka karna terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka di dunia bisnis akhir-akhir ini.

“Channie~ aku ingin pergi liburan ke pulau Jeju bersamamu ne? Aku  merindukanmu sayang… Luhan, Sehun, Kai dan D.O juga akan pergi kesana Channie~ Ne ? Kita pergi juga ne..? ”

Baekhyun mulai mendekati Chanyeol dan duduk dipangkuan sang kekasih. Chanyeol mencubit sayang hidung mungil namja cantik yang sangat dia sayang itu.

“Gege… Ayolah,, aku juga ingin ke pulau Jeju dan berlibur disana denganmu ne chagia…”

Tao tak mau kalah dan juga ikut duduk di pangkuan Kris. Kris tersenyum hangat kepada kekasihnya itu.

“Mianhe sayang aku harus menyelesaikan tugas ini terlebih dahulu, mungkin lain kali… “

Chanyeol menolak ajakan kekasihnya , Byun Baekhyun.

“Mianhe Chagia,, aku tak bisa meninggalkan pekerjaan ini,, ini sangat penting, lain kali saja ne?”

Tak jauh berbeda dengan jawaban Chanyeol. Kris juga menolak ajakan dari kekasihnya , Tao.

Kesal dan geram , Baekhyun dan Tao berdiri dihadapan namjachingu mereka masing-masing.

“Arraso~ Kami akan mencari namja lain di klub Kai nanti malam, dan kami akan berlibur ke pulau Jeju bersama mereka…!! Kami akan menguras semua isi ATM kalian, ya kan Baekhyun?”

Tao mengedipkan sebelah matanya kepada Baekhyun.

“Ne~ Tentu saja… !! Aigoo~ aku mau mencari namja tampan yang akan mementingkan aku daripada pekerjaannya nanti… Kita harus memakai baju yang seksi untuk mendapatkan namja tampan !! Kajja Tao-ie”

Baekhyun menarik tangan Tao.

“Andwe !! Yak ! Baekki, kau tak boleh melakukan hal itu ! Arraso ~ aku akan ikut ,, ne sayang jebal jangan seperti itu ne~? Tak akan ada yang setampan aku kekasihmu ini Chagia… ~ ”

Kena kau Chanyeol. Baekhyun menyeringai dan berlari memeluk namjanya tersebut. Bagaimana dengan Kris?

“Humm,, itu bukan style-ku untuk meninggalkan pekerjaan , tapi sepertinya aku harus melakukannya agar panda manisku tidak diambil oleh namja lain ..”

Tao tersenyum dan juga berlari memeluk Kris. Yahh begitulah Chanyeol dan Kris yang sangat sayang kepada kekasih mereka masing-masing. Akhirnya mereka benar-benar berlibur dengan namjachingu kesayangan mereka bersama Kai dan Sehun dengan uke mereka masing-masing (D.O dan Luhan) di pulau Jeju yang indah di pandang mata.

“Channie~ ayo kita jalan-jalan dengan yang lain ne?”

Tampak Baekhyun bergelayut manja di lengan kekasihnya, Park Chanyeol.

“Andwe ! Kita di kamar ini saja,, di sini lebih nyaman..”

Chanyeol yang baru selesai mandi itu menolak ajakan kekasihnya.

“Mwo?! Aku kesini bukan untuk berdiam diri di kamar penginapan ini jerapah pabbo~ aku ingin refreshing. Arrasso? Kau sungguh keterlaluan , kau itu hmpfttt…”

Baekhyun telah dicium bibirnya oleh Chanyeol dan langsung menarik Baekhyun ke ranjang penginapan tersebut. Yeah, Park Chanyeol lebih suka melakukan this and that dibandingkan dengan berjalan-jalan di luar sana. Baekhyun pertamanya memberontak tetapi dia kalah kekuatan dan akhirnya dia menikmati ciuman sang kekasihnya itu.

Pada keesokan harinya Baekhyun kesal setengah mati dan mengamuk kepada Chanyeol karna telah menggagalkan rencananya untuk jalan-jalan menikmati suasana di pulau Jejukemarin. What the hell? Mereka berada dipulau Jeju tapi malah berdiam diri di kamar penginapan?! Chanyeol hanya tertawa terbahak-bahak menerima kekesalan namjachingunya itu. Setelah berpakaian yang rapi, Baekhyun berlari keluar mencari Tao untuk mengadu, tapi apa yang ditemukan oleh Baekhyun adalah Tao yang tengah cemberut didepan pintu kamar penginapannya dan Kris.

“Gege jahat,,  gege tak mau menemaniku jalan-jalan eoh?! Aku kesini bukan untuk melakukan itu denganmu..! Dasar naga jelek.. ”

Tao tampak mengambek kepada Kris yang ternyata tidak jauh bedanya dengan Chanyeol. Yahh mereka juga habis melakukan this and thatsemalam. Kris hanya menutup kepalanya dengan bantal, dia masih mengantuk.

“MWO?! Hyung dan adiknya sama saja.. Lihatlah karya Park Chanyeol semalam.. huffffft”

Baekhyun mendekati Tao dan memperlihatkan kissmarkyang telah dibuat oleh Chanyeol pada leher putih Baekhyun. Tao membelalakkan matanya, jadi Chanyeol sama saja dengan Kris ? Beberapa detik kemudian Baekhyun tersenyum licik, yah dia ingin membalas sikap keterlaluan Chanyeol dan Kris sekaligus. Dia membisikkan sesuatu ketelinga Tao dan Tao mengangguk setuju.

Tiga jam setelah itu…

Tampak Kris yang telah berganti pakaian dengan rapi dan dia sudah mandi tentunya. Dia pergi keluar dari kamar penginapan untuk mencari kekasihnya yang telah dia abaikan pagi tadi. Tapi dia tidak menemukan sosok Tao dimanapun juga. Akhirnya dia berniat pergi ke kamar Chanyeol dan Baekhyun, namun sayang yang ditemukannya hanyalah Chanyeol yang juga tak kalah bingungnya dengan Kris sekarang.

“Apakah kau melihat Tao?”

Kris bertanya kepada Chanyeol.

“Tidak,, apakah hyung melihat Baekhyun?”

Sekarang balik Chanyeol yang bertanya.

“Tidak ,, hahhh kemanakah mereka? Dari tadi Hp Tao tidak aktif..”

“Baekhyun juga tak bisa dihubungi dari tadi Hyung…”

Chanyeol menyandar kelelahan pada dinding penginapan tersebut.

Kris berfikir sejenak dan tiba-tiba Hp Chanyeol berbunyi , ternyata itu adalah pesan dari Baekhyun.

“Mwo?! Mereka,,,?! Aisshhhh ayo hyung, kita harus menyusul namjachingu kita sekarang juga..!! Baekhyun dan Tao itu arrrghh ,, aishhh cepatlah hyung !”

Chanyeol tampak panik membaca pesan singkat tersebut. Kris masih bingung tapi memilih untuk mengikuti adiknya untuk mencari namjachingu mereka masing-masing. Apakah isi pesan baekhyun sebenarnya kepada Chanyeol? Kami sedang berada di sebuah tempat yang dipenuhi namja tampan dan seksi sekarang, kalau ingin menemui kami tanyakan saja kepada Kai !! Chanyeol sangat panik dan menemui Kai dan Kai tertawa renyah sambil menunjuk ke arah pantai. Apanya yang lucu?! Molla~ Chanyeol dan Kris berlari terburu-buru kesana.

“Byun Baekhyun, kau dimana?!”

Chanyeol frustasi dan Kris terengah-engah mengikuti sang adik yang berlari kencang.

“Buat apa berteriak Channie.. aku disini”

Baekhyun tiba-tiba muncul dari beberapa gerombolan orang yang tengah menikmati suasana pantai. What? Tak ada lelaki seksi manapun disana? Hanya gerombolan turis yang ikut menikmati suasana pulau Jeju. Dan itupun sebagian besar ibu-ibu dan keluarganya.

“Yak ! Kau menipuku eoh?!”

Chanyeol marah kepada Baekhyun. Sedangkan Kris juga telah melihat Tao dan mengomelinya karna telah membuat Kris panik.

“Siapa yang menipumu eoh?! Kalau kami tak mengancam kalian, kalian akan terus dengan keegoisan kalian kan? Molla~ Channie, aku hanya ingin menikmati pemandangan yang indah ini denganmu.. tapi jika itu memang membuatmu merasa repot lebih baik tak usah.. Ayo kita kembali ke penginapan dan lakukan itu berkali-kali hingga kau puas, aku tak apa-apa kok.. Jika memang itu keinginanmu..”

Baekhyun berniat menarik tangan Chanyeol pergi dari sana. Namun Baekhyun harus terkejut ketika tangan besar Chanyeol menarik si mungil Baekhyun ke dalam pelukkannya. Dia menyesal telah seenaknya menganggap remeh hal kecil yang diharapkan oleh namjachingunya itu.

“Mianhe sayang,, aku tak bermaksud seperti itu,, hei jangan berkata seolah aku adalah penggila sex, bukan! Aku mencintaimu,, bukan ingin menjadikanmu tempat pelepas hasratku sayang.. Jebal. Mianhe….”

Baekhyun senang dengan perlakuan namjachingunya yang seperti itu. Yahh dia nyaman dengan ketelusan sang kekasih.. kemudian Kris yang telah berhasil menenangkan Tao mendekati Chanyeol dan Baekhyun.

“Chanyeol, sepertinya kita harus menambah waktu liburan kita disini lebih lama lagi.. aku akan menelpon appa… “

“Hahaha ne hyung aku setuju… Aku juga ingin memanjakan Baekhyun namjachingu yang sangat aku sayang ini.. Urusan pekerjaan itu tidak terlalu penting hyung… ”

Chanyeol mencium puncak kepala Baekhyun dengan sayang. Akhirnya urusan pekerjaan mereka tinggalkan, biarkan saja karyawan mereka yang menggantikan mereka untuk mengerjakannya. Yeahh demi uke tercinta… ^^

END

Yeyeye~ Akhirnya selesai juga. Huwaaaa T^T #siap-siap dilempar batu oleh readers. 😀

Bagaimana readers ? Garing, Gaje, Ngawur?! Hahaha~  author harap readers sukadengan akhir dari chapter Never Hurt You ini. ^3^ mianhe~ jika ada yang kurang dapat feelnya ato gimana. Maklumi saja kekurangan author ne~? # gubrakk >_< Gomawo udah membaca ff ini dari Chapter 1 sampe akhir. Luph You Readers ^3^ hahahhahaha~

# Peluk Baekki ^^ See you in the next fanfiction. Gomawo~~~~~~~~~~~~~

*Really deep bow bareng Baekyeol (^^)7

Iklan

23 pemikiran pada “Never Hurt You (Chapter 5 – END)

  1. Perasaanku pas baca nic ff,sedih,tegang,n ketawa. Plg suka kalo krisyeol d jdkn dkt d stiap ff, entahlah d mataku terkesan kocak,mgkn krn bhs yg d gunakan authorny simple. Tp tao kok manja bgt ya? Apa memang karakter aslny bgtu ya?

  2. Dari chapter 1 sampe selesai, feelnya dapet banget.. Angst, sad, romance semuanya ada di sini.. Keren banget alurnya! Two thumbs for this story

  3. Dari chapter 1 sampe selesai, feelnya dapet banget.. Angst, sad, romance semuanya ada di sini.. Alur ceritanya juga keren banget.. Two thumbs for this story!

  4. keren thor ceritanya!! daebbaaakkkk (y) i like it♡ semangat yah buat ff nya kedepan dan jgn lupa harus baekyeol couple loh dan romance!! hehe, okey?! ckckck~

  5. Bagus bgt thor ff nya…apa lagi bagian kris dateng di aula pertunangan chanyeol gw nangis saking terharu karena kris care bgt trus sayang ama adik nya.. kalo di pikir kris keren masalah bisnis ama berantem

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s